cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi@ilmudata.co.id.
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
ijmst@ilmudata.co.id
Editorial Address
Jln HR Soebrantas KM 16.5, Rimba Panjang, Kec. Tambang, Kabupaten Kampar, Riau 28293
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology
Published by PT Ilmu Data Indonesia
ISSN : 29866790     EISSN : 29866782     DOI : https://doi.org/10.69693/ijmst
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology dimaksudkan sebagai media kajian ilmiah hasil penelitian, pemikiran, dan kajian kritis-analitik mengenai penelitian di bidang Multidisiplin Sosial dan Teknologi. Hal ini merupakan bagian dari semangat menyebarluaskan ilmu yang dihasilkan dari penelitian dan pemikiran untuk pengabdian kepada masyarakat luas. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology menerbitkan makalah secara berkala tiga kali setahun, pada bulan Februari, Juni, dan Oktober. Semua publikasi di jurnal IJMST bersifat terbuka, memungkinkan artikel tersedia online secara gratis tanpa berlangganan. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology menerima artikel ilmiah dengan ruang lingkup penelitian pada: Ekonomi Akutansi Manajemen Ekonomi Islam Perbankan Islam Ilmu Komputer Teknik Informatika Sistem Informasi Teknologi Informasi Kewirausahaan Teknik Elektro Teknik Industri Topik kajian lain yang relevan Catatan: Artikel memiliki kutipan utama dan belum pernah dipublikasikan secara online atau cetak sebelumnya.
Articles 527 Documents
Analisis Perbandingan Performa Klasifikasi KNN dan SVM pada Dataset Sign Language MNIST: Citra Grayscale vs Binarized (Otsu Thresholding) Adi Pratama Putra; Annisa Nur Aulia Nadiva; Dunik Andriyani; Sulthan Fauzan Fackhri
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.9933

Abstract

Pengenalan bahasa isyarat merupakan bidang penelitian penting untuk mendukung aksesibilitas komunikasi bagi individu penyandang gangguan pendengaran dan wicara. Penelitian ini menyajikan analisis perbandingan performa klasifikasi K-Nearest Neighbors (KNN) dan Support Vector Machine (SVM) pada dataset Sign Language MNIST dengan dua skema representasi citra: Grayscale asli dan citra Biner hasil Otsu Thresholding. Dataset terdiri dari 27.455 data latih dan 7.172 data uji, berupa citra gestur tangan American Sign Language (ASL) berukuran 28x28 piksel untuk 24 kelas huruf. Otsu Thresholding diterapkan menggunakan fungsi cv2.threshold() dengan flag THRESH_BINARY + THRESH_OTSU pada setiap citra secara individual. Normalisasi dilakukan dengan membagi nilai piksel dengan 255,0 sehingga berada dalam rentang [0,1]. Hasil eksperimen menunjukkan: KNN mencapai akurasi 80,59% pada Grayscale dan 79,87% pada Otsu dengan waktu 13,50 detik dan 13,02 detik; SVM mencapai akurasi 84,19% pada Grayscale dan 82,91% pada Otsu dengan waktu 158,10 detik dan 140,57 detik. Representasi Grayscale secara konsisten menghasilkan akurasi lebih tinggi pada kedua algoritma. SVM Grayscale menjadi konfigurasi terbaik dengan akurasi 84,19%. Classification report SVM Otsu menunjukkan weighted F1-Score 0,83 dengan variasi per kelas yang signifikan: kelas D (F1=1,00) terbaik, kelas R (F1=0,44) terburuk.
Pengaruh Asumsi Dasar dalam Teori Akuntansi terhadap Kualitas Informasi Keuangan Ammi Sri Ganti S; Arianto Arianto; Chairunisyah Chairunisyah; M. Andre Rivaldy Siregar; Roliyes Leonardo Naibaho; Fatwa Risalaty Hasibuan; Shinta Tiara
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.9944

