cover
Contact Name
ZAKARIA
Contact Email
zakaria.abuarfa@gmail.com
Phone
+62895328499297
Journal Mail Official
jurnalpangripta@malangkota.go.id
Editorial Address
Jl. Gedung MBO Simpang Majapahit 1 lantai 3 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Pangripta Jurnal Ilmiah Kajian Perencanaan Pembangunan
ISSN : 26205785     EISSN : 26155702     DOI : https://doi.org/10.58411/pangripta.v6i1
PANGRIPTA adalah Jurnal Ilmiah yang diterbitkan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Malang. Jurnal PANGRIPTA memuat artikel hasil penelitian dan karya ilmiah lainnya yang FOKUS PADA PERENCANAAN PEMBANGUNAN untuk bidang kajian ekonomi, sumber daya alam, pembangunan manusia, pembangunan masyarakat, sosial budaya, infrastruktur, pengembangan wilayah dan inovasi daerah guna menunjang perumusan kebijakan pembangunan Kota Malang
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 159 Documents
REVIEW RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DAERAH KOTA MALANG TAHUN 2018-2023 Evaluasi, Bidang Perencanaan Pendataan dan
PANGRIPTA Vol. 5 No. 1 (2022): Pangripta Jurnal Ilmiah Kajian Perencanaan Pembangunan
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Kota Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.544 KB) | DOI: 10.58411/1jrdqp91

Abstract

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 mengamanatkan Pemerintah Daerah untuk melakukan pengendalian dan evaluasi RPJMD tidak kurang dari 3 tahun. Salah satu bentuk dari pengendalian dan evaluasi adalah review. Tujuan dilaksanakan kegiatan review RPJMD Kota Malang Tahun 2018-2023 adalah untuk mengetahui apakah harus melakukan Perubahan RPJMD Kota Malang dengan memperhatikan capaian kinerja penyelenggaraan pemerintahan sampai dengan tahun ke 2 periode berjalan. Dalam kajian ini pragmatisme dipilih sebagai paradigma evaluasi kebijakan lintas sektor karena metodenya yang bersifat gabungan (mix method) kualitatif dan kuantitatif maupun gabungan logika deduktif dan induktif. Ditemukan 6 indikator kinerja utama (IKU) performanya belum optimal. Indikator kinerja daerah (IKD), dari 16 indikator 9 berstatus weak performance, 3 indikator menunjukkan kelemahan dalam menetapkan besaran target pesimis. Untuk itu perlu ada penyesuaian terhadap arah kebijakan pembangunan dengan perspektif penanganan Covid-19, target indikator kinerja dengan perspektif landscape 5 tahun kinerja, target pendapatan daerah dengan asumsi kondisi riil penurunan pendapatan Sumber PAD dan peraturan baru dari pemerintah pusat.
ANALISIS KELAYAKAN PENANGANAN PELESTARIAN CAGAR BUDAYA KOTA MALANG Kewilayahan, Bidang Infrastruktur dan
PANGRIPTA Vol. 5 No. 1 (2022): Pangripta Jurnal Ilmiah Kajian Perencanaan Pembangunan
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Kota Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1296.006 KB) | DOI: 10.58411/dfnbj343

Abstract

Dalam pelestarian cagar budaya diperlukan sebuah penilaian atas cagar budaya dan usulan penanganannya, sehingga proses pelestarian cagar budaya dilaksanakan sesuai dengan etika pelestarian dan tepat sasaran. Analisis kelayakan penanganan pelestarian ini bertujuan menilai kondisi fisik dan non fisik cagar budaya untuk mengetahui kelayakan penanganan cagar budaya, sehingga diketahui kelayakan penanganan setiap cagar budaya, untuk kemudian dirumuskan rekomendasi-rekomendasi yang menjadi dasar penanganan untuk setiap cagar budaya yang dikaji. Penilaian kelayakan berdasarkan kriteria-kriteria fisik dan non fisik, yang selanjutnya menjadi variabel dan diberi bobot dan skor. Dari hasil penilaian di peroleh struktur cagar budaya yang memiliki skor kelayakan penanganan tertinggi adalah Buk Gluduk, yaitu sebesar 172 dan yang terendah adalah jembatan Majapahit dengan skor 155. Skor tertinggi 184 untuk bangunan dimiliki Gereja Kathedral Ijen, sedangkan skor terendah dimiliki oleh bangunan MI KH. Badrussalam sebesar 133. Skor tertinggi dimiliki oleh kawasan Bundaran Tugu, yaitu sebesar 108 dan skor terendah dimiliki oleh kawasan jalan pulau-pulau sebesar 98. Strategi preservasi digunakan untuk melindungi objek cagar budaya dengan nilai signifikansi tinggi atau Golongan A. Sedangkan strategi konservasi lebih diarahkan untuk objek cagar budaya dengan nilai signifikansi sedang atau Golongan B. Sebaliknya untuk objek cagar budaya dengan nilai signifikansi rendah diarahkan menggunakan strategi demolisi.
PENGUKURAN INDIKATOR PROGRAM PEMBANGUNAN BIDANG SOSIAL KOTA MALANG TAHUN 2021 Pengembangan, Bidang Penelitian dan
PANGRIPTA Vol. 5 No. 1 (2022): Pangripta Jurnal Ilmiah Kajian Perencanaan Pembangunan
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Kota Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (735.996 KB) | DOI: 10.58411/htgydn51

