cover
Contact Name
St Maryam H
Contact Email
stmaryam@umi.ac.id
Phone
+628982908899
Journal Mail Official
stmaryam@umi.ac.id
Editorial Address
Jl. Urip Sumoharjo No.km.5, Panaikang, Kec. Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90231
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
UNDERPASS Journal of Civil Engineering, Applied Sciences, and Technology
ISSN : 25974815     EISSN : 27986500     DOI : -
Core Subject : Engineering,
UNDERPASS Journal of Civil Engineering, Applied Sciences, and Technology is an international language national journal that publishes the best peer-reviewed research in all fields of science and technology based on originality, importance, interdisciplinary interest, timeliness, accessibility, elegance and surprising conclusions. UNDERPASS provides fast, authoritative, insightful and engaging news and interpretations and interpretations of topical and upcoming trends that will impact science, scientists and society at large. UNDERPASS Journal of Civil Engineering, Applied Sciences, and Technology is an electronic journal (e-ISSN) in 2021 which is an improvement change from the flyover journal which previously used the Print ISSN (p-ISSN) starting in 2017.
Articles 68 Documents
STUDY OF THE UTILIZATION OF BATU PUTIH WATER IN BATU PUTIH DISTRICT, KOLAKA UTARA DISTRICT, SOUTHEAST SULAWESI PROVINCE Ratna Musa; abd karim hadi; Wagiyo
UNDERPASS Journal of Civil Engineering, Applied Sciences, and Technology Vol 5 No 1 (2021): Underpass Journal of Civil Engineering, Applied sciences, and Technology VOL 5 IS
Publisher : Magister Teknik Sipil Pps Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.267 KB)

Abstract

Kabupaten Kolaka Utara memiliki beberapa daerah yang kekurangan air, sehingga memerlukan upaya-upaya dalam mengelola sumberdaya air. Salah satu daerah yang sering mengalami kekurangan air tetapi memiliki potensi untuk dibangunnya embung adalah desa Lelewawo di Kecamatan Batu Putih.Salah satu upaya yang ditempuh adalah dengan melakukan upaya pengawetan air dengan cara membangun reservoir/tampungan berupa embung dan juga tetap memelihara serta melakukan konservasi DAS (Daerah Aliran Air). Perhitungan ketersediaan air (debit andalan) dihitung menggunakan Metode F.J. Mock dan NRECA. Analisis kebutuhan air dihitung berdasarkan berbagai keperluan, berupa kebutuhan air bersih, municipal, domestik, industri, air irigasi yang diperhitungkan untuk kebutuhan saat ini dan akan datang. Simulasi pemanfaatan Embung Batu Putih dilakukan dengan berbagai kondisi, yaitu pada kondisi kering, normal, rendah dan cukup. Perhitungan metode NRECA mempunyai prosentase selisih sebesar 1% sehingga dianggap bahwa metode NRECA yang mendekati dengan keadaan di lapangan. Dimana dengan luas DAS Embung sebesar 2,15 km2 dan besarnya debit andalan adalah 0.136 m3/dtk. Hasil simulasi tampungan embung batu putih menunjukkan hasil yang sukses, dimana kebutuhan air baku dan air irigasi di wilayah Embung Batu Putih terpenuhi dalam berbagai kondisi, yaitu pada musim kering, debit air normal dan pada debit air cukup.
ANALYSIS OF PERCEPTION OF ROUTE SELECTION AND MODEL OF MOVEMENT GENERATING ON ROADS CIRCLE OF SIDRAP DISTRICT Maryam H; Lambang Basri Said; Fadly
UNDERPASS Journal of Civil Engineering, Applied Sciences, and Technology Vol. 1 No. 1 (2017): Flyover Vol 1 Issue 1 November 2017
Publisher : Moeslim Indonesian University (UMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.566 KB)

