cover
Contact Name
Anis Afifah
Contact Email
afifah@iainponorogo.ac.id
Phone
+628113312653
Journal Mail Official
afifah@iainponorogo.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 156 Ronowijayan Siman, Kab. Ponorogo, Provinsi Jawa Timur, 63471
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
Excelencia : Journal Of Islamic Education & Management
ISSN : 27764451     EISSN : 27771458     DOI : https://doi.org/10.21154/excelencia
Excelencia : Journal Of Islamic Education & Manajemen adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Jurnal ini berisi artikel hasil penelitian mahasiswa atau kolaborasi mahasiswa dan dosen Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Lingkup kajian jurnal ini adalah pendidikan Islam dan manajemen. Jurnal ini terbit dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan April dan Nopember.
Articles 132 Documents
Manajemen Sumber Daya Manusia di Lembaga Pendidikan Al-Ghozali Private Course Center (APCC) Ponorogo Rindy Lifia DF; Mukhibat; Dhinuk Puspita Kirana
Excelencia: Journal of Islamic Education & Management Vol. 3 No. 02 (2023): Excelencia: Journal of Islamic Education & Management
Publisher : Pascasarjana IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/excelencia.v3i02.2336

Abstract

Lembaga Pendidikan Al-Ghozali Private Course Center Jetis Ponorogo ini sangat mengutamakan kualitas dan keprofesionalan gurunya dalam mengajarkan siswa di rumah. Pengembangan guru secara konsisten adalah hal yang harus dipertahankan dan disamakan antara guru satu dengan guru yang lain, baik menyangkut latar belakang pendidikannya maupun menyangkut metodologis dan penguasaan strategi pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Data dikumpulkan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis model Miles dan Huberman; reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan Penelitian ini menghasilkan temuan:1) Prinsip yang dimiliki oleh APCC adalah semakin banyak job maka akan semakin sejahtera dan totalitas. Untuk memenuhi kebutuhan tenaga informasi lowongan disebarkan di WhatsApp staf guru dan Instagram APCC. Dalam akun tersebut terdapat dokumentasi kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh APCC. Setelah memenuhi pemberkasan maka akan diinterview terlebih dahulu. Tahap selanjutnya akan ada pengenalan APCC terkait prosedur dan ciri khas paten yang dimiliki oleh APCC. Guru yang diterima akan diberikan lokasi private yang sesuai dengan alamat domisili. 2) Bentuk pengembangan pendidik melalui coaching conseling, mentoring, motivating, dan empowering. Dilihat dari proses mengajar, guru harus menerapkan metode funny learning, drilling method dan learning by doing serta memberikan rewarding kepada siswa yang kurang fokus.
Peran Kepala Madrasah dalam Pengembangan Mutu Pendidikan di Madrasah Diniyah Formal Al Jayadi Ketandan Dagangan Madiun Anas Mubayin; Muhammad Thoyib; Sugiyar
Excelencia: Journal of Islamic Education & Management Vol. 3 No. 02 (2023): Excelencia: Journal of Islamic Education & Management
Publisher : Pascasarjana IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/excelencia.v3i02.2345

Abstract

Lembaga pendidikan yang mampu menyelenggarakan pendidikan yang unggul dituntut untuk menghasilkan manusia yang lebih baik. Pendidikan yang berkualitas adalah pendidikan yang mampu memenuhi kebutuhan dan harapan konsumen, baik berupa pelayanan maupun hasil. Berbicara tentang kualitas, kapasitas lembaga pendidikan dalam menggunakan sumber daya pendidikan untuk mengembangkan kapasitas belajar merupakan faktor pendukung dalam mencapai kualitas pendidikan yang baik. Akibatnya, lembaga pendidikan harus terus berkembang guna meningkatkan kualitas (mutu) lulusan dengan menyesuaikan diri dengan perubahan keadaan. Dalam hal ini, fungsi kepala madrasah sebagai pemimpin dituntut untuk meningkatkan mutu pendidikan lembaga pendidikan yang dipimpinnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis: (1) Peran kepala madrasah sebagai pemimpin; (2) Peran kepala madrasah sebagai manajer; (3) Peran kepala madrasah sebagai supervisor, utamanya di Madrasah Diniyah Al Jayadi Ketandan Madiun. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif studi kasus dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data kemudian dianalisis menggunakan metode analisis data dari Miles, Huberman, dan Saldana yang mencakup pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh hasil terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kepala madrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan di Madrasah Diniyah Al Jayadi Ketandan Madiun, yaitu: (1) Dalam menjalankan perannya sebagai pemimpin, kepala madrasah berhasil memiliki kemampuan dalam melakukan pembinaan, pengawasan, dan meningkatkan kemampuan tenaga kependidikan; (2) Sehubungan dengan peran sebagai manajer, kepala madrasah telah melaksanakan empat fungsi utama manajerial yakni perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pengarahan (motivating), dan pengendalian (controling); (3) Kepala madrasah sebagai supervisor memberikan pengawasan dan bimbingan kepada guru dalam hal pengembangan profesi, pelaksanaan pembelajaran, memberikan evaluasi hasil belajar siswa, serta dalam melakukan supervisi, kepala madrasah juga memberikan ruang bagi guru untuk mengajukan keluhan atau saran untuk memperbaiki kualitas (mutu) pendidikan.
Manajemen Program Takhasus dalam Meningkatkan Keterampilan Santri di Madrasah Miftahul Huda Mayak Tonatan Ponorogo Shally Hudayani; Mukhibat
Excelencia: Journal of Islamic Education & Management Vol. 3 No. 02 (2023): Excelencia: Journal of Islamic Education & Management
Publisher : Pascasarjana IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/excelencia.v3i02.2356

