cover
Contact Name
T Saifullah
Contact Email
tsaifullah@unimal.ac.id
Phone
+6283899908686
Journal Mail Official
penerbitdarulhuda@gmail.com
Editorial Address
Jln. Pendidikan No. 1 Duson Bale Tunoeng, Cot Seurani, Muara Batu, Aceh Utara, 24355
Location
Kab. aceh utara,
Aceh
INDONESIA
Articles 915 Documents
Penyuluhan Kesehatan Tentang Pencegahan Demam Berdarah Puskesmas Sako Palembang Tahun 2022 Yulinda Ariyani; Andre Utama Saputra; Putri Dewi
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 5 (2023): Agustus (In progress)
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8232190

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang ditandai dengan adanya berbagai penyakit, termasuk dengue, ensefalitis, dan penyakit terkait dengue (pinontoan 2018). Prevalensi DBD menurut kemenkes RI sebanyak 76.802 kasus, dengan jumlah kematian 785 orang Di Puskesmas Sako Palembang., Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan Pencegahan Demam berdarah pada masyarakat di Puskesmas Sako.  Puskesmas Sako  dengan  mayoritas kondisi  tempat  tinggal  di  atas  perairan  dan  padat  penduduk  tempat tinggal sebagian  warga sehingga  cenderung  rawan  untuk  sarang  nyamuk sebagai  penyebab  demam  berdarah.  Perubahan  iklim  dan  kondisi  alam tidak dapat diprediksi dan dirubah maka masyarakat diharapkan mampu beradaptasi  dengan  mempersiapkan  diri  dalam  menghadapi  perubahan musim.   Dalam   mempersiapkan   masyarakat   beradaptasi   maka   perlu dibekali  dengan  pengetahuan  dan  informasi  yang  mudah  dipahami  dan menggunakan   kearifan   lokal   untuk   mencegah   kemungkinan   terkena penyakit  khususnya  demam  berdarah.    Kegiatan  ini  bertujuan  untuk meningkatkan     pengetahuan     dan    kesadaran    masyarakat    tentang pencegahan dan penanganan awal pasien demam berdarah. Metode yang digunakan dalam Pengabdian kepada masyarakat ini adalah pendidikan kesehatan  melalui  penyuluhan  pada  warga  sebanyak kurang  lebih  30  peserta  yang  tinggal  di  dekat  perairan  dengan  padat penduduk.  Hasil  menunjukan  ada  peningkatan  pengetahuan  dari  20  % kepada  95%  dan  antusias  dari  masyarakat  setelah  diberikan  informasi mengenai penyakit demam berdarah, pencegahan menggunakan tanaman pengusir   nyamuk   dan   ikan   pemakan   jentik   menjadi   salah   satu rekomendasi  dari  hasil  kegiatan  ini.  Masyarakat  tetap  mengharapkan informasi-informasi   kesehatan   lain   dengan   masalah   penyakit   tidak menular  dan  pencegahannya  juga  menjadi  topik  untuk  disampaikan kembali.
Pemberdayaan Nelayan Tradisional Ikeu Hikmawati; Fingki Fitriani; Ade Burhanudin
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 5 (2023): Agustus (In progress)
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8273488

Abstract

Nelayan tradisional dengan berbagai permasalahannya rentan terhadap kemiskinan sehingga memerlukan intervensi pemerintah dalam pemberdayaannya. Kegiatan pemberdayaan nelayan tradisional di Desa Pamalayan meliputi beberapa pentahapan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat yaitu tahapan pemungkinan atau fasilitasi, penguatan, perlindungan serta   pendukungan dan penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pentahapan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik deskriptif, menggunakan data primer yang berasal dari informan dan data sekunder yang berasal dari sumber lain. Dalam kegiatan pemberdayaan ini terdapat berbagai hambatan diantaranya anggaran pemberdayaan yang terbilang minim dan masih rendahnya kualitas sumber daya manusia nelayan sehingga menghambat laju pemberdayaan masyarakat yang ada di Desa Pamalayan untuk itu selain meningkatkan keterampilan nelayan perlu juga ditingkatkan kemampuan manajemen keuangan kelompok nelayan dan perlunya memperhatikan kendala-kendala yang menghambat proses pemberdayaan sehingga bisa dijadikan acuan dalam program pemberdayaan berikutnya.
Pemanfaatan Pekarangan Rumah Dalam Berwirausaha Budidaya Sayuran Untuk Meningkatkan Ekonomi Rumah Tangga Di Kelurahan Kambajawa Agustinus Umbu Luwa Jongu; Jeferson Ndawa Lu; Vidriana Oktoviana Bano; Yohana Ndjoeroemana
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 4 (2023): July
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8147791

