FARMASAINKES
Jurnal FARMASAINKES: Jurnal Farmasi, Sains, dan Kesehatan dengan Nomor E-ISSN: 2807-114X (online) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Farmasi Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al-Washliyah Medan sejak Agustus 2021, dengan Edisi Pertama Volume 1 Nomor 1, Agustus 2021. Jurnal FARMASAINKES terbit 2 kali setahun, setiap bulan Februari dan Agustus. Jurnal FARMASAINKES menerima artikel berupa hasil penelitian dan karya ilmiah dalam bidang Ilmu Farmasi, Sains dan Kesehatan. Jurnal FARMASAINKES adalah Jurnal Penelitian Ilmu Farmasi, Sains dan Kesehatan yang merupakan Jurnal Akses Terbuka Nasional dan Internasional, menyediakan Platform untuk melaporkan inovasi, teknologi, inisiatif, dan penerapan pengetahuan ilmiah untuk semua aspek penelitian farmasi, sains, kedokteran, klinis dan ilmu kesehatan terkait. Ruang Lingkup Jurnal FARMASAINKES meliputi aspek ilmu Farmasi, Sains dan Kesehatan: Ilmu Farmasi, Farmasi-Biologi, Farmasi-Kimia, Farmasi-Fisika, Farmakognosi, Mikrobiologi Farmasi, Penelitian Produk Alami, Pengiriman Obat Baru, Biofarmaseutika, Farmakokinetik Hewan dan Manusia, Kimia Biofisik, Kimia Farmasi Obat, Komputasi dan Desain Obat Molekuler, Pemodelan Molekuler, termasuk Desain Obat dan Strategi Prodrug, Analisis Farmasi, Biokimia, Praktek Farmasi, Teknologi Farmasi, Biologi Sel dan Molekuler, Farmasi Klinis dan Rumah Sakit, Farmakodinamik, Farmakogenomik, Imunologi, Farmakovigilans, Farmakologi Hewan Percobaan, Toksikologi, Molekuler (Genetik), Biokimia dan Seluler Farmakologi, dan Bioteknologi minat Farmasi. Juga aspek Medis, Klinis dan Ilmu Kesehatan, Anatomi & Fisiologi, Kedokteran Forensik, Genetika, Biologi Molekuler, Mikrobiologi dan Patologi, Praktik Klinis, Kedokteran Translasional, Kemajuan Medis dan Kesehatan, Kesehatan Global, Kebijakan, Kesehatan Perilaku, Ginekologi, THT, Kebidanan, Ortopedi, Oftalmologi, Pediatri, Bedah, Pengobatan Komunitas dan Kesehatan Masyarakat.
Articles
99 Documents
ISOLASI AMILOPEKTIN DARI PATI KULIT PISANG RAJA (Musa paradisiaca L) YANG BERPOTENSI SEBAGAI FILM COATED TABLET
Adela Octi Dwiyani;
Gabena Indrayani Dalimunthe;
Minda Sari Lubis;
Rafita Yuniarti
FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS, dan KESEHATAN Vol. 3 No. 1 (2023): FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS dan KESEHATAN
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32696/farmasainkes.v3i1.2380
Pati merupakan polisakarida yang jumlahnya melimpah pada sel-sel tanaman. Pati mengandung amilosa dan amilopektin, dimana amilopektin dapat digunakan sebagai salah satu bahan dasar pembuatan film coated atau pelapis permukaan seperti tablet. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengisolasi amilopektin dari pati kulit pisang raja (Musa paradisiaca L.) berdasarkan karakteristiknya dan melalui uji iodin dan melihat dari gugus yang dihasilkan dengan menggunakan spektrofotometer IR. Berdasarkan dari hasil rendemen yang didapatkan berdasarkan perhitungan perbandingan antara berat pati dengan berat kulit pisang segar yaitu 3.33%. Setelah dilakukannya perhitungan persen rendemen isolasi amilopektin dengan cara membandingkan antara berat tepung amilopektin dengan berat pati, maka didapatkan hasil rendemen 72.67%. Hasil organoleptiknya yaitu berbentuk serbuk, berwarna coklat dan tidak berbau sesuai syarat SNI 3451:2011, kadar abu total 3% masih memenuhi syarat MMI edisi III dengan hasil dari ketiga pengulangan yaitu 1.4%, 1.2%, dan 1.3%, hasil uji iodin berwarna merah violet dan hasil analisis gugus menggunakan FTIR terdapat tiga gugus fungsi utama yang merupakan karakteristik dari amilopektin yaitu C-H, O-H dan C=O. Kesimpulannya serbuk yang dihasilkan merupakan serbuk amilopektin yang diisolasi dari pati kulit pisang raja.
