cover
Contact Name
Evi Susilawati
Contact Email
evisusilawati@fkip.uisu.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
evisusilawati@fkip.uisu.ac.id
Editorial Address
Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Islam Sumatera Utara Jl. Sisingamangaraja XII, Kelurahan Teladan, Medan, Indonesia
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Journal of Education Technology and Civic Literacy (JET CIVIL)
ISSN : -     EISSN : 29646596     DOI : https://dx.doi.org/10.30743/jetcivil
Core Subject : Education, Social,
Jurnal ini berfokus pada publikasi hasil penelitian ilmiah yang berkaitan dengan bidang kajian kewarganegaraan, kajian konseptual bidang pendidikan, teknologi pendidikan, pengembangan bahan ajar, media, evaluasi, dan metode penelitian di bidang pendidikan, pendidikan politik, pendidikan hukum, pendidikan dan literasi kewarganegaraan. Jurnal ini berfokus pada publikasi hasil penelitian ilmiah yang berkaitan dengan bidang kajian kewarganegaraan, kajian konseptual bidang pendidikan, teknologi pendidikan, pengembangan bahan ajar, media, evaluasi, dan metode penelitian di bidang pendidikan, pendidikan politik, pendidikan hukum, pendidikan dan literasi kewarganegaraan.
Articles 56 Documents
UPAYA MENINGKATAN MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PPKN DENGAN METODE DISCOVERY LEARNING MENGGUNAKAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN KELAS VIII DI SMP NEGERI BINJAI Afrilia Afrilia
Journal of Education Technology and Civic Literacy (JET CIVIL) Vol 2, No 2 (2022): Edisi April
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.915 KB) | DOI: 10.30743/jetcivil.v2i2.6153

Abstract

Penelitian ini  bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PPKn dengan menggunakan metode Discovery Learning dengan menggunakan media video pembelajaran. berjenis penelitian tindakan kelas (PTK).  Sampel penelitian ini adalah siswa Kelas VIII SMP Negeri Binjai. Karena di SMP Negeri Binjai. Penelitian ini berjenis penelitian tindakan kelas  dengan menggunakan tiga siklus yang terdiri atas empat tahapan yaitu: (a) perencanaan, (b) tindakan, (c) observasi dan Refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti untuk memperoleh informasi berupa observasi, dokumentasi dan tes. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Kriteria  Ketuntasan Minimal kelas VIII SMP Negeri Binjai adalah 73,00 maka standar ketuntasan individu dan standar ketuntasan klasikal akan diinterpretasikan sebagai berikut: a) Standar Ketuntasan Individu Secara perorangan (individual), dianggap telah “tuntas belajar” apabila daya serap siswa mencapai 73,00. b) Standar Ketuntasan Klasikal Secara klasikal, dianggap telah “tuntas belajar” apabila mencapai 80% dari jumlah siswa yang mencapai daya serap minimal 73. Hasil Penelitian Siklus I, II. III   dapat dilihat bahwa  telah terjadi ketuntasan peningkatan Ketuntasan belajar siswa, aktivivitas mengajar  guru,  dan aktivitas belajar siswa dengan menggunakan metode Discovery Learning.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR EDUKASI SELF CONFIDENCE PADA PENINGKATAN KESADARAN MASYARAKAT UNTUK DISUNTIK VAKSIN COVID-19 Sumilah Sumilah; Nur Sehat; Sahny Marbun
Journal of Education Technology and Civic Literacy (JET CIVIL) Vol 1, No 2 (2021): Edisi April
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.138 KB) | DOI: 10.30743/jetcivil.v1i2.4454

