cover
Contact Name
Muhamad Karnoha Amir
Contact Email
karnohaamir020594@gmai.com
Phone
+6285298238037
Journal Mail Official
karnohaamir020594@gmai.com
Editorial Address
Jl. Kapten Piere Tendean No.109, Baruga, Kec. Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara 93870
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Mining Science and Technology Journal
ISSN : -     EISSN : 29624339     DOI : -
Mining Science & Technology Journal merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Sulawesi Tenggara yang berfokus pada penelitian mengenai perkembangan sains dan teknologi di bidang rekayasa pertambangan. Mining Science & Technology Journal menjadi sarana publikasi hasil penelitian bagi para akademisi, peneliti dan praktisi di bidang ilmu rekayasa pertambangan. Jurnal teknologi pertambangan diterbitkan Tiga (3) kali dalam satu (1) tahun yaitu pada bulan April, Agustus dan Desember. Ruang Lingkup Kajian Mining Science & Technology Journal yaitu 1. Eksplorasi Pertambangan 2. Lingkungan Pertambangan 3. Ekonomi Mineral dan Batubara 4. Geomekanik/geoteknik Petambangan 5. Pengelolaan dan Pemurnian Mineral dan Batubara 6. Perencanaan Tambang 7. Peledakan Tambang 8. Konstruksi Pertambangan 9. dll.
Articles 84 Documents
Mine Dewatering Model Dalam Inovasi Sistem Penyaliran Tambang Dengan Pendekatan Matematis Untuk Mencegah Flooding Akibat Bukaan Tambang Rosada, Nur Amrina; Rusli, Fadly Dermawan Saputra; Ardiansyah, Andi; Amir, Muh Karnoha
Mining Science And Technology Journal Vol 3 No 2 (2024): Mining Science and Technology Journal
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/minetech-journal.v3i2.679

Abstract

Air yang masuk di area pertambangan akan tergenang (flooding) dan apabila tidak dilakukan tindakan pencegahan dan penanganan, maka air tersebut dapat mengganggu kegiatan penambangan. Untuk mengurangi risiko dampak lingkungan karena genangan air (flooding) pada bukaan tambang, metode yang dapat digunakan adalah metode mine dewatering. Berdasarkan hal tersebut, tujuan riset ini adalah mencegah flooding akibat bukaan tambang melalui inovasi mine dewatering model. Metode riset yang digunakan adalah metode kuantitatif yang dilakukan langsung di lapangan. Berdasarkan hasil riset yang dilakukan, diperoleh inovasi rancangan open channel (drainase) yang memiliki lebar dasar 1.6 m, lebar permukaan 3.4 m dan kedalaman 1.8 m, dengan tambahan freeboard sepanjang 0.3 m yang berfungsi sebagai penampung sementara air limpasan yang kemudian akan dialirkan menuju sump. Kemudian rancangan sump memiliki lebar dasar atas 48 m, lebar permukaan bawah 45 m dan kedalaman 3 m yang bertujuan untuk menampung air sementara yang masuk ke dalam front penambangan yang kemudian dialirkan ke settling pond.Selain itu,terdapat rancangan settling pond yang memiliki kedalaman 3.7 m dengan jarak 0.3 m setiap arah setling pond yang berfungsi sebagai kolam pengendapan semua air dari area tambang dan untuk menjernihkan air yang keluar ke perairan umum. Agar mine dewatering dapat berjalan dengan optimal, maka tipe pompa yang direkomendasikan sebanyak 3 unit yaitu tipe MF-290 atau 2 unit tipe MF-360.
Pengaruh Kadar Air dan Ukuran Butir Tanah Terhadap Analisis Kadar Nikel Pada PT. Akar Mas Internasional di Desa Hakatutobu Kecamatan Pomalaa Kabupaten Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara Dani, Ulil Amri; Nurfasiha, Nurfasiha; Arif, Arif
Mining Science And Technology Journal Vol 3 No 3 (2024): Mining Science and Technology Journal
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/minetech-journal.v3i3.619