Abstract

Pembangunan jalan tersebut di dasari oleh kebutuhan masyarakat akan transportasi yang mudah dan cepat serta untuk meningkatkan perekonomian bagi masyarakat yang berada di sekitar ruas jalan Lingkar Sidrap. Saat ini pembangunan ruas jalan Lingkar Sidrap hampir rampung, peneliti mencoba melihat dan menganalisa fenomena–fenomena yang terjadi di sekitar ruas jalan Lingkar Sidrap yaitu munculnya pelaku-pelaku usaha baru yang membuka usahanya di sekitar ruas jalan tersebut, baik usaha yang bergerak pada bidang jasa, hiburan, ataupun kuliner. Namun demikian jarak tempuh yang cukup jauh saat ini mengakibatkan waktu tempuh perjalanan dan biaya yang dibutuhkan cukup besar. Untuk itu direncanakan membangun jalur alternatif yang dapat memperpendek jarak dan mempersingkat waktu perjalanan pada ruas jalan nasional Kabupaten Sidrap. Oleh karena itu Penulis tertarik memilih topic dengan judul Analisis Persepsi Pemilihan Rute Dan Model Bangkitan Pergerakan Pada Ruas Jalan Lingkar Kabupaten Sidrap. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan analisis kuantitatif merupakan jenis studi kasus dengan survey dan observasi langsung di lapangan. Data-data yang telah diperoleh dari hasil survei dikumpulkan dan selanjutnya diolah agar dapat digunakan sebagai data masukan dalam proses analisa selanjutnya. Data yang diperoleh dari hasil survei masih dalam bentuk respon individu berupa pilihan terhadap poin rating yang disajikan dalam skala semantik. Untuk menganalisa data yang diperoleh maka penulis menggunakan analisa data deskriptif dan regresi linear berganda. Hasil Penelitian Menunjukkan Dari 5 faktor yang mempengaruhi penggunaan jalan lingkar, terdapat 4 faktor yang sangat dominan yakni (kondisi fisik jalan, kondisi kecepatan kendaraan, kelancaran arus lalu lintas, dan penyediaan rambu jalan) berada dalam skala baik, 1 indikator (penerangan jalan) berada dalam skala cukup. Kelancaran Lalu Lintas sebagai alasan paling berpengaruh bagi pengemudi untuk menggunakan jalan Lingkar yakni sebesar 79.67%. Model bangkitan pergerakan yang diperoleh merupakan persamaan regresi dengan persamaan regresi Y= 1,840 + 0,005 X1 + 0,094X2 + 0,004X5, dengan koefisien korelasi 0.659. Rata-rata moda transportasi yang digunakan X5 3,30 dengan standar deviasi 1,449. Artinya moda transportasi yang digunakan kebanyakan becak motor dan sepeda motor, terutama untuk pengguna yang tinggal antara kode 1 (< dari 1 km) sampai kode 2 (1 – 2 km).
STUDY OF ROUTE OPTIMIZATION AND SHIPPING TIME OF SEA VESSELS ROUTE OPTIMIZATION OF STUDY AND VESSEL TIME CRUISE Maryam H; Ratna Musa; Yudha Adrianto
UNDERPASS Journal of Civil Engineering, Applied Sciences, and Technology Vol. 1 No. 1 (2017): Flyover Vol 1 Issue 1 November 2017
Publisher : Moeslim Indonesian University (UMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.952 KB)

