cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi@ilmudata.co.id.
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
ijmst@ilmudata.co.id
Editorial Address
Jln HR Soebrantas KM 16.5, Rimba Panjang, Kec. Tambang, Kabupaten Kampar, Riau 28293
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology
Published by PT Ilmu Data Indonesia
ISSN : 29866790     EISSN : 29866782     DOI : https://doi.org/10.69693/ijmst
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology dimaksudkan sebagai media kajian ilmiah hasil penelitian, pemikiran, dan kajian kritis-analitik mengenai penelitian di bidang Multidisiplin Sosial dan Teknologi. Hal ini merupakan bagian dari semangat menyebarluaskan ilmu yang dihasilkan dari penelitian dan pemikiran untuk pengabdian kepada masyarakat luas. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology menerbitkan makalah secara berkala tiga kali setahun, pada bulan Februari, Juni, dan Oktober. Semua publikasi di jurnal IJMST bersifat terbuka, memungkinkan artikel tersedia online secara gratis tanpa berlangganan. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology menerima artikel ilmiah dengan ruang lingkup penelitian pada: Ekonomi Akutansi Manajemen Ekonomi Islam Perbankan Islam Ilmu Komputer Teknik Informatika Sistem Informasi Teknologi Informasi Kewirausahaan Teknik Elektro Teknik Industri Topik kajian lain yang relevan Catatan: Artikel memiliki kutipan utama dan belum pernah dipublikasikan secara online atau cetak sebelumnya.
Articles 933 Documents
Pengaruh Literasi Keuangan Digital, Herding Behavior dan Overconfidence Terhadap Keputusan Investasi Gen Z (Studi empiris pada mahasiswa FEB UMUS) Diyanah Diyanah; Dumadi Dumadi; Roni Roni; Anisa Sains Kharisma; Hilda Kumalasari
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11396

Abstract

Fenomena meningkatnya partisipasi Gen Z dalam berinvestasi di era digital sekarang ini tidak diimbangi dengan literasi keuangan yang memadai serta rentan terpengaruh oleh faktor psikologis dalam pengambilan keputusan investasi yang dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi keuangan digital, herding behavior, dan oveconfidence terhadap keputusan investasi Gen Z dengan studi empiris pada mahasiswa FEB UMUS. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan kausal ekplanatoris, dengan populasi penelitian 403 mahasiswa aktif FEB UMUS. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 201 responden yang dintentukan melalui rumus Slovin dengan margin error 5%. Data dikumpulkan menlalui kuesioner yang disebarkan secara online dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan SPSS. Hasil penelitian menunjukan secara parsial literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan investasi (t=9,795; sig=0,000), herding behavior berpengaruh positif dan signifikan (t=3,629; sig=0,000), sedangkan overconfidence berpengaruh signifikan dengan arah negatif (t=2,569; sig=0,011). Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan (F= 45,43; sig=0,000) dengan kontribusi sebesar 40,0% (Adjusted R2= 0,400). Namun dalam uji asumsi klasik menunjukan adanya indikasi heteroskedasitas pada variabel herding behavior (sig. Glejser = 0,021 < 0,05), sehingga interpretasi vriabel tersebut harus hati-hati. Literasi keungan dalam penelitian ini menjadi faktor yang paling dominan memengaruhi terhadap keputusan investasi. Penelitian ini memberikan implikasi bagi institusi pendidikan untuk meningkatkan program literasi digital dan mengedukasi mahasiswa terkait degan bias perilaku dalam berinvestasi.
Pengaruh Tingkat Pendapatan dan Pengetahuan Pajak terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dengan Kualitas Pelayanan Pajak sebagai Variabel Intervening As’sya Sulkhati Baeduri; Dumadi Dumadi; Roni Roni; Anisa Sains Kharisma; Nasiruddin Nasiruddin
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11397