Abstract

Endapan Nikel Laterit merupakan hasil pelapukan dari batuan ultramafik pembawa Ni-Silikat. Penelitian dilakukan di salah satu perusahaan yang menambang endapan bijih Nikel di pulau Sulawesi yaitu PT. Akar mas internasional terletak di Desa Hakatutobu, Kecamatan Pomalaa, dengan metode open cut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kadar air Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara, dengan sistem penambangan tambang terbuka antara sampel basah dan sampel kering dan ukuran butir tanah yang diayak menggunakan ayakan 100 dan 200 mesh serta mengetahui pengaruh kadar air dan ukuran butir tanah terhadap hasil analisa kadar nikel. Metode penelitian yang digunakan untuk pengujian kadar air yaitu water content dan ukuran butir menggunakan ayakan 100 dan 200 mesh, serta analisis kadar menggunakan XL2 XRF NITON ANALYZER untuk mengetahui kadar Ni.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semakin kering sampel dan semakin halus ukuran butir (ayakan 200 mesh) maka kadar nikelnya lebih tinggi jika dibandingkan sampel basah dan sampel yang diayak menggunakan ayakan 100 mesh, adapun kadar rata-rata nikel sampel kering yaitu 1,45%, sampel basah 0,73%, sedangkan kadar rata-rata nikel ayakan 200 mesh 1,56%, dan ayakan 100 mesh1,47%.
Evaluasi Kemajuan Penambangan Antara Rencana Dan Realisasi Pada Pit 8A Di PT. Riota Jaya Lestari Kabupaten Kolaka Utara Pronvinsi Sulawesi Tenggara Zulfiqri, Zulfiqri; Yatjong, Isramyano; Arif, Arif
Mining Science And Technology Journal Vol 3 No 3 (2024): Mining Science and Technology Journal
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/minetech-journal.v3i3.631

Abstract

Kegiatan pengukuran kemajuan penambangan dilakukan bersamaan dengan kegiatan penambangan, yang bertujuan mengevaluasi kemajuan penambangan. Pada penelitian ini yang menjadi permasalahan adalah progres luasan areal bukaan serta kedalaman antara rencana dan realisasi kemajuan penambangan. Kemudian jumlah dan selisih tonase antara rencana kemajuan penambangan dengan realisasi serta faktor-faktor yang mempengaruhi selisih rencana penambangan dan realisasi mingguan pada pit 8A. Data hasil pengukuran lapangan menggunakan total station berupa data koordinat awal situasi pit dengan koordinat progres kemajuan penambangan selama 4 minggu kemudian diolah menggunakan software surpac 6.3 untuk mendapatkan volume dan tonase hasil kemajuan penambangan dengan metode cut and fill dan untuk mendapatkan elevasi kedalaman menggunakan software surpac 6.3 dengan metode cross section. Luasan kemajuan penambangan menggunakan software Arcgis 10.8. Berdasarkan rencana luasan areal penambangan material overburden 7.950 m2 dan realisasi 4.441 m2 dengan progres 56%. Kemudian, rencana luasan areal penambangan material ore 8.701 m2 dan realisasi 5.057 m2 sehingga progres yang dicapai 60%. Progres kedalaman elevasi material overburden 90% dan material ore 91%. Kemudian tonase overburden selama 4 minggu adalah 78.103 MT dengan rencana 106.160 MT selisih 28.057 MT atau progres 74%. Kemudian tonase material ore yang direncanakan 49.575 MT dan realisasi 38.358 MT selisih 11.217 MT dengan progres 77% serta faktor terjadinya selisih antara rencana dan realisasi adalah faktor cuaca, jalan yang buruk, produktivitas alat mekanis dan macth factor.
Efek Pemanasan Terhadap Tingkat Pelindian Nikel Dan Kobalt Dari Bijih Limonit Pulau Kabaena Menggunakan Asam Sulfat Saputra, Ridwan; Sufriadin, Sufriadin
Mining Science And Technology Journal Vol 3 No 3 (2024): Mining Science and Technology Journal
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/minetech-journal.v3i3.672

