cover
Contact Name
Moh Hasan
Contact Email
hasansanza33@gmail.com
Phone
+6282335104319
Journal Mail Official
hasansanza33@gmail.com
Editorial Address
Kompleks Pondok Pesantren Wali Songo, Jl. Basuki Rahmad No. 07 Mimbaan Panji Situbondo Jawa Timur
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
As-Syifa Journal of Islamic Studies and History
ISSN : 29639395     EISSN : 29639395     DOI : https://doi.org/10.35132/assyifa.v1i1.202
The journal As-Syifa welcomes papers from academics on theory, philosophy, conceptual paradigms, academic research, as well as religious practice. In particular, papers that consider the following common topics are invited. Islamic Education Islamic Studies Islamic Law Political Islam Islamic Economics Social Islam Islamic Culture Islamic History
Articles 125 Documents
ANALISIS LARANGAN GHIBAH DALAM SURAH AL-HUJURAT AYAT 12 PENDEKATAN FENOMOLOGI SOSIAL Waqi’atul Hasanah; Hartono Hartono
As-Syifa: Journal of Islamic Studies and History Vol 3 No 1 (2024): JANUARI
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Wali Songo Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35132/assyifa.v3i1.719

Abstract

Tujuan peneletian ini sebagai respon atas fonomina sosial tentang Ghibah sehingga masyarakat diharapkan dapat meminimalisir kebiasaan Ghibah. Perbuatan yang diharamkan Al-Quran bahwa ghibah sama halnya dengan memakan daging manusia yang telah meninggal. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif komparatif antara Tafsir Al-Munir Karya Wahbah Az-Zuhaili dan Tafsir Al-Misbah Karya M. Quraish Shihab. Manfaat yang akan dicapai bagaimana masyarakat bisa paham akan dampak Ghibah dan menghindari kebiasaan ghibah. Ghibah mencakup setiap hal yang tidak disukainya, baik menyangkut keberagamaannya atau keduniawiannya, moralnya atau fisiknya, hartanya, anaknya, istrinya, pembantunya, pakaiannya dan semua hal yang dianggap memiliki kekurangan.
KEPASTIAN DAN PERLINDUNAGN HUKUM TENAGA KERJA PASCA PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI TERHADAP UNDANG-UNDANG CIPTA KERJA Muhamad Irfan Al Azis
As-Syifa: Journal of Islamic Studies and History Vol 3 No 1 (2024): JANUARI
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Wali Songo Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35132/assyifa.v3i1.748

Abstract

Negara Indonesia adalah negara yang menganut sistem Demokrasi, disamping juga sebagai Negara yang berkedudukan Hukum. Pembentukan Undang-Undang merupakan upaya pemerintah agar tidak ada kekosogan Hukum, namun terdapat tumpang tindih hukum yang sangat menyimpang dalam ketenagakerjaan. Tujuan Penelitian ini untuk membuka mata para pembaca terkait kepastian perlindungan tenaga kerja, dibalik himpitan putusan MK terkait UU Ciptakerja. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif atau penelitian hukum kepustakaan (doctrinal research), yaitu menggunakan bahan hukum Primer dan Skunder. Kedua bahan digunakan untuk mendapatkan bahan analisis yang komprehensif terkait permasalahan hukum yang di kaji. Dalam tahap penyusunan UU Ciptaker banyak menggunakan pendekan Omnibus Law, dengan prinsip yang berbeda jauh dari nilai-nilai ketenagakerjaan. Undang-Undang Cipta Kerja didalam penerapannya terus mengalami penolakan dari seluruh lapisan masyarakat, karena banyak substansi yang dianggap merugikan pekerja. Pilihan dalam Amar ini umumnya menawarkan perlindungan pekerja dan memastikan bahwa hak-hak mereka akan ditegakkan di pengadilan karena pembentukan hubungan hukum kontraktual dalam menjalankan kegiatan produksi didasarkan pada gagasan distribusi keuntungan yang adil dan merata. Semua kebijakan strategis yang luas, termasuk PP dan Peraturan Pelaksanaan UU Cipta Kerja, yang masih berlaku, harus ditangguhkan sampai pemberitahuan lebih lanjut. Hal ini dilakukan untuk mencegah berkembangnya barang hukum turunan hasil UU Cipta Kerja yang terkadang dinilai inkonstitusional.
PENDEKATAN GENDER DALAM KAJIAN HUKUM ISLAM Adellia Laksita Putri
As-Syifa: Journal of Islamic Studies and History Vol 3 No 2 (2024): JULI
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Wali Songo Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35132/assyifa.v3i2.781

