cover
Contact Name
-
Contact Email
kopula@unram.ac.id
Phone
+6287865122881
Journal Mail Official
kopula@unram.ac.id
Editorial Address
Jalan Majapahit No 62 Mataram Nusa Tenggara Barat
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan
Published by Universitas Mataram
ISSN : 29878446     EISSN : 29875307     DOI : https://doi.org/10.29303/kopula
Core Subject : Education,
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan adalah suatu jurnal terbit dua kali setahun (Maret dan Oktober) yang dipublikasikan oleh Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram. Kopula pertama diterbitkan pada tahun 2019 sebagai wadah untuk mempublikasi hasil pemikiran dan penelitian tentang Bahasa, Sastra, dan Pendidikan. Jurnal ini menerapkan sistem open access peer-reviewed journal baik untuk artikel yang berbahasa Indonesia maupun Inggris dalam versi cetak dan elektronik yang masing-masing memiliki ISSN
Articles 257 Documents
Konstruksi Krisis dan Interdiskursivitas Geopolitik: Analisis Discourse-Historical Approach (DHA) terhadap Narasi Pelemahan Rupiah Rp 17.000 Sukma Febri Sianturi; Tasya Aulia Rusdi; Ita Khairani; Rahmani, Nurita; Cahya, Adira; Wincent Danuarta Damanik; Zahira Nazwa
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2026): in Progress
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v8i2.9897

Abstract

Fenomena pelemahan nilai tukar rupiah yang menembus angka Rp17.000 per dolar AS pada Maret 2026 memicu diskursus intensif di ruang publik. Realitas ekonomi ini menjadi sensitif secara historis sehingga memerlukan analisis terhadap bagaimana bahasa jurnalistik dan pernyataan resmi membingkai situasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap strategi diskursif dalam laporan berita ekonomi dan pernyataan otoritas moneter terkait depresiasi rupiah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan Discourse-Historical Approach (DHA) dari Ruth Wodak, melalui teknik analisis wacana kritis dengan prinsip triangulasi konteks empat level. Hasil penelitian menunjukkan bahwa narasi ekonomi dikonstruksi melalui lima strategi utama. Strategi nominasi dan predikasi mempersonifikasi rupiah sebagai entitas yang "tertekan" oleh faktor eksternal, sementara "fundamental ekonomi" dipredikasikan secara positif untuk menjaga legitimasi. Penggunaan topos of history dan topos of threat berfungsi merasionalisasi krisis dengan membandingkan situasi saat ini dengan memori krisis 1998 guna memitigasi kepanikan. Strategi perspektivisasi mengungkap dominasi suara teknokratis yang cenderung mengabaikan dampak sektor riil, sedangkan strategi mitigasi membingkai angka Rp17.000 hanya sebagai "batas psikologis." Penelitian ini menyimpulkan bahwa bahasa media dan otoritas bukanlah entitas netral, melainkan instrumen strategis untuk mengelola emosi publik serta mempertahankan kepercayaan pasar di tengah ketidakpastian global.
Negosiasi Maskulinitas Hegemonik dalam Ruang Domestik Karakter Moko Pada Film 1 Kakak 7 Ponakan: Perspektif Raewyn Connell Senada Sitompul, Monalisa; Aisyah Rizkiah Nasution; Emya Gita Caroline; Tomy Arianto
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2026): in Progress
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v8i2.9911

Abstract

Penelitian ini berlandaskan pada pergeseran stereotip maskulinitas tradisional yang dulu menempatkan laki‑laki sebagai figur dominan di ruang publik, kini beralih kepada peran aktif di lingkungan rumah. Tujuan studi ini adalah mengkaji cara maskulinitas hegemonik dinegosiasikan oleh karakter Moko dalam film 1 Kakak 7 Ponakan melalui kerangka maskulinitas Raewyn Connell. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan sudut pandang sosiologi sastra. Data berupa teks dan rekaman audiovisual diperoleh lewat kajian literatur serta teknik observasi dan pencatatan, lalu dianalisis dengan model interaktif. Temuan menunjukkan bahwa Moko, mewakili generasi sandwich kelas menengah‑bawah, mengalami maskulinitas yang terkompromi karena tekanan struktural ekonomi. Ruang domestik menjadi medan negosiasi di mana Moko membangun konstruksi maskulinitas hegemonik yang alternatif. Ia tidak sepenuhnya mematuhi standar dominasi tradisional; justru Moko menegakkan nilai tanggung jawab dan kepemimpinan secara lebih fleksibel, empatik, dan relasional dalam peran pengasuhan. Kesimpulannya, peran laki‑laki di ranah rumah bukanlah penurunan identitas maskulin, melainkan bentuk transformasi dan adaptasi terhadap dinamika sosial kontemporer.
Kesalahan Penggunaan Ejaan Karangan Deskripsi Siswa Kelas VII  SMPN 8 Kota Jambi Bella Saphira; Rasdawita; Rahmawati
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2026): in Progress
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v8i2.9939

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kesalahan ejaan dan pembenaran ejaan pada karangan deskripsi siswa kelas VII SMPN 8 Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan langsung terhadap proses pembelajaran Dokumentasi (karya tulis siswa), Wawancara (guru Bahasa Indonesia), dan Observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga kategori utama kesalahan ejaan yang dilakukan siswa. Pertama, kesalahan pemakaian huruf kapital Kedua, kesalahan penulisan kata depan. Ketiga, kesalahan pemakaian tanda baca. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar perbaikan mutu pembelajaran menulis, meminimalisir kesalahan kebahasaan siswa melalui pendekatan pengajaran yang lebih tepat sasaran, serta meningkatkan kualitas literasi tulis di SMPN 8 Kota Jambi.
Konstruksi Wacana Media terhadap Perempuan dalam Kasus Kekerasan Seksual (AWK Teun A. van Dijk) Pada Pemberitaan BBC Indonesia Ridwan; Nensilianti; Revalina, Fauziah
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2026): in Progress
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v8i2.9950

