cover
Contact Name
Yusri
Contact Email
yusri@unm.ac.id
Phone
+6285255602827
Journal Mail Official
yusri@unm.ac.id
Editorial Address
A.P. Pettarani Street, Makassar, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM
ISSN : 97862338     EISSN : 97862338     DOI : https://doi.org/10.26858/semnaslp2munm
Perguruan tinggi seharusnya terpanggil untuk menjawab tantangan-tantangan di atas melalui pelaksanaan darma ketiga pengabdian pada masyarakat, dan panggilan tersebut sejauh ini sudah banyak dilakukan namun program-program yang betul-betul pokus pada sasaran masih perlu diperbaiki, terutama mengeksplor potensi ekonomi kreatif yan gsejak lama ada dan sedang tumbuh di masyarakat. Berdasar pada latarbelakang itulah seminar nasional dengan Tema “Peran Penelitian dalam Menunjang Percepatan Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia” penting untuk dilakukan. Seminar ini diharapkan akan member motivasi dan inspirasi, terutama kepada pengabdi untuk melahirkan berbagai karya, produk dan konsep aplikatif, terutama terkait dengan produk berbasis akselerasi percepatan pembangunan nasional.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 225 Documents
Search results for , issue "Prosiding Edisi 1" : 225 Documents clear
Fenomena Alih Kode dan Campur Kode pada Percakapan Siswa SMA di Aplikasi WhatsApp Azizah, Laelah; Angreany, Femmy; Syaputra, Arlian Fachrul
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 1
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena alih kode dan campur kode dalam percakapan siswa SMA di aplikasi WhatsApp. Penggunaan bahasa yang fleksibel di kalangan remaja, khususnya dalam media sosial seperti WhatsApp, memunculkan variasi bahasa yang menarik untuk diteliti. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi Jenis dan fungsi alih kode campur kode yang terjadi dari bahasa Indonesia ke bahasa Jerman, serta faktor yang mempengaruhinya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menganalisis sejumlah kalimat yang diketik oleh siswa kelas XI SMA Negeri di Sulawesi Selatan. Analisis dilakukan dengan mengacu pada teori Hoffman (1991). Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa menggunakan dua jenis alih kode, yaitu intra-sentensial dan inter-sentensial, melakukan campur kode berupa penyisipan kata, frasa, dan klausa bahasa Indonesia ke dalam kalimat berbahasa Jerman, fenemone ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu keterbatasan kosakata bahasa Jerman, keinginan mempertahankan istilah, serta keinginan untuk menjaga kelancaran komunikasi. Kata Kunci: Alih Kode, Campur Kode, Bahasa Jerman, Grup WhatsApp, Komunikasi Bilingual
Analisis Kesalahan Gramatikal pada Tulisan Kreatif Mahasiswa Sastra Inggris Fitriyani, Fitriyani; Nasta, Mardiyanah; Halim, Nur Mutmainnah; Fauzi, Rizki; Fausiah, Sitti; Syam, Syahrani
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 1
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan gramatikal yang muncul dalam tulisan kreatif mahasiswa program studi Sastra Inggris dengan menggunakan taksonomi Dulay, Burt, dan Krashen (1982) sebagai kerangka analisis. Data berupa 29 tulisan naratif pendek dianalisis berdasarkan empat kategori kesalahan (Omission, Addition, Misformation, dan Misordering), aspek gramatikal yang dilanggar, serta tingkat keparahan kesalahan (minor dan major). Hasil penelitian menunjukkan adanya 257 kesalahan gramatikal dengan Misformation sebagai kategori yang paling dominan (60%), diikuti oleh Omission, Addition, dan Misordering. Aspek gramatikal yang paling sering dilanggar adalah Tense/aspect, Capitalization, dan Verb Form. Sebagian besar kesalahan tergolong minor karena tidak mengubah makna kalimat secara signifikan, namun menunjukkan ketidakkonsistenan dalam penerapan aturan gramatikal. Kesalahan-kesalahan tersebut mencerminkan proses perkembangan bahasa atau interlanguage di mana mahasiswa masih menegosiasikan aturan antara bahasa pertama (L1) dan bahasa target (L2). Dalam konteks tulisan kreatif, kesalahan ini juga menunjukkan adanya linguistic risk-taking yang positif sebagai bagian dari proses eksplorasi ekspresif mahasiswa dalam berbahasa Inggris. Kata Kunci: analisis kesalahan gramatikal, tulisan kreatif, taksonomi Dulay, interlanguage
Analisis Penggunaan Chat Generative Pre-trained Transformer (ChatGPT) terhadap Motivasi dan Keterlibatan Belajar Mahasiswa Makmur, Elfira; Mangesa, Riana T
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 1
