cover
Contact Name
Aprilianti Pratiwi
Contact Email
aprilyantipratiwi@univpancasila.ac.id
Phone
+6281296189032
Journal Mail Official
jurnalpublish.fikomup@univpancasila.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Pancasila Jalan Raya Lenteng Agung, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan, 12630, Indonesia
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Publish : Basic and Applied Research Publication on Communications
Published by Universitas Pancasila
ISSN : 28303652     EISSN : 28303598     DOI : https://doi.org/10.35814/publish.v1i2
Core Subject : Education, Social,
Publish: Basic and Applied Research Publication on Communications adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Pancasila, Jakarta. Publish: Basic and Applied Research Publication on Communications terbit sejak tahun 2022, dua kali dalam setahun, pada bulan Mei dan November dimana jurnal kami memuat artikel-artikel dari hasil penelitian berbasis pengetahuan di bidang komunikasi. Naskah yang diterima Redaksi Publish berasal dari tulisan mahasiswa ataupun tulisan dari akademisi dan atau peneliti. Naskah akan ditelaah dan diseleksi oleh Mitra Bestari dan Dewan Redaksi sesuai dengan bidang keahliannya
Articles 90 Documents
Komunikasi Pemasaran Digital Melalui Media Sosial dalam Meningkatkan Daya Tarik Eduwisata: Studi Kasus Madu Taman Bunga Nur Aini, Hana; Sandra Irawaty
Publish: Basic and Applied Research Publication on Communications Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/2hqb3528

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi pemasaran digital yang diterapkan oleh Madu Taman Bunga, salah satu destinasi eduwisata di Kabupaten Sumedang, melalui pemanfaatan media sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana strategi komunikasi digital dijalankan dalam membangun daya tarik dan citra destinasi wisata edukatif di era promosi berbasis media sosial. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya tren kunjungan wisata di Sumedang serta peran media sosial yang semakin besar sebagai sarana promosi dan komunikasi. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, data diperoleh melalui wawancara, observasi, serta dokumentasi konten di Instagram dan TikTok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Madu Taman Bunga menerapkan komunikasi pemasaran digital berdasarkan kerangka Integrated Marketing Communication (IMC) dan bauran komunikasi pemasaran. Penggunaan fitur Instagram Story, Reels, Carousel, serta konten TikTok menonjolkan storytelling, interaktivitas, dan branding edukatif. Strategi ini terbukti mampu menarik perhatian audiens, memperluas jangkauan promosi secara organik, serta meningkatkan keterlibatan pengikut melalui interaksi dua arah. Tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan sumber daya manusia, alat dokumentasi yang kurang memadai, perubahan algoritma media sosial, dan ketidakkonsistenan publikasi konten. Meski demikian, hasil penelitian ini menegaskan bahwa strategi komunikasi pemasaran digital melalui media sosial efektif dalam meningkatkan citra, memperluas jangkauan audiens, serta memperkuat daya tarik wisata edukatif lokal. Secara keseluruhan, penerepan IMC dan storytelling memperkuat posisi Madu Taman Bunga sebagai media promosi sekaligus sarana edukasi yang berkontribusi pada pengembangan pariwisata berbasis agrowisata.
Tindakan Komunikatif Penyandang Diabetes Melitus dalam Pemecahan Masalah Diah Febrina
Publish: Basic and Applied Research Publication on Communications Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/hy5gdb34

