cover
Contact Name
Faturachman Alputra Sudirman
Contact Email
fatur@uho.ac.id
Phone
+6282251053573
Journal Mail Official
neorespublica@uho.ac.id
Editorial Address
Program Studi Ilmu Pemerintahan. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Halu Oleo Kampus Baru Jl, H.E.A. Mokodompit, Kota Kendari, 93232
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 27160777     DOI : 10.52423
Core Subject : Social,
NeoRespublica: Jurnal Ilmu Pemerintahan is a peer-reviewed journal published by the Department of Government Science, Faculty of Social and Political Science, Universitas Halu Oleo. Published 2 (two) issues in a year (June and December). NeoRespublica: Jurnal Ilmu Pemerintahan publishes various concepts of thinking or ideas and research on the following topics 1) State and Governance, 2) Policy and public services, 3) Government innovation, 4) Local Government and Public Policy, 5) Political and Government.
Articles 167 Documents
Analisis Foreign Aid Tiongkok Pada Pembangunan Infrastruktur Pakistan: Studi Kasus Proyek Multan-Sukkur Motorway di Bawah China Pakistan Economic Corridor (CPEC) Tahun 2016-2019 Fahira Maharani; Mizan Sa'roni; Revalina Febrizya Fachrany; Adiasri Putri Purbantina
NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 7 No. 3 (2026): Agustus (In Press)
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/neores.v7i3.1287

Abstract

China Pakistan Economic Corridor (CPEC)  merupakan salah satu proyek strategis Belt and Road Initiative (BRI) yang mendorong pembangunan infrastruktur Pakistan melalui dukungan pembiayaan dari Tiongkok. Meskipun berbagai penelitian telah membahas CPEC, kajian yang secara khusus menganalisis karakter foreign aid. Tiongkok pada proyek Multan-Sukkur Motorway masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi foreign aid Tiongkok pada pembangunan Proyek Multan-Sukkur Motorway dalam kerangka China-Pakistan Economic Corridor (CPEC). Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan memanfaatkan data sekunder yang berasal dari dokumen resmi pemerintah Pakistan, China Eximbank, CPEC Authority, AidData, serta berbagai publikasi ilmiah yang relevan. Analisis dilakukan menggunakan kerangka 4P Foreign Aid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter foreign aid Tiongkok tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan pinjaman konsesional, tetapi juga melalui pengadaan barang dan jasa yang didominasi perusahaan Tiongkok, pengendalian implementasi proyek melalui kontraktor Tiongkok, serta pengaruh terhadap pengelolaan fiskal dan pembayaran utang Pakistan. Hal ini meunjukkan bahwa bantuan luar negeri Tiongkok merupakan bentuk bantuan berbasis infrastruktur yang mengintegrasikan kepentingan pembangunan negara penerima dengan kepentingan ekonomi dan strategis negara donor.
Analisis Global Multimedia Value Chain: Studi Kasus Ekspansi Global Industri Game Tiongkok “Arknights” (2017-2024) Stefan Risky Adrian; Ahmad Taufik Akbar; Dharma Sirhadi; Adiasri Putri Purbantina
NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 7 No. 3 (2026): Agustus (In Press)
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/neores.v7i3.1293

Abstract

Industri game mengalami perkembangan pesat dalam berbagai aspek, meliputi peningkatan skala produksi, pendapatan, hingga proses pengembangannya. Penelitian ini bertujuan memetakan jaringan produksi game “Arknights” dengan menggunakan konsep Global Multimedia Value Chain. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan memanfaatkan data sekunder berupa jurnal, buku, dan video wawancara. Analisis difokuskan pada empat tahapan utama, yaitu kreasi, produksi, distribusi, dan eksibisi, untuk menelusuri perjalanan “Arknights” hingga sampai ke tangan konsumen. Hasil penelitian menunjukkan adanya keterlibatan aktor lintas negara dalam proses penciptaan nilai pada game tersebut. Selain itu, penelitian ini menyoroti strategi pemasaran yang diterapkan oleh Hypergryph dan Yostar dalam memperluas popularitas “Arknights” secara global, di antaranya melalui pemanfaatan berbagai platform digital, distribusi lintas negara, serta promosi multibahasa di media sosial. Temuan ini memberikan pemahaman komprehensif berdasarkan interpretasi data mengenai fragmentasi rantai nilai dalam industri game melalui pendekatan Multimedia Value Chain.
Partisipasi Perempuan dalam Badan Permusyawaratan Desa: Studi Kasus Desa Mulyasari, Karawang Nadia Nurul Septiani; Eka Yulyana; Athifah Septiani
NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 7 No. 3 (2026): Agustus (In Press)
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/neores.v7i3.1300

