cover
Contact Name
Firat Meiyasa
Contact Email
firatmeiyasa@unkriswina.ac.id
Phone
+6282399227199
Journal Mail Official
firatmeiyasa@unkriswina.ac.id
Editorial Address
Jalan R. Suprapto No. 35, Waingapu, Prailiu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur., Indonesia
Location
Kab. sumba timur,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Abdi Wina : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Wira Wacana Sumba
ISSN : -     EISSN : 28090179     DOI : 10.58300
urnal ABDI WINA merupakan jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Wira Wacana Sumba. Jurnal Abdi Wina mempublikasikan multidisiplin ilmu hasil-hasil pengabdian masyarakat dan diterbitkan 2 (dua) kali setahun (Juni dan Desember). Dewan Redaksi Abdi Wina, mengundang para peneliti, akademisi dan para praktisi untuk bersama menuangkan gagasan dan pemikirannya mengenai upaya dalam mengimplementasikan keilmuan di masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 76 Documents
SOSIALISASI PENGGUNAAN APLIKASI WORDWALL UNTUK MENINGKATKATKAN PROSES PEMBELAJARAN INTERAKTIF DI SD INPRES KALU Yulensia Rambu Ahad; Sofredo Soleman Hari; Seprianus Labu Lendi; Verena Serti Pindi Tamu Apu; Marleni Rosalia Ndapa Huda
ABDI WINA JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2025): Abdi Wina Edisi Desember 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital memberikan dampak signifikan terhadap dunia pendidikan dan mendorong guru untuk memanfaatkan media pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif. Salah satu media tersebut adalah Wordwall, sebuah platform yang menyediakan berbagai aktivitas edukatif seperti kuis, t eka-teki silang, dan permainan pencocokan. Namun, pemanfaatannya masih terbatas di sejumlah sekolah, termasuk SD Inpres Kalu di Kabupaten Sumba Timur. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memperkenalkan aplikasi Wordwall kepada guru dan siswa sebagai sarana untuk meningkatkan minat dan motivasi belajar. Kegiatan dilakukan melalui tahapan: observasi kebutuhan, wawancara, penyampaian materi melalui presentasi, demonstrasi, praktik langsung, dan evaluasi menggunakan kuesioner. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme dan respons positif dari peserta. Sebagian besar siswa menilai aspek materi sangat baik (70%) dan baik (30%), sementara pada aspek media, 40% memberikan penilaian sangat baik dan 60% baik. Aspek efektivitas dinilai sama kuat antara sangat baik dan baik (50%). Teknis pelaksanaan dan tingkat kepuasan siswa juga menunjukkan hasil yang positif, dengan 60% menyatakan sangat baik/puas dan 40% baik/puas. Hasil evaluasi oleh guru menunjukkan seluruh aspek materi, media, pelaksanaan, dan kepuasan mendapat penilaian sangat baik (100%). Pada aspek efektivitas dan dampak kegiatan, 67% menilai sangat baik dan 33% baik. Data ini memperkuat kesimpulan bahwa sosialisasi penggunaan Wordwall telah berhasil memperkenalkan media pembelajaran digital yang menarik, interaktif, dan relevan bagi pembelajaran di sekolah dasar.
CITY LIGHT COMMUNITY CHURCH’S COMMITMENT TO DEVELOPING CAREER READINESS FOR 11TH GRADE STUDENTS AT TERANG NUSANTARA HIGH SCHOOL Fandy Mulya Latif; Alvin Hartanto; Inggrid Mose; Jimmy Leonardo; Samuel Herman; Yanto Paulus Hermanto
ABDI WINA JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2025): Abdi Wina Edisi Desember 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This community service program aimed to develop the career readiness of 11th grade students at SMA Terang Nusantara through structured internship and career counseling activities. The program was implemented in June 2025 under the coordination of the CLCC Marketplace Team, involving 23 students and partner companies operating in footwear, property, and paint industries. The applied method integrated community education, training, and consultation approaches, with stages including planning and coordination, socialization, nine day internships, one day career counseling, and evaluation and reflection. The program materials covered practical work in company operational units, work ethics training, and career planning discussions. The results indicated that students gained real work experience, basic skills in relevant fields, and internship certificates that boosted their confidence. Moreover, positive behavioral changes were observed, such as improved time discipline, professional communication, and increased awareness of the importance of career planning. The program also fostered new networks between the school, CLCC, and business partners, which have the potential to become a new institution supporting student career development, and revealed early signs of local leadership initiatives among participants. The conclusion drawn is that collaborative internships involving schools and business partners proved effective in enhancing student career readiness, and it is recommended to expand the program through cross field rotation and continuous cooperation with business partners.