Abstract

Kepatuhan wajib pajak dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) berperan penting dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun, realisasi penerimaan PBB-P2 di Desa Krasak, Kecamatan Brebes, menunjukkan tren penurunan selama periode 2023–2025. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh tingkat pendapatan dan pengetahuan pajak terhadap kepatuhan wajib pajak dengan kualitas pelayanan pajak sebagai variabel intervening. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Populasi penelitian berjumlah 2.715 wajib pajak PBB-P2, dengan sampel sebanyak 96 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS) berbantuan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendapatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pelayanan (T = 3,582; p = 0,000) serta kepatuhan wajib pajak (T = 4,714; p = 0,000). Pengetahuan pajak berpengaruh positif terhadap kualitas pelayanan (T = 2,592; p = 0,010), tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak (T = 1,024; p = 0,306). Kualitas pelayanan juga tidak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak (T = 0,510; p = 0,610) dan tidak mampu memediasi pengaruh tingkat pendapatan maupun pengetahuan pajak terhadap kepatuhan wajib pajak. Model penelitian memiliki kemampuan prediksi yang sangat baik dengan nilai R² sebesar 0,903 untuk kepatuhan wajib pajak. Dengan demikian, tingkat pendapatan merupakan faktor utama yang memengaruhi kepatuhan wajib pajak PBB-P2, sedangkan pengetahuan pajak dan kualitas pelayanan belum mampu meningkatkan kepatuhan secara langsung maupun melalui mekanisme mediasi.
Pengaruh Pemeriksaan Pajak dan Kepatuhan Wajib Pajak Terhadap Penerimaan Pajak (Studi Pada: Kantor Pelayanan Pajak Pratama Sukabumi) Nurul Aroffah; Ade Sudarma; Gatot Wahyu Nugroho
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11402

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh pemeriksaan pajak dan kepatuhan wajib pajak terhadap penerimaan pajak, baik secara parsial maupun simultan, pada Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Sukabumi. Ketidakstabilan realisasi target penerimaan pajak serta celah dalam penerapan self-assessment system yang memicu tindakan tax avoidance menjadi latar belakang utama penelitian ini. Menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif kausal, data sekunder berupa laporan bulanan periode 2020–2024 dikumpulkan melalui metode dokumentasi (N = 60). Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, dan analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda melalui perangkat lunak SPSS. Hasil uji t (parsial) menunjukkan bahwa pemeriksaan pajak berpengaruh positif dan signifikan terhadap penerimaan pajak dengan nilai thitung = 2,565 > ttabel = 2,002 dan signifikansi 0,013 < 0,05. Sebaliknya, kepatuhan wajib pajak secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap penerimaan pajak dengan nilai thitung = 1,392 < ttabel = 2,002 dan signifikansi 0,169 > 0,05. Secara simultan (uji F), kedua variabel berpengaruh signifikan dengan nilai Fhitung = 3,468 > Ftabel = 3,16 dan nilai signifikansi 0,038 < 0,05. Nilai koefisien determinasi (R2) menunjukkan kontribusi variabel independen sebesar 10,8%, sementara 89,2% sisanya dipengaruhi faktor lain di luar model. Kontribusi diferensiasi utama penelitian ini menegaskan bahwa dalam Slippery Slope Framework, dimensi penegakan hukum (power of authority) melalui pemeriksaan pajak berbasis analisis risiko yang akurat jauh lebih efektif dalam mengamankan kas negara di wilayah Sukabumi dibandingkan pemenuhan administratif kepatuhan formal semata.
Pengembangan Kurikulum Madrasah Berbasis Nilai-Nilai Islam Dan Kebutuhan Zaman Ansari Ansari; Jasuli Jasuli; Waqiatul Masrurah
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11403