Abstract

Tingkat kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan lahan kosong disamping pekarangan rumah sebagai lahan bisnis di Kelurahan Kambajawa tampak rendah. Untuk itu dibutuhkan langkah kongkrit atau usaha sadar berwirausaha guna meningkatkan ekonomi rumah tangga. Salah satunya dengan budidaya tanaman sayur-sayuran lokal. Tujuan kegiatan ini adalah memberi contoh nyata dan pemahaman kepada masyarakat setempat untuk dapat memanfaatkan halaman pekarangan kosong di rumah dengan kegiatan berwirausaha budidaya sayuran guna meningkatkan perekonomian rumah tangga. Metode kegiatan yang dilakukan adalah survei, wawancara terbuka dan diskusi serta praktik langsung menanam sayuran, perawatan tanaman hingga proses memanen dan pemasarannya. Hasil kegiatan memberi dampak positif yakni tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk berwirausaha dengan memanfaatkan pekarangan halaman rumah yang kosong. Selain itu, adanya peningkatan perekonomian masyarakat terkhusus di kelurahan kambajawa.
Mengurangi Emisi Gas Metana Dengan Mengolah Limbah Cair Tempe Menjadi Biogas Zimon Pereiz; Zahrotun Nafisah; Sudarman Rahman; Meiyanti Ratna Kumalasari
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 6 (2023): September
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8393970

Abstract

Biogas merupakan salah satu bentuk energi alternatif yang terbaharukan dan dapat diterapkan kepada masyarakat sebagai bentuk efisiensi penggunaan bahan bakar minyak ataupun gas dalam keperluan rumah tangga. Bahan bakunya diambil dari bahan yang mudah didapat dan sudah tidak dapat dipakai lagi, tetapi dapat di recycle menjadi biogas yang sangat bermanfaat bagi masyarakat. Dalam industri tempe yang berkembang di masyarakat terdapat limbah cair yang biasanya tidak dimanfaatkan dan dibuang begitu saja dilingkungan yang kemudian dapat mengakibatkan pencemaran terhadap lingkungan. Padahal sebagian besar kandungan dalam limbah cair tempe dapat dimanfaatkan menjadi biogas. Kelurahan Habaring Hurung, memiliki sebuah industry rumah tangga pembuatan tempe yang menghasilkan limbah cair dengan kuantitas yang cukup berlimpah, maka berpotensi sebagai penghasil biogas. Pelatihan pembuatan biogas di kelurahan Habaring Hurung, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya, ini bertujuan memberikan bekal kepada masyarakat, tentang pemanfaatan limbah cair tempe menjadi biogas. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan gambaran berupa metode pembuatan biogas, bahannya yang berasal dari limbah cair tempe, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai alternatif bahan bakar. Metode pelaksanaan terbagi dalam beberapa tahapan diantaranya persiapan yang meliputi menerbitkan surat tugas dan identifikasi masalah, wawancara yang meliputi survei kondisi lingkungan dan pemaparan rencana kepada mitra, perakitan reactor yang meliputi pengumpulan alat dan perakitan biogas digester, diakhiri dengan penyerahan biogas digester kepada pemilik industri tempe. Hasil yang dicapai dari kegiatan ini adalah warga masyarakat Kelurahan Habaring Hurung semakin memiliki wawasan yang terbuka untuk mengolah limbah cair tempe menjadi biogas, sehingga keberadaan limbah cair tempe yang awalnya mencemari lingkungan sekitar industri saat ini menjadi sebuah potensi energi terbaharukan yang mudah untuk dikembangkan.
Strategi Pengembangan UMKM Berbasis Digital Pada Bee’s Store Muhammad Hafizh Naulir Ridho; Maharani Ikaningtyas
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 4 (2023): July
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8185965

