cover
Contact Name
Muhammad Hatta
Contact Email
muhammad.hatta@unimal.ac.id
Phone
+6285277684276
Journal Mail Official
jurnalcendekia@lps2h.com
Editorial Address
Jln. Darussalam, No. 31, Desa Kampung Jawa Baru, Kec. Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, Kode Pos 24315
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Cendekia: Journal of Law, Social and Humanities
ISSN : -     EISSN : 29859174     DOI : https://doi.org/10.5281/zenodo.8115579
Law, economics, politics, education, communication, Islamic law, government science, and other social science fields
Articles 108 Documents
Implikasi Hukum Pemalsuan Surat Tes PCR (Polymerase Chain Reaction) Covid-19 di Indonesia Burhan
Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 4 (2025): Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora
Publisher : Lembaga Pusat Studi Sosial dan Humaniora [LPS2H]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.17351702

Abstract

Pemalsuan dokumen hasil tes PCR COVID-19 merupakan kejahatan serius yang berdampak langsung pada kesehatan dan keselamatan publik, terutama dalam konteks pandemi global. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi fungsionalisasi hukum pidana terhadap delik pemalsuan dokumen surat tes PCR COVID-19 di Indonesia. jenis penelitian ini kualitatif dengan menggunakan pendekatan hukum (normatif). Hasil penelitian menunjukkan bahwa implikasi hukum terhadap pelaku pemalsuan dokumen tes PCR COVID-19 dapat dipidana berdasarkan Pasal 263 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan Jo Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019. Penelitian ini merekomendasikan Penanggulangan tindak pidana pemalsuan dokumen Tes PCR Covid-19 harus dilakukan secara kolektif dengan melibatkan penegak hkum, tenaga kesehatan, laboratorium kesehatan, petugas Bandara, aparatur desa dan lain sebagainya.
Tindak Pidana Pelecehan Seksual oleh Anak terhadap Anak: Kajian Hukum dan Perlindungan Korban Munawar Khalil
Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 4 (2025): Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora
Publisher : Lembaga Pusat Studi Sosial dan Humaniora [LPS2H]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.17274860

Abstract

Tindak pidana pelecehan seksual sekarang ini sering dilakukan oleh anak terhadap anak. Tindak pidana terjadi akibat pengaruh media internet yang muatannya banyak mengandung konten-konten negatif yang mudah diakses oleh anak-anak, sehingga membutuhkan penyelesaian secara bijaksana. Jenis penelitian ini adalah yuridis-normatif dengan pendekatan analisis konten hukum atau undang-undang. Analisis data dianalisis secara kualitatif yaitu analisis dengan penguraian deskriptif analitis dan preskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa berdasarkan Pasal 1 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak, Anak adalah seseorang yang belum berusia 18 (delapan belas) tahun, termasuk anak yang masih dalam kandungan. Dasar hukum tindak pidana pelecehan seksual yang dilakukan oleh anak terhadap anak umumnya merujuk pada Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS) dan juga Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, serta ketentuan yang ada dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang berlaku. Meskipun pelaku dan korban sama-sama anak, perbuatan tersebut tetap dapat dituntut secara hukum pida. Namun, penelitian ini merekomendasikan suapaya kasus pelecehan seksual yang dilakukan antar anak dapat diselesaikan melalui diversi sehingga masa depan anak dapat bina kembali.
Perlindungan Hukum Terhadap Upaya Pembelaan Diri Korban Tindak Pidana Pembunuhan Rizal, Muhammad; Muhammad Hatta; Sumiadi; Zulfan; Husni
Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 4 (2024): Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora
Publisher : Lembaga Pusat Studi Sosial dan Humaniora [LPS2H]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14545856