Abstract

Pemanfaatan bijih limonit sangat mendesak untuk dilakukan karena ketersediaan bijih berkadar tinggi yang semakin berkurang. Bijih limonit lebih cocok diolah secara hidrometalurgi, seperti pelindian pada tekanan atmosfer. Proses pemanasan bijih dapat meningkatkan porositas mineral, sehingga logam lebih mudah diekstraksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efek pemanasan terhadap tingkat pelindian nikel dan kobalt dari bijih limonit menggunakan asam sulfat. Pemangangan bijih dilakukan pada suhu antara100°C hingga 600°C dengan interval 100oC, kemudian dilakukan pelindian menggunakan asam sulfat dengan konsentrasi 2 M, suhu pelindian 80°C, persen padatan 10%, dan kecepatan pengadukan 400 rpm selama 1 jam. Karakterisasi sampel menggunakan analisis mikroskopis, X-Ray Diffraction, X-Ray Fluorescence, dan Atomic Absorption Spectrophotometry. Hasil analisis mineralogi menunjukkan bahwa sampel tersusun dari quartz (SiO2), talc (Mg3Si4O12(OH)2), goethite (FeOOH), lizardite (Mg3Si4O9(OH)4), montmorillonite (CaAl2Si4O12), dan gibbsite (Al(OH)3). Hasil analisis kimia menunjukkan bahwa sampel mengandung SiO2 (42,17%), Ni (1,67%), Co (0,06%), Fe (18,84%), MgO (4,48%), dan Al2O3 (3,83%). Setelah pemanggangan bijih dengan suhu 500oC beberapa mineral bertransformasi menjadi fasa mineral lain, yaitu goethite menjadi hematite-proto dan talc menjadi spinel. Masing-masing tingkat pelindian nikel dan kobalt maksimum terjadi pada suhu pemanggangan 600oC dan 500oC sebesar 54,07% dan 15,90%. Oleh karena itu, pemanasan bijih memiliki pengaruh terhadap tingkat pelindian nikel dan kobalt karena dapat mengubah struktur utama mineral yang tidak berharga dan kristal goethite menjadi hematite, sehingga interaksi lebih cepat antara larutan pelindian dengan logam nikel dan kobalt selama proses pelindian. Kata kunci: Nikel, Kobalt, Pemanggangan Bijih, Hidrometalugi, Asam Sulfat
Identifikasi Sebaran Endapan Nikel Laterit Berdasarkan Data Pengeboran PT. Timah Investasi Mineral Kecamatan Kabaena Barat Kabupaten Bombana Provinsi Sulawesi Tenggara Anwar, Adrian
Mining Science And Technology Journal Vol 3 No 3 (2024): Mining Science and Technology Journal
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/minetech-journal.v3i3.686

Abstract

Drilling is one of the exploration activities carried out with the aim of obtaining samples of excavated materials. In addition, drilling also aims to determine the geological structure, rock samples and groundwater levels. This research was conducted at PT Timah investasui mieneral, which is one of the mineral mining companies located in kabaena barat sub-district, bombana district, southeast Sulawesi province. The purpose of this study is to determine the direction of distribution and volume of nickel laterite deposits obtained from drilling data. In addition, the purpose of this study is to get an overview of the direction of distribution of nickel laterite deposits in 3D and the volume of nickel ore in the study area. The data obtained from drilling include collar data, assay data, survey data and lithology data. The results of the research conducted show the direction of distribution of nickel laterite deposits that have high levels spreading towards the west and south. The volume of nickel laterite deposits in the study area is 376,920 m³. The direction of distribution and volume of lateritic nickel deposits in the study area were obtained from the results of processing based on the surpac application.
Analisis Ketercapaian Target Produksi Berdasarkan Rencana Penambangan Bijih Nikel Laterit pada Pit Tanjung Mako di PT. Pernick Sultra Kecamatan Lasolo Kabupaten Konawe Utara Provinsi Sulawesi Tenggara Agry, Agry Falah; Dzakir, La Ode; Syahrul, Syahrul
Mining Science And Technology Journal Vol 3 No 3 (2024): Mining Science and Technology Journal
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/minetech-journal.v3i3.704

