cover
Contact Name
Firat Meiyasa
Contact Email
firatmeiyasa@unkriswina.ac.id
Phone
+6281339097400
Journal Mail Official
made@unkriswina.ac.id
Editorial Address
Alamat: Jalan R. Suprapto No. 35, Waingapu, Prailiu, Sumba Timur, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur., Indonesia Telepon: +62 387 62392 Email : sabana@unkriswina.ac.id Website : http://ojs.unkriswina.ac.id/index.php/sabana
Location
Kab. sumba timur,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Peternakan Sabana
ISSN : -     EISSN : 25490001     DOI : 10.58300
Focus and Scope Jurnal Peternakan Sabana Jurnal Peternakan Sabana (JPS) merupakan jurnal ilmiah yang dikelola oleh Program Studi Peternakan, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Kristen Wira Wacana Sumba, sebagai sumbangan kepada pengembangan ilmu pengetahuan di bidang peternakan. Focus dan Scope 1. Ilmu Nutrisi dan Pakan Ternak 2. Ilmu Reproduksi Ternak 3. Teknologi Hasil Ternak 4. Veteriner 5. Etika dan Kesejahteraan Hewan
Articles 77 Documents
Penggunaan Sari Bawang Putih (Allium sativum l.) Untuk Peningkatan Kualitas Daging Ayam Petelur Afkir Annisa, Nurul Ainul
JURNAL PETERNAKAN SABANA Vol. 3 No. 2 (2024): Edisi Mei-Agustus 2024
Publisher : Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58300/jps.v3i2.954

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh marinasi sari bawang putih terhadap pH (Potential of Hydrogen), total mikroba atau Total Plate Count (TPC) dan keempukan daging ayam ras petelur afkir. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 13-20 Maret 2024 di Laboratorium Kampus II Politeknik Pembangunan Pertanian (POLBANGTAN) Gowa dengan menggunkan ayam ras petelur afkir sebanyak 16 ekor (bagian dada sebagai sampel). Parameter pengujian yang akan dilakukan yaitu pH (Potential of Hydrogen), total mikroba atau Total Plate Count (TPC) dan keempukan. Berdasarkan pembahasan yang dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa marinasi sari bawang putih (Allium sativum L.) dapat menurungkan pH, menurungkan jumlah mikroba atau Total Plate Count (TPC) dan dapat memperbaiki keempukan daging ayam ras petelur afkir. Penggunaan konsentrasi 30% sari bawang putih dengan lama marinasi 90 menit menghasilkan hasil yang terbaik. Oleh karena itu, dengan penggunaan konsentrasi sari bawang putih yang lebih tinggi dan waktu yang lebih lama terhadap daging ayam ras petelur afkir dapat memberikan hasil yang lebih maksimal. Kata kunci: Daging Ayam ras petelur afkir, Kualitas daging, Marinasi, dan Bawang putih.
Peningkatan Kualitas Daging Ayam Ras Petelur Afkir Melalui Marinasi Sari Daun Pepaya (Carica papaya L.) Solihin, Nurul Maghfira
JURNAL PETERNAKAN SABANA Vol. 3 No. 2 (2024): Edisi Mei-Agustus 2024
Publisher : Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58300/jps.v3i2.955

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh lama marinasi sari daun pepaya (Carica papaya L.) terhadap kualitas daging ayam ras petelur afkir. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 13-20 Maret 2024 dengan menggunakan 16 ekor ayam ras petelur afkir (bagian dada daging sebagai sampel). Parameter pengujian yang dilakukan yaitu pH, Total Plate Count (TPC) dan Keempukan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, semakin lama marinasi sari daun pepaya terhadap daging ayam ras petelur afkir dapat mempengaruhi kualitas daging ayam. Perlakuan lama marinasi sari daun pepaya terhadap daging ayam ras petelur afkir dapat menurunkan nilai pH, menurunkan jumlah mikroba dan memperbaiki keempukan daging ayam ras petelur afkir. Marinasi daging ayam ras petelur afkir menggunakan sari daun papaya dengan konsentrasi 10% disarankan melakukan marinasi selama 90 menit dan pengujian organoleptik. Kata kunci: Marinasi, Kualitas daging, Daging ayam ras petelur afkir, Daun pepaya, Waktu.
Penyemprotan Larutan Jeruk Nipis Dan Gula Dengan Dosis Berbeda Terhadap Lama Pipping, Daya Tetas Dan Mortalitas Telur Itik Nas, Juan Novansyah
JURNAL PETERNAKAN SABANA Vol. 3 No. 2 (2024): Edisi Mei-Agustus 2024
Publisher : Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58300/jps.v3i2.957