Abstract

Program Takhasus di Madrasah Miftahul Huda Mayak merupakan program yang memiliki keunikan yaitu memiliki program utama yaitu pengajaran kitab-kitab kuning yang mu’tabaroh hasil ijtihad ulama’-ulama’ besar Islam untuk memperluas ilmu pengetahuan santri yang berhubungan dengan ilmu keagamaan yang sudah diatur oleh madrasah, dan memiliki program penunjang yang bertujuan untuk mengembangkan potensi dan keterampilan yang bersifat mingguan, bulanan, tahunan dan kondisional yang diatur secara sistematis oleh organisasi Ikatan Santri Takhasus (Iksant). Penulisan ini dilatar belakangi oleh anggapan bahwa tidak semua santri atau lulusan pesantren akan menjadi kyai atau ulama, namun terjun ke pekerjaan di bidang lain, maka keahlian-keahlian seperti pendidikan keahlian dan keterampilan yang merupakan bagian dari skill perlu diberikan kepada santri sebelum santri terjun ke masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan, mendeskripsikan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan program Takhasus di Madrasah Miftahul Huda Mayak Ponorogo, dan mengetahui implikasi program Takhasus dalam meningkatkan keterampilan santri di Madrasah Miftahul Huda Mayak. Metode penelitian yang digunakan adalah penulisan kualitatif dengan jenis penulisan studi kasus. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teori Mattew B. Miles, A. Michael Huberman, dan Saldana yang meliputi pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen program Takhasus di Madrasah Miftahul Huda Mayak melalui perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan, dan implikasi program kerja Takhasus dalam meningkatkan keterampilan santri adalah adanya peningkatan soft skill dan hard skill.
Manajemen Kurikulum dalam Meningkatkan Mutu Lulusan di Madrasah Diniyah Miftahul Huda Mayak Tonatan Ponorogo Magfirotul Istiqomah Magfirotul
Excelencia: Journal of Islamic Education & Management Vol. 3 No. 02 (2023): Excelencia: Journal of Islamic Education & Management
Publisher : Pascasarjana IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/excelencia.v3i02.2357

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh mutu lulusan madrasah diniyah yang perlu untuk ditingkatkan dan dimaksimalkan supaya berkualitas baik dari sisi potensi akademik maupun sosial dan spiritualnya. Peningkatan mutu lulusan dapat dipengaruhi salah satunya dari aspek manajemen kurikulum lembaga tersebut. Manajemen kurikulum memegang peranan yang sangat penting dalam mewujudkan sekolah yang bermutu atau berkualitas. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Adapun dalam teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini: Pertama, perencanaan kurikulum di Madrasah Miftahul Huda dilaksanakan dengan mempertimbangkan terlebih dahulu aspek-aspek yang berkaitan dengan kurikulum, yaitu penentuan tujuan kurikulum, isi kurikulum, dan metode yang diterapkan. Kedua, pengorganisasian kurikulum di Madrasah Miftahul Huda dilaksanakan dengan tahapan menentukan perincian materi pelajaran, pembagian materi pelajaran berdasarkan jenjang, penyusunan jadwal dan penetapan guru pengampu pelajaran. Ketiga, pelaksanaan kurikulum di Madrasah Miftahul Huda ini meliputi dua kegiatan pokok, yaitu pelaksanaan pembelajaran dan pengembangan program melalui diklat atau praktikum yang dilaksanakan di luar jam pelajaran. Keempat, evaluasi kurikulum di Madrasah Miftahul Huda dilaksanakan dengan dua tahapan yakni evaluasi pelaksanaan kurikulum dan perbaikan program. Evaluasi pelaksanaan kurikulum ini dilaksanakan satu kali selama satu tahun, yaitu pada setiap awal tahun ajaran baru dalam bentuk pengkategorian kelulusan santri yang terbagi menjadi dua, yaitu lulus mumtaz dan lulus tamm. Sedangkan perbaikan program melalui pelaksanaan ujian membaca kitab Fathul Qarib bagi santri kelas 5 dan 6.
Implementasi Sistem Informasi Manajemen Melalui Kartu Aksi untuk Meningkatkan Kedisiplinan Siswa di MA Darul Huda Mayak Rizki Dinar Febrianti
Excelencia: Journal of Islamic Education & Management Vol. 3 No. 02 (2023): Excelencia: Journal of Islamic Education & Management
Publisher : Pascasarjana IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/excelencia.v3i02.2358

