cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi@ilmudata.co.id.
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
ijmst@ilmudata.co.id
Editorial Address
Jln HR Soebrantas KM 16.5, Rimba Panjang, Kec. Tambang, Kabupaten Kampar, Riau 28293
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology
Published by PT Ilmu Data Indonesia
ISSN : 29866790     EISSN : 29866782     DOI : https://doi.org/10.69693/ijmst
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology dimaksudkan sebagai media kajian ilmiah hasil penelitian, pemikiran, dan kajian kritis-analitik mengenai penelitian di bidang Multidisiplin Sosial dan Teknologi. Hal ini merupakan bagian dari semangat menyebarluaskan ilmu yang dihasilkan dari penelitian dan pemikiran untuk pengabdian kepada masyarakat luas. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology menerbitkan makalah secara berkala tiga kali setahun, pada bulan Februari, Juni, dan Oktober. Semua publikasi di jurnal IJMST bersifat terbuka, memungkinkan artikel tersedia online secara gratis tanpa berlangganan. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology menerima artikel ilmiah dengan ruang lingkup penelitian pada: Ekonomi Akutansi Manajemen Ekonomi Islam Perbankan Islam Ilmu Komputer Teknik Informatika Sistem Informasi Teknologi Informasi Kewirausahaan Teknik Elektro Teknik Industri Topik kajian lain yang relevan Catatan: Artikel memiliki kutipan utama dan belum pernah dipublikasikan secara online atau cetak sebelumnya.
Articles 527 Documents
Identification and Control of Occupational Hazards in Recycled Paper Production Using the HIRADC Method Dyah Setyo Pertiwi; Trinita Septiani Putri; Khairunnisa Fitri Maryam; Riny Yolandha Parapat
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.10047

Abstract

The recycled paper manufacturing industry involves various production stages that may expose workers to occupational hazards. This study aims to identify potential hazards, assess risk levels, and determine appropriate control measures in the production of recycled paper (Samson kraft) using the Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control (HIRADC) method. Data were collected through direct observation, interviews with production workers and laboratory personnel, and documentation of production activities. Hazard identification was conducted in all production stages, including raw material storage and pressing, hydropulping, stock preparation, paper machine operations (wire part, press part, and dryer part), calendering, pope reel operations, and wastewater treatment. The results identified 24 potential hazards categorized as physical, mechanical, chemical, ergonomic, environmental, electrical, and biological hazards. Risk assessment indicated that Very High risks were concentrated in hydropulping, press part, dryer part, and calendering operations due to rotating machinery entrapment and exposure to high-temperature steam. High risks were associated with slippery floors, noise exposure, chemical handling, and material handling activities, while medium risks were mainly related to ergonomic strain and low-level chemical exposure. Evaluation of existing controls showed that risk mitigation measures were primarily based on administrative controls and personal protective equipment (PPE), whereas engineering controls remained limited in several critical areas. Residual risk assessment demonstrated that risk levels decreased after implementing proposed controls; however, several hazards remained at medium risk levels. Therefore, strengthening engineering controls, safety training, and safety culture is necessary to improve occupational safety performance in recycled paper manufacturing facilities.
Dari Lapangan ke Kartu Angka: Deskriptif Kualitatif Strategi Pembelajaran Kontekstual Guru SD dalam Mengajarkan Konsep Abstrak Bilangan Prima Nadia Fitriani Rambe; Yulia Armaini Siregar; Saiba Oktania; Sandy Despian Permana; Sevvi Khadijah; Elvi Mailani
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.10064

