cover
Contact Name
Vici Sofianna Putera
Contact Email
schema@unisba.ac.id
Phone
+6281324544980
Journal Mail Official
schema@unisba.ac.id
Editorial Address
Fakultas Psikologi Universitas Islam Bandung Jl. Tamansari No. 1 Gd. K. H. Mutaqien Lt 1 Bandung 40116
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Schema: Journal of Psychological Research
ISSN : 25810723     EISSN : 25810731     DOI : DOI: https://doi.org/10.29313/schema.v0i0
Core Subject : Social,
Schema : Journal of Psychological Research publishes academic research articles on theoretical and applied studies and focuses on Psychology with the following scope : Broken Home, Organizational Culture, Celebrity Worship, Delinquency, Early Adulthood, Work Discipline, Social Support, Health belief, Parasocial Interaction, Early Childhood Independence, Maturity Career, Job Satisfaction, Organizational Commitment, Obesity, Parasocial Relationship, Peak Performance, Character Education, Self Adjustment, Marriage Adjustment, Parenting, Learning Achievement, Psychological Well-Being, Religiosity, Late Adolescence, Self Esteem, Self regulation, Taaruf . This journal is published by UPT Publikasi Ilmiah UNISBA. Articles submitted to this journal will be processed online and using a double blind review by at least two reviewers.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Volume 3 No.1 Mei 2017" : 8 Documents clear
ANALISIS ITEM SOAL UTS PEDOLOGI SEMESTER GANJIL 2015-2016 Ihsana Sabriani Borualogo; Sulisworo Kusdiyati Kusdiyati; Susandari Susandari Susandari; Dwi Agustin Nuriani Sirodj
SCHEMA (Journal of Psychological Research) Volume 3 No.1 Mei 2017
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (697.241 KB) | DOI: 10.29313/schema.v0i0.1808

Abstract

Evaluasi hasil belajar dapat dilakukan melalui ujian dengan menggunakan soal pilihan ganda. Untuk dapat mengetahui apakah soal-soal UTS Pedologi Semester Ganjil 2015-2016 memiliki validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, kemampuan tiap soal dalam membedakan siswa yang paham dan tidak paham materi, serta kemampuan pilihan jawaban soal dalam mengganggu pilihan jawaban soal lainnya, maka dilakukan analisis item. Data yang dianalisis adalah jawaban dari 102 mahasiswa yang mengikuti UTS mata kuliah Pedologi Semester Ganjil 2015-2016. Hasil analisis menunjukkan bahwa soal UTS Pedologi 2015-2016 masih memiliki banyak kekurangan, sehingga perlu dilakukan revisi pada soal-soal ujian tersebut agar dapat benar-benar melakukan evaluasi belajar dengan baik.
KOMPETENSI SOSIAL DENGAN MELIHAT “OVEREXCITABILITIES” DAN POLA ASUH PADA SISWA CERDAS ISTIMEWA Sulisworo Kusdiyati
SCHEMA (Journal of Psychological Research) Volume 3 No.1 Mei 2017
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (825.965 KB) | DOI: 10.29313/schema.v0i0.1799

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh 1) gambaran mengenai kompetensi sosial siswa cerdas istimewa 2) gambaran mengenai overexcitabilities siswa cerdas istimewa, 3) gambaran pola asuh yang diterapkan orang tua terhadap  siswa cerdas istimewa,4) keterkaitan kompetensi sosial, overexitabilities dan pola asuh. Variabel dalam penelitian ini adalah Kompetensi Sosial, Overexcitabilities, dan Pola Asuh. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan 1) Mayoritas  58,33% (14 orang) siswa memiliki kompetensi sosial yang dikategorikan sedang, 2) Tidak semua  siswa cerdas istimewa memiliki ciri overexcitabilities. Hanya 12 orang atau 50 % siswa cerdas istimewa di SMA Negeri 1 Garut  memiliki ciri overexcitabilities yang tinggi, 3) mayoritas 58,33% (14 orang) siswa diasuh orang tua dengan tipe pola asuh authoritative; 25% (6 orang) siswa diasuh orang tua dengan  tipe pola asuh permissive;16,7% (4 orang) siswa diasuh dengan tipe pola asuh neglectful;  4) Ada keterkaitan antara overexitabilities, pola asuh dengan kompetensi sosial siswa cerdas istimewa. Tipe pola asuh Authoritative akan membentuk kompetensi sosial yang tinggi, sedangkan tipe pola asuh Permissive dan Neglectful akan membentuk kompetensi sosial yang sedang.
CHARACTER STRENGTH PADA ATLET PENYANDANG TUNA DAKSA DI NPCI KOTA BANDUNG Anandya Ikhwan Muttaqin; Endang Supraptiningsih
SCHEMA (Journal of Psychological Research) Volume 3 No.1 Mei 2017
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (836.301 KB) | DOI: 10.29313/schema.v0i0.1810