Abstract

Saat ini segala sesuatu dilakukan secara digital. Oleh sebab itu, untuk meningkatkan kedisiplinan siswa perlu diterapkan sistem informasi manajemen. Hal tersebut ditujukan untuk membantu lembaga sekolah mencapai tujuan pendidikan berupa kedisiplinan siswa. Di antara permasalahan kedisiplinan yang ada pada pendidikan di Indonesia ialah perilaku-perilaku siswa yang menyimpang, misalnya semangat belajar yang semakin hari semakin menurun, kemerosotan moral, membolos pada saat jam pelajaran masih berlangsung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis (1) Perencanaan sistem informasi manajemen melalui kartu aksi dalam meningkatkan kedisiplinan siswa di MA Darul Huda, (2) Pelaksanaan sistem informasi manajemen, (3) Implikasi sistem informasi manajemen. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah (1) Perencanaan sistem informasi manajemen melalui kartu aksi untuk meningkatkan kedisiplinan siswa di MA Darul Huda melalui beberapa tahapan yaitu; pemerolehan data melalui pengisian formulir, foto untuk data diri, pengolahan data ke dalam aplikasi aksi, yang mana akan menghasilkan suatu kemudahan dalam menertibkan siswa. (2) Kartu aksi dalam pelaksanaannya dapat meningkatkan kedisiplinan siswa, karena dengan adanya peraturan dan skor yang diberikan siswa akan lebih berhati-hati dalam bertindak. (3) Implikasi adanya pelaksanaan kartu aksi untuk meningkatkan kedisiplinan siswa di MA Darul Huda ialah siswa dapat merasa bertanggungjawab dan disiplin terhadap perilaku yang akan dilaksanakan.
Partisipasi Public Relations dalam Pengembangan Pesantren Al-Islam Joresan Ponorogo Ahsana Matswaya Maulida
Excelencia: Journal of Islamic Education & Management Vol. 3 No. 02 (2023): Excelencia: Journal of Islamic Education & Management
Publisher : Pascasarjana IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/excelencia.v3i02.2361

Abstract

Keberhasilan sebuah pondok pesantren tidak terlepas dari peran dan keikutsertaan masyarakat dalam memajukan dan mengembangkan pondok pesantren. Praktisi humas harus mampu membaca peluang dan kesempatan dengan sebaik mungkin, serta memanfaatkannya agar hubungan mereka dengan masyarakat semakin erat. Masyarakat tentu akan memilih lembaga pendidikan yang berkualitas. Tak jarang di antara mereka dilema untuk menemukan lembaga yang pas dengan hati mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Partisipasi Public Relations Pondok Pesantren Al-Islam dalam mengembangkan pesantren, serta mengetahui strategi yang disiapkan public relations dalam mengembangankan pesantren berikut dampak implikasi atas partisipasi public relations terhadap lembaga tersebut. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, jenis penelitian studi kasus. Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa partisipasi Public Relations dalam mengembangan Pondok Pesantren Al-Islam melalui kegiatan berikut ini: partisipasi berupa uang, harta, tenaga, ketrampilan, sosial, proses pengambilan keputusan, dan representatif. Adapun strategi yang dipilih diantaranya sebagai berikut: a. Strategi Public Relations dalam meningkatkan kinerja Sumber Daya Manusia, b. Strategi Public Relations dalam meningkatkan produk dan layanan. Sedangkan dampak implikasi atas partisipasi yang dijalankan public relations dibuktikan dengan banyak keberhasilan yang diraih diantaranya: a. keberhasilan public relations dalam menciptakan kepercayaan masyarakat b. keberhasilan public relations dalam rangka mengajak kerjasama dengan instansi lain c. keberhasilan public relations dalam membangun informasi komunikasi dengan stakeholder internal dan eksternal d. mendayagunakan alumni sebagai penyalur informasi dan syiar kepada masyarakat.
Manajemen Program Entrepreneurship dalam Pengembangan Jiwa Kemandirian Santri Aaminatul Munawaroh
Excelencia: Journal of Islamic Education & Management Vol. 3 No. 02 (2023): Excelencia: Journal of Islamic Education & Management
Publisher : Pascasarjana IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/excelencia.v3i02.2363

