cover
Contact Name
T Saifullah
Contact Email
tsaifullah@unimal.ac.id
Phone
+6283899908686
Journal Mail Official
penerbitdarulhuda@gmail.com
Editorial Address
Jln. Pendidikan No. 1 Duson Bale Tunoeng, Cot Seurani, Muara Batu, Aceh Utara, 24355
Location
Kab. aceh utara,
Aceh
INDONESIA
Articles 915 Documents
Pemanfaatan Limbah Bahan Makanan Untuk Pupuk Kompos di Rutan Kelas IIa Yogyakarta Farhan Rajwaa Alya Mas’ud; Ali Muhammad
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 7 (2023): Oktober
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10040743

Abstract

Bama or food ingredients are raw materials which will then be processed to meet nutritional adequacy rates for prisoners. The large number of inmates who need food needs to be balanced with good processing of leftover food to create a clean and beautiful prison environment. Making organic compost fertilizer is one solution to the large amount of food waste because apart from reducing waste, it can also be used as fertilizer for agricultural plants. EM 4 is a microorganism that accelerates the maturity of organic fertilizer in the composting or decomposition process of organic material.
Peningkatan Literasi Melalui Pembelajaran Mengenal Huruf dan Angka di Paud Al- Hidayah Desa Baru Silvia Permatasari; Anggira Zahra Luthfiya; Bianca Alinna Tsara Rinaldy; Muhammad Rizky Dean; Nisa Nurlitawaty; Rahma Dila; Raznan Hafizan; Sabila Syahasika Wirianti; Siska Aprilia; Tengku Muhammad Atallah Fadhil
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 7 (2023): Oktober
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Literasi pada anak usia dini memiliki peran penting dalam membentuk dasar kemampuan berpikir yang akan memengaruhi perkembangan masa depan seorang anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran mengenal huruf dan angka dalam meningkatkan literasi anak usia dini di PAUD Al-Hidayah Desa Baru. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan melibatkan 30 anak PAUD dengan rentang usia 4-6 tahun sebagai partisipan. Selama melaksanakan penelitian terdapat empat siklus pembelajaran, setiap siklus nya terdiri dari pengenalan huruf dan angka secara bertahap, penggunaan media interaktif, serta kegiatan bermain dan bernyanyi yang mendukung ketertarikan belajar anak. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes literasi awal dan akhir, serta wawancara dengan wali kelas. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan literasi anak usia dini yang signifikan dengan menerapkan siklus pembelajaran tersebut. Penelitian juga menunjukkan bahwa pendekatan bermain sambil belajar dengan fokus pada mengenal huruf dan angka dapat memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan literasi anak usia dini. Di samping itu, wali kelas sebagai pendukung utama murid PAUD AL- Hidayah Desa Baru memiliki peran krusial dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang mendukung interaksi sosial dan eksplorasi anak terhadap materi pembelajaran. Hasil penelitian ini dapat memberikan masukan bagi pengembangan kurikulum dan strategi pembelajaran literasi di PAUD serta lembaga pendidikan sejenis.
Pelatihan dan Pendampingan Hadrah Sebagai Upaya Peningkatan Kemampuan Keterampilan Kesenian Islam Siswa di SMP Negeri 1 Bojong Kabupaten Pekalongan Arditya Prayogi; Saiful Anwar; Muhammad Ammar Defi; Nailatus Zulfa; Dhieka Fitri Ananda; Khaneishia Azzahra; Uzmatul Fakhizati; Maharani Zahara; Rihaadatul Aisyi; Miftahul Mukaromah; Aanisa Rahmalia Itsnaini
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 8 (2023): November (In Progress)
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10069979

