cover
Contact Name
Muhamad Karnoha Amir
Contact Email
karnohaamir020594@gmai.com
Phone
+6285298238037
Journal Mail Official
karnohaamir020594@gmai.com
Editorial Address
Jl. Kapten Piere Tendean No.109, Baruga, Kec. Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara 93870
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Mining Science and Technology Journal
ISSN : -     EISSN : 29624339     DOI : -
Mining Science & Technology Journal merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Sulawesi Tenggara yang berfokus pada penelitian mengenai perkembangan sains dan teknologi di bidang rekayasa pertambangan. Mining Science & Technology Journal menjadi sarana publikasi hasil penelitian bagi para akademisi, peneliti dan praktisi di bidang ilmu rekayasa pertambangan. Jurnal teknologi pertambangan diterbitkan Tiga (3) kali dalam satu (1) tahun yaitu pada bulan April, Agustus dan Desember. Ruang Lingkup Kajian Mining Science & Technology Journal yaitu 1. Eksplorasi Pertambangan 2. Lingkungan Pertambangan 3. Ekonomi Mineral dan Batubara 4. Geomekanik/geoteknik Petambangan 5. Pengelolaan dan Pemurnian Mineral dan Batubara 6. Perencanaan Tambang 7. Peledakan Tambang 8. Konstruksi Pertambangan 9. dll.
Articles 84 Documents
Estimasi Cadangan Nikel Laterit Menggunakan Metode Inverse Distance Weight dan Kriging di Blok X pada PT. Tambang Bumi Sulawesi, Kabaena Selatan Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara Safarudin, La Ode; Syahrul, Syahrul; Kumalasari, Rizky
Mining Science And Technology Journal Vol 3 No 1 (2024): Mining Science and Technology Journal
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/minetech-journal.v3i1.601

Abstract

PT Tambang Bumi Sulawesi merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan mineral, yang berada di kecamatan Kabaena Selatan, Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara. Penelitian ini dilakukan pada blok X dengan luas area 10 Ha. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui selisih nilai dari cadangan, volume, dan tonnase endapan nikel laterit menggunakan metode Inverse Distance Weight dan metode Kriging. Data yang dibutuhkan dalam penelitian ini adalah data assay, collar, geology dan survey dari 30 titik bor eksplorasi. Hasil estimasi cadangan dengan menggunakan metode Inverse Distance Weight adalah sebesar 590.243 ton dan volume 393.493 m3 , dengan kadar 1,50%-1,60% atau low grade ore 129.526 ton, kadar 1,61%-1,80% atau medium grade ore sebesar 159.338 ton, kadar > 1,80% atau high grade ore sebesar 301.379 ton sedangkan hasil estimasi cadangan menggunakan metode Kriging sebesar 510.978 ton dan volume 340.650 m3 , dengan kadar 1,50%-1,60% atau low grade ore sebesar 108.750 ton, kadar 1,61%-1,80% atau medium grade ore sebesar 137.138 ton dan kadar > 1,80% atau high grade ore sebesar 265.090 ton. Berdasarkan hasil Estimasi cadangan terdapat perbedaan selisih cadangan antara metode Inverse Distance Weight dan metode Kriging adalah untuk cadangan kadar 1,50%-1,60% atau low grade ore sebesar 20.776 ton, kadar 1,61%-1,80% atau medium grade ore sebesar 22.200 ton, dan kadar > 1,80% atau high grade ore sebesar 36.290 ton.
Analisis Kebutuhan Alat Mekanis dan Biaya Operasional untuk Mencapai Target Produksi pada Pit Pongkalaero PT. Tambang Bumi Sulawesi Kecamatan Kabaena Selatan, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara Sultra, Riski Salsabilah; Hasriyanti, Hasriyanti; Dzakir, La Ode
Mining Science And Technology Journal Vol 3 No 2 (2024): Mining Science and Technology Journal
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/minetech-journal.v3i2.602