Abstract

Informasi keuangan merupakan salah satu sumber informasi utama yang digunakan oleh berbagai pihak, seperti investor, kreditur, manajemen, dan pemerintah, dalam proses pengambilan keputusan ekonomi. Kualitas informasi keuangan sangat dipengaruhi oleh penerapan konsep dan asumsi dasar yang mendasari praktik akuntansi. Asumsi dasar dalam teori akuntansi berfungsi sebagai landasan konseptual dalam proses pencatatan, pengukuran, pengakuan, dan pelaporan transaksi keuangan sehingga informasi yang dihasilkan mampu mencerminkan kondisi ekonomi perusahaan secara lebih akurat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh asumsi dasar dalam teori akuntansi terhadap kualitas informasi keuangan yang dihasilkan perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi literatur (library research) melalui pengkajian berbagai buku, jurnal ilmiah, standar akuntansi, serta hasil penelitian terdahulu yang relevan. Analisis dilakukan secara deskriptif untuk menjelaskan hubungan antara asumsi dasar akuntansi dengan karakteristik kualitatif informasi keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asumsi entitas ekonomi (economic entity), kelangsungan usaha (going concern), satuan moneter (monetary unit), periode akuntansi (periodicity), dan basis akrual memiliki peran penting dalam menghasilkan laporan keuangan yang relevan, andal, dapat dibandingkan, dapat dipahami, dan tepat waktu. Penerapan asumsi dasar secara konsisten dapat meningkatkan kredibilitas dan integritas laporan keuangan serta membantu pengguna dalam mengambil keputusan ekonomi yang lebih tepat. Sebaliknya, penerapan yang tidak konsisten dapat menimbulkan distorsi informasi, menurunkan kualitas pelaporan keuangan, dan mengurangi tingkat kepercayaan pengguna terhadap laporan keuangan. Oleh karena itu, pemahaman dan penerapan asumsi dasar akuntansi secara tepat menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas informasi keuangan.
Analisis Efektivitas Koperasi Syariah Dalam Membangun Kemandirian Ekonomi Wanita Pada Wilayah Pedesaan Wahyuni Wahyuni; Rasyidah Bulqis; Muhammad Amin
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.9948

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas koperasi syariah sebagai sarana pemberdayaan ekonomi perempuan di daerah pedesaan, khususnya dalam meningkatkan kemandirian ekonomi melalui akses modal, pelatihan, dan penguatan jejaring usaha. Metode penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif agar hasilnya dapat diimplementasikan pada objek penelitian tersebut. Data dikumpulkan melalui wawancara, kuesioner, dan dokumentasi lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koperasi syariah berperan signifikan dalam meningkatkan akses modal usaha kecil, mendorong pelatihan keterampilan, serta memperkuat literasi keuangan dan partisipasi ekonomi perempuan. Beberapa anggota mampu mengembangkan usaha mandiri dan meningkatkan pendapatan keluarga, meskipun skala usaha masih terbatas. Temuan ini mengimplikasikan bahwa koperasi syariah dapat menjadi salah satu model kelembagaan ekonomi berbasis komunitas yang efektif dalam pemberdayaan perempuan di daerah pedesaan dalam kerangka maqāṣid al‑sharī‘ah. Implikasi praktisnya adalah perlunya dukungan kelembagaan, pelatihan berkelanjutan, dan regulasi yang mendukung penguatan koperasi syariah di tingkat desa. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa koperasi syariah terbukti efektif sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi perempuan pedesaan apabila dibangun atas prinsip keadilan, keanggotaan inklusif, dan literasi keuangan syariah yang memadai. Penelitian ini berkontribusi pada literatur pemberdayaan perempuan melalui ekonomi Islam di daerah pedesaan Indonesia serta memberikan dasar praktis bagi pengembangan program koperasi syariah berbasis gender di tingkat desa. Keterbatasan penelitian meliputi ruang lingkup yang hanya mencakup satu koperasi, sehingga generalisasi temuan masih terbatas. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah melakukan studi komparatif multi-lokasi dan pendekatan kuantitatif-kualitatif untuk menilai dampak jangka panjang koperasi syariah terhadap indeks kemandirian ekonomi perempuan.
Peran Falsafah Pendidikan Dalam Membangun Karakter Peserta Didik Di Era Digital Michael Mars Onoma Mendrofa; Flaura Gustina; Salsabila Putri Adrian Siregar; Zulfan Heri; Putra Arima
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.9960