Abstract

World Health Organization (WHO) menyebutkan bahwa penyakit tidak menular (PTM) telah menjadi penyebab kematian hampir 70% jiwa di dunia. Hal ini membuat agenda 2030 (SDGs) menjadikan isu penyakit tidak menular sebagai sebuah tantangan utama. Salah satu penyakit tidak menular yang cukup menjadi perhatian di Indonesia adalah diabetes melitus (DM) dimana diperkirakan pada tahun 2030 akan mencapai 1,3 juta penyandang.  Penelitian ini mencoba melihat dari sudut pandang komunikasi melalui konsep tindakan komunikatif dalam penyelesaian masalah (CAPS) yang merupakan bagian dari Situational Theory of Problem Solving (STOPS). Teori ini menyatakan bahwa orang berkomunikasi secara aktif dan instrumental untuk menyelesaikan masalah dan tindakan dipicu oleh respons kognitif mereka terhadap masalah dan motivasi untuk mengatasi situasi. Oleh karenanya, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tindakan komunikatif penyandang DM yang dilihat melalui variabel dalam CAPS yaitu information seeking, information attending, information forefending, information permitting, information forwarding, dan information sharing. Kajian ini menggunakan metode survei dengan menyebarkan kuesioner kepada para penyandang  DM di kota Jakarta secara purposive sampling. Data dianalisis secara deskriptif univariat melalui tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para penyandang DM tergolong kepada komunikator aktif dalam tindakan untuk memecahkan masalahnya.
Peran Influencer Instagram Afutami dalam Memotivasi Aksi Perubahan Iklim di Kalangan Generasi Muda Halim, Citra; Sudarto
Publish: Basic and Applied Research Publication on Communications Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/a7ftm627

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran influencer Instagram Afutami dalam memotivasi aksi perubahan iklim di kalangan generasi muda melalui pendekatan komunikasi persuasif dan narasi digital. Menggunakan metode studi kasus kualitatif dengan analisis naratif, penelitian ini mengeksplorasi strategi komunikasi yang diterapkan Afutami dalam konten Instagramnya selama periode Januari-Desember 2023, dengan fokus pada tema perubahan iklim. Data dianalisis melalui pendekatan tematik untuk mengidentifikasi pola pesan, teknik persuasi, dan respons audiens. Temuan menunjukkan bahwa Afutami berhasil mengintegrasikan tiga dimensi komunikasi efektif: (1) pendidikan lingkungan melalui data dan informasi ilmiah yang disederhanakan, (2) pembangunan koneksi emosional melalui narasi personal dan visual yang kuat, serta (3) mobilisasi aksi konkret melalui seruan partisipasi yang jelas dan terukur. Analisis interaksi audiens mengindikasikan tingkat keterlibatan yang signifikan, dengan rata-rata 15.000 engagement per postingan dan dominasi respons positif dari generasi Z. Secara teoretis, penelitian ini memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan teori komunikasi lingkungan digital dengan memperkaya pemahaman tentang mekanisme persuasi dalam konteks media sosial, khususnya bagaimana narasi personal dapat menjadi jembatan antara isu kompleks dan kesadaran publik. Dari perspektif praktis, temuan ini menawarkan kerangka implementatif bagi praktisi komunikasi lingkungan dalam merancang kampanye media sosial yang efektif, dengan menekankan pentingnya keseimbangan antara edukasi, emosi, dan ajakan aksi. Meskipun demikian, penelitian ini memiliki keterbatasan dalam cakupan analisis yang terbatas pada satu kasus influencer dan rentang waktu tertentu, sehingga belum dapat menggeneralisasi temuan secara luas. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk melakukan studi komparatif antar-influencer dengan demografi berbeda, serta menyelidiki dampak jangka panjang dari kampanye semacam ini terhadap perilaku pro-lingkungan generasi muda melalui pendekatan longitudinal.
Strategi Komunikasi Krisis Pertamina Patra Niaga dalam Kasus Dugaan Korupsi Minyak Mentah 2025 Medrian, Oddy; A. Badari Burhan; Aprilianti Pratiwi
Publish: Basic and Applied Research Publication on Communications Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/yz2f0696

Abstract

Penelitian ini menganalisis strategi komunikasi krisis yang dilakukan oleh Pertamina Patra Niaga dalam menghadapi dugaan kasus korupsi minyak mentah tahun 2025. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi karakteristik krisis, menganalisis strategi komunikasi yang diterapkan, serta menilai kesesuaiannya dengan tipe krisis yang dihadapi. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui dokumentasi berita daring dari Kompas, CNN Indonesia, Tempo, dan BBC Indonesia, pernyataan resmi perusahaan, serta tanggapan publik di media sosial. Analisis dilakukan dengan memadukan lima elemen krisis dari Coleman dan kerangka Situational Crisis Communication Theory (SCCT) dari Coombs. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pertamina Patra Niaga mengalami krisis dengan tingkat risiko tinggi yang ditandai oleh ketidakpastian informasi, tekanan publik, dan ancaman terhadap kepercayaan masyarakat. Pada tahap awal, perusahaan menggunakan strategi defensif dengan menonjolkan sikap kehati-hatian dan penundaan klarifikasi. Pendekatan ini justru memperburuk persepsi publik karena dianggap tidak transparan. Setelah tekanan publik meningkat, perusahaan beralih ke strategi rebuild dengan melakukan audit independen dan menyampaikan komitmen perbaikan tata kelola. Meskipun langkah tersebut menunjukkan arah yang lebih terbuka, perubahan strategi bersifat reaktif dan baru dilakukan setelah citra organisasi terlanjur menurun. Temuan penelitian ini memperkuat pentingnya penerapan komunikasi krisis yang cepat, terbuka, dan empatik dalam konteks organisasi publik strategis; yang menjadi aspek kebaruan penelitian ini adalah integrasi mendalam antara kerangka SCCT dengan elemen krisis Coleman dalam konteks korupsi sumber daya energi di sektor BUMN, sekaligus mengungkap celah kritis antara kesiapan komunikasi institusi dan dinamika respons publik digital di Indonesia.
Konten Edukasi Kesehatan Seksual dan Reproduksi @dokteramiraobgyn: Studi Resepsi Khalayak Tiara Indah Devi; Fionna Christabella
Publish: Basic and Applied Research Publication on Communications Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/py74ad70

Abstract

Kesehatan Seksual dan Reproduksi (KSR) merupakan dimensi fundamental kesehatan manusia yang mencakup aspek fisik, mental, dan sosial. Minimnya keterbukaan masyarakat dalam mendiskusikan KSR memunculkan celah informasi yang berdampak serius, di antaranya kehamilan tidak terencana, penularan Infeksi Menular Seksual (IMS), dan kekerasan seksual. Akun Instagram @dokteramiraobgyn hadir menjawab kebutuhan tersebut melalui konten edukasi berbasis kasus nyata. Studi ini mengkaji  pemaknaan khalayak pada video edukasi KSR tentang remaja hamil di luar nikah disertai kondiloma akuminata. Pendekatan kualitatif diterapkan melalui kerangka Encoding-Decoding David Morley dan Teori Edukasi KSR, dengan pengumpulan data melalui observasi, FGD, wawancara, dan dokumentasi terhadap sembilan informan. Temuan mengungkap empat informan menempati posisi Dominant-Hegemonic, sementara lima informan berada pada posisi Negotiated. Hal ini mengindikasikan bahwa pesan edukasi diterima secara umum, namun khalayak tetap mengonstruksi pemaknaan yang adaptif berdasarkan kerangka pemahaman dan latar belakang masing-masing.
Analisis Framing Pemberitaan Revisi UU TNI pada Kompas.com dan Tempo.co dalam Kontestasi Demokrasi Digital Nurul Hidayat; Syakira Muti Adelfi
Publish: Basic and Applied Research Publication on Communications Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/qhpsst22

Abstract

Transformasi media digital telah mengubah cara media mengonstruksi dan mendistribusikan realitas politik dalam ruang publik. Polemik revisi Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (UU TNI) tahun 2025 menjadi isu strategis yang memunculkan kontestasi diskursus demokrasi, khususnya terkait relasi sipil-militer dan supremasi sipil di Indonesia. Dalam konteks tersebut, Kompas.com dan Tempo.co menampilkan framing pemberitaan yang berbeda terhadap revisi UU TNI. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis framing media dalam kontestasi diskursus demokrasi atas pemberitaan revisi UU TNI pada Kompas.com dan Tempo.co. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis framing model Robert N. Entman terhadap 50 berita yang terdiri atas 30 berita Kompas.com dan 20 berita Tempo.co periode Maret–April 2025. Analisis dilakukan melalui empat perangkat framing Entman, yaitu define problems, diagnose causes, make moral judgment, dan treatment recommendation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kompas.com cenderung membingkai revisi UU TNI dalam kerangka formalistik-institusional yang menormalisasi kebijakan sebagai kebutuhan regulatif negara, sedangkan Tempo.co membingkai isu dalam perspektif kritis-demokratis yang menyoroti potensi pelemahan supremasi sipil. Temuan ini menunjukkan bahwa framing media tidak hanya merepresentasikan realitas, tetapi juga menjadi arena kontestasi makna dan kekuasaan simbolik dalam demokrasi digital.
TikTok sebagai Media Kompensasi Sosial Remaja dalam Membangun Kepercayaan Diri Safitri Nurlatifah; Hamida Syari Harahap; Dzakwan Amar Zuhdi
Publish: Basic and Applied Research Publication on Communications Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/r2fxp317

Abstract

Kepercayaan diri merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan remaja yang sering dipengaruhi oleh perubahan fisik dan penilaian lingkungan sosial. Rendahnya rasa percaya diri membuat sebagian remaja mencari ruang alternatif untuk mengekspresikan diri, salah satunya melalui media sosial TikTok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan  TikTok sebagai media kompensasi sosial dalam membangun kepercayaan diri remaja di Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari tiga remaja perempuan berusia 15–18 tahun yang aktif menggunakan TikTok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TikTok berperan sebagai media kompensasi sosial yang membantu remaja meningkatkan rasa percaya diri melalui fitur beautify, filter, efek video, dan backsound. Fitur-fitur tersebut membantu remaja menampilkan citra diri yang lebih positif sehingga mereka merasa lebih nyaman dan percaya diri dalam membuat maupun mengunggah konten. Selain itu, adanya respon positif berupa likes dan komentar memberikan motivasi dan validasi sosial bagi remaja. Penelitian ini menunjukkan bahwa TikTok tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai media ekspresi diri dan pembentukan kepercayaan diri remaja di ruang digital. Manfaat penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kajian komunikasi digital, psikologi komunikasi, serta menjadi bahan pertimbangan bagi remaja dan orang tua dalam memahami penggunaan media sosial secara positif.
Kebocoran Data Tokopedia sebagai Krisis Komunikasi Digital Ihsan Suri; Iwan Samariansyah
Publish: Basic and Applied Research Publication on Communications Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/aen3g958

Abstract

Fenomena kebocoran data pribadi di era digital menjadi perhatian serius seiring meningkatnya penggunaan platform berbasis teknologi dalam berbagai aktivitas masyarakat. Kasus kebocoran data Tokopedia pada tahun 2020 merupakan salah satu insiden terbesar di Indonesia karena melibatkan jutaan data pengguna dan memunculkan persoalan terkait keamanan informasi, perlindungan privasi, serta menurunnya kepercayaan publik terhadap platform digital. Peristiwa ini tidak hanya menunjukkan adanya kelemahan teknis dalam sistem keamanan data, tetapi juga memperlihatkan pentingnya strategi komunikasi organisasi dalam menangani krisis secara transparan dan bertanggung jawab. Dalam konteks masyarakat digital, kegagalan komunikasi dapat memperburuk persepsi risiko dan memperdalam krisis kepercayaan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena kebocoran data Tokopedia dalam perspektif privasi, perlindungan data, dan ilmu komunikasi dengan menekankan pada aspek krisis komunikasi serta kepercayaan publik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus melalui teknik pengumpulan data berupa studi literatur, analisis dokumen, dan observasi media digital. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan analisis tematik dengan menjaga validitas melalui triangulasi sumber, audit trail, dan thick description. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebocoran data tidak hanya disebabkan oleh lemahnya sistem keamanan, tetapi juga oleh kegagalan komunikasi organisasi dalam mengelola krisis secara efektif. Strategi komunikasi yang lambat, kurang transparan, dan minim empati mempercepat erosi kepercayaan publik terhadap platform digital. Dalam perspektif agama, khususnya Islam, pelanggaran ini juga mencerminkan kegagalan dalam menjaga prinsip amanah sebagai tanggung jawab moral dalam pengelolaan data pengguna. Penelitian ini menegaskan bahwa perlindungan data harus dipahami secara multidimensional yang mencakup aspek teknologi, hukum, komunikasi, etika, dan spiritual dalam membangun kepercayaan di era digital.
Konstruksi Krisis Transportasi Baru: Analisis Framing Media dan Sentimen Publik pada Kasus Green SM Ridwan Razib; Gede Moenanto Soekowati
Publish: Basic and Applied Research Publication on Communications Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/dm6amm32

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena Taxi "Green SM" di Indonesia yang mengalami eskalasi krisis reputasi instan akibat viralitas negatif di media digital segera setelah fase peluncurannya. Rentetan insiden operasional yang terekam kamera warga dan menjadi viral menciptakan tekanan publik yang masif. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis mekanisme media massa dan publik digital dalam mengonstruksi krisis pada layanan transportasi baru dengan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR). Analisis dilakukan terhadap 30 artikel jurnal ilmiah bereputasi yang berkaitan dengan tema komunikasi krisis, ekologi media baru, dan strategi framing media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa krisis pada layanan transportasi baru dikonstruksi melalui narasi ketidakmampuan sistemik sebagai dampak langsung dari ketiadaan reputational buffer atau tabungan reputasi pada merek baru. Simpulan penelitian menegaskan bahwa viralitas negatif di platform media sosial menciptakan krisis legitimasi akut yang sulit dipulihkan hanya melalui saluran klarifikasi tradisional atau humas konvensional. Konstruksi krisis digital ini bersifat acak, menyebar luas tanpa pusat kendali, serta saling mengaitkan antar-insiden secara otomatis dalam jaringan algoritma. Oleh karena itu, disarankan bagi perusahaan transportasi baru untuk mengintegrasikan sistem pemantauan digital real-time serta mengadopsi strategi transparansi radikal sejak hari pertama fase introduksi merek guna memitigasi risiko social media firestorm yang dapat menghancurkan kredibilitas organisasi secara instan di mata masyarakat luas.
Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) sebagai Sumber Informasi Akademik pada Generasi Z: Perspektif Media Dependency Theory Sulistiyawati; Pitoyo; Dinda Nadiyan; Fetty Arisandi Kusumawati
Publish: Basic and Applied Research Publication on Communications Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/443amn04

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence telah membawa perubahan besar pada kehidupan manusia, termasuk dalam dunia pendidikan. Kehadiran AI membuat pembelajaran lebih praktis, lebih cepat, dan lebih mudah diakses oleh siapapun, terutama Generasi Z. Generasi ini mulai menggunakan berbagai teknologi kecerdasan buatan sebagai alat penunjang proses pembelajaran akademik, seperti chatbot AI, penerjemah otomatis, dan masih banyak lagi. Penelitian ini ingin mengetahui bagaimana pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam proses penunjang akademik pada generasi Z. Penelitian ini dikaji menggunakan pendekatan kualitatif dengan melalukan wawancara semi terstruktur, informan penelitian didapankan dengan Teknik Purposive sampling dan Snowball. Penelitian ini menggunakan teori Media Dependency. Adapun hasil dari penelitian ini yaitu Artificial Intelligence (AI) telah menjadi salah satu sumber informasi yang cukup penting dalam proses penunjang akademik pada generasi Z. Penelitian ini dapat dikembangkan dengan cakupan generasi yang lebih luas dan disesuaikan dengan sektor kebutuhan, serta perlunya pemahaman lebih lanjut tentang literasi digital dan penggunaan AI yang efektif agar penggunaanya dapat lebih efektif.