cover
Contact Name
Rahmat Pannyiwi
Contact Email
rahmatpannyiwi79@gmail.com
Phone
+6285298456666
Journal Mail Official
agdosiagdosi@gmail.com
Editorial Address
Komp. Nusa Harapan Permai Blok B.6 No.7 Kecamatan biringkanaya
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 29649196     DOI : https://doi.org/10.59585/sosisabdimas
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, tidak memiliki ruang lingkup yang spesifik, Jurnal ini merupakan jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 391 Documents
Pendampingan Pengembangan UMKM Sebagai Upaya Peningkatan Ekonomi Masyarakat Desa Brudu Sumobito Jombang Hevi Susanti; Ayu Rachmawati; Machin; Ahmad Efendi
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Maret)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v4i2.1138

Abstract

ABSTRACT Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a crucial role in improving the economy, particularly in rural areas. However, many MSMEs still face various obstacles, such as limited knowledge in business management, marketing, and product innovation. This community service activity aims to provide assistance to MSMEs in developing their businesses to improve their management and development capabilities. This activity was conducted in Brudu Village, Sumobito District, Jombang Regency, using a method of outreach, training, and direct mentoring for MSMEs. The results of the activity indicate an increase in MSMEs' understanding of business management, marketing strategies, and more attractive product packaging. With this mentoring activity, it is hoped that MSMEs in Brudu Village can develop sustainably and improve the economic welfare of the local community. Keywords: MSMEs, Business Mentoring, Community Empowerment, Village Economy ABSTRAK Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan. Namun demikian, banyak pelaku UMKM yang masih menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan pengetahuan dalam manajemen usaha, pemasaran, serta inovasi produk. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan pendampingan pengembangan UMKM guna meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam mengelola dan mengembangkan usahanya. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Brudu Kecamatan Sumobito Kabupaten Jombang dengan metode sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan secara langsung kepada pelaku UMKM. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pelaku UMKM mengenai manajemen usaha, strategi pemasaran, serta pengemasan produk yang lebih menarik. Dengan adanya kegiatan pendampingan ini diharapkan UMKM di Desa Brudu dapat berkembang secara berkelanjutan dan mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat. Kata Kunci: UMKM, Pendampingan Usaha, Pemberdayaan Masyarakat, Ekonomi Desa
Penguatan (Review) Etik Penelitian Kesehatan Pada Kadet Mahasiswa Fakultas Kedokteran Militer Universitas Pertahanan Purwanto Panji Sasongko
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Maret)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v4i2.1148

Abstract

ABSTRACT Research in the health sector has unique characteristics because it involves human subjects who have specific human rights and vulnerabilities. For students of the Faculty of Medicine (FK), understanding research ethics is not merely an administrative formality, but rather the moral foundation of their profession. Ethics review meetings aim to bridge the gap between academic theory and the implementation of research subject protection in the field. The health research ethics review activities were designed using an educational, participatory, and applied approach. The review activities proceeded smoothly and resulted in feedback from the FKM Unhan student cadets. The cadets enthusiastically implemented the three principles and seven standards of health research ethics. Keywords: Strengthening (review), principles, standards, health research ethics. ABSTRAK Penelitian di bidang kesehatan memiliki karakteristik unik karena melibatkan subjek manusia yang memiliki hak asasi dan kerentanan tertentu. Bagi mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK), pemahaman terhadap etik penelitian bukan sekadar formalitas administratif, melainkan fondasi moral dalam menjalankan profesi. Rapat penguatan (review) etik bertujuan untuk menjembatani kesenjangan antara teori akademis dan implementasi terhadap perlindungan subjek penelitian di lapangan. Kegiatan penguatan (review) etik penelitian kesehatan dirancang dengan menggunakan pendekatan edukatif, partisipatif, dan aplikatif.Kegiatan Penguatan (review) berlangsung dengan lancar dan mendapatkan hasil berupa umpan balik (feedback) dari para kadet mahasiswa FKM Unhan. Para Kadet dengan antusias menerapkan 3 prinsip dan 7 standar etik penelitian kesehatan. Kata Kunci: Penguatan (review), prinsip, standar, etik penelitian kesehatan.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Edukasi Kesehatan Preventif Berbasis Thibbun Nabawi Harnia; Lusyana Aripa