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perempuan dalam pembangunan desa melalui Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Desa Mulyasari, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi terhadap anggota BPD, pemerintah desa, serta Masyarakat. Analisis ini dilakukan menggunakan teori partisipasi oleh Cohen dan Uphoff yang mencakup partisipasi dalam pengambilan keputusan, pelaksanaan, pengambilan manfaat, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan telah terlibat dalam setiap tahapan partisipasi, namun perannya masih terbatas pada penyampaian aspirasi dan tugas administratif serta belum memiliki pengaruh yang signifikan dalam pengambilan keputusan maupun perumusan kebijakan pembangunan desa. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh budaya patriarki, dominasi laki-laki dalam kelembagaan desa, beban ganda perempuan, serta keterbatasan kapasitas dan pelatihan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keterwakilan perempuan dalam BPD belum mencerminkan partisipasi yang substantif, yaitu keterlibatan yang tidak hanya bersifat representatif, tetapi juga memiliki pengaruh nyata dalam proses pengambilan keputusan dan pembangunan desa.
Strategi Pemerintah Desa dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Desa Pusakajaya Selatan Kecamatan Cilebar Kabupaten Karawang Norma Husnia Husnia; Usep Dayat; Kariena Febriantin
NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 7 No. 3 (2026): Agustus (In Press)
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/neores.v7i3.1305

Abstract

Peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan masih menghadapi berbagai tantangan meskipun memiliki potensi lokal yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang diterapkan oleh Pemerintah Desa Pusakajaya Selatan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, yang dianalisis menggunakan Teori Strategi G.R. Terry, yang mencakup fungsi-fungsi manajemen yaitu planning, organizing, actuating, and controlling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemerintah desa tersebut diimplementasikan melalui pembangunan infrastruktur, penguatan sektor pertanian, dan pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Namun, pengembangan ekonomi non-pertanian dan transparansi informasi masih belum optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diversifikasi ekonomi, penguatan peran BUMDes, dan peningkatan transparansi diperlukan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat yang lebih merata.
Inklusivitas Pelayanan Publik: Analisis Tematik Pengalaman Aksesibilitas Layanan Kependudukan Bagi Penyandang Disabilitas Fitria Nur Azizah; Lukmanul Hakim; Mochamad Faizal Rizki
NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 7 No. 3 (2026): Agustus (In Press)
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/neores.v7i3.1307

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggali pengalaman penyandang disabilitas sebagai kelompok rentan dalam mengakses layanan administrasi kependudukan melalui program Dukcapil Ada Untukmu (DAU). Meskipun kajian pelayanan publik telah banyak berkembang, penelitian yang menempatkan pengalaman kelompok rentan sebagai fokus utama masih terbatas, khususnya dalam layanan administrasi kependudukan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi naratif tematik. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan catatan lapangan terhadap penyandang disabilitas sebagai partisipan utama. Analisis data dilakukan menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi tema-tema yang muncul dari narasi partisipan. Hasil penelitian menemukan empat tema utama, yaitu proses mengakses layanan, hambatan berlapis, relasi dengan aparatur pelayanan, dan makna kehadiran negara. Temuan menunjukkan bahwa aksesibilitas layanan publik bagi kelompok rentan tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan layanan, tetapi juga oleh kemampuan negara mendekatkan layanan kepada masyarakat yang menghadapi hambatan mobilitas, komunikasi, dan informasi. Program DAU berkontribusi dalam membangun pelayanan yang lebih proaktif dan inklusif melalui mekanisme jemput bola. Namun, masih diperlukan penguatan pada aksesibilitas informasi dalam format yang ramah disabilitas, peningkatan kemandirian akses tanpa pendamping, pengembangan kompetensi inklusif aparatur secara berkelanjutan, serta konsistensi penyelesaian dokumen hingga diterima oleh penerima layanan.
Peran Kepemimpinan Kepala Desa dalam Meningkatkan Efektivitas Pelayanan Publik di Desa Toto Mulyo, Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur Vina Auliya; Choirul Salim; Husnul Fatarib
NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 7 No. 3 (2026): Agustus (In Press)
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/neores.v7i3.1313