Abstract

Tujuan umum penelitian ini adalah diperolehnya bahan ajar Edukasi Self Confidents pada peningkatan  kesadaran masyarakat untuk disuntik Covid-19.  Target khusus penelitian ini adalah diperolehnya bahan ajar Edukasi Self Confidents  pada peningkatan  kesadaran masyarakat untuk disuntik Covid-19 baik dalam bentuk cetak maupun digital dan jurnal ilmiah. Subyek penelitiannya adalah masyarakat Kota Medan Provinsi Sumatera Utara yang berusia di atas 51 tahun. Pemilihan subyek didasarkan pada suatu pertimbangan karena mereka umumnya  lebih rentan tersasar oleh COVID-19 dan harus diberikan kesadaran untuk disuntik Covid-19. Penelitian ini menggunakan mixed methods research.  Dalam mengembangkan model pembelajaran blended learning berbasis pendekatan konstruktivistik ini dilakukan dengan memperhatikan rekomendasi yang dikemukakan oleh Borg and Gall yang mencakup 10 langkah pengembangan bahan ajar.   
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR TERINTEGRASI DENGAN PENDIDIKAN NILAI DAN MORAL PADA MATA PELAJARAN PPKN SMA KELAS X Zuraidah Adlina; Sumilah Sumilah
Journal of Education Technology and Civic Literacy (JET CIVIL) Vol 3, No 2 (2023): Edisi April
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.503 KB) | DOI: 10.30743/jetcivil.v3i2.6977

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar terintegrasi pendidikan nilai dan moral kelas X SMA Swasta PAB 8 Saentis Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang. Pengembangan bahan ajar dibuat karena bahan ajar yang sebelumnya belum terintegrasi dengan pendidikan nilai dan moral. bahan ajar tersebut dibuat karena merosotnya nilai moral siswa pada saat  ini. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan Research and Development (R D) menggunakan model 4D yang terdiri dari 4 tahap yaitu Define, Design, Develop, Desseminate dengan metode penelitian yaitu jenis data kualitatif dan kuantitatif (Mixed Methods). Uji coba produk dilakukan pada kelompok kecil yaitu 35 orang siswa kelas X dan guru mata pelajaran PPKn. Hasil penelitian dimana pada tahap validasi ahli terdiri atas 3 orang validator yaitu 1 oang validasi ahli materi oleh dosen, 1 orang validasi ahli materi oleh guru mata peajaran PPKn, dan 1 orang validasi ahli bahasa dengan skor rata-rata 3,55 dengan persentase 88,95% mendapatkan kriteria sangat baik atau “sangat valid”. Pada tahap uji coba untuk mengetahui kepraktisan penggunaan bahan ajar PPKn Terintegrasi Pendidikan Nilai dan Moral menggunakan uji coba kelompok kecil  (respon siswa) dan respon guru memperoleh skor dengan rata-rata 3,39 dengan persentase 84,86% dan memperoleh kriteria sangat baik. Sehingga dapat disimpulkan pengembangan bahan ajar PPKn terintegrasi pendidikan nilai dan moral Kelas X yang sudah dikembangakan adalah valid dan praktis sehingga layak untuk digunakan.
MANAJEMEN GURU BERBASIS KARAKTER PELAJAR PANCASILA DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI SD NEGERI 095205 PARBALOKAN KABUPATEN SIMALUNGUN Ulung Napitu; Hartono Sinaga; Kartini Kartini; Jannus Parulian Sihombing
Journal of Education Technology and Civic Literacy (JET CIVIL) Vol 3, No 1 (2022): Edisi Oktober
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.183 KB) | DOI: 10.30743/jetcivil.v3i1.6177