Abstract

Pernick Sultra berlokasi di Kecamatan Lasolo, Kabupaten Konawe Utara , Sulawesi Tenggara dan memiliki luas IUP sekitar 537 Ha yang terbagi beberapa Pit, salah satu pitnya adalah Pit Tanjung Mako. Untuk kegiatan penambangannya dilakukan pengadaan alat sendiri guna memenuhi target produksi yang telah direncanakan. Rencana produksi tambang dibuat untuk memenuhi target produksi dengan mempertimbangkan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi hasil produksi. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis faktor-faktor yang menghambat tercapainya target produksi berdasarkan penjadwalan produksi yang telah dibuat dan mengetahui solusi dari faktor-faktor yang menghambat tercapainya target produksi. Rencana penjadwalan produksi penambangan yang dibuat pada Pit Tanjung Mako dirancang untuk memenuhi target produksi sebesar 20.511 ton/bulan. Sedangkan hasil produksi yang didapatkan pada bulan Juni selama 4 week sebesar 16,024 ton. Jumlah alat yang digunakan untuk ore yaitu 1 alat muat melayani 11 alat angkut. Dari data hasil produksi, target produksi yang telah direncanakan berdasarkan penjadwalan produksi perminggunya (per week) tidak tercapai. Faktor-faktor yang menjadi hambatan sehingga target produksi tidak tercapai adalah kondisi cuaca yaitu terjadi hujan pada bulan Januari (week 1 sampai week 4), dan effisiensi kerja alat yaitu excavator KOMATSU PC200-10MO sebesar 40% dan DT Hino 500 FM 260 JD sebesar 39%. Sehingga, dilakukan perbaikan dari faktor-faktor yang menghambat produksi yaitu penambahan jumlah alat angkut ore sebesar 11 unit, serta effisiensi kerja alat yaitu excavator KOMATSU PC200-10MO sebesar 56% dan DT Hino 500 FM 260 JD sebesar 54%.
Estimasi Biaya Penambangan Bijih Nikel Laterit pada Pit Tahisi 1 PT. Sultra Sarana Bumi Desa Laronanga Kecamatan Andowia Kabupaten Konawe Utara Provinsi Sulawesi Tenggara Wulandari, Fitrattun; Wahab, Wahab; Nafiu, WD Rizky Awaliah
Mining Science And Technology Journal Vol 3 No 3 (2024): Mining Science and Technology Journal
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/minetech-journal.v3i3.833

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan biaya penambangan nikel laterit pada pit Tahisi 1 PT. Sultra Sarana Bumi. Untuk memaksimalkan kegiatan tersebut, maka diperlukan perencanaan biaya pengupasan lapisan penutup dan perolehan bijih agar mengetahui besarnya biaya selama proses penambangan. Data primer yang digunakan pada penelitian ini berupa waktu edar alat gali muat dan alat angkut berupa waktu penggalian bahan, pemuatan bahan, ayun mengisi , menumpah bahan, ayun Kembali kosong, serta waktu pengangkutan dan kembali kosong menggunakan analisis rimpull. Data sekunder yang digunakan yaitu peta lokasi penelitian, jumlah volume lapisan penutup dan bijih, data target produksi, kepadatan lapisan penutup dan bijih , data sewa alat, data biaya gaji, dan data biaya operasional alat. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif, dimana dalam peleksanaan penelitian ini didukung dengan pengumpulan data dan menganalisis data sebelum dilakukan penulisan kesimpulan. Hasilnya menunjukkan bahwa perencanaan biaya yang baik serta kombinasai alat mekanis yang tepat dapat memperlancar aktivitas penambangan dan meminimalisir pengeluaran biaya. Total biaya yang digunakan untuk pengupasan overburden yaitu Rp 1.800.259.432 dan total biaya kegiatan ore getting yaitu Rp 7.724.373.984 menggunakan alat gali muat excavator Komatsu PC300 serta alat angkut dump truck Nisan CW260.
Konstruksi Perencanaan Sumur Bor Air Tanah Berdasarkan Interpretasi Metode Geolistrik Resistivity Kelurahan Bulurokeng Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar Hasrianto, Harianto; Raivel, Raivel
Mining Science And Technology Journal Vol 3 No 3 (2024): Mining Science and Technology Journal
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/minetech-journal.v3i3.849