Abstract

Micro and small enterprises, or MSMEs, are small businesses. Individuals, families, and businesses can all participate. Based on the facts, from the characteristics to the understanding, we can find this micro business in Law no. 20 of 2008. In the midst of these developments, the government is starting to pay more attention to the problems it is facing. Students conducted surveys and interviews with RW XI officials in the Semolowaru sub-district, Sukolilo District, along with the implementers of MSME activities in RWXI, Semolowaru Village. The survey activity was carried out using a question and answer system model as well as interactive discussions about how the dynamics experienced by MSME actors in Semolowaru Village with the Thematic KKN Student team on entrepreneurship and creative economy schemes. By using this kind of research, students can collect various information about UMKM Bee's Store. The development of science and technology with the emergence of Instagram as a digital platform is expected to be able to increase the sales of MSMEs in Semolowaru Village and maintain their existence by improving the quality of photography and visual content, increasing copywriting and content writing skills, increasing branding capabilities, and increasing digital marketing capabilities.
Penyuluhan Pada Pasien Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Petaling Tahun 2022 Irwadi I; Dedi Fatrida
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 4 (2023): July
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8220284

Abstract

Penyakit hipertensi merupakan salah satu penyakit yang banyak dijumpai karena pola hidup tidak sehat, masyarakat Di Puskesmas Petaling banyak menderita hipertensi karena kurang memperhatikan pola hidup mereka, masyarakat kurang mengetahui dampak dari penyakit hipertensi sehingga walaupun mengetahui mereka menderita hipertensi tetap tidak merubah gaya hidup dan jarang memeriksakan kesehatan, Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan sikap tentang Pencegahan Hipertensi pada masyarakat di Puskesmas Puskesmas Petaling. Berdasarkan pengkajian yang dilakukan melalui wawancara, observasi dan penyebaran kuesioner didapatkan masalah di Puskesmas Puskesmas Petaling yaitu kader mengatakan penyakit yang banyak dialami oleh warga adalah hipertensi, 63,63% masyarakat usia dewasa dan lansia menderita hipertensi. Dari penyuluhan yang kami sampaikan diharapkan warga dapat menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari serta mampu mengendalikan berbagai macam masalah kesehatan yang berhubungan dengan pola hidup sehat seperti rajin olahraga, diet rendah lemak, dan lakukan pemeriksaan secara rutin. Rencana tindak lanjut dari kegiatan penyuluhan tentang hipetensi adalah berkoordinasi dengan pihak puskesmas Puskesmas Petaling untuk melakukan penyuluhan tentang hipertensi dengan melibatkan kader di kelurahan murni dan juga berkoordinasi dengan pihak puskesmas Puskesmas Petaling untuk menjalankan program pemeriksaan kesehatan 
Penyuluhan Penguatan Branding Produk Usaha Sayur Hidroponik di Desa Pandahan Kecamatan Bati-Bati Kabupaten Tanah Laut Aida Vitria; Abdurrahim A; Purboyo P; Jumiati J; Desy Fitriani; Meilani Rizki Saputri
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 5 (2023): Agustus (In progress)
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8254200

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan kepada petani atau pengusaha sayur hidroponik mengenai strategi penguatan branding produk. Branding yang kuat dapat meningkatkan citra produk, memperluas pasar, dan meningkatkan daya saing usaha sayur hidroponik. Penyuluhan ini dilakukan melalui workshop, pelatihan, dan pendampingan langsung kepada para pelaku usaha. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi usaha sayur hidroponik dalam meningkatkan penjualan dan kesadaran konsumen terhadap produk mereka.
Revitalisasi Ruang UKS untuk Meningkatkan Pelayanan Kesehatan di SDN 2 Sidorejo Kecamatan Sukorejo Galih Ajeng Ullifah; Apdha Triwulan Hafsarini; Alvin Adittya Irawan; Ferry Irawan Febriansyah
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 6 (2023): September
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8379174