Abstract

Manajemen guru adalah salah satu aspek penting dalam penyelenggaraan     pendidikan, karena manajemen guru adalah faktor strategis yang besar pengaruhnya bagi peningkatan mutu pendidikan. Pelaksanaan manajemen guru di SDN 095205 Parbalokan selama ini belum berjalan secara efektif.  Berdasarkan penelitian pendahuluan diketahui terdapat gejala manajemen guru yang belum efektif, antara lain yang menonjol adalah dalam hal perencanaan, penempatan guru, tenaga guru yang terlalu berlebihan dan peningkatan kesejahteraan guru.  Beranjak dari kondisi tersebu, penelitian ini bertujuan untuk   mengetauhui: 1)Bagaimana perencanaan manajemen berbasis profil pelajar Pancasila SDN 095205 Parbaloka;(2)Bagaimana  pelaksanaan manajemen berbasis pelajar Pancasila dalam hal muatan karakter profil pelajar Pancasila tertuang dalam RPP di SDN 095205 Parbalokan(3) Bagaimana pelaksanaan manajemen berbasis profil pelajar Pancasila di SDN 095205 Parbalokan. Berdasar temuan-temuan penelitian dan hasil pembahasannya disimpulkan bahwa profil tenaga guru di SDN 095205 Parbalokan, Kabupeten Simalungun belum menggambarkan keadaan yang kondusif bagi peningkatan mutu pendidikan. Sedangkan pelaksanaan manajemen guru di SDN 095205 Parbalokan, Kabupeten Bengkalis belum sepenuhnya memenuhi kriteria efektivitas fungsi-fungsi manajemen guru. Berdasarkan kesimpulan tersebut, maka perlu dirumuskan sistem manajemen guru yang efektif, juga penataan kelembagaan, sehingga mendukung efektifitas pelaksanaan manajemen dan layanan guru yang akhirnya dapat meningkatkan mutu guru khususnya dan mutu pendidikan umumnya di SDN 095205 Parbalokan, Kabupeten Simalungun.
EFEKTIVITAS KOMUNIKASI EDUKATIF DALAM PEMBELAJARAN DARING DI MASA PANDEMI COVID-19 TERHADAP SEMANGAT BELAJAR MAHASISWA PADA MATA KULIAH EKONOMI KESEHATAN Imamul Khaira
Journal of Education Technology and Civic Literacy (JET CIVIL) Vol 2, No 1 (2021): Edisi Oktober
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.445 KB) | DOI: 10.30743/jetcivil.v2i1.4470

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas komunikasi  edukatif dalam pembelajaran daring di masa Pandemi Covid-19  terhadap semangat belajar mahasiswa pada mata kuliah Ekonomi Kesehatan pada mahasiswa semester III Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Haji Sumatera Utaraa. Penelitian ini dilakukan  pada semester ganjil tahun pelajaran 2021/2022.Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Berdsarkan analisis data diperoleh hasil r hitung sebesar 0,724 lebih besar dari nilai r pada tabel yaitu sebesar 0,724 0,349 dari nilai r product momen. Dari hasil analisis data tersebut menunjukkan bahwa terdapat efektifitas komunikasi edukatif terhadap terhadap semangat belajar mahasiswa dalam pembelajaran daring  di masa  Pandemi Covid-19 matakuliah Ekonomi Kesehatan mahasiswa semester III Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Haji Sumatera Utara.
UPAYA PENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS MATERI DASAR LAUT MELALUI MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE STAD PADA SISWA KELAS IX-1 SMP NEGERI 1 MERANTI TAHUN PELAJARAN 2019/2020 Rosida Sinaga
Journal of Education Technology and Civic Literacy (JET CIVIL) Vol 1, No 1 (2020): Edisi Oktober
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.714 KB) | DOI: 10.30743/jetcivil.v1i1.3599