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan serta pelatihan hadrah sebagai upaya peningkatan kemampuan keterampilan kesenian Islam siswa di SMPN 1 Bojong Kabupaten Pekalongan sebagai bentuk peningkatan kemampuan untuk dapat tampil dalam berbagai kegiatan keagamaan yang digelar. Hal ini mengingat, di SMP umum, kesenian hadrah belum menjadi kesenian yang diberikan fokus pendampingan dalam kegiatannya. Metode pengabdian kepada masyarakat ini mengambil metode dengan service learning dengan memberikan jadwal pelatihan serta koordinasi dengan pihak mitra yaitu perijinan lokasi pelatihan dan peminjaman fasilitas pelatihan hadrah. Hasil yang telah dicapai dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah tersedianya lokasi pelatihan dan fasilitas kesenian hadrah serta jasa pendampingan untuk peserta pelatihan siswa SMPN 1 Bojong untuk dapat tampil dalam kegiatan keagamaan, baik yang diselenggarakan di SMPN 1 Bojong maupun di luar sekolah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memberikan manfaat berupa menjadikan siswa menjadi terampil dan percaya diri dalam menampilkan seni hadrah.
Kegiatan Bazar Entrepreneurship Tebu Kayan Car Free Day Dewi Qomariah Imelda; Aslan A; Yuliansyah Y; Ika Niswatin Budiarti; Nurus Soimah; Hermawan H
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 4 (2023): July
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10031566

Abstract

Pendidikan Kewirausahaan dapat mempengaruhi ide dan inovasi dalam berwirausaha. Menurut Wijaya (2017: 21) wirausaha adalah orang yang melakukan upaya kretaif dan inovatif dengan mengembangkan ide serta meramu sumber daya untuk menemukan peluang dan perbaikan hidup. Kemudian menurut Aslan Dkk (2023:23) Pendidikan kewirausahaan adalah keseluruhan apa yang diketahui tentang segala bentuk informasi yang diolah dan berproses dalam ranah kognitif berupa ingatan dan pemahaman tentang cara berusaha sehingga menimbulkan keberanian mengambil resiko secara rasional dan logis dalam menangani suatu usaha. Untuk lebih memahami hal tersebut maka dilakukan kegiatan bazar entrepreneurship oleh mahasiswa fakultas ekonomi. Tujuan kegiatan ini selain memenuhi salah satu praktik tugas Kewirausahaan juga bertujuan sebagai penambah pengetahuan sekaligus pengalaman dalam berwirausaha. Dan bisa mendapat live skill dan mengaplikasikan ilmu kewirausahaan yang telah di tetapkan dikampus ke dalam praktik yang sesungguhnya. Dari kegiatan ini, kita dapat menarik kesimpulan bahwa mahasiswa sangat memerlukan proses pembelajaran secara langsung dan bukan hanya mengandalkan teori saja tetapi harus praktek ke tempat kejadian agar kita bisa merasakan bagaimana cara berinteraksi dengan konsumen, menawarkan serta menjual produk kepada orang lain, mengatur keuangan, membuat sebuah produk dan lain sebagainya yang sangat berguna bagi kita semua kedepannya. Pendidikan Kewirausahaan melalui kegiatan bazar ini bisa menjadi dasar ketika mahansiswa berminat membuka dan mengembangkan suatu usaha.
Sosialiasi Pemahaman Keseteraan Gender di Lingkup Sekolah Dasar Negeri 003 Desa Pulau Padang, Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau Ismandianto I; Bilqhis Luthfiyya Syanura; Nailul Aflah; Elfikrah Rizyan Anugrah; Trysa Yulvarizal; Roni Matthew
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 7 (2023): Oktober
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10002878

Abstract

Gender equality in the world of education is a crucial issue that impacts the social and economic development of society. This research aims to examine and analyze the status of gender equality at SDN 003 Pulau Padang Village, an elementary school located in the rural area of Riau. The research methods employed include surveys, classroom observations, interviews with students and school staff, as well as statistical data analysis. The results of this study highlight several challenges faced in achieving gender equality at SDN 003 Pulau Padang Village. Although the participation rates of female and male students in primary education are similar, there are significant differences in academic performance between the two groups. Further analysis reveals that factors such as social expectations, household roles, and access to educational resources play a crucial role in these differences. Furthermore, the research finds that efforts to enhance gender equality in schools have been made, including gender awareness programs and teacher training in inclusive approaches. However, there is still room for improvement in the implementation of these programs.
Peningkatan Keterampilan Menulis Teks Deskripsi Menggunakan Pendekatan Kontekstual Dengan Media Objek Pengamatan Langsung Siswa Kelas VII SMP Negeri 3 Abab Amra, Hoiril; Rukiyah, Siti; M, Missriani
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 7 (2023): Oktober
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10049522

