cover
Contact Name
ADE SUDRAJAT
Contact Email
sudrajatade000@gmail.com
Phone
+6285315047900
Journal Mail Official
ojsjimia@unnur.ac.id
Editorial Address
JL CASSA NO. 2 LANUD SULAIMAN BANDUNG 40229
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
JIMIA
ISSN : 20857926     EISSN : 26214539     DOI : https://doi.org/10.56244/jimia.v17i1
Core Subject : Economy, Education,
Jurnal Ilmiah Magister Ilmu Administrasi (JIMIA) contains articles and scientific papers in the form of research and non-research results, both in government institutions or in the community. This journal focuses on the theoretical and practical study of administration public and public policy starting from the formulation, implementation, and evaluation of policies carried out by the government in dealing with the changing needs and demands of society. Therefore, the publication of this journal as a scientific media regarding issues of public policy, both in the form of legislation, legal government, regional regulations, policy government, and government programs and actions. The publication of this journal aims to disseminate theoretical and practical studies in the field of public policy throughout higher education, government institutions, non-governmental at the central, provincial, and city/district levels.
Articles 76 Documents
OPTIMALISASI KINERJA SATUAN RELAWAN KEBAKARAN (SATWANKAR) DI KOTA BANDUNG Didin Wardhana
Jurnal Ilmiah Magister Ilmu Administrasi Vol. 12 No. 1 (2018): JURNAL ILMIAH MAGISTER ILMU ADMINISTRASI - JIMIA
Publisher : Universitas Nurtanio Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi cara-cara mengoptimalisasikan kinerja Satuan Relawan Kebakaran (SATWANKAR) di Kota Bandung. Adapun yang menjadi latar belakang penelitian ini adalah belum optimalnya kinerja SATWANKAR dalam penanggulan dini kebakaran di Kota Bandung. Penelitian ini  menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Dalam kajian ini, penilaian kinerja SATWANKAR  diukur berdasarkan aspek Kualitas kerja, Ketepatan waktu, Inisiatif, Kemampuan dan Komunikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa partisipasi masyarakat melalui pembentukan SATWANKAR di tingkat kelurahan se-kota Bandung relative belum berjalan secara optimal, dikarenakan adanya factor penghambat seperti : karena sifatnya sukarela (volunteer), sehingga ikatan keanggotaan sangat longgar, pola rekruitmen anggota baru masih belum jelas, keterbatasan anggaran dalam proses pembinaan anggota SATWANKAR, serta belum adanya sistem atau pola jaringan komunikasi yang terintegrasi untuk memudahkan koordinasi antara aparat dengan masyarakat yang terkena bencana kebakaran.
PENGARUH MOTIVASI KERJA DALAM MENINGKATKAN KINERJA PEGAWAI DI KECAMATAN CIKALONGKULON KABUPATEN CIANJUR Farida Sartika
Jurnal Ilmiah Magister Ilmu Administrasi Vol. 12 No. 1 (2018): JURNAL ILMIAH MAGISTER ILMU ADMINISTRASI - JIMIA
Publisher : Universitas Nurtanio Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Faktor motivasi sangat penting dalam menunjang kinerja yang dihasilkan oleh pegawai. Motivasi merupakan suatu dorongan untuk melakukan suatu kegiatan atau tugas dengan sebaik-baiknya agar mampu mencapai prestasi kerja (kinerja), Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat motivasi kerja pegawai Kecamatan Cikalongkulon, mengetahui tingkat kinerja pegawai Kecamatan Cikalongkulon. Dan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh tingkat motivasi kerja terhadap tingkat kinerja pegawai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Penelitian ini melipiti dua variabel yaitu: variabel “X” (motivasi kerja), dengan indikator kebutuhan untuk berprestasi, kebutuhan untuk berafiliasi, kebutuhan untuk berkuasa dan Variabel “Y” (kinerja pegawai), dengan indikator kuantitas kerja, kualitas kerja, pengetahuan terhadap pekerjaan, kerjasama. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analisis Pengumpulan data dilakukan  melalui angket dengan menggunaka skor kategori skala likert dan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi sederhana. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa tingkat motivasi kerja pegawai Kecamatan Cikalongkulon sangat tinggi. Tingkat kinerja pegawai Kecamatan Cikalongkulon sangat tinggi. Tingkat motivasi kerja berpengaruh positif terhadap tingkat kinerja pegawai Kecamatan Cikalongkulon.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI KECAMATAN CIBINONG KABUPATEN CIANJUR Warno Warno
