cover
Contact Name
Alfian Qomaruddin
Contact Email
eic.journal@nuris.ac.id
Phone
+6285335339697
Journal Mail Official
admin@nuris.ac.id
Editorial Address
Yayasan Ponpes Nurul Islam Mojokerto (2nd Campus) Jl. Raya Pondok Pesantren Nurul Islam, Pungging Kabupaten Mojokerto 61384, INDONESIA Official email: admin@nuris.ac.id
Location
Kab. mojokerto,
Jawa timur
INDONESIA
Nuris Journal of Education and Islamic Studies
ISSN : 27762653     EISSN : 27762653     DOI : https://doi.org/10.52620/jeis
Core Subject :
Nuris Journal of Education and Islamic Studies is open access and peer-reviewed journal, published by STAI Nurul Islam Mojokerto, Indonesia to disseminate research results from scientists and practitioners in Education and Islamic Studies fields. DOI : https://doi.org/10.52620/jeis ISSN 2776-2653 Aim and Scope: Teaching and learning, education development and society, education management, philosophy of education, religious education. Learning of Islamic Education, which includes materials, curriculums, methods, strategies, media, design, psychology, and evaluation; Learning content of Islamic Education includes learning of al-Quran Hadith, Akidah Akhlak, Fiqh, and History of Islamic Culture; Science integration in learning of Islamic Education. Fundamentals of Islamic education (philosophy, history and the nature of Islamic education), Development of Islamic educational institutions (development of Islamic education curriculum, Islamic learning method and Islamic education teacher and others) Studies of the concept of Islamic education (Islamic educational leading figure, Quran sunnah text, and others).
Arjuna Subject : -
Articles 92 Documents
Pandangan Penggunaan Vaksin dalam Kaidah Fikih dan Ushul Fikih Usman, Errina; Irwanto, Moch. Surya Hakim
Nuris Journal of Education and Islamic Studies Vol. 4 No. 1: 2024
Publisher : STAI Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jeis.v4i1.61

Abstract

Permasalahan di berbagai negara yang menyangkut nyawa manusia beserta tumbuh kembangnya memerlukan penanganan khusus. Berbagai macam kasus yang melanda membuat pemerintah bersegera dalam melakukan berbagai macam upaya. Corona virus, beserta penyakit lain yang dapat menyerang tubuh manusia dengan mudah dan dapat berakibat fatal jika tidak segera ditangani, maka pemerintah di seluruh dunia yakin bahwa cara memutuskan mata rantai virus-virus tersebut adalah dengan menggunakan vaksin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis vaksin dalam pandangan kaidah fikih dan ushul fikih menggunakan metode kepustakaan (library research). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan vaksin berdasarkan kaidah fikih dan ushul fikih diperbolehkan karena manfaatnya jauh lebih banyak daripada mafsadah atau kerusakannya.
Peran Car Free Day sebagai Strategi Peningkatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Mojokerto Rizal , M. Hasan Syaifur; Sahri, Mohamad Zahrudin
Nuris Journal of Education and Islamic Studies Vol. 4 No. 1: 2024
Publisher : STAI Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jeis.v4i1.62

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjuatan. Pemberdayaan UMKM banyak bermunculan pada kegiatan Car Free Day di berbagai kota termasuk Mojokerto. Oleh karena itu, Car Free Day memiliki potensi dalam meningkatkan pendapatan UMKM. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deksriptif. Dalam pengumpulan data, penelitian ini menggunakan langkah observasi dan wawancara pelaku UMKM yang beroperasi pada kegiatan Car Free Day wilayah Mojokerto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Car Free Day dapat meningkatkan 2 kali lipat pendapatan para pelaku UMKM dan PKL dibandingkan beroperasi diluar kegiatan tersebut. Peningkatan pendapatan ini terjadi karena pengunjung yang ramai dalam kegiatan Car Free Day. Selanjutnya, harapan besar bagi para pelaku UMKM bahwa keberlangsungan kegiatan Car Free Day  dapat dipertahankan bahkan diperluas titik-titik wilayah Mojokerto yang belum dijangkau.
Kontribusi Komunikasi Terhadap Kinerja Pegawai di Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan Jumriadi, Jumriadi
Nuris Journal of Education and Islamic Studies Vol. 4 No. 1: 2024
Publisher : STAI Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jeis.v4i1.63

