cover
Contact Name
Deddy Yususf
Contact Email
inhealth.journal@gmail.com
Phone
+6285342010331
Journal Mail Official
inhealth.journal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Mappala Blok A4/3 Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Indonesian Health Journal
ISSN : 28290542     EISSN : 28282663     DOI : 10.56314
Core Subject : Health,
Welcome to the official INHEALTH: Indonesian Health Journal website. INHEALTH: Indonesian Health Journal has the content of research results and reviews in the field of selected studies covering various branches of health science. This journal is published Twice (2 Kali) within a year of February and August, submitted and ready-to-publish scripts will be published online gradually and the printed version will be released at the end of the publishing period. INHEALTH : Indonesian Health Journal is a journal developed to disseminate and discuss among stake holders on health research such as researchers, educators, students, practitioners of Health Office, Department of Health, Public Health Service center, as well as the general public who have an interest in the matter of the areas of: 1. Nursing Science 2. Midwifery Science 3. Public health 4. Medicine 5. Pharmacy 6. Biochemistry 7. Molecular biology related drug design 8. Nutrition Science 9. Dental 10. Optometric 11. Cardiovascular 12. Medical Laboratory Technology and 13. Health science in general
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 73 Documents
Procedure for Making Snap On Smiles Using Acetyl Thermoplastic Resin Materials to Improve Aesthetics in Upper Anterior Teeth Isma Suprapti; Sulfiani; Magfira; Andi Meinar Dwi Rantisari Thayeb
INHEALTH : INDONESIAN HEALTH JOURNAL Vol. 2 No. 2 (2023): INHEALTH JOURNAL
Publisher : CV. Eureka Murakabi Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56314/inhealth.v2i2.157

Abstract

Snap on smile is a denture prosthesis made using high-tech dental resin, namely acetyl thermoplastic resin. Acetyl thermoplastic is a thermoplastic material, rigid, and not easily broken. This study aims to find out how the procedure for making a snap on smile with acetyl thermoplastic material can improve aesthetics and function in aesthetic cases of upper anterior teeth. This study uses a descriptive method that will describe the procedure for making a snap on smile using acetyl thermoplastic resin to improve the esthetics of the upper anterior teeth. The procedure for making a snap on starts with the acceptance of the model, duplicating the working model, fixing the working model, implanting it in the ocludator, waxing up, flasking the top cuvette, installing sprue, flesking the top cuvette, boiling out, preheating, injecting, deflasing, sprue cutting, fitting, finishing and polishing. The conclusion of this study is the snap on smile on prosthesis that is made without tooth preparation or reduction of the teeth and without the use of cementation on the teeth or glue and can also be removed by the patient.
Uji Aktivitas Antioksidan Terhadap Hasil Fraksinasi N-Heksan Batang Sanrego (Lunasia Amara Blanco) Dengan Metode DPPH Saparuddin Latu; Obed Rame; Mansur; Andi Muh Yagkin Padjalangi A
INHEALTH : INDONESIAN HEALTH JOURNAL Vol. 2 No. 2 (2023): INHEALTH JOURNAL
Publisher : CV. Eureka Murakabi Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56314/inhealth.v2i2.159