Abstract

Meskipun aturan hukum dalam KUHP mengakui fakta hukum tentang pembelaan terpaksa (Noodweer), banyak korban kejahatan yang melakukan tindakan pembunuhan dalam upaya membela diri justru menghadapi situasi yang penuh ketidakpastian hukum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akibat hukum terhadap korban kejahatan yang melakukan pembunuhan atas upaya pembelaan diri dan menganalisis batasan legal dalam penerapan Pasal 49 ayat (1) KUHP terkait tindakan pembelaan diri yang mengakibatkan kematian. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan pendekatan konseptual. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa akibat hukum terhadap korban kejahatan yang melakukan pembunuhan sebagai upaya pembelaan diri bergantung pada fakta-fakta spesifik dalam kasus tersebut dan penilaian sistem peradilan terhadap keadaan tersebut. Jika tindakan pembelaan diri tersebut diakui sah oleh otoritas hukum, pelaku dapat dibebaskan dari pertanggungjawaban pidana. Adapun batasan legal dalam penerapan Pasal 49 ayat (1) KUHP terkait tindakan pembelaan diri yang mengakibatkan kematian melibatkan prinsip proporsionalitas dan keterpaksaan, di mana pelaku pembelaan diri harus membuktikan bahwa tindakannya sebanding dengan ancaman yang dihadapi dan dilakukan sebagai respons terhadap ancaman yang langsung dan tak terhindarkan.
Strategi Komunikasi Pemasaran Azaria dalam Mempromosikan Produk Kecantikan di Facebook M. Dimas Putra Ramadhan
Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 4 (2024): Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora
Publisher : Lembaga Pusat Studi Sosial dan Humaniora [LPS2H]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14545836

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi pemasaran yang digunakan oleh Azaria dalam mempromosikan produk kecantikan melalui platform media sosial Facebook serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus diterapkan, berfokus pada beberapa leader Azaria yang berperan aktif dalam kegiatan pemasaran digital. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi terkait strategi pemasaran dan aktivitas promosi. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi tema-tema utama terkait strategi komunikasi dan hambatan yang muncul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Azaria mengoptimalkan fitur-fitur interaktif di Facebook untuk meningkatkan engagement dengan konsumen, seperti penggunaan live streaming, konten visual menarik, dan interaksi dua arah. Namun, hambatan yang dihadapi meliputi perubahan algoritma platform, tingkat persaingan yang tinggi, dan kendala teknis dalam mengelola konten. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman strategi komunikasi pemasaran di media sosial serta menawarkan rekomendasi untuk mengatasi hambatan yang dihadapi oleh perusahaan dalam upaya meningkatkan efektivitas promosi produk kecantikan secara digital.
Kejahatan Siber (Cyber Crime) dan Implikasi Hukumnya: Studi Kasus Peretasan Bank Syariah Indonesia (BSI) Muhammad Ghozali; Nora Liana; Cut Afra; Zulfadly Siregar; Nurfahni; Malahayati; Muhammad Hatta
Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 4 (2024): Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora
Publisher : Lembaga Pusat Studi Sosial dan Humaniora [LPS2H]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13883603

Abstract

Studi ini menyelidiki dunia kejahatan dunia maya dan konsekuensi hukumnya, dengan fokus khusus pada peretasan bank BSI yang terkenal di Indonesia. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan wawasan mengenai respons sistem peradilan pidana terhadap insiden peretasan Bank BSI dan mengidentifikasi strategi potensial untuk meningkatkan perlindungan hukum bagi sektor perbankan terhadap ancaman dunia maya di tahun-tahun mendatang. Bentuk penelitian ini melibatkan penelitian hukum normatif, suatu pendekatan sistematis untuk mengungkap aturan, prinsip, dan doktrin hukum untuk mengatasi tantangan hukum yang ada. Ini adalah proses metodis dalam mengeksplorasi dan menafsirkan hukum untuk memberikan solusi terhadap masalah hukum. Hasil penelitian ini menerangkan Aktivitas peretasan yang melanggar hukum dituangkan dalam Pasal 30 ayat (1), (2), dan (3) UU ITE, yang menyatakan bahwa akses tidak sah terhadap sistem elektronik orang lain merupakan pelanggaran hukum. Ketentuan ini terkait erat dengan Pasal 46 ayat (1), (2), dan (3) UU ITE yang mengatur mengenai sanksi bagi pelaku kejahatan siber. Pembentukan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) melalui Peraturan Presiden Nomor 53 Tahun 2017 dan perubahan selanjutnya melalui Peraturan Presiden Nomor 133 Tahun 2017 menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan keamanan siber melalui koordinasi berbagai pemangku kepentingan nasional. BSSN bertanggung jawab melaksanakan upaya keamanan siber secara efektif dan efisien melalui pemanfaatan, pengembangan, dan koordinasi seluruh aspek yang terkait dengan keamanan siber nasional.
Pola Komunikasi Pendamping Produk Halal (PPH) dalam Mendampingi Pelaku Usaha Mikro Kecil di Kabupaten Pidie Jaya DIVA, CUT TARA AURELIA MAYDIVA
Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 4 (2024): Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora
Publisher : Lembaga Pusat Studi Sosial dan Humaniora [LPS2H]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14213805

