cover
Contact Name
Dewi Yunita
Contact Email
dewi_yunita@usk.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jimfp@usk.ac.id
Editorial Address
Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Jl. Tgk Hasan Krueng Kalee No. 3 Darussalam Banda Aceh, Indonesia 23111
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian
ISSN : 26152878     EISSN : 26146053     DOI : http://dx.doi.org/10.17969/jimfp
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian (JIMFP) diterbitkan oleh Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala. Merupakan media jurnal elektronik sebagai wadah untuk penyebaran dan publikasi hasil penelitian dari skripsi/tugas akhir dan atau sebagian dari skripsi/tugas akhir mahasiswa strata satu (S1) Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala yang merupakan kewajiban setiap mahasiswa untuk mengunggah karya ilmiah sebagai salah satu syarat untuk yudisium dan wisuda sarjana. Artikel ditulis bersama dosen pembimbingnya serta diterbitkan secara online setelah melewati proses review oleh 2 orang reviewer dan editor JIMFP. JIMFP menerbitkan artikel ilmiah mahasiswa dari delapan Program Studi (Prodi), yaitu Prodi Agribisnis, Prodi Agroteknologi, Prodi Peternakan, Prodi Teknologi Hasil Pertanian, Prodi Teknik Pertanian, Prodi Ilmu Tanah, Prodi Proteksi Tanaman dan Prodi Kehutanan. JIMFP terbit satu volume dan empat nomor dalam setahun, yaitu setiap bulan Februari, Mei, Agustus dan November.
Articles 1,028 Documents
Otomasi Sistem Hidroponik Berbasis Logika Fuzzy menggunakan Air Limbah Ahmad Iswanda; Indera Sakti Nasution; Devianti Devianti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 7, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.783 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v7i1.19149

Abstract

Abstrak. Hidroponik adalah budidaya pertanian tanpa menggunakan tanah dan air sebagai media tanam yang berisi larutan nutrisi. pemanfaatkan sumber air IPAL sangat tepat menjadi bahan baku mutu air untuk hidroponik pengolahan air limbah. Saat ini ialah perlakuan hidroponik dilakukan pemantauan langsung kadar pH dan nutrisi. sistem pemantau kondisi hidroponik serta dapat dikontrol menggunakan mikrokontroler arduino uno, sensor Dfrobot pH, Dfrobot TDS, dan sensor DHT22 dan hidroponik mini DFT. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat sistem hidroponik bersumber air instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang menggunakan mikrokontroler berbasis logika fuzzy. Penelitian ini meliputi tahap (1) Perancangan sistem pengendalian hidroponik mini, (2) Perancangan Hardware, (3) Perancanan Software menggunakan arduino IDE dan library fuzzy logic, (4) Pengambilan sampel air IPAL, (5) Pengujian parameter sistem logika fuzzy dengan MATLAB dan kalibrasi sensor, (6) Pengamatan pertumbuhan tanam selada. Penelitian ini memperoleh hasil pemanfaatan air IPAL terbilang efektif dikarenakan tingkat unsur hara diperoleh EC 0,6 mS/cm dan perlu penambahan pupuk cair AB mix sebesesar EC 0,6 mS/cm atau setara 420 ppm. Tingkat keberhasilan sistem logika fuzzy bekerja dengan baik karena dapat menjaga kestabilan sistem. Diperoleh nilai overshoot sebesar 2.296%-4,318% dan error 0,227%-0,606%.Hydroponics System Automation Based on Fuzzy Logic Using WastewaterAbstract. Hydroponics island for agricultural cultivation without using soil, so it only needs water for plant growth. The cultivation technique uses water as a planting medium containing a nutrient solution. Utilizing IPAL water sources is very appropriate as raw material for water quality for hydroponics. The wastewater treatment plant (IPAL) is located in Panteriek Village, Leung Bata District, Banda Aceh. The current problem is that hydroponic treatment can directly monitor pH and nutrient levels. a hydroponic condition monitoring system and can be controlled using an Arduino Uno microcontroller and sensors in the form of a Dfrobot pH sensor, Dfrobot TDS, and a DHT22 sensor, and mini DFT hydroponics. The purpose of this research is to create a hydroponic system from wastewater treatment plants (IPAL) using a microcontroller based on fuzzy logic. This research includes the stages (1) designing a mini hydroponic control system, (2) designing hardware, (3) designing software using the Arduino IDE and fuzzy logic library, (4) taking IPAL water samples, (5) testing fuzzy logic system parameters with MATLAB and sensor calibration, (6) Observation of lettuce growth. This study found that the utilization of IPAL water was considered effective because the nutrient level was obtained EC 0.6 mS/cm and needed to add AB mix liquid fertilizer as large as EC 0.6 mS/cm or the equivalent of 420 ppm. The success rate of the fuzzy logic system works well because it can maintain system stability. Obtained an overshoot value of 2.296% -4.318% and an error of 0.227% -0.606%.
Vegetasi Riparian dan Kesuburan Tanah di Sub DAS Senggapa Rainforest Lodge Kedah Sulasutri Sulasutri; Ryan Moulana; Hairul Basri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 6, No 4 (2021): November 2021
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (724.828 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v6i4.18361