Abstract

Pembangunan kesejahteraan sosial merupakan salah satu upaya mewujudkan keberhasilan di bidang sosial dan budaya. Kota Malang mengalami jumlah peningkatan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) dan fakir miskin akibat dampak dari adanya wabah Covid-19 ini pada tahun 2021 ini. Pergeseran anggaran ke bidang kesehatan juga berdampak secara signifikan terhadap pencapaian indikator pembangunan bidang sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah mengukur capaian indikator program pembangunan bidang sosial tahun serta mereview target sasaran indikator pembangunan sosial di Kota Malang. Analisis yang dapat digunakan untuk mengukur idnikator program pembangunan bidang sosial, yaitu angka kemiskinan, Indeks Modal Sosial (IMS), persentase penurunan PMKS, Indeks Pembangunan Masyarakat (IPMas), Indeks Pembangunan Gender (IPG), dan metode evaluasi target capaian urusan kegiatan bidang sosial. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa angka kemiskinan di Kota Malang pada tahun 2016-2019 mengalami penurunan, nilai IMS Kota Malang terus mengalami peningkatan setiap tahunnya, persentase PMKS di Kota Malang pada tahun 2016-2021 mengalami penurunan, nilai IPMas mengalami kenaikan pada tahun 2021 sebesar 2,2% serta Kota Malang memiliki nilai IGP tinggi.
REVIEW TARGET DAN CAPAIAN INDEKS PEMBANGUNAN BIDANG SOSIAL KOTA MALANG TAHUN 2020 Pengembangan, Bidang Penelitian dan
PANGRIPTA Vol. 4 No. 1 (2021): Pangripta Jurnal Ilmiah Kajian Perencanaan Pembangunan
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Kota Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.775 KB) | DOI: 10.58411/hmgdpv91

Abstract

Review capaian kinerja pemerintahan adalah agenda tahunan yang harus dilaksanakan sesuai dengan amanat peraturan perundang-undangan. tidak hanya itu, tahun 2020 mengharuskan pemerintah untuk menelaah dampak pandemi terhadap target yang telah ditetapkan. Kota Malang memiliki 4 Misi dalam mencapai visi besarnya yang salah satu dari keempat misi tersebut disebut sebagai pembangunan bidang sosial kota malang. Penelitian inimenggunakan pendekatan Multi-methods yang memungkinkan peneliti menggunakan beberapa metode penelitian sesuai dengan kebutuhan penelitian. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pandemi tidak berdampak begitu besar terhadap ketercapaian kinerja terhadap target baik dampak positif maupun negatif dalam pembangunan bidang sosial di Kota Malang. Beberapa indikator yang digunakan memerlukan kajian khusus terkait signifikansinya terhadap indikator diatasnya sehingga dari tahap program hingga tujuan berkesinambungan sesuai konsep Urban Sustainable Development.
REVIEW TARGET DAN CAPAIAN INDEKS PROGRAM PEMBANGUNAN BIDANG EKONOMI Pengembangan, Bidang Penelitian dan
PANGRIPTA Vol. 4 No. 1 (2021): Pangripta Jurnal Ilmiah Kajian Perencanaan Pembangunan
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Kota Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.41 KB) | DOI: 10.58411/ejrj9z94

Abstract

Kebijakan evaluasi dokumen perencanaan dapat dilakukan setiap tahun atau waktu tertentu dengan mempertimbangkan dinamika yang terjadi, salah satunya pandemi Covid-19 yang berdampak pada refocusing dan realokasi anggaran. Tujuan penelitian ini adalah mereview target dan capian indeks program pembangunan bidang ekonomi. Metode analisis yang digunakan adalah analisis komparasi dan analisis akar masalah. Hasil analisis menunjukkan bahwa dinamika pandemic Covid-19 diperkirakan akan mempengaruhi capaian indeks program pembangunan bidang ekonomi. Kondisi ini juga dihadapkan pada permasalahan-permasalahan sektoral/bidang yang masih belum terselesaikan sebelum era pandemi. Hasil review target pembangunan mengindikasikan bahwa indeks program pembangunan bidang ekonomi pada tahun 2020 tidak akan tercapai karena terjadi pergeseran, penundaan bahkan penghapusan program yang pendanaanya dialihkan ke penanganan dampak covid-19.
REVIEW TARGET DAN CAPAIAN PENGUKURAN INDIKATOR KINERJA DAERAH KOTA MALANG Pengembangan, Bidang Penelitian dan
PANGRIPTA Vol. 4 No. 1 (2021): Pangripta Jurnal Ilmiah Kajian Perencanaan Pembangunan
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Kota Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.644 KB) | DOI: 10.58411/6zdb3y58