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis manajemen pendidikan entrepreneurship dalam pengembangan jiwa kemandirian santri yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Darul Huda Mayak dari segi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasinya. Kajian penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketatnya persaingan dunia kerja yang menyebabkan kekhawatiran para pengasuh pondok pesantren terhadap pendidikan santri yang hanya terfokus pada pendidikan agama saja tanpa diimbangi dengan integrasi pengetahuan umum, teknologi, dan pelatihan skill yang mana banyak pengangguran yang tidak terserap oleh lapangan kerja karena kurangnya skill dan kompetensi. Peneliti menggunakan jenis pendekatan kualitatif dengan studi kasus tunggal yaitu tempat atau lokasi penelitian hanya satu. Hasil penelitian mengenai manajemen pendidikan entrepreneurship dalam pengembangan jiwa kemandirian santri ditemukan kesesuaian fungsi dalam teori manajemen yakni meliputi: (1) Perencanaan pendidikan entrepreneurship di Pondok Pesantren Darul Huda yaitu melalui penetapan unit usaha, penentuan kebijakan dan sistem, serta pengembangan jiwa kemandirian santri melalui pengelolaan unit usaha. (2) Pelaksanaan: pengembangan jiwa kemandirian santri dari pendidikan entrepreneurship terdiri dari hard skill dan soft skill. Hard skill berupa bimbingan, pelatihan, dan pembinaan dari para asatidz dan pihak yang kompeten di bidangnya secara praktek langsung di lapangan dalam pengelolaan unit usaha. Sedangkan soft skill berupa keorganisasian santri, kemandirian, serta sosial kemasyarakatannya. (3) Evaluasi yang diadakan berupa pelaporan pertanggungjawaban kepada pihak keuangan pusat dan kepala bagian kepesantrenan untuk mengetahui hasil kegiatan, menilai dan mengoreksi segala program.
Pengaruh Literasi Digital, Self Regulated Learning, Dan Kompetensi Pedagogik Guru Terhadap Mutu Pembelajaran di SMPN Se Kecamatan Dolopo Madiun Elma Arma
Excelencia: Journal of Islamic Education & Management Vol. 3 No. 02 (2023): Excelencia: Journal of Islamic Education & Management
Publisher : Pascasarjana IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/excelencia.v3i02.2369

Abstract

The quality of learning is a systemic and synergistic relationship between teachers, students, learning media in producing optimal learning processes and outcomes in accordance with predetermined goals. In accordance with the background that occurred in SMPN in Dolopo District, there were problems with teachers who lacked digital literacy skills, teachers only used learning media with supporting books, there was no integration with existing tools and technology. As well as the control of self-regulated learning that is not optimal. So this is a reflection of the low quality of learning. The quality of learning is influenced by several factors. The most dominant factor is digital literacy, which is the ability to integrate technology into the learning process, self-regulated learning, which is a person's encouragement to organize learning, and teacher pedagogic competence, which is the ability to know how, the teacher's methods in the learning process to achieve goals. This study aims to determine the existence of: (1) To determine the significant effect of digital literacy on the quality of learning in SMPNs throughout the Dolopo sub-district. (2) To determine the significant effect of self-regulated learning on the quality of learning in SMPNs throughout the Dolopo sub-district. (3) To determine the significant effect of teacher pedagogical competence on the quality of learning in SMPNs in Dolopo sub-district. (4) To determine the significant effect of digital literacy, self-regulated learning and teacher pedagogic competence on the quality of learning in SMPNs in Dolopo sub-district The research method uses quantitative methods with an ex post facto approach with descriptive statistical research types. There are four variables that influence each other in this study, namely digital literacy, self-regulated learning, and pedagogical competence as independent variables and learning quality as the dependent variable. data collection technique using a questionnaire. Data analysis used simple linear regression analysis and multiple linear regression. The population of this study were 92 teachers and the sample technique used was saturated sampling with 92 people. Based on data analysis, it was found: (1) there was an influence of digital literacy (X1) on the quality of learning (Y) in SMPNs in Dolopo sub-district. (2) there is an effect of self-regulated learning (X2) on the quality of learning (Y) in SMPNs throughout Dolopo sub-district. (3) there is an effect of teacher pedagogic competence (X3) on the quality of learning (Y) in SMPNs in Dolopo sub-district. (4) the influence of digital literacy (X1), self-regulated learning (X2) and teacher pedagogic competence (X3) on the quality of learning (Y) in SMPNs in Dolopo sub-district. Keywords influence, digital literacy, self-regulated learning, teacher pedagogical competence, learning quality.
Alfadz Al- Af’al Al-Muta’adiyah Bi Harfi Al-Jar Fi Surah Maryam Topo Widiarto; Rizka Eliyana Maslihah
Excelencia: Journal of Islamic Education & Management Vol. 3 No. 02 (2023): Excelencia: Journal of Islamic Education & Management
Publisher : Pascasarjana IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/excelencia.v3i02.2529