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pengembangan kurikulum madrasah yang berbasis nilai-nilai Islam dan kebutuhan zaman. Tujuannya adalah untuk mengetahui bagaimana nilai-nilai Islam dapat diintegrasikan dalam kurikulum, bagaimana kurikulum disesuaikan dengan perkembangan era digital, serta bagaimana dampaknya terhadap kualitas lulusan madrasah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis studi kepustakaan (library research) melalui berbagai buku, jurnal, dan dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai Islam dalam kurikulum dapat membentuk karakter peserta didik yang lebih baik, seperti jujur, disiplin, dan bertanggung jawab. Kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan zaman juga membantu meningkatkan kemampuan peserta didik dalam berpikir kritis, kreatif, serta mampu menggunakan teknologi. Guru memiliki peran penting dalam mengimplementasikan kurikulum tersebut di kelas. Selain itu, pengembangan kurikulum ini berdampak positif terhadap kualitas lulusan, baik dari segi akademik maupun akhlak. Namun, masih terdapat beberapa tantangan seperti keterbatasan kemampuan guru dan sarana pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kompetensi guru dan dukungan fasilitas yang memadai.
Evaluasi Kinerja Terminal Tipe C Panorama Di Kota Bengkulu Aulia Khoirunisa; Muhammad Iqbal; Aldi Ardiansyah; R. Caesario Boing
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11425

Abstract

Transportasi merupakan salah satu unsur penting dalam mendukung mobilitas masyarakat dan menunjang pertumbuhan ekonomi daerah. Dalam sistem transportasi jalan, terminal berfungsi sebagai simpul transportasi yang berperan dalam mengatur kedatangan dan keberangkatan kendaraan umum, menaikkan dan menurunkan penumpang, serta mendukung kelancaran perpindahan moda transportasi. Terminal Tipe C Kota Bengkulu sebagai salah satu prasarana transportasi memiliki peran penting dalam melayani angkutan perkotaan dan angkutan pedesaan. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi terhadap pelayanan terminal guna mengetahui kesesuaian fasilitas dan pelayanan yang tersedia dengan standar yang berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelayanan yang ada di Terminal Tipe C Kota Bengkulu berdasarkan standar pelayanan terminal penumpang angkutan jalan yang tercantum dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 40 Tahun 2015 tentang Standar Pelayanan Penyelenggaraan Terminal Penumpang Angkutan Jalan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi lapangan dan evaluasi terhadap kondisi eksisting fasilitas terminal dengan membandingkannya terhadap standar pelayanan yang telah ditetapkan. Berdasarkan hasil evaluasi, masih terdapat beberapa fasilitas yang belum tersedia atau belum memenuhi standar pelayanan terminal. Selain itu, pemanfaatan terminal yang belum optimal serta penataan fasilitas yang kurang mendukung menyebabkan pelayanan terminal belum berjalan secara maksimal. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan dan penataan fasilitas terminal, perbaikan manajemen operasional, serta optimalisasi fungsi terminal guna meningkatkan kualitas pelayanan bagi pengguna jasa transportasi. Dengan adanya perbaikan tersebut, diharapkan Terminal Tipe C Kota Bengkulu dapat berfungsi secara optimal sebagai prasarana transportasi yang aman, nyaman, tertib, dan efektif.
Tradisi Adat Jawa Tujuh Bulanan (Tingkeban) Dalam Perspektif Kewahyuan (Studi Sosiologis Kultural Komunitas Suku Jawa Di Desa Sidomulyo, Kabupaten Batubara) Sugeng Wanto; Ahmad Perdana Indra; Hermansyah Hermansyah
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11443

Abstract

Upacara Tingkeban, atau yang sering dikenal sebagai mitoni, merupakan tradisi daur hidup masyarakat Jawa dalam memperingati usia kehamilan tujuh bulan untuk anak pertama. Artikel ini menganalisis eksistensi, rekonstruksi simbolis, dan dialektika teologis tradisi Tingkeban pada komunitas Putra Jawa Kelahiran Sumatera (Pujakesuma) di Desa Sidomulyo, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, Provinsi Sumatera Utara. Melalui pendekatan sosiologis-kultural dan metode analisis hukum Islam ('Urf), studi ini mengkaji bagaimana identitas kultural diaspora Jawa berinteraksi dengan normativitas ajaran Islam yang menjadi keyakinan mayoritas penduduk. Hasil kajian menunjukkan bahwa tradisi Tingkeban di Desa Sidomulyo merepresentasikan asimilasi kultural yang diwariskan oleh para penyebar Islam terdahulu, khususnya Sunan Kalijaga, melalui modifikasi rapalan doa (ngujutne). Dalam perspektif hukum Islam, tradisi ini diklasifikasikan sebagai 'Urf Shahih (adat yang valid) sepanjang praktik simbolisnya dimurnikan dari aspek determinisme magis (tathayyur dan takhayyul) serta disesuaikan dengan aturan penutupan aurat pada prosesi siraman. Integrasi nilai-nilai keislaman berupa sedekah, doa keselamatan, dan penumbuhan rasa syukur menjadi pilar penting yang menjaga keberlanjutan tradisi ini di tengah arus modernisasi.
Hubungan Dukungan Sosial dan Coping Stres Terhadap Tingkat Stres Warga Binaan di Rutan Kelas 1 Bandung Haura Bahren Salsabilla; Prinska Damara Sastri; Rifqi Farisan Akbar
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11505