Abstract

Transportasi laut memberikan kontribusi yang sangat besar bagi perekonomian dunia dimana pengangkutan barang merupakan bagian terpenting dalam bisnis transportasi laut, dimana lebih dari tujuh miliar ton barang dikirim lewat jalur laut setiap tahunnya. Efisiensi biaya transportasi akan sangat berpengaruh terhadap biaya yang dikeluarkan suatu perusahaan. Untuk mendapatkan rute yang paling efektif dalam pelayaran kapal laut serta meminimalisasi biaya dan waktu operational pelayaran kapal terhadap rute yang dipilih, dibuatlah sebuah sistem penunjang keputusan. Dengan adanya sistem penunjang keputusan yang telah ada, perusahaan juga dapat mengembangkan data dan menentukan jumlah kapal yang diperlukan dalam tiap planning horizon sesuai dengan demand dari masing-masing konsumen. Dalam menentukan Jarak rute Pelayaran dapat menggunakan metode Baca Gambar skala Peta Asli berdasarkan mawar pedoman untuk mendapatkan Lintang Haluan dimana Kapal melakukan pelayaran, selain itu pendukung keakuratan garis-garis Haluan dengan menggunakan Netpass Distance Software yang mana jika data di input kedalam software tersebut maka akan nampak jelas rute pelayaran yang di inginkan berdasarkan data yang dibutuhkan. Hasil dari berbagai rute dimana jarak tempuhnya bervariasi yang berpengaruh pada biaya pengeluaran dari segi bahan bakar serta waktu berlayar, terlihat bahwa Rute A merupakan jalur yang sering digunakan oleh perusahaan namun Rute B dan Rute C dapat dipakai sebagai referensi karena beberapa rute memiliki jalur yang hemat biaya.
PARTICIPATORY DEVELOPMENT ANALYSIS OF INCREASING RURAL INFRASTRUCTURE IN PINRANG DISTRICT: Case Study: Implementation of PPIP Pinrang Regency abd karim hadi; Iskandar BP; Rizal Azis
UNDERPASS Journal of Civil Engineering, Applied Sciences, and Technology Vol. 1 No. 1 (2017): Flyover Vol 1 Issue 1 November 2017
Publisher : Moeslim Indonesian University (UMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.231 KB)

Abstract

Penelitian tentang Pembangunan Partisipatif terhadap Peningkatan Infrastruktur Perdesaan di Kabupaten Pinrang ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan bentuk pembangunan partisipatif serta menganalisis faktor-faktor pendukung yang dapat mempengaruhi tingkat keberhasilan dalam Implementasi Program Pembangunan Infrastruktur Perdesaan (PPIP) Tahun 2014-2015 di Kabupaten Pinrang. Untuk menjawab permasalahan penelitan, maka metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan statistik. Data yang dianalisis adalah hasil wawancara, pengamatan langsung dilapangan dan studi dokumentasi yang telah dituangkan dalam catatan, kemudian dianalisis secara kualitatif melalui untaian kata menjadi sebuah kalimat secara naratif, serta penggunaan analisis data statistika deskriptif dalam menggambarkan data-data yang telah terkumpul secara deskriptif sehingga tercipta sebuah kesimpulan yang bersifat umum. Berdasarkan hasil penelitian maka diperoleh bentuk pembangunan partisipatif dengan 3 klasifikasi yakni : (1) partisipasi masyarakat pada tahapan persiapan dan perencanaan, (2) partisipasi masyarakat pada tahapan pelaksanaan fisik infrastruktur, (3) partisipasi masyarakat pada tahapan pasca pelaksanaan infrastruktur.
ANALYSIS OF DELAYS IN THE USILIMO – KARUBAGA – MULIA II ROAD PROJECT, PUNCAK JAYA REGENCY PAPUA PROVINCE hanafi ashad; Iskandar BP; Wardah
UNDERPASS Journal of Civil Engineering, Applied Sciences, and Technology Vol. 1 No. 1 (2017): Flyover Vol 1 Issue 1 November 2017
Publisher : Moeslim Indonesian University (UMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.172 KB)