Abstract

Masyarakat sering membandingkan laki-laki dan perempuan berdasarkan fisiologis dan biologis sehingga menyebabkan bias gender. Bias gender kebanyakan berdampak diskriminasi, kekerasan dan pelecehan dengan anggapan perempuan itu lemah. Pemikiran ini banyak terjadi ditengah masyarakat hasil dari kontruksi sosial-adat. Perbedaan kedua kaum tidak mencorakkan untung disatu individu maupun kelompok. Akidah Islam menjaga hak perempuan sehingga memberi kepedulian dan posisi tehormat. Praktek menjadi tidak wajar terhadap perempuan karena ajaran serta bimbingan Islam tidak di implementasikan, disebabkan tradisi yang berkembang sangat jauh dari Islam. Perbedaan gender tidak menjadi masalah untuk bebas melakukan hal apapun selagi tidak melenceng dari ajaran agama seperti kepemimpinan perempuan, poligami, dan kewarisan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ialah metode kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan. Dalam pembahasan mengenai pendekatan gender dapat diambil benang merah bahwa gender digunakan untuk membedakan aspek non biologis, sedangkan seks untuk membedakan anatomi manusia. Tradisi dan adat istiadat sering menjadi alasan masyarakat untuk memberikan asumsi bahwa perempuan itu selalu dinomor dua kan. Dalam kajian budaya, seks dan gender diyakini sebagai konstruksi sosial.
EFEKTIVITAS MEDIA PEMBELAJARAN QUIZZIZ TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA MATERI TRIGONOMETRI TERINTEGRASI DENGAN KEBUDAYAAN ISLAM ekinengsih, ekinengsih; Buchori, Achmad; Wulandari, Novita
As-Syifa: Journal of Islamic Studies and History Vol 3 No 1 (2024): JANUARI
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Wali Songo Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35132/assyifa.v3i2.839

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Pre-Experimental Design dan One Group Pretest Posttest Design. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas penggunaan media quizizz terhadap hasil belajar matematika materi trigonometri di kelas X 8 SMA Negeri 9 Semarang. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui tes hasil belajar berupa Pre Test dan post test. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data deskriptif dan analisis statistik inferensial. Pengujian hipotesis pada penelitian ini menggunakan uj-t yaitu Paired Sampel T-Test dengan bantuan software IBM SPSS statistics 25. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas X SMA N 9 Semarang pada tahun pelajaran 2023/2024. Adapun sampel dalam penelitian diambil dengan purposive sampling, yaitu teknik pengambilan sampel berdasarkan pertimbangan tertentu yang dibuat oleh peneliti sendiri. Sehingga peneliti memilih kelas X-8 sebagai subjek penelitian. Hasil uji statatistik deskriptif yang menunjukkan nilai rata-rata hasil belajar matematika peserta didik memperoleh NGain score 0.3283 termasuk dalam kategori sedang, karena pada kaidah pengujian jika maka termasuk dalam kategori sedang. Sedangkan untuk hasil uji Paired Sampel T-Test diperoleh nilai signifikan 0.000 < 0.05, karena pada kaidah pengujian jika nilai Sig.(2-tailed) < 0.05 maka ditolak dan diterima. Oleh karena itu pada penelitian ini, peneliti memperoleh hasil penelitian bahwa penggunaan media pembelajaran Quizizz efektif efektif terhadap hasil belajar matematika peserta didik pada materi trigonometri terintegrasi dengan kebudayaan Islam kelas X 8 SMA N 9 Semarang.
KERAGAMAN DIKSI AMR DAN NAHY DALAM SURAH AL-BAQARAH Azhar, Fawazul; Siregar, Fauziah Hanum; Kuncoro, Dimas; AlRasyid, Harun
As-Syifa: Journal of Islamic Studies and History Vol 2 No 1 (2023): JANUARI
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Wali Songo Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35132/assyifa.v3i2.841

Abstract

Makalah penelitian ini mencoba untuk menganalisis berbagai macam diksi yang berkaitan dengan Amr dan Nahy didalam al-Qur’ân yang berfokus kepada ayat-ayat didalam surah al-Baqarah yang memiliki diksi perintah maupun larangan. Hal itu dikarenakan begitu beragamnya diksi perintah dan larangan didalam surah al-Baqarah yang menurut penulis dapat menjadi bahan penambah wawasan didalam kajian ‘Ulûmul Qur’ân yang berkaitan dengan pembahasan ilmu balâghah. Adapun penulis menyusun artikel ini dengan menggunakan teknik pengumpulan data kualitatif dengan metode Library Research. Temuan dari penelitian ini adalah : (1) banyak sekali ayat didalam surah al-Baqarah yang mengisyaratkan kalimat Amr dan Nahy. (2) Setidaknya ada sekitar 100 kalimat Amr dan 80 kalimat Nahy baik secara langsung maupun tidak langsung didalam surah al-Baqarah. (3) Diksi Amar dan Nahy dapat ditinjau daari 3 disiplin ilmu balaghah, yaitu Ma’âni, Badi’, dan Bayan.
TOLERANSI UMAT BERAGAMA : ANALISIS PERNIKAHAN BEDA AGAMA DESA WONOREJO KEC. BANYUPUTIH KAB. SITUBONDO Putri Nurmayanti; Mufida Aly; Habsatun Nabawiyah
As-Syifa: Journal of Islamic Studies and History Vol 3 No 2 (2024): JULI
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Wali Songo Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35132/assyifa.v3i2.843