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan yang signifikan dalam dunia pendidikan, baik dalam proses pembelajaran maupun dalam pembentukan karakter peserta didik. Di satu sisi, era digital memberikan kemudahan akses terhadap informasi dan pengetahuan, tetapi di sisi lain juga menghadirkan berbagai tantangan seperti menurunnya etika komunikasi, penyebaran informasi yang tidak valid, perundungan siber, serta berkurangnya interaksi sosial secara langsung. Dalam menghadapi kondisi tersebut, falsafah pendidikan memiliki peran penting sebagai landasan dalam membentuk karakter peserta didik agar mampu memanfaatkan teknologi secara bijaksana dan bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran falsafah pendidikan dalam membangun karakter peserta didik di era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber sekunder berupa buku, jurnal ilmiah, hasil penelitian terdahulu, serta dokumen kebijakan pendidikan yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa falsafah pendidikan berperan sebagai dasar dalam penanaman nilai-nilai karakter seperti religiusitas, integritas, tanggung jawab, kemandirian, disiplin, dan kepedulian sosial. Selain itu, falsafah pendidikan memberikan arah bagi guru dan lembaga pendidikan dalam mengintegrasikan pendidikan karakter ke dalam proses pembelajaran di era digital. Guru memiliki peran strategis dalam mengimplementasikan nilai-nilai filosofis melalui keteladanan, pembiasaan, dan penciptaan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan karakter peserta didik. Dengan demikian, falsafah pendidikan tetap relevan dan menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya cakap secara teknologi, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, beretika, dan bertanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat.
Analisis Bentuk Campur Kode pada Caption Instagram @mahia_weh: Berbantu Mini Corpus Silma Ramdina
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.9963

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk campur kode yang terdapat pada caption akun Instagram @mahia_weh sertamengidentifikasi frekuensi penggunaan kosakata bahasa Sunda denganbantuan mini korpus melalui website Sketch Engine. Penelitiandilatarbelakangi oleh maraknya penggunaan media sosial sebagai ruangkomunikasi virtual yang memunculkan berbagai fenomena kebahasaan, salah satunya campur kode. Akun Instagram @mahia_weh dipilihsebagai objek penelitian karena menggunakan bahasa Sunda sebagaibahasa utama dalam unggahannya, namun masih ditemukan unsur bahasalain yang menyisip dalam caption. Penelitian ini menggunakan metodecampuran (mixed methods) yang menggabungkan pendekatan kualitatifdan kuantitatif. Pendekatan kualitatif digunakan untuk mendeskripsikanbentuk-bentuk campur kode, sedangkan pendekatan kuantitatif digunakanuntuk menghitung frekuensi penggunaan kosakata bahasa Sunda melaluifitur konkordansi pada Sketch Engine. Hasil penelitian menunjukkanadanya dua bentuk campur kode, yaitu campur kode ke dalam (inner code-mixing) dan campur kode ke luar (outer code-mixing). Campurkode ke dalam ditemukan sebanyak delapan data yang berupa penyisipanunsur bahasa Indonesia ke dalam tuturan berbahasa Sunda, sedangkancampur kode ke luar ditemukan sebanyak dua data yang berupapenyisipan unsur bahasa Inggris. Selain itu, analisis frekuensi kosakatabahasa Sunda menunjukkan delapan kosakata yang paling seringdigunakan, yaitu heureuy, #urangsunda, #heureuysunda, teu, loba, kanyeuri, ngacapruk, dan aing. Temuan ini menunjukkan bahwapenggunaan bahasa Sunda pada media sosial masih cukup dominan, meskipun dipengaruhi oleh unsur bahasa Indonesia dan bahasa asingdalam praktik komunikasi digital.
Pengaruh Strategi Promosi, Pemanfaatan Media Sosial dan Testimoni Pelanggan terhadap Minat Beli Produk UMKM di Kota Bengkulu Palendo Ricardo; Arifah Hidayati; Muhammad Noor Armi
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.9967

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh strategi promosi, pemanfaatan media sosial, dan testimoni pelanggan terhadap minat beli produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Bengkulu. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif eksplanatori dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada 120 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Responden merupakan konsumen yang pernah melakukan pembelian atau berinteraksi dengan produk UMKM di Kota Bengkulu. Metode analisis yang digunakan adalah Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli (koefisien jalur = 0,353, T-statistik = 5,113, p = 0,000). Pemanfaatan media sosial tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap minat beli (koefisien jalur = 0,092, T-statistik = 0,434, p = 0,664). Testimoni pelanggan memberikan pengaruh positif dan signifikan terkuat terhadap minat beli (koefisien jalur = 0,386, T-statistik = 5,441, p = 0,000). Secara simultan, ketiga variabel mampu menjelaskan 31,9% variasi minat beli konsumen (R² = 0,319). Temuan ini merekomendasikan para pelaku UMKM di Kota Bengkulu untuk memprioritaskan pengelolaan testimoni pelanggan yang autentik, mengoptimalkan strategi promosi, serta meningkatkan kualitas dan konsistensi pengelolaan konten media sosial guna meningkatkan minat beli konsumen secara berkelanjutan.
Tingkat Keberhasilan Inseminasi Buatan Pada Sapi Simmental Di Kecamatan Mootilango Kabupaten Gorontalo Yanto Yanto; Ramlan Pomolango; Mohammad Ervandi; Wahyu Sulistyo; Dewa Oka Suparwata
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.9971

