cover
Contact Name
I Gede Margunayasa
Contact Email
pakgun_pgsd@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
pakgun_pgsd@yahoo.com
Editorial Address
Jl. Udayana No 11, Kampus Tengah, Singaraja-Bali Kode Pos 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
PENDASI: Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia
ISSN : 26139545     EISSN : 26139553     DOI : https://doi.org/10.23887/jurnal_pendas
Core Subject : Education,
The PENDASI: Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia publishes research manuscripts in the field of elementary education. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to primary school and to a diversity of learning and instructional settings, from reports of empirical research, including experiments, quasi-experiments, case studies, ethnographies, design research, and surveys; philosophical and literature reviews. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of elementary Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 205 Documents
PEMANFAATAN DIGITAL LEARNING DALAM PEMBELAJARAN S.N. Andani; E.U. Hanik; S.L. Ifana; Kusumastuti, Raras
PENDASI Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Vol 9 No 1 (2025): Pebruari, PENDASI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnal_pendas.v9i1.4938

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemanfaatan digital learning di SD Nasima Semarang, sebuah sekolah internasional yang aktif mengintegrasikan teknologi dalam pembelajarannya. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi non-partisipatif, wawancara semi terstruktur dengan guru dan siswa, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SD Nasima Semarang secara aktif dan inovatif memanfaatkan berbagai platform digital seperti kanal YouTube SD Nasima, E-Library, SIANASIMA, dan Microsoft Office 365 untuk mendukung pembelajaran, penilaian, dan pengelolaan akademik. Pemanfaatan ini meningkatkan semangat belajar siswa, literasi teknologi, personalisasi pembelajaran, akses sumber belajar, dan keterampilan abad ke-21. Meskipun demikian, penelitian juga mengidentifikasi tantangan terkait infrastruktur, kemampuan guru, keamanan data, dan kesenjangan digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa digital learning memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, namun memerlukan pengembangan model inovatif, peningkatan kemampuan guru, penguatan infrastruktur, dan pengembangan sumber belajar digital yang berkelanjutan.
PENGARUH PENERAPAN PENDEKATAN SETS (SCIENCE, ENVIRONMENT, TECHNOLOGY, AND SOCIETY) TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN IPA Huldan; K. Suma; I.B.P. Arnyana
PENDASI Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Vol 9 No 1 (2025): Pebruari, PENDASI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnal_pendas.v9i1.5156

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi dan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPA kelas VII di MTS Kecamatan Wanasaba serta belum diterapkannya pendekatan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan murid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan pendekatan SETS (Science, Environment, Technology, and Society) terhadap motivasi dan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPA. Pendekatan SETS mengintegrasikan konsep sains dengan lingkungan, teknologi, dan masyarakat, serta bertujuan meningkatkan relevansi pembelajaran bagi siswa. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VII di MTs Kecamatan Wanasaba. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi-experimental) dengan desain Pretest-Posttest Control Group Design. Data dikumpulkan melalui kuesioner motivasi belajar dan tes hasil belajar IPA. Analisis statistik dilakukan dengan menggunakan MANOVA untuk mengevaluasi perbedaan antara kelompok eksperimen yang menggunakan pendekatan SETS dan kelompok kontrol yang menggunakan metode konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Terdapat perbedaan motivasi belajar dan hasil belajar siswa secara simultan antara siswa yang belajar dengan menggunakan model pendekatan SETS dan siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional dengan nilai statistika F = 19,783 (p < 0,05). Terdapat perbedaan motivasi belajar antara siswa yang belajar dengan menggunakan model pendekatan SETS dan siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional yang ditunjukkan dengan nilai statistik F = 19,390 (p < 0,05). Terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa yang belajar dengan menggunakan model pendekatan SETS dan siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional yang ditunjukkan dengan nilai statistik F = 19,570 (p < 0,05). Berdasarkan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa pendekatan SETS efektif untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPA.
IMPLEMENTASI MODEL KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK BEHAVIORAL CONTRACT DALAM MEREDUKSI PRILAKU AGRESIVITAS VERBAL UNTUK MENINGKATKAN KEDISIPLINAN SISWA SMP Murzani; I.W. Lasmawan; I.G. Marganuyasa
PENDASI Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Vol 9 No 1 (2025): Pebruari, PENDASI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnal_pendas.v9i1.5192