Abstract

Abstrak. Kondisi zona riparian di sungai Senggapa Rainforest Lodge Kedah Kecamatan Blangjerango, Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh sebagian telah beralih fungsi menjadi lahan perkebunan. Alih fungsi lahan diduga berpengaruh terhadap kondisi zona riparian dan tingkat kesuburan tanah. Penelitian dilakukan dari bulan Februari hingga Juli 2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode garis berpetak, terdapat 20 plot contoh dari 10 transek yang diletakkan pada sisi kiri dan sisi kanan sungai. Jenis vegetasi riparian yang ditemukan di sub DAS Senggapa Rainforest Lodge Kedah yaitu sebanyak 533 individu dari 52 jenis dan 29 suku. Indeks Nilai Penting (INP) tertinggi vegetasi riparian berdasarkan tingkat pohon dimiliki oleh Lithocarpus sp. sebesar 35,59%, INP tertinggi vegetasi riparian tingkat tiang juga dimiliki oleh  Lithocarpus sp. sebesar 34,26%, INP tertinggi vegetasi riparian tingkat pancang dimiliki oleh  Aglaia argentea dan Magnolia montana masing-masing sebesar 13,69%, INP tertinggi vegetasi riparian tingkat semai dimiliki oleh Laportea sinuata sebesar 15,56%, dan INP tertinggi vegetasi riparian tumbuhan bawah dimiliki oleh Colocasia esculenta sebesar 42,28%. Indeks keanekaragaman tingkat pohon sebesar 3,21 tergolong tinggi, tiang sebesar 2,93 tergolong sedang, pancang sebesar 3,15 tergolong tinggi, semai sebesar 3,07 tergolong tinggi, dan tumbuhan bawah sebesar 2,19 tergolong sedang. Tingkat kesuburan tanah pada stasiun I dan stasiun II sama-sama tergolong rendah, hal ini disebabkan oleh salah satu parameter kimia tanah yang dianalisis diperoleh sangat rendah. Pada area hutan lebat dan kawasan perkebunan memiliki kandungan P2O5 tanah yang tergolong sangat rendah, sehingga mempengaruhi penilaian tingkat kesuburan tanah di sub DAS Senggapa rainforest Lodge Kedah.Abstract. The condition of the riparian zone in the Senggapa Rainforest Lodge Kedah river of Blangjerango Subdistrict, Gayo Lues Regency, Aceh Province has partially switched functions into plantation land. The transfer of function is thought to affects the condition of the riparian zone and the fertility rate of the soil. The study was conducted from February to July 2021. The method used in this study was the line-transect method with 20 sample plots of 10 transects placed on the left and right sides of the river. There were 533 individuals of riparian vegetation found in the Sub watershed Senggapa Rainforest Lodge Kedah consisting of 52 species and 29 families. The highest Importance Value Index (IVI) of riparian vegetation based on the tree level was found in Lithocarpus sp. at 35.59%. The highest IVI of riparian vegetation at the pole level was also found in Lithocarpus sp. at 34.26%. The highest IVI of riparian vegetation at the stake level were found in Aglaia argentea and Magnolia montana at13.69%. The highest IVI of riparian vegetation at the seedling level was found in Laportea sinuata at 15.56%, and the highest IVI of riparian vegetation of the lower plants was found in Colocasia esculenta at 42.28%. The diversity index of riparian vegetation is 3.21 at the tree level which is classified as high, 2.93 at the pole level which is classified as moderate, 3.15 at the stake level which is classified as high, 3.07 at the seedling level which is classified as high, and 2.19 at lower plants level which is classified as moderate. The fertility rate of soil both at station I and station II is relatively low. This is due to one of the chemical parameters of the analyzed soil was obtained very low. In areas of dense forest and plantation areas, the P2O5 soil content is classified as very low, thus affecting the assessment of soil fertility level in sub watershed Senggapa rainforest Lodge Kedah.
Uji Kinerja Mesin Pencacah Pelepah Pinang Rita Zahra; Mustaqimah Mustaqimah; Ramayanty Bulan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 6, No 3 (2021): Agustus 2021
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (980.787 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v6i3.17582