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keberhasilan inseminasi buatan (IB) serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi status kebuntingan pada sapi Simental induk di Kecamatan Mootilango Kabupaten Gorontalo. Penelitian dilaksanakan menggunakan metode survei dengan pengambilan sampel secara purposive sampling terhadap 27 ekor sapi Simental induk yang memenuhi kriteria sebagai akseptor IB. Variabel bebas yang diamati meliputi umur, paritas, Body Condition Score (BCS), kualitas pakan, dan kemampuan deteksi birahi, sedangkan variabel terikat adalah status kebuntingan. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan regresi logistik dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keberhasilan IB masih tergolong rendah, dengan nilai Service per Conception (S/C) sebesar 3,44, Conception Rate (CR) sebesar 16,36%, dan Non Return Rate (NRR) sebesar 59,26%. Hasil analisis regresi logistik menunjukkan bahwa kualitas pakan berpengaruh nyata terhadap status kebuntingan dengan nilai signifikansi 0,036 (P<0,05) dan nilai odds ratio sebesar 6,806. Hal ini menunjukkan bahwa sapi induk yang memperoleh kualitas pakan lebih baik memiliki peluang bunting 6,806 kali lebih tinggi dibandingkan ternak dengan kualitas pakan yang kurang baik. Sementara itu, variabel umur, paritas, BCS dan kemampuan deteksi birahi tidak menunjukkan pengaruh nyata secara statistik terhadap status kebuntingan (P>0,05). Nilai Nagelkerke R Square sebesar 0,467 menunjukkan bahwa variabel penelitian mampu menjelaskan variasi status kebuntingan sebesar 46,7%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat keberhasilan inseminasi buatan pada sapi Simental induk di Kecamatan Mootilango masih belum optimal dan kualitas pakan merupakan faktor yang paling dominan mempengaruhi keberhasilan kebuntingan.
Kekuatan Pembuktian atau Fiksi Hukum? Rekonseptualisasi Kehadiran dalam Cyber Notary Maftuha Kiswah; Nuzulia Kumalasari; Moch. Ali
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.9972

Abstract

Notaris berwenang membuat akta otentik berdasarkan tiga syarat kumulatif Pasal 1868 KUH Perdata, termasuk kehadiran fisik para pihak di hadapan notaris. Konsep cyber notary telah diakui dalam penjelasan Pasal 15 ayat (3) Undang-Undang Jabatan Notaris (UUJN) sejak 2014, namun peraturan pelaksanaannya belum pernah diterbitkan. Urgensi penelitian ini bertumpu pada ancaman empiris yang nyata: Tempo.co melaporkan kebocoran 337 juta data kependudukan pada Juli 2023, data yang menjadi basis verifikasi identitas penghadap oleh notaris, disusul serangan ransomware yang melumpuhkan Pusat Data Nasional pada Juni 2024, yang membuktikan bahwa infrastruktur digital penunjang kenotariatan sudah berada dalam risiko serius. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual, berlandaskan teori budaya hukum Lawrence M. Friedman serta teori hukum progresif Satjipto Rahardjo. Temuan menunjukkan bahwa regulasi yang berlaku menciptakan jebakan normatif: UUJN mendorong kewenangan notaris dalam transaksi elektronik, tetapi Pasal 5 ayat (4) huruf b UU ITE mengecualikan akta notaris dari pengakuan sebagai dokumen elektronik. Pergeseran ke kehadiran virtual merupakan pergeseran epistemik yang berpotensi mereduksi akta otentik menjadi fiksi hukum. Notaris pun menanggung beban baru sebagai pengendali data pribadi berdasarkan UU PDP. Artikel ini menyimpulkan bahwa harmonisasi UUJN, UU ITE, dan UU PDP merupakan prioritas mendesak, dan mengusulkan model rekonseptualisasi hybrid berbasis risiko: akta risiko tinggi wajib menggunakan kehadiran fisik, akta risiko sedang dapat dilakukan secara hybrid dengan syarat biometrik ketat, serta akta risiko rendah dapat sepenuhnya dilaksanakan secara virtual.
Analisis Tingkat Keberhasilan Inseminasi Buatan Pada Sapi Potong Di Kecamatan Limboto Barat Kabupaten Gorontalo Supriyanto Bahuwa; Wahyu Sulistyo; Ishak Korompot; Susan Mokoolang; Dewa Oka Suparwata
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.9973

