cover
Contact Name
Vira Setia Ningrum
Contact Email
publisher@um.ac.id
Phone
+6281805071077
Journal Mail Official
jebp.journal@um.ac.id
Editorial Address
Jl. Semarang 5 Malang, Jawa Timur, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Pendidikan (JEBP)
ISSN : -     EISSN : 27981193     DOI : https://doi.org/10.17977/um066
Core Subject : Economy, Education,
Jurnal Ekonomi Bisnis dan Pendidikan (JEBP) is a scientific journal in the business, economy, and education fields. This journal focuses on theoretical and empirical studies in the field of economy, business, and education. It welcomes research in the areas of economic development, economic behavior, digital economy, economy education, economy system, finance and banking, small and medium enterprises, financial management, development of a company, finance of a company, business and economic learning, learning instruments, learning achievement, teaching and learning strategies, learning assessment, as well as learning media.
Articles 306 Documents
Analisis pengadaan barang: kendala pada divisi purchasing di Lippo Plaza Batu Alfina Tiara Rahmawati; Yuli Agustina
Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Pendidikan (JEBP) Vol. 1 No. 10 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (868.586 KB)

Abstract

Abstract The procurement of goods is one of the essential activity in fulfilling the required goods or services in a company, through the decided procedure. The procurement of goods aims to ensure the survivability of a company. Each company has particular procurement procedures. Within those procedures, most of them experience external and internal challenges. This study examines the procurement of goods challenges in Lippo Plaza, Batu, East Java, Indonesia. Abstrak Pengadaan barang dalam suatu perusahaan merupakan kegiatan penting untuk memperoleh barang/jasa yang dibutuhkan dengan prosedur-prosedur yang telah ditetapkan. Pengadaan barang bertujuan untuk mempertahankan kelangsungan hidup perusahaan. Setiap perusahaan memiliki prosedur-prosedur tersendiri dalam proses pengadaan barang. Selama prosedur-prosedur pengadaan barang berlangsung dalam sebuah perusahaan tidak jarang terdapat berbagai kendala baik internal maupun eksternal yang terjadi. Pada penelitian ini membahas mengenai kendala yang terjadi pada kegiatan pengadaan barang untuk menunjang operasional perusahaan di Lippo Plaza Batu.
Analisis distribusi dan fluktuasi harga: kasus komoditas kubis di sub terminal agribisnis Kabupaten Malang Indri Cahya Gunawan; Yuli Agustina
Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Pendidikan (JEBP) Vol. 1 No. 10 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1205.004 KB)

Abstract

Abstract Vegetables are an important commodity to fulfill national food needs in which various regions have contributed to supplying vegetables. Mantung Agribusiness Sub Terminal, Malang Regency, East Java, Indonesia is a place for distributing horticultural products. Besides, it serves as a price barometer at the national level because of its national-level reach of marketing channels. Cabbage is a superior product in Mantung Sub Terminal because of its abundant availability on the market that has been shipped to various regions in Indonesia. The distribution process causes price fluctuations due to labor and transportation costs, as well as market mechanisms, where each transaction is determined by the amount of supply of goods. Price fluctuations affects the prospects of traders, in which the increasing price results in a shortage of demand which poses a big risk to traders' losses. This study aims to analyze the distribution channel and price fluctuations in Malang Regency. This research method uses qualitative research methods and in-depth interviews. Abstrak Sayuran merupakan salah satu komoditas utama dalam pemenuhan kebutuhan pangan nasional. Berbagai area telah berkontrubusi untuk memasok berbagai jenis sayuran ke seluruh Indonesia. Sedangkan, Sub Terminal Agrobisnis Mantung yang terletak di Kab. Malang, Jawa Timur, Indonesia merupakan tempat untuk distribusi produk hortikultura. Selain itu, tempat ini juga merupakan nasional barometer harga karena jangkauan saluran pemasarannya. Kubis merupakan salah satu produk unggulan dari Sub Terminal Agrobisnins Mantung karena tingginya ketersedian gubis dan telah dikirimkan ke berbagai daerah di Indonesia. Proses distribusi kubis menimbulkan fluktuasi harga yang disebabkan oleh biaya tenaga kerja dan transportasi yang dibutuhkan. Selain itu, fluktuasi harga juga disebabkan oleh mekanisme pasar yang ditentukan dari banyaknya jumlah pasokan. Pada akhirnya, fluktuasi harga mempengaruhi propek pedagang, dimana naiknya harga menimbulkan turunnya permintaan dan menimbulkan kerugian yang besar bagi pedagang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis saluran distribusi dan fluktuasi harga di Kabupaten Malang dengan menggunakan metode kualitatif dan wawancara mendalam.
Pendampingan UMKM melalui buku kewirausahaan guna mewujudkan wirausahawan desa sepanjang yang produktif dan inovatif Ahmad Abdullah; Martha Ayu Devitasari; Laili Indah Sari Rohmawati
Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Pendidikan (JEBP) Vol. 1 No. 10 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (865.395 KB)