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah menghadirkan berbagai inovasi dalam dunia pendidikan, salah satunya melalui Chat Generative Pre-trained Transformer (ChatGPT). Teknologi ini memberikan kemudahan akses informasi, dukungan terhadap pembelajaran mandiri, serta interaksi berbasis teks yang dapat memengaruhi motivasi dan keterlibatan belajar mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai hasil penelitian terdahulu mengenai pengaruh penggunaan ChatGPT terhadap motivasi dan keterlibatan belajar mahasiswa. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah sejumlah artikel ilmiah nasional dan internasional yang relevan dengan topik penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan ChatGPT berpotensi meningkatkan motivasi intrinsik mahasiswa melalui peningkatan rasa percaya diri, kemandirian belajar, serta kemudahan memahami materi yang kompleks. Namun, beberapa penelitian juga mengindikasikan adanya penurunan keterlibatan aktif akibat ketergantungan yang berlebihan terhadap sistem AI dan berkurangnya interaksi sosial antar mahasiswa. Secara keseluruhan, ChatGPT berperan sebagai alat bantu pembelajaran yang efektif apabila digunakan secara bijak dan terintegrasi dengan strategi pembelajaran aktif. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pedoman pemanfaatan ChatGPT dalam konteks pendidikan tinggi agar teknologi ini dapat mendukung peningkatan motivasi dan keterlibatan belajar mahasiswa secara berkelanjutan.Kata Kunci: ChatGPT, motivasi belajar, keterlibatan belajar, kecerdasan buatan, studi literatur
Integrasi Nilai Profil Pancasila (P7) dalam Novel “Pulang” Karya Tere Liye dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Menengah Atas Anshari, Anshari; Nurhusna, Nurhusna; Shafariana, Shafariana
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 1
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Pembelajaran Bahasa Indonesia memiliki potensi besar dalam membentuk karakter siswa melalui kajian sastra, termasuk novel. Salah satu karya sastra yang memiliki nilai-nilai persahabatan yang kuat adalah novel Pulang karya Tere Liye. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integrasi nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila dalam pembelajaran Bahasa Indonesia melalui novel Pulang karya Tere Liye di SMA Makassar. Profil Pelajar Pancasila mencakup nilai-nilai seperti beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berkebinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif. Kajian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode analisis isi terhadap novel Pulang serta observasi dan wawancara dengan guru dan siswa. Data penelitian ini adalah hasil kuesioner dan hasil wawancara. Sumber data penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia dan siswa di SMA se-kota Makassar. Data dikumpulkan menggunakan teknik dokumentasi, kuesioner, dan wawancara. Analisis data menggunakan NVivo melalui penyajian data, interpretasi data, dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Integrasi nilai Profil Pelajar Pancasila (P7) melalui novel Pulang karya Tere Liye dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Menengah Atas berjalan efektif dalam membentuk karakter dan meningkatkan kompetensi literasi siswa. Nilai mandiri (38%) muncul sebagai dimensi paling dominan, menunjukkan bahwa kisah perjuangan tokoh utama berhasil menumbuhkan kesadaran tanggung jawab dan kemandirian peserta didik. Nilai gotong royong (22%) dan bernalar kritis (17%) juga terimplementasi kuat melalui kegiatan pembelajaran berbasis proyek dan diskusi reflektif, yang mendorong kolaborasi serta kemampuan berpikir analitis siswa. Sementara itu, nilai beriman dan berakhlak mulia (12%), kreatif (7%), dan berkebinekaan global (4%) tetap berperan penting dalam mendukung pembentukan karakter utuh sesuai tujuan pendidikan nasional. Dengan demikian, pembelajaran sastra berbasis nilai-nilai Pancasila tidak hanya memperkaya apresiasi terhadap karya sastra Indonesia, tetapi juga menjadi sarana strategis untuk mewujudkan peserta didik yang berkarakter, berdaya saing, dan berkepribadian sesuai Profil Pelajar Pancasila. Kata Kunci: Nilai, Novel, Profil Pancasila, Tere Liye
Analisis Komparatif Terjemahan Teks Bahasa Jerman ke Bahasa Indonesia: Studi Perbandingan Google Translate dan DeepL Mannahali, Misnah; Angreany, Femmy
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 1