Abstract

Abstrak. Penelitian ini dilakukan  dengan menggunakan bahan pelepah pinang muda yang menjadi limbah pembersihan lahan (pruning). Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pengukuran dan perhitungan data pada beberapa parameter yaitu persentase hasil cacahan, kapasitas kerja mesin, bahan bakar yang dibutuhkan, ukuran hasil cacahan serta menganalisis hasil yang optimum berdasarkan variasi kecepatan yang diuji yaitu pada kecepatan 800 rpm, 1200 rpm dan 1600 rpm.Berdasarkan perhitungan hasil cacahan dengan berbagai variasi kecepatan maka persentase cacahan tertinggi terdapat pada kecepatan 1200 rpm yaitu 93,40%.   Kapasitas  kerja mesin paling banyak diperoleh pada kecepatan 1600 rpm yaitu 120,65 kg/jam. Bahan    bakar yang sedikit dibutuhkan  yaitu pada kecepatan 800 rpm yaitu 0,3 liter/jam. Hasil pengukuran  panjang dan lebar hasil cacahan paling halus adalah pada kecepaatan 1600 rpm  yaitu 2,1 cm dan 0,2 cm. Berdasarkan data yang diperoleh pada parameter yang telah diuji  maka dapat dilakukan analisis perhitungan  hasil optimum berdasarkan   metode dieter dengan menggunakan digital logic.  Hasil  optimum cacahan berdasarkan perhitungan metode dieter didapatkan pada kecepatan 1200 rpm yaitu 88,18%. Dapat  disimpulkan bahwa kecepatan putaran berpengaruh pada persentase hasil cacahan, kapasitas kerja mesin, bahan bakar dan ukuran hasil cacahan. Performance Test Of Betel Nut Chopping MachineAbstract. This research was conducted using young areca nut leaf material which is a waste of land clearing (prunning). The method used in this study is the measurement and calculation of data on several parameters, namely the percentage of chopped results, engine working capacity, fuel required, size of chopped results and analyzing the optimum results based on variations in speed tested, namely at speeds of 800 rpm, 1200 rpm, and 1600 rpm. Based on the calculation of the chopping results with various speed variations, the highest percentage of chopping is at 1200 rpm, which is 93.40%. The maximum working capacity of the machine is obtained at a speed of 1600 rpm, which is 120.65 kg/hour. Less fuel is needed at a speed of 800 rpm, which is 0.3 liters/hour. The results of the measurement of the length and width of the smoothest chops were at a speed of 1600 rpm, namely 2.1 cm and 0.2 cm. Based on the data obtained on the parameters that have been tested, it is possible to analyze the calculation of the optimum results based on the dieter method using digital logic. The optimum results of the count based on the calculation of the dieter method were obtained at a speed of 1200 rpm, namely 88.18%. It can be concluded that the rotational speed affects the percentage of chopped results, engine working capacity, fuel, and the size of the chopped results.
Pendapatan Petani Agroforestri d Kecamatan Pantan Cuaca Kabupaten Gayo Lues Reni Rafika Yani; Ryan Moulana; Ashabul Anhar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 5, No 3 (2020): Agustus 2020
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.988 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v5i3.14859