PENGOLAHAN COOKIES KAMBAMBANG SEBAGAI CEMILAN KEKINIAN UNTUK ANAK-ANAK DENGAN PEMANFAATAN TEPUNG HATI AYAM DI KELURAHAN WANGGA, KECAMATAN KAMBERA Agnes Rambu Riti; Sonia N. E. Paralomi; Iven Patu Sirappa; Anggreni Madik Linda; Kevin Andrea Tamaela; Sipora Petronela Telnoni
ABDI WINA JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2025): Abdi Wina Edisi Desember 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan pembuatan cookies kambambang bertujuan untuk memperkenalkan dan mempromosikan cemilan sehat dan bergizi berbahan dasar ubi lokal khas Sumba sebagai upaya peningkatan nilai gizi pada anak-anak. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya para orang tua, tentang pentingnya pemberian makanan bergizi dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak. Dan kegiatan pelatihan ini dilaksanakan di Kelurahan wangga, Kecamatan kambera, Kabupaten Sumba Timur. Yang terlibat dalam kegiatan ini adalah masyarakat kelurahan wangga. Kegiatan pelatihan ini merupakan pelaksanaan kegiatan dalam bentuk sosialisasi, pelatihan dan dengan cara menyebarkan kuisioner dan meminta tanggapan dan peserta terhadap kepuasan kegiatan dan produk yang dihasilkan. Dari hasil kuesioner yang yang di berikan terdapat 90% peserta memahami materi dan cara pembuatan kambambang. Hasilnya diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap manfaat penggunaan bahan pangan lokal yang terjangkau dan bernutrisi tinggi. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mendukung kesehatan anak- anak tetapi juga mendorong keberlanjutan pangan lokal masyarakat sumba.
STOP SELF-DIAGNOSIS, MULAI KONSULTASI: MEMBANGUN KESADARAN PENGGUNAAN OBAT YANG TEPAT Adinugraha Amarullah; Herni Setyawati; Ivan Charles Seran; Bella Fevi Aristia
ABDI WINA JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2025): Abdi Wina Edisi Desember 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena self-diagnosis makin sering ditemukan di masyarakat. Banyak orang menentukan penyakit dan memilih obat sendiri hanya berdasarkan informasi dari internet atau media sosial. Kebiasaan ini tampak sepele, tetapi berisiko menyebabkan kesalahan penggunaan obat dan efek samping yang tidak diinginkan. Melihat kondisi tersebut, tim pengabdian masyarakat Program Studi D3 Farmasi Universitas Anwar Medika melaksanakan kegiatan edukasi bertema “Stop Self-Diagnosis, Mulai Konsultasi” di wilayah Sukodono, Sidoarjo. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya konsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum menggunakan obat. Penyuluhan dilakukan secara interaktif melalui diskusi, tanya jawab, dan simulasi kasus penggunaan obat yang salah. Peserta cukup antusias, terutama saat berbagi pengalaman pribadi terkait penggunaan obat tanpa resep. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai penggunaan obat yang benar dan kesadaran untuk berkonsultasi dengan apoteker. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi sederhana namun komunikatif dapat menumbuhkan perilaku bijak dalam penggunaan obat. Ke depan, diharapkan kegiatan serupa bisa rutin dilakukan agar pesan “konsultasi dulu sebelum konsumsi” semakin melekat di masyarakat.