Abstract

Tekanan psikologis sering dialami oleh tahanan selama masa penahananmereka. Kondisi tersebut dapat dikaitkan dengan berbagai faktor, terutama ketersediaan dukungan dari orang lain dan cara individumenghadapi tuntutan yang menimbulkan stres. Penelitian ini bertujuanuntuk menganalisis hubungan antara sumber daya sosial yang mendukungdan tingkat stres, untuk menilai hubungan antara upaya mengatasi stresdan stres, dan untuk mengukur sejauh mana kedua prediktor tersebutberkontribusi terhadap stres di antara tahanan di Pusat Penahanan Kelas I Bandung. Metode kuantitatif korelasional digunakan dalam penelitian ini. Sampel terdiri dari 40 tahanan yang dipilih melalui pengambilan sampelbertujuan. Informasi dikumpulkan melalui instrumen skala Likert yang dirancang untuk menilai dukungan sosial, upaya mengatasi stres, dan stres. Dataset kemudian diproses di IBM SPSS Statistics 26 denganmenerapkan uji Pearson Product Moment bersama dengan regresi linier berganda. Analisis menunjukkan bahwa sumber daya sosial yang mendukung tidak menunjukkan hubungan yang signifikan secara statistikdengan stres (r = -0,068; p = 0,675). Sebaliknya, mekanisme kopingditemukan memiliki hubungan terbalik yang bermakna dengan stres (r = -0,336; p = 0,034). Pengujian lebih lanjut melalui regresi mengkonfirmasibahwa mekanisme koping memberikan kontribusi signifikan terhadapstres (p = 0,019), sedangkan dukungan sosial tidak memberikankontribusi yang bermakna (p = 0,252). Ketika kedua prediktordimasukkan secara bersamaan, model tersebut tidak mencapaisignifikansi statistik dalam menjelaskan stres (F = 3,121; p = 0,056), meskipun model tersebut menjelaskan 14,4% dari varians. Temuan inimenunjukkan bahwa mekanisme koping memainkan peran yang lebihmenonjol daripada dukungan sosial dalam menjelaskan tingkat stres yang lebih rendah di antara tahanan di Pusat Penahanan Kelas I Bandung.
Analisis Komparatif Karakteristik Politik-Militer dan Pola Keruntuhan Tiga Kerajaan Besar Islam Sirojul Fuadi; Nurul Happy; Lidya Stefani Br Sitepu; Devi Ramadhani Br Purba; Gita Siti Soleha; Alfany Dwi Lestar; Nurnabila Azmi
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.10355