Abstract

Abstrak. Kecamatan Pantan Cuaca merupakan salah satu kecamatan yang berada di Kabupaten Gayo Lues. Tata guna lahan di Kecamatan Pantan Cuaca umumnya dimanfaatkan oleh masyarakat untuk tanaman perkebunan (kopi), tanaman semusim, maupun perpaduan antara keduanya. Pola pertanian yang dikelola masyarakat memiliki beberapa tipe antara lain agroforestri kopi, agroforestri pinus dengan sereh wangi dan tanaman semusim. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pola agroforestri yang mempengaruhi pendapatan masyarakat. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif, data diperoleh dari hasil pengamatan di lapangan melalui wawancara dan kuisioner kemudian dianalisis secara kuantitatif yaitu untuk mengetahui dan menganalisis data yang terkumpul dari hasil kuisioner, wawancara, observasi dan studi pustaka.Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah nilai produk agroforestri yang memberikan kontribusi terbesar terhadap pendapatan masyarakat adalah dari tanaman kopi dengan nilai ekonomi sebesar Rp. 69.525.176/tahun pendapatan responden dari pemanfaatan agroforestri sereh wangi mencapai Rp. 17.905.669/tahun, sementara pendapatan responden dari hasil pemanfaatan tanaman lainnya hanya sebesar Rp. 3730750/tahun. Dari data tersebut dapat diketahui bahwa pendapatan dari kegiatan pemanfaatan agroforestri memberikan hasil yang lebih besar dibandingkan dengan pendapatan dari pemanfaatan tanaman lainnya di luar produk agroforestri.Agroforestry Farmer income  in Gayo Lues District’s Pantan CuacaAbstact. Pantan Cuaca sub district is one of the sub-districts in Gayo Lues Regency. Land use in Pantan Cuaca District is generally used by the community for plantation crops (coffee), annual crops, or a combination of the two. The pattern of agriculture managed by the community has several types including coffee agroforestry, pine agroforestry with fragrant lemongrass and annual crops. The purpose of this study was to determine agroforestry patterns that affect community income. Data analysis in this study uses descriptive analysis techniques, data obtained from observations in the field through interviews and questionnaires and then analyzed quantitatively, that is to find out and analyze the data collected from the results of questionnaires, interviews, observations and literature studies.The results obtained from this study are the value of agroforestry products  that provide the largest contribution to community income is from coffee plants with an economic value of Rp 69.252.176/year income of respondents from the use of fragrant cereals reached Rp 17.905.669/year, while respondents’ income from the use of other plants is only Rp 3.730.750/year. From these data it can be seen that the income from the use of agroforestry activities gives greater result compared to income from other uses outside of agroforestry product.
Pengaruh Varietas dan Dosis Pemupukan NPK Mutiaraterhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Cabai Merah (Capsicum annuum L.) Muhammad Azwir; M Abduh Ulim; Syamsuddin Syamsuddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 3, No 4 (2018): November 2018
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (605.2 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v3i4.9518