Abstract

Dalam perencanaan kerja seringkali timbul masalah masalah operasional yang menghambat aktivitas penyelesaian suatu proyek seperti kurangnya sumber daya, alokasi sumber daya yang tidak tepat, keterlambatan pelaksanaan proyek dan masalah masalah lainnya diluar jadwal dalam rencana kerja ( Nicholas, 1990). Keterlambatan proyek biasa berasal dari penyedia jasa maupun dari penggunaan jasa maupun pihak lain yang berdampak penambahan waktu dan biaya diluar rencana. Bila keterlambatan berasal dari kontraktor ( penyedia jasa), maka kontraktor bisa dikenakan denda,begitu juga bila keterlambatan berasal dari pengguna jasa, maka pengguna jasa akan membayar kerugian yang ditanggung penyedia jasa, yang jumlahnya ditetapkan dalam kontrak sesuai perundang-undangan yang berlaku. Banyak penelitian yang sudah dilakukan untuk mengetahui factor-factor keterlambatan penyelesain proyek. Segala sesuatu di dalam suatu proyek yang tidak menambah nilai, sebaliknya menambah biaya disebut dengan pemborosan. Beberapa hal yang perlu dilakukan untuk menghindari hal tersebut yaitu dengan pengiriman material berdasarkan jadwal pekerjaan. Untuk menghindari traffic jam ditempuh dengan tindakan mencari rute terpendek dari tempat pengankutan menuju lokasi. Dari Hasil Penerapan Fishbone Diagram yang dilakukan terhadap beberapa Item pekerjaan pada Proyek Pelaksanaan Jalan Usilimo Karubaga Mulia II terjadi keterlambatan pada pekerjaan perkerasan berbutir dan persentase keterlambatan proyek sebesar 11.42%. sedangkan waktu penyelesaian akhir pekerjaan selama 210 hari.
INVESTMENT MANAGEMENT REVIEW OF THE SITEBA IV PLTM PROJECT, LUWU DISTRICT abd karim hadi; Waluyo Sulistiono
UNDERPASS Journal of Civil Engineering, Applied Sciences, and Technology Vol. 1 No. 1 (2017): Flyover Vol 1 Issue 1 November 2017
Publisher : Moeslim Indonesian University (UMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.498 KB)

Abstract

Pada saat ini banyak perusahaan yang memulai bisnis di bidang pembangkit listrik karena pemerintah melalui PLN siap untuk membeli tenaga listrik dari berbagai pihak termasuk pihak swasta yang dapat memberikan keuntungan bagi investor sehingga investor tertarik untuk berinvestasi di bidang energi baru terbarukan ini. Penelitian ini ditinjau manajemen investasi PLTMH yang berlokasi di Desa Siteba Kecamatan Walenrang Utara kabupaten Luwu Propinsi Sulawesi Selatan. Peranan yang digunakan untuk analisis investasi adalah uji Pay Back Periode (PBP), Benefit Cost Ratio (B/C Ratio), Net Present Value (NPV), Profitability Index (PI), dan Internal Rate of Return (IRR). Sementara untuk uji tingkat pengembalian investasi digunakan uji ROI (Return of Invesment) dan MEC (Marginal Effecienci of Capital). Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa debit sungai makawa mampu membangkitkan daya sebesar 7500 kW. Berdasarkan perhitungan diperoleh hasil Pay Back Periode (PBP) 4 tahun 8 bulan < dari waktu yang diisyaratkan selama 6 tahun. BEP (Break Even Poin) diperoleh titik impas dengan biaya Rp. 435.976.836.947 selama 6,56 Tahun. Benefit Ratio (BCR) sebesar 1,75 lebih besar dari 1, NPV On Project = Rp. 77.315.882.558, > 0, IRR On Project yang diperoleh adalah 18 % dan NPV On Equity = Rp. 89.421.236.401.> 0, dan IRR On Equity yang diperoleh adalah 25,26%. Dari hasil perhitungan terhadap PBP, BCR, NPV, dan IRR, menunjukkan bahwa proyek ini layak untuk dilaksanakan. Selain itu dengan ROI sebesar 18% dan MEC sebesar 21 % yang menunjukkan proyek ini PLTMH Siteba Energy IV layak untuk direalisasikan dimana menguntungkan bagi investor dapat dijalankan karena menguntungkan bagi investor.
PERFORMANCE ANALYSIS OF PUBLIC TRANSPORT SERVICES IN BULUKUMBA DISTRICT Maryam H; Lambang Basri Said; Kamaruddin Alwi
UNDERPASS Journal of Civil Engineering, Applied Sciences, and Technology Vol. 2 No. 1 (2018): Journal Flyover Vol 2 Issue 1 Juni 2018
Publisher : Moeslim Indonesian University (UMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.942 KB)

