Jurnal Agro Nusantara
Jurnal Agro Nusantara yang merupakan jurnal agribisnis yang focus terhadap kajian ilmiah yang berkaitan dengan konsep strategi pengembangan pasar , prilaku konsumen, kajian usahatani, peningkatan pendapatan petani, teknologi dan dan pengolahan bidang pertanian. Budidaya tanaman, manajemen perkebunan dan holtikultura, sumberdaya pangan, bisnis dan wirausaha, ekonomi pertanian, sistem informasi manajemen agribisnis.
Articles
84 Documents
ANALISIS DISTRIBUSI SALURAN PEMASARAN PUPUK BERSUBSIDI DI PT. GRESIK CIPTA SEJAHTERAH
Priko Andrian;
Leni Handayani;
Sugiar
JURNAL AGRO NUSANTARA Vol. 2 No. 1 (2022): JURNAL AGRO NUSANTARA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (436.325 KB)
|
DOI: 10.32696/jan.v2i1.1179
Pupuk sebagai salah satu komponen penunjang pada sektor pertanian mempunyai peran yang sangat penting bagi peningkatan usahatani di Indonesia, hal ini karena petani telah menyadari peran pupuk pada hasil pertanian. Ketergantungan terhadap pupuk semakin besar ketika pemerintah berhasil melaksanakan program pembangunan pertanian melalui swasembada pangan, terutama mengenai usaha intensifikasi. Kebutuhan akan produksi pertanian yang terus meningkat seiring dengan meningkatnya laju pertumbuhan penduduk, mengakibatkan kebutuhan akan pupuk juga semakin meningkat. Keadaan ini membuat para produsen pupuk harus berproduksi secara optimal dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan pasar. Fokus penelitian ini adalah bagaimana Distribusi Saluran Pemasaran Pupuk Bersubsidi Pada PT. Gresik Cipta Sejahterah Desa Sigambal Kecamatan Rantau Selatan Kabupaten Labuhanbatu sehingga dapat membantu petani dalam hal penyediaan pupuk sesuai dengan keperluan petani. Metode deskriptif yang digunakan yaitu dengan melihat distrubusi saluran pemasaran pupuk bersubsidi yang ada di daerah penelitian. Berdasarkan analisis yang dilakukan bahwa saluran distribusi pupuk bersubsidi ada di daerah penelitian tidak berdasarkan SK Menperindak No. 17/M-DAG/PER/6/2011 yang dimulai dari : Produsen ke Distributor kemudian ke Pengecer Resmi lalu ke Petani. Saluran distribusi pupuk bersubsidi yang ada di daerah penelitian: Produsen ke Distributor kemudian ke Pengecer Resmi selanjutnya ke Pengecer Binaan lalu ke Petani. Lembaga distributor merupakan saluran pemasaran yang tidak efisien karna memiliki margin tataniaga yang tinggi di bandingkan lembaga tataniaga pengecer resmi dan pengecer binaan, sedangkan margin pemasaran terkecil di keluarkan oleh lembaga pengecer binaan sedangkan nilai share margin terbesar terdapat pada pengecer binaan, kemudian pengecer kios resmi dan yang paling rendah adalah distributor
IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN BERBASIS KOMPUTER DAN DAMPAKNYA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. SAMAWOOD TANJUNG MORAWA DELI SERDANG
RETNO WIDIA ASTUTI
JURNAL AGRO NUSANTARA Vol. 2 No. 1 (2022): JURNAL AGRO NUSANTARA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (544.735 KB)
|
DOI: 10.32696/jan.v2i1.1181
Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui Perencanaan Sistem Informasi Manajemen Berbasis Komputer Pada PT. Samawood Tanjung Morawa Deli Serdang, Untuk mengetahui Implementasi Sistem Informasi Manajemen Berbasis Komputer Pada PT. Samawood Tanjung Morawa Deli Serdang dan Untuk mengetahui Dampak Implementasi Sistem Informasi Manajemen Berbasis Komputer Dampaknya Terhadap Kinerja Karyawan PT. Samawood Tanjung Morawa Deli Serdang. Metode Penelitian , Desain penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Subjek pada penelitian ini adalah PT. Samawood Tanjung Morawa Deli Serdang. Objek dalam penelitian ini adalah Karyawan PT. Samawood Tanjung Morawa Deli Serdang.Informan penelitian ini adalah Pimpinan Perusahaan.Informan Utama adalah 10 orang karyawan. Hasil penelitian Perencanaan Sistem Informasi Manajemen Berbasis Komputer Pada PT. Samawood Tanjung Morawa Deli Serdang Sudah berjalan dengan berbagai sistem aplikasi, namun masih dalam tahap pengoperasian terdapat kendala kendala, hal ini dikarenakan kuarngnya sumber daya manusia sebagai operator.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERBANDINGAN PENDAPATAN PEDAGANG SAYURAN KAKI LIMA DAN PEDAGANG SAYURAN KELILING DI KECAMATAN LUBUK PAKAM
Ruth Cahaya Sembiring;
Bambang Hermanto;
Farida Yani;
Dian Habibie
JURNAL AGRO NUSANTARA Vol. 2 No. 1 (2022): JURNAL AGRO NUSANTARA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (601.085 KB)
|
DOI: 10.32696/jan.v2i1.1183
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perbandingan Pendapatan Pedagang Sayuran Kaki Lima Dan Pedagang Sayuran Keliling Di Kecamatan Lubuk Pakam. Tujuan Penelitian ini : (1) Untuk mengetahui pengaruh modal, jam kerja, lama usaha dan sewa tempat terhadap pendapatan pedagang Sayuran Kaki Lima Di Kecamatan Lubuk Pakam (2) Untuk mengetahui pengaruh modal, jam kerja, lama usaha dan Pembuatan Gerobak terhadap pendapatan pedagang Sayuran Keliling Di Kecamatan Lubuk Pakam (3) Untuk mengetahui perbandingan pendapatan Pendapatan Pedagang Sayuran Kaki Lima Dan Pedagang Sayuran Keliling Di Kecamatan Lubuk Pakam. Populasi dan sampel berjumlah 30 orang pedagang sayuran kaki lima dan 30 orang pedagang sayuran keliling di Kecamatan Lubuk Pakam. Metode analisis yang di gunakan adalah regeresi linier sederhana dengan alat bantu perangkat SPSS 21. (1) Hasil Penelitian uji t (Serempak) dan uji p (parsial) pada variabel pembuatan gerobak lama berusaha, jam kerja, dan modalsangat berpengaruh nyata terahadap pedagang keliling dan pada Variabel lama berusaha, jam kerja, dan modalsewa tempat berpengaruh terhadap Pedagang kaki lima. (2) Nilai koefisien determinasi (R square) Pedagang kaki lima dan pedagang keliling adalah 0,691 dan 0,894. (3) Pada pendapatan pedagang kaki lima rata-rata sebesar Rp.8.750.000,- dan pendapatan keliling sebesar Rp.4.350.000,- dengan selisih perbandingan sebesar Rp. 4.450.000,-
ANALISIS NILAI TAMBAH TERHADAP PENDAPATAN INDUSTRI RUMAH TANGGA OLAHAN SUKUN (Artocarpus Altilis(Park.)Fosberg) MENJADI KERIPIK SUKUN
Annisa Fitri Lubis;
Sri Wahyuni;
Farida Yani
JURNAL AGRO NUSANTARA Vol. 2 No. 2 (2022): JURNAL AGRO NUSANTARA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (519.606 KB)
|
DOI: 10.32696/jan.v2i2.1495
Sukun (Artocarpusaltilis (Park.) Fosberg )merupakan tanaman jenis nangka-nangkaan. Buah sukun menjadi salah satu komoditas yang saat ini diolah para industry rumah tangga, salah satunyaadalah industry rumah tangga ibu Epi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai tambah terhadap pendapatan olahan sukun menjadi keripik sukun milik ibu Epi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Metode Hayami. Dari hasil analisis diperoleh rata-rata penjualan keripik sebesar Rp. 4.480.000dengan sekali produksi/Minggu 56kg. Dengan nilai tambah sebesar Rp.3.595.000-/produksi dan rasio nilai tambah7,41%. Marjin sebesar Rp.4.130.000.- dengan sumbangan biaya input lain sebesar 0,13% dan keuntungan sebesar 0,87%.