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang pengaruh varietas dan dosis pemupukan NPK Mutiara terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman cabai merah (capsicum annuum L.). Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih dan Kebun Percobaan, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala, Darussalam Banda Aceh. Pelaksanaan penelitian dimulai dari April sampai Oktober 2017. Rancangan percobaan dalam penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola factorial 5 x 2 dengan 3 ulangan. Unit  percobaan terdiri  atas  10  tanaman  sehingga  secara  keseluruhan terdapat 300 tanaman. Dari setiap unit percobaan diamati 5 tanaman sampel sehingga secara keseluruhan terdapat 150 tanaman sampel. Adapun faktor pertama yang diteliti adalah varietas (V) yang terdiri dari V1= varietas PM-999 dan V2= varietas Lado. Faktor kedua yaitu dosis  pupuk NPK Mutiara (P) yang terdiri atas 5 taraf yaitu P0  = Tanpa pupuk, P1= 10 gram/L, P2= 20 gram/L, P3= 40 gram/L, P4= 80 gram/L. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa varietas memberikan pengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman, diameter batang, jumlah cabang, jumlah cabang produktif, jumlah bunga, jumlah buah, berat buah dan potensi hasil. Pemupukan NPK Mutiara memberikan pengaruh sangat nyata terhadap jumlah cabang, jumlah cabang produktif, jumlah bunga, jumlah buah, berat buah dan potensi hasil. Varietas terbaik dijumpai pada varietas PM-999. Secara keseluruhan kombinasi perlakuan terbaik dijumpai pada varietas PM-999 (V1) dengan dosis pupuk NPK Mutiara 20 gram/L (P2). Kata kunci : Cabai Merah, Varietas, PM-999, Lado, Pemupukan, NPK Muitiara, Capsicum annuum L. Effect of Varieties and Dosege NPK Mutiara of Growth and Crop Production Red Chili (Capsicum Annuum L.)Abstract. This research aims to obtain information about the effects of varieties and dosege of NPK Mutiara fertilizer on growth and crop production of red chili (capsicum annuum L.). This research was carried out in the Seed Science and Technology laboratory and the agicultural faculty experimental garden, Syiah Kuala University, Darussalam Banda Aceh. The implementation of the research starts from April to Oktober 2017. The experimental design in this research using a Randomized Block Design, factorial design 5 x 2 with three replications, so there are 10 combination treatments and 30 units of the experiment. The experimental unit consists of 10 plants so that there were 300 plants in total. Every unit experimental observed 5 sample plants so that there are 150  sample plants in total. The first factors is varieties (V) consisting of V1 = PM-999 varieties and V2 = Lado varieties. The second factors is dosage of NPK Mutiara fertilizer (P), which consists of 5 stars extent that P0 = without fertilizer, P1 = 10 grams/L, P2 = 20 grams/L, P3 = 40 grams/L and P4 = 80 grams/L. From the results of the experimental it can be concluded that Varieties have a very real effect on the plant height, the stem diameter, the number of branches, the number of productive branches, the number of flowers, the number of fruits, the weight of fruits, and the potential results. The Fertilization of  NPK Mutiara give effect significantly to the the number of branch, the number of productive branches, the number of flowers, the number of fruits and the weight of fruits. The best varieties are found on varieties PM-999. Overall the best treatment combination was found in PM-999 varieties with dosage of NPK Mutiara fertilizer 10 gram/L (P1). Keywords: Red chili, Varieties, PM-999, Lado, Fertilization, NPK Mutiara, Capsicum annuum L.
Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Terung (Solanum melongena L.) Pada Berbagai Dosis Bahan Organik Dan Kombinasi Pupuk N, P dan K Tajul Rina; Ainun Marliah; Ashabul Anhar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 4, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.422 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v4i1.10451