Abstract

Konsep bilangan prima sering dianggap abstrak dan sulit dipahami oleh siswa sekolah dasar akibat pembelajaran yang cenderung prosedural dan mengandalkan hafalan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pembelajaran kontekstual yang diterapkan oleh guru sekolah dasar dalam mengajarkan konsep bilangan prima menggunakan media konkret berupa kartu angka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Subjek penelitian adalah seorang guru kelas di sebuah SD Negeri di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, yang dipilih secara purposive berdasarkan pengalaman dan rekam jejak penggunaan media permainan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi non-partisipan, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, dengan uji keabsahan data melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kartu angka dalam aktivitas kelompok berhasil mengubah konsep abstrak menjadi lebih konkret. Siswa secara aktif menemukan pola bilangan prima (hanya memiliki dua faktor) melalui pengelompokan, yang secara signifikan meningkatkan keterlibatan, antusiasme, dan kolaborasi siswa dibandingkan metode ceramah konvensional. Guru juga menemukan bahwa kesulitan utama siswa terletak pada pemahaman konsep faktor, serta berhasil melibatkan orang tua melalui komunikasi daring untuk dukungan belajar di rumah. Dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran kontekstual berbasis media kartu angka sangat efektif dalam meningkatkan pemahaman konseptual, motivasi, dan partisipasi aktif siswa sekolah dasar, membuktikan bahwa inovasi pembelajaran dapat dicapai melalui kreativitas guru dalam menghubungkan materi dengan pengalaman nyata..
Implementasi Gerakan Literasi Sekolah melalui Buku Cerita Bertema Kearifan Lokal Papua untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Murid Kelas III Sekolah Dasar Ruth Maya Londong Palayu; Wigati Yektiningtyas; Aleda Mawene
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.10100

Abstract

Kemampuan membaca merupakan salah satu kompetensi dasar yang harus dikuasai murid sekolah dasar karena menjadi fondasi dalam memperoleh dan memahami berbagai informasi pada proses pembelajaran. Namun, kemampuan membaca murid tidak hanya dipengaruhi oleh intensitas kegiatan literasi, tetapi juga oleh kesesuaian bahan bacaan dengan karakteristik sosial dan budaya peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) melalui penggunaan buku cerita bertema kearifan lokal Papua serta menganalisis kontribusinya terhadap keterampilan membaca kalimat sederhana murid kelas III SD Inpres Kobakma. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif dan desain studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru kelas III, dan murid kelas III SD Inpres Kobakma. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan GLS dilakukan melalui kegiatan membaca selama 15 menit sebelum pembelajaran, membaca nyaring, membaca bersama, membaca mandiri, dan menceritakan kembali isi bacaan dengan memanfaatkan buku cerita bertema kearifan lokal Papua. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan buku cerita berbasis kearifan lokal Papua mampu meningkatkan keterlibatan murid dalam kegiatan literasi, memudahkan pemahaman isi bacaan, memperkaya kosakata, meningkatkan kelancaran membaca kalimat sederhana, serta membantu murid menceritakan kembali isi bacaan dengan lebih baik. Selain itu, buku cerita tersebut juga berkontribusi dalam penguatan identitas budaya melalui pengenalan nilai-nilai budaya Papua yang terkandung dalam cerita. Dengan demikian, buku cerita bertema kearifan lokal Papua merupakan media literasi yang efektif untuk meningkatkan keterampilan membaca sekaligus mendukung pelestarian budaya lokal pada pendidikan dasar.
Simulfiks Nge- Dalam Bahasa Gaul Pada Media Sosial Tiktok Balqis Nur Asyifa; Aisyah Nur Faiza; Roro Ranum Basmaejiba
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.10103