Abstract

Abstract As an important skill to have, entrepreneurship will bring various benefits for someone who is going to do business or has started a business. However, in the current pandemic situation and conditions, entrepreneurs, especially SMEs, are still experiencing several obstacles. Among these obstacles are limited access to information and insight related to tips for maintaining a business during a pandemic, lack of knowledge about appropriate marketing strategies, and financial management that has not been properly planned. For this reason, the work program initiated by the Throughout Village KKN team aims to aid and share information through written entrepreneurship books so that MSME actors in the Panjang Village can obtain information and understanding related to the business world during the COVID-19 pandemic. The work program was carried out on June 9, 2021, by visiting and distributing entrepreneurship books to several MSME actors in the Panjang Village. The results obtained are that MSME actors in Panjang Village still have their own obstacles in running businesses during the pandemic. Among them are difficulties in adjusting marketing strategies, the number of consumers who are uncertain, difficult to manage business finances, and this of course has an impact on the amount of income that decreases. With the books that were distributed, the MSME players in the Village of Throughout felt helped to increase their information and insight about the business world during the pandemic. Abstrak Sebagai keterampilan yang penting dimiliki, kewirausahaan akan mendatangkan berbagai manfaat bagi seseorang yang akan berbisnis maupun sudah memulai bisnisnya. Namun pada situasi dan kondisi pandemi seperti saat ini, para wirausaha khususnya pelaku UMKM masih mengalami beberapa hambatan. Diantara hambatan tersebut yakni terbatasnya akses terhadap informasi maupun wawasan terkait kiat-kiat mempertahankan usaha di masa pandemi, kurangnya pengetahuan tentang strategi pemasaran yang tepat, dan pengelolaan keuangan yang belum terencana dengan tepat. Untuk itu, program kerja yang digagas oleh tim KKN Desa Sepanjang ini bertujuan untuk melakukan pendampingan serta berbagi informasi melalui buku kewirausahaan yang ditulis sehingga pelaku UMKM di Desa Sepanjang dapat memperoleh informasi dan pemahaman terkait dunia usaha dikala pandemi covid-19. Program kerja dilaksanakan pada tanggal 9 Juni 2021 dengan mendatangi dan membagikan buku kewirausahaan kepada beberapa pelaku UMKM Desa Sepanjang. Hasil yang didapatkan adalah pelaku UMKM di Desa Sepanjang masih memiliki hambatan tersendiri dalam usaha yang dijalankan selama masa pandemi. Diantaranya, kesulitan menyesuaikan strategi pemasaran, jumlah konsumen yang tidak menentu, sulit mengelola keuangan usaha, dan hal ini tentu berimbas pada jumlah pendapatan yang berkurang. Dengan buku yang dibagikan, pelaku UMKM Desa Sepanjang merasa terbantu guna menambah informasi serta wawasan mereka seputar dunia usaha dikala pandemi.
Pelatihan pemanfaatan aplikasi shopee dalam meningkatkan penjualan produk masyarakat Desa Paspan Jefry Aulia Martha; Alvianita Nur Wahyuni; Givsy Mea Cendani; Kuni Nur Faiza; Nailul Izzah Ayu Wardani
Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Pendidikan (JEBP) Vol. 1 No. 10 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (988.801 KB)