Abstract

Abstrak. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis bahan organik dan kombinasi pupuk N, P dan K terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terung. Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan sektor selatan, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala, yang telah berlangsung dari bulan Desember sampai dengan April 2017. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial 4x4 dengan tiga ulangan. Faktor yang diteliti yaitu dosis bahan organik yang terdiri dari 4 taraf yaitu kontrol, tanah + pupuk kandang (80% : 20%), tanah + pupuk kandang (60% : 40%), tanah + pupuk kandang (40% : 60%). Faktor kedua yaitu kombinasi pupuk N, P dan K terdiri atas 4 taraf yaitu kontrol, urea 100 kg + SP36 50 kg + KCl 25 Kg/ha, urea 200 kg + SP36 100 kg + KCl 50 kg/ha, urea 300 kg + SP36 150 kg + KCl 75 kg/ha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis bahan organik berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman umur 30 dan 45 HSPT, diameter batang umur 15, 30 dan 45 HSPT, jumlah daun umur 15, 30 dan 45 HSPT, jumlah buah tanaman terung, panjang buah terung, diameter buah terung, berat buah terung, berat berangkasan basah dan berat berangsan kering. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa kombinasi pupuk N, P dan K berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman umur 30 HSPT, diameter batang umur 15, 30 dan 45 HSPT, jumlah daun umur 15, 30 dan 45 HSPT, jumlah buah pertanaman, panjang buah pertanaman, diameter buah pertanaman, berat buah terung, berat berangkasan basah dan berat berangkasan kering. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa pertumbuhan dan hasil tanaman terung dipengaruhi oleh interaksi yang sangat nyata terhadap parameter tinggi tanaman umur 30 HSPT, diameter buah terung, berat buah terung, dan berat berangkasan kering.  Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat interaksi antara dosis bahan organik dan kombinasi pupuk N, P dan K terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terung. Interaksi antara perlakuan dosis bahan organik 40% (D2) dengan kombinasi pupuk N 200 kg, P 100 kg dan K 50 kg/ha (K2) merupakan kombinasi perlakuan terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman terung. Kata kunci: Terung, Bahan organik, Kombinasi pupuk N, P dan K
Tata Niaga Buah Naga di Kota Banda Aceh Akhsanul Amalin; Edy Marsudi; Teuku Fauzi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 4, No 4 (2019): November 2019
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.307 KB)

Abstract

Kota Banda Aceh sebagai pusat perdagangan dan pemerintahan menjadi daerah tempat dijualnya aneka jenis buah-buahan baik lokal maupun buah impor. Buah-buahan di Kota Banda Aceh tidak hanya dijual di pusat-pusat perbelanjaan atau pasar swalayan namun juga dijual secara eceran oleh pedagang di sejumlah lokasi terpisah terutama di dekat jalan-jalan utama Kota Banda Aceh. Dari sejumlah buah yang dipasarkan di Kota Banda Aceh buah naga menjadi salah satu buah favorit bagi masyarakat. Dengan rasanya yang lezat (manis, asam dan segar) serta kandungannya yang bermanfaat bagi kesehatan dan pencegahan beberapa penyakit, membuat minat masyarakat untuk membeli buah naga di Kota Banda Aceh terus meningkat. Kondisi tersebut juga dibarengi oleh meningkatnya animo masyarakat untuk membudidayakan buah naga. Budidaya buah naga di Kota Banda Aceh dapat di jumpai di berbagai lokasi di lima kecamatan secara terpisah baik di Kecamatan Baiturrahman, Kecamatan Banda Raya, Kecamatan Jaya Baru, Kecamatan Syiah Kuala dan Kecamatan Ulee Kareng. Umumnya budidaya buah naga di lima kecamatan tersebut dilakukan dengan memanfaatkan lahan-lahan kosong di dekat rumah. Walaupun demikian hasil panen dan penjualan buah naga pasca panen sangat memuaskan dan dapat menambah penghasilan keluarga. Namun saat ini hanya ada sekitar 2(dua) lokasi budidaya di Kota Banda Aceh yang masih intensif membudidayakan buah naga dengan kegiatan tata niaga yang sederhana yaitu di Desa Neusu Aceh Kecamatan Baiturahman dan Desa Alue Naga Kecamatan Syiah Kuala. Terlaksananya tata niaga buah naga secara efektif dan efisien menjadi salah satu faktor yang menentukan keberhasilan budidaya buah naga di Kota Banda Aceh.Tata niaga buah naga merupakan proses gerakan perpindahan buah naga dari sektor produsen ke sektor konsumen serta segala bentuk kejadian dan perlakukan yang dialami oleh produk tersebut sehingga lebih efisien dalam sistem distribusinya
Analisis Beberapa Sifat Fisika - Mekanika dan Kinerja Traktor Roda Dua Akibat Pemberian Pupuk Organik dan Kedalaman Pengolahan Tanah Ordo Entisols Filzah Azzuhra; Devianti Devianti; Yuswar Yunus
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 4, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (742.886 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v4i1.10409