Abstract

Permasalahan kinerja pegawai atau rendahnya produktivitas pegawai negeri disebabkan adanya ketidakseimbangan antara jumlah pegawai dengan volume pekerjaan yang harus ditangani, Ada juga yang mengungkapkan penyebabnya adalah sistem penggajian yang bersifat tetap, sehingga kinerja yang mendorong tidak dapat tumbuh dikalangan karyawan, karena rajin atau malas yang diterima setiap bulannya akan sama. Hal ini juga menyebabkan para karyawan kurang ingin menunjukkan ataupun mencapai prestasi kerja yang baik. Oleh karena itu, jika seorang pegawai mempunyai motivasi berprestasi dan kegiatan komunikasi yang baik maka dapat dikatakan ia akan mampu melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai pelaksana pendidikan non formal secara efektif. Mengingat pentingnya motivasi berpretasi dan kegiatan komunikasi maka perlu untuk melakukan penelitian ini. Berdasarkan latar belakang di atas, maka dalam penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut : (1) Apakah terdapat kontribusi motivasi berprestasi terhadap kinerja pegawai pada Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan. (2) Apakah terdapat kontribusi kegiatan komunikasi terhadap kinerja pegawai pada Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan. (3) Apakah terdapat kontribusi motivasi berprestasi dan kegiatan komunikasi secara bersama-sama terhadap kinerja pegawai pada Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa Motivasi berprestasi termasuk klasifikasi tinggi. Kegiatan komunikasi tergolong baik. Kemudian kinerja pegawai termasuk dalam klasifikasi yang tinggi juga. (1) Terdapat kontribusi yang signifikan antara motivasi berprestasi terhadap kinerja pegawai. Motivasi berprestasi memberikan kontribusi sebesar 78,2% terhadap kinerja pegawai. (2) Terdapat kontribusi yang signifikan kegiatan komunikasi terhadap kinerja pegawai. Kegiatan komunikasi memberikan kontribusi sebesar 70,8% terhadap kinerja pegawai. (3) Terdapat kontribusi yang signifikan motivasi berprestasi dan kegiatan komunikasi secara bersama-sama terhadap kinerja pegawai. Motivasi berprestasi dan kegiatan komunikasi memberikan kontribusi secara bersama-sama sebesar 86,4% terhadap kinerja pegawai.
Peran Kepala Sekolah dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Khotimah, Siti; Noor, Triana Rosalina
Nuris Journal of Education and Islamic Studies Vol. 4 No. 1: 2024
Publisher : STAI Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jeis.v4i1.64

Abstract

Tujuan penelitian ini mendeskripsikan peran kepala sekolah dalam implementasi Kurikulum Merdeka Belajar mengacu pada fungsi kepala sekolah sebagai educator, manajer, administrator, inovator, motivator, leader dan supervisor. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif studi kasus di SMP Negeri 2 Tangen, Jawa Tengah. Adapun teknik pengambilan data menggunakan teknik wawancara kepada kepala sekolah, wakil kepala sekolah dan guru. Data yang didapatkan dianalisis secara deskriptif melalui tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peran  Kepala SMP Negeri 2 Tangen dalam  implementasi  kurikulum  Merdeka  Belajar  tergolong  sangat  aktif.  Pada peran sebagai educator, kepala sekolah memberikan bimbingan dan pemahaman kepada guru terkait pemahaman konsep merdeka belajar. Melalui fungsi sebagai manajer dan administrator, kepala sekolah harus mematikan pelaksanaan Kurikulum Merdeka Belajar dikelola dengan baik dan mengacu pada suatu program yang sistematis dan terukur. Untuk peran sebagai inovator, motivator leader dan supervisor, kepala sekolah menciptakan dan mendorong ide-ide baru dan memberikan apresiasi manakala evaluasi kegiatan tersebut bisa berjalan baik dan membawa dampak positif  bagi sekolah. Meskipun dalam implementasinya terdapat kendala, namun kepala sekolah responsif untuk mencarikan solusi permasalahan sehingga penerapan  pembelajaran pada kurikulum  merdeka  belajar bisa berjalan efektif.
Project Based Learning sebagai Inovasi Pembelajaran untuk Meningkatkan Keterampilan Desain Grafis dalam Pembelajaran Abad ke-21 Stefany, Evy Maya; Diana, Luluk Mauli
Nuris Journal of Education and Islamic Studies Vol. 4 No. 2: 2024
Publisher : STAI Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jeis.v4i2.70