Abstract

Language is a tool of human communication for both oral and written. In Indonesian learning, there are four skills that are expected to continue to improve in students. These four skills include reading, writing, speaking, and listening. Writing skills are one of the skills that have a high level of difficulty compared to other aspects of skills. One of the writing materials learned by grade VII junior high school students is writing description texts. Teachers need to consider suitable models, methods, media, and approaches in teaching writing this description text. In this study, the author used a contextual approach with direct observation object media when teaching material to write description texts. The results of this study show an increase in the skills of writing description texts for grade VII students of SMP Negeri 3 Abab for the 2023/2024 school year. This is evidenced by obtaining student grades, namely in the first cycle students achieved completeness as many as 12 students out of 26 students or 45%. In cycle II students achieved completeness of 21 students out of 26 students or 81%, an increase of 36%. From the results of this study, it can be concluded that a contextual approach with direct observation object media is more suitable to be applied in writing description texts.
Urgensi Pendidikan Politik dan Pemilu Terhadap Pemilih Pemula di SMAN 8 Sarolangun Dalam Menghadapi Pemilihan Umum Tahun 2024 Wahyu Rohayati; M. Yusuf; Sutri Destemi Elsi; Riri Maria Fatriani
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 7 (2023): Oktober
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10012081

Abstract

Urgensi pendidikan politik dan pemilu terhadap pemilh pemula, Pentingnya pemahaman terhadap pemilu bagi pemuda atau pemilih pemula untuk meningkatkan partisipasi pemilih pemula akan melatar belakangi pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat ini. Untuk memecahkan Peran serta atau partisipasi masyarakat dalam politik adalah kegiatan seseorang atau sekelompok orang untuk turut serta secara aktif dalam kehidupan politik, dengan jalan memilih pimpinan negara, dan secara langsung atau tidak langsung dapat mempengaruhi kebijakan pemerintah, public policy. Untuk meningkatkan kesadaran politik dan kualitas demokrasi maka pendidikan politik perlu ditanamkan sejak dini kepada generasi muda, salah satunya kepada calon pemilih pemula atau yang akan menggunakan hak pilihnya pertama kali. Pendidikan politik yang baik diharapkan mampu membangkitkan generasi muda untuk aktif dalam kegiatan politik baik secara aktif sesuai dengan perannya masing-masing. Seluruh lapisan masyarakat, pemuda, pemilih pemula memiliki tujuan mereka masing-masing dalam melihat sebuah kepentingan di dalam pemilu ini, berharap dengan adanya pemilu serentak ini akan membawa dampak perubahan untuk kelangsungan masyarakat banyak, kepentingan masyarakat, dan perubahan-perubahan lainnya. Pemilih pemula juga akan melihat visi dan misi masing-masing calon dengan tetap mempertimbangkan beberapa kriteria-kriteria calon pemimpin yang diharapkan akan membawa dampak perubahan. Partisipasi politik bagi pemula juga akan membawa angin segar di dalam pemilu 2024 dengan banyaknya pemilih pemula tahun mendatang.
Sosialisasi Hukum Berdasarkan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 di Kampung Asei Besar Distrik Sentani Timur Kabupaten Jayapura James Yoseph Palenewen; Daniel Tanati; Supriyanto Hadi; Onesimus Sahuleka; Marthinus Solossa
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 8 (2023): November (In Progress)
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10071257

