cover
Contact Name
suyanto
Contact Email
suyanto@unissula.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
nurscope@unissula.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Islam Sultan Agung, Jalan Raya Kaligawe Km 4, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia, Kode Pos 50112
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
NURSCOPE: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Ilmiah Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 24768987     DOI : 10.30659/nurscope
Core Subject : Health,
NURSCOPE: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Ilmiah Keperawatan indirectly acknowledged as a work of scholarly authors in the field of nursing. Articles covering sub areas of basic nursing, adult nursing, emergency nursing, critical nursing, child nursing, maternity nursing, mental nursing, gerontik nursing, family nursing, community nursing, nursing management, and nursing education. Types of articles received by the editors are the results of research. NURSCOPE has collaborated with Nurses Professional Organizations (AIPNI Jawa Tengah) in journal management since October 2020
Articles 148 Documents
Pengaruh latihan aerobik dan latihan ketahanan terhadap kualitas hidup pada orang dengan HIV/AIDS: A systematic review Nursalam Nursalam; Sri Purwanti; Ratu Izza; Yogo Apriyanto
NURSCOPE: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Ilmiah Keperawatan Vol 7, No 2 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Islam Sultan Agung, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/nurscope.7.2.163-171

Abstract

Pendahuluan: Angka kejadian penyakit penyerta pada orang dengan HIV/AIDS (ODHA) sangat tinggi, yang disebabkan oleh efek samping terapi antiretroviral (ART), seperti penurunan kualitas hidup (QoL). Kajian review ini bertujuan untuk membahas pengaruh senam aerobik dan latihan ketahanan terhadap kualitas hidup pada ODHA. Metode: Studi diidentifikasi secara sistematis dengan mencari database elektronik Scopus, Science Direct, CINAHL, Pubmed, ProQuest, SAGE selama lima tahun terakhir. Pencarian dengan memanfaatkan mesin pencari diperoleh 232 artikel, dan setelah diseleksi, 14 artikel memenuhi kriteria inklusi. Hasil: Kajian review ini diperoleh bahwa latihan aerobik dan latihan ketahanan berpengaruh positif terhadap indikator kesehatan mental pada ODHA. Kombinasi kedua latihan tersebut dapat meningkatkan kualitas hidup yang berhubungan dengan kesehatan. Simpulan: Dampak positif dari latihan aerobik dan latihan ketahanan terbukti dalam peningkatan kualitas hidup, penurunan morbiditas, dan kematian pada orang yang hidup dengan HIV/AIDS.
Dukungan petugas kesehatan memengaruhi pemeriksaan pap smear pada wanita usia subur Apriliani Yulianti Wuriningsih; Diah Ummul Nafisa; Sri Wahyuni; Tutik Rahayu; Hernandia Distinarista
NURSCOPE: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Ilmiah Keperawatan Vol 7, No 2 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Islam Sultan Agung, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/nurscope.7.2.117-122

Abstract

Pendahuluan: Kanker serviks adalah penyakit yang memengaruhi kesehatan organ reproduksi wanita. Angka kematian akibat kanker serviks terus meningkat, terutama disebabkan karena keterlambatan pengobatan dan kurangnya kesadaran untuk melakukan deteksi dini. Tingginya angka kejadian penderita kanker leher rahim di Indonesia, menunjukkan pentingnya program pencegahan deteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan pap smear. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi sikap pemeriksaan pap smear pada wanita usia subur di wilayah kerja Puskesmas Jati. Metode: Kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel 109 reponden dengan teknik simple random sampling pada wanita usia subur. Hasil: Dukungan petugas kesehatan memengaruhi pemeriksaan pap smear pada wanita usia subur dengan p value= 0,000. Simpulan: Ada pengaruh dukungan petugas kesehatan dengan pemeriksaan pap smear pada perempuan usia subur.
Dukungan keluarga pada lansia dengan Diabetes Melitus Tipe II: Literature review Hana Nur Arini; Anngorowati Anggorowati; Rr. Sri Endang Pujiastuti
NURSCOPE: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Ilmiah Keperawatan Vol 7, No 2 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Islam Sultan Agung, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/nurscope.7.2.172-180