Abstract

Abstract The village economy is very important because it is the initial driver of a country's economy. The importance of economic development is also supported by the increasingly sophisticated technology that is present today. Increasing technology must be utilized as best as possible to facilitate all daily activities, one of which is increasing the business owned. Paspan Village as a village that has the potential to participate in keeping up with the times, especially regarding the use of technology. However, business actors in Paspan Village have not utilized digital technology properly, especially in selling products online. Digital marketing training activities began with providing knowledge about the importance of digital marketing and continued with direct practice of using the Shopee marketplace as a seller. With this training, it is hoped that it can foster the enthusiasm of business actors in increasing sales of their products and can be a new beginning for business actors in Paspan Village to take advantage of digital technology properly, especially implementing digital marketing so that there is progress or development in the Paspan Village economy. Abstrak Ekonomi desa menjadi sangat penting karena sebagai penggerak awal perekonomian suatu negara. Pentingnya perkembangan ekonomi juga didukung makin canggihnya teknologi yang hadir saat ini. Teknologi yang semakin meningkat harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memudahkan semua kegiatan sehari-hari salah satunya meningkatkan usaha yang dimiliki. Desa Paspan sebagai desa yang berpotensi harus ikut serta mengikuti perkembangan zaman terutama mengenai pemanfaatan teknologi. Namun pelaku usaha di Desa Paspan belum memanfaatkan teknologi digital dengan baik khususnya di penjualan produk secara online. Kegiatan pelatihan digital marketing diawali dengan memberikan pengetahuan tentang pentingnya digital marketing dan dilanjutkan dengan praktik langsung pemakaian marketplace Shopee sebagai penjual. Dengan adanya pelatihan ini diharapkan dapat memupuk semangat para pelaku usaha dalam meningkatkan penjualan produknya serta dapat menjadi awal baru bagi pelaku usaha di Desa Paspan untuk memanfaatkan teknologi digital dengan baik khususnya menerapkan digital marketing sehingga ada kemajuan atau perkembangan di ekonomi Desa Paspan. Kata kunci: desa paspan; digital marketing; marketplace; pelaku usaha; shopee
Pelatihan konten media sosial sebagai upaya branding dan digitalisasi desa Rizza Megasari; Fatihatin Nushroh; Fardian Novandi Rahman; Muhammad Lingga Andana
Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Pendidikan (JEBP) Vol. 1 No. 10 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (736.084 KB)

Abstract

Abstract In the current digital era, most activities require technological sophistication, one of which is activities in branding a village and digitalizing the village. The existence of technology today is very much needed, one of which is in village development. One way to show the potential of the village is through social media, a village can show its potential such as its natural resources, its MSMEs and activities held in the village. However, some villages do not yet have official social media accounts. Then this social media content creation training activity aims to train village officials to be more skilled in creating village social media content. This activity is carried out by means of interactive socialization, discussion, and practice. The results of this training help village officials in planning to develop village social media content for village branding and digitization. Abstrak Pada era digital saat ini sebagian besar kegiatan membutuhkan kecanggihan teknologi salah satunya yaitu kegiatan dalam membranding sebuah desa dan digitalisasi desa. Keberadaan teknologi saat ini sangat dibutuhkan salah satunya dalam pengembangan desa. Salah satu cara dalam memperlihatkan potensi desa yaitu melalui media sosial, sebuah desa dapat menunjukkan potensi yang dimiliki seperti sumber daya alamnya, UMKM nya dan kegiatan-kegiatan yang diadakan di desa. Namun sebagian desa belum memiliki akun resmi media sosial. Kemudian kegiatan pelatihan pembuatan konten media soasil ini bertujuan untuk melatih para perangkat desa lebih terampil dalam membuat konten media sosial desa. Kegiatan ini dilakukan dengan cara sosialisasi interaktif, diskusi, dan praktik. Hasil dari pelatihan ini membantu para perangkat desa dalam perencanaan mengembangkan konten sosial media desa untuk membranding dan digitalisasi desa.
Strategi prioritas dalam pengembangan industri pengolahan kripik tempe sanan di Kota Malang dengan pendekatan analytical network process (ANP) Adib Afrian Zalza; Hadi Sumarsono
Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Pendidikan (JEBP) Vol. 1 No. 10 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1318.423 KB)