Jurnal Ilmiah Magister Ilmu Administrasi Vol. 12 No. 1 (2018): JURNAL ILMIAH MAGISTER ILMU ADMINISTRASI - JIMIA
Publisher : Universitas Nurtanio Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengambil judul “PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI KECAMATAN CIBINONG“ .  Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja pegawai di Kecamatan Cibinong Kabupaten Cianjur. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik analisis data regresi sederhana, ukuran populasi 50 orang, teknik pengambilan sampel dengan sampel sesus. Tehnik pengumpulan data melalui observasi dan pengumpulan angket. Uji korelasi ditujukan untuk mengetahui hubungan antaar variabel dalam penelitian  ini. Analisis Koefisien Determinasi Kd = rX 100% keterangan, Kd = Koefisien determinasi dan r = Koefisien korelasi. Uji Hipotesis, Untuk mengetahui signifikan atau tidaknya maka digunakan probability sebesar 5% (a = 0.05) Jika sig > a (0.05), maka H0 diterima  H1 ditolak jika sig < a(0.05), maka H0 ditolak H1 diterima. Regresi linear sederhana Y = a + bx dimana Y = 1.781 + 0.586, menggambarkan hasil observasi dan menganalisa data-data yang diperoleh di lapangan. Setelah melakukan penelitian dan pembahasan masalah, penulis memperoleh kesimpulan bahwa Gaya kepemimpinan terhadap kinerja pegawai ini sangat berpengaruh terhadap meningkatnya kinerja pegawai di Kecamatan Cibinong.
PENGEMBANGAN MANAJEMEN PERUBAHAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PENERAPAN ENTERPRISE RESOURCE PLANNING Faisal Ikhram
Jurnal Ilmiah Magister Ilmu Administrasi Vol. 12 No. 1 (2018): JURNAL ILMIAH MAGISTER ILMU ADMINISTRASI - JIMIA
Publisher : Universitas Nurtanio Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Enterprise Resource Planning (ERP) merupakan sistem yang besar dan kompleks karena berkaitan dengan proses bisnis dalam organisasi. Proyek implementasi (penerapan) sistem ERP itu berbeda dengan proyek implementasi sistem informasi lainnya [Davenport, 2000]. Diantara perbedaannya yang utama adalah skalanya, kompleksitasnya, dampak organisasinya, biaya yang dibutuhkan untuk proyek ini serta dampak-dampak lain yang akan dirasakan jika proyek ini tidak sukses. Hasil penelitian diharapkan menjadi pertimbangan langkah-langkah manajemen perubahan yang dapat mempengaruhi efektivitas dalam penerapan ERP di Direktorat Keuangan PT X. Peneliti menggunakan model  manajemen  perubahan ADKAR dari Jeffrey M. Hiatt (Hiatt, 2006) sebagai rujukan kajian dan menggabungkannya dengan kerangka DICE untuk memprediksi efektifitas keberhasilan program penerapan sistem ERP. Kerangka DICE dapat mengukur aspek-aspek yang terlihat dari suatu program seperti durasi waktu, integritas pelaksana, dan komitmen baik dari pimpinan maupun karyawan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, pengumpulan data melalui wawancara yang mendalam dan focus group discussion  yang terdiri dari para karyawan yang merupakan tim inti penerapan ERP. Untuk mengukur efektifitas penerapan sistem ERP berdasarkan penilaian kerangka DICE, dibutuhkan penyebaran kuesioner terhadap pengguna ERP. Hasil skor dari DICE menunjukkan penerapan ERP menjadi kurang effektif karena kurangnya kesadaran bahwa perubahan sudah menjadi prioritas bagi perusahaan. Langkah-langkah perbaikan diusulkan menggunakan kerangka 7S Mckinsey untuk meningkatkan efektivitas penerapan ERP dengan menanamkan nilai-nilai perubahan yang lebih baik menjadi budaya dalam organisasi atau perusahaan. Dijelaskan bagaimana manajemen perubahan dapat menjadi jembatan mencapai solusi dan hasil, namun juga bisa menjadi hambatan ketika perubahan tidak dipahami dan dikelola dengan benar. Oleh karena itu, semakin baik sebuah perusahaan dalam mengelola perubahan maka akan semakin meningkat daya saingnya dan membantu untuk dapat bertahan dan menjaga efektivitas perusahaan melalui strategi dan program perubahan.
MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA PENGELOLA LKM Aji Komarudin; Muhammad Ismail; Wa Ode Zusnita Muizu
Jurnal Ilmiah Magister Ilmu Administrasi Vol. 12 No. 1 (2018): JURNAL ILMIAH MAGISTER ILMU ADMINISTRASI - JIMIA
Publisher : Universitas Nurtanio Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberadaan Lembaga Keuangan Mikro (LKM) tidak terlepas dari perkembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), yang peranannya sangat besar dalam proses pemulihan ekonomi nasional, baik dalam mendorong laju pertumbuhan ekonomi maupun penyerapan tenaga kerja. Banyak pihak meyakini, LKM sebagai alat pembangunan yang efektif untuk mengentaskan kemiskinan karena layanan keuangan ini memungkinkan orang kecil dan rumah tangga berpenghasilan rendah untuk memanfaatkan peluang ekonomi, membangun aset dan mengurangi kerentanan terhadap turbulensi kekuatan eksternal. LKM menjadi alat yang cukup penting untuk mewujudkan pembangunan dalam tiga hal sekaligus, yaitu: (i) menciptakan lapangan kerja, (ii) meningkatkan pendapatan masyarakat, dan (iii) mengentaskan kemiskinan (Anonim, 2007). Untuk itu, kebutuhan akan Sumber daya manusia (SDM) yang handal dalam pengelolaan lembaga keuangan mikro (LKM) untuk memaksimalkan peran LKM, menjadi sesuatu hal yang tidak dapat ditawar lagi, mengingat hambatan terbesar dari pengelolaan lembaga keuangan mikro (LKM) adalah terkait dengan aspek sustainabilitas, yang sangat dipengaruhi oleh kapabilitas sumberdaya manusia (SDM) pengelola LKM.
PENGARUH KEDISIPLINAN KERJA DALAM MENINGKATKAN KINERJA PEGAWAI DI KECAMATAN KADUPANDAK KABUPATEN CIANJUR Supiandi Supiandi
Jurnal Ilmiah Magister Ilmu Administrasi Vol. 12 No. 1 (2018): JURNAL ILMIAH MAGISTER ILMU ADMINISTRASI - JIMIA
Publisher : Universitas Nurtanio Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengambil Judul : Pengaruh Kedisiplinan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Di Kecamatan Kadupandak Kabupaten Cianjur. Penelitian ini melipiti dua variabel yaitu: variabel disiplin kerja, variabel kinerja pegawai. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan  melalui : Studi Dokumentasi dan Studi Lapangan (Observasi, Wawancara dan penyebaran angket), Teknik sampling menggunakan teknik sampling Sensus. Sedangkan ukuran sampel adalah 30 teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi sederhana. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa disiplin kerja pegawai berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai di Kecamatan Kadupandak dengan kontribusi sebesar 91,40%. Hal ini mencerminkan bahwa disiplin kerja pegawai di Kecamatan Kadupandak sangat berperan terhadap terwujudnya kinerja pegawai yang diharapkan organsiasi. Sebagaimana dimakslumi bahwa tugas pokok pegawai di kecamatan adalah memberikan pelayanan sesuai dengan tupoksi kecamatan kepada masyarakat. Pelayanan akan terwujud dengan baik apabila seluruh pegawai yang ada di Kecamatan memiliki tingkat disiplin.