Abstract

Kota Malang merupakan salah satu wilayah administratif yang ada di Provinsi Jawa Timur. Visi Kota Malang “Bermartabat” menjadi acuan dalam perumusan tujuan, sasaran, dan Indikator Kinerja Daerah (IKD) Kota Malang sesuai dengan RPJMD Kota Malang 2018-2023. Target dan proyeksi IKD sebagai acuan mengukur dampak dari pembangunan yang dilaksanakan. Metode penelitian ini kuantitatif diskriptif. Sumber data primer dari responden untuk 2 indikator yaitu IPMas dan IMS. Analaisis data dengan: (1) diskriptif kuantitatif, (2) gap rasio dan (3) Trend untuk estimasi. Hasil kajian menunjukkan IKD Kota Malang tahun 2019 cukup berhasil, 8 (IKD) yakni Indeks Pembangunan Manusia, Indeks Pendidikan, Indeks Kesehatan, Indeks Daya Beli, Persentase Angka Kemiskinan, Persentase Penurunan PMKS, Indeks Pembangunan Gender, dan Indeks Modal Sosial. Hasil analisis gap rasio, capaian 2019 mengalami peningkatan dari capaian tahun 2018. Hanya 1 IKD, yaitu Indeks Pembangunan Masyarakat, lebih rendah pada 2019. Berdasarkan hasil analisis gap rasio, capaian dari 5 indikator yaitu IPM, Indeks Pendidikan, Indeks Kesehatan, IPMas, dan IMS diprediksi meningkat tahun 2020. Sedangkan capaian dari 4 Indikator lainnya, yaitu Indeks Daya Beli, Persentase Angka Kemiskinan, Persentase Penurunan PMKS, dan Indeks Pembangunan Gender justru diprediksi mengalami penurunan tahun 2020. Hasil perbandingan capaian IKD tahun 2019 dengan target capaian dalam RPJMD 2019 adalah 2 IKD, yaitu Indeks Kesehatan dan Indeks Daya Beli, telah melampaui target capaian, sedangkan capaian dari 7 Indikator Kinerja Daerah lainnya, tahun 2019 lebih rendah dibandingkan target RPJMD 2020.
DATABASE INOVASI DAERAH KOTA MALANG TAHUN 2020 Pengembangan, Bidang Penelitian dan
PANGRIPTA Vol. 4 No. 1 (2021): Pangripta Jurnal Ilmiah Kajian Perencanaan Pembangunan
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Kota Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.83 KB) | DOI: 10.58411/vp2yhp10

Abstract

Masa depan inovasi daerah merupakan isu krusial yang mulai muncul sejak lima tahun awal pelaksanaan otonomi daerah. Inovasi merupakan salah satu pilar penting untuk meningkatkan daya saing kinerja pemerintahan. Tujuan utama dari penelitian ini adalah mengetahui keberlanjutan inovasi daerah Kota Malang. Guna mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan metode analisis observasional (observational analysis). Hasil studi ini menunjukan dari ke-13 inovasi yang digagas oleh 12 Perangkat Daerah (PD), sebanyak 9 inovasi yang mengalami perkembangan (blooming), dan 4 inovasi stagnan (tidak berkembang). Studi ini mengidentifikasi penghambat berkembangnya inovasi daerah Kota Malang diantaranya; Pertama, rendahnya tingkat ketersediaan alokasi anggaran yang memadai dan pengelolaan dan pertanggungjawaban anggaran yang masih terbatas. Kedua, konsistensi dalam mengembangkan SDM pengelola inovasi masih rendah. Ketiga, minimnya pemanfaatan data, informasi, dan pengetahuan terkait kinerja inovasi. Keempat, tidak tersedianya unit khusus yang didedikasikan untuk terus mengembangkan inovasi. Kelima, aspek legal formal yang menjamin keberlangsungan inovasi belum tersedia.
MONITORING DAN EVALUASI SISTEM INOVASI DAERAH (SIDA) KOTA MALANG 2020- 2023 Pengembangan, Bidang Penelitian dan
PANGRIPTA Vol. 4 No. 1 (2021): Pangripta Jurnal Ilmiah Kajian Perencanaan Pembangunan
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Kota Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.542 KB) | DOI: 10.58411/gn65ex33