Abstract

Perkembangan abad 21 dapat dilihat dengan pesatnya penggunaan teknologi informasi dan komunikasi di berbagai macam bidang kehidupan. Salah satunya dalam dunia  pendidikan karena tuntutan dari dunia perkerjaan yang mengharuskan setiap peserta didik memiliki kompetensi yang mumpuni di bidangnya. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan model Project based learning sebagai inovasi pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan desain grafis pada pembelajaran abad 21. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif analisis dengan metode penelitian kualitatif. Partisipan    penelitian    ini    merupakan  80 orang mahasiswa   semester   5  Program   Studi   Pendidikan Informatika Universitas Trunojoyo Madura.   Penelitian   ini   dilakukan pada mata kuliah Desain Grafis  pada  semester  gasal  tahun  ajaran  2023/2024. Kelas tersebut dilaksanakan  secara hybrid baik online maupun offline. Tujuan  pembelajarannya yaitu  peserta didik  memahami konsep, teori serta memiliki keterampilan dalam desain grafis. Hasil yang diperoleh dalam penerapan model PjBL terkait keterampilan desain grafis yaitu: (1) Mahasiswa terfasilitasi untuk mengembangkan kemampuan berkolaborasi selama melaksanakan proses PjBL. Mereka belajar mendengarkan dan menerima pendapat teman lain, mengajak teman yang tidak semangat untuk mengerjakan, bekerjasama mulai dari menemukan ide sampai mengeksekusi projeknya. (2) PjBL juga mengembangkan komunikasi peserta didik. Komunikasi secara informal maupun formal. Komunikasi informal saat mereka bersama dengan teman-teman kelompoknya sedangkan formal saat mereka harus menghubungi audience dan menampilkan product atau performancenya di depan audience tersebut. (3) Kreativitas dan kemampuan berfikir kritis pun terbentuk. Mereka membutuhkan kretavitas dan kemampuan berfikir kritis untuk menemukan ide dan membuat projeknya layak untuk dipresentasikan.
Pembelajaran Kontruktikvis pada Pembelajaran Fiqih di SMP UBQ Nurul Islam Mojokerto Guna Meningkatkan Berpikir Kritis Siswa Andriansyah, Doni
Nuris Journal of Education and Islamic Studies Vol. 4 No. 2: 2024
Publisher : STAI Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jeis.v4i2.71

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan implementasi teori belajar konstruktivisme pada pembelajaran Fiqih untuk melatih berpikir kritis peserta didik di kelas 7 SMP UBQ Nurul Islam. Metode penelitian ini bersifat kualitatif-deskriptif dengan pendektan field research. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis Miles & Hubbermann. Hasil dari penelitian ini diperoleh perencanaan, pelaksanaan, dan faktor pendukung dan penghambat implementasi teori pembelajaran konstruktivis. Adapun perencanaan pembelajaran konstruktivis yakni menyiapkan modul ajar, media ajar, dan perangkat pembelajaran. Pada tahap pelaksanaan terdapat kegiatan pendahuluan dengan membaca do’a-do’a dan apersepsi yang terdapat pertanyaan-pertanyaan pemicu siswa untuk berpikir, kegiatan inti berupa membentuk kelompok diskusi dan membuat peta konsep kemudian siswa diberikan tugas mengamati, menanya, menalar, menganalisis, dan mengkomunikasikan hasil diskusi. Adapun faktor pendukung penerapan pembelajaran konstruktivis ini diantaranya adalah: dukungan dari pihak sekolah, kompetensi guru, semangat belajar siswa, dan fasilitas. Sedangkan faktor penghambatnya adalah keterbatasan waktu atau kurangnya jam pelajaran.
Pengaruh Media Pembelajaran Quizizz Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Informatika di SMP Negeri 4 Samarinda Novianti, Hanny; Subastian, Eko; Rosita, Dewi
Nuris Journal of Education and Islamic Studies Vol. 4 No. 2: 2024
Publisher : STAI Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jeis.v4i2.75

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran Quizizz terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran informatika di kelas VII-3 SMP Negeri 4 Samarinda. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu. Desain penelitian yang digunakan adalah One-Group pre-test post-test Design. Dalam penelitian ini hanya menggunakan satu kelompok eksperimen. Sampel penelitian ini terdiri dari 34 siswa kelas VII-3. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes hasil belajar awal (pre-test) dan tes hasil belajar akhir (post-test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran Quizizz berdampak positif terhadap hasil belajar siswa. Rata-rata nilai pre-test siswa adalah 61,47, sedangkan rata-rata nilai post-test meningkat menjadi 85,14, dengan peningkatan sebesar 38,53%, dan dibuktikan dengan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000, yang lebih kecil dari taraf signifikansi 0,05, sehingga H0 ditolak.
Perbangingan Model Pembelajaran Kooperatif STAD dan TGT terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Perangkat Lunak di SMP Negeri 4 Kota Samarinda Pratama, Angga; Rosita, Dewi; Haris, Celine Aloyshima
Nuris Journal of Education and Islamic Studies Vol. 4 No. 2: 2024
Publisher : STAI Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jeis.v4i2.76