Abstract

Penelitian Ttindakan Kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPS menggunakan Model Cooperative Learning Tipe STAD bagi siswa kelas IX-1 SMP Negeri 1 Meranti. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) penelitian tindakan partisipan dimana peneliti bekerja sama dengan guru kelas IX-1 SMP Negeri 1 Meranti. Yang terdiri dari 34 siswa. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di IX-1 SMP Negeri 1 Meranti. Objek penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar IPS menggunakan Model Cooperative Learning Tipe STAD bagi kelas IX-1 SMP Negeri 1 Meranti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Model Cooperative Learning Tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar dalam pembelajaran IPS bagi siswa Kelas IX-1 SMP Negeri 1 Meranti. Hal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan nilai dari siklus 1 hingga siklus II. Nilai rata-rata kelas yang diperoleh siswa pada siklus 1 ketuntasan prestasi belajar siswa baru mencapai 85%, nilai rata-rata 78.67. Pada siklus II ketuntasan hasil belajar siswa mencapai 97%, nilai rata-rata 83.38. Meningkatnya nilai siswa ini membuktikan bahwa hasil belajar siswa pada materi dasar laut ada peningkatan
PERAN ORANG TUA DALAM BERKOMUNIKASI MEMBENTUK KEDISIPLINAN ANAK DI DALAM LINGKUNGAN KELUARGA Sapta Kesuma; Indah Purnama Syafitri
Journal of Education Technology and Civic Literacy (JET CIVIL) Vol 3, No 2 (2023): Edisi April
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.956 KB) | DOI: 10.30743/jetcivil.v3i2.6968

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran orang tua dalam berkomunikasi membentuk kedisiplinan anak di dalam lingkungan keluarga. Bagaimana peran orang tua dalam berkomunikasi membentuk kedisiplinan anak di dalam lingkungan keluarga, Desa Damuli Pekan, Dusun Simpang Siranggong, Kec. Kualuh Selatan, Kab. Labuhanbatu Utara dan Bagaimana kendala-kendala yang dihadapi orang tua dalam berkomunikasi membentuk kedisiplinan anak di dalam lingkungan keluarga,Faktor yang mempengaruhi orang tua membentuk kedisiplinan anak. Menurut Sugiyono (2016), metode deskriptif kualitatif adalah metode penelitia yang berdasarkan pada filsafat postpositivesme di gunakan untuk peneliti pada kondisi objek yang alamiah. Berdasarkan pengertian di atas maka peneliti mengambil metode deskriptif kualitatif. Mengenai objek yang dibicarakan sesuai kenyataan yang terjadi pada masyarakat khususnya orang tua dan anak pada masyarakat dusun simpang siranggong. Komunikasi orang tua dalam membentuk kedisiplinan anak memiliki hubungan yang kuat dan signifikan. Artinya, semakin sering orang tua memberikan komunikasi yang baik kepada anaknya maka orang tua memiliki tugas penuh dalam mendidik, mengasuh, dan membimbing anak agar menjadi kepribadian yang baik di dalam keluarga mau pun diluar (masyarakat). Dapat disimpulkan bahwa kesulitan yang Dihadapi Orang Tua dalam berkomunikasi membentuk kedisiplinan anak desa Desa Damuli Pekan, Dusun Simpang Siranggong, Kec. Kualuh Selatan kab. Labuhanbatu Utara, yaitu latar belakang orang tua yang sibuk dengan pekerjaannya mempengaruhi tingkat kemudahan dan kesulitan orang tua dalam membentuk perilaku disiplin anak, kesulitan membagi waktu antara anak dan pekerjaan keadaan rumah yang kurang nyaman hal ini bias didasari jumlah anggota keluarga sehingga orang tua sulit dalam membentuk perilaku disiplin terhadap anak-anak mereka.
PERAN DAN TANGGUNG JAWAB ORANG TUA DALAM PROSES BELAJAR PADA MASA COVID-19 DI DESA RUMAH GERAT KECAMATAN BIRU-BIRU KABUPATEN DELI SERDANG Tampilen Kaban; Nur Sehat
Journal of Education Technology and Civic Literacy (JET CIVIL) Vol 2, No 2 (2022): Edisi April
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.08 KB) | DOI: 10.30743/jetcivil.v2i2.6154