ANALISIS BIAYA PRODUKSI TERHADAP PENDAPATAN USAHA TERNAK KAMBING DENGAN SISTEM KANDANG DI DESA MELATI KECAMATAN PERBAUNGAN KABUPATEN SERDANG BEDAGAI
Bayu Anggara;
Sri Wahyuni
JURNAL AGRO NUSANTARA Vol. 2 No. 2 (2022): JURNAL AGRO NUSANTARA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (288.242 KB)
|
DOI: 10.32696/jan.v2i2.1497
Ternak kambing merupakan salah satu sumber pendapatan yang penting bagi masyarakat di Desa Melati Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai. Hal ini disebabkan karena rata-rata penduduk di Desa Melati hanya mengandalkan kegiatan pertanian mereka sebagai sumber pendapatannya. Apalagi dengan kondisi usahatani seperti sekarang ini, biaya produksi semakin meningkat tanpa diimbangi oleh peningkatan harga jual produk yang seimbang. Sudah dapat dipastikan bahwa kondisi perekonomian mereka akan semakin baik. Fokus penelitian ini adalah mengetahui pengaruh biaya produksi, keuntungan dan kelayakan usaha ternak kambing dengan sistem kandang.Metode yang digunakan yaitu Regresi Linier Sederhana.Secara serempak (Uji F) biaya produksi harga pakan, biaya bbit, upah tenaga kerja mempengaruhi terhadap pendapatan peternak kambing sehingga diperoleh persamaan regresi linier sederhana Y = 8017202,708 + 0,945X + 0,125, secara parsial biaya produksi (X) memiliki nilai thitung 7.544>ttabel 2,030, Penerimaan rata-rata peternak kambing adalah sebesar Rp. 92.582.857 /tahun, sedangkan biaya rata-rata yang dikeluarkan adalah sebesar Rp. 43.668.571 /tahun dengan demikian pendapatan rata-rata yang diperoleh adalah sebesar Rp. 21.636.571 /tahun
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESEJAHTERAAN PETANI PADI SAWAH (Oryza sativa, L)
Fachru Razi;
Sri Wahyuni
JURNAL AGRO NUSANTARA Vol. 2 No. 2 (2022): JURNAL AGRO NUSANTARA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (475.265 KB)
|
DOI: 10.32696/jan.v2i2.1498
Produksi padi di Desa Sentang Kecamatan Teluk Mengkudu pada umumnya sudah mencukupi untuk penduduknya sendiri, akan tetapi produksi padi sawah yang tiap tahun mengalami fluktuasi yang disebabkan karena menurunnya luas panen bisa mengganggu kebutuhan pangan, dimana jumlah penduduk di Desa Sentang Kecamatan Teluk Mengkudu setiap tahun akan terus mengalami peningkatan. Maka dari itu luas panen sangat mempengaruhi tingkat produksi yang dihasilkan para petani.Penelitian yang dilakukan ini berjenis penelitian kuantitatif dengan bentuk analisis dan subjek yang dijadikan sumber dalam penelitian ini adalah petani padi sawah. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Metode analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda untuk mengetahui pengaruh luas lahan, biaya produksi dan pendidikan petani padi sawah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Luas Lahan (X1) berpengaruh nyata terhadap kesejahteraan petani. Variabel Produksi (X2) berpengaruh nyata terhadap kesejahteraan petani. Variabel Pendidikan (X3) berpengaruhtidak nyata terhadap kesejahteraan petani padi sawah di Desa Sentang Kecamatan Teluk Mengkudu Kabupaten Serdang Bedagai.
ANALISIS SISTEM PENJUALAN HASIL PANEN SAYURAN DI DESA SEKIP KECAMATAN LUBUK PAKAM KABUPATEN DELI SERDANG
Fajar Kurnia;
Leni Handayani
JURNAL AGRO NUSANTARA Vol. 2 No. 2 (2022): JURNAL AGRO NUSANTARA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (372.257 KB)
|
DOI: 10.32696/jan.v2i2.1499
Pengembangan usahatani sayuran mempunyai pencapaian tujuan yaitu peningkatan produktivitas tanaman dan peningkatan produktivitas kerja petani serta peningkatan industri rumah tangga. Dimana pengembangan usahatani ini dipengaruhi oleh pemberdayaan masyarakat petani, pengembangan kemitraan petani, permodalan petani, rencana bisnis petani dan sistem informasi manajemen. Sehingga terwujud pengembangan sayuran di Kecamatan Lubuk Pakam. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sistem penjualan hasil panen sayuran yang dilakukan petani. Untuk mengetahui fluktuasi penjualan pada setiap jenis sayuran yang diusahakan. Untuk mengetahui peluang untuk meningkatkan penjualan berbagai jenis sayuran oleh petani di Desa Sekip Kecamatan Lubuk Pakam Kabupaten Deli Serdang. Penelitian yang dilakukan ini berjenis penelitian kuantitatif dengan bentuk analisis dan subjek yang dijadikan sumber dalam penelitian ini adalah petani tanaman sayuran. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder.Metode analisis datadijelaskan secara deskriptif yaitu dengan menjelaskan sistem penjualan hasil panen sayur yaitu pasar tujuan serta sistem pembelian pembayaran oleh pembeli.Menjelaskan fluktuasi penjualan baik penjual maksimum, penjualan minimum, maupun penjualan rata-rata dan waktu penjualan pada setiap jenis sayuran.Menjelaskan peluang karakteristik sayuran.Hasil penelitian menunjukkan bahwa etani menjual hasil panen sayuran kepada pedagang pengumpul kemudian pedagang pengumpul menjual sayur tersebut kepada pengecer yang ada di pasar Deli Mas, Pasar Bakaran Batu, Pasar Lama dan Baru, Pasar Sentral dan Pasar Sentral. Dari data responden menyatakan bahwa tidak pernah terjadi perubahan penjualan (jumlah penjualan) hasil panen sayuran. Selalu tetap karena hasil panen sangat tergantung pada luas lahan yang diusahakan petani. Artinya tidak ada sisa/tidak laku. Mayoritas petani menjual hasil penennya pagi dan sore hari dan sayuran yang rutin diminta adalah kangkung dan bayam
ANALISIS BIAYA USAHATANI DAN SISTEM PEMASARAN BUAH BIT (Beta vulgaris L) TERHADAP PENDAPATAN PETANI DI KECAMATAN BARUS JAHE KABUPATEN KARO
Hery Siswanto;
leni handayani;
Sri Wahyuni
JURNAL AGRO NUSANTARA Vol. 2 No. 2 (2022): JURNAL AGRO NUSANTARA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (468.448 KB)
|
DOI: 10.32696/jan.v2i2.1500
Komoditas tanaman buah-buahan mempunyai andil besar terhadap kesehatan manusia, karena di dalam buah-buahan banyak terkandung vitamin dan mineral yang diperlukan oleh tubuh. Di sektor lain buah-buahan juga berperan dalam meningkatkan pendapatan petani. Salah satu komoditas hortikultura yang memiliki potensi untuk dikembangkan secara komersial dan berorientasi agribisnis adalah bit. Pada usaha ini, petani melakukan pekerjaan dengan tujuan untuk memperoleh pendapatan demi kebutuhan hidup, tingkat kesehjahteraan petani sangat ditentukan oleh hasil produksinya.Dengan demikian tingkat pemenuhan kebutuhan keluarga sangat ditentukan oleh pendapatan yang dihasilaknnya.Penelitian ini termasuk jenis penelitian lapangan (field research).Dalam pengumpulan data penulis menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan dalam analisisnya, penulis menggunakan metode analisis regresi linier berganda (multiple linear regression) dengan dibantu program SPSS versi 20.00. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara serempak faktor produksi biaya benih (X1), biaya tenaga kerja (X2), biaya pupuk (X3) dan biaya pestisida (X4) yang digunakan oleh petani buah Bit berpengaruh nyata terhadap pendapatan petani. Sedangkan secara parsial usahatani buah Bit dengan faktor produksi biaya benih (X1), biaya tenaga kerja (X2), biaya pupuk (X3) berpengaruh nyata terhadap pendapatan petani sedangkan biaya pestisida (X4) tidak berpengaruh nyata terhadap pendapatan petani. Keuntungan petani buah Bit di daerah penelitian sebesar Rp. 8.325.655 /musim tanam.Usahatani buah Bit layak untuk diusahakan di daerah penelitian dikarenakan nilai R/C Rasio yang di peroleh lebih besar dari satu (R/C Rasio > 1). Dengan nilai 5.88 > 1, maka dikatakan bahwa usahatani buah Bit layak di usahakan di Kecamatan Barus Jahe Kabupaten Karo. Saluran distribusi yang menguntungkan dalam pemasaran buah Bit adalah saluran distribusi langsung tapi petani buah Bit tidak memilih saluran distribusi ini karena keterbatasan kemampuan untuk memasarkan sendiri buah Bit mereka ke pasar yang lebih menguntungkan
PENGARUH BIAYA PRODUKSI TERHADAP PENDAPATAN PETANI PADI SAWAH (Oryza sativa L) DI KECAMATAN GEBANG KABUPATEN LANGKAT
Jati Wardani;
Farida Yani