Abstract

Penelitian ini bertujuan membandingkan model pembelajaran kooperatif Student Teams Achievement Division (STAD) dan Team Games Tournament (TGT) terhadap hasil belajar siswa pada materi perangkat lunak di SMP Negeri 4 Kota Samarinda. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu. Desain penelitian yang digunakan adalah desain posttest-only control. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 4 Samarinda sebanyak 313 siswa. Sampel penelitian ini terdiri dari 68 siswa kelas VII, dengan kelas VII 1 sebagai kelas eksperimen I menggunakan model pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) dan kelas VII 2 sebagai kelas eksperimen II menggunakan model pembelajaran Team Games Tournament (TGT), masing-masing berjumlah 34 siswa. Teknik pengumpulan data adalah tes hasil belajar (post-test). Hasil penelitian menunjukkan perbedaan hasil belajar siswa pada materi perangkat lunak dengan model pembelajaran STAD dan TGT pada mata pelajaran Informatika kelas VII SMP Negeri 4 Samarinda Tahun Ajaran 2023/2024. Uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,030 < 0,05 sehingga H0 ditolak. Nilai rata-rata post-test kelas eksperimen I adalah 80,14, sedangkan kelas eksperimen II adalah 86,02. Ini menunjukkan bahwa hasil belajar kelas eksperimen II lebih baik dibandingkan kelas eksperimen I.
Implementasi Problem Based Learning (PBL) dalam Pembelajaran IPA untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Najih, Ainun; Adityawan, Tofan; Putera, Dwi Bagus Rendy Astid
Nuris Journal of Education and Islamic Studies Vol. 4 No. 2: 2024
Publisher : STAI Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jeis.v4i2.77

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektif atau tidaknya model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam menyampaikan implikasi akronim IPA. Subjek penelitian adalah sekelompok siswa kelas VIII dari salah satu madrasah swasta di Kabupaten Mojokerto yang berjumlah 39 orang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian ukuran sampel kecil. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode eksperimen dan non-eksperimental. Analisis penilaian ganda melalui dua puluh lima soal pilihan, sedangkan non-penilaian lima pilihan ganda melalui observasi. Data yang telah dianalisis dilakukan analisis deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar siswa meningkat dari 75,07 persen pada kategori sedang prasiklus menjadi 78,97 persen dengan kategori sedang siklus I, kemudian kembali meningkat menjadi 84,10 persen pada kategori tinggi siklus II. Indikator keberhasilan penelitian telah terpenuhi yang didasari atas terlampauinya persentase rata-rata hasil belajar dan ketuntasan belajar yang didapatkan oleh peserta didik. Selain itu, memasukkan PBL ke dalam pendidikan sains dapat efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik.
Pembelajaran Reciprocal Teaching dalam Peningkatan Komunikasi Matematis Siswa Adityawan, Tofan; Susiswo, Susiswo; Qohar, Abd
Nuris Journal of Education and Islamic Studies Vol. 4 No. 2: 2024
Publisher : STAI Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jeis.v4i2.85

Abstract

Melaksanakan pembelajaran dengan strategi reciprocal teaching merupakan salah satu alternatif untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dan dibagi menjadi dua siklus, yaitu Siklus I yang terdiri dari tiga sesi pertemuan di kelas, dan Siklus II yang terdiri dari dua sesi pertemuan di kelas. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan komunikasi matematis pada materi program linier yang dibuktikan dengan peningkatan nilai rata-rata dan ketuntasan klasikal. Jumlah siswa Kelas X Farmasi adalah 24 orang. Pada saat pretest didapatkan nilai rata-rata kelas siswa adalah 70,9 kemudian pada siklus yang pertama nilai rata-rata kelasnya meningkat menjadi 81,9 dan kemudian pada siklus yang kedua nilai rata-rata kelas meningkat lagi menjadi 87. Dengan demikian jika dilihat dari presentase ketuntasan, maka pada saat pretest sebesar 50% artinya siswa yang tuntas sebanyak 12 siswa dan tidak tuntas tesnya sebanyak 12 siswa, sedangkan pada siklus I sebesar 66,67% artinya siswanya berjumlah 16 yang tidak tuntas dan 8 siswa tuntas. Kemudian yang terakhir pada siklus II presentasi ketuntasannya sebesar 87% yang berarti bahwa siswa yang tidak tuntas sebanyak 3 siswa dan siswa yang tuntas sebanyak 21 siswa.

Page 7 of 10 | Total Record : 92