Abstract

Secara umum, UKS memiliki tujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pencapaian belajar peserta didik dengan mengamalkan gaya hidup sehat serta meningkatkan kesehatan peserta didik. Selain itu, UKS juga bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, yang memungkinkan pertumbuhan dan perkembangan peserta didik secara harmonis dan optimal, dengan tujuan akhir membentuk manusia Indonesia yang berkualitas. Secara khusus, UKS bertujuan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, meningkatkan pengetahuan, mengubah sikap, dan perilaku anggota sekolah yang sehat dan mandiri. Selain itu, UKS bertujuan untuk meningkatkan partisipasi peserta didik dalam usaha peningkatan kesehatan di sekolah, rumah, dan masyarakat, sehingga mereka dapat melindungi diri mereka dari pengaruh buruk lingkungan. Tujuan dari penelitian deskriptif ini adalah untuk memberikan deskripsi yang sistematis, faktual, dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat, serta hubungan antar objek yang diteliti. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. UKS sangat penting bagi Sekolah Dasar, dan untuk mencapai tujuan UKS, diperlukan partisipasi dari seluruh elemen yang ada di sekolah dan juga dalam lingkungan masyarakat, termasuk guru, orang tua, dan peserta didik. Semua ini bertujuan untuk membentuk pola hidup sehat yang dapat menjadi teladan dan sikap positif bagi anak-anak.
Pengembangan Strategi Pemasaran Produk Unggulan Desa Laweyan Melalui Kegiatan Branding UMKM Dodol Pisang Erika Anjani Widianti; Aufa Izzudin Baihaqi
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 4 (2023): July
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/10.5281/zenodo.8182908

Abstract

Indonesia is a country that has various kinds of wealth, not only from nature but also from processed foods and crafts. Indonesian specialties, especially in food and beverage products, are well managed by industries in Indonesia. Not only the Indonesian industry, UMKM’s also take part in producing processed food and specialty drinks with their innovations and creations. One of them is through the existence of business development activities from banana ingredients, which is one of the  efforts to increase the selling value of local products which will have a direct impact on the income of local UMKM’s. One of the UMKM’s where KKNT-MBKM students serve, namely in Probolinggo City, has problems in product development and marketing factors. Therefore, the purpose of this service activity is to plan marketing strategies for these UMKM’s to launch their business activities. The method used is qualitative with the type of data collection through observation, interviews and documentation of activities for UMKM person. The results this service activity for UMKM products have developed and the marketing aspects are going well.
Pengembangan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Berbasis Potensi Lokal Sebagai Penggerak Ekonomi Desa Pangkah Wetan Kec. Ujung Pangkah Kabupaten Gresik Sri Umiyati; Soenyono S; Edi Suhardono; Dian Mulawarmanti; Siswo Hadi Sumantri; Sulistiyanto S; Arfah A; Budi Rianto; Arie Ambarwati; Agus Wahyudi
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 7 (2023): Oktober
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10000711

Abstract

This community service program is carried out in Pangkah Wetan Village, Ujung Pangkah District, Gresik Regency. In the context of developing a Village-Owned Enterprise (Bumdes) based on local potential as an economic driver of Pangkah Wetan Village, Ujung Pangkah District, Gresik Regency, it is possible that some problems that arise with partners or parties involved are: 1. Lack of Environmental Awareness: 2. Unsynchronized goals: 3.Budget Limitations: 4. Lack of Coordination: 5. Disagreement in Planning. 6. Low Community Involvement: 7. Technical and Environmental Constraints:  8. Policy Changes: 9. Difficulty Coordinating with Local Communities: 10. Unclear Roles and Responsibilities. In addressing these issues, good communication, collaboration, flexibility and mutual commitment are essential. Through open dialogue and constructive problem solving, many obstacles can be overcome, and sustainable and beneficial BUMDes development can be realized.