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk, proses, dan fungsi penggunaan afiksasi ng- dalam bahasa gaul yang berkembang pada media sosial TikTok. Fenomena afiksasi ng- banyak ditemukan dalam komentar, caption, dan konten video TikTok, seperti pada bentuk ngopi, ngampus, ngira, ngekor, ngukur, ngeprint, dan ngekos. Penggunaan bentuk-bentuk tersebut menunjukkan adanya kreativitas linguistik pengguna media sosial dalam menyesuaikan bahasa dengan kebutuhan komunikasi digital yang cepat, santai, dan ekspresif. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan morfologi dan sosiolinguistik. Data diperoleh melalui teknik observasi nonpartisipan, simak, dan catat terhadap komentar pengguna TikTok yang mengandung afiksasi ng-. Data kemudian dianalisis melalui tahap reduksi, klasifikasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa afiksasi ng- merupakan bentuk nonformal dari prefiks meng- yang mengalami pemendekan dengan penghilangan fonem me-. Selain itu, ditemukan alomorf nge- yang digunakan pada kata dasar tertentu, terutama kata serapan bahasa Inggris dan kata bersuku tunggal. Proses afiksasi tersebut menghasilkan perubahan derivasional yang mengubah kelas kata nomina menjadi verba serta mempertahankan makna gramatikal yang menunjukkan tindakan atau aktivitas. Secara sosiolinguistik, penggunaan afiksasi ng- berfungsi sebagai penanda identitas kelompok, kedekatan sosial, dan ekspresi kebahasaan generasi muda. Temuan ini menegaskan bahwa media sosial berperan penting dalam mendorong inovasi morfologis serta perkembangan bahasa Indonesia di era komunikasi digital yang semakin dinamis dan adaptif.
Analisis Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Laboratorium Teknik Kimia Menggunakan Metode HIRADC Salafudin Salafudin; Nayla Ceny Nur Andina; Rindu Alifa Khaila Balqis; Riny Yolandha Parapat
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.10122

Abstract

Laboratorium Teknik Kimia merupakan fasilitas pembelajaran yang memiliki berbagai potensi bahaya akibat penggunaan bahan kimia, peralatan laboratorium, sumber panas, dan aktivitas praktikum yang melibatkan mahasiswa. Potensi bahaya tersebut dapat menimbulkan kecelakaan kerja apabila tidak dikelola melalui sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya, menilai tingkat risiko, dan menentukan langkah pengendalian risiko pada Laboratorium Teknik Kimia menggunakan metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control (HIRADC). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung terhadap aktivitas praktikum, kondisi fasilitas laboratorium, penggunaan alat dan bahan, serta dokumentasi penerapan K3. Hasil identifikasi menunjukkan adanya potensi bahaya yang berasal dari penggunaan alat gelas, proses pemanasan, paparan bahan kimia, penggunaan gas LPG, serta kondisi lingkungan kerja laboratorium. Hasil penilaian risiko menunjukkan bahwa sebagian besar potensi bahaya berada pada kategori risiko rendah hingga sedang, dengan risiko sedang dominan ditemukan pada aktivitas pemanasan, penggunaan burner, dan kondisi lantai yang berpotensi menyebabkan terpeleset. Pengendalian risiko dilakukan melalui penggunaan alat pelindung diri (APD), penerapan standar operasional prosedur (SOP), penyediaan fasilitas keselamatan seperti APAR dan kotak P3K, serta peningkatan kesadaran pengguna laboratorium terhadap budaya keselamatan kerja. Penerapan metode HIRARC terbukti mampu memberikan pendekatan yang sistematis dalam pengelolaan risiko sehingga dapat mendukung peningkatan keselamatan kerja di lingkungan laboratorium pendidikan.
Pengaruh Fomo (Fear of Missing Out) Terhadap Gaya Hidup Konsumtif Mahasiswa dalam Mengikuti Tren Fashion Nur Zahira Meli; Ratih Ikawaty R Hatu; Rauf A Hatu
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.10127