Abstract

NPCI (National Paralympic Comitee Indonesia) Bandung adalah wadah keolahragaan Penyandang cacat indonesia dikota Bandung. Salah satu kegiatan olahraga yang dibina oleh NPCI Kota Bandung adalah kegiatan olahraga penyandang Tuna daksa. Terdapat 10 orang atlet yang sampai saat ini aktif berlatih dan mengikuti berbagai macam pertandingan di NPCI Kota Bandung. Dalam proses latihan dan pertandingan para atlet biasanya mendapatkan tuntutan-tuntutan serta resiko-resiko tertentu yang harus mereka hadapi. Walaupun demikian mereka tetap bertahan dan selalu berusaha untuk mengatasi kendala yang ada serta tetap berlatih dan bertanding semaksimal mungkin agar mampu memperoleh prestasi yang baik. Kondisi tersebut mengindikasikan adanya kekuatan karakter (Character Strength). Seligman (2004) menyatakan bahwa Character Strength merupakan karakter positif yang membawa perasaan positif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan Profil Kekuatan Karakter (Character Strength) pada Atlet Penyandang Tuna daksa di NPCI Kota Bandung.Hasil Penelitian menunjukkan Atlet penyandang Tuna daksa di NPCI Kota Bandung memiliki lima Kekuatan Karakter (Character Strength). Kelima Kekuatan Karakter tersebut adalah Bravery, Spirituality, Persistence, Self Regulation,dan Gratitude.
PEMBELAJARAN KOOPERATIF SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI, EMPATI DAN PERILAKU BEKERJASAMA Susilo Wibisono; Uly Gusniarti; Fany Eka Nurtjahjo
SCHEMA (Journal of Psychological Research) Volume 3 No.1 Mei 2017
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.352 KB) | DOI: 10.29313/schema.v0i0.1783

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh dari pembelajaran kooperatif pada beberapa aspek psikologis, yaitu motivasi, empati, dan perilaku kerjasama. Partisipan dari penelitian ini adalah para mahasiswa yang mengambil kelas psikometri pada tahun ajaran 2015/2016. Desain yang dikembangkan untuk penelitian ini adalah within subject design, dimana partisipan di ukur sebanyak tiga kali; pengukuran awal, pengukuran pertengahan, dan pengukuran akhir. Analisis yang digunakan untuk menginterpretasikan data adalah pengukuran berulang ANAVA. Hasil dari analisis data tersebut menunjukan bahwa motivasi untuk belajar bisa meningkat dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif (F=38.438 dengan p=0.000). Lebih lanjut lagi, analisis terhadap variable empati dan perilaku kerjasama menunjukan hasil yang hampir sama (F=4.209 dengan p=0.019 untuk empati dan f=15.790 dengan p=0.000 untuk perilaku kerjasama). Berdasarkan hasil tersebut, bisa diambil kesimpulan bahwa penggunaan pembelajaran kooperatif adalah relevan dengan konteks mahasiswa
RANCANGAN PELATIHAN EMPATI TERHADAP KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI INTIM PADA PASANGAN SUAMI ISTERI Anna Rozana
SCHEMA (Journal of Psychological Research) Volume 3 No.1 Mei 2017
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1634.268 KB) | DOI: 10.29313/schema.v0i0.1813

Abstract

Komunikasi merupakan faktor penting bagi berkembangnya hubungan yang berkualitas dan sebagai langkah awal terbinanya suatu fondasi keluarga yang penuh dengan kebahagian dan terciptanya sebuah keluarga yang sehat. Rancangan pelatihan ini menggunakan pendekatan experiental learning dan mengacu pada teori komunikasi intim dari Laswell (1987). Teori komunikasi intim ini terdiri dari lima dimensi yaitu : Openness, trust, honesty, empaty, dan listenning, dimana dalam penelitian ini empati merupakan area permasalahan terbesar.
PERAN TEKNIK AVERSI DALAM MENANGANI KASUS REMAJA YANG MENGALAMI GANGGUAN IDENTITAS GENDER Endah Nawangsih
SCHEMA (Journal of Psychological Research) Volume 3 No.1 Mei 2017
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (631.013 KB) | DOI: 10.29313/schema.v0i0.1800