Abstract

Pengabdian ini dilakukan dengan judul Sosialisasi Hukum Berdasarkan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 Di Kampung Asei Besar Distrik Sentani Timur Kabupaten Jayapura, kegiatan yang dilakukan kepada mitra dikarenakan adanya kasus dari mitra tentang ketidakpahaman mengenai penyelesaian sengketa tanah ulayat berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan dimana para pihak yang bersengketa tidak ada yang mau mengalah atau mau menang sendiri sehingga dengan keahlian yang dimiliki pengabdi dapat melakukan sosialisasi hukum tersebut guna agar para pihak yang bersengketa dapat mengetahui tentang adanya peraturan perundang-undangan yang mengatur dalam penyelesaian sengketa secara non litigasi/di luar pengadilan. Metode pelaksanaan pengabdian ini dilakukan dengan cara penerapan IPTEKS melalui ceramah dan diskusi yang dilaksanakan pada hari sabtu tanggal 30 September 2023, di Balai Kampung Asei Besar serta melakukan pendampingan kepada mitra dalam memberikan pengetahuan tentang Alternatif Penyelesaian Sengketa (ADR) berdasarkan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999. Adapun luaran dari pengabdian ini adalah memberikan pemahaman kepada mitra tentang hal-hal yang menyebabkan sengketa tanah ulayat antar kampung yang satu dengan kampung yang lain dan melakukan pendampingan hukum kepada mitra untuk penyelesaian sengketa batas tanah ulayat didalam masyarakat hukum adat berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Sosialisasi Bencana Tanah Longsor dan Kebakaran di MI Al- Huda 01 Pandanarum Indyah Hartami Santi; Ardi Eka Putra; Maysa Aulia Salsabila; Muhammad Devana Putra Faizin Pratama; Reinhard Forno; Venny Eka Kurniawati
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 7 (2023): Oktober
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10031819

Abstract

Sociabilization is a term that generally refers to the process of learning to interact with other individuals through understanding thoughts, feelings, and actions that are important for effective participation in social life. This sociabilization process is something that constantly occurs in our daily lives. One of the government programs related to this is the Disaster Reduction Program, which is aimed at providing education to the community. The aim of this research is to enhance children's understanding of recognizing disasters. The research problem is divided into three stages in the communication process, namely preparation, create ppt, and implementation. In the implementation of this community service program, the method used encompasses two aspects, namely sociabilization and simulation. Sociabilization is one form of communication, and thus, it is a communication process in itself. Meanwhile, simulation is used to apply this method and appears to have been carried out in various groups. However, the actual field experience is only experienced by a small portion of students, so the simulation may not accurately reflect real-life situations. Based on the results of this sociabilization, it is evident that providing education on disaster mitigation to students in Madrasah Ibtidaiyah is crucial for enhancing their knowledge. Considering that the topic of disasters may be new to students, they have a high interest in understanding and studying it thoroughly.
Optimalisasi Kunjungan Posyandu Balita Melalui Program Inovasi Pokban Dan Posyandu Ceria di Rw 8 Kelurahan Karangroto, Kecamatan Genuk, Kota Semarang Hanifatur Rosyidah; Fifiana Lisani; Ikha Himatul Ulya; Ikliyla Fitri; Khuzaimah Adinda; Risa Febriyani; Zulfa Nursyinta A
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 7 (2023): Oktober
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10002931

Abstract

Posyandu is a social institution that functions as basic social services and other services according to the potential of each region. Advocacy activities for the head of the posyandu aim to bring the posyandu closer to residents, increase visits by mothers who bring toddlers to the posyandu with a target of 90% success, but coverage has not yet reached the target. Posyandu for toddlers in RW 8 KelurahanKarangroto has been formed, but based on the survey results it was found that the cause of the problem regarding monitoring the growth and development of toddlers is the lack of attitudes and behavior of the mother which is supported by the long distance of the posyandu. The aim of this activity is to increase the coverage of posyandu in RW 8, Karangroto Village, Genuk District, Semarang City. The activity was carried out in RW 8 Karangroto Village, Semarang City with the target of mothers with children under five years of age. The form of activity is "Ceria Posyandu" by providing education to parents of toddlers, realizing posyandu with 5 tables, and a playground for toddlers to increase toddlers' interest. The activity was carried out well and smoothly, where a sample of 58 toddlers was obtained from RW 8 Karangroto Village. There was an increase in the pre-post test, the results of the Wilcoxon test obtained p = 0.01 (p <0.05) so it can be concluded that there was a statistically significant difference in knowledge before and after being given the intervention. After this activity ends, it is hoped that the Posyandu Ceria will remain active and run regularly.