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyemprotan larutan jeruk nipis dan larutan gula pada dosis 15% dan 20% terhadap lama pipping, daya tetas dan mortalitas telur itik pada mesin tetas. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) pola faktorial 2x2 dengan jenis larutan penyemprot (P1 : jeruk nipis dan P2 : gula) sebagai faktor pertama dan dosis larutan (D1 :15% dan D2 : 20%) sebagai faktor kedua, serta perlakuan kontrol (P0D0). Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali dan setiap ulangan yang dilakukan terdiri dari 3 butir telur itik. Hasil penelitian menunjukan bahwa penyemprotan larutan jeruk nipis mampu mempercepat lama piping pipping hingga 6,20 - 8,16 jam, meningkatkan daya tetas hingga 33,33% dan menurunkan mortalitas hingga 66,67% dibandingkan perlakuan kontrol, sedangkan penyemprotan menggunakan larutan gula memperlambat lama pipping hingga 4,30 – 7,27 jam, menurunkan daya tetas hingga 55,56% dan meningkatkan mortalitas hingga 44,44% dibanding perlakuan kontrol.
Pengaruh Pemberian Pupuk Bokashi Feses Ayam Dan Daun Kirinyuh Dengan Level Yang Berbeda (0, 15, 30 Dan 45 Ton/Ha) Terhadap Pertambahan Panjang Daun, Produksi Berat Segar, Dan Komposisi Fraksi Serat Pada Pertumbuhan Ketiga Rumput Odot Limu, Aldy May; Sudarma, I Made Adi
JURNAL PETERNAKAN SABANA Vol. 3 No. 2 (2024): Edisi Mei-Agustus 2024
Publisher : Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58300/jps.v3i2.967

Abstract

This research aims to see the increase in leaf length and fresh weight production as well as the fiber fraction content in odot grass plants given chicken feces bokashi fertilizer and kirinyuh leaves in each bed plot at different levels. The research was conducted in Kuta Village, Kanatang District, East Sumba Regency. The main research material used was odot grass cuttings, with soil beds and using chicken feces bokashi fertilizer. The experimental design used was a Completely Randomized Design (CRD) with 4 treatments and 4 replications where each replication consisted of 9 odot grass seedlings/cuttings so that there were a total of 144 experimental units. Treatment P0: no fertilizer (control); P1: fertilizer application 15 tons/ha; P2: fertilizer application 30 tons/ha; P3: fertilizer application 45 tons/ha. The results of the study showed that the application of chicken feces bokashi and kirinyuh fertilizer at doses of 0, 15, 30 and 45 tons/ha in the second week had an effect on leaf length growth, but in the fourth to the eighth week it had no real effect because it was most likely The effect is reduced availability of nutrients in the soil. The fresh weight production results of odot grass had a significant effect on the fertilizer treatment compared to without fertilizer where P3 (923.75g) gave the best results compared to all treatments. Meanwhile, the analysis of fiber content shows that the value for each fiber fraction is good with an average NDF (76.274%); ADF (43,915); Cellulose (30,696); Lignin (3,419); Hemicellulose (32,359); and Silica (0.578). It can be concluded that by administering chicken feces bokashi fertilizer at a level of 45 tons/ha, it is still able to provide the best results for growth and third harvest of odot grass plants.
Pengaruhi Pemberian Pupuk Bokashi Feses Ayam dan Daun Chromolaena Odorata Dengan Level Yang Berbeda (0; 7,5; 15; Dan 22,5 Ton/Ha) Terhadap Pertambahan Panjang Daun, Produksi Berat Segar Dan Komposisi Fraksi Serat Pada Pertumbuhan Ketiga Rumput Odot Kanjangar, Setiyawan Reku; Sudarma, I Made Adi
JURNAL PETERNAKAN SABANA Vol. 3 No. 2 (2024): Edisi Mei-Agustus 2024
Publisher : Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58300/jps.v3i2.968