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di pit pongkalaero yang memiliki luas ±4 Ha. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis alat gali, alat muat dan alat angkut serta biaya operasional alat mekanis dengan menggunakan metode kuantitatif. Data yang dibutuhkan dalam penelitian ini adalah cycle time, dan data efesiensi kerja, data density ore. Jumlah cadangan, jam kerja perusahaan, hambatan kerja, selain itu data yang digunakan untuk menghitung biaya operasional adalah data biaya alat mekanis dan penggunaan ban alat angkut. Setelah melakukan analisis alat mekanis dengan metode kuantitatif maka didapatkan hasil simulasi untuk alat gali adalah 35.608,41 ton/bulan, alat muat 35.566,01 ton/bulan, dan alat angkut adalah 35.346,56 ton/bulan. Serta biaya operasional untuk alat gali sebesar Rp. 141.367.664.50, alat muat sebesar Rp. 182.153.856,80, dan alat angkut sebesar Rp.367.854.756. Dari hasil simulasi alat alat gali, alat muat dan alat angkut dapat disimpulkan bahwa alat mekanis mencapai target produksi dengan pensmbahan jam kerjs dsn penambahan satu unit alat angkut.
Analisis Pengaruh Pola Pemuatan Top Loading dan Bottom Loading Ore Terhadap Produktivitas Penambangan pada PT. Bumi Karya Makmur (Site Job PT. Ceria Nugraha Indotama) Kecamatan Wolo Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara Bahar, Wahyuddin; Nurfasiha, Nurfasiha; Kumalasari, Rizki
Mining Science And Technology Journal Vol 3 No 2 (2024): Mining Science and Technology Journal
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/minetech-journal.v3i2.610

Abstract

PT. Ceria Nugraha Indotama (CNI) adalah perusahaan nasional yang mengoperasikan tambang Nikel yang berlokasi di Kecamatan Wolo, Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara. PT. Ceria Nugraha Indotama mendapatkan area pertambangan di Blok Lapao-pao seluas 6.785 hektar melalui pemenangan atas lelang yang diselenggarakan oleh Pemerintah Indonesia. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat efisiensi kerja pada pola pemuatan Top loading dan Bottom Loading dan mengetahui jumlah produksi yang di peroleh serta menganalisis perbandingan produktivitas alat excavator dengan menggunakan pola pemuatan Top Loading dan Bottom Loading. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan mengenai pengaruh pola pemuatan Top Loading dan Bottom Loading pada alat Excavator Caterpillar PC345, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut. Pola pemuatan yang diterapkan dilapangan oleh PT. Ceria Nugraha Indotama yaitu pola muat Top Loading dan Bottom Loading. Berdasarkan hasil pengolahan data tingkat efisiensi kerja pola pemuatan Top Loading lebih tinggi dengan efisiensi rata-rata 81% sedangkat pada pola pemuatan Bottom Loading dengan efisiensi rata-rata 80%. Berdasarkan hasil pengolahan data, perbandingan produksi Excavator Caterpillar PC345 dengan pola muat Top Loading yaitu 28.455 Ton/minggu dengan produksi rata-rata 4.065 Ton/hari, Sedangkan kemampuan produksi Bottom Loading yaitu 21.890 Ton/minggu dengan produksi rata-rata 3.127 Ton/hari, dengan selisih 938 Ton/hari atau sebesar 23%.
Analisis Sebaran Sumberdaya Endapan Nikel Laterit Berbasis Citra Satelit pada PT. Dotata Utama Kecamatan Bungku Pesisir Kabupaten Morowali Sulawesi Tengah Reza, Muhamad; Arif, Arif; Syahrul, Syahrul
Mining Science And Technology Journal Vol 3 No 2 (2024): Mining Science and Technology Journal
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/minetech-journal.v3i2.611

Abstract

Berdasarkan letak geologisnya Morowali merupakan daerah yang kaya akan sumberdaya alam, terutama bahan tambang yang merupakan sumberdaya alam yang tidak dapat diperbaharui. Beberapa di daerah morowali yang belum teridentifikasi sumberdaya nikel lateritnya. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi sumberdaya endapan nikel laterit pada IUP PT. Dotata Utama Kecamatan Bungku Pesisir Kabupaten Morowali dan mengetahui sebaran endapan nikel laterit sebagai bahan pertimbangan untuk melakukan kegiatan eksplorasi dan manfaat dari penelitian ini adalah memberikan pengetahuan tentang studi sumberdaya potensi dan sebaran di daerah penenlitian tentang endapan nikel laterit, sebagai kajian untuk studi selanjutnya dan dapat mempertimbangkan pengambilan keputusan dalam aktifitas pertambangan. Citra Radar DEM digunakan untuk menginterpretasi pola kelurusan. Peta Geologi Regional, peta kontur, peta topografi serta data pengamatan lapangan dari laporan eksplorasi terdahulu sebagai validasi data. Hasil dari data tersebut digunakan sebagai acuan untuk menentukan daerah yang prospek untuk endapan nikel. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah metode interpretasi citra satelit dan survei lapangan secara langsung dan peralatan utama yang sangat penting digunakan adalah alat survei navigasi satelit yaitu GPS (Global Positioning System) kamera Smartphone dan alat tulis lapangan lainnya. Dari hasil dan kesimpulan penelitian ini dapat diperkirakan bahwa arah sebaran yang berpotensi terdapatnya endapan nikel laterit yakni berada pada blok C arah utara ± 6 hektar dari luas lah dan 520 hektar. Dari hasil penginderaan jauh berbasis citra satelit dan survey lapanagn secara langsung, potensi sumber daya endapan nikel laterit sangat kecil dikarenakan tingkat kelerengan curam sampai dengan 80%.
Analisis Kestabilan Lereng Pit Penambangan Pit Ulusawa PT. Gerbang Multi Sejahtera Kecamatan Laonti Kabupaten Konawe Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara Acica, Asri; Salu, Sahrul Poalahi; Yatjong, Isramyano
Mining Science And Technology Journal Vol 3 No 2 (2024): Mining Science and Technology Journal
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/minetech-journal.v3i2.620