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Preventive health is an important effort in maintaining public health and preventing various diseases. One approach that can be used in health promotion is through traditional medicine concepts based on religious values, such as Thibbun Nabawi. Thibbun Nabawi is a treatment concept derived from the teachings of the Prophet Muhammad, which emphasizes the importance of maintaining health through a healthy lifestyle, consuming good food, and using natural ingredients as health therapies. This community service activity aims to increase public knowledge and awareness regarding preventive health through health education based on Thibbun Nabawi. Implementation methods included health education, interactive discussions, demonstrations of the use of natural ingredients such as honey and dates as health therapies, and assessments of knowledge levels before and after the activity. The results of the activity showed an increase in public knowledge and awareness regarding the importance of maintaining health through a healthy lifestyle and the use of natural ingredients. Thibbun Nabawi-based health education has proven effective in increasing public awareness of disease prevention efforts. Keywords: Thibbun Nabawi, Preventive Health, Health Promotion, Community Empowerment ABSTRAK Kesehatan preventif merupakan salah satu upaya penting dalam menjaga kesehatan masyarakat dan mencegah terjadinya berbagai penyakit. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan dalam promosi kesehatan adalah melalui konsep pengobatan tradisional berbasis nilai keagamaan, seperti Thibbun Nabawi. Thibbun Nabawi merupakan konsep pengobatan yang bersumber dari ajaran Nabi Muhammad SAW yang menekankan pentingnya menjaga kesehatan melalui pola hidup sehat, konsumsi makanan yang baik, serta penggunaan bahan alami sebagai terapi kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai kesehatan preventif melalui edukasi kesehatan berbasis Thibbun Nabawi. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, demonstrasi penggunaan bahan alami seperti madu dan kurma sebagai terapi kesehatan, serta evaluasi tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan melalui pola hidup sehat dan pemanfaatan bahan alami. Edukasi kesehatan berbasis Thibbun Nabawi terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap upaya pencegahan penyakit. Kata Kunci: Thibbun Nabawi, Kesehatan Preventif, Promosi Kesehatan, Pemberdayaan Masyarakat
Gerakan Keluarga Pesisir Sehat: Edukasi dan Pendampingan Gizi dalam Upaya Pencegahan Stunting Nurhafizah Nasution; Nur Aida Kubangun; Warda M; Rizky Auliah Juniarti
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Stunting is a chronic nutritional problem that remains a public health challenge, particularly in coastal areas with limited access to health information and services. Lack of family knowledge about balanced nutrition and childcare practices is a major factor in stunting. This community service activity aims to improve the knowledge and skills of coastal families in preventing stunting through nutrition education and mentoring. Implementation methods include health education, training in preparing balanced nutritional menus, and mentoring families in providing nutritious food. Results indicate increased knowledge and changes in family behavior regarding meeting children's nutritional needs. This program is effective in raising public awareness of the importance of nutrition in stunting prevention. Keywords: Stunting, Balanced Nutrition, Coastal Families, Health Education Abstrak Stunting merupakan permasalahan gizi kronis yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah pesisir yang memiliki keterbatasan akses informasi dan pelayanan kesehatan. Kurangnya pengetahuan keluarga mengenai gizi seimbang dan pola asuh anak menjadi faktor utama terjadinya stunting. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan keluarga pesisir dalam pencegahan stunting melalui edukasi dan pendampingan gizi. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan, pelatihan penyusunan menu gizi seimbang, serta pendampingan keluarga dalam praktik pemberian makanan bergizi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan perubahan perilaku keluarga dalam pemenuhan gizi anak. Program ini efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gizi dalam pencegahan stunting. Kata Kunci: Stunting, Gizi Seimbang, Keluarga Pesisir, Edukasi Kesehatan
Pemberdayaan Masyarakat Kampung Dalam Pengembangan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Sebagai Upaya Preventif Kesehatan Sara Surya; Jumingin; Rezqiqah Aulia Rahmat
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Household medicinal plants (TOGA) represent an initiative to utilize plants with medicinal properties to improve public health through self-reliance. The use of medicinal plants can serve as an easily accessible and relatively safe alternative to traditional medicine for addressing various minor health complaints. However, the utilization of medicinal plants in the community remains suboptimal due to a lack of knowledge regarding the types of medicinal plants and how to use them. This community service activity aims to improve the community’s knowledge and skills in developing family medicinal plants as a preventive measure to maintain health. Implementation methods include health education on the benefits of medicinal plants, training in planting and maintaining TOGA, and community assistance in managing TOGA gardens. The results of the activity indicate an increase in community knowledge regarding medicinal plants as well as increased community participation in the utilization of family medicinal plants. The TOGA development program can serve as a strategy to enhance community self-reliance in maintaining health. Keywords: Family Medicinal Plants, Community Empowerment, Preventive Health, Public Health. ABSTRAK Tanaman obat keluarga (TOGA) merupakan salah satu upaya pemanfaatan tanaman yang memiliki khasiat obat untuk meningkatkan kesehatan masyarakat secara mandiri. Pemanfaatan tanaman obat dapat menjadi alternatif pengobatan tradisional yang mudah diperoleh serta relatif aman digunakan untuk mengatasi berbagai keluhan kesehatan ringan. Namun, pemanfaatan tanaman obat di masyarakat masih belum optimal karena kurangnya pengetahuan mengenai jenis tanaman obat serta cara pemanfaatannya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengembangkan tanaman obat keluarga sebagai upaya preventif dalam menjaga kesehatan. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan mengenai manfaat tanaman obat, pelatihan penanaman dan pemeliharaan TOGA, serta pendampingan masyarakat dalam pengelolaan kebun TOGA. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai tanaman obat serta meningkatnya partisipasi masyarakat dalam pemanfaatan tanaman obat keluarga. Program pengembangan TOGA dapat menjadi salah satu strategi dalam meningkatkan kemandirian masyarakat dalam menjaga kesehatan. Kata Kunci: Tanaman Obat Keluarga, Pemberdayaan Masyarakat, Kesehatan Preventif, Kesehatan Masyarakat