Abstract

Abstract This study aims to determine the strategic priorities in the development of the Sanan tempe chips industry. This research design uses descriptive quantitative using Analytical Network Process (ANP). The population in this study is the tempe chips industry in the Sanan area, while the sample in this study is the owner of the tempe chips industry. The methods used in data collection are observation, questionnaires/questionnaires and literature study. The results of this study indicate that industrial clusters are a top priority because industrial development can improve human resources and expertise and mastery of technology and can encourage the creation of effective and sustainable technology. Meanwhile, in the industrial cluster, the sub-criteria for the attractiveness of SME's industry development strategy is the main priority because the tempe chip industries can compete in developing their market. In determining the respondent's agreement through the rater agreement in the industrial cluster, the respondent's human resources and technology have low agreement because according to the respondent all aspects are considered equally important and interconnected. In determining respondents' agreement through rater agreement on industrial sub-criteria, human resources and technology have high agreement because all strategies are very important to do for the development of the Sanan Tempe Chips industry. The suggestion put forward by the author in the development of the Sanan tempe chips industry is expected to increase the attractiveness of SMEs by carrying out product innovations and promotions. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prioritas strategi dalam pengembangan industri keripik tempe Sanan. Rancangan penelitian ini menggunakan kuantitatif deskriptif dengan menggunakan Analytical Network Process (ANP). Populasi dalam penelitian ini adalah industri keripik tempe yang berada di kawasan Sanan, sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah pemilik industri keripik tempe. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah observasi, angket/kuesioner dan studi pustaka. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa cluster industri menjadi prioritas utama karena pengembangan industri dapat meningkatkan sumber daya manusia serta keahlian dan penguasaan teknologi serta dapat mendorong terciptanya teknologi yang tepat guna dan berkesinambungan. Sedangkan dalam cluster industri terhadap strategi pengembangan industri sub kriteria daya tarik UKM prioritas utama karena industri-industri keripik tempe bisa bersaing dalam mengembangkan pasarnya. Dalam menentukan kesepakatan responden melalui rater agreement pada cluster industri, sumber daya manusia dan teknologi responden memiliki kesepakatan yang rendah karena menurut responden seluruh aspek dianggap sama penting dan saling berhubungan. Dalam penentuan kesepakatan responden melalui rater agreement pada sub kriteria industri, sumber daya manusia dan teknologi memiliki kesepakatan yang tinggi karena seluruh strategi sangat penting dilakukan untuk pengembangan industri keripik tempe sanan. Saran yang diajukan penulis dalam pengembangan industri keripik tempe Sanan diharapkan dapat meningkatkan daya tarik UKM dengan melakukan inovasi produk dan promosi.
Pengaruh tingkat upah, jumlah produksi, modal terhadap pneyerapan tenaga kerja pada sentra industri mebel di Tunjung Sekar Kota Malang Anisa Retno Setyaningsih; Sugeng Hadi Utomo
Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Pendidikan (JEBP) Vol. 1 No. 10 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1007.884 KB)