PENGARUH METODE EKSTRAKSI TERHADAP EFEK SITOTOKSISITAS DAUN JAMBLANG (Syzygium cumini L.) pada LARVA UDANG Artemia salina Leach DENGAN METODE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST
Leni Safriani;
Muhammad Pandapotan Nasution;
Haris Munandar Nasution;
Yayuk Putri Rahayu
FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS, dan KESEHATAN Vol. 3 No. 1 (2023): FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS dan KESEHATAN
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32696/farmasainkes.v3i1.2381
Daun Jamblang (Syzygium cumini L) adalah tumbuhan yang banyak di budidayakan oleh masyarakat dan mempunyai banyak khasiat salah satunya sebagai obat antikanker karena mengandung senyawa flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, fenol, dan steroid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai LC50 dari pengaruh perbedaan ekstraksi secara dingin dan panas terhadap efek sitotoksisitas ekstrak daun jamblang menggunakan pelarut etanol 96% pada larva Artemia salina Leach. Pada penelitian ini dilakukan pengujian skrining fitokimia dan karakteristik daun jamblang. Pengujian sitotoksisitas ekstrak maserasi dan soxhletasi daun jamblang menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test dilakukan pada konsentrasi: 100 µg/mL, 200 µg/mL, 300 µg/mL, 400 µg/mL, 500 µg/mL, 600 µg/mL, 700 µg/mL, 800 µg/mL, 900 µg/mL, 1000 µg/mL. Hasil uji fitokimia terhadap ekstrak maserasi dan soxhletasi daun jamblang mengandung alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, steroid dan glikosida. Hasil pengujian karakterisasi daun jamblang pada kadar air 6,66 %, kadar sari larut air 19,64 %, kadar sari larut etanol 24,67 %, kadar abu total 4,44 %, dan kadar abu tidak larut asam 0,66 %. Efek sitotoksisitas ekstrak daun jamblang terhadap Artemia salina Leach pada ekstrak maserasi memperoleh nilai LC50 152,2942 µg/mL sedangkan ekstrak soxhletasi memberikan nilai 60,3905 µg/mL dan termasuk kategori sangat toksik berpotensi sebagai antikanker, sehingga yang paling efektif menghasilkan hasil maksimal ialah cara ekstraksi soxhletasi.
Gambaran Persepsi Pasien Parkinson Terhadap Penyakit yang Dideritanya Di Rsud Dr. M. Ashari Pemalang
Wiharti, Cici
FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS, dan KESEHATAN Vol. 3 No. 2 (2024): FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS dan KESEHATAN
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32696/farmasainkes.v3i2.2783
Penyakit Parkinson adalah penyakit neuredegeneratif yang ditandai dengan gejala motorik seperti tremor, bradikinesia dan kelainan postur tubuh. Persepsi penyakit merupakan keyakinan dan pandangan pribadi seseorang tentang penyakitnya dan akan mempengaruhi respons emosional pasien dan perubahan perilaku seperti kepatuhan dan keputusan pengobatan. Jumlah penderita penyakit Parkinson pada tahun 2030 di 15 negara di dunia akan mencapai 4 juta orang. Di Indonesia sendiri, terdapat sekitar 200.000 hingga 400.000 kasus penyakit Parkinson pada 2003. Pada pada tahun 2010, peningkatnya mencapai 876.665 orang. Indonesia menempati peringkat ke–12 di dunia dan peringlat ke–5 di Asia Tenggara dengan angka kematian 1.100 pada tahun 2002. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran persepsi pasien Parkinson terhadap penyakit yang dideritanya. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif observasional dan desain penelitian cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien Parkinson dengan usia lebih dari 17 tahun. Teknik pengambilan sampel menggunakan Teknik simple random sampling. Data diambil dengan pengisian kuesioner Brieff Illnes Perception Questionnaire (B-IPQ) yang telah divalidasi. Analisa data menggunakan Teknik univariat yang ditampilkan dalam bentuk tabel. Hasil pengukuran persepsi pasien Parkinson di RSUD Dr. M. Ashari Pemalang dengan menggunakan instrument B-IPQ versi Indonesia mendapatkan nilai rata-rata 47,06 yaitu berada diatas batas tengah. Sehingga penelitian ini pasien mempunyai persepsi negatif terhadap penyakitnya sebesar 65,2%.