Pendampingan Pengembangan UMKM Sebagai Upaya Peningkatan Ekonomi Masyarakat Desa Brudu Sumobito Jombang Hevi Susanti; Sariwana; Abubakar Betan
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a crucial role in improving the economy, particularly in rural areas. However, many MSMEs still face various obstacles, such as limited knowledge in business management, marketing, and product innovation. This community service activity aims to provide assistance to MSMEs in developing their businesses to improve their management and development capabilities. This activity was conducted in Brudu Village, Sumobito District, Jombang Regency, using a method of outreach, training, and direct mentoring for MSMEs. The results of the activity indicate an increase in MSMEs' understanding of business management, marketing strategies, and more attractive product packaging. With this mentoring activity, it is hoped that MSMEs in Brudu Village can develop sustainably and improve the economic welfare of the local community. Keywords: MSMEs, Business Mentoring, Community Empowerment, Village Economy ABSTRAK Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan. Namun demikian, banyak pelaku UMKM yang masih menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan pengetahuan dalam manajemen usaha, pemasaran, serta inovasi produk. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan pendampingan pengembangan UMKM guna meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam mengelola dan mengembangkan usahanya. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Brudu Kecamatan Sumobito Kabupaten Jombang dengan metode sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan secara langsung kepada pelaku UMKM. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pelaku UMKM mengenai manajemen usaha, strategi pemasaran, serta pengemasan produk yang lebih menarik. Dengan adanya kegiatan pendampingan ini diharapkan UMKM di Desa Brudu dapat berkembang secara berkelanjutan dan mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat. Kata Kunci: UMKM, Pendampingan Usaha, Pemberdayaan Masyarakat, Ekonomi Desa
Edukasi Pencegahan Hipertensi Melalui Pendekatan “Self-Monitoring Health Card” pada Kelompok Lansia Aktif Yermi; Safridha Kemala Putri
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Hypertension is a non-communicable disease commonly found in the elderly and is a major risk factor for heart disease, stroke, and kidney disorders. Elderly people's lack of knowledge about hypertension risk factors and low awareness of routine health monitoring can increase the risk of complications. This community service activity aims to increase elderly people's knowledge and awareness about hypertension prevention through the Self-Monitoring Health Card approach, a self-monitoring card used to record blood pressure and healthy lifestyle behaviors. Implementation methods included health education, training on how to use the health monitoring card, interactive discussions, and pre- and post-activity knowledge evaluations. Results showed an increase in elderly people's knowledge about hypertension risk factors and awareness of routine blood pressure monitoring. The Self-Monitoring Health Card approach has proven effective in increasing elderly participation in maintaining their health. Keywords: Hypertension, Elderly, Health Promotion, Self-Monitoring ABSTRAK Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang banyak ditemukan pada kelompok lansia dan menjadi faktor risiko utama terjadinya penyakit jantung, stroke, dan gangguan ginjal. Kurangnya pengetahuan lansia mengenai faktor risiko hipertensi serta rendahnya kesadaran dalam memantau kondisi kesehatan secara rutin dapat meningkatkan risiko terjadinya komplikasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran lansia mengenai pencegahan hipertensi melalui pendekatan Self-Monitoring Health Card, yaitu kartu pemantauan kesehatan mandiri yang digunakan untuk mencatat tekanan darah dan perilaku hidup sehat. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan, pelatihan penggunaan kartu pemantauan kesehatan, diskusi interaktif, serta evaluasi pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan lansia mengenai faktor risiko hipertensi serta peningkatan kesadaran dalam memantau tekanan darah secara rutin. Pendekatan Self-Monitoring Health Card terbukti efektif dalam meningkatkan partisipasi lansia dalam menjaga kesehatan. Kata Kunci: Hipertensi, Lansia, Promosi Kesehatan, Self-Monitoring
Pemberdayaan Masyarakat melalui Program Bank Sampah untuk Meningkatkan Kesehatan Lingkungan Muslimin B; Arnes Yuli Vandika; Saputra, M.Khalid Fredy