Abstract

الأهداف من كتابة هذا البحث يعني للكشف وللوصف وللتحليل عن ألفاظ الأفعال المتعدية بحرف الجر ومعانيها في سورة مريم. هناك حاجة ماسة إلى دراسة أعمق لمعنى الأفعال المتعدية بحرف الجر، لأنّ قد يختلف معنى الأفعال المتعدية عند ما يجتمع بإحدى الحروف الجر العشرين. ولا يمكن معرفة معنى التعبيرات الإصطلاحية من نوع الأفعال المتعدية بحرف الجر إلا بالترجمة المعجمية، حتى يتم الحصول على معانى التعبيرات الإصطلاحية الصحيحة من نوع الأفعال المتعدية بحرف الجر. وأما نوع البحث المستخدم في هذه الدراسة فهو البحث المكتبي، ومنهجه المنهج الوصفي. وأساليب جمع بياناته بطريقة الوثائق، وأما أساليب تحليل البيانات المستخدم فهو تحليل المحتوى، وفحص صحة البيانات المستخدم هو التثليث النظري. وحصل الباحث على النتيجة لـهذه الدراسة كما يلي: عدد عناصر الأفعال المتعدية بحرف الجر في سورة مريم هو ٣٩ فعلا. وتفصيله كما يلي: الأفعال+من: ٩ جمل، الأفعال+بـــ: ١٦ جمل، الأفعال+على: ٧ جمل، الأفعال+ل: جملتان، الأفعال+إلى: ١ جملة، الأفعال+في: ١ جملة، الأفعال+عن: ٣ جمل. ونظرا إلى جميع معانى الأفعال المتعدية بحرف الجر في هذه السورة، وجد الباحث بعض المعاني الأفعال المتعدية بحرف غير المناسب من حيث معنى المعجمي ومعنى الإصطلاحي بعدد ٦ جمل، يعني في آية ٦، ٢١، ٢٦، ٢٨، ٣١، ٣٧.
Relevansi Konsep Pendidikan Akhlak Dalam Kitab Taisirul Khalaq Dengan Materi Ajar Akidah Akhlak Di Madrasah Ibtidaiyah Bella Dwi Latifa Arifin; Sri Rani Masruroh; Anis Afifah
Excelencia: Journal of Islamic Education & Management Vol. 3 No. 02 (2023): Excelencia: Journal of Islamic Education & Management
Publisher : Pascasarjana IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/excelencia.v3i02.2533

Abstract

Pendidikan akhlak sebagai prinsip dasar dan keutamaan sikap serta watak yang harus dimiliki oleh manusia. Pendidikan akhlak penting untuk diajarkan kepada anak usia dini supaya menjadi generasi yang berakhlak mulia, karena usia dini merupakan waktu yang tepat untuk memberikan rangsangan positif kepada anak. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif berupa penelitian perpustakaan (library research). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui relevansi konsep akhlak pada kitab Tahsirul Kholaq dengan pendidikan akhlak di Madrasah Ibtidaiyah. Dalam kitab Taisirul Khalaq karya Hafidz Hasan Al-Mas’udi yang menjelaskan pendidikan akhlak terbagi menjadi 31 bab. Terdapat aspek akhlak terpuji (mahmudah) dan menghindari akhlak tercela (madzmumah) pada bab : kerukunan, persaudaraan, tata krama makan dan minum, adab menghadiri masjid, kejujuran, amanah, dermawan, rendah hati sombong dan marah yang relevan dengan pendidikan akhlak di Madrasah Ibtidaiyah.

Page 9 of 14 | Total Record : 132