Abstract

Abstrak: Pengolahan tanah dengan menggunakan traktor roda dua dapat memberikan efek pemadatan tanah dan salah satu metode yang dilakukan untuk menguragi pemadatan tanah tersebut yaitu dengan melakukan pemberian pupuk organik pada tanah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan beberapa sifat fisika - mekanika dan kinerja traktor roda dua  akibat pemberian pupuk organik dan kedalaman pengolahan tanah ordo entisols. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental design yang ditata dalam bentuk rancangan petak terpisah (split plot design), menggunakan dua faktor (petak utama dan anak petak). Kedua faktor tersebut adalah kedalaman pengolahan tanah (10 cm dan 20 cm) sebagai petak utama dan pupuk organik (0 ton/ha, 10 ton/ha dan 20 ton/ha) sebagai anak petak. Total kombinasi perlakuan adalah 6 plot percobaan dengan 3 kali ulangan, sehingga seluruhnya berjumlah 18 plot percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik dengan dosis 10 dan 20 ton /ha memberikan pengaruh nyata terhadap permeabilitas, pF 2,0 – 2,54 sedangkan pada bobot isi, porositas, stabilitas agregat dan tahanan penetrasi tanah tidak berpengaruh nyata. Kedalaman pengolahan tanah memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap bobot isi, porositas, permeabilitas, pF 2,0 – 2,54 dan stabilitas agregat namun tidak berpengaruh nyata terhadap tahanan penetrasi tanah. Perlakuan dengan pemberian pupuk organik dan kedalaman pengolahan tanah memiliki hubungan yang sangat kuat terhadap bobot isi, porositas total, permeabilitas, distribusi pori, indeks stabilitas agregat dan tahanan penetrasi tanah, perlakuan kedalaman pengolahan tanah juga memiliki hubungan yang kuat terhadap kinerja traktor roda dua.Analysis of Some Physical Properties - Mechanics and Two-Wheel Tractor Performance Due Given Organic Fertilizers and the Depth of Soil Processing of Entisols OrderAbstract: Tillage by using the two-wheeled tractor can give the effect of soil compaction and the method that is done to the soil compaction reduces by giving organic fertilizer to the soil. The purpose of this research was to determine changes in some physical-mechanical properties and the performance of two-wheeled tractor due given organic fertilizers and the depth of processing of entisols. The method used in this research is an experimental design arranged in a split plot design, using two-factors (main plots and subplots). The two factors of the depth of tillage (10 cm and 20 cm) as the main plots and organic fertilizer (0 tons / ha, 10 tons / ha and 20 tons / ha) as subplots. Total treatment combination was 6 experiment plots repeated 3 times, the total amounted to 18 experimental plots.The results showed that by giving of organic fertilizers with doses of 10 and 20 tons / ha gave a real effect on permeability, pF 2.0 - 2.54 while in bulk density, porosity, aggregate stability and soil penetration resistance were not significantly affected. The depth of soil processing provide a significant effect on the weight of the contents,porosity, permeability, pF 2.0 to 2.54 and aggregate stability but did not significantly affect the soil penetration resistance.The treatment by giving organic fertilizer and the depth of soil processing has a very strong relationship to the content weight, total porosity, permeability, pore distribution, index of aggregate stability and soil penetration resistance,depth of tillage treatments also have a strong relationship to the performance of two-wheeled tractors.
Analisis Metode Kebutuhan Kapur pada Ultisol dan Hubungannya dengan Sifat Kimia Tanah dan Pertumbuhan Jagung (Zea mays L.) Dini Amelia; Muyassir Muyassir; Munawar Khalil
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.046 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v3i1.6420