Abstract

Kekerasan seksual terhadap perempuan merupakan persoalan serius yang sering direpresentasikan dalam media dan turut membentuk persepsi publik terhadap korban. Media tidak hanya berfungsi menyampaikan informasi, tetapi juga mengonstruksi realitas sosial yang memengaruhi cara masyarakat memandang posisi korban. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konstruksi wacana media terhadap perempuan korban kekerasan seksual dalam pemberitaan BBC Indonesia. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan Analisis Wacana Kritis (AWK) Teun A. van Dijk, dengan data berupa teks berita yang dianalisis melalui struktur makro, superstruktur, mikro, serta kognisi sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media membentuk representasi korban secara kompleks dengan menyoroti ketidakadilan, relasi kuasa, pengalaman psikologis, marginalisasi, serta stigma sosial. Data statistik juga menegaskan bahwa tuduhan palsu sangat jarang terjadi, meskipun persepsi negatif terhadap korban masih sering muncul. Secara keseluruhan, pemberitaan mencerminkan dinamika kuasa antara individu dan institusi serta pentingnya perspektif yang berpihak pada korban
Representasi Face Threatening Acts Dan Strategi Kesantunan Dalam Cerpen “Gerimis” Karya Raditya Dika   Nensilianti; Ridwan; Pratiwi, Lestari Auliah
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2026): in Progress
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v8i2.9951

Abstract

Bahasa dalam karya sastra tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga merepresentasikan hubungan sosial antar tokoh melalui penggunaan tuturan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi Face Threatening Acts (FTA) dan strategi kesantunan dalam dialog cerpen Gerimis karya Raditya Dika. Penelitian ini menggunakan pendekatan pragmatik dengan metode deskriptif kualitatif serta berlandaskan teori kesantunan Brown dan Levinson. Data penelitian berupa tuturan dialog dalam cerpen yang mengandung unsur FTA, yang dikumpulkan melalui teknik baca dan catat. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi jenis FTA serta mengklasifikasikan strategi kesantunan yang digunakan tokoh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat berbagai bentuk FTA seperti permintaan, kritik, penolakan, dan ketidaksetujuan. Untuk meminimalkan ancaman terhadap muka lawan tutur, tokoh menggunakan strategi kesantunan berupa bald on record, positive politeness, negative politeness, dan off record. Penggunaan strategi tersebut mencerminkan upaya menjaga hubungan interpersonal sekaligus mencapai efektivitas komunikasi dalam interaksi. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa strategi kesantunan berperan penting dalam mengelola potensi konflik dalam tuturan sastra
Kearifan Lokal Budaya Bugis-Makassar dalam Novel Silariang karya Oka Aurora Anisa Zahra; Fitrah, Yundi; Nurfadilah
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2026): in Progress
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v8i2.10063

Abstract

Karya sastra sering kali menjadi cermin yang memantulkan identitas dan kekayaan budaya suatu bangsa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk kearifan lokal budaya Bugis-Makassar serta mendeskripsikan representasi nilai-nilai tersebut dalam novel Silariang karya Oka Aurora. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan landasan teori sosiologi sastra. Data penelitian berupa kutipan dialog dan narasi dalam novel yang mengandung nilai budaya, yang dikumpulkan melalui teknik baca dan catat. Analisis data dilakukan dengan metode deskriptif interpretatif untuk membedah makna di balik teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal dalam novel ini mencakup nilai sosial, moral, adat dan tradisi, religiusitas, serta budaya lokal yang khas. Nilai-nilai tersebut direpresentasikan secara apik melalui dialog, narasi, konflik antartokoh, simbol budaya, serta tindakan para tokoh. Dengan demikian, novel Silariang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga berperan penting sebagai media representasi dan sarana pelestarian budaya Bugis-Makassar di era modern
Analisis Kesalahan Ejaan Menulis Teks Prosedur Siswa Kelas VII SMPN 26 Tanjung Jabung Timur Siti Aningsih; Rasdawita; Hilman Yusra; Agus Setyonegoro
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2026): in Progress
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v8i2.10081

Abstract

Kemampuan menulis sesuai kaidah bahasa Indonesia merupakan kompetensi dasar yang penting bagi siswa menengah pertama. Namun, dalam praktiknya, sering kali ditemukan ketidaksesuaian antara hasil tulisan siswa dengan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) atau EYDPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk kesalahan ejaan dalam menulis teks prosedur siswa kelas VII SMPN 26 Tanjung Jabung Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian berjumlah 28 siswa. Data penelitian berupa hasil kerja siswa menulis teks prosedur yang ditinjau dari aspek yaitu, pemakaian kata, penulisan kata, dan penggunaan tanda baca. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dokumentasi, dan teknik catat. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 73 data kesalahan dengan total 145 bentuk kesalahan ejaan. Kesalahan tersebut terdiri atas kesalahan pemakaian huruf sebanyak 132 bentuk, kesalahan penulisan kata sebanyak 4 bentuk, dan kesalahan penggunaan tanda baca sebanyak 9 bentuk. Kesalahan yang paling dominan adalah kesalahan pemakaian huruf, terutama penggunaan huruf kapital pada awal kalimat. Temuan ini menunjukkan bahwa siswa masih mengalami kesulitan dalam menerapkan kaidah ejaan bahasa Indonesia secara tepat. Oleh karena itu, diperlukan pembelajaran yang lebih intensif dan latihan menulis secara berkelanjutan agar kemampuan menulis siswa sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia dapat meningkat.