Abstract

Al-Quran merupakan pedoman hidup bagi manusia dimuka bumi, mengajarkan umat manusia untuk saling belajar bagaimana menjadi hamba yang tertuntun dan bertoleransi kepada sesamanya, karena Indonesia merupakan Negara multikultural yang benyak mempunyai keaneka ragaman ras, budaya dan agama. hal ini berdampak pada banyaknya pernikahan beda agama di Indonesia. Artikel ini ditulis dengan metode kualitatif berdasrrkan pendekatan studi kasus di desa wonorejo,dengan tujuan agar kehidupan umat beragama berjalan harmonis, khususnya di Indonesia juga untuk para penerus bangsa agar sikap toleransi semakin kuat sesuai dengan sila pertama pada pancasila.
MEMAHAMI PERAN DAN FUNGSI KECERDASAN AKAL DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN Saulia Rahimah Kumullah; Moh. Hasan; Nindira Mei Devita
As-Syifa: Journal of Islamic Studies and History Vol 3 No 2 (2024): JULI
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Wali Songo Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35132/assyifa.v3i2.845

Abstract

Dalam faktanya, Al-Qur’an terlihat fokus terhadap persoalan akal manusia. Akal diibaratkan seperti mata, yang memiliki potensi untuk melihat sesuatu yang berada di sekitarnya, akan tetapi dalam pekerjaannya, mata tidak bisa berproses tanpa adanya cahaya, artinya ia tidak dapat melihat apapun. Apabila cahaya hadir, maka mata bisa melakukan pekerjaannya dengan baik, yaitu melihat sekitar dengan jelas. Oleh karena itu, akal sangat berhubungan dengan wahyu,karea ia hadir untuk menerangi akal dalam memperoleh kebenaran. Hal ini dikarenakan manusia sebagai objek sasaran mutlak untuk memperoleh ilmu dan kebenaran tesebut. Ketika dua hal tersebut telah didapatkan, manusia akan lebih mudah meniti jalan menuju ketaqwaan kepada Allah ‘Azza wa Jalla. Meskipun dalam al-Qur’an akal begitu dimuliakan, akan tetapi tidak menyerahkan segala sesuatu kepada akal, bahkan Al-Qur’an membatasi radius akal sesuai dengan kemampuannya, karena akal pun memiliki jangkauan yang terbatas dan tidak akan mungkin bisa menjangkau akar dari segala sesuatu. Maka dari itu, Islam menundukkan akal terhadap Wahyu dan Sunnah Nabi saw, artinya di dalam segala hal wahyu dan sunnah harus di dahulukan. Dalam tulisan ini, peneliti menggunakan metode library research dengan pendekatan kualitatif. Pendekatan ini dilakukan dengan maksud menitikberatkan pada pembahasan akal perspektif al-Qur’an, baik dari fungsi dan kedudukannya serta hubungannya dengan wahyu dengan bersumber pada kajian literatur seperti kitab tafsir, hadits, artikel jurnal, dan literature pendukung lainnya.
AQSAM (PEMBAHAGIAN) DAN METODOLOGI PENAFSIRAN AL-QUR’AN Ulfa Rahayu, Sri; Azhar, Fawazul; Ritonga, Abdul Rahman
As-Syifa: Journal of Islamic Studies and History Vol 3 No 2 (2024): JULI
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Wali Songo Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35132/assyifa.v3i2.925

