cover
Contact Name
Abdul Jalil
Contact Email
abduljalil@unmuhjember.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
p3di@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
Jl. Karimata No. 49 Sumbersari Jember
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
National Multidisciplinary Sciences
ISSN : -     EISSN : 28096959     DOI : https://doi.org/10.32528/nms
Discover the diverse processes in National Multidisciplinary Sciences, with prospective papers from researchers and Community Service who are productive in their respective fields. Research and service reports support study demonstrations in current trends in society and observations through field research and Community Service that contribute to the development of studies. Psychology Philosophy and Behavioral Studies Sociology Law and Legal Studies Economics Language and Literature History Political Studies Islamic Studies Religion and Cultural Studies Art Tourism Remote Sensing Computer Science Civil engineering Material Science Applied Mathematics Aquaculture Plant Science Horticulture Soil Plant Science Agroforestry Forest Science Plant Protection Aquatic Processing Diversification MicrobiologyAstronomy Medical-surgical nursing Pediatric nursing Maternity nursing Community nursing Family nursing Gerontic nursing Psychiatric nursing Nursing management and palliative nursing Public health science Midwifery
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2023): Proceeding SIGMA-1" : 7 Documents clear
Challenging Aspects of Teaching Writing through Online Learn-ing at Senior High School Anugrah, Syahvira Zakiyyah Azmi; Devanti, Yeni Mardiyana; Astutik, Indri
National Multidisciplinary Sciences Vol. 2 No. 2 (2023): Proceeding SIGMA-1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Writing is one of the most important skills that English students need to master. Writing is a difficult skill to master due to the lack of vocabulary, grammar, and ideas. The research design is a mixed method (Qualitative quantitative research). Data collected in two ways: Conduct a questionnaire in the form of Google forms application and interview with the teachers through Goggle Meetings. This research is dealing with four respondents from two different schools. This research proposes the question, “What are the challenging aspects faced by English teachers in teaching writing descriptive text and how do they encounter them?”. Based on the data, in the face of poor communication and lack of motivation, they provide platforms and applications for teachers to monitor and ensure good communication with students using Google Classroom and WhatsApp. Teachers also encourage students to follow up by providing the teachers’ number so that they can chat privately with the teacher if they do not understand the material or the assignment. Due to a lack of financial resources and lack of access mainly to internet data, the teachers gave the students some time to complete their assignments and suggested they use the school’s Wi-Fi.
Penerapan Genre Based Approach dan Pembelajaran Berdiferen-siasi Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pada Pelajaran Bahasa Inggris di Kelas X-6 SMAN 2 Jember Wanodya, Rahina Manik; Fatkurochman, Henri
National Multidisciplinary Sciences Vol. 2 No. 2 (2023): Proceeding SIGMA-1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahasa Inggris menjadi salah satu pelajaran yang diajarakan kepada peserta didik baik dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi. Terdapat 4 skill yang perlu dikuasai dalam bahasa Inggris yaitu listening (mendengar), reading (membaca), writing (menulis), dan speaking (berbicara). Seringkali guru masih kesulitan untuk mengembangkan 4 skill tersebut dalam pembelajaran. Terlebih lagi tingkat pemahaman peserta didik dalam kelas tentu beragam seperti yang terjadi di kelas X-6 SMA Negeri 2 Jember. Penelitian ini menggunakan Genre Based Approach untuk dapat membantu penerapan 4 skill dalam bahasa Inggris yang dibagi dalam beberapa pertemuan. Dengan menggunakan Genre Based Approach, proses pembelajaran dapat membuat peserta didik memahami secara utuh mengenai sebuah teks baik dalam segi pengetahuan dan juga keterampilan menulis. Dalam penerapan Genre Based Approach, peneliti menggabungkan dengan penggunaan pembelajaran berdiferensiasi untuk dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik dengan menggunakan penerapan Genre Based Approach dan pembelajaran berdiferensiasi pada materi Invitation kelas X-6 SMA Negeri 2 Jember Tahun Ajaran 2022/2023. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode penelitian tindakan kelas yang dilakukan melalui 2 siklus. Data penelitian didapatkan dari hasil kerja peserta didik pada tiap pertemuannya dan didukung oleh lembar observasi untuk melihat respon peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Genre Based Approach dan pembelajaran berdiferensiasi dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi Invitation. Pencapaian ketuntasan belajar dari kondisi awal pra siklus yaitu 31% meningkat menjadi 78,13% pada siklus I dan 93% pada siklus II.
Pengaruh Batas Usia Minimum Perkawinan Pasca Berlakunya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Pekawinan Terhadap Penetapan Dispensasi Kawin Di Pengadilan Agama Lumajang Novriansyah, M. Faiqul Hammam; Iman, Muh.