Abstract

secara fisik kualitas Angkutan Kota jenis pete-pete di Kabupaten Bulukumba memang kurang memberikan kenyamanan, misalnya tempat duduk tidak terawat karena kurangnya masa perawatan dan pada umumnya sopir angkutan Kota membiarkan penumpang berdempet-dempetan sehingga penumpang merasa pengap dikarenakan tidak menggunakan AC. Pada awal pelayanannya Angkutan Kota (ANGKOTA) mendapat respon yang cukup baik dari masyarakat karena selain relatif mudah diperoleh, tarifnya juga murah jika dibandingkan angkutan kota lainnya. Namun kondisi ini ternyata semakin lama cenderung menurun jika dilihat secara visual. Teridentifikasi bahwa fisik kendaraan yang masih tetap seperti awal beroperasi menjadi penyebab kecenderungan tersebut. Permasalahan ini didekati dengan cara membandingkan antara tingkat pelayanan eksisting dengan standar yang ditetapkan Direktorat Jendral Perhubungan Darat melalui pedoman teknis penyelenggara angkutan penumpang umum diwilayah perkotaan dalam trayek tetap dan teratur, serta juga dengan membandingkan tingkat pelayanan eksisting dengan standar yang telah ditetapkan oleh World Bank yang tercantum dalam A World Bank Study (1986). Penelitian ini bersifat deskriptif dengan analisis kuantitatif merupakan jenis studi kasus dengan survey dan observasi langsung di lapangan guna mengetahui kondisi tingkat pelayanan dalam hal ini meningkatkan kemampuan untuk menginterpretasikan kinerja tingkat pelayanan angkutan umum trayek dalam Kota di Kabupaten Bulukumba. Hasil Penelitian Menunjukkan Informasi yang diperoleh dari masyarakat pengguna angkutan umum di Kabupaten Bulukumba terhadap pelayanan lewat kuesioner yang disebarkan diketahui hal-hal antara lain: (I)Pengguna didominasi oleh pelajar, maksud perjalanan untuk sekolah dengan frekwensi perjalanan setiap hari dan pengeluaran pengguna angkutan kota antara Rp. 5.000 – 10.000. (II) Persepsi pengguna terhadap kualitas Angkutan Kota, seperti: mudah mendapatkan, waktu tunggu yang relatif singkat dan tarif murah. (III) Secara keseluruhan tingkat pelayanan Angkutan Kota apabila mengacu pada standar yang ditetapkan oleh Departemen Perhubungan maupun dengan metode Sturgess mempunyai kinerja baik.
OPTIMIZATION OF WASTE TRANSPORTATION NEEDS IN THE CITY OF AMBON Maryam H; Titien Layn Titien Layn
UNDERPASS Journal of Civil Engineering, Applied Sciences, and Technology Vol. 4 No. 2 (2020): JURNAL FLYOVER Volume 4 Issue 2 November 2020
Publisher : Moeslim Indonesian University (UMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (968.52 KB)

Abstract

Sampah merupakan limbah yang timbul dari aktivitas manusia, baik di rumah, kantor pasar, tempat umum dan sebagainya. Besar - kecilnya volume sampah dipengaruhi oleh tingkat ekonomi dan budaya konsumsi suatu masyarakat. Semakin tinggi kemampuan ekonominya, semakin tinggi pula tingkat konsumsi yang akan berdampak pada semakin besarnya volume sampah yang dihasilkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah dump truck, pick up truck dan arm roll truck yang dibutuhkan untuk dapat mengangkut sampah di Kota Ambon. Data - data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data survey jumlah sampah yang dihasilkan Kota Ambon per hari, kapasitas truk pengangkut sampah, waktu memuat dan menurunkan sampah, waktu perjalanan dan jarak perjalanan. Dari penelitian tersebut diperoleh hasil bahwa jumlah angkutan sampah yang dibutuhkan untuk mengangkut sampah dengan volume sebanyak 1176,82 m3 adalah : 16 dump truck, 7 pickup truck, dan 8 armroll truck, dengan waktu ritasi masing - masing adalah: 3 ritasi untuk dump truck per hari, 2 rItasi untuk pick up per hari, dan 4 ritasi untuk armroll truck per hari.
STUDY OF WATER RESOURCES POTENTIAL AS RAW WATER IN THE CITY OF TERNATE: CASE STUDY LAGUNA LAKE Ratna Musa; Maryam H; Muhammad Arif
UNDERPASS Journal of Civil Engineering, Applied Sciences, and Technology Vol 5 No 2 (2021): Underpass Journal of Civil Engineering, Applied sciences, and Technology
Publisher : Magister Teknik Sipil Pps Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji kualitas air Danau Laguna sebagai air baku, Menganalisis potensi ketersediaan air dan memprediksikan ketersediaan air Danau Laguna terhadap kebutuhan masyarakat di Kota Ternate Selatan sampai tahun 2025.Jenis penelitian ini adalah penelitian deskritif. Data yang dikumpulkan dengan cara cross sectional survey yang meliputi data kuantitatif dan kualitatif Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis potensi danau Laguna untuk dijadikan sebagai air baku berdasarkan kualitas, dan kuantitas, serta analisis proyeksi kebutuhan air bersih untuk 10 tahun mendatang.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Danau Laguna layak dijadikan sebagai air baku setelah melalui suatu pengolahan sebelum digunakan sebagai air bersih. Berdasarkan proyeksi jumlah penduduk Kecamatan Ternate Selatan untuk tahun 2025 berjumlah 92.831 Jiwa dengan total kebutuhan air bersih sebesar 0,168 m3/de,t sedangkan potensi air Danau Laguna sebesar 32,340 m3/det maka ketersediaan air di Danau Laguna dapat mencukupi secara keseluruhan kebutuhan air penduduk di Kecamatan Ternate Selatan.
THE INFLUENCE OF DATA LENGTH ON THE AMOUNT DESIGN RAINFALL DEVICES: Case Study of the Tabo-tabo Watershed Ratna Musa; abd karim hadi; Asep Huddiankuwera
UNDERPASS Journal of Civil Engineering, Applied Sciences, and Technology Vol 5 No 2 (2021): Underpass Journal of Civil Engineering, Applied sciences, and Technology
Publisher : Magister Teknik Sipil Pps Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daerah Aliran Sungan (DAS) Tabo-tabo merupakan salah satu dari lima DAS yang berada di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Berdasarkan hasil olahan dengan bantuan aplikasi komputer GIS, luas DAS Tabo-tabo adalah 5.508 hektar setara dengan 55,08 km2. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan hasil pengaruh panjang data terhadap penyimpangan curah hujan rancangan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan data sekunder berupa data curah hujan dan peta. Penetapan seri data hujan menggunakan maximum annual series. Untuk menghitung curah hujan rancangan digunakan metode Log Pearson Tipe III. Variasi panjang data hujan yang digunakan adalah 5, 10, 15, 20, 25 dan 30 tahun. Kala ulang yang digunakan adalah 5, 10, 25, 50, 100 dan 200 tahun. Untuk mengetahui hubungan panjang data dan penyimpangan curah hujan rancangan dilakukan analisis statistik regresi. Hasil penelitian didapat bahwa semakin panjang data maka penyimpangan curah hujan rancangan semakin kecil untuk semua kala ulang yang diteliti. Penyimpangan terkecil diperoleh pada panjang data 30 tahun dan kala ulang 5 tahun yaitu 0,901 %.