Abstract

Pendahuluan: Diabetes melitus menjadi salah satu masalah kesehatan dunia dimana angka kejadian, komplikasi dan mortalitas lebih tinggi pada kelompok lansia daripada kelompok usia yang lebih muda. Prevalensi kejadian diabetes melitus tipe II pada lansia terus meningkat. Diabetes melitus memerlukan perhatian dalam perawatan bagi penderita dan keluarga. Dukungan keluarga menjadi bagian penting bagi lansia DM dalam mencapai hasil yang optimal. Metode: Pencarian artikel menggunakan database elektronik seperti Google scholar, Science direct, Pubmed dan Proquest. Pencarian artikel yang digunakan yaitu 5 tahun terakhir. Kata kunci yang digunakan diantaranya, “Dukungan Keluarga” dan “Lansia” dan Diabetes Melitus”. Hasil: Hasil: Berdasarkan 11 artikel yang dianalisis, menunjukkan bahwa dukungan keluarga berpengaruh pada praktik manajemen diri meliputi diit DM, perawatan kaki, aktifitas fisik, kontrol gula darah, kepatuhan pengobatan, peningkatan mekanisme koping, efikasi diri, dan kualitas hidup lansia. Simpulan: Dukungan keluarga mempunyai dampak yang positif bagi lansia dengan DM tipe II.
Kebutuhan pasien COVID-19 selama isolasi mandiri: Literature Review Saverinus Suhardin; Ferry Efendi; Siti Nur Kholidah
NURSCOPE: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Ilmiah Keperawatan Vol 7, No 2 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Islam Sultan Agung, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/nurscope.7.2.123-131

Abstract

Pendahuluan: Isolasi mandiri merupakan salah satu metode yang digunakan untuk mengendalikan penyebaran SARS-CoV-2 sebagai penyebab pandemi COVID-19. Tujuan dari literature reviewini adalah merangkum hasil penelitian sebelumnya yang memberikan gambaran tentang kondisi dan kebutuhan penderita COVID-19 yang menjalani isolasi mandiri. Metode: Literature reviewini menggunakan teknik naratif, meringkas atau mensintesis apa yang telah ditulis tetapi tidak mencari generalisasi. Pencarian artikel dilakukan pada empat database: Scopus, Science Direct, PubMed, dan Google Scholar. Hasil: Hasil analisis dijabarkan ke dalam lima tema tentang kebutuhan penderita COVID-19 yang melakukan isolasi mandiri. Kelima kebutuhan tersebut adalah kebutuhan biologis, psikologis, sosial, spiritual, dan budaya. Simpulan: Isolasi mandiri mempengaruhi hampir semua aspek kehidupan manusia. Semua kebutuhan orang dengan COVID-19 yang sedang menjalani isolasi mandiriperlu diperhatikan.
Pelaksanaan discharge planning di Rumah Sakit: Literature review Nurisda Eva Irmawati; Luky Dwiantoro; Agus Santoso
NURSCOPE: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Ilmiah Keperawatan Vol 7, No 2 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Islam Sultan Agung, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/nurscope.7.2.181-185

Abstract

Pendahuluan: Discharge planning merupakan bagian dari proses keperawatan yang berkesinambungan dimulai dari pasien masuk rumah sakit sampai pasien meninggalkan rumah sakit. Discharge planning merupakan kegiatan perawat yang beerjasama dengan keluarga secara berkesinambungan untuk mendapatkan manfaat yang efektif dan tingkat kesehatan yang optimal. Literatur review ini bertujuan mengidentifikasi pelaksanaan discharge planning yag dilakukan perawat di rumah sakit. Metode: Penelusuran data pada Science Direct, Google Scholar, Pub Med, dan Psyc Info untuk mendapatkan artikel yang relevan dengan kata kunci. 672 artikel ditemukan membahas tentang pelasanaan discharge planning dirumah sakit. Efektifitas penerapan discharge planning di rumah sakit memilki manfaat untuk menurunkan angka readmissions, meningkatkan kemandirian pasien dan memperpendek Alos. Hasil: Pelaksanaan discharrge planning memiliki hambatan dan faktor faktor yang mempengaruhi efektivitas pelaksanaannya. pelaksanaan discharge planning memiliki faktor internal dan eksternal untuk mendukung keberhasilannya discharge planning menjadi salah satu strategi untuk mendapatkan kesehatan yang optimal dengan mengidentifikasi hambatan pada pelaksanaannya. Simpulan: Pelaksanaan discharge planning dipengaruhi oleh banyak faktor.
Efektivitas kesehatan seluler untuk memantau kepatuhan pengobatan pada pasien hipertensi: A systematic review Dwi Yoga Setyorini; I Ketut Sudiana; Abu Bakar
NURSCOPE: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Ilmiah Keperawatan Vol 7, No 2 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Islam Sultan Agung, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/nurscope.7.2.132-140