Abstract

Fenomena Fear of Missing Out (FoMO) semakin berkembang di kalangan mahasiswa seiring meningkatnya penggunaan media sosial dan paparan tren fashion digital. Kondisi ini mendorong individu untuk selalu mengikuti informasi, aktivitas, dan tren yang sedang populer sehingga berpotensi memengaruhi perilaku konsumsi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Fear of Missing Out (FoMO) terhadap gaya hidup konsumtif mahasiswa dalam mengikuti tren fashion pada mahasiswa Sosiologi Universitas Negeri Gorontalo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatif. Populasi penelitian berjumlah 184 mahasiswa angkatan 2024 dan 2025, dengan sampel sebanyak 64 responden yang ditentukan menggunakan teknik simple random sampling berdasarkan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terstruktur menggunakan kuesioner berskala Likert dan dokumentasi. Analisis data meliputi uji validitas, reliabilitas, normalitas, regresi linear berganda, koefisien korelasi, koefisien determinasi, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh instrumen penelitian valid dan reliabel dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,920. Uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal dengan nilai signifikansi 0,072. Hasil uji t menunjukkan bahwa keinginan untuk selalu terhubung, pengaruh media sosial, dan konformitas sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,794 menunjukkan bahwa 79,4% variasi gaya hidup konsumtif dapat dijelaskan oleh variabel FoMO, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, FoMO terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap gaya hidup konsumtif mahasiswa dalam mengikuti tren fashion.  
Analisis Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Laboratorium Teknik Kimia Menggunakan Metode HIRARC Salafudin Salafudin; Ngainul khadarahmah; Silfi Ama Della; Riny Yolandha Parapat
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.10132

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Laboratorium Teknik Kimia di salah satu universitas di Bandung menggunakan metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC). Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan dokumentasi terhadap 20 aktivitas/kondisi praktikum yang mencakup penggunaan alat, proses pemanasan, penanganan bahan kimia, perilaku praktikan, dan kondisi fasilitas laboratorium. Hasil penilaian risiko menunjukkan bahwa 13 aktivitas berada pada kategori low risk (nilai 1–4) dan 7 aktivitas berada pada kategori medium risk (nilai 5–9), dengan nilai risiko tertinggi pada pemanasan cawan porselen (L=3, S=3, Risk=M) dan pecahnya alat gelas (L=3, S=2, Risk=M). Tidak ditemukan risiko high risk maupun extreme risk. Sebagai kebaruan, penelitian ini secara khusus mengidentifikasi potensi bahaya minor yang sering diabaikan, seperti kondisi sudut meja rusak, area wastafel lembap, dan stop kontak dekat area cairan. Pengendalian risiko mencakup penggunaan APD, penerapan SOP, penyediaan fasilitas tanggap darurat, serta perbaikan fasilitas laboratorium. Metode HIRARC terbukti efektif sebagai alat sistematis untuk identifikasi bahaya dan penentuan prioritas pengendalian risiko di laboratorium pendidikan.
Rancang Bangun Smart Library Navigator Berbasis Laravel dan IoT Rajin Nahampun; Fitus Yayan Ofonaio Zebua; Nadya Azzahra; Sebastian Fhazri Wasono
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.10138

Abstract

Perpustakaan SMA Hang Tuah 1 Jakarta telah menggunakan SLiMS dalam pengelolaan data koleksi, namun proses pencarian lokasi fisik buku masih belum didukung panduan visual yang jelas. Kondisi tersebut menyebabkan siswa harus menerjemahkan informasi katalog atau kode klasifikasi menjadi lokasi rak secara manual, sehingga waktu pencarian menjadi lebih lama, ketergantungan terhadap pustakawan meningkat, dan pengalaman layanan perpustakaan kurang optimal. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun Sistem Smart Library Navigator berbasis Laravel dan Internet of Things untuk membantu pengguna menemukan lokasi buku melalui pencarian digital, peta lokasi rak, dan indikator LED berbasis ESP32. Metode pengembangan yang digunakan adalah prototype dengan tahapan pengumpulan kebutuhan, perancangan model awal, evaluasi pengguna, penyempurnaan, dan rencana implementasi akhir. Data kebutuhan diperoleh melalui observasi, wawancara dengan pihak perpustakaan, dan studi pustaka. Hasil rancangan menunjukkan bahwa sistem yang diusulkan mampu mengintegrasikan data buku, data rak, navigasi visual, manajemen perangkat, dan komunikasi IoT dalam satu alur layanan. Sistem ini juga mendukung akses melalui komputer atau smartphone sesuai kebutuhan pengguna. Dengan adanya visualisasi peta dan penanda LED, pengguna dapat memperoleh arahan lokasi secara lebih mudah, cepat, dan mandiri. Sistem ini diharapkan dapat mempercepat proses pencarian buku, memperjelas lokasi rak, mengurangi bantuan manual dari pustakawan, meningkatkan kenyamanan siswa, serta mendukung transformasi layanan perpustakaan sekolah menjadi lebih modern, interaktif, inklusif, efisien, dan relevan dengan kebutuhan literasi digital di lingkungan pendidikan sekolah saat ini.  
Analisis Peran Pegawai dalam Meningkatkan Pelayanan Masyarakat di Kantor Kecamatan Waru Sidoarjo Maria Natalia Soi; Angelina Tabosi; Menur Kusumaningtyas
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.10146