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Pola Komunikasi antar pribadi Pendamping PPH dalam mengurus sertifikat halal produk self declare dengan pelaku UMK di Kabupaten Pidie Jaya dan mendeskripsikan hambatan komunikasi antar pribadi Pendamping PPH dalam mengurus sertifikat halal produk self declare dengan pelaku UMK di Kabupaten Pidie Jaya. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif, penentuan informan dilakukan dengan cara purposive, teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi antar pribadi pendamping PPH dalam mengurus sertifikat halal produk self declare dengan Pelaku UMK di Kabupaten Pidie Jaya dibagi menjadi lima kategori. Yang dilihat dari aspek keterbukaan informasi pendamping PPH, rasa empati,dukungan, rasa positif dan kesetaraan dalam melakukan proses bimbingan dengan pelaku UMK. Dalam pelaksanaannya, ditemukan adanya hambatan yang kerap melanda para pendamping PPH dalam mengurus sertifikasi produk halal self declare. Yaitu: Gangguan mekanik, kepentingan, motivasi dan prasangka para pelaku UMK sebelum melakukan aktivitas pendampingan. Kata Kunci : Komunikasi antar pribadi, Pendamping PPH, Pelaku UMK Abstrack: The purpose of this research is to describe the interpersonal communication patterns of PPH facilitators in managing self-declared halal product certifications with MSME actors in Pidie Jaya District and to describe the communication barriers among PPH facilitators in managing self-declared halal product certifications with MSME actors in Pidie Jaya District. This research adopts a qualitative descriptive approach. Informant selection was purposive, and data collection techniques included observation, interviews, and document analysis. The research findings indicate that the interpersonal communication patterns of PPH facilitators in managing self-declared halal product certifications with MSME actors in Pidie Jaya District can be categorized into five aspects: openness of information, empathy, support, positivity, and equality in guidance processes with MSME actors. During implementation, various barriers were identified that often affect PPH facilitators in managing self-declared halal product certifications, such as mechanical disruptions, conflicting interests, motivation, and prejudices among MSME actors prior to engagement. Keywords : Interpersonal communication, PPH facilitator, MSME actors.
Model Komunikasi Pemerintahan Desa Paringgonan Dalam Pengelolaan Wisata Aek Milas di Kabupaten Padang Lawas Dina Serlina; Ade Muana Husniati; Masriadi; Ainol Mardhiah; Awaludin Arifin
Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 4 (2024): Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora
Publisher : Lembaga Pusat Studi Sosial dan Humaniora [LPS2H]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13883547

Abstract

permasalahan dari pengelolaan wisata aek milas ini adalah kurangnya koordinasi antara pemerintah desa, pihak terkiat, dan masyarakat lokal dalam pengambilan keputusan terkait pengelolaan wisata. Fokus masalah dalam penelitian ini adalah adalah bagaimana model komunikasi pemerintahan desa paringgonan dalam pengelolaan objek wisata aek milas dan bagaimana hambatan komunikasi pemerintahan dalam pengelolaan dalam objek wisata aek milas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana komunikasi yang dilakukan pemerintahan desa dalam pengelolaan objek wisata aek milas dan untuk mengetahui apa saja hambatan komunikasi dalam pengelolaan objek wisata aek milas. Untuk mengedentifikasi permasalahan dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara bersama para informsn untuk mendapatkan hasil yang akurat. Metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi. Untuk analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan two way symetric oleh pemerintah desa dalam pengelolaan objek wisata aek milas dengan melibatkan dialog dan interaksi yang seimbang antara pemerintah desa dan para pemangku kepentingan termasuk masyarakat lokal dan pengunjung.
Perencanaan Komunikasi Pemerintah Kota Medan dalam Mempertahankan Citra Positif Wali Kota Medan Bobby Nasution Tahun 2023 Rahmania, Indah; Masriadi; Muhammad Fazil; Kamaruddin
Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 4 (2024): Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora
Publisher : Lembaga Pusat Studi Sosial dan Humaniora [LPS2H]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14286448