Abstract

Pengobatan tradisional terus dikembangkan dan dipelihara sebagai warisan budaya bangsa yang terus ditingkatkan melalui penggalian penelitian, pengujian dan pengembangan ilmu pengetahuan. Kayu sanrego (Lunasia amara Blanco) mengandung berbagai turunan senyawa alkaloid seperti akrilidon seperti lunanin, lunamarin, lunine dan lunakrin. Kayu sanrego (Lunasia amara Blanco) ini juga merupakan tanaman yang popular di Sulawesi Selatan sebagai aprodisiaka atau obat kuat lelaki dan telah memiliki aktivitas afrodisiaka dari ektrak etanol Kayu sanrego. Sehingga penelitian ini dilakukan dengan cara eksperimental untuk mengetahui aktivitas antioksidan pada ekstrak etanol batang sanrego (Lunasia Amara Blanco) dengan menggunakan metode 1,1-Diphenyl-2-picrylhydrazyl (DPPH). Penelitian ini dilakukan dengan proses ekstraksi untuk menarik senyawa kimia yang terkandung dalam sampel dan diperoleh ekstrak kental kering sebanyak 50,16 gram. Selanjutnya dilakukan pengukuran aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH (1,1- diphenyl-2-picrylhydrazil) dan diketahui bahwa ekstrak etanol batang sanrego memiliki aktivitas antioksidant yang kuat dengan nilai sebesar 50,1046 mg/L. Sehingga ekstrak etanol batang sanrego, memiliki kandungan antioksidan dan nilai IC50 ekstrak etanol batang sanrego (Lunasia Amara blanco). 5,756 dan termasukan dengan kategori antioksidan yang sangat kuat.
Formulasi Sediaan Gel Ekstrak Etanol Buah Simpur (Dillenia serrata T.) Sebagai Antioksidan Menggunakan Metode DPPH (2,2-Difenil-1-Pikrilhidrazil) Safaruddin; Saddia; Sujarwo; Wahyu Nuraini Hasmar; Rahmasinar Amin
INHEALTH : INDONESIAN HEALTH JOURNAL Vol. 2 No. 2 (2023): INHEALTH JOURNAL
Publisher : CV. Eureka Murakabi Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56314/inhealth.v2i2.160

Abstract

Buah simpur (Dillenia serrata T.) yakni buah yang kaya akan kandungan gizi, utamanya bahan kimia antioksidan yang bermanfaat untuk tubuh manusia. Penelitian ini tujuannya untuk memformulasi ekstrak etanol buah simpur (Dillenia serrata T.) menjadi sediaan gel dan mengetahui nilai IC50 sediaan gel dari ekstrak etanol buah simpur (Dillenia serrata T.) bisa memberi aktivitas antioksidan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental laboratorium dimana sediaan gel diformulasi dalam formula 0 (F0) tanpa ekstrak, formula 1 (F1) dengan ekstrak 3%, formula 2 (F2) dengan ekstrak 5%, dan formula 3 (F3) dengan ekstrak 7% serta menguji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH. Ekstrak etanol buah simpur (Dillenia serrata T.) bisa dibuat sediaan gel, berdasarkan hasil uji cycling test ketiga formula sediaan gel ekstrak etanol buah simpur (Dillenia serrata T.) mempunyai stabilitas fisik gel yang baik. Hasil IC50 yang diperoleh berturut-turut pada formula 1 (3%), yakni 24,17 ppm mempunyai aktivitas antioksidan yang sangat kuat, formula 2 (5%) yakni 17,69 ppm mempunyai nilai antioksidan yang sangat kuat, serta formula 3 (7%) yakni 10,63 ppm mempunyai nilai antioksidan yang sangat kuat. Dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol buah simpur (Dillenia serrata T.) bisa di formulasi menjadi sediaan gel stabil sebelum dan setelah cycling test dan nilai IC50 formula 3 (7%) yakni 10,63 ppm yang mempunyai aktivitas antioksidan sangat kuat.
Gambaran Kejadian Stunting Pada Balita di Puskesmas Paliyan Gunung Kidul Yogyakarta Setyo Retno Wulandari; Lisda Kaimudin
INHEALTH : INDONESIAN HEALTH JOURNAL Vol. 2 No. 2 (2023): INHEALTH JOURNAL
Publisher : CV. Eureka Murakabi Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56314/inhealth.v2i2.161

