cover
Contact Name
suyanto
Contact Email
suyanto@unissula.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
nurscope@unissula.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Islam Sultan Agung, Jalan Raya Kaligawe Km 4, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia, Kode Pos 50112
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
NURSCOPE: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Ilmiah Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 24768987     DOI : 10.30659/nurscope
Core Subject : Health,
NURSCOPE: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Ilmiah Keperawatan indirectly acknowledged as a work of scholarly authors in the field of nursing. Articles covering sub areas of basic nursing, adult nursing, emergency nursing, critical nursing, child nursing, maternity nursing, mental nursing, gerontik nursing, family nursing, community nursing, nursing management, and nursing education. Types of articles received by the editors are the results of research. NURSCOPE has collaborated with Nurses Professional Organizations (AIPNI Jawa Tengah) in journal management since October 2020
Articles 146 Documents
Efektivitas gaya kepemimpinan keperawatan terhadap retensi perawat: Tinjauan sistematis Istiqomah, Amani; Nihayati, Hanik Endang; Krisnana, Ilya
NURSCOPE: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Ilmiah Keperawatan Vol 9, No 2 (2023): Desember
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Islam Sultan Agung, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/nurscope.9.2.115-124

Abstract

Pendahuluan: Gaya kepemimpinan keperawatan diidentifikasi sebagai faktor yang paling berpengaruh terhadap retensi perawat. Oleh karena itu, studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi gaya kepemimpinan keperawatan yang efektif terhadap retensi perawat. Metode: Pencarian literatur spesifik pada artikel lima tahun terakhir (2018-2023) menggunakan 4 database (PubMed, Scopus, Science Direct, Web of Science) dengan desain penelitian deskriptif kuantitatif cross sectional. Kata kunci yang digunakan dalam pencarian artikel adalahnursing leadership style OR nurse manager OR leadership AND nurse retention. Hasil: Dari total 343 artikel, didapatkan 15 artikel yang terseleksi sesuai kriteria. Enam gaya kepemimpinan yang terkait dengan retensi perawat, yaitu kepemimpinan transformasional, kepemimpinan transaksional, kepemimpinan partisipatif, kepemimpinan laissez-faire, kepemimpinan otokratis, dan Leader-Member Exchange (LMX). Simpulan: Gaya kepemimpinan yang paling efektif dalam organisasi keperawatan terhadap tingkat retensi perawat adalah gaya kepemimpinan transformasional. Gaya kepemimpinan transformasional mampu menginspirasi dan memberdayakan perawat untuk melampaui apa yang dibutuhkan dan diharapkan dengan menggunakan empat dimensi kepemimpinan transformasional.
Kemampuan personal safety skill pada anak usia sekolah Wijayanti, Kurnia; Astuti, Indra Tri; Alvira, Tasya Yuni
NURSCOPE: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Ilmiah Keperawatan Vol 9, No 1 (2023): Juni
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Islam Sultan Agung, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/nurscope.9.1.18-24

Abstract

Pendahuluan: Kekerasan seksual merupakan perilaku yang tidak diinginkan oleh anak, bersifat negative serta menimbulkan dampak negatif seperti kondisi fisik, emosional dan juga psikis yang dapat mempengaruhi perkembangan anak, Data Komisi Perlindungan Anak (KPAI) menyebutkan bahwa 95% anak berusia sekolah dasar sudah menjadi pelaku kekerasan seksual hal ini dikarenakan bahwa dampak jangka panjang kekerasan seksual pada anak yaitu anak yang menjadi korban kekerasan seksual pada kanak-kanak memiliki potensi untuk menjadi pelaku kekerasan seksual dikemudian hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kemampuan personal safety skill pada anak sekolah dasar di SD Negeri Jepara. Metode: Desain pada penelitian ini adalah deskriptif dengan metode pendekatan survey. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Total sampling dimana jumlah sampel sama dengan populasi dengan total sampling 99 responden. Instrument yang digunakan yaitu kuesioner kemampuan personal safety skill. Analisa data menggunakan teknik deskriptif dengan analisa univariat. Hasil: Kemampuan tentang personal safety skill pada anak sekolah dasar rata-rata 12,29% yaitu nilai minimum 6 dan nilai maksimum 17, terdapat nilai kemampuan responden yang masih kurang pada pertanyaan 13,14,15,16,17 yang artinya pengetahuan responden tentang pencegahan kekerasan seksual sudah cukup. Simpulan: Adanya kemampuan pencegahan kekerasan seksual pada anak usia sekolah dasar memiliki pengetahuan yang cukup dengan rata-rata 12,29%.
Potret pengetahuan dan sikap remaja tentang Infeksi Menular Seksual (IMS) Cindy, Cindy
NURSCOPE: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Ilmiah Keperawatan Vol 9, No 2 (2023): Desember
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Islam Sultan Agung, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/nurscope.9.2.109-114

Abstract

Pendahuluan: Infeksi menular seksual (IMS) merupakan pandemi yang dapat menimbulkan dampak kesehatan, sosial, ekonomi, dan politik.Infeksi menular seksual adalah penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual dengan berganti-ganti pasangan, dimana zaman sekarang pergaulan bebas semakin mengkhawatirkan, sehingga kalangan remaja dapat melakukan perbuatan yang tidak diinginkan, ini disebabkan karena pengetahuan dan sikap remaja tentang IMS masih sangat rendah. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik sebanyak 104 responden dengan total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Hasil: Pada analisa data didapatkan hasil rata-rata pengetahuan remaja adalