cover
Contact Name
Heri hermawan
Contact Email
herihermawan@unismuh.ac.id
Phone
+6285274902693
Journal Mail Official
gps@fkip.unismuhmakassar.ac.id
Editorial Address
https://jurnal.fkip.unismuh.ac.id/index.php/gurupencerahsemesta/about/editorialTeam
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Guru Pencerah Semesta (JGPS)
ISSN : 29858712     EISSN : 29859239     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Guru Pencerah Semesta atau disingkat JGPS merupakan wadah publikasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dikelola dalam lingkup Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Makassar melalui Unit Program Pemantapan Profesi Keguruan (P2K). Jurnal ilmiah ini mempublikasikan artikel melalui proses peer review dan terbit 4 (empat) kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juli, Nopember. Jurnal pengabdian ini memuat artikel terkait dengan penelitian dan pengabdian masyarakat pada ranah pendidikan usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah dan atas serta pendidikan non-formal di lingkungan masyarakat.
Articles 141 Documents
Upaya Meningkatkan Motorik Halus Anak Melalui Kegiatan Menggunting dan Menempel Pada Kelompok B Di Tk Aisyiyah Bustanul Athfal II Tumampua, Kab. Pangkep, Kec. Pangkaje’ne Sartika, Sartika; rahayu, sri reski
Jurnal Guru Pencerah Semesta Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Guru Pencerah Semesta (JGPS)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56983/jgps.v2i1.710

Abstract

AbstracThe capability of pupils in the grade/class B3 TK Aisyiyah Bustanul Athfal II Tumampua in case of fine motor especially for cutting and sticking does not match slightly teacher’s desired expectation yet by reason of scared or fearful feelings in using cutter and in handling glue as well. Whereas, in human growth a physical development of motor has the same important role as cognitive development , social behavior, and personality. Cutting and sticking activities are aimed to enhance children’s fine motor capability. Method used in enhancing the said capability is demonstration and assignment. As an advantage in promoting the finemotor capability is to practice a coordination of hands, eyes, and concentration; to increase self confidence; to write smoothly; to convey expression; and to improve cognitive development. This study utilizes action research in class assigning teacher as researcher. Two-round spiral system of early reflection is engaged in this research. Each round comprises action plan arrangement, action performance, observation and reflection. The research object is the grade/class B3 TK Aisyiyah Bustanul Athfal II Tumampua. Based on the analysis, it is discovered that through cutting and sticking the pupils are able to enhance their fine motors, that is. A conclusion of the research is that the cutting and sticking are able to enhance the fine motor capability of the grade/class B3 TK Aiyiyah Bustanul Athfal II Tumampua.
Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas II Mata Pelajaran Matematika Materi Pengukuran Melalui Metode The Power Of Two Four di SD 30 Sumpang Bita Kecamatan Balocci Kabupaten Pangkajene Nurislamiah, Fauzia; Nurhaliza Septiyani Muhtar, Indah; Zahra Amalia Faisal, Sitti
Jurnal Guru Pencerah Semesta Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Guru Pencerah Semesta (JGPS)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56983/jgps.v2i1.715

Abstract

The research carried out was a class action research (CAR) which aimed to find out the increase in student learning outcomes through the Power Of Two And Four method of mathematics subject matter of time measurement for Class II students at SD 30 Sumpang Bita, Balocci District, Pangkajene Regency. This research was conducted in two cycles which included four meetings. The subjects of this study were 12 students of Class II SD 30 Sumpang Bita, Balocci District, Pangkajene Regency, including 6 boys and 6 girls. Data collection techniques are observation, test (evaluation), and documentation. The data obtained were then analyzed using quantitative and qualitative descriptive analysis. The research results at the pre-cycle stage averaged 59.37 with a percentage of 54.17%, which means that they did not meet the criteria. In cycle I obtained an average of 71.87, with a percentage of 83.33%. In this cycle I have fulfilled the KKM but in reality there are still some students who have not completed it so it is necessary to hold the next cycle. In the second cycle, the average score is 82.5 with a percentage of 91.67%. This means that the research at this stage is quite perfect because all students have fulfilled the KKM. From the results of this analysis it was concluded that the learning outcomes of mathematics in Grade II students at SD 30 Sumpang Bita, Balocci District, Pangkajene Regency could be improved through The Power Of Two And Four method.
Pengaruh Penerapan SMART SCHOOL Di SMA Negeri 4 Pangkep kasmawati , kasmawati; Mutmainna; Muhammad Dahlan
Jurnal Guru Pencerah Semesta Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Guru Pencerah Semesta (JGPS)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56983/jgps.v2i1.738

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Implementasi dan minat siswa dalam program smart school di SMA Negeri 4 Pangkep. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan penelitian kualitatif, dengan pendekatan ini peneliti menggali informasi secara ilmiah tentang pelaksanaan kebijakan pemerintah di Kabupaten Pangkep. Sedangkan tipe penelitian yang digunakan peneliti adalah tipe studi kasus. Sumber data utama adalah kata-kata dan tindakan para responden kunci yang dijadikan sampel dalam penelitian ini. Teknik dalam menggali data adalah melalui pengamatan, wawancara. Hasil penelitian yang telah dilakukan pada kelas XII siswa SMA Negeri 4 Pangkep  menunjukkan bahwa dengan adanya penerapan program Smart School ini memiliki dampak positif dan negatif bagi guru dan siswa. Adapun dampak positif di terapkannya program ini yaitu: (1) Memudahkan Guru Dalam memberikan pelajaran ke Peserta didik (2) Mudah dan Praktis Bagi Peserta Didik (3) Update Informasi dan Teknologi (4) Update Pelajaran. Sedangkan dampak negatif diterapkannya program ini yaitu mulai dari (1) terkendala Jaringan (2) Siswa kurang memperhatikan pelajaran (3) guru yang kurang kreatif dan inovatif dalam memberikan pelajaran serta (4) kurangnya sarana dan prasaran di sekolah. Program Smart School menunjukkan bahwa program ini sudah terlaksana namun belum maksimal pada sekolah yang melaksanakan program smart school.      
Penerapan Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas X IIS Fatmawati Soekarno Kasturi
Jurnal Guru Pencerah Semesta Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Guru Pencerah Semesta (JGPS)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56983/jgps.v2i1.741

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperolah deskripsi tentang peningkatan kemampuan menulis teks ceramah  menggunakan metode Numbered Head Together pada siswa kelas X IIS Fatmawati Soekarno. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 2 Pangkep pada kelas X Tahun Pelajaran 2021/2022. Kelas yang dipilih ialah kelas X IIS Fatmawati Soekarno dengan jumlah siswa 34 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi, dokumentasi dan tes. Instrumen penelitian berupa esai sebanyak 3 soal untuk keseluruhan pra siklus.. Dalam penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas melalui proses pembelajaran dan hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Numbered Head Together yang diterapkan dikelas X IIS Fatmawati Soekarno dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal itu dilihat dari aspek keberhasilan yang meliputi proses pembelajaran sebelum diterapkannya model pembelajaran Numbered Head Together di kelas X IIS Fatmawati Soekarno.  
Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik Pada Pembelajaran Ipas Dengan Model Pembelajaran PJBL Pada KELAS X TKR Di SMKN 9 Pangkep Reski Handayani, Kiki; Rukli; Farid Raihan, Muh
Jurnal Guru Pencerah Semesta Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Guru Pencerah Semesta (JGPS)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56983/jgps.v2i1.755

Abstract

Motivasi belajar adalah energi penggerak yang ada dalam diri peserta didik  dalam mencapai tujuan pembelajaran, sehingga dapat dikatakan bahwa motivasi belajar muncul karena adanya kesadaran dalam diri peserta didik dan memberikan kesiapan pada peserta didik untuk belajar. Tujuan penelitian ini adalah Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik Pada Pembelajaran IPAS Dengan Model Pembelajaran PJBL Pada Kelas X TKR Di SMKN 9 Pangkep. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus yaitu siklus 1 dan siklus 2. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan lembar observasi dan lembar tes. Sedangkan untuk analasis data menggunakan analisisi deskriptif. Hasil observasi pada siklus I dengan menerapkan dengan model pembelajaran PJBl diperoleh ketuntasan belajar yang sangat buruk. Pada kelas X TKR yang hanya mencapai 10%  saja, atau hanya ada 2 orang peserta didik yang mengalami ketuntasan belajar dan 18 orang lainnya tidak tuntas dalam pembelajaran. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pada siklus pertama secara klasikal siswa belum tuntas belajar, karena siswa yang memperoleh nilai ≥ 70. Hasil observasi pada siklus II terlihat  bahwa ketuntasan belajar pada kelas X TKR mencapai 100% atau semua peserta didik yang terdapat pada kelas tersebut mengalami ketuntasan belajar. Dan hal tersebut sangat mengalami perubahan yang dilihat dari siklus pertama yang ketuntasan belajar peserta didiknya hanya ada 2 orang saja. Hasil ini menunjukkan bahwa pada siklus II ini ketuntasan belajar secara klasikal telah mengalami peningkatan lebih baik dari siklus I.
Upaya Peningkatan Kosa Kata Bahasa Inggris Siswa dengan menggunakan Grammar Translation Method pada Kelas XI IPA SMA Negeri 2 Pangkep Supatman, Ahmat; Tenriampa, Andi Alhafsa
Jurnal Guru Pencerah Semesta Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Guru Pencerah Semesta (JGPS)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56983/jgps.v2i1.800

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kosakata bahasa Inggris siswa dalam menerapkan model pembelajaran Grammar Translation Method. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) adalah dengan pembelajaran yang menerapkan model pembelajaran Grammar Translation Method (GTM). Hal ini dilakukan oleh peneliti, karena adanya kurangnya kosa kata pada peserta didik terhadap model dan metode pembelajaran yang berlangung setiap harinya yang bersifat monoton. Sehingga dengan diterapkannya model pembelajaran yang baru dan lebih bervariasi, maka peserta didik dapat belajar dengan tenang dan senang. Selain itu, dengan model pembelajaran yang menuntut peserta didik untuk belajar menemukan pengetahuan sendiri ini, dapat membantu peserta didik untuk mengingat dalam jangka panjang materi yang disampaikan.Subyek dalam penelitian ini adalah kelas XI SMA Negeri 2 Pangkep tahun pelajaran 2021/2022 dengan jumlah siswa sebanyak 28 orang,yang terdiri dari 21 perempuan dan 7 laki-laki.Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif, yaitu statistik yang berfungsi untuk mendeskripsikan atau memberi gambaran terhadap faktor yang diteliti. Dari hasil observasi memperlihatkan bahwa terjadi peningkatan sebelum menggunakan metode Grammar Translation Method (GTM). Hal ini dibuktikan pada analisis Ulangan Harian peserta didik yakni pada siklus I dengan skor rata-rata 65,85. Dengan menerapkan model pembelajaran Grammar Translation Method (GTM) pada pelajaran Bahasa Inggris yang biasanya dianggap sulit dan membosankan bagi sebagian peserta didik menjadi lebih menyenangkan.
Program Pemantapan Profesi Keguruan Menggunakan Model Example Non Example Berbantuan Media Cetak (Buku Gambar ) Ardiansyah , Irwan
Jurnal Guru Pencerah Semesta Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Guru Pencerah Semesta (JGPS)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56983/jgps.v2i1.818

Abstract

Abstrak Kegiatan belajar mengajar di sekolah merupakan serangkaian kegiatan yang secara sadar telah terencana. Dengan adanya perencanaan yang baik akan mendukung keberhasilan pengajaran, yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas pendidikan. Seni Rupa diajarkan di sekolah dalam rangka memenuhi kebutuhan jangka panjang (long-term functional needs) bagi siswa dan masyarakat. belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan, sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya. Example Non- Example adalah taktik yang dapat digunakan untuk mengajarkan definisi konsep. Strategi yang diterapkan dari metode ini bertujuan untuk mempersiapkan siswa secara cepat dengan menggunakan 2 hal yang terdiri atas Example dan Non- Example dari suatu defnisi konsep yang ada, dan meminta siswa untuk mengklasifikasikan keduanya sesuai dengan konsep yang ada.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) kolaboratif yang dilakukan oleh mahasiswa P2K jurusan Seni Rupa Unismuh Makassar dengan bantuan guru mitra mata pelajaran Seni Rupa yang sekaligus sebagai guru tutor di UPT SMA NEGERI 13 PANGKEP.Kata Kunci : Kegiatan Belajar Mengajar, Seni Rupa, Example Non- Example
Penggunaan Metode Teams Games Tournament dalam Meningkatkan kemampuan belajar bahasa inggris siswa SMAN 8 PANGKEP pada Materi Offers and Suggestion Jannah , Syahratul; Shaesarani, Annisa Nurul
Jurnal Guru Pencerah Semesta Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Guru Pencerah Semesta (JGPS)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56983/jgps.v2i1.827

Abstract

Ada empat keterampilan yang harus dimiliki dalam belajar Bahasa Inggris yaitu mendengar (listening), berbicara (speaking), membaca (reading) dan menulis (writing). Empat hal tersebut sangat penting bagi pembelajaran bahasa inggris. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan terhadap proses pembelajaran dan data hasil belajar siswa yang diperoleh dari guru, hanya sebagian siswa kelas XI IPS 1 secara keseluruhan yang antusias dalam belajar Bahasa Inggris karena model pembelajaran yang di gunakan oleh guru tidak cukup menarik perhatian siswa untuk belajar Bahasa Inggris sehingga penulis menyimpulkan bahwa perlu adanya model yang bisa meningkatkan antusias siswa dan menarik perhatian siswa sehingga dalam proses pembelajaran siswa lebih menikmati dan lebih percaya diri salah satunya melalui Model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT).
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas X Melalui Model Direct Instruction Pada Mata Pelajaran Seni Budaya DI SMA Negeri 2 Pangkep Safitri, Julianti; Nusriyadi, Wahyudi
Jurnal Guru Pencerah Semesta Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Guru Pencerah Semesta (JGPS)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56983/jgps.v2i2.831

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui hasil peningkatan belajar siswa kelas X melalui model pembelajaran langsung pada mata pelajaran seni budaya di SMA Negeri 2 Pangkep . Karena adanya kurang ketertarikan peserta didik terhadap model dan metode pembelajaran yang berlangung setiap harinya yang bersifat monoton. Sehingga dengan diterapkannya model pembelajaran yang baru dan lebih bervariasi, maka peserta didik dapat belajar dengan tenang dan senang. Selain itu, dengan model pembelajaran yang menuntut peserta didik untuk belajar menemukan pengetahuan sendiri ini, dapat membantu peserta didik untuk mengingat dalam jangka panjang materi yang disampaikan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas melalui model pembelajaran Langsung (Direct Instruction). Prosedur penelitian tindakan kelas terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan studi pustaka, observasi, tes dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran langsung pada pembelajaran seni budaya sangat efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Dari hasil observasi memperlihatkan bahwa terjadi peningkatan dari siklus I. Hal ini dibuktikan pada analisis Ulangan Harian peserta didik yakni pada siklus I persentase ketuntasan peserta didik hanya 20,00% dengan skor rata-rata 75,29.
Workshop Penggunaan Aplikasi Canva Untuk Meningkatkan Kompotensi Para Guru SMKN 7 Pangkep Imam Mahdi M, Nur
Jurnal Guru Pencerah Semesta Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Guru Pencerah Semesta (JGPS)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56983/jgps.v2i1.843

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan para guru dalam menyusun bahan ajar digital/elektronik menggunakan aplikasi canva. Metode yang digunakan tediri dari ceramah, praktik, demonstrasi dan diskusi. Pelaksanaan Workshop juga mendapatkan tanggapan dan saran para peserta terhadap kegiatan workshop penyusunan bahan ajar digital atau elektronik menggunakan aplikasi canva, yang mana secara keseluruhan peserta memberikan respon positif dan baik. Serta para guru berharap kembali ada kegiatan workshop maupun pelatihan dengan tema berbeda dapat dilakukan di SMK 7 Kota pangkep.  

Page 8 of 15 | Total Record : 141