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pengaruh model konseling kelompok dengan teknik Behavioral Contract dalam mereduksi agresivitas verbal dan meningkatkan kedisiplinan siswa SMP. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen dengan pendekatan kuantitatif yang melibatkan siswa Kelas VIII sebagai subjek. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah angket (kuesioner), wawancara, dokumentasi dan instrumen penelitian. Teknik analisis data yang diterapkan meliputi uji Paired Sample t-Test untuk mengukur perubahan dalam agresivitas verbal dan kedisiplinan siswa sebelum dan setelah penerapan teknik, serta uji Independent Sample t-Test untuk membandingkan efektivitas teknik Behavioral Contract dengan teknik konvensional dalam dua aspek tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknik Behavioral Contract secara signifikan mengurangi agresivitas verbal dan meningkatkan kedisiplinan siswa. Analisis menggunakan uji Paired Sample t-Test menunjukkan bahwa rata-rata penurunan agresivitas verbal adalah sebesar -23,125 dengan nilai signifikansi (2- tailed) 0,000, yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara skor pretest dan posttest. Demikian pula, rata-rata peningkatan kedisiplinan siswa adalah -18,422 dengan nilai signifikansi (2-tailed) 0,000, mengindikasikan bahwa teknik Behavioral Contract efektif dalam meningkatkan kedisiplinan. Selain itu, uji Independent Sample t-Test menunjukkan bahwa teknik Behavioral Contract lebih efektif dibandingkan dengan teknik konvensional. Dalam mereduksi agresivitas verbal, uji menunjukkan nilai t sebesar 16,972 dengan nilai signifikansi (2-tailed) 0,000, serta perbedaan rata-rata sebesar 59,04924. Dalam meningkatkan kedisiplinan siswa, nilai t adalah 10,582 dengan nilai signifikansi (2-tailed) 0,000 dan perbedaan rata-rata sebesar 55,23424. Hasil ini menunjukkan bahwa teknik Behavioral Contract memberikan dampak yang lebih besar dibandingkan teknik konvensional. Temuan ini mengkonfirmasi bahwa teknik Behavioral Contract adalah metode yang lebih efektif dalam mengelola perilaku agresif dan meningkatkan kedisiplinan siswa dibandingkan dengan metode konvensional. Penelitian ini menyarankan agar teknik Behavioral Contract diterapkan secara lebih luas di berbagai sekolah serta diintegrasikan dalam pelatihan bagi konselor dan pendidik. Evaluasi berkelanjutan terhadap efektivitas teknik ini juga disarankan untuk memastikan dampak jangka panjang serta penyesuaian yang mungkin diperlukan untuk konteks lokal.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERORIENTASI BUDAYA LOKAL SASAK ”BANJAR” TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BElAJAR IPAS SISWA SEKOLAH DASAR Z. Aen; I.B.P. Arnyana; K. Suma
PENDASI Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Vol 9 No 1 (2025): Pebruari, PENDASI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnal_pendas.v9i1.5195