Abstract

Latar Belakang: Masalah stunting di Indonesia adalah ancaman serius yang memerlukan penanganan yang tepat. Berdasarkan Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) pada tahun 2020, prevalensi Stunting di Indonesia mencapai 27,4%. Pada tahun 2021 menurut hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) Kementerian Kesehatan (Kemenkes), prevalensi balita mengalami stunting di Indonesia sebanyak 24,4% presentase itu mengalami penurunan dibandingkan beberapa tahun sebelumnya yaitu pada tahun 2018 dan tahun 2020 menargetkan program penurunan stunting menjadi 14% pada tahun 2024 mendatang. Tujuan: Untuk mengetahui kejadian stunting pada balita di Puskesmas Paliyan Gunung Kidul Yogyakrta. Metode: Penelitian ini mengunakan metode kuantitatif (quantitatif). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh balita stunting di Puskesmas Paliyan Gunung Kidul Yogyakrta sejumlah 79 balita stunting. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini mengunakan total sampling. Dengan Jumlah sampel sebanyak 79 responden. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kejadian stunting pada balita di Puskesmas Paliyan Gunung Kidul Yogyakarta sebanyak 79 balita Stunting. Rentang usia pada balita sunting 24-36 bulan sebanyak 35 balita (44,3%), usia 37-48 bulan sebanyak 24 balita (30,4%), dan usia balita 49-60 bulan sebanyak 20 balita (25,3%). Sebagian besar balita stunting yang diberikan ASI Ekslusif sebanyak 68 balita (86%) dan yang tidak diberikan ASI Ekslusif sebanyak 11 balita (14%). Balita yang mengalami stunting berjenis kelamin laki-laki sebanyak 40 balita (50,6) dan berjenis kelamin perempuan sebanyak 39 balita (49,4%) balita stunting sebagian besar dengan BBL Normal yaitu sebanyak 71 balita (89,9%) dan balita stunting dengan riwayat BBLR sebanyak 8 balita (10,1%). Kesimpulan: Balita stunting yang diteliti didominasi dengan balita berjenis kelamin, berusia 24-36 bulan, diberikan ASI Ekslusif, dan tidak memiliki riwayat BBLR.
Pengaruh Ekstrak Daun Kelor Terhadap Berat Badan Balita Gizi Kurang Puskesmas Tamalate Resky Wulan Sari; Nurqalbi SR; Syamsuryana Sabar
INHEALTH : INDONESIAN HEALTH JOURNAL Vol. 2 No. 2 (2023): INHEALTH JOURNAL
Publisher : CV. Eureka Murakabi Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56314/inhealth.v2i2.162

Abstract

Gizi kurang merupakan permasalahan gizi yang masih sering terjadi pada balita. Gizi kurang pada anak dapat membuat anak menjadi kurus dan pertumbuhan menjadi terhambat. Di Indonesia menurut UNICEF yaitu diperkirakan sebanyak 7,8 juta anak mengalami gizi kurang. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsumsi ekstrak daun kelor terhadap kenaikan berat badan balita gizi kurang di Puskesmas Tamalate Makassar. Penelitian ini dilakukan pada balita gizi kurang di wilayah kerja Puskesmas Tamalate Makassar. Jenis Penelitian ini menggunakan pre-exsperiment dengan desain (one group pre test-post test). Pengambilan sampel yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 35 sampel berdasarkan menurut Gay dan Dhiel. Pemberian ekstrak daun kelor dikonsumsi setiap hari 1 kapsul (10 gram) selama 14 hari. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan peningkatan berat badan balita gizi kurang sesudah pemberian ekstrak daun kelor (moringa oleifera). Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh ekstrak daun kelor terhadap balita gizi kurang. Dari hasil uji Wilxocon didapatkan p=0,000 < 0,05 maka dapat disimpulkan Ho ditolak dan Ha diterima. Diharapkan petugas kesehatan agar lebih berperan aktif dalam memberikan konseling atau pendidikan kesehatan tentang gizi pada balita serta mencari solusi terhadap dampak pada balita gizi kurang yang sangat berpengaruh pada tumbuh kembang balita tersebut.
Pengembangan Formula Ekstrak Etanol Daun Kirinyuh (Chromolaena odorata L.) Dengan Variasi Minyak Serai (Oleum citronellae) Sebagai Lotion Anti Nyamuk Safaruddin; Mohammad Nur Alif; Nurul Inayah; Rahmasinar Amin
INHEALTH : INDONESIAN HEALTH JOURNAL Vol. 3 No. 1 (2024): INHEALTH JOURNAL
Publisher : CV. Eureka Murakabi Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56314/inhealth.v3i1.197