Abstract

Pelayanan publik yang berkualitas merupakan salah satu tolok ukur keberhasilan pemerintah dalam menjalankan fungsinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pegawai dalam meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat di Kantor Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pegawai Kecamatan Waru dan masyarakat pengguna layanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran pegawai sangat menentukan kualitas layanan yang diterima masyarakat, baik dari sisi kompetensi, sikap melayani, maupun responsivitas terhadap kebutuhan warga. Terdapat beberapa faktor pendukung seperti pemanfaatan teknologi informasi dan pelatihan rutin pegawai, namun juga ditemukan kendala berupa kurangnya jumlah SDM di beberapa bidang pelayanan. Kesimpulan penelitian ini adalah peran pegawai yang optimal, didukung oleh manajemen yang baik dan infrastruktur memadai, mampu meningkatkan kepuasan masyarakat secara signifikan. Diperlukan upaya berkelanjutan dalam pengembangan kapasitas pegawai agar pelayanan publik di Kecamatan Waru terus mengalami peningkatan yang nyata.
Pengaruh Lingkungan Sosial terhadap Keputusan Ibu-Ibu dalam Mengambil Pinjaman di Koperasi Desa Hutadaa Kecamatan Telaga Jaya Kabupaten Gorontalo Natasya Nento; Ratih Ikawaty R Hatu; Rauf A Hatu
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.10150

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan sosial terhadap keputusan ibu-ibu dalam mengambil pinjaman di koperasi Desa Hutadaa, Kecamatan Telaga Jaya, Kabupaten Gorontalo. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada tingginya pemanfaatan pinjaman koperasi oleh ibu rumah tangga untuk memenuhi berbagai kebutuhan ekonomi keluarga. Lingkungan sosial yang meliputi pengaruh keluarga, dukungan teman sebaya atau tetangga, serta norma dan nilai masyarakat diduga turut memengaruhi keputusan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 178 ibu rumah tangga di Dusun V Desa Hutadaa, dengan sampel sebanyak 64 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert yang disebarkan menggunakan Google Form dan dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, normalitas, regresi linier berganda, koefisien determinasi, serta uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial hanya variabel pengaruh keluarga yang berpengaruh signifikan terhadap keputusan ibu-ibu dalam mengambil pinjaman di koperasi (Sig. = 0,004), sedangkan dukungan teman sebaya atau tetangga (Sig. = 0,398) serta norma dan nilai masyarakat (Sig. = 0,747) tidak berpengaruh signifikan. Namun, secara simultan ketiga variabel lingkungan sosial berpengaruh signifikan terhadap keputusan ibu-ibu dalam mengambil pinjaman di koperasi (Sig. = 0,034). Nilai koefisien determinasi sebesar 13,4% menunjukkan bahwa keputusan pinjaman lebih banyak dipengaruhi oleh faktor lain, terutama kondisi ekonomi rumah tangga dan kebutuhan hidup yang mendesak. Temuan ini menunjukkan bahwa keputusan ibu-ibu dalam mengambil pinjaman cenderung didasarkan pada pertimbangan rasional dan kebutuhan ekonomi keluarga dibandingkan pengaruh lingkungan sosial.