Abstract

Ketersediaan sarana dan prasarana air bersih yang baik dan lancar merupakan syarat utama pada suatu areal atau kawasan pemukimana penduduk yang tentunya sangat membutuhkan ketersediaan air dengan kualitas air yang baik serta dalam jumlah yang banyak merupakan sebuah syarat utama dalam areal pemukiman tersebut. Tujuan dari penelitian ini untuk mengindentifikasi batuan yang dianggap sebagai batuan aquifer air tanah berdasarkan kenampakan permukaan, menentukan resistivitas bawah permukaan di daerah penelitian dengan melakukan perhitungan dan pemodelan dari data hasil pengukuran geolistrik tahanan jenis dan mengidentifikasi dan memprediksikan kondisi lapisan air tanah (akuifer) di daerah penelitian berdasarkan hasil pemodelan geolistrik dan penasabahan data geologi daerah penelitian, membuat perencanaan konstruksi sumur bor berdasarkan hasil interpretasi geolistrik resistivity dan geologi daerah penelitian. Metodologi penelitian ini melakukan pengamatan metode geolistrik resistivity dan melakukan pengamatan geologi pintas di daerah sekitar penelitian yang terdiri dari pekerjaan persiapan, pengambilan data lapangan, analisa atau pengolahan data interpretasi hasil analisa dan pembuatan konstruksi sumur bor berdasarkan hasil interpretasi geolistrik resistivity dan geologi. Lapisan tanah yang berfungsi sebagai pembawa air (akuifer) yang bersifat tawar yaitu batuan Tufa/Pasir yang berbutir halus – kasar (lapili), lapisan tersebut yang berpotensi menghasilkan air tanah dengan debit yang cukup dengan alapisan akuifer produktivitas sedang. Berdasarkan ketebalan dan kemiringan lapisan akuifer, nilai porositas serta sifat akuifer dari lapisan batuan Tufa dan Pasir/Lempung yang merupakan lapisan akuifer di daerah tersebut, maka diharapkan sumur bor ini dengan konstruksi casing 5 inchi dengan lubang hasil pemboran 6 inchi pada lokasi sekitar titik duga geolistrik dengan produktifitas kecil sampai sedang secara umum dapat menghasilkan debit sumur sekitar 0,65 liter per detik.
Konstruksi Perencanaan Sumur Bor Air Tanah Berdasarkan Interpretasi Metode Geolistrik Resistivity Kelurahan Kapasa Raya Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar Hasrianto, Hasrianto; Raivel, Raivel
Mining Science And Technology Journal Vol 3 No 3 (2024): Mining Science and Technology Journal
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/minetech-journal.v3i3.850