Gambaran Penggunaan Obat Antidiabetes Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Instalasi Rawat Inap Rsud Kajen Kabupaten Pekalongan Periode Januari - Juli 2023
khomisah, Ifadhatul
FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS, dan KESEHATAN Vol. 3 No. 2 (2024): FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS dan KESEHATAN
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32696/farmasainkes.v3i2.2784
Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah mencatat sebanyak 647.093 kasus diabetes melitus di tahun 2022. Penggunaaan obat antidiabetes dapat diberikan secara oral, dapat diberikan dengan dosis tunggal kombinasi antar obat peroral, Penggunaan obat yang beragam pada terapi diabetes juga membutuhkan biaya yang sangat tinggi. Penggunaan obat yang dikombinasi dapat menyebabkan komplikasi pada penderita diabetes melitus itu sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran penggunaan obat antidiabetes oral pada pasien penderita diabetes melitus tipe 2 di instalasi rawat inap RSUD Kajen Kabupaten Pekalongan periode bulan Januari – Juli 2023. Jenis Penelitian Ini adalah observasional dengan rancangan deskriptif non analitik dengan pengambilan data secara retrospektif menggunakan data rekam medik dengan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling.. Penelitian ini dilakukan pada 32 pasien yang memenuhi kriteria inklusi dengan hasil karakteristik pasien berjenis kelamin perempuan sebesar 56,25%, Kelompok lansia akhir usia 56-65% sebesar 37,50%, golongan obat yang paling banyak digunakan yaitu yaitu golongan penghambat DPP-IV sebesar 32,84%.
Formulasi dan Uji Aktivitas Antibakteri Sediaan Ekstrak Salep Ubi Jalar Ungu (Ipomoea Batatas (L.)) Lamk terhadap Bakteri Staphylococcus Aureus pada Penyembuhan Penyakit Luka Bernanah
niswa, khairun;
Dalimunthe, Gabena Indrayani;
Nasution, Haris Munandar;
Nasution, Muhammad Amin
FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS, dan KESEHATAN Vol. 3 No. 2 (2024): FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS dan KESEHATAN
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32696/farmasainkes.v3i2.2799
Ubi jalar ungu jenis (Ipomoea batatas (L.)) Lamk ubi yang disebabkan oleh adanya pigmen ungu antosianin yang menyebar dari bagian kulit sampai dengan daging ubinya. Antosianin yang dapat berfungsi sebagai antioksidan memiliki aktivitas sebagai antibakteri. Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah ekstrak etanol ubi jalar ungu (Ipomoea batatas (L.)) Lamk dapat dijadikan formulasi dapat dijadikan sebagai sediaan salep dan Untuk mengetahui aktivitas antibakteri sediaan salep ubi jalar ungu (Ipomoea batatas (L.)) Lamk terhadap bakteri Stapylococcus aureus. Metode penelitian ini meliputi: karakterisasi simplisia ubi jalar ungu, pembuatan ekstrak etanol ubi jalar ungu secara maserasi dengan pelarut etanol 96%, skrining fitokimia, uji aktivitas antibakteri ekstrak dan sediaan ubi jalar ungu terhadap bakteri Staphylococcus aureus dengan metode cakram dan sumuran, formulasi dan uji aktivitas antibakteri sediaan salep terhadap