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kepemimpinan kepala desa dalam meningkatkan efektivitas pelayanan publik di Desa Toto Mulyo, Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan 12 informan (kepala desa, perangkat desa, satu anggota Badan Permusyawaratan Desa/BPD, ketua-ketua lembaga kemasyarakatan desa, dan satu perwakilan masyarakat), serta observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala desa menjalankan perannya melalui fungsi perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Efektivitas pelayanan publik masih menghadapi hambatan berupa rendahnya kapasitas aparatur desa, belum optimalnya koordinasi antara pemerintah desa dan BPD, serta terbatasnya partisipasi masyarakat. Untuk mengatasi hambatan tersebut, kepala desa melakukan penguatan koordinasi, meningkatkan partisipasi masyarakat, dan memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan program. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi kajian tata kelola pemerintahan desa dengan menggambarkan keterkaitan antara fungsi kepemimpinan dan efektivitas pelayanan publik di tingkat desa; keterbatasan utamanya adalah cakupan pada satu desa dan dominasi informan dari unsur pemerintah desa, sehingga temuan tidak dimaksudkan untuk digeneralisasikan ke luar konteks desa yang serupa.
Implementation of Labor Recruitment: A Case Study in Pasirranji Village Bekasi Regency Megga Amelia Putri Putri; Dadan Kurniansyah; Nidaul Muthmainnah
NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 7 No. 3 (2026): Agustus (In Press)
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/neores.v7i3.1315

Abstract

This study aims to analyze the implementation of labor recruitment in Pasirranji Village, Bekasi Regency. The study was motivated by the ongoing issues in the implementation of labor recruitment, such as transparency of information and coordination among the parties involved. This study employs a qualitative approach using the case study method. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and were then analyzed using George C. Edward III’s policy implementation theory, which encompasses communication, resources, disposition, and bureaucratic structure. The results indicate that the implementation of labor recruitment has proceeded fairly well, though it is not yet fully optimal. The findings indicate that coordination among stakeholders still needs to be strengthened, particularly in conveying information to the public and implementing more transparent recruitment mechanisms. Additionally, the absence of a joint standard operating procedure (SOP) has led to differing interpretations in the implementation of recruitment. Nevertheless, the Pasirranji Village Government, Karang Taruna, and the Department of Labor have supported the implementation of local labor recruitment. The implications of this study are the need to develop joint SOPs, improve coordination among parties, and enhance information transparency so that the implementation of labor recruitment becomes more effective, accountable, and in accordance with applicable regulations.
Collaborative Governance Perlindungan Pekerja Perempuan: Studi Kasus RP3 di PT Evoluzione Tyres Mailani Putri; Indra Aditya; Haura Atthahara
NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 7 No. 3 (2026): Agustus (In Press)
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/neores.v7i3.1317

Abstract

Kekerasan dan pelecehan berbasis gender di tempat kerja masih menjadi tantangan dalam perlindungan pekerja perempuan di Indonesia. Keterbatasan jangkauan layanan pemerintah mendorong perlunya kolaborasi multipihak untuk menghadirkan mekanisme perlindungan yang lebih dekat dengan pekerja. Penelitian ini bertujuan engeskplorasi dinamika collaborative governance dalam penyelenggaraan RP3 di PT Evoluzione Tyres. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teori collaborative governance Ansell dan Gash (2008)  digunakan sebagai pisau analisis. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan Kemen PPPA, Komite RP3, PUK SP KEP SPSI PT Evoluzione Tyres, dan pekerja perempuan, serta didukung studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi dibangun atas keterbatasan kapasitas pemerintah, adanya kepentingan bersama antar aktor, serta sejarah kerja sama yang harmonis. Desain kelembagaan yang jelas dan kepemimpinan fasilitatif dari aktor internal perusahaan mendukung terbentuknya mekanisme layanan yang inklusif dan dipercaya pekerja. Proses kolaborasi ditandai oleh dialog yang berkelanjutan, terbangunnya kepercayaan, komitmen, dan pemahaman bersama mengenai perlindungan pekerja perempuan. Kolaborasi tersebut menghasilkan berbagai capaian awal, antara lain meningkatnya keberanian pekerja perempuan untuk melapor, berkembangnya budaya kerja yang lebih responsif gender, berjalannya mekanisme penanganan kasus, serta meningkatnya keamanan dan kenyamanan bekerja. Secara teoretis, penelitian ini memperluas kajian collaborative governance pada isu perlindungan pekerja perempuan di tempat kerja. Secara praktis, RP3 dapat menjadi model kolaborasi multipihak yang direplikasi di perusahaan lain.
Implementasi Kebijakan Program Rumah Tidak Layak Huni di Kabupaten Bekasi Tahun 2025 Syahidah Aulia Suhara; Lukmanul Hakim
NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 7 No. 3 (2026): Agustus (In Press)
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/neores.v7i3.1319