Abstract

DBD adalah salah satu penyakit yang terjadi akibat penularan virus dengue melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti yang masih menjadi permasalahan yang belum bisa teratasi. Berbagai cara dilakukan untuk mencegah demam berdarah, salah satunya yaitu penggunaan insektisida berbahan kimia, namun menggunakan bahan kimia dapat menyebabkan beberapa efek samping jika digunakan terus-menerus. Telah dilakukan penelitian dengan judul Pengembangan Formula Ekstrak Etanol Daun Kirinyuh (Chromolaena odorata L.) dengan Variasi Minyak Serai (Oleum citronellae) Sebagai Lotion Anti Nyamuk. Sebagai anti nyamuk alami yang bertujuan untuk mengetahui stabilitas ekstrak daun kirinyuh dan minyak serai dan efektivitasnya sebagai anti nyamuk terhadap Aedes aegypti. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah eksperimental laboratorium dengan menggunakan 25 ekor nyamuk yang dibagi dalam 9 kelompok yaitu formula 1 (ekstrak etanol daun kirinyuh 2%), formula 2 (ekstrak etanol daun kirinyuh 6%), formula 3 (ekstrak etanol daun kirinyuh 10%), formula 4 (minyak serai 10%), formula 5 (ekstrak etanol daun kirinyuh 2% kombinasi minyak serai 10%), formula 6 (ekstrak etanol daun kirinyuh 4% kombinasi minyak serai 10%), formula 7 (ekstrak etanol daun kirinyuh 10% kombinasi minyak serai 10%), kontrol (-) (basis lotion) dan kontrol (+) (Soffel lotion) masing-masing diberikan perlakuan yang sama. Dari hasil perhitungan persentase daya tolak nyamuk tertinggi yaitu pada formula 7 dengan persentase 97,36%. Dari hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun kirinyuh yang divariasikan dengan minyak serai efektif dan dapat digunakan sebagai bahan alami penolak nyamuk.
Deteksi Helicobacter pylori Pada Feses Mahasiswa Gastritis Tingkat Akhir Angkatan 2018 Di Universitas Megarezky Makassar Menggunakan Metode Polymerase Chain Reaction (PCR) Nur Laela Alydrus; Juli Saputri; Rugayyah Alyidrus
INHEALTH : INDONESIAN HEALTH JOURNAL Vol. 3 No. 1 (2024): INHEALTH JOURNAL
Publisher : CV. Eureka Murakabi Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56314/inhealth.v3i1.198

Abstract

Gastritis termaksud dalam salah satu masalah pencernaan yang paling banyak dialami pada gangguan kesehatan. Gastritis atau lebih lazim dikenal dengan sakit “maag” merupakan peradangan dari mukosa lambung yang disebabkan oleh faktor iritasi dan infeksi. Pada umumnya salah satu penyebab gastritis diakibatkan oleh adanya infeksi bakteri Helicobacter pylori. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi Helicobacter pylori pada mahasiswa tingkat akhir angkatan 2018 di Universitas Megarezky dengan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR). Metode penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif dengen menggunakan desain cross sectional study. Hasil penelitian ini dengan menggunakan 12 sampel feses mahasiswa gastritis di dapatkan 2 sampel (6,7%) yang terdeteksi Helicobacter pylori dengan target band 294 bp. Kesimpulan penelitian ini bahwa terdapat Helicobacter pylori pada feses mahasiswa gastritis tingkat akhir angkatan 2018 di UNIMERZ dimana hal ini disebabkan oleh faktor stres, pola makan yang tidak teratur, serta makan makanan yang dapat merangsang peningkatan asam lambung
Prosedur Pembuatan Mahkota Indirect Composite pada Gigi Incisivus Lateralis Rahang Atas Magfira; Ariyani Goeliling; Isma Suprapti
INHEALTH : INDONESIAN HEALTH JOURNAL Vol. 3 No. 1 (2024): INHEALTH JOURNAL
Publisher : CV. Eureka Murakabi Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56314/inhealth.v3i1.199

Abstract

Mahkota jaket merupakan restorasi cekat yang disementasi dengan gigi penyangga menggunakan semen perekat, sehingga kecil kemungkinan restorasi cekat akan lepas dari gigi penyangga. Namun, beberapa faktor dapat menyebabkan kegagalan restorasi . Restorasi indirect adalah proses pembuatan restorasi yang dilakukan di laboratorium teknik kedokteran gigi dengan cara mencetak rahang pasien. Resin komposit merupakan suatu material yang terbentuk dari penggabungan dua atau lebih material yang mempunyai sifat berbeda untuk mendapatkan sifat yang lebih baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan prosedur laboratorium pembuatan direct composite crown pada gigi seri lateral rahang atas. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif untuk mendeskripsikan masing-masing metode yang ada. Prosedur pembuatannya dimulai dari penerimaan model kerja, penggandaan model, pengaplikasian spacer keramik, pengaplikasian body, pengaplikasian insisal, finishing dan pemolesan. Hasil yang diperoleh adalah mengembalikan estetika, fonetik, dan fungsi pengunyahan.
Formulasi Dan Uji Aktivitas Antibakteri Sediaan FootSpray Dari Ekstrak Etanol Daun Kecombrang (Etlingera Elatior (Jack)) Wahyudin Jumardin; Sirajul Firdaus; Andi. Ulfiana Utari; Dwi Yulianti Alifah
INHEALTH : INDONESIAN HEALTH JOURNAL Vol. 3 No. 1 (2024): INHEALTH JOURNAL
Publisher : CV. Eureka Murakabi Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56314/inhealth.v3i1.200