bakteri Staphylococcus aureus berbagai konsentrasi, dan evaluasi sediaan (pemeriksaan organoleptis, homogenitas, penentuan pH, stabilitas fisik, daya sebar, daya lekat dan uji iritasi sediaan). Berdasarkan hasil penelitian skrining fitokomia serbuk ubi jalar ungu yang memiliki senyawa aktif flavonoid, saponin, steroid, glikosida dan ekstrak memiliki senyawa aktif flavonoid, saponin, steroid. Ekstrak ubi jalar ungu (Ipomoea batatas (L.)) Lamk dapat dijdikan formulasi dalam sediaan bentuk salep yang baik dan memenuhi syarat mutu uji evaluasi organoleptis, pH, daya lekat, daya sebar, homogenitas, stabilitas fisik dan iritasi. Sediaan salep ubi jalar ungu memiliki aktivitas sebagai antibakteri Staphylococcus aureus dengan daya hambat (KUJU 20%) diameter 10,9 mm, (KUJU 25%) 15 mm, (KUJU 30%) 15,9 mm memiliki daya hambat paling tinggi
Formulasi Tablet Hisap Serbuk Buah Rimbang (Solanum Torvum Sw) menggunakan Metode Granulasi Kering dengan Variasi Bahan Pemanis
Purba, Juvantri Fablo;
Lubis, Minda Sari;
Rafita Yuniarti;
Nasution, Muhammad Amin
FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS, dan KESEHATAN Vol. 3 No. 2 (2024): FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS dan KESEHATAN
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32696/farmasainkes.v3i2.2800
Buah rimbang (solanum torvum sw) memiliki manfaat sebagai antioksidan, mencegah diabetes, mengatasi masalah pencernaan, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mencegah kanker, merawat fungsi jantung, merawat kesehatan kulit, mengatasi peradangan, obat untuk infeksi bakteri, memperlancar peredaran darah, kesehatan mata dan buah rimbang dapat menjadi tabir surya alami. Tablet hisap banyak di kembangkan dalam industri farmasi karena kelebihan yang lebih mudah diterima oleh pasien terutama pada anak-anak, bentuknya yang menarik seperti permen serta praktis dalam penggunannya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui serbuk buah rimbang dengan variasi bahan pemanis memiliki sifat granulasi yang baik dan untuk mengetahui sediaan tablet serbuk buah rimbang memenuhi syarat sebagai sediaan tablet hisap. Metode yang digunakan pada proses pembuatan tablet ini adalah proses pembuatan tablet hisap dengan menggunakan metode granulasi kering yang di dalamnya terdapat uji mutu karakteristik fisik granul dan setelah menjadi tablet dilakukan uji mutu karakteristik fisik sediaan tablet dan selanjutnya dilakukan uji tingkat kesukaan pada para panelis terhadap perbandingan konsentrasi variasi bahan pemanis Hasil penelitian dari mutu karakteristik fisik granul yaitu uji waktu alir, sudut diam, dan indeks tap mendapatkan hasil yang memenuhi syarat serta mutu sediaan tablet yang meliputi uji keseragaman bobot, kerapuhan, kekerasan, dan waktu hancur juga memenuhi syarat pada tiap formula dan saat dilakukan uji kesukaan. Para panelis menyukai tablet hisap Formula 1 yaitu dengan perbandingan. Manitol : Xylitol (1:1). Kombinasi pemanis yang disukai para panelis adalah komninasi 1:1 yang mana Manitol dan Xylitol memiliki kombinasi rasa yang pas dimulut para panelis.