Abstract

Kegiatan penggalian dalam proses penambangan dilakukan untuk mendapatkan material bernilai ekonomis yang terdapat di bawah permukaan bumi. Proses ini berdampak terhadap perubahan geometri lereng alami yang akan mempengaruhi distribusi tegangan pada lereng dan dapat mengakibatkan keruntuhan lereng. PT. Gerbang Multi Sejahtera (GMS) sebagai salah satu perusahaan di bidang industri pertambangan nikel yang beroperasi di Kecamatan Laonti, Kabupaten Konawe Selatan yang dalam menjalankan aktivitas penambangannya menerapkan sistem tambang terbuka dengan metode open pit sehingga membentuk cekungan dengan dimensi geometri lereng tertentu. Dengan kondisi tersebut maka harus dilakukan analisis kestabilan lereng untuk mencegah terjadinya keruntuhan lereng. Penelitian ini dilakukan di Pit Ulusawa menggunakan data geometri lereng dan data hasil pengujian laboratorium yang telah ada berupa data kohesi, sudut geser dalam dan bobot isi tanah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai FK lereng pada Pit Ulusawa di PT. GMS dengan melakukan analisis kestabilan lereng menggunakan metode Bishop dengan permodelan numerik pada Software Slide V.6.0 dan analisis manual. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, lereng Pit Ulusawa PT. GMS termasuk dalam kondisi stabil (FK>1,3) dengan nilai FK lereng permodelan Software Slide V.6.0 untuk lereng tungggal dengan material limonit sebesar 3,969 dan saprolit sebesar 2.922 sedangkan FK pada perhitungan manual menggunakan Ms. Excel untuk lereng tunggal dengan material limonit sebesar 6.582 dan saprolit sebesar 4.169. Untuk FK lereng overall menggunakan permodelan Software Slide V.6.0 sebesar 1.870.
Rancangan Desain Tambang Nikel Laterit Pada Blok D PT. Pernick Sultra Site Waturambaha Kecamatan Lasolo Kepulauan Kabupaten Konawe Utara Provinsi Sulawesi Tenggara Ikhsan, M.; Yatjong, Isramyano; Dzakir, La Ode
Mining Science And Technology Journal Vol 3 No 2 (2024): Mining Science and Technology Journal
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/minetech-journal.v3i2.630

Abstract

PT. Pernick Sultra merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan mineral. Wilayah IUP Operasi Produksi PT. Pernick Sultra berada di Desa Waturambaha, Kecamatan Lasolo Kepulauan Kabupaten Konawe Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara. Penelitian ini dilaksanakan di Blok D yang memiliki luas 5,9 Ha. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui estimasi cadangan di blok D, berapa volume dan tonase endapan nikel laterit dengan menggunakan metode Kriging. Data yang dibutuhkan dalam penelitian ini adalah data assay, collar, geology, survey dan topografi lalu menggunakan software surpac 6.6.3 untuk mengestimasi cadangan. Selain itu software surpac juga untuk membuat desain pit blok D dan layout desain tambang. Dari data hasil estimasi cadangan nikel laterit pada blok D dengan metode Kriging menggunakan software surpac dari jumlah data titik bor sebanyak 30 titik dengan spasi random dimana jarak spasi terkecil 28 m dan jarak spasi terbesar 66 m dengan pola pemboran zigzag. Diketahui jumlah tonase adalah sebesar 306.000 ton dan volume 204.000 m³, dengan kadar rata – rata Ni 2.02%. Dalam pembuatan desain pit ada beberapa parameter yang perlu diperhatikan seperti ketentuan COG perusahaan sebesar 1.4%, rekomendasi geometri lereng dengan tinggi jenjang 5 m, lebar jenjang 2 m dan kemiringan 50°. Dari hasil desain pit berdasarkan cadangan yang telah didapatkan dapat dihasilkan luasan pit bukaan sebesar 5,9 Ha . Layout bertujuan untuk mengetahui letak sarana dan prasarana tambang. Pada daerah penelitian meliputi desain pit, disposal area, jalan angkut dan stockpile. Adapun jarak dari pit ke disposal sejauh 245 meter dan jarak pit ke stockpile sejauh 391 meter.
Optimalisasi Alat Bor Eksplorasi pada Blok A5 PT. Putra Konawe Utama Ikbal, Ikbal; Ilham, Ilham; Siharis, Al Amin; Amin, Fitrani; Aldiyansyah, Aldiyansyah; Abriansyah, Abriansyah; Shaddad, Aqsal Ramadhan
Mining Science And Technology Journal Vol 3 No 2 (2024): Mining Science and Technology Journal
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/minetech-journal.v3i2.656