Abstract

Kota-kota yang ada di Indonesia memiliki beragam kebutuhan dan tujuan yang akan dicapai oleh setiap pemimpinnya. Inovasi menurut Schumpeter (1934) memiliki arti, usaha mengkreasikan dan mengimplementasikan sesuatu menjadi satu kombinasi. Suatu kota dituntut untuk melakukan inovasi demi memenuhi kebutuhan dengan sumber daya yang terbatas. Sehingga diharapkan mampu menciptakan program unggulan untuk memenuhi hal tersebut. Salah satu hal yang menjadi hak dari daerah adalah pelaksanaan Penguatan SIDa (Sistem Inovasi Daerah) sesuai ketetapan yang diberikan sesuai Peraturan Bersama Menteri Riset dan Teknologi dengan Menteri Dalam Negeri Nomor 3 dan 36 tahun 2012. Urgensi terkait Penguatan SIDa bagi Kota Malang adalah untuk mengedepankan keunggulan dari potensi yang ada di Kota Malang. Selain itu, masuknya wabah Corona Virus Disease (Covid-19) yang mulai mewabah di Indonesia mulai bulan Maret lalu menjadikan perubahan terhadap inovasi cukup berdampak. Perubahan terkait anggaran menjadi aspek utama kegiatan monitoring dan evaluasi ini.
PENGARUH CITY BRANDING “MALANG KABUPATEN: THE HEART OF EAST JAVA” TERHADAP CITY IMAGE DAN KEPUTUSAN WISATAWAN BERKUNJUNG KE KABUPATEN MALANG TAHUN 2018 Sinta, Anisa; Affan; Ayu, Dewa; Adinda, Syifa
PANGRIPTA Vol. 4 No. 1 (2021): Pangripta Jurnal Ilmiah Kajian Perencanaan Pembangunan
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Kota Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.703 KB) | DOI: 10.58411/ka016555

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui dan menjelaskan pengaruh city branding terhadap city image Kabupaten Malang, (2) Mengetahui dan menjelaskan pengaruh city branding terhadap keputusan berkunjung wisatawan ke Kabupaten Malang, (3) Mengetahui dan menjelaskan pengaruh city image terhadap keputusan berkunjung wisatawan Kabupaten Malang. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan data sekunder. Survei dengan sampel sebesar n = 100 Responden. Hasil penelitian ini adalah: (1) City Branding berpengaruh positif dan berpengaruh signifikan terhadap city image di Kabupaten Malang, yang mana dapat dilihat dari t hitung < t tabel yaitu sebesar 5.920 untuk t hitung dan 1.661 untuk t tabel, (2) City Branding berpengaruh positif dan berpengaruh signifikan terhadap keputusan berkunjung di Kabupaten Malang, yang mana dapat dilihat dari t hitung < t tabel yaitu t hitung 3.099 dan t tabel 1.661, (3) Hubungan antara city image dengan keputusan sama-sama memiliki keterkaitan dengan city branding, dimana dalam uji t, uji f, dan uji regresi linier berganda menjelaskan pengaruh yang didapat dan menunjukkan hasil yang baik antara City branding dengan variabel independen lainnya. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ketiga variabel berkaitan dan memiliki pengaruh.
PENGARUH CULTURE EVENT TERHADAP PENGETAHUAN BUDAYA (Studi pada Event Kebudayaan di Kota Malang) Hadinata, Lazuardi; Syakila, Putri; Tiarawati, Nabilla Nodya
PANGRIPTA Vol. 4 No. 1 (2021): Pangripta Jurnal Ilmiah Kajian Perencanaan Pembangunan
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Kota Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1447.914 KB) | DOI: 10.58411/x851tb35

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: mengetahui pengaruh Culture Event terhadap pengetahuan budaya. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah kuesioner dengan sampel sebesar n = 75. Dimensi yang digunakan terdiri dari Spectacularisation, Theme dan Immersion and participation. Hasil serta kesimpulan dari penelitian ini sendiri adalah bahwa culture event mempengaruhi pengetahuan budaya pengunjung event kebudayaan. Sehingga dapat disumpulkan bahwa adanya hubungan mempengaruhi dari culture event yang telah diselenggarakan di Kota Malang terhadap pengetahuan budaya dari pengunjung yang mendatangi event-event yang dilaksanakan, dimana semakin semakin tinggi kualitas suatu culture event maka akan semakin meningkat pula pengetahuan budaya pengunjung event kebudayaan.

Page 5 of 16 | Total Record : 159