National Multidisciplinary Sciences Vol. 2 No. 2 (2023): Proceeding SIGMA-1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkawinan merupakan suatu perbuatan hukum, sebagai suatu perbuatan hukum maka subjek hukum yang melakukan suatu peristiwa tersebut harus memenuhi syarat. Salah satu syarat manusia sebagai subyek hukum untuk dapat dinyatakan cakap melakukan perbuatan hukum adalah harus sudah dewasa, sedangkan ketetapan batas usia anak yang terdapat dalam kontruksi perundang-undangan di Indonesia bervariasi. Demikian pula batas usia berkatian dengan hak-hak yang diberikan kepada seseorang ketika ia dianggap mampu atau cakap untuk bertindak di dalam hukum dalam hal ini kaitannya dalam melangsungkan perkawinan. Perkawinan tidak hanya ikatan lahir batin atau ikatan batin saja, tetapi adanya ikatan antar keduanya. Ikatan lahir batin dalam perkawinan berarti diantara suami dan istri yang bersangkutan harus ada niat yang sungguh-sungguh untuk mewujudkan keluarga yang bahagia dan kekal. Umumnya setiap orang yang hendak berkeluarga pasti kelak rumah tangganya ingin berjalan dengan harmonis.
Kebijakan Pemkab Jember Dalam Penanganan Dan Pemberdayaan Pengemis Dan Gelandangan Berdasarkan Perbub Nomor 40 Tahun 2014 Tentang Pedoman Penanganan Gelandangan Dan Pengemis Di Kabupaten Jember Ardi K, Ajeng Bintang; Suryono, Ahmad
National Multidisciplinary Sciences Vol. 2 No. 2 (2023): Proceeding SIGMA-1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gelandangan dan pengemis serta orang dalam gangguan jiwa (ODGJ) merupakan merupakan suatu fenomena sosial yang harus ditanggapi dengan serius. Fenomena ini semakin lama semakin memprihatinkan. Meskipun pemerintah selalu berusaha untuk mengurangi populasi gepeng melalui operasi penertiban yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja maupun Polisi, namun tetap saja jumlah gepeng seperti tidak pernah berkurang bahkan cenderung bertambah. Dalam hal ini gelandangan dan pengemis merupakan suatu penanda atau sebuah representasi dari adanya masalah kemiskinan yang masih tinggi. Karena dalam hal ini dapat kita pahami bersama bahwasanya kemiskinan merupakan suatu permasalahan sosial yang dimiliki oleh personal yang tidak memiliki kemandirian secara financial. Maka dalam hal ini diperlukan adanya penerapan jaminan sosial yang diberikan oleh pemerintah baik dari pusat, provinsi sampai dengan kabupaten untuk memberikan jaminan dan perlindungan serta pemberdayaan agar masyarakat dapat mandiri secara ekonomis. Kemandirian secara ekonomis ini akan membantu Indonesia khususnya Kabupaten Jember untuk dapat mengentaskan kemiskinan serta permasalahan – permasalahan sosial lainya seperti banyaknya aktivitas gelandangan dan pengemis.
Akibat Hukum Tanah Warisan Yang Diatasnamakan Pada Salah Seorang Anak Putra, Andre Yudha Permana; Reykasari , Yunita
National Multidisciplinary Sciences Vol. 2 No. 2 (2023): Proceeding SIGMA-1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manusia didalam lika-liku kehidupannya di dunia ini semuanya mengalami peristiwa yang begitu penting, yaitu ketika mereka lahir, ketika mereka menikah, dan ketika mereka meninggal,manusia akan mengalami kematian yang setelah orang tersebut meninggal, terkadang meninggalkan sesuatu yang bersifat materiil yang disebut warisan, Bagaimana akibat hukum warisan hanya diberikan kepada seorang anak, Untuk mengetahui akibat hukum apabila warisan hanya diberikan kepada seorang anak. Manfaat teoritis, menambah khasanah ilmu pengetahuan bagi penulis yang berkaitan dengan perlindungan hukum bagi ahli waris yang tidak mendapat bagian warisan dan juga bagaimana hak-hak saudara kandung yang juga seharusnya memperoleh hak atas warisan. Pendekatan Perundang-Undangan, Pendekatan Konseptual, Pendekatan Kasus. Para pihak bersengketa yang memiliki bukti formil berupa Sertifikat hak milik merupakan pemilik sah (Para Penggugat) secara hukum perdata, dan dikuatkan dengan Putusan Hakim yang memiliki kekuatan hukum tetap maka meskipun para Tergugat telah menempati objek sengketa selama berpuluh-pulah tahun tetapi tidak memiliki legalitas dalam penguasaanya maka mau tidak mau para tergugat harus tunduk kepada keputusan yang telah dibuat Majelis hakim dan putusan tersebut telah memiliki kekuatan hukum tetap dan harus meninggalkan objek tanah sengketa tersebut. Apabila suatu saat terjadi perebutan warisan, harus terjadi pembagian warisan secara adil, dan semua ahli waris harus mengetahui tentang pembagian warisan yang akan dilakukan tersebut.