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keberhasilan inseminasi buatan (IB) pada sapi potong di Kecamatan Limboto Barat Kabupaten Gorontalo serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan tersebut. Penelitian dilaksanakan menggunakan metode survei dengan pengambilan data primer melalui observasi dan wawancara terhadap peternak. Variabel yang diamati meliputi umur induk, paritas, Body Condition Score (BCS) dan waktu inseminasi buatan sebagai variabel bebas, serta status kebuntingan sebagai variabel terikat. Tingkat keberhasilan IB dianalisis menggunakan indikator Service per Conception (S/C), Conception Rate (CR) dan Non Return Rate (NRR), sedangkan analisis faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan IB dilakukan menggunakan regresi logistik biner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai S/C sebesar 2,77, CR sebesar 37,04% dan NRR sebesar 40,12%, yang secara keseluruhan menunjukkan bahwa tingkat keberhasilan inseminasi buatan di lokasi penelitian berada pada kategori kurang baik. Hasil analisis regresi logistik menunjukkan bahwa secara simultan variabel umur induk, paritas, BCS dan waktu inseminasi buatan berpengaruh signifikan terhadap keberhasilan kebuntingan. Secara parsial, variabel BCS dan waktu inseminasi berpengaruh signifikan terhadap keberhasilan IB dengan nilai signifikansi < 0,05, sedangkan variabel lainnya tidak berpengaruh signifikan. Variabel yang paling dominan memengaruhi keberhasilan IB adalah variabel BCS. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa keberhasilan inseminasi buatan pada sapi potong dipengaruhi oleh kombinasi faktor biologis dan manajemen reproduksi, sehingga diperlukan upaya peningkatan melalui perbaikan kondisi ternak dan optimalisasi pelaksanaan inseminasi buatan.
Hubungan Disiplin Kerja dengan Kualitas Pelayanan PT. JNE Kota Subulussalam Halimatussakdiyah Halimatussakdiyah; Anna Wati Dewi Purba
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.9975

Abstract

Kualitas pelayanan merupakan salah satu faktor penting yang menentukan keberhasilan perusahaan jasa dalam memenuhi kebutuhan dan harapan pelanggan. Dalam industri jasa pengiriman, kualitas pelayanan sangat dipengaruhi oleh perilaku dan kinerja karyawan, salah satunya melalui penerapan disiplin kerja. Karyawan yang memiliki disiplin kerja tinggi cenderung mampu melaksanakan tugas secara tepat waktu, mematuhi peraturan perusahaan, serta memberikan pelayanan yang lebih efektif dan profesional kepada pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara disiplin kerja dan kualitas pelayanan pada karyawan PT. JNE Kota Subulussalam. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian terdiri atas seluruh karyawan PT. JNE Kota Subulussalam yang berjumlah 39 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sehingga seluruh populasi dijadikan responden penelitian. Data dikumpulkan menggunakan skala disiplin kerja dan skala kualitas pelayanan yang disusun berdasarkan indikator masing-masing variabel. Uji validitas dilakukan menggunakan korelasi Product Moment Pearson, sedangkan reliabilitas instrumen dianalisis menggunakan koefisien Alpha Cronbach. Analisis data dilakukan menggunakan korelasi Product Moment Pearson dengan bantuan program SPSS versi 21.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara disiplin kerja dan kualitas pelayanan dengan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,773 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05). Selain itu, nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,597 menunjukkan bahwa disiplin kerja memberikan kontribusi sebesar 59,7% terhadap kualitas pelayanan. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan disiplin kerja dapat mendorong peningkatan kualitas pelayanan yang diberikan kepada pelanggan pada PT. JNE Kota Subulussalam.