Formulasi dan Evaluasi Jelly Drink Sari Jeruk Sunkist (Citrus Sinensis (L.) Osbeck) dengan Kombinasi Isolasi Tepung Porang dan Karagenan
Juwita, Sukma;
Dalimunthe, Gabena Indrayani;
Lubis, Minda Sari;
Rafita Yuniarti
FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS, dan KESEHATAN Vol. 3 No. 2 (2024): FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS dan KESEHATAN
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32696/farmasainkes.v3i2.2801
Jeruk Sunkist merupakan buah yang banyak disukai oleh semua kalangan masyarakat, agar mudah dalam mengonsumsinya maka dilakukan inovasi dengan membuat jeruk sunkist menjadi sediaan jelly drink. jelly drink yang ada dipasaran masih banyak menggunakan bahan-bahan sintetik sehingga perlu dilakukan modifikasi mengunakan bahan alami, sehingga semua lapisan masyarakat dapat menikmati minuman sehat sehingga terhindar dari minuman yang mengandung zat berbahaya. Penelitian ini bertujuan untuk pembuatan minuman yang sehat dari sari jeruk sunkist dengan kombinasi karagenan dan tepung porang. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental. Pemeriksaan mutu fisik yang dilakukan meliputi organoleptik, kadar vitamin C, total asam, analisis sineresis, viskositas, homogenitas, pH, dan hedonik. Berdasarkan hasil peneletian diketahui bahwa jeruk sunkist dapat diformulasikan sebagai sediaan jelly drink dengan kombinasi karagenan dan tepung porang. Kosentrasi karagenan dan tepung porang mempengaruhi sifat fisikokimia sediaan jelly drink. Hasil evaluasi mutu fisik sediaan dan uji hedonik jelly drink jeruk sunkist menunjukkan bahwa formula F3 merupakan formula terbaik dan paling banyak disukai oleh panelis baik dari segi tekstur, rasa, aroma, warna dan daya hisap.
Formulasi Sediaan Deodoran Stick dari Ekstrak Etanol Daun Jeruk Purut (Citrus Hystrix Dc) sebagai Antiperspirant
Riani, Nur Aslin;
Dalimunthe, Gabena Indrayani;
Lubis, Minda Sari;
Rafita Yuniarti
FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS, dan KESEHATAN Vol. 3 No. 2 (2024): FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS dan KESEHATAN
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32696/farmasainkes.v3i2.2804
Jeruk purut (Citrus hystrix DC) merupakan salah satu tanaman yang mudah dijumpai dan banyak tumbuh di Indonesia. Tanaman ini tumbuh pada tempat yang cukup disinari matahari, daun jeruk purut terdapat metabolit sekunder steroid/triterpenoid, tanin, flavonoid, dan alkaloid. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui formulasi ekstrak daun jeruk purut (Citrus hystrix DC) yang dibuat dalam bentuk sediaan deodorant stick dengan karakteristik yang baik dan untuk mengetahui kosentrasi dari sediaan deodorant stick tersebut dalam menghambat keluarnya keringat. Penelitian dilakukan meliputi pengumpulan sampel daun jeruk purut yang diambil secara purposif dari Kota Taluk Kuantan Riau, dibuat menjadi serbuk simplisia dan diekstrak dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96% dan dipekatkan dengan menggunakan rotary evaporator. Simplisia di skrining untuk melihat kandungan senyawa metabolit sekunder pada daun jeruk purut, konsentrasi eksktrak etanol daun jeruk purut untuk pembuatan deodorant stick yang digunakan adalah 1%,2%,3%, kemudian blanko dan sediaan deodorant stick yang dijual dipasar. Evaluasi formulasi sediaan deodorant stick meliputi uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, uji waktu leleh, uji titik lebur, dan uji antiprespiran. Hasil uji sediaan deodorant stick ekstrak etanol daun jeruk purut terhadap antiperspirant dari 20 orang panelis hasil yang di dapat berbeda setiap formulasinya, formulasi yang paling sedikit terdapat terdapat keringat pada kapas yaitu formulasi f4 (+) produk pasar dan formulasi f3 sediaan deodorant stick daun jeruk purut dengan kosentrasi 3%, dimana pada panelis yang paling banyak terdapat keringat dikapas yaitu formulasi f0 (-) blanko . Deodorant stick ektrak etanol daun jeruk purut yang dihasilkan memenuhi persyartan uji pH, uji waktu leleh, uji titik lebur
