cover
Contact Name
Muhammad Hatta
Contact Email
muhammad.hatta@unimal.ac.id
Phone
+6285277684276
Journal Mail Official
jurnalcendekia@lps2h.com
Editorial Address
Jln. Darussalam, No. 31, Desa Kampung Jawa Baru, Kec. Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, Kode Pos 24315
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Cendekia: Journal of Law, Social and Humanities
ISSN : -     EISSN : 29859174     DOI : https://doi.org/10.5281/zenodo.8115579
Law, economics, politics, education, communication, Islamic law, government science, and other social science fields
Articles 113 Documents
Strategi Komunikasi Pemasaran Pujasera (Pusat Jajanan Serba Ada) PIM Dalam Menarik Minat Konsumen Devi Surid; Masriadi; Deddy Satria; Ainol Mardhiah; Zahari
Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 4 (2025): Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora
Publisher : Lembaga Pusat Studi Sosial dan Humaniora [LPS2H]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70193/cendekia.v3i4.270

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keberadaan restoran Pujasera PIM dimana terdapat banyak pedagang berjualan kuliner sehingga sangat diharapkan restoran tersebut maju. Namun kenyataan yang terjadi di restoran tersebut masih sepi pembeli, bahkan pedagang mengeluh karena produk kulinernya sepi peminat. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan bertujuan memahami strategi komunikasi pemasaran yang diterapkan oleh Pujasera PIM dalam menarik minat konsumen. Teori yang digunakan penelitian ini yaitu teori Integrated Marketing Communication (IMC). Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan strategi komunikasi pemasaran yang diterapkan oleh Pujasera PIM dalam menarik minat konsumen diantaranya menentukan brand yang dijual pada produk kuliner yaitu makanan dan minuman, mempromosikan produk kuliner pada media sosial instagram dan tiktok milik restoran Pujasera PIM, melakukan pemasaran langsung produk kuliner kepada konsumen di restoran Pujasera PIM, dan melakukan pemasaran kemitraan dengan bekerjasama pedagang gerai dalam memasarkan produk kuliner, juga membantu endorsement dalam mempromosikan restoran dan produk kuliner
Analisis Fungsi dan Kedudukan Yurisprudensi Dalam Sistem Hukum Nasional dan Hukum Islam Saidah; Atiyah; Muhammad Jaidi
Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 1 (2026): Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora
Publisher : Lembaga Pusat Studi Sosial dan Humaniora [LPS2H]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70193/cendekia.v4i1.272

Abstract

Studi hukum normatif ini menganalisis peran dan kedudukan yurisprudensi sebagai sumber hukum tidak tertulis dalam sistem civil law Indonesia. Yurisprudensi (putusan hakim yang berulang) berfungsi mengatasi kekosongan hukum, menafsirkan aturan yang tidak jelas, dan menciptakan standar hukum yang konsisten untuk memperkuat kepastian hukum. Penelitian ini menggunakan bahan hukum primer (peraturan dan putusan Mahkamah Agung) serta sekunder (buku dan jurnal). Meskipun menghadapi tantangan konsistensi penerapan putusan dan pemahaman sosial oleh hakim , yurisprudensi memberikan peluang bagi hakim untuk menciptakan hukum baru (judge made law). Peran yurisprudensi sangat signifikan dalam pembaruan hukum keluarga Islam di Indonesia, terutama pada isu perkawinan dan kewarisan. Kesimpulannya, yurisprudensi vital dalam pembentukan, penemuan, dan pembaruan hukum, menjadikannya responsif terhadap perkembangan zaman.
Adaptasi Budaya Suku Jawa Dengan Suku Banjar di Kabupaten Asahan Nurul Izati; Ainol Mardhiah; Muchlis; Anismar; Muhammad Ali
Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 1 (2026): Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora
Publisher : Lembaga Pusat Studi Sosial dan Humaniora [LPS2H]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70193/cendekia.v4i1.275

Abstract

Abstrak: Penelitian ini membahas proses komunikasi antarbudaya antara suku Jawa dan suku Banjar dalam adapatasi budaya di Desa Banjar, Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan. Fokus penelitian terletak pada unsur kebudayaan bahasa dan tiga fase adaptasi budaya yaitu honeymoon, culture shock, dan adjusment. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk komunikasi antarbudaya yang terjadi antara masyarakat suku Jawa dan suku Banjar serta mengetahui proses adaptasi budaya yang dilakukan masyarakat Jawa dengan lingkungan sosial yang didominasikan oleh suku Banjar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriftif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi terhadap masyarakat dari kedua suku yang tinggal di Desa Banjar. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam unsur kebudayaan bahasa memiliki peran penting dalam proses komunikasi antarbudaya antara suku Jawa dengan suku Banjar di Desa Banjar Kecamatan Air Joman Kabupaten Asahan. Meskipun perbedaan bahasa dan sikap etnosentrisme ringan sempat menjadi hambatan, kedua suku mampu beradaptasi melalui penggunaan bahasa Indonesia, pembelajaran bahasa lokal, serta interaksi sosial yang intens. Proses adaptasi masyarakat suku Jawa terhadap masyarakat Banjar berjalan melalui tiga fase honeymoon, culture shock dan adjusment sehingga akhirnya tercipta hubungan sosial sosial yang harmonis, saling memahami dan mencerminkan keberhasilan adaptasi budaya tengah beragaman. Penelitian ini menegaskan bahwa komunikasi antarbudaya memiliki peran penting dalam menciptakan keharmonisan sosial dan memperkuat integrasi budaya antar etnis di lingkungan masyarakat multikultural pedesaan. Kata Kunci: Komunikasi antarbudaya, Adaptasi, Hambatan budaya Abstract: This study discusses the intercultural communication process betweet the Javanese and Banjar tribes in cultural adaptation in Banjar Village, Air Joman District, Asahan Regency. The research focuses on the cultural element of language and the there phases of cultural adaptation: Honeymoon, culture shock and adjusment. This study aims to describe the forms of intercultural communication that occur between the Javanese and Banjar ethnuc communities, as well as to identity the cultural adaptation processes undertaken by the Javanese people within a social environment dominated by the Banjar ethnic group. Data were collected through observation, in-depth interviews and documentation involving members of both ethnic groups residing in Banjar Village. The resulty of this study show that language plays an important role in the process of intercultural communication between the Javanese and Banjar tribes in Banjar Village, Air Joman District, Asahan Regency. Although language differences and mild ethnocentrism were obstacles, both tribes were able to adapt through the user of Indonesia, learning the local language, and intense sosial interaction. The process of adaptation of the Javanese tribe to the Banjar tribe went through three phases : honeymoon, culture shock and adjusment, which utimately created harmonious social relations, mutual understanding and reflected the success of cultural adaptation amid diversity.This study emphasizes that intercultural communication plays a vital role in creating social harmony and strengthening cultural integration among ethnic groups in multicultural rural communities. Keywords: Intercultural communication, Adaptation, Culture Barriers

Page 12 of 12 | Total Record : 113