PELATIHAN PEMANFAATAN E-LEARNING BERBASIS WEBSITE UNTUK MENINGKATKAN CAPACITY BUILDING GURU SMP DI SMPN 2 KALAWAT MINAHASA UTARA Dodisutarma Lapihu; Mahardika Inra Takaendengan; Mans Lumiu Mananohas Mananohas; Christian Alderi Jeffta Soewoeh; Yalon Bu’tu Pagewang; Feergio Given Majesty Tambalean; Andrea Emaily Sumakul; Daniel Liuw; Thesalonika Putri Millenia Parera
ABDI WINA JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2025): Abdi Wina Edisi Desember 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi digital guru melalui pelatihan dan pendampingan pemanfaatan e-learning berbasis website sebagai implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di SMP Negeri 2 Kalawat, Minahasa Utara. Metode yang digunakan adalah pelatihan intensif hybrid (luring-daring) dan pendampingan partisipatif, didukung oleh pengembangan sistem e-learning menggunakan framework CodeIgniter yang responsif dan kompatibel dengan koneksi internet terbatas. Proses dimulai dari identifikasi kebutuhan melalui wawancara dan observasi terhadap 26 guru dan 554 siswa, dilanjutkan dengan perancangan sistem berdasarkan kebutuhan fungsional dan non-fungsional, pelatihan luring selama satu minggu, implementasi hybrid selama tiga bulan, hingga evaluasi dampak menggunakan kuesioner Skala Likert dan observasi kelas. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman guru terhadap platform digital dari skor rata-rata 2,54 menjadi 4,15, atau naik sebesar 63,4%, serta peningkatan kepercayaan diri dari 2,31 menjadi 3,85 (66,7%). Pada siswa, terjadi peningkatan pemahaman dari 2,93 menjadi 4,05 (38,2%) dan kepercayaan diri dari 2,76 menjadi 3,76 (36,2%). Frekuensi akses siswa mencapai rata-rata 4,2 kali per minggu, dengan 89% tugas dikumpulkan tepat waktu. Munculnya lima guru sebagai local champion membuktikan terjadinya transformasi sosial berupa budaya kolaborasi dan kesadaran kolektif untuk keberlanjutan. Platform e-learning terbukti relevan dengan Kurikulum Merdeka, mudah digunakan, dan diterima baik oleh komunitas sekolah. Kata kunci: pengabdian, pelatihan guru, community engagement, digital pedagogy, Kurikulum Merdeka
INTERVENSI STUNTING MELALUI EDUKASI GIZI DAN PEMBERIAN PANGAN BERGIZI PADA BALITA DI KOTA KUPANG Clarissa Elfira Amos Pah; Yonatan Pering; Juan Rizky Mannuel Ledoh; Sebastianus Mola; Fajri Adha; Tince Etlin Tallo; Hawu Yogia Pradana Uly
ABDI WINA JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2025): Abdi Wina Edisi Desember 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan ancaman serius bagi kualitas generasi penerus karena tidak hanya menghambat pertumbuhan fisik, tetapi juga menurunkan kemampuan kognitif dan kesehatan jangka panjang secara permanen. Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menghadapi tantangan besar sebagai provinsi dengan tingkat prevalensi stunting tertinggi di Indonesia (37%). Kendati program pemerintah seperti pemberian nutrisi tambahan telah berjalan, namun efektivitasnya belum optimal akibat rendahnya literasi orang tua. Data SKI tahun 2023 menunjukkan skor pemahaman pencegahan stunting masyarakat NTT (64,2%) dan pengetahuan MP-ASI bergizi (52,6%) masih di bawah rata-rata nasional. Lemahnya pengetahuan ini menyebabkan pola asuh dan pemberian makanan bergizi yang tidak memadai. Merespons urgensi tersebut, kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini menerapkan pendekatan komprehensif melalui edukasi pencegahan stunting dan intervensi gizi langsung berupa pemberian susu dan telur selama empat bulan. Bekerja sama dengan GMIT Paulus Kupang dan Posyandu Kenari Naikoten I, kegiatan difokuskan pada enam balita berisiko stunting. Hasil pemantauan kader dan orang tua menunjukkan perkembangan signifikan pada kondisi fisik dan perilaku balita selama intervensi dilakukan. Hasil kegiatan ini memberikan kontribusi bahwa kombinasi edukasi untuk menutup celah pengetahuan dan intervensi gizi spesifik adalah kunci keberhasilan penanganan stunting di wilayah berisiko tinggi.