cover
Contact Name
Rahmat Pannyiwi
Contact Email
rahmatpannyiwi79@gmail.com
Phone
+6285298456666
Journal Mail Official
agdosiagdosi@gmail.com
Editorial Address
Komp. Nusa Harapan Permai Blok B.6 No.7 Kecamatan biringkanaya
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 29649196     DOI : https://doi.org/10.59585/sosisabdimas
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, tidak memiliki ruang lingkup yang spesifik, Jurnal ini merupakan jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 356 Documents
Edukasi Manajemen Laktasi terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Kepercayaan Diri Ibu Nifas dalam Pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Binti Lulu Muthoharoh; Fitri Nurjanah; Mildaratu; Cakrawati R
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Exclusive breastfeeding is a crucial step in improving infant health and preventing various nutritional problems. However, many postpartum mothers still lack the knowledge and confidence to provide optimal breastfeeding. This community service activity aims to improve postpartum mothers' knowledge and confidence through lactation management education. Implementation methods include counseling, breastfeeding technique training, and mentoring postpartum mothers in breastfeeding practices. The results of the activity indicate an increase in postpartum mothers' knowledge and confidence in exclusive breastfeeding. Lactation management education has been proven effective in supporting successful exclusive breastfeeding. Keywords: Lactation Management, Exclusive Breastfeeding, Postpartum Mothers, Health Promotion Abstrak Pemberian ASI eksklusif merupakan salah satu upaya penting dalam meningkatkan kesehatan bayi dan mencegah berbagai masalah gizi. Namun, masih banyak ibu nifas yang belum memiliki pengetahuan dan kepercayaan diri yang cukup dalam memberikan ASI secara optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kepercayaan diri ibu nifas melalui edukasi manajemen laktasi. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, pelatihan teknik menyusui, serta pendampingan ibu nifas dalam praktik pemberian ASI. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kepercayaan diri ibu nifas dalam pemberian ASI eksklusif. Edukasi manajemen laktasi terbukti efektif dalam mendukung keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Kata Kunci: Manajemen Laktasi, Asi Eksklusif, Ibu Nifas, Promosi Kesehatan
Edukasi Pijat Bayi dan Anak sebagai Upaya Optimalisasi Tumbuh Kembang Balita Siti Badria Asikin
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Toddler growth and development is a crucial aspect in determining the quality of their future health. One way to support toddler growth and development is through infant and child massage. Infant massage has benefits in improving blood circulation, sleep quality, and strengthening the bond between mother and child. However, many mothers still do not know the correct infant massage techniques. This community service activity aims to improve mothers' knowledge and skills in performing infant and child massage. The implementation method included counseling, demonstrations, and hands-on practice by participants. The results of the activity showed an increase in mothers' knowledge and skills in performing infant massage. Infant massage education is effective in supporting optimal toddler growth and development. Keywords: Infant Massage, Growth and Development, Toddler, Health Education Abstrak Tumbuh kembang balita merupakan aspek penting dalam menentukan kualitas kesehatan anak di masa depan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mendukung tumbuh kembang balita adalah melalui pijat bayi dan anak. Pijat bayi memiliki manfaat dalam meningkatkan sirkulasi darah, kualitas tidur, serta mempererat ikatan antara ibu dan anak. Namun, masih banyak ibu yang belum mengetahui teknik pijat bayi yang benar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam melakukan pijat bayi dan anak. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, demonstrasi, serta praktik langsung oleh peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam melakukan pijat bayi. Edukasi pijat bayi efektif dalam mendukung optimalisasi tumbuh kembang balita. Kata Kunci: Pijat Bayi, Tumbuh Kembang, Balita, Edukasi Kesehatan
Implementasi Participatory Epidemiology dalam Pemetaan Risiko Penyakit di Lingkungan Masyarakat Yermi