Abstract

Ketersediaan sarana dan prasarana air bersih yang baik dan lancar merupakan syarat utama pada suatu areal atau kawasan pemukimana penduduk yang tentunya sangat membutuhkan ketersediaan air dengan kualitas air yang baik serta dalam jumlah yang banyak merupakan sebuah syarat utama dalam areal pemukiman tersebut. Tujuan dari penelitian ini untuk mengindentifikasi batuan yang dianggap sebagai batuan aquifer air tanah berdasarkan kenampakan permukaan, menentukan resistivitas bawah permukaan di daerah penelitian dengan melakukan perhitungan dan pemodelan dari data hasil pengukuran geolistrik tahanan jenis dan mengidentifikasi dan memprediksikan kondisi lapisan air tanah (akuifer) di daerah penelitian berdasarkan hasil pemodelan geolistrik dan penasabahan data geologi daerah penelitian, membuat perencanaan konstruksi sumur bor berdasarkan hasil interpretasi geolistrik resistivity dan geologi daerah penelitian. Metodologi penelitian ini melakukan pengamatan metode geolistrik resistivity dan melakukan pengamatan geologi pintas di daerah sekitar penelitian yang terdiri dari pekerjaan persiapan, pengambilan data lapangan, analisa atau pengolahan data interpretasi hasil analisa dan pembuatan konstruksi sumur bor berdasarkan hasil interpretasi geolistrik resistivity dan geologi. Lapisan tanah yang berfungsi sebagai pembawa air (akuifer) yang bersifat tawar yaitu batuan Tufa/Pasir yang berbutir halus – kasar (lapili), lapisan tersebut yang berpotensi menghasilkan air tanah dengan debit yang cukup dengan alapisan akuifer produktivitas sedang berada pada kedalaman 75 – 170 meter (tebal 95 meter). Lapisan terintrusi air laut berada pada kedalaman 10 – 30 meter kondisi air tawar – payau dan harus dilakukan penutupan lapisan/Grouting semen pada saat pengeboran dari 0 – 50 meter. Berdasarkan ketebalan dan kemiringan lapisan akuifer, nilai porositas serta sifat akuifer dari lapisan batuan Tufa dan Pasir/Lempung yang merupakan lapisan akuifer di daerah tersebut, maka diharapkan sumur bor ini dengan konstruksi casing 5 inchi dengan lubang hasil pemboran 6 inchi pada lokasi sekitar titik duga geolistrik dengan produktifitas kecil sampai sedang secara umum dapat menghasilkan debit sumur sekitar 0,58 liter per detik.
Potensi Akuifer Menggunakan Metode Geolistrik di Desa Sambalagi, Kabupaten Morowali Dzakir, La Ode; Kadar, Muhammad Ilham; Amir, Muhamad Karnoha
Mining Science And Technology Journal Vol 3 No 3 (2024): Mining Science and Technology Journal
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/minetech-journal.v3i3.886

Abstract

Air tanah merupakan sumber daya alam penting yang digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari konsumsi rumah tangga hingga keperluan industri. Di Desa Sambalagi, Kabupaten Morowali, ketersediaan air tanah menjadi aspek penting dalam pemenuhan kebutuhan air lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis potensi akuifer di Desa Sambalagi dengan menggunakan metode geolistrik tahanan jenis konfigurasi Wenner, yang efektif dalam pemetaan lapisan bawah permukaan secara vertikal. Pengukuran dilakukan pada empat lintasan, masing-masing sepanjang 290 meter. Data geolistrik diolah menggunakan perangkat lunak Res2DInv untuk mendapatkan profil resistivitas 2D yang menunjukkan variasi lapisan tanah di bawah permukaan. Hasil penelitian menunjukkan adanya lapisan akuifer dangkal pada kedalaman antara 2 hingga 30 meter dari permukaan, dengan nilai resistivitas berkisar antara 4 hingga 60 ohm-meter. Lapisan akuifer ini ditemukan di beberapa titik dengan ketebalan bervariasi dan berpotensi untuk memenuhi kebutuhan air tanah lokal. Metode geolistrik konfigurasi Wenner terbukti efektif dalam mengidentifikasi potensi akuifer di wilayah penelitian, memungkinkan pemetaan lapisan air tanah secara akurat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Desa Sambalagi memiliki potensi akuifer yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga dan pertanian, serta merekomendasikan survei tambahan untuk meningkatkan representasi data potensi air tanah di wilayah ini. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengelolaan sumber daya air tanah yang berkelanjutan di Desa Sambalagi.