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana komunikasiy ang dilakukan Pemerintah Kota Medan melalui Media SosialI nstagram dalam Mempertahankan Citra Positif Wali Kota Medan Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan model The Sircular Model of SOME. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan kualitatif dengan penyajian data secara deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara,observasi secara langsung, serta dokumentasi dengan 6 orang informan yang telah terpilih dengan teknik purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini berupa reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi yang dilakukan pemerintah Kota Medan berupa publikasi berita mengenai Wali Kota Medan melalui media sosial Instagram telah memenuhi 3 unsur dari model The Sircular Model of SOME yaitu Share, Optimizer dan Manage. Sehingga pesan komunikasi yang disampaikan melalui media sosial Instagram tersampaikan dengan baik sehingga berimplikasi terhadap citra Wali Kota Medan.
Framing Pemberitaan Konflik Israel-Palestina dalam Harian (E-Paper) Kompas Tuti Hartini; Cindenia Puspasari; Jafaruddin; Harinawati; Kamaruddin Hasan
Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 4 (2024): Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora
Publisher : Lembaga Pusat Studi Sosial dan Humaniora [LPS2H]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13883557

Abstract

Di era globalisasi modern, infromasi media telah menjadi masalah besar. Selain berita yang cepat, publik tampaknya menginginkan informasi yang terbukti, akurat dan menarik. Media Online juga dibanjiri dengan menteri konversi, yang masih memiliki batasan waktu. Kompas menjadi Media yang terus dipercaya oleh Khalayak situs ini didirikan pada 1995 dan merupakan bagian dari Kompas Gramedia. Ada banyak perspektif dan perspektif yang berbeda tentang konflik saat ini antara Israel-Palestina. Konflik Israel- Palestina bermula dengan klaim kedua pihak terhadap tanah palestina, yang menyebabkan kekerasan, konfrontasi militer, dan ketegangan yang keberlanjutan. Israel mengklaimnya sebagai tanah air mereka sendiri dan menurut hak- hak sebagai bangsa. Tujuan penelitian dilakukan untuk mengetahui bagaimana media online harian Kompas dalam membingkai berita isu- isu mengenai Israel-Palestina. Penelitian ini menggunakan teori framing William A.Gamson. metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menemukan bahwasanya dari 3 berita yang jurnalistik Harian Kompas menggunakan sumber sumber yang relevan. Harian Kompas mencantumkan sumber yang mereka ambil, Framing pemberitaan konflik Israel-Palestina dalam Harian (E-Paper) Kompas sendiri cenderung dengan pendekatan yang berimbang dan berdasarkan prinsip-prinsip jurnalisme yang objektif. Harian Kompas menjadi salah satu media terkemuka di Indonesia, biasanya memberikan berita yang keprehensif dan mendalam mengenai konflik tersebut.
Gaya Komunikasi Selebgram Cut Bul dalam Product Endorsment di Instagram Maghfrah; Masriadi
Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 4 (2024): Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora
Publisher : Lembaga Pusat Studi Sosial dan Humaniora [LPS2H]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14286463

Abstract

Indirect communication style can also determine a person's self-image. The positive image a person has will influence their interest and the number of other people who like them. Indirectly, it can also play a role in attracting public attention during the endorsement process. On the other hand, if someone's communication style only gives a negative image of themselves, then many people will reject and be uninterested in the product offered in the endorsement. The research method uses descriptive qualitative methods. The research results show that this communication style is characterized when the Cutbul celebgram is promoting or endorsing a product and the celebgram gives orders to its followers to follow the online shop account they are promoting, and this communication style is also an information function which is characterized by the information provided by Instagram celebrities like when promoting products on Instagram that the product they are reviewing is really a good and quality product. From the communication style that exists on the Cutbul program, there are several factors that influence the formation of this communication style. Influencing factors are physical condition, role, historical context, chronology, language and obstacles.

Page 10 of 11 | Total Record : 108