Abstract

Tiga Kerajaan Besar Islam, yang terdiri dari Kesultanan Turki Usmani, Dinasti Safawi Persia, dan Dinasti Mughal India, merupakan pilar utama penyangga peradaban Islam pada periode pertengahan hingga awal modernitas. Meskipun lahir dalam kurun waktu yang berdekatan, ketiganya mengadopsi struktur institusi, strategi militer, dan orientasi teologis yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis komparatif mengenai karakteristik politik-militer serta membedah benang merah dari pola keruntuhan yang dialami oleh ketiga imperium tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian sejarah (historis-komparatif) yang meliputi empat tahapan sistematis, yaitu heuristik, verifikasi atau kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan politik-militer ketiga kerajaan ditopang oleh korps militer elite yang adaptif terhadap teknologi senjata api, seperti pasukan Janissary di Usmani, Ghulam di Safawi, dan sistem Mansabdari di Mughal. Namun, pola keruntuhan ketiganya memperlihatkan kemiripan struktural yang laten. Faktor internal berupa pembusukan birokrasi, konflik suksesi yang berkepanjangan, dan pembalikan kebijakan toleransi memicu runtuhnya kohesi sosial-politik dari dalam. Kerentanan internal ini diperparah oleh faktor eksternal berupa penetrasi kolonialisme Barat dan ketidakmampuan militer tradisional mereka dalam mengimbangi laju modernisasi industri global. Implikasi dari penelitian ini menegaskan bahwa kejatuhan sebuah peradaban besar tidak bersifat tunggal, melainkan akibat dari kegagalan adaptasi struktural terhadap dinamisnya konstelasi geopolitik zaman
Pengaruh Profitabilitas dan Leverage Terhadap Return Saham Pada Perusahaan Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2024-2025 Mohamad Irsyad Amran; Hartaty Hadady; Putri Ekawati Darma
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.10469

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas dan leverage terhadap return saham pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2024–2025. Return saham merupakan salah satu indikator penting yang digunakan investor dalam mengevaluasi keberhasilan investasi karena mencerminkan tingkat keuntungan yang diperoleh dari aktivitas investasi saham. Faktor fundamental perusahaan, seperti profitabilitas dan leverage, sering digunakan sebagai dasar pertimbangan dalam pengambilan keputusan investasi. Profitabilitas diproksikan dengan Return on Assets (ROA) yang menggambarkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dari aset yang dimiliki, sedangkan leverage diproksikan dengan Debt to Equity Ratio (DER) yang menunjukkan tingkat penggunaan utang dalam struktur modal perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2024–2025. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak EViews. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas dan leverage memiliki pengaruh terhadap return saham. Temuan penelitian ini mendukung Teori Sinyal (Signaling Theory) yang menjelaskan bahwa informasi keuangan perusahaan dapat menjadi sinyal bagi investor dalam menilai prospek perusahaan dan mengambil keputusan investasi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu manajemen keuangan serta menjadi referensi bagi investor dalam melakukan analisis fundamental sebelum berinvestasi di pasar modal Indonesia.
Pemetaan Kesenjangan Digital Provinsi di Indonesia Menggunakan Algoritma K-Means Berdasarkan Indikator Teknologi Informasi dan Komunikasi Tahun 2024 Cut Asiana Gemawaty; Yossi Indrawati Syuhardi; Baihaqi Baihaqi
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.10576

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) memiliki peran penting dalam mendukung transformasi digital di berbagai sektor. Namun, tingkat akses dan pemanfaatan TIK antarprovinsi di Indonesia masih menunjukkan perbedaan yang cukup signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan provinsi di Indonesia berdasarkan indikator teknologi informasi dan komunikasi menggunakan algoritma K-Means Clustering sehingga diperoleh pemetaan tingkat digitalisasi provinsi yang dapat digunakan sebagai dasar perumusan kebijakan pemerataan pembangunan digital. Penelitian menggunakan data sekunder yang bersumber dari Statistik Telekomunikasi Indonesia Tahun 2024 yang diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Variabel yang digunakan meliputi persentase penduduk mengakses internet, persentase penduduk memiliki atau menguasai telepon seluler, persentase rumah tangga memiliki atau menguasai komputer, persentase rumah tangga mengakses internet, dan persentase rumah tangga memiliki atau menguasai telepon seluler. Tahapan penelitian meliputi preprocessing data, standardisasi menggunakan metode Z-score, penentuan jumlah cluster optimal menggunakan Elbow Method, pengelompokan menggunakan algoritma K-Means, serta evaluasi menggunakan Silhouette Score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah cluster optimal adalah tiga cluster. Cluster digital tinggi terdiri atas enam provinsi, cluster digital menengah terdiri atas 31 provinsi, dan cluster digital rendah terdiri atas dua provinsi, yaitu Papua Tengah dan Papua Pegunungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesenjangan digital antarprovinsi di Indonesia masih cukup signifikan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pemerataan pembangunan digital yang lebih efektif dan berkelanjutan.