Abstract

Pendahuluan: Dewasa ini perkembangan teknologi informasi dapat meningkatkan pelayanan kesehatan. Ponsel adalah alat sistem manajemen pengingat untuk meningkatkan gaya hidup. Ulasan ini bertujuan untuk menilai efektivitas mHealth dari sistem manajemen pengingat untuk pasien hipertensi. Metode: Tinjauan ini mengidentifikasi lima belas studi yang relevan mengikuti inklusi yang ditentukan (pasien dengan Hipertensi, menggunakan pengingat SMS, pengingat Telepon, pengingat mHealth, jenis studi: RCT) dan kriteria eksklusi (studi yang fokus pada penyakit kronis yang bukan hipertensi). Hasil: enam belas artikel yang terlibat ditemukan dan ditinjau. Ponsel digunakan sebagai alat untuk memantau kepatuhan pengobatan dan melaporkan pengukuran tekanan darah untuk pemantauan gaya hidup. Simpulan: mHealth membantu pasien untuk mengelola hipertensi. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut terkait pemantauan gaya hidup penderita hipertensi.
Tingkat stres caregiver terhadap kemampuan merawat orang dengan skizofrenia (ODS) Dwi Heppy Rochmawati; Hardhono Susanto; Anastasia Ediati
NURSCOPE: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Ilmiah Keperawatan Vol 8, No 1 (2022): Juni
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Islam Sultan Agung, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/nurscope.8.1.1-9

Abstract

Pendahuluan:Stres merupakan salah satu masalah psikologis yang dialami seseorang karena adanya tekanan. Tekanan timbul akibat kegagalan dalam memenuhi kebutuhan atau keinginannya. Tekanan yang dirasakan bisa berasal dari dalam diri atau dari luar, salah satu tekanan dari dalam yang menyebabkan stres caregiveradalah merawat ODS. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan tingkat stres dengan kemampuan caregivermerawat ODS yang meliputi kemampuan kognitif dan kemampuan psikomotor. Metode: penelitian kuantitatif non-experimental cross sectional dengan studi korelasi. Jumlah responden (caregiver)sebanyak 110 orang dengan teknik total sampling dari dua kelurahan X (56 caregiver) dan Kelurahan Y (54 caregiver) di Kota Semarang. Caregiverdirekrut berdasarkan usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, hubungan dengan ODS dan lama merawat ODS. Hasil: Usia rata-rata 41-60 tahun 69%; berjenis kelamin perempuan 96,4%; berpendidikan SMA ke bawah 91,9%; caregiverbekerja 87,3%, hubungan dengan ODS sebagai orang tua 65,5% dan lama merawat >10 tahun 40%. Sebanyak 60% caregivermengalami stres, mulai dari stres ringan 11,8%, stres sedang 28,2%, stres parah 10,9% dan stres sangat parah 9.1%. Caregivermengetahui cara merawat ODS 88,2% dan mampu merawat cukup baik 56.4%. Data tingkat stres bersifat ordinal, kemampuan kognitif dan psikomotor bersifat nominal dan ordinal. Analisis data menggunakan uji korelasi pearson menunjukkan ada hubungan tingkat stres dengan kemampuan kognitif (p-value0.000) dengan koefisien korelasi(r) -0,654, sifat hubungan kuat dan arah hubungan negatif berarti semakin tinggi tingkat stres semakin rendah kemampuan kognitif responden.Ada hubungan tingkat stres dengan kemampuan psikomotor (p-value0.000) dengan koefisien korelasi(r) -0,788, sifat hubungan kuat dan arah hubungan negatif berarti semakin tinggi tingkat stres semakin rendah kemampuan psikomotor responden. Simpulan:CaregiverODS perlu mendapatkan bantuan untuk menurunkan tingkat stres, dan direkomendasikan untuk mendapatkan terapi reduksi stres. 
Saturasi oksigen menurunkan kuantitas nyeri pada klien post Sectio Caesarea Andi Eka Pranata; Feri Ekaprasetia
NURSCOPE: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Ilmiah Keperawatan Vol 8, No 1 (2022): Juni
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Islam Sultan Agung, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/nurscope.8.1.37-42