Abstract

 Seksualitas merupakan salah satu ranah yang paling pribadi dalam kehidupan seseorang. Setiap orang adalah mahluk seksual dengan minat dan fantasi yang merupakan fungsi seksual yang normal. Namun, ketika fantasi atau hasrat seksual membahayakan diri dan orang lain, maka fantasi dan hasrat tersebut dapat digolongkan abnormal. Individu yang mengalami Gangguan Identitas Gender (GIG), yang juga disebut sebagai transeksual, merasa bahwa jauh didalam dirinya, mereka adalah orang yang berjenis kelamin berbeda dengan dirinya saat ini. Data tentang perilaku GIG diambil dari seorang subyek penelitian. Hasil penelitian dipaparkan dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Dalam menangani kasus ini  menggunakan model pendekatan behavioristik. Sedangkan terapi yang diberikan untuk mengatasi permasalahan identitas diri dengan menggunakan teknik Aversi. Tujuan yang ingin dicapai dari terapi ini  untuk menguatkan identitas gendernya. Pada  aspek kognitif hasil pemberian teknik aversi dapat dikatakan berperan didalam memperbaiki pemahaman tentang identitas gendernya.
KOMPETENSI GURU DI DALAM PROSES PEMBELAJARAN INKLUSI PADA GURU SD NEGERI DI KOTA BANDUNG Temi Damayanti; Stephani Raihana Hamdan; Andhita Nurul Khasanah
SCHEMA (Journal of Psychological Research) Volume 3 No.1 Mei 2017
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.838 KB) | DOI: 10.29313/schema.v0i0.1947

Abstract

Fenomena ditemukannya berbagai permasalahan terkait siswa berkebutuhan khusus yang mengikuti sistem pembelajaran reguler di sekolah dasar negeri menuntut sekolah dasar menyelenggarakan pembelajaran inklusi yang menyatukan proses belajar mengajar antara siswa reguler dengan siswa berkebutuhan khusus. Oleh karena itu guru di sekolah dituntut memiliki kompetensi dalam mengajar siswa berkebutuhan khusus. Tujuan penelitian untuk mendapat gambaran empirik mengenai kompetensi guru dalam proses mengajar siswa berkebutuhan khusus. Kompetensi guru dibatasi dengan konsep kompetensi profesional guru yang diadaptasi dari konsep dari Mulyasa (2013) dan Garnida (2015) mengenai kompetensi guru profesional dalam pendidikan inklusif. Subjek penelitian adalah guru wali kelas dari kelas 1 hingga kelas 6 yang menangani siswa berkebutuhan khusus dari perwakilan 9 wilayah rayon yang menjadi representasi kota Bandung. Hasil penelitian kompetensi domain student, assessment, instruction, collaboration communication dan professional, mayoritas sedang, sedangkan untuk domain content mayoritas menunjukkan komptensi yang rendah. Domain yang mayoritas hasilnya tinggi yaitu domain learning environment.
KECERDASAN EMOSIONAL DALAM AL-QUR’AN Stephani Raihana Hamdan
SCHEMA (Journal of Psychological Research) Volume 3 No.1 Mei 2017
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.819 KB) | DOI: 10.29313/schema.v0i0.1807

Abstract

Kecerdasan emosional merupakan faktor yang menentukan langkah hidup seseorang sehingga mengantarkan pada keunggulan hidup. Goleman menyatakan kecerdasan emosional dapat dilihat dari kemampuan mengenal emosi diri, kemampuan mengelola emosi diri dengan tepat, kemampuan memotivasi diri, kemampuan mengenali emosi orang lain (empati) dan kemampuan membina hubungan dengan orang lain. Berabad-abad sebelum Goleman berbicara mengenai kecerdasan emosional, terdapat ajaran yang telah mengarahkan manusia untuk mencapai kesuksesan dunia maupun akhirat. Wahyu Allah melalui Nabi Muhammad SAW dalam bentuk Al-Qur’an telah mengajarkan manusia untuk meraih kesuksesan hidup. Oleh karena itu berdasarkan studi yang dilakukan terhadap para penghafal Al-Qur’an (hafidz Qur’an), penulis ingin membuktikan kecerdasan emosional merupakan bagian dari nilai-nilai Qur’ani.

Page 1 of 1 | Total Record : 8