Formulasi Tablet Hisap Buah Rimbang (Solanum Torvum Sw.) menggunakan Metode Kempa Langsung dengan Variasi Bahan Pemanis
Hendraputra, Hardy Handoko;
Lubis, Minda Sari;
Dalimunthe, Gabena Indrayani;
Rafita Yuniarti
FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS, dan KESEHATAN Vol. 3 No. 2 (2024): FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS dan KESEHATAN
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32696/farmasainkes.v3i2.2805
Buah rimbang (Solanum torvum Sw.) mengandung metabolit sekunder alkaloid dan tanin yang dimana senyawa ini memiliki aktivitas sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan memformulasikan tablet hisap buah rimbang variasi pemanis manitol dan stevia dengan rasa dan waktu hancur tablet yang baik. Tablet hisap dibuat dengan metode kempa langsung dengan konsentrasi pemanis manitol dan stevia F1 1:1 (25%;25%), F2 1:2 (16,7%;33,3%), dan F3 2:1(33,3%;16,7%). Kemudian uji mutu fisik tablet hisap meliputi keseragaman ukuran dan bobot, kekerasan, friabilitas, waktu disintegrasi in vitro, disintegrasi in vivo, dan hedonic test yang dilakukan oleh panelis dengan analisis deskriptif, dan analisis data waktu hancur in vitro secara statistik dengan SPSS versi 20 dengan uji ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa F1,F2 dan F3 memenuhi syarat sebagai tablet hisap berdasarkan pada hasil keseragaman bobot rata-rata 602 mg, kekerasan rata-rata 11,98 - 10,79 kg, friabilitas 0,50-0,75%, disintegrasi in vitro 5,11 - 2,08 menit, disintegrasi in vivo 3,48 - 1,44 menit, hedonic test pada panelis lebih menerima F3 dengan tingkat kesukaan hingga 83%, ANOVA pada in vitro diperoleh nilai Sig.<0,05 dengan hasil 0,000 kesimpulan H0 ditolak atau H1 diterima. Berdasarkan uji mutu fisik dan hedonic test Formula yang terbaik adalah F3 dengan konsentrasi 2:1(33,3%;16,7%).
Penentuan SPF (Sunprotecting Factor) Ekstrak Etanol Buah Balakka (Phyllanthus Emblica L)
Yuni Sartika;
Rafita Yuniarti;
Gabena Indrayani Dalimunthe;
Minda sari lubis
FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS, dan KESEHATAN Vol. 3 No. 2 (2024): FARMASAINKES: JURNAL FARMASI, SAINS dan KESEHATAN
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32696/farmasainkes.v3i2.2817
Buah balakka (Phyllanthus emblica L) adalah salah satu buah yang mengandung flavonoid dan vitamin C yang memiliki aktivitas antioksidan. Kemampuan ini dapat melindungi kulit dari paparan sinar matahari yang dapat merusak kulit. Penggunaan antioksidan pada kosmetik berperan sebagai tabir surya. Tabir surya merupakan sediaan yang dapat menyerap atau memantulkan sinar ultra violet. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui golongan senyawa kimia metabolit sekunder yang terkandung dalam simplisia dan ekstrak etanol buah balakka, mengetahui nilai SPF ekstrak etanol buah balakka dan kemampuannya sebagai tabir surya. Metode yang digunakan buah balakka segar diuji makroskopik, simplisia buah balakka diuji karakteristik, uji skrining fitokimia pada simplisia dan ekstrak etanol buah balakka, penentuan nilai SPF mengunakan spektrofotometri UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buah berbentuk bulat dan keras, bau khas, warna kuning kehijauan sampai kuning kecoklatan, karakteristik simplisia buah balakka mengandung kadar air 4%, kadar sari larut dalam air 21,5%, kadar sari larut dalam etanol 21,33%, kadar abu total 4,5% dan 0,88% kadar abu tidak larut dalam asam secara keseluruhan memenuhi standar MMI. Serbuk simplisia dan ekstrak etanol buah balakka mengandung senyawa kimia alkaloid, flavonoid, saponinn, tanin, dan steroid triterpenoid. Pengujian SPF pada konsentrasi 1%, 5%, 10%, 15% dan 20% diperoleh hasil secara berturut-turut sebesar 33.57; 37.15; 37.66; 38.09; dan 38.53. Secara keseluruhan nilai SPF yang diperoleh dikategorikan ultra. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol buah balakka memiliki kemampuan sebagai tabir surya.