Abstract

Abstrak.  Metode  perhitungan  kebutuhan  kapur  merupakan  teknik  menentukan  banyaknya  kapur  yang diperlukan pada tiap-tiap hektar tanah dengan tujuan peningkatan pH atau tujuan lainnya. Beberapa metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Corey, Al-dd dan metode Knooti. Sedangkan jenis kapur yang digunakan terdiri atas kalsit, dolomit dan gypsum. Hasil analisis dari masing-masing kombinasi perlakuan antara metode perhitungan kebutuhan kapur dan jenis kapur yang berbeda, menyebabkan terjadinya dinamika sifat kimia Ultisol dan pertumbuhan tanaman jagung yang bervariasi. Kalsit yang dihitung dengan   metode Al-dd menghasilkan sifat kimia tanah yang lebih baik dari jenis kapur  yang dihitung dengan metode perhitungan lainnya, demikian juga halnya dengan pertumbuhan jagung yang ditanam pada Ultisol.
Analisis Pendapatan dan Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Nelayan Tradisional Di Desa Lamabada Lhok Kecamatan Baitussalam Kabupaten Aceh Besar Ivo Yolanda; Suyanti Kasimin; Mustafa Usman
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.285 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v2i3.4218

Abstract

Abstrak -Nelayan tradisional adalah orang yang mata pencahariannya melakukan penangkapan ikan di laut untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dengan menggunakan kapal berukuran paling besar 5 GT (Gross Ton). Nelayan tradisional tidak semuanya memiliki alat tangkap, nelayan yang demikian harus bekerja pada orang lain yang membutuhkan tenaganya. Sistem bagi hasil yang dilakukan para pemilik kapal cenderung kurang menguntungkan nelayan tradisional yang berada di Desa Lambada Lhok Kecamatan Baitussalam Kabupaten Aceh Besar. Faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan nelayan tradisional yaitu pengalaman, umur, pendidikan, jumlah tanggungan dan biaya operasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui usaha nelayan tradisional dapat memberikan pendapatan yang layak atau tidak bagi nelayan tradisional dan mengetahui faktor-faktor tingkat pendapatan nelayan tradisional. Metode analisis yang digunakan adalah analisis pendapatan dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan nelayan tradisional sebesar Rp. 1.335.905/bulan. Hasil R/C sebesar 1,67 menunjukkan bahwa pendapatan nelayan tradisonal menguntungkan. Faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan yaitu jumlah tanggungan, umur, pendidikan, pengalaman dan biaya operasional berpengaruh signifikan terhadap pendapatan nelayan tradisional.Analysis of Income and The Factors That Affect The Income Of Traditional Fishermen In The Village Lambada Lhok The District Baitussalam Of Aceh BesarAbstract - Small fishermen are people whose livelihood is fishing in the sea to meet the needs of everyday life by using large-sized ships least 5 GT (Gross Tonnes). Fishermen traditional not all have fishing gear, fishermen should work with others people who need strength. Profit-sharing system made by ship owners tend to be less profitable traditional fishermen in the village of Lambada Lhok, Aceh Besar District Subdistrict Baitussalam. Factors that affect the income of the traditional fishermen are experience, age, education, number of dependents and operational costs. The study aims to know the bussiness of traditional fishermen can provide decent income or not for traditional fishermen and factors of income level the traditional fishermen. The method of analysis used is the analysis of income and the analysis of the regression of the linear risks. The results showed that the income of the traditional fishermen Rp. 1,335,905 / month. The results of the R / C of 1.67 indicates that the income of traditional fishermen profitable. Factors that affect the income of which is the number of dependents, age, education, experience and operational costs significantly influence the traditional fishermen income. 

Page 94 of 103 | Total Record : 1028