Abstract

This research was conducted in Kuta Village, Kanatang District, East Sumba Regency. The tools used include drum plates, thermometers, measuring tape, tarpaulin, books, pens, plastic samples, scales and ovens. The materials used are odot grass cuttings, chicken feces bokashi fertilizer and kirinyuh leaves. The experimental design used in this research was a Completely Randomized Design (CRD) consisting of 4 treatments and 4 replications and each replication consisted of 9 odot grass cuttings, so there were 144 experimental units. This research is a follow-up research on the growth of three odorata grasses (Pennisetum purpureum Cv. Mott) by applying chicken feces bokashi fertilizer and kirinyuh leaves (Chromolaena odorata) at levels of 0, 7; 5, 15 and 22.5 tonnes/ha. The results of this research show that there is a significant difference in the leaf length variable at 2 weeks of age but not a significant difference at 4-8 weeks of age between odot plants given or without bokashi fertilizer. The research results also showed that there were significant differences in the fresh weight production variable between fertilizer treatment (P1: 731 grams; P2: 732 grams; P3: 736 grams) compared to no fertilizer treatment (P0: 656 grams). The fiber fraction test results showed good results where the average cellulose content was 30.26%; hemicellulose 31.39%; and lignin content is only 3.5%. It was concluded that applying fertilizer up to the level of 7.5 tons/ha was still able to provide good results for odot grass plants in the third growth and harvest.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Peternak Sapi Aceh (Bos Bibos) Di Kecamatan Darul Ihsan Kabupaten Aceh Timur mastura, mastura; Kiagus Muhammad Zain Basriwijaya; Balqies, Siti Balqies Indra
JURNAL PETERNAKAN SABANA Vol. 3 No. 3 (2024): Edisi September-Desember 2024
Publisher : Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58300/jps.v3i3.970

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Peternak Sapi Aceh (Bos bibos) Di Kecamatan Darul Ihsan Kabupaten Aceh Timur. Metode penelitian yang digunakan ialah metode survey, metode penentuan sampel dengan menggunakan teknik sampling yaitu simple random sampling dengan menggunakan rumus Slovin diperoleh sebanyak 32 responden dari 118 populasi. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Analisis Regresi Linear Berganda, menggunakan Uji Asumsi Klasik (Uji Normalitas, Multikolinearitas, Autokorelasi dan Heterokedastisitas) dan Uji Hipotesis (uji f, uji t dan uji ????2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah ternak, biaya pakan dan biaya obat-obatan mempunyai pengaruh yang  signifikan terhadap pendapatan peternak Sapi Aceh  di Kecamatan Darul Ihsan Kabupaten Aceh Timur. Sedangkan pengalaman beternak tidak memliki pengaruh yang  signifikan terhadap pendapatan peternak Sapi Aceh  di Kecamatan Darul Ihsan Kabupaten Aceh Timur.
DIVERSIFICATION OF SALTED EGG PRODUCTS WITH THE ADDITION OF LOCAL Basil FLOUR TYPE OF KANDANGU MBUKU Ina, Yessy Tamu
JURNAL PETERNAKAN SABANA Vol. 3 No. 3 (2024): Edisi September-Desember 2024
Publisher : Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58300/jps.v3i3.987

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tepung kandangu mbuku sebagai bahan pengawet alami dalam pembuatan telur asin dan melihat pengaruhnya terhadap persentase kadar air, angka pH, Nilai Organoleptik, kadar tanin dan kadar antioksidan pada produk olahan.  Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yaitu P1=25% tepung kandangu mbuku, P2=30% tepung kandangu mbuku, P3=35% tepung kandangu mbuku, P4=40% tepung kandangu mbuku. Jumlah perlakuan 4 dan masing-masing diulang sebanyak 5 kali dan keseluruhan unit sampel adalah 20. Variabel yang diukur adalah persentase kadar air, Nilai pH, yang diuji menggunakan Uji Wilayah Ganda Duncan dengan taraf kepercayaan yaitu 5%. Nilai Organoleptik diuji menggunakan pengujian Non Parametrik -Kruskall Wallis. Total Tanin dan antioksidan dilakukan pengujian secara deskriptif. Hasil dari penelitian ini adalah semakin tinggi konsentrasi kandangu mbuku berpengaruh dalam menurunkan kadar air pada putih, kuning telur, pH mendekati angka normal, meningkatkan penerimaan panelis terhadap organoleptik dan terdapatnya persentase kadar antioksidan dan tanin sehingga dapat bermanfaat sebagai pangan fungsional.
ANALISIS SIFAT FISIK DAN KIMIA ABON DAGING SAPI HOME INDUSTRY DI KOTA SURABAYA, JAWA TIMUR Arum, Amelia Arum Ramadhani; Safitri; Saragih, Winda Fransisca
JURNAL PETERNAKAN SABANA Vol. 3 No. 3 (2024): Edisi September-Desember 2024
Publisher : Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58300/jps.v3i3.997