Abstract

Pendahuluan:Insisi operasi Sectio Caesarea (SC) menimbulkan inflamasi jaringan dan respon nyeri pada pasien. Inflamasi post operasi merupakan kompensasi sel tubuh untuk menyatukan jaringan yang rusak. Kondisi oksigenasi jaringan sangat mempengaruhi keberlangsungan inflamasi. Periode inflamasi berbanding lurus dengan periode nyeri, sehingga saturasi oksigen di jaringan mempengaruhi kuantitas nyeri pasien. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan saturasi oksigen dengan kuantitas nyeri pada klien post operasi sectio caesarea. Metode:Desain penelitian ini adalah korelasi untuk mengetahui hubungan antara saturasi oksigen dengan kuantitas nyeri pada klien post SC. Penelitian dilakukan di sebuah rumah sakit Kabupaten Jember. Pengukuran saturasi oksigen dan kuantitas nyeri dilakukan setelah 12 jam post SC dengan kriteria mutlak responden baru pertama kali menjalani SC dan tidak ada tindakan lainnya. Jumlah responden sebanyak 60 klien post SC. Analisis data menggunakan non parametric test karena distribusi data tidak normal dengan nilai p-value0.006 (­p < 0.05). Hasil:Hasil uji Spearman’s Rho didapatkan nilai p-value0.015 (p < 0.05). Simpulan: Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara saturasi oksigen dengan kuantitas nyeri pada klien post SC.Saturasi oksigen yang baik mampu mempercepat proses granulasi, sehingga inflamasi jaringan lebih cepat turun. Inflamasi yang turun berbanding lurus dengan penurunan kuantitas nyeri.
Survei Persepsi Siswa SMP terhadap Pernikahan Usia Dini Fitri Fujiana; Tamara Septia Chairunnisa; Mutiara Rizaldi; Mei Christin
NURSCOPE: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Ilmiah Keperawatan Vol 8, No 1 (2022): Juni
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Islam Sultan Agung, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/nurscope.8.1.10-14

Abstract

Pendahuluan: Negara Indonesia melalui undang-undang, menetapkan umur minimal pernikahan untuk perempuan dan laki-laki yaitu 19 tahun. Namun praktiknya dimasyarakat masih banyak terjadi pernikahan pada usia dibawah 19 tahun sebagian besar terjadi pada usia SMP. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pandangan atau persepsi siswa SMP terhadap pernikahan usia dini. Metode: penelitian survey cross sectional dengan sampel sebanyak 198 orang murid SMP laki-laki dan perempuan di kota Pontianak. Pemilihan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling dan teknik pengambilan sampel dengan snowball serta accidental sampling. Analisa data univariat menggunakan distribusi frekuensi. Hasil: sebanyak 69,7% responden mengetahui batasan usia menikah, 97,5% responden tidak setuju dengan praktik menikah usia dini, 21,2% responden berencana menikah dini. Simpulan: Sebagian besar responden memiliki persepsi dan pandangan yang tidak konsisten terkait pernikahan usia dini. Hampir semua responden tidak setuju terhadap pernikahan usia dini namun masih banyak responden berencana menikah dibawah usia yang ditetapkan undang-undang. Diharapkan kepada orangtua, guru serta Ners spesialis maternitas agar dapat memberikan pemahaman yang lebih terkait dampak pernikahan usia dini pada siswa SMP
Lama menderita berpengaruh terhadap tingkat spiritualitas pasien stroke Suyanto Suyanto; Mohamad Nobby Habib Nurkholik; Mohammad Arifin Noor
NURSCOPE: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Ilmiah Keperawatan Vol 8, No 1 (2022): Juni
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Islam Sultan Agung, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/nurscope.8.1.43-50

Abstract

Pendahuluan:Penyakit stroke merupakan penyakit yang mempunyaitingkat kesembuhan yang amat lama dan mempunyai beberapa dampak tersendiri yang dapat menggangu fisik, psikologis, serta social dan juga ekonomi penderitanya. Salah satu faktor protektif spiritualitas pada pasien stroke, masalah spiritual pada penyakit kronis merupakan salah satu masalah kemandirian keperawatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antaralama menderita stroke dengan tingkat spiritualitas pada pasien stroke. Metode:Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif korelasi. Sebanyak 80 responden di ambil dengan metode total sampling. Hasil:Berdasarkan hasil analisa diperoleh bahwa dari 80 responden penelitian sebagian besar memeiliki karakteristik umur lansia awal 25%, dengan karakteristik tingkat pendidikan sebagian besar berpendidikan SD/sederajat yaitu 58,8%. Hasil penelitian juga menunjukkan 67,5% responden dengan lama menderita stroke yaitu kronis (>= 6 bulan), dan 32,5% memiliki lama menderita stroke yaitu akut (<= 6 bulan). Sebanyak 83,75% responden memiliki tingkat spiritualitas yang tinggi, dan  1625% responden memiliki tingkat spiritualitas yang rendah. Simpulan:Terdapat hubungan antara lama menderita stroke dengan tigkat spiritualitas pada pasien stroke dengan hasil p value sebesar (0,000).

Page 10 of 15 | Total Record : 148