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Waste is an environmental problem that can impact public health. Improper waste management can lead to environmental pollution and increase the risk of various environmental-based diseases. One effort that can be made to address the waste problem is through a waste bank program that involves active community participation in waste management. This community service activity aims to increase public awareness and participation in waste management through the waste bank program as an effort to improve environmental health. Implementation methods include environmental health education, waste management training, the formation of waste bank groups, and activity evaluation. The results of the activity indicate an increase in public knowledge and participation in waste management, as well as increased public awareness of the importance of maintaining a clean environment. The waste bank program has proven effective in improving environmental health and community empowerment. Keywords: Waste Bank, Community Empowerment, Environmental Health, Waste Management ABSTRAK Permasalahan sampah merupakan salah satu masalah lingkungan yang dapat berdampak pada kesehatan masyarakat. Pengelolaan sampah yang tidak tepat dapat menyebabkan pencemaran lingkungan serta meningkatkan risiko berbagai penyakit berbasis lingkungan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan sampah adalah melalui program bank sampah yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan sampah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah melalui program bank sampah sebagai upaya meningkatkan kesehatan lingkungan. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan lingkungan, pelatihan pengelolaan sampah, pembentukan kelompok bank sampah, serta evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah serta meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Program bank sampah terbukti efektif dalam meningkatkan kesehatan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Kata Kunci: Bank Sampah, Pemberdayaan Masyarakat, Kesehatan Lingkungan, Pengelolaan Sampah
Pemberdayaan Kader Kesehatan dalam Meningkatkan Perilaku Hidup Sehat Masyarakat Abdullah; Abdul Rahim; Arnes Yuli Vandika; Lorensius Lonik
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Healthy living behaviors are a crucial factor in improving public health. However, many people still have not optimally implemented healthy living behaviors in their daily lives. Health cadres, as part of the community, play a crucial role in assisting health workers in health promotion at the community level. This community service activity aims to improve the knowledge and skills of health cadres in educating the public about healthy living behaviors. Implementation methods include health cadre training, health education, interactive discussions, and pre- and post-activity knowledge assessments. The results of the activity indicate an increase in the knowledge and skills of health cadres in educating the public about healthy living behaviors. Empowering health cadres has proven effective in increasing community participation in implementing healthy living behaviors. Keywords: Health Cadres, Community Empowerment, Healthy Living Behavior, Health Promotion ABSTRAK Perilaku hidup sehat merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Namun, masih banyak masyarakat yang belum menerapkan perilaku hidup sehat secara optimal dalam kehidupan sehari-hari. Kader kesehatan sebagai bagian dari masyarakat memiliki peran penting dalam membantu tenaga kesehatan dalam melakukan promosi kesehatan di tingkat komunitas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan dalam mengedukasi masyarakat mengenai perilaku hidup sehat. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan kader kesehatan, penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, serta evaluasi tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai perilaku hidup sehat. Pemberdayaan kader kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menerapkan perilaku hidup sehat. Kata Kunci: Kader Kesehatan, Pemberdayaan Masyarakat, Perilaku Hidup Sehat, Promosi Kesehatan.
Edukasi Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat sebagai Upaya Mewujudkan Desa Bersih dan Sehat Syaiful Bachri; Rahmat Pannyiwi; Rusdin Wally
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Waste management is a major challenge in maintaining environmental health in communities, particularly in rural areas. Improper waste management can lead to environmental pollution and increase the risk of various diseases. This community service activity aims to increase community knowledge and participation in community-based waste management. Implementation methods include environmental health education, waste sorting training, and community mentoring in household waste management. Results indicate increased knowledge and changes in community behavior regarding waste management. This program is effective in raising public awareness of the importance of maintaining environmental cleanliness to create a clean and healthy village. Keywords: Waste Management, Environmental Health, Community Empowerment, Healthy Village Abstrak Permasalahan sampah menjadi salah satu tantangan utama dalam menjaga kesehatan lingkungan di masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan. Pengelolaan sampah yang tidak tepat dapat menyebabkan pencemaran lingkungan serta meningkatkan risiko berbagai penyakit. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis komunitas. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan lingkungan, pelatihan pemilahan sampah, serta pendampingan masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah. Program ini efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan guna mewujudkan desa yang bersih dan sehat. Kata Kunci: Pengelolaan Sampah, Kesehatan Lingkungan, Pemberdayaan Masyarakat, Desa Sehat