Abstract

Tujuan penelitian yaitu guna mengetahui sifat fisik dan kimia abon sapi home industry yang terdapat di Kota Surabaya untuk dibandingkan dengan ketentuan Standar Nasional Indonesia (SNI). Bahan penelitian adalah abon sapi yang diperoleh dari home industry abon dengan menggunakan metode metode penelitian survei lapangan dengan uji laboratorium. Pemilihan sampel menerapkan metode purposive sampling. Terdapat 8 sampel merek abon sapi home industry yang berbeda dengan 3 kali ulangan. Variabel yang diamati yaitu sifat fisik yang meliputi warna dan sifat kimia yang meliputi kadar protein, air, dan abu. Berdasarkan warnanya, abon sapi home industry di Kota Surabaya yang diuji dengan metode CIE Lab menunjukkan warna yang beragam dengan nilai rataan L* (tingkat kecerahan) 37,30-42,30%, a* (tingkat kemerahan) 3,30-7,37% dan b* (tingkat kekuningan) 7,07-12,50%. Pengujian sifat kimia abon sapi yang diamati meliputi kadar dengan rataan 5,58- 7,90%, kadar abu 3,78-11,39%, dan kadar protein 35,41-77,64 mg/L. Kesimpulan dari penelitian ini pada sifat fisiknya, secara umum abon sapi di Surabaya berwarna coklat muda hingga coklat kehitaman, sedangkan sifat kimia yang meliputi rataan kadar abu dan air sudah sesuai dengan SNI serta kadar protein mempunyai nilai yang cukup bervariasi.
ANALISIS SISTEM AGRIBISNIS PADA KOMODITI TELUR AYAM RAS Khairunnisa, Nadia; Mulyasari, Gita; Yuliarso, M. Zulkarnain; Sulistyowati, Endang
JURNAL PETERNAKAN SABANA Vol. 3 No. 3 (2024): Edisi September-Desember 2024
Publisher : Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58300/jps.v3i3.1008

Abstract

Telur ayam ras merupakan salah satu komoditas pangan strategis yang berperan penting dalam pemenuhan kebutuhan protein hewani di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem agribisnis pada komoditi telur ayam ras, dengan fokus pada lima subsistem utama: sarana dan prasarana, produksi, pengolahan, pemasaran, dan penunjang. Metode yang digunakan adalah studi literatur, dengan data yang dikumpulkan dari berbagai sumber sekunder seperti jurnal ilmiah, laporan penelitian, dan publikasi terkait. Hasil analisis menunjukkan bahwa keberhasilan agribisnis telur ayam ras sangat bergantung pada optimalisasi dan integrasi setiap subsistem. Subsistem sarana dan prasarana menentukan ketersediaan input produksi, sementara subsistem produksi fokus pada efisiensi budidaya ayam petelur. Subsistem pengolahan memiliki peran dalam menjaga kualitas produk, sedangkan subsistem pemasaran berperan penting dalam distribusi produk ke konsumen akhir. Subsistem penunjang mendukung keseluruhan sistem dengan menyediakan layanan, teknologi, dan kebijakan yang mendukung. Kesimpulannya, optimalisasi setiap subsistem agribisnis diperlukan untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing komoditi telur ayam ras. Inovasi dalam teknologi dan strategi pengelolaan merupakan kunci dalam menjawab tantangan dan meningkatkan efisiensi distribusi serta kualitas produk.
PENGARUH PEMBERIAN PAKAN MULTINUTRIEN BLOK TERHADAP KONSUMSI DAN KECERNAAN PROTEIN KASAR DAN SERAT KASAR KAMBING KACANG Didi, Yosua Eldi Maramba; Hambakodu, Marselinus
JURNAL PETERNAKAN SABANA Vol. 3 No. 3 (2024): Edisi September-Desember 2024
Publisher : Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58300/jps.v3i3.1023

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan multinutrien blok (MNB) terhadap konsumsi dan kecernaan protein kasar dan serat kasar Kambing Kacang. Penelitian menggunakan 16 ekor Kambing Kacang dengan kisaran umur 8-9 bulan dengan bobot badan 15 kg ± 2,18.  Penelitian menggunakan percobaan eksperimental rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan 4 ulangan, terdiri dari P0: rumput alam (kontrol), P1: rumput alam + 15 gr/e/h multinutrien blok, P2: rumput alam + 20 gr/e/h multinutrien blok, dan P3: rumput alam + 25 gr/e/h multinutrien blok. Parameter yang diamati seperti konsumsi protein kasar, konsumsi serat kasar, kecernaan protein kasar, dan kecernaan serat kasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pakan multinutrien tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap konsumsi dan kecernaan protein kasar dan serat kasar pada ternak Kambing Kacang. Kesimpulan, pemberian pakan multinutrien blok hingga level 25 gram/ekor/hari menghasilkan konsumsi protein kasar 115,24-125,06 gram, konsumsi serat kasar 135,46-142,58 gram, kecernaan protein kasar 80,73-83,53%, dan kecernaan serat kasar 30,74-46,71% pada kambing Kacang betina.