Abstract

Pada kegiatan pemboran diperlukan kajian perencanaan dengan maksud menghindari masalah yang dapat menyebabkan target produksi tidak tercapai. Masalah yang ditemukan dalam penelitian ini yaitu bagaimana cara untuk mengetahui efisiensi kerja, produktivitas dan besaran biaya pemboran pada PT. Putra Konawe Utama. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efisiensi kerja alat bor, produktivitas alat bor dan besaran biaya yang dikeluarkan pada kegiatan pemboran eksplorasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif yang mengutamakan kajian pustaka berdasarkan hasil observasi secara langsung dilapangan dan kemudian data-data yang diperoleh diolah dengan menggunakan rumus-rumus perhitungan sehingga dapat diketahui hasil efisiensi kerja, produktivitas dan besaran biaya pemboran pada alat bor yang digunakan. Hasil penelitian ini menunjukan presentase dari efisiensi kerja alat bor sebesar 55,46%, produktivitas alat bor sebesar 2,76 meter/jam dan besaran biaya pemboran yang digunakan meliputi: biaya penggunaan bahan bakar sebesar Rp1.277/jam, biaya oli gear sae 10 sebesar Rp1.305/jam, biaya oli mesin sae 40 sebesar Rp150 /jam biaya penggemuk atau grease sebesar Rp1.570/jam dan biaya operator sebesar Rp25.641/jam.
Perencanaan Normalisasi Sungai Untuk Penanggulangan Banjir di Daerah Pertambangan Gunawan, Risal; Jalil, Abdul; Prianata, Yogi La Ode
Mining Science And Technology Journal Vol 3 No 2 (2024): Mining Science and Technology Journal
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/minetech-journal.v3i2.660

Abstract

Aktivitas penambangan di dekat sungai dapat mengakibatkan sendimentasi yang dapat mengakibatkan berkurangnya kemampuan daya tampung sungai dalam menampung air sehingga terjadinya peluapan atau banjir. Banjir merupakan suatu peristiwa dimana level air sungai meluap dan menggenangi daerah di sekitarnya yang dapat menyebabkan kematian, kerugian harta benda, dan kerugian ekonomi karena terganggunya kegiatan ekonomi, untuk itu penulis melakukan studi literature review dengan tujuan perencanaan normalisasi sungai untuk penanggulangan banjir di daerah pertambangan, berdasarkan studi hal yang perlu dipersiapakan: Data curah hujan minimal 10 tahun terakhir merupakan data yang penting pendukung untuk meprediksi curah hujan di daerah penelitian, analisis data hidrologi seperi analisis frekuensi curah hujan rencana dan analisis debit sesuai rencana, Analisis air Limpasan, pengukuran penampang sungai , perencanaan atau desain ulang saluran sungai, Analisis profil aliran yang sudah di normalisasi menggunakan dengan software pendukung yang bisa di gunakan yakni program HEC-RAS.
Pengaruh Proses Amalgamasi Terhadap Baku Mutu Air Sungai Di Desa Lamunga Kecamatan Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat Wulandari, Miranti Nur; Gunawan, Risal; Sulaimansyah, Sulaimansyah; Bunaya, Bunaya
Mining Science And Technology Journal Vol 3 No 2 (2024): Mining Science and Technology Journal
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/minetech-journal.v3i2.664