JURNAL AGRO NUSANTARA Vol. 2 No. 2 (2022): JURNAL AGRO NUSANTARA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (463.095 KB)
|
DOI: 10.32696/jan.v2i2.1501
Padi merupakan bahan makanan pokok sebagaian besar rakyat Indonesia karena 95% penduduk Indonesia mengkonsumsi beras.Tingginya kebutuhan konsumsi beras disebabkan oleh sebagian besar penduduk Indonesia beranggapan bahwa beras merupakan bahan makanan pokok yang belum dapat digantikan keberadaannya. Apabila kegiatan usahatani dikelola dengan baik dan benar seharusnya petani akan memiliki pendapatan yang cukup tinggi. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh faktor produksi luas lahan, biaya tenaga kerja, biaya benih,biaya pupuk danbiaya pestisida terhadap pendapatan petani. Untuk menganalisis keuntungan dalam usahatani padi sawah. Untuk menganalisis usahatani padi sawah layak yang dilakukan di Kecamatan Gebang Kabupaten Langkat. Penelitian yang dilakukan ini berjenis penelitian kuantitatif dengan bentuk analisis dan subjek yang dijadikan sumber dalam penelitian ini adalah petani padi sawah.Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Metode analisis data menggunakan Regresi Liner Berganda dan rumus pendapatan π = TR – TC dan rumus kelayakan R/C ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara serempak faktor produksi luas lahan (X1), biaya tenaga kerja (X2), biaya benih (X3), biaya pupuk (X4) dan biaya pestisida (X5) yang digunakan oleh petani padi sawah berpengaruh nyata terhadap pendapatan petani. Sedangkan secara parsial usahatani padi sawah dengan faktor produksi luas lahan (X1), biaya tenaga kerja (X2), biaya pupuk (X4) dan biaya pestisida (X5) berpengaruh nyata terhadap pendapatan petani padi sawah sedangkan biaya benih (X3) tidak berpengaruh nyata terhadap pendapatan petani padi sawah. Keuntungan petani padi sawah di daerah penelitian sebesar Rp. 10.593.297Rp. /musim tanam.Usahatani padi sawah layak untuk diusahakan di daerah penelitian dikarenakan nilai R/C Rasio yang di peroleh lebih besar dari satu (R/C Rasio > 1). Dengan nilai 2,41> 1, maka dikatakan bahwa usahatani padi sawah layak di usahakan di daerah penelitian.
ANALISIS BIAYA PRODUKSI USAHATANI SEMANGKA MERAH TERHADAP PENDAPATAN PETANI
Muhammad Hilal;
leni handayani;
Nomi Noviani
JURNAL AGRO NUSANTARA Vol. 2 No. 2 (2022): JURNAL AGRO NUSANTARA
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (316.472 KB)
|
DOI: 10.32696/jan.v2i2.1502
Budidaya tanaman semangka di tanah air, masih terbatas untuk memenuhi pasaran dalam negeri, tetapi tidak tertutup kemungkinan kita mampu bersaing di pasaran internasional.Faktor-faktor yang menjadi barometer naik turunnya harga pasaran buah semangka didalam negeri adalah banyaknya hasil buah yang dipanen secara bersamaan. Masuknya benih-benih semangka import mempunyai daya tarik yang kuat, sebab buah semangka tersebut mampu merebut pasaran sejajar dengan buah-buahan jenis lainnya yang sebagian masih didatangkan dari luar negeri. Kenyataan demikian permintaan buah semangka semakin meningkat.Terlebih saat buah yang didatangkan dari daerah-daerah penghasil relatif sedikit, sehingga harganya melonjak tinggi.Penelitian ini termasuk jenis penelitian lapangan (field research).Dalam pengumpulan data penulis menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan dalam analisisnya, penulis menggunakan metode analisis regresi linier berganda (multiple linear regression) dengan dibantu program SPSS versi 20.00. Berdasarkan analisis yang dilakukan bahwa luas lahan dan produksi usahatani semangka merah setiap tahun mengalami peningkatan.Pendapatan usahatani semangka merah rata-rata Rp. 32.430.142. Usahatani semangka merah layak di usahakan karena nilai B/C sebesar 3,41 dan nilai R/C sebesar 3,41 > 1. Faktor biaya pupuk dan biaya tenaga kerja pada usahatani semangka merah berpengaruh nyata secara parsial terhadap pendapatan petani, sedangkan biaya produksi (biaya pupuk, biaya pestisida, biaya benih, biaya tenaga kerja) berpengaruh nyata secara serempak terhadap penerimaan semangka merah.