Abstract

Abstract This study uses a quantitative approach due to the aspect of measuring variables objectively with numbers in analyzing data using statistical procedures. The nature of this research is correlation, meaning that this research will seek whether there is an influence between Wages, Total Production, and Capital on the absorption of labor. Sampling was carried out using the total sampling method. This sampling technique took as many samples as the number determined by the researcher. This sampling technique is used in research that has the same number of samples as the total population. The sample selected is furniture business units in Tujung Sekar Village with 30 furniture unit. It can be concluded that: (1) There is a significant influence between Wages, Total Production, Capital on employment. This is evidenced by when wages increase it will affect the productivity, motivation, and performance of the workforce. When wages increase, the workforce will increasingly produce quality output. When the output is of quality, the demand for consumer goods for these furniture items will increase so that it has an impact on the amount of production, and when the amount of production increases, the absorbed workforce will also increase. Abstrak Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dikarenakan aspek pengukuran variabel secara objektif dengan angka dalam menganalisis data menggunakan prosedur statistika. Sifat penelitian ini adalah korelasi artinya penelitian ini akan mencari ada tidaknya pengaruh antara Upah, Jumlah Produksi, Modal terhadap penyerapan tenaga kerja. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode Total sampling, Teknik sampling ini mengambil jumlah sampel sebanyak jumlah yang ditentukan oleh peneliti. Teknik pengambilan sampel ini digunakan pada penelitian yang memiliki jumlah sampel sama dengan jumlah populasi. Sampel yang dipilih adalah units usaha mebel di Kelurahan Tujung Sekar sebanyak 30 unit mebel. Dapat disimpulan bahwa: (1) Terdapat pengaruh yang signifikan antara Upah, Jumlah Produksi, Modal terhadap penyerapan tenaga kerja. Hal ini dibuktikan dengan ketika Upah meningkat maka akan berpengaruh pada produktivitas, motivasi, dan kinerja tenaga kerja. Ketika upah meningkat maka tenaga kerja akan semakin menghasilkan output yang berkualitas. Ketika output berkualitas maka permintaan akan barang konsumen akan barang mebel tersebut akan meningkat sehingga berdampak kepada jumlah produksi, dan ketika jumlah produksi meningkat maka tenaga kerja yang teserap juga akan meningkat.
Analisis faktor – faktor yang mempengaruhi tingkat pendapatan petani cabai di Kecamatan Binangun Kabupaten Blitar Ayu Kammawati; Sugeng Hadi Utomo
Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Pendidikan (JEBP) Vol. 1 No. 10 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The agricultural sector has a major contribution to the Indonesian economy, because the agricultural sector is closely related to the availability of food needs. One of the sub-sectors that are being developed by most people in East Java, especially in Blitar Regency, is the horticulture sub-sector with various types of vegetables and fruits. However, the type of horticultural plant that is able to produce the most production in East Java is chili. The purpose of this study was to determine how much influence the input of production factors such as capital, labor, and land area on the income level of farmers. The research method is descriptive quantitative, the data source used is primary data obtained by data collection techniques through questionnaires or questionnaires, data analysis techniques using multiple linear regression analysis. The problems that are often faced by farmers, especially chili farming are efforts to increase farmers' income and welfare, where farmers still experience problems in using input production factors that are less efficient and also unable to produce high quantity and quality. The results of this study indicate that partially the capital variable (x1) has a positive but insignificant effect on the income level of chili farmers in Binangun District, Blitar Regency, while the labor variable (x2) and land area (x3) have a positive and significant effect on the income level of chili farmers. in Binangun District, Blitar Regency. Then simultaneously the modal variable (x1), ape power (x2), and land area (x3) have a significant effect on the income level of chili farmers in Binangun District, Blitar Regency. Abstrak Sektor pertanian memiliki kontribusi yang besar terhadap perekonomian Indonesia, karena sektor pertanian sangat berhubungan dengan ketersediaan kebutuhan pangan. Salah satu subsektor yang sedang dikembangkan oleh kebanyakan masyarakat di Jawa Timur khususnya di Kabupaten Blitar adalah subsektor hortikultura dengan berbagai jenis tanaman sayur dan buah – buahan. Namun jenis tanaman hortikultura yang mampu menghasilkan produksi terbanyak di Jawa Timur adalah cabai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh input faktor produksi seperti modal, tenaga kerja, dan luas lahan terhadap tingkat pendapatan petani. Metode penelitian adalah kuantitatif deskriptif, sumber data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner atau angket, teknik analisis data menggunakan analisis regresi liniear berganda. Permasalahan