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini dilakukan untuk membandingkan sejauh mana kedua alat penerjemah ini mampu menghasilkan terjemahan yang akurat, natural, dan sesuai dengan konteks. Metode dalam penelitian ini adalah analisis komparatif dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui tes menerjemahkan teks bahasa Jerman ke dalam bahasa Indonesia. Teks bahasa Jerman yang digunakan dipilih dari berbagai kategori, kemudian diterjemahkan menggunakan kedua alat terjemahan tersebut. Hasil terjemahan akan dianalisis berdasarkan tiga indikator berdasarkan Nababan, yaitu 1) keakuratan, 2) keberterimaan, 3) keterbacaan, selanjutnya dilakukan analisis statistik deskriptif untuk mendeskripsikan hasil terjemahan dan analisis statistik inferensial untuk mengetahui perbedaan signifikan antara kualitas terjemahan Google Translate dan DeepL.  Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester IV yang terdiri dari kelas A, menerjemahkan dengan menggunakan DeepL dan kelas B, menerjemahkan dengan menggunakan Google Translate. Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil terjemahan menggunakan DeepL dan Google Translate pada aspek keakuratan dan keberterimaan, sedangkan pada aspek keterbacaan tidak ditemukan perbedaan yang signifikan. Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa sistem penerjemahan DeepL memiliki kemampuan yang lebih baik dalam mempertahankan kesepadanan makna dan menghasilkan terjemahan yang lebih alami, sementara Google Translate cenderung menghasilkan terjemahan yang lebih literal dan kurang mempertimbangkan konteks kalimatKata Kunci: Penerjemahan, Terjemahan, DeepL, Google Translate, Bahasa Jerman

Filter by Year

2019 2025


Filter By Issues
All Issue SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 8 SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 7 SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 6 SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 5 SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 4 SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 3 SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 2 SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 1 SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 11 SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 10 SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 9 SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 8 SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 7 SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 6 SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 5 SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 4 SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 3 SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 2 SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 1 SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 11 SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 10 SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 9 SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 8 SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 7 SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 6 SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 5 SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 4 SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 3 SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 2 SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 1 SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 11 SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 10 SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 9 SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 8 SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 7 SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 6 SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 5 SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 4 SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 3 SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 2 SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 1 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 12 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 11 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 10 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 9 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 8 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 7 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 6 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 5 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 4 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 3 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 2 SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 1 SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 8 SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 7 SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 6 SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 5 SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 4 SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 3 SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 2 SEMNAS 2019 : PROSIDING EDISI 1 Prosiding Edisi 7 Prosiding Edisi 6 Prosiding Edisi 5 Prosiding Edisi 4 Prosiding Edisi 3 Prosiding Edisi 2 Prosiding Edisi 1 2017 More Issue