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Desa Rumah Gerat Kecamatan Biru-Biru Kabupaten Deli Serdang. Lokasi ini dijadikan sebagai tempat untuk mengetahui peran dan tanggung jawab orang tua dalam proses belajar pada masa Covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Subjek dalam penelitian ini yaitu kepala dusun, anak, dan orang tua. Pengumpulan data diambil melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penulis berperan sebagai pewawancara secara langsung untuk menggali data melalui kepala dusun, anak, dan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran dan tanggung jawab orang tua dalam proses belajar pada masa Covid-19 di Desa Rumah Gerat yaitu orang tua melaksanakan peran dan tanggung jawab dalam bentuk ganda yaitu pertama menjadi orang tua dan kedua menjadi guru di dirumah; memenuhi fasilitas yang dibutuhkan anak, membimbing mengawasi;memotivasi; member nasihat; dan bertanggung jawab dalam mencari nafkah serta keberhasilan anak dalam belajar. Kesulitan yang dihadapi orang tua yaitu dalam membimbing anak; ekonomi; pembagian waktu
PENERAPAN METODE ROLE PLAYING DENGAN MULTIMEDIA UNTUK PENINGKATAN KEMAMPUAN KETERAMPILAN BERMAIN DRAMA PADA SISWA SMP NEGERI 2 BUNTU PANE SATU ATAP KABUPATEN ASAHAN Siti Kholifah
Journal of Education Technology and Civic Literacy (JET CIVIL) Vol 1, No 2 (2021): Edisi April
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.3 KB) | DOI: 10.30743/jetcivil.v1i2.4455

Abstract

Penelitian  ini untuk melihat peningkatan kemampuan keterampilan bermain drama pada siswa SMP Negeri 2 Buntu Pane Satu Atap Kabupaten Asahan dengan menerapkan Metode Role Playing dengan multimedia. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas VIII-3  SMP Negeri 2 Buntu Pane Satu Atap pada Tahun Pelajaran 2020/2021. Sampel penelitian ini berjumlah 30 siswa dan terdiri dari 16 putri dan 14 putra. Sumber data dalam penelitian adalah  siswa,  guru, dan  data dokumen berupa data awal hasil tes sebelum dilakukan tindakan dan hasil tes setelah dilakukan tindakan. Berdasarkan hasil penelitian dapat diperoleh terdapat peningkatan kemampuan keterampilan bermain drama pada siswa SMP Negeri 2 Buntu Pane Satu Atap Kabupaten Asahan dengan menerapkan Metode Role Playing dengan multimedia.
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PEMBERIAN MARGA DALAM ADAT SUKU BATAK TOBA DI DESA LIANG JERING KECAMATAN TANAH PINEM KABUPATEN DAIRI Sahnny Marbun; Atmawarni Atmawarni; Sapta Kesuma
Journal of Education Technology and Civic Literacy (JET CIVIL) Vol 3, No 1 (2022): Edisi Oktober
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.758 KB) | DOI: 10.30743/jetcivil.v3i1.6178

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Desa Liang Jering Kecamatan Tanah Pinem Kabupaten Dairi Lokasi ini dijadikan sebagai tempat untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap pemberian marga dalam perkwinan adat suku batak toba. Penelitian ini juga merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Subjek dalam penelitian ini yaitu kepala desa, ketua adat, dan masyarakat yang berkaitan. Pengumpulan data diambil melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penulis berperan sebagai pewawancara secara langsung untuk menggali data melalui kepala desa, ketua adat, dan masyarakat bersangkitan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat terhadap pemberian marga dalam perkawinan adat suku batak toba di Desa Liang Jering Kecamatan Tanah Pinem Kabupaten Dairi yaitu pemberiar marga dalam perkawinan adat sangat penting dan harus dilakukan. Apabila terdapat perkawinan beda suku maka wanita yang bukan batak terlebih dahulu dimasukkan menjadi warga batak toba dengan cara diberi marga. Setelah diberi marga maka sah menjadi warga batak toba serta memiliki hak dan kewajiban dalam adta batak toba sesuai dengan filsafah Dalihan Natolu. Kesulitan yang dihadapi dalam pemberian marga yaitu kurangya pengetahuan dan pengalaman masyarakat, membutuhkan biaya yang sangat banyak, perbedaan suku, dan komunikasi (perbedaan bahasa daerah).