Abstract

Penelitian ini menganalisis implementasi Program Rumah Tidak Layak Huni (RUTILAHU) di Kabupaten Bekasi Tahun 2025 menggunakan teori Grindle yang menekankan dimensi content of policy dan context of implementation. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus di Desa Burangkeng dan Desa Jejalenjaya, penelitian melibatkan sepuluh informan (aparat pemerintah daerah, Tenaga Fasilitator Lapangan, pengurus lembaga masyarakat, dan penerima manfaat) yang dipilih purposif hingga tercapai saturasi data. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan teknik pattern matching Yin untuk membandingkan pola empiris dan pola teoritis Grindle.Hasil menunjukkan program berhasil meningkatkan kondisi fisik rumah dan kualitas hidup penerima manfaat, namun terdapat kesenjangan antara besaran bantuan rehabilitasi dan tingkat kerusakan rumah yang sebenarnya, memaksa penerima manfaat menanggung biaya tambahan yang besar. Koordinasi antaraktor pelaksana relatif baik, tetapi kapasitas pengawasan dan validitas data penerima masih lemah. Penelitian ini berkontribusi secara akademik dengan menunjukkan bahwa ketidaksesuaian desain kebijakan dengan kondisi riil masyarakat merupakan sumber kesenjangan implementasi tersendiri, yang secara analitis berbeda dari penjelasan berbasis sumber daya atau aktor yang selama ini lebih dominan dalam penelitian RUTILAHU terdahulu.
Kualitas Pelayanan Kesehatan Puskesmas di Era Reformasi Birokrasi: Analisis SERVQUAL pada UPTD Puskesmas Tridayasakti, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi Talita Alifah; Hanny Purnamasari; Kariena Febriantin
NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 7 No. 3 (2026): Agustus (In Press)
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/neores.v7i3.1321

Abstract

Penelitian ini menganalisis kualitas pelayanan kesehatan di UPTD Puskesmas Tridayasakti menggunakan teori kualitas pelayanan Zeithaml (1990) dalam Hardiansyah (2018) yang mencakup lima dimensi: Tangible, Reliability, Responsiveness, Assurance, dan Empathy. Berbeda dari kajian SERVQUAL terdahulu yang umumnya bersifat deskriptif per-dimensi, penelitian ini juga mengkaji keterkaitan antar-dimensi serta relasinya dengan inovasi layanan digital puskesmas (Mobile JKN, e-Puskesmas, dan kanal pengaduan digital), sekaligus menarik implikasi tata kelola dan kebijakan sumber daya manusia sebuah novelty kontekstual yang belum banyak dikaji pada level puskesmas kecamatan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam terhadap 10 informan yang dipilih secara purposive sampling, dan dokumentasi, yang keabsahannya diuji melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu serta member checking. Hasil penelitian menunjukkan kualitas pelayanan secara umum telah berjalan baik, namun terdapat kendala yang saling berkaitan: keterbatasan alat laboratorium melemahkan dimensi Tangible dan berdampak tidak langsung pada Assurance; keterbatasan petugas pendaftaran menurunkan Reliability dan memperlambat Responsiveness saat jam sibuk; serta inkonsistensi keramahan petugas akibat beban kerja memengaruhi Empathy. Temuan ini menunjukkan bahwa perbaikan satu dimensi secara terpisah tidak akan efektif tanpa mengatasi akar masalah keterbatasan SDM dan fasilitas.