BENTURAN BUDAYA DALAM ETIKA ADMINISTRASI NEGARA (Studi Kasus Tentang Gratifikasi) Lita Juliati Amelia
Jurnal Ilmiah Magister Ilmu Administrasi Vol. 12 No. 1 (2018): JURNAL ILMIAH MAGISTER ILMU ADMINISTRASI - JIMIA
Publisher : Universitas Nurtanio Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang benturan budaya dalam etika administrasi negara, studi kasus tentang gratifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap fenomena yang terjadi dalam ruang lingkup kegiatan pemerintahaan, dimana gratifikasi menjadi permasalahaan yang tidak kunjung henti dalam pelaksanaan kegiatan pemerintahaan. Penelitian ini menggunakan metode analisa deskriptif dan menghasilkan kesimpulan  bahwa budaya organisasasi akan mempengaruhi etika administrasi baik etika secara formal yang dituangkan dalam bentuk undang-undang dan peraturan pegawai dalam mem-berikan pelayanan pada masyarakat. Begitu juga etika non formal yaitu adat istiadat satu daerah akan mencerminkan budaya akan berpengaruh pada pelayanan publik. Hal lainnya menunjukan bahwa benturan budaya dengan etika administrasi disebabkan oleh budaya yang dibentuk adat timur yang menanamkan menghargai orang yang berjasa, toleransi, menghargai, budaya malu, sehingga balas budi menjadi tolak ukur untuk berbuat kebaikan. Hal ini disalhgunakan dengan kekuasaan atau jabatan dimilikinya sehuingga etika administrasi perlu mengatur dengan gratifikasi, walaupun terasanya berbenturan yang sangat dipaksakan, karena gratifikasi bukan budaya Indonesia.
TINJAUAN MODEL KERJASAMA DAERAH DI KABUPATEN BEKASI Anna Christiana Ikasari
Jurnal Ilmiah Magister Ilmu Administrasi Vol. 12 No. 1 (2018): JURNAL ILMIAH MAGISTER ILMU ADMINISTRASI - JIMIA
Publisher : Universitas Nurtanio Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerjasama Daerah di Kabupaten Bekasi mencakup berbagai permasalahan Pertama, sinergi dalam pelaksanaan pembangunan pemerintah Kabupaten Bekasi dengan kebijakan pemerintah pusat dan kebijakan pemerintah daerah yang ada di sekitar Kabupaten Bekasi. Kedua, sinkronisasi dalam penyusunan peraturan daerah untuk mengurangi hambatan birokrasi dalam kegiatan pembangunan infrastruktur dan investasi. Ketiga, menghindari dan mengeliminasi potensi euforia otonomi daerah diantaranya kegiatan yang bersifat kontraproduktif karena persaingan yang tidak sehat antar daerah), Keempat adalah pembangunan kemitraan antar daerah, pemerintah kabupaten dengan pemerintah provinsi, pemerintah pusat, dunia usaha, serta dengan lembaga non pemerintah (NGO).Berbagai permasalahan tersebut dapat diatasi dengan berbagai pertimbangan sebagai yaitu, 1) adanya peraturan daerah yang mengatur tetang kerjasama daerah di Kabupaten Bekasi. 2) keterlibatan intitusi pendidikan tinggi dalam penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Bekasi. 3) Perlunya optimalisasi potensi dan peluang kerjasama dengan luar negeri dapat menjadi gagasan baru untuk menciptakan optimalisasi penyelenggaraan pemerintahaan di Kabupaten Bekasi, 4) studi banding antara pemerintah Kabupaten Bekasi dengan pemerintah daerah lainnya yang telah berhasil menjalin kerjasama dengan pihak asing. 5) dukungan politis dalam konseks legislatif dalam penyelenggaraan kerjasama daerah yang ada di wilayah Kabupaten Bekasi. dan 6) adanya rencana sistematis yang mengatur tentang target, capaian dan sasaran kerjasama daerah yang menyesuaikan dengan urusan pelayanan dasar dan urusan pilihan yang disesuaikan dengan model pentahelix dan kebutuhan perangkat daerah sebagaimana tertuang didalam RPJMD Kabupaten Bekasi.Kata Kunci: kerjasama daerah, sinkronisasi, peraturan daerah, institusi pendidikan, pentahelix.