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Environmentally-related diseases remain a public health problem in various regions. Lack of community involvement in identifying and mapping disease risk factors often results in suboptimal disease prevention efforts. Participatory Epidemiology is an approach that involves active community participation in the process of gathering information and mapping disease risks in their environment. This community service activity aims to increase community knowledge and skills in identifying and mapping disease risk factors through a Participatory Epidemiology approach. Implementation methods include health education, disease risk mapping training, group discussions, and community practice of disease risk mapping. Results of the activity indicate increased community knowledge regarding disease risk factors and increased community participation in environmental health monitoring activities. The implementation of Participatory Epidemiology has proven effective in increasing community involvement in environmentally-based disease prevention efforts. Keywords: Participatory Epidemiology, Disease Risk Mapping, Public Health, Community Empowerment ABSTRAK Penyakit berbasis lingkungan masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di berbagai wilayah. Kurangnya keterlibatan masyarakat dalam mengidentifikasi dan memetakan faktor risiko penyakit seringkali menyebabkan upaya pencegahan penyakit menjadi kurang optimal. Participatory Epidemiology merupakan pendekatan yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam proses pengumpulan informasi dan pemetaan risiko penyakit di lingkungan mereka. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengidentifikasi serta memetakan faktor risiko penyakit melalui pendekatan Participatory Epidemiology. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan, pelatihan pemetaan risiko penyakit, diskusi kelompok, serta praktik pemetaan risiko penyakit di lingkungan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai faktor risiko penyakit serta peningkatan partisipasi masyarakat dalam kegiatan pemantauan kesehatan lingkungan. Implementasi Participatory Epidemiology terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam upaya pencegahan penyakit berbasis lingkungan. Kata Kunci: Participatory Epidemiology, Pemetaan Risiko Penyakit, Kesehatan Masyarakat, Pemberdayaan Masyarakat
Edukasi Interaksi Mikroorganisme Lingkungan dan Kesehatan Manusia sebagai Upaya Promosi Kesehatan Masyarakat Satriana Dardi; Misnarliah
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Microorganisms are an essential part of the environment, playing both beneficial and detrimental roles in human health. Lack of public understanding regarding the interaction of microorganisms with the environment can increase the risk of infectious diseases and reduce the quality of public health. This community service activity aims to increase public knowledge about the role of microorganisms and how to maintain a healthy environment. Implementation methods included health education, simple demonstrations, and community support in maintaining environmental cleanliness. The results of the activity indicate an increase in public knowledge and awareness regarding the importance of maintaining a clean environment to prevent disease. This education is effective as a community-based health promotion effort. Keywords: Microorganisms, Environmental Health, Health Promotion, Community Abstrak Mikroorganisme merupakan bagian penting dari lingkungan yang memiliki peran baik yang menguntungkan maupun merugikan bagi kesehatan manusia. Kurangnya pemahaman masyarakat mengenai interaksi mikroorganisme dengan lingkungan dapat meningkatkan risiko penyakit infeksi serta menurunkan kualitas kesehatan masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai peran mikroorganisme serta cara menjaga kesehatan lingkungan. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan, demonstrasi sederhana, serta pendampingan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah penyakit. Edukasi ini efektif sebagai upaya promosi kesehatan berbasis masyarakat. Kata Kunci: Mikroorganisme, Kesehatan Lingkungan, Promosi Kesehatan, Masyarakat
Program Senam Lansia sebagai Upaya Promotif dan Preventif dalam Menjaga Kesehatan Lansia Sri Ariyanti; Rezqiqah Aulia Rahmat
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT The elderly are an age group vulnerable to various health problems due to the aging process. Decreased physical function, reduced muscle strength, and an increased risk of non-communicable diseases such as hypertension and diabetes mellitus are common among the elderly. One way to maintain the health of the elderly is through regular physical activity, such as elderly exercise. This community service activity aims to increase awareness and participation of the elderly in physical activity through an elderly exercise program as a promotive and preventive measure for maintaining health. Implementation methods include health education on the importance of physical activity for the elderly, regular implementation of elderly exercise, and evaluation of the elderly's health condition before and after the activity. The results of the activity indicate an increase in elderly participation in physical activity and an increase in elderly awareness of the importance of maintaining health. The elderly exercise program has been proven effective in improving physical fitness and quality of life for the elderly. Keywords: Elderly, Elderly Exercise, Health Promotion, Physical Activity ABSTRAK Lansia merupakan kelompok usia yang rentan mengalami berbagai masalah kesehatan akibat proses penuaan. Penurunan fungsi fisik, berkurangnya kekuatan otot, serta meningkatnya risiko penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes mellitus sering terjadi pada kelompok lansia. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan lansia adalah melalui aktivitas fisik secara teratur, seperti senam lansia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi lansia dalam melakukan aktivitas fisik melalui program senam lansia sebagai upaya promotif dan preventif dalam menjaga kesehatan. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan mengenai pentingnya aktivitas fisik bagi lansia, pelaksanaan senam lansia secara rutin, serta evaluasi kondisi kesehatan lansia sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi lansia dalam melakukan aktivitas fisik serta peningkatan kesadaran lansia mengenai pentingnya menjaga kesehatan. Program senam lansia terbukti efektif dalam meningkatkan kebugaran fisik dan kualitas hidup lansia. Kata Kunci: Lansia, Senam Lansia, Promosi Kesehatan, Aktivitas Fisik
Peningkatan Pengetahuan tentang Perawatan Tali Pusat pada Bayi Baru Lahir di Komunitas Pedesaan Fitri Nurjanah; Binti Lulu Muthoharoh
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Umbilical cord care for newborns is a crucial aspect in preventing infection and improving neonatal health. Lack of public knowledge, particularly among mothers, regarding proper umbilical cord care remains a problem in rural areas. This community service activity aims to improve mothers' knowledge about umbilical cord care through health education. Implementation methods included counseling, umbilical cord care demonstrations, and mentoring. Results showed an increase in mothers' knowledge and skills in performing proper umbilical cord care. This program was effective in improving neonatal care practices in the community. Keywords: Umbilical Cord, Newborn, Health Education, Neonatal Abstrak Perawatan tali pusat pada bayi baru lahir merupakan aspek penting dalam mencegah infeksi dan meningkatkan kesehatan neonatal. Kurangnya pengetahuan masyarakat, khususnya ibu, mengenai perawatan tali pusat yang benar masih menjadi permasalahan di daerah pedesaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang perawatan tali pusat melalui edukasi kesehatan. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, demonstrasi perawatan tali pusat, serta pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam melakukan perawatan tali pusat secara benar. Program ini efektif dalam meningkatkan praktik perawatan neonatal di masyarakat. Kata Kunci: Tali Pusat, Bayi Baru Lahir, Edukasi Kesehatan, Neonatal
Program Senam Lansia Terstruktur untuk Meningkatkan Kebugaran Lansia di Panti Jompo Rezqiqah Aulia Rahmat; Vivi Adriana Suardi; Djusmadi Rasyid
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The elderly are an age group vulnerable to declining physical function and fitness. Lack of physical activity can increase the risk of degenerative diseases and reduce their quality of life. Elderly exercise is a safe and effective form of physical activity to improve fitness. This community service activity aims to improve the fitness of the elderly through a structured elderly exercise program. Implementation methods include counseling, exercise training, and regular mentoring. Results indicate an increase in the fitness and participation of the elderly in physical activity. This program is effective in improving the health and quality of life of the elderly in nursing homes. Keywords: Elderly, Elderly Exercise, Fitness, Health Promotion Abstrak Lansia merupakan kelompok usia yang rentan mengalami penurunan fungsi fisik dan kebugaran. Kurangnya aktivitas fisik dapat meningkatkan risiko penyakit degeneratif serta menurunkan kualitas hidup lansia. Senam lansia merupakan salah satu bentuk aktivitas fisik yang aman dan efektif untuk meningkatkan kebugaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kebugaran lansia melalui program senam lansia terstruktur. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, pelatihan senam, serta pendampingan rutin. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kebugaran dan partisipasi lansia dalam aktivitas fisik. Program ini efektif dalam meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup lansia di panti jompo. Kata Kunci: Lansia, Senam Lansia, Kebugaran, Promosi Kesehatan
Promosi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dalam Pencegahan Tuberkulosis (TBC) Achmad Hilal; Masrikat Maya Diana Claartje
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Tuberculosis (TB) is an infectious disease that remains a public health problem, particularly in areas with poor sanitation and high population density. Clean and healthy living behaviors (PHBS) are a crucial factor in preventing TB transmission. However, many people still do not understand the importance of implementing PHBS in their daily lives. This community service activity aims to improve public knowledge and behavior regarding TB prevention through PHBS promotion. Implementation methods include health education, demonstrations of PHBS practices, and community mentoring. The results of the activity indicate increased knowledge and changes in community behavior regarding PHBS implementation. This program is effective in supporting the prevention of TB transmission in the community. Keywords: TB, PHBS, Health Promotion, Disease Prevention Abstrak Tuberkulosis (TBC) merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, terutama di lingkungan dengan sanitasi yang kurang baik dan kepadatan penduduk tinggi. Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) menjadi salah satu upaya penting dalam pencegahan penularan TBC. Namun, masih banyak masyarakat yang belum memahami pentingnya penerapan PHBS dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku masyarakat dalam pencegahan TBC melalui promosi PHBS. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan, demonstrasi praktik PHBS, serta pendampingan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan perubahan perilaku masyarakat dalam menerapkan PHBS. Program ini efektif dalam mendukung pencegahan penularan TBC di masyarakat. Kata Kunci: Tbc, Phbs, Promosi Kesehatan, Pencegahan Penyakit
Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil melalui Kelas Ibu Hamil Berbasis Media Audio Visual Ismiyanti Achmad; Erniwati Daranga
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Knowledge of pregnant women is a crucial factor in maintaining the health of both mother and fetus during pregnancy. Lack of knowledge can increase the risk of complications during pregnancy and childbirth. Prenatal classes are one way to improve maternal knowledge through health education. The use of audio-visual media in prenatal classes can increase the effectiveness of information delivery. This community service activity aims to improve the knowledge of pregnant women through audio-visual media-based prenatal classes. Implementation methods include counseling, educational video screenings, discussions, and knowledge evaluations. The results of the activity indicate an increase in knowledge among pregnant women after attending the classes. This program is effective in increasing pregnant women's understanding of pregnancy health. Keywords: Pregnant Women, Health Education, Audio-Visual, Prenatal Classes Abstrak Pengetahuan ibu hamil merupakan faktor penting dalam menjaga kesehatan ibu dan janin selama masa kehamilan. Kurangnya pengetahuan dapat meningkatkan risiko komplikasi kehamilan dan persalinan. Kelas ibu hamil merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan ibu melalui edukasi kesehatan. Pemanfaatan media audio visual dalam kelas ibu hamil dapat meningkatkan efektivitas penyampaian informasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil melalui kelas ibu hamil berbasis media audio visual. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, pemutaran video edukasi, diskusi, serta evaluasi pengetahuan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu hamil setelah mengikuti kelas. Program ini efektif dalam meningkatkan pemahaman ibu hamil mengenai kesehatan kehamilan. Kata Kunci: Ibu Hamil, Edukasi Kesehatan, Audio Visual, Kelas Ibu Hamil
Program Edukasi Asuhan Kebidanan Untuk Mencegah Komplikasi Kehamilan Pada Ibu Dengan Pernikahan Dini Zumrotul Ula; Rezqiqah Aulia Rahmat; Hasnia; Ainun Mardiah
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pernikahan dini merupakan salah satu faktor risiko yang dapat meningkatkan terjadinya komplikasi kehamilan pada ibu. Kurangnya pengetahuan mengenai asuhan kebidanan dan tanda bahaya kehamilan menjadi permasalahan utama yang dihadapi oleh ibu dengan usia muda. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu hamil dengan riwayat pernikahan dini melalui program edukasi asuhan kebidanan. Metode yang digunakan adalah edukasi partisipatif melalui penyuluhan, diskusi interaktif, dan pendampingan. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Sasaran kegiatan adalah 25 ibu hamil dengan pernikahan dini. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata dari 58,4 menjadi 84,2. Selain itu, pengetahuan baik meningkat dari 20% menjadi 76%. Terjadi pula perubahan perilaku, dimana 80% peserta rutin melakukan pemeriksaan antenatal care (ANC). Kesimpulan menunjukkan bahwa program edukasi asuhan kebidanan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu hamil sehingga dapat mencegah komplikasi kehamilan. Kata Kunci: Pernikahan Dini, Kehamilan Risiko Tinggi, Edukasi Kebidanan, Antenatal Care, Pengabdian Masyarakat ABSTRACT Early marriage is one of the risk factors that can increase pregnancy complications among mothers. Lack of knowledge regarding midwifery care and pregnancy danger signs is a major issue faced by young mothers. This community service program aims to improve knowledge and awareness of pregnant women with early marriage through midwifery care education. The method used was participatory education through counseling, interactive discussions, and mentoring. Evaluation was conducted using pre-test and post-test involving 25 pregnant women. The results showed an increase in the average score from 58.4 to 84.2. The proportion of good knowledge increased from 20% to 76%. Behavioral changes were also observed, with 80% of participants regularly attending antenatal care (ANC). In conclusion, the program is effective in improving knowledge and awareness, contributing to the prevention of pregnancy complications. Keywords: Early Marriage, High-Risk Pregnancy, Midwifery Education, Antenatal Care, Community Service