yang sering dihadapi oleh petani khususnya usaha tanai cabai adalah upaya peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani, dimana petani masih mengalami kendala pada penggunaan input faktor produksi yang kurang efisien dan juga belum mampu menghasilkan kuantitas serta kualitas yang tinggi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial variabel modal (x1) berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap tingkat pendapatan petani cabai di Kecamatan Binangun Kabupaten Blitar, sedangkan variabel tenaga kerja (x2) dan luas lahan (x3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat pendapatan petani cabai di Kecamatan Binangun Kabupaten Blitar. Kemudian secara simultan variabel moda (x1), tenaga kera (x2), dan luas lahan (x3) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tingkat pendapatan petani cabai di Kecamatan Binangun Kabupaten Blitar.
Analisis variabel makroekonomi terhadap return saham small capital sektor perbankan tahun 2016-2019 Endang Miftaqul Khairiyah; Grisvia Agustin
Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Pendidikan (JEBP) Vol. 1 No. 10 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This study aims to analyze macroeconomic variables that influence stock returns, especially small capital stocks in the banking sector 2016-2019. Macroeconomic variables used are inflation, BI Rate and Exchange rate uses quantitative approach with multiple linear regression analysis models through STATA16 application. The analysis showed that partially the BI rate has a significant negative effect on stock returns, inflation and the exchange rate had a significant positive effect on stock returns. Simultaneously, macroeconomic variables have a significant effect on stock returns. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis variabel makroekonomi yang mempengaruhi return saham khususnya saham small capital sektor perbankan tahun 2016-2019. Variabel makroekonomi yang digunakan adalah Inflasi, BI Rate dan Kurs dengan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif menggunakan metode analisis regresi linier berganda melalui aplikasi STATA16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial BI rate berpengaruh negatif signifikan terhadap return saham, inflasi dan kurs berpengaruh positif signifikan terhadap return saham. Secara simultan variabel makroekonomi berpengaruh signifikan terhadap return saham.
Pengaruh PMA dan PMDN terhadap penyerapan tenaga kerja pada sub sektor industri pengolahan Kabupaten Mojokerto Feda Etika Sari; Agus Sumanto
Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Pendidikan (JEBP) Vol. 1 No. 10 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The labor absorption can be affected by foreign investment (PMA) and domestic investment (PMDN), including The Sub-Sector of the Manufacturing Industry. The number of PMA and PMDN that enter can affect the production process increasing labor absorption to reduce unemployment in an area. This study aims to analyze and determine the effect of Foreign Investment (PMA) and Domestic Investment (PMDN) in Mojokerto District, and the data obtained through DISPERINDAG and DPMPTSP and using the Fixed Effect Model (FEM) panel data regression method. This study indicates that the PMA variable has a positive and significant effect on labor absorption in the sub-sector of industrial Manufacturing with a tcount value of 2.3367 and prob 0.0242 0.05. It occurs because the domestic investment that enters the Manufacturing industry is prioritized to increase and add production machines, and it is more directed at industries that are not laborintensive capital. That is why PMDN has no effect on the labor absorption in the Manufacturing industry in Mojokerto District. Abstrak Penyerapan tenaga kerja dapat dipengaruhi oleh Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) termasuk pada sub sektor industri pengolahan. Banyaknya PMA dan PMDN yang masuk dapat mempengaruhi proses produksi yang pada akhirnya dapat meningkatkan penyerapan tenaga kerja sehingga dapat mengurangi pengangguran pada suatu daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui pengaruh dari Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) yang ada di Kabupaten Mojokerto dengan data yang diperoleh melalui DISPERINDAG dan DPMPTSP dan menggunakan metode regresi data panel Fixed Effect Model (FEM). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa bahwa variabel PMA memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja sub sektor industri pengolahan dengan nilai t hitung 2,3367 dan prob 0,0242<0,05. Hal ini terjadi dikarenakan modal asing yang masuk dialokasikan pada industri padat karya serta digunakan untuk pelatihan pada seluruh pekerja lokal yang terserap pada industri tersebut. Sedangkan variabel PMDN tidak memiliki pengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja sub sektor industri pengolahan dengan nilai t hitung 1,5843 dan prob 0,1204>0,05. Hal ini terjadi dikarenakan investasi PMDN yang masuk pada industri pengolahan lebih diutamakan guna meningkatkan dan menambah mesin produksi dan lebih diarahkan pada industri pada modal bukan padat karya. Hal tersebut yang menyebabkan PMDN tidak berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja industri pengolahan Kabupaten Mojokerto.

Page 10 of 31 | Total Record : 306