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui konsentrasi kadar merkuri di perairan sungai (DAS) Desa Lamunga, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat, Pronvinsi Nusa Tenggara Barat, Akibat proses Amalgamasi yang dilakukan oleh penambangan tanpa izin, untuk mendapatkan emas yaitu dengan cara amalgamasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan kadar pencemaran pada parameter pH, Total Suspended Solid (TSS), Total Dissolved Solid (TDS) dan Chemical Oxygen Demand (COD), pada air sungai. Pengambilan sampel air limbah berdasarkan metode purposive sampling. Hasil penelitian didapatkan bahwa nilai Pij untuk air sungai sampel A, termasuk dalam kondisi baik atau (memenuhi baku mutu),tetapi nilai COD pada titik A melibihi standar baku mutu pada kelas 3 dan 4, di sebabkan pembuangan air limbah pada titik B. sedangkan nilai Pij untuk air sungai sampel B melebihi standar baku mutu air sungai yang di tetapkan dan termasuk dalam tercemar sedang. dan untuk air sungai sampel C melebihi standar baku mutu air sungai yang di tetapkan dan termasuk dalam tercemar berat. Kualitas air sungai pada titik A hulu sungai memiliki kandungan Ph sebesar 7 mg/L, TSS sebesar 17,03 mg/L,TDS sebesar 0,07 mg/L, dan COD sebesar 50 mg/L. sedangkan Kualitas air sungai pada titik B tengah sungai memiliki kandungan Ph sebesar 8 mg/L ,TSS sebesar 3,18 mg/L, TDS sebesar 0,19 mg/L dan COD sebesar 60 mg/L. kemudian Kualitas air sungai pada titik C hilir sungai memiliki kandungan Ph sebesar 8 mg/L, TSS sebesar 5,88 mg/L, TDS sebesar 0,23 mg/L dan COD sebesar 50 mg/L.
Desain Settling Pond Pada Sistem Tambang Terbuka Di Penambangan Nikel Zulkarnain, Hadi; Prianata, Yogi La Ode; Gunawan, Risal; Husain, La Ode Migdad; Widiarta, Ahmad Beril
Mining Science And Technology Journal Vol 3 No 2 (2024): Mining Science and Technology Journal
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/minetech-journal.v3i2.677

Abstract

Hujan merupakan sumber utama air di tambang terbuka. Air hujan yang jatuh ke permukaan bumi umumnya ada yang langsung menuju ke badan sungai, ada juga yang masuk ke dalam tanah dan diserap oleh tumbuhan, dan ada juga yang masuk ke dalam tanah melewati sela-sela batuan dan tersimpan menjadi air bawah tanah. Karena aktivitasnya mempengaruhi bentuk topografi sehingga air hujan yang jatuh tidak sempat diserap oleh tanah dan langsung mengalir ke tempat-tempat yang rendah. Untuk mengatasi air limpasan tambang maka perlu dibuat kolam pengendapan untuk menampung air hujan sebelum dialirkan ke badan sungai. Kolam pengendapan ini memiliki pertimbangan luas dan dimensi yang sesuai agar bisa menampung air hujan yang jatuh. Untuk itu perlu dilakukan rencana kolam pengendapan untuk mengendapkan material sedimen sebelum dialirkan ke badan sungai sehingga memenuhi nilai baku mutu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, yaitu dengan mengumpulkan data primer dan data sekunder yang dapat digeneralisasikan di daerah penelitian. Berdasarkan rata-rata hujan – rata dengan periode ulang hujan selama 10 tahun maka didapat besarnya intensitas hujan adalah sebanyak 19,51mm/jam. Besarnya daerah tangkapan hujan yang dihitung dengan menggunakan ArcGis adalah sebesar 18,30Ha. Koefisien limpasan yang digunakan adalah 0,9 dengan pertimbangan permukaan daerah penelitian adalah lahan terbuka daerah tambang. Berdasarkan hasil perhitungan debit limpasan, maka diperoleh debit limpasan udara pada luas sedimen kolam Foxtrot sebesar 0,89 m 3 /jam. Luas kolam pengendapan yang akan dibuat adalah 1.105,23m 2 dengan volume sebesar 4.421m 3 . Kolam pengendapan dapat dibagi menjadi 3 kompartemen, bentuk kompartemen dibuat zigzag dengan tujuan untuk memperlambat debit aliran sehingga sedimen dalam air yang masuk ke kolam sedimen mempunyai waktu untuk mengendap. Kata kunci: Intensitas Curah Hujan, Sistem Penyaliran Tambang, Kolam Pengendapan