Hubungan Kelekatan Remaja Dan Orang Tua Dengan Identitas Diri Remaja Di Sma Negeri 2 Bondowoso Lutfi, Mia Oktavianti; Widyarini, Nurlaela; Ervina, Iin
National Multidisciplinary Sciences Vol. 2 No. 2 (2023): Proceeding SIGMA-1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu tugas perkembangan yang harus dicapai seorang remaja adalah pembentukan identitas diri. Dalam periode tersebut, remaja diharapkan mampu menentukan pilihan yang tepat terkait berbagai macam alternatif dalam hidupnya menyangkut ideologi, pekerjaan, dan hubungan interpersonal. Identitas diri merupakan suatu konsep mengenai diri, penentuan tujuan, nilai serta keyakinan yang dipegang teguh oleh seorang individu. Dari berbagai macam faktor yang dapat mempengaruhi identitas diri remaja, keluarga merupakan salah satu faktor yang paling penting, terutama terkait bagaimana hubungan kelekatan antara remaja dan orangtua. Kelekatan remaja dan orangtua merupakan hubungan yang terjadi antara remaja dengan orang tua yang mengacu pada responsivitas dan ketersediaan orang tua sehingga dapat membentuk ikatan emosional yang kuat antara remaja dan orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kelekatan remaja dan orangtua dengan identitas diri remaja di SMA Negeri 2 Bondowoso. Pada penelitian ini metode pengambilan data menggunakan purposive sampling dengan sampel sebanyak 100 orang remaja yang merupakan siswa SMA Negeri 2 Bondowoso, kelas XI-XII, berusia 17-18 tahun dengan kategori usia remaja akhir. Metode analisis data yang digunakan yaitu uji hipotesis menggunakan analisis korelasi. Skala yang digunakan pada penelitian ini adalah Skala Kelekatan (Attachment) Remaja dan Orangtua dan Skala Status Ego Identity. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kelekatan remaja dan orangtua dengan identitas diri remaja dengan nilai korelasi sebesar (r = 0.426; p < 0.00). Hal tersebut menunjukkan bahwa hipotesis yang diajukan pada penelitian ini dapat diterima. Semakin tinggi kelekatan remaja dan orangtua maka semakin tinggi pula tingkat keberhasilan remaja dalam mencapai identitas diri (identity achievement).
Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi Proses dengan Problem Based Learning pada Pembelajaran Biologi Irma, sep; Prafitasari, Aulya Nanda
National Multidisciplinary Sciences Vol. 2 No. 2 (2023): Proceeding SIGMA-1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum merdeka menuntut pembelajaran menyesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan belajar siswa. Setiap siswa itu memiliki karakteristik dan kebutuhan yang unik, mereka tidak ada yang sama. Berdasarkan observasi di SMA Muhammadiyah 2 Wuluhan bahwasannya guru belum pernah dilakukan pembelajaran diferensiasi terutama pada mata pelajaran biologi, strategi pembelajaran yang digunakan guru bersifat konvensional dimana pembelajaran berpusat hanya kepada guru sehingga transfer pengetahuan kurang maksimal. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan implementasi pembelajaran berdiferensiasi dengan model problem based learning dalam pembelajaran biologi. Jenis penelitian ini deskriptif kualitatif. Tehnik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, angket siswa dan hasil refleksi siswa di akhir pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian bahwasannya implementasi pembelajaran berdiferensiasi proses dengan model problem based learning menggunakan aspek gaya belajar yang terdiri dari gaya belajar visual, auditori dan kinestetik bahwasannya setiap tipe gaya belajar di berikan fasilitas belajar yang berbeda. Hasil dari implementasi pembelajaran yang telah dilakukan adalah siswa sangat senang dan antusias dalam mengikuti pembelajaran dari awal sampai akhir. Keaktifan siswa mengalami peningkatan seperti bertanya, menanggapi pertanyaan, berdiskusi dengan teman untuk menyelesaikan permasalahan dan aktif dalam mengumpulkan informasi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dengan diterapkannya pembelajaran diferensiasi dengan model problem based learning membuat guru dapat memfasilitasi kebutuhan belajar siswa sesuai gaya belajarnya, sehingga siswa belajar natural sesuai kebutuhannya dan juga dapat meningkatkan minat belajar siswa.

Page 1 of 1 | Total Record : 7