Abstract

Di indonesia masalah yang sering ditemukan pada kaki dan menyebabkan banyak orang kurang percaya diri adalah bau kaki. Bakteri berkembang pada kaki karena kondisi kaki yang lembab. Adapun bakteri penyebab bau kaki salah satunya Staphylococcus aureus. Upaya mencegah bau kaki tersebut dengan menerapkan antibakteri melalui produk antibau kaki seperti sediaan foot spray. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ekstrak etanol daun tanaman kecombrang (Etlingera elatior (Jack)) yang diformulasikan menjadi sediaan foot spray memiliki aktivitas antibakteri. Metode yang digunakan adalah metode penelitian secara kuantitatif yang digunakan dalam memformulasikan sediaan foot spray daun tanaman kecombrang (Etlingera Elatior (Jack)). Sediaan foot spray dibuat dalam 4 formulasi yaitu kontrol negatif, konsentrasi 5%, 10%, dan 15% ekstrak etanol daun kecombrang (Etlingera Elatior (Jack)). Selanjutnya, dilakukan uji stabilitas sebelum dan sesudah sediaan dengan aspek uji organoleptiok, uji pH, uji dan homogenitas. Selanjutnya dilakukan uji pola penyemprotan, uji aktivitas antibakteri dan uji kesukaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sediaan foot spray memenuhi persyaratan pengujian. Sediaan foot spray ekstrak etanol daun kecombrang (Etlingera Elatior (Jack)) dengan konsentrasi 15% memiliki zona hambat 12,77 mm paling efektif terhadap bakteri Staphylococcus aureus.
Hubungan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dengan Kejadian Diare Pada Balita Elisabeth Andriani Maga; Andi Yusuf; Hasmah
INHEALTH : INDONESIAN HEALTH JOURNAL Vol. 3 No. 1 (2024): INHEALTH JOURNAL
Publisher : CV. Eureka Murakabi Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56314/inhealth.v3i1.204

Abstract

Penyakit diare digolongkan penyakit berbasis lingkungan dan bisa menyebabkan kematian bahkan kejadian luar biasa. Penyakit diare sering menyerang Balita salah satu faktor resiko yang sering diteliti adalah faktor lingkungan yang meliputi sarana air bersih,sanitasi lingkungan dan keadaan rumah, tujuan penelitian ini untuk Mengetahui hubungan (PHBS) dengan kejadian diare pada Balita di Desa Lamatokan wilayah kerja Puskesmas Lama’au Kabupaten Lembata Provinsi Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini adalah penelitian Kuantitatif dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional, dengan jumlah sampel 63 Balita, variabel yang diteliti yaitu cuci tangan, penggunaan jamban sehat, penggunaan air bersih dan kejadian diare, data dianalisis dengan uji chi square dan disajikan dalam bentuk table. Hasil penelitian ini berdasarkan uji statistik dengan menggunakan uji chi square ditemukan nilai p mencuci tangan dengan diare pada Balita (p = 0,000, H0 ditolak), penggunaan jamban sehat dengan diare pada Balita (p = 0,000, H0 ditolak),menggunakan air bersih dengan diare pada Balita (p = 0,000, H0 ditolak).. Kesimpulan Ada hubungan mencuci tangan, penggunaan jamban sehat dan menggunakan air besih dengan kejadian diare pada Balita. Saran agar masyarakat dapat menerapkan PHBS dalam kehidupan sehari hari agar terhindar dari penyakit berbasis lingkungan