PERAN PEMERINTAHANAN DESA DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN DI DESA CIRAWAMEKAR KECAMATAN CIPATAT KABUPATEN BANDUNG BARAT Yayat Rukayat
Jurnal Ilmiah Magister Ilmu Administrasi Vol. 13 No. 1 (2019): JURNAL ILMIAH MAGISTER ILMU ADMINISTRASI - JIMIA
Publisher : Universitas Nurtanio Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganbil judul : “Peran Pemerintahanan Desa dalam Meningkat- kan Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan di Desa Cirawamekar Kecamatan Cipatat Kabupaten Bandung Barat”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran Pemerintahanan desa dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan di Desa Cirawamekar Kecamatan Cipatat Kabupaten Bandung Barat dan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menjadi penghambat dan pendukung Pemerintahanan desa dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan di Desa Cirawamekar Kecamatan Cipatat Kabupaten Bandung Barat.Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif dengan fokus penelitian Peran Pemerintahanan Desa dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan di Desa Cirawamekar Kecamatan Cipatat Kabupaten Bandung Barat. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah Kepala Desa, Kepala Badan Permusyawaran Desa, Tokoh masyarakat dan masyarakat Desa Cirawamekar. Teknik analisis data yang di gunakan yaitu analisis data kualitatif model interaktif.Hasil penelitan menunjukkan bahwa peran Pemerintahanan desa dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangun di Desa Cirawamekar Kecamatan Cipatat Kabupaten Bandung Barat belum optimal, terutama partisipasi dalam perencanaan dan pengawasan pembangunan di Desa Cirawamekar Kecamatan Cipatat Kabupaten Bandung Barat.Saran sebagai masukan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat di Desa Cirawamekar Kecamatan Cipatat Kabupaten Bandung Barat dalam Pembangunan, diantaranya adalah : 1) Memberikan pendidikan politik secara berkesinambungan kepada masyarakat dengan mengundang pembicara dari akademisi; 2) Pemerintah Desa bekerjasama dengan pihak ketiga memberikan pelatihan cara mengolah berbagai potensi desa sehingga memiliki nilai ekonomis untuk meningkatkan pendapatan masyarakat dengan permodalan dari Bumdes atau pihak ketiga.  Kata Kunci: Pemerintahan Desa, Partisipasi Masyarakat, Pembangunan.
TINJAUAN FUNGSI PELAYANAN MASYARAKAT DALAM GOOD GOVERNANCE DAN BEBAS KKN Putri Indah Caturi
Jurnal Ilmiah Magister Ilmu Administrasi Vol. 13 No. 1 (2019): JURNAL ILMIAH MAGISTER ILMU ADMINISTRASI - JIMIA
Publisher : Universitas Nurtanio Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sinkronisasi antara aparatur pemerintahan selaku pelaksana kebijakan dan masyarakat selaku penerima kebijakan sangatlah dibutuhkan demi terciptanya penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan sesuai dengan yang diharapkan seperti yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 Tentang Penyelenggaraan Negara Yang Bersih Dan Bebas KKN (Kolusi, Korupsi, Nepotisme). Untuk itu peran serta masyarakat sangatlah penting guna ikut serta mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 68 Tahun 1999, sehingga aparatur Pemerintahan selaku pelaksana kebijakan mampu mempertanggung jawabkan tugas, fungsi dan wewenang kepada seluruh kalangan masyarakat. Demi terciptanya penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan sesuai dengan harapan serta keinginan masyarakat. Pelaksanaan fungsi pelayanan masyarakat yang dilakukan oleh apartur pemerintah dalam mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan bebas KKN (Kolusi, Korupsi, Nepotisme) sangatlah penting demi terciptanya sinergisitas antara aparatur pemerintahan selaku pelaksana kebijakan dan masyarakat sebagai penerima kebijakan. Dalam hal ini dibutuhkan kerjasama kedua belah pihak antara aparatur pemerintah dan masyarakat. Kata kunci : Fungsi pelayanan, Good Governance.