Abstract

Penelitian ini mengkaji konsep "Aqsam" atau pembahagian dalam tafsir al-Qur'an, yang merupakan metode kritis dalam memahami dan menafsirkan teks suci Islam. Tafsir al-Qur'an adalah disiplin ilmu yang memerlukan analisis mendalam untuk memahami makna yang terkandung dalam ayat-ayat al-Qur'an. Ada beberapa pokok permasalahan yang akan diangkat didalam penelitian ini, diantaranya akan dibahas bagaimana defiinisi dari tafsir al-Qur’an, pembahagian didalam kajian tafsir hingga metodologi yang sering digunakan oleh para mufassir didalam menafsirkan al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan dan menganalisis berbagai pembahagian tafsir ini, menyoroti kelebihan dan kekurangannya, serta relevansinya dalam konteks modern. Pendekatan yang dilakukan didalam penelitian ini menggunakan metode Kajian Pustaka (Library Research). Dengan memahami aqsam dalam tafsir al-Qur'an, diharapkan dapat memperkaya khazanah ilmu tafsir dan memberikan panduan yang lebih komprehensif bagi para peneliti dan pembelajar al-Qur'an dalam upaya memahami pesan-pesan ilahi dengan lebih mendalam dan akurat.
KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH DALAM MENGEMBANGKAN MUTU PEMBELAJARAN STUDI SITUS DI MTS NU UNGARAN DAN MTS AL-USWAH BERGAS Nasrullah, Khoirudin
As-Syifa: Journal of Islamic Studies and History Vol 3 No 2 (2024): JULI
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Wali Songo Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35132/assyifa.v4i1.946

Abstract

Pada prinsipnya, kepemimpinan kepala madrasah menjadi salah satu faktor dalam mengembangkan mutu pembelajaran yang dilakukan. Kepemimpinan kepala madrasah akan memberikan dampak positif jika diterapkan sesuai dengan aturan. Kepala madrasah sebagai pemimpin harus mampu untuk ikut serta mengembangkan kualitas pembelajaran yang dilakukan oleh guru madrasah. Oleh karenanya, tujuan penelitian ini adalah mengetahui secara mendalam kepemimpinan kepala madrasah dalam mengembangkan mutu pembelajaran di MTs NU Ungaran dan MTs Al-Uswah Bergas. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Sumber penelitian ini adalah kepala madrasah, wakil kepala madrasah, guru yang mengajar dan peserta didik. Secara garis besar, pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber dan teknik pengumpulan data. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi atau penarikan kesimpulan. Hasil temuan penelitian mengungkapkan bahwa kepemimpinan yang dilaksanakan di MTs NU Ungaran dalam mengembangkan mutu pembelajaran yaitu terdapat sebanyak lima belas strategi kepemimpinan kepala MTs NU Ungaran dalam mengembangkan mutu pembelajaran. Adapun pada MTs Al-uswah Bergas terdapat sebanyak tiga belas strategi kepemimpinan kepala madrasah dalam mengembangkan mutu pembelajaran. Terdapat perbedaan yang terjadi dalam upaya kepemimpinan kepala madrasah yaitu lima perbedaan. Ada pula persamaan yang terjadi dalam kepemimpinan kepala madrasah untuk mengembangkan mutu pembelajaran yaitu delapan persamaan.
SUPERVISI OLEH TEMAN SEJAWAT ( STUDI KASUS MI NU SITI HAJAR TENGARAN ) Musalimah, Evy Laily; Husnatuzzahroh, Husnatuzzahroh
As-Syifa: Journal of Islamic Studies and History Vol 3 No 1 (2024): JANUARI
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Wali Songo Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35132/assyifa.v4i1.953

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan supervisi oleh rekan sejawat dalam meningkatkan mutu pendidikan di MI NU Siti Hajar Tengaran. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan metode deskriptif. Data yang diperoleh dianalisis dan disimpulkan sehingga mendapatkan kesimpulan mengenai studi literatur dan studi lapangan yang dilakukan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa supervisi pendidikan memiliki fungsi sebagai: a) penelitan, mencari problem solving terhadap sesuatu hal yang menjadi kendala dalam proses pembelajaran, b) penilaian, mengukur tingkat kemajuan proses pendidikan, c) perbaikan, sebagai evaluasi guru, d) pembinaan, untuk sebuah kendala yang terjadi pada proses pendidikan. Supervisi dengan teman sejawat adalah serangkaian kegiatan yang membantu guru agar dapat mengembangkan kemampuannya mengelola proses pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran. Dengan 4 tahapan yaitu planning conference, pengorganisasian kelompok, pelaksanaan dan analisis. Penerapan supervisi oleh teman sejawat di MI SITI HAJAR Tengaran dilakukan oleh komponen pendidik di madrasah yaitu kepala madrasah dan guru, dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Dilihat dari definisi dan fungsinya, supervisi oleh teman sejawat sangat berperan dalam meningkatkan mutu pendidikan. Kesimpulannya, supervisi oleh teman sejawat memberi kemudahan kepada kepala madrasah dan guru dalam upaya mengembangkan potensinya secara optimal.

Page 4 of 13 | Total Record : 125