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berorientasi budaya lokal Sasak “Banjar” terhadap motivasi dan hasil belajar IPAS siswa kelas IV SD. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasy experiment (eksperimen semu) dengan rancangan penelitian menggunakan randomized non equivalent pre-test post-test control group design. Populasi penelitian adalah semua siswa SD kelas IV di Gugus Mamben Daya Kecamatan Wanasaba dengan jumlah 120 orang. Sejumlah 44 siswa dijadikan sampel yang ditentukan dengan tekhnik random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan metode pengisian angket dan pilihan ganda jawaban soal untuk mengukur tingkat motivasi dan hasil belajar IPAS siswa dengan metode pretest – posttest. Analisis data dilakukan dengan Multivariate Analysis of Variance (MANOVA) dengan bantuan program SPSS 26.0 for Windows. Hasil penelitian diperoleh: Pertama, terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran PBL yang berorientasi budaya lokal Sasak “Banjar” terhadap motivasi belajar IPAS pada siswa kelas IV SD di Gugus Mamben Daya Kecamatan Wanasaba dengan nilai F = 184,171, sig = 0,00 < 0,05. Kedua, terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran PBL yang berorientasi budaya lokal Sasak “Banjar” terhadap hasil belajar IPAS pada siswa kelas IV SD di Gugus Mamben Daya Kecamatan Wanasaba dengan nilai F = 24,936, sig = 0,00 < 0,05. Ketiga, terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran PBL yang berorientasi budaya lokal Sasak “Banjar” secara simultan terhadap motivasi dan hasil belajar IPAS pada siswa kelas IV SD di Gugus Mamben Daya Kecamatan Wanasaba dengan nilai F = 93,070, sig = 0,00 < 0,05.
PENGEMBANGAN MODEL PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI FULLDAY SCHOOL KHAS LOMBOK BARAT PADA SISWA SEKOLAH DASAR Zubaidi; I.B.P. Arnyana; I.K. Suma
PENDASI Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Vol 9 No 1 (2025): Pebruari, PENDASI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnal_pendas.v9i1.5201

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pendidikan karakter yang terintegrasi dalam sistem Full Day School dengan mengangkat kearifan lokal Lombok Barat guna membentuk karakter siswa secara lebih efektif. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan pendekatan model ADDIE, yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDIT Insan Mulia Kediri, Lombok Barat, yang menerapkan sistem Full Day School. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru dan kepala sekolah, angket kepada siswa, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pendidikan karakter berbasis Full Day School khas Lombok Barat berhasil mengintegrasikan nilai-nilai lokal seperti religiusitas, gotong royong, nasionalisme, integritas, dan kemandirian dalam kegiatan sehari-hari di sekolah. Model ini dinyatakan valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam pendidikan formal. Berdasarkan uji coba dan evaluasi, model ini terbukti efektif dalam meningkatkan nilai-nilai karakter siswa. Perubahan positif terlihat pada aspek religiusitas, gotong royong, nasionalisme, integritas, dan kemandirian. Model ini mendapat respon positif dari guru dan orang tua karena menekankan pengembangan karakter selain pencapaian akademik, yang sesuai dengan budaya masyarakat Lombok Barat. Model ini diharapkan dapat diterapkan lebih luas untuk meningkatkan kualitas pendidikan karakter di Indonesia.
PENGARUH PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA) SISWA SEKOLAH DASAR Abdurrahim; K. Suma; I.B.P. Arnyana
PENDASI Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Vol 9 No 1 (2025): Pebruari, PENDASI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnal_pendas.v9i1.5210

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw terhadap motivasi dan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah di Gugus KKM XII Suela-Sembalun. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan rancangan Pretest-Posttest Nonequivalent Control Group Design dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang menggunakan pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dan kelompok kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas V MI Gugus KKm XII Suela-Sembalun yang berjumlah 217 orang siswa. Sebanyak 43 siswa terpilih menjadi sampel penelitian. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuisioner, tes dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis MANOVA berbantuan IBM SPSS Statistic 26.00 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama terdapat perbedaan motivasi belajar antara siswa yang mengikuti pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional di Madrasah KKM XII Suela-Sembalun. Kedua, terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional di Madrasah KKM XII Suela-Sembalun. Ketiga, terdapat perbedaan motivasi belajar dan hasil belajar IPA secara simultan antara siswa yang mengikuti pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional di Madrasah KKM XII Suela-Sembalun. Kesimpulannya, pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw efektif dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPA siswa Madrasah Ibtidaiyah.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KEPEKAAN SOSIAL PADA PELAJARAN IPS SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Rasihun; K. Suma; I.M. Ardana
PENDASI Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Vol 9 No 1 (2025): Pebruari, PENDASI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnal_pendas.v9i1.5211

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning atau PBL) terhadap kemampuan berpikir kritis dan kepekaan sosial siswa pada mata pelajaran IPS kelas V SD di Gugus Mamben Daya, Kecamatan Wanasaba, Lombok Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi-eksperimen dengan desain "pretest-posttest nonequivalent control group." Pengumpulan data dilakukan melalui pretest dan posttest pada kelompok eksperimen yang menggunakan model PBL dan kelompok kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Data dianalisis menggunakan teknik statistik MANOVA dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis dan kepekaan sosial siswa anatra yang dibelajarkan dengan PBL dan yang diajarkan dengan konvensional. (2) Terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa anatra yang dibelajarkan dengan PBL dan yang diajarkan dengan konvensional. (3) terdapat perbedaan kepekaan sosial siswa anatra yang dibelajarkan dengan PBL dan yang diajarkan dengan konvensional. Pada variabel kemampuan berpikir kritis, rata-rata N-Gain kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol, dengan hasil uji ANOVA menunjukkan nilai F sebesar 403,321 dan tingkat signifikansi 0,000. Sementara itu, pada variabel kepekaan sosial, kelompok eksperimen juga menunjukkan rata-rata N-Gain lebih tinggi, dengan nilai F sebesar 89,557 dan tingkat signifikansi 0,000. Hasil ini mengindikasikan bahwa model PBL secara signifikan lebih efektif dibandingkan model pembelajaran konvensional dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kepekaan sosial siswa. Model PBL mendorong siswa untuk terlibat aktif dalam proses pembelajaran melalui pemecahan masalah, diskusi kelompok, dan eksplorasi yang relevan. Hal ini tidak hanya meningkatkan keterampilan berpikir kritis tetapi juga keterampilan sosial seperti empati, kerjasama, dan kemampuan berkomunikasi. Berdasarkan temuan ini, penelitian merekomendasikan penerapan model PBL sebagai pendekatan strategis dalam pembelajaran untuk mengembangkan keterampilan kognitif dan sosial siswa, khususnya di tingkat sekolah dasar.
PENGARUH LINGKUNGAN MADRASAH DAN KEDISIPLINAN TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA Rusdianto; I.W. Lasmawan; I.G. Margunayasa
PENDASI Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Vol 9 No 1 (2025): Pebruari, PENDASI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnal_pendas.v9i1.5215

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan madrasah dan kedisiplinan siswa terhadap motivasi belajar siswa di KKM XV Kecamatan Wanasaba. Motivasi belajar merupakan faktor kunci dalam pencapaian hasil belajar yang optimal, sedangkan lingkungan madrasah dan kedisiplinan siswa dianggap sebagai dua faktor utama yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Responden terdiri dari 96 siswa yang dipilih secara acak dari berbagai madrasah ibtidaiyah di KKM XV Kecamatan Wanasaba. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang dirancang untuk mengukur variabel lingkungan madrasah, kedisiplinan siswa, dan motivasi belajar. Analisis data dilakukan dengan teknik statistik deskriptif dan inferensial untuk mengidentifikasi hubungan dan pengaruh antarvariabel. Hasil analisis menunjukkan bahwa lingkungan madrasah memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap motivasi belajar siswa. Lingkungan madrasah yang kondusif, termasuk fasilitas yang memadai dan suasana belajar yang mendukung, berkontribusi secara nyata dalam meningkatkan motivasi belajar. Selain itu, kedisiplinan siswa juga terbukti memberikan pengaruh positif yang signifikan terhadap motivasi belajar, dimana siswa yang lebih disiplin cenderung memiliki tingkat motivasi belajar yang lebih tinggi.Temuan ini menegaskan pentingnya menciptakan lingkungan madrasah yang mendukung serta penerapan kebijakan kedisiplinan yang efektif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pendidik, pengelola madrasah, dan pembuat kebijakan dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan.
KONTRIBUSI PERHATIAN ORANG TUA, MINAT BELAJAR DAN DISIPLIN BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK KELAS IV SD Sulhan; I.M. Ardana; I.G. Margunayasa
PENDASI Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Vol 9 No 1 (2025): Pebruari, PENDASI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnal_pendas.v9i1.5220

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kontribusi perhatian orang tua (X1), minat belajar (X2), dan disiplin belajar (X3) terhadap prestasi belajar Matematika (Y) pada siswa kelas IV SD di Gugus Tembeng Putik Bandok, Lombok Timur. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas IV SD di gugus Tembeng Putik Bandok Lombok Timur Tahun Pelajaran 2023/2024 yang berjumlah 150 orang. Penentuan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik probability sampling, yang mengambil sampel peserta didik kelas IV SD di Gugus Tembeng Putik Bandok Lombok Timur. Penelitian ini dirancang dalam bentuk penelitian expost facto dengan pendekatan analisis jalur (path analysis) untuk mengevaluasi pengaruh langsung dan tidak langsung variabel-variabel tersebut terhadap prestasi belajar Matematika. Data dikumpulkan dari 109 siswa menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan perangkat lunak SPSS versi 26. Hasil analisis menunjukkan bahwa perhatian orang tua (X1) dan minat belajar (X2) berkontribusi secara signifikan terhadap disiplin belajar (X3) dengan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,318. Uji t menunjukkan bahwa perhatian orang tua (X1) dan minat belajar (X2) memiliki pengaruh signifikan terhadap disiplin belajar dengan nilai signifikansi masing-masing 0,000. Selain itu, kontribusi perhatian orang tua (X1), minat belajar (X2), dan disiplin belajar (X3) terhadap prestasi belajar Matematika (Y) juga signifikan dengan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,530. Uji t untuk variabel-variabel ini menunjukkan pengaruh signifikan terhadap prestasi belajar Matematika dengan nilai signifikansi 0,005 dan 0,000. Uji Sobel mengungkapkan bahwa pengaruh tidak langsung dari perhatian orang tua (X1) dan minat belajar (X2) melalui disiplin belajar (X3) terhadap prestasi belajar Matematika (Y) juga signifikan, dengan pengaruh total X1 sebesar 0,320 dan X2 sebesar 0,539. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perhatian orang tua dan minat belajar secara langsung dan tidak langsung mempengaruhi prestasi belajar Matematika melalui disiplin belajar. Temuan ini memberikan wawasan berharga bagi pengembangan strategi pendidikan yang melibatkan peran orang tua dan stimulasi minat belajar untuk meningkatkan prestasi belajar siswa.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS V SD E. Susanto; I.M. Ardana; I.W. Lasmawan
PENDASI Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Vol 9 No 1 (2025): Pebruari, PENDASI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnal_pendas.v9i1.5303

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi: Pengaruh penggunaan media audio visual terhadap motivasi siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di kelas V Sekolah Dasar (SD) Gugus Suntalngu Kec.Suela Kabupaten Lombok Timur . Terdapat pengaruh penggunaan media audio Visual terhadap prestasi belajar Siswa Kelas V SD Gugus Suntalangu Kecamatan Suela Kabupaten Lombok Timur, dan ada perbedaan pengaruh penggunaan Media Audio Visual di bandingkan dengan konvensional terhadap motivasi dan prestasi belajar Sisswa Kelas V SD Gugus Suntalangu Kecamatan Suela Kabupaten Lombk Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain Nonequivalent Comprasion Grup Design pretest-posttest control group. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan beberapa teknik dalam mengumpulkan data, yaitu: Observasi, Tes, Angket, dan Dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis statistik deskriptif dan inferensial. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang menggunakan media audio visual dan kelompok kontrol yang menggunakan metode pembelajaran konvensional.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media audio visual secara signifikan meningkatkan motivasi belajar siswa dibandingkan dengan metode konvensional. Peningkatan motivasi ini diindikasikan oleh minat yang lebih besar terhadap materi yang diajarkan, peningkatan partisipasi dalam kegiatan kelas, dan sikap positif terhadap pembelajaran IPA. Selain itu, hasil posttest menunjukkan bahwa prestasi belajar siswa dalam kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol, yang mengindikasikan bahwa media audio visual efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep dan pencapaian akademik siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan media audio visual memiliki dampak positif yang signifikan terhadap motivasi dan prestasi belajar siswa dalam mata pelajaran IPA. Oleh karena itu, disarankan agar guru mempertimbangkan penggunaan media ini sebagai alat bantu pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pendidikan, terutama dalam mata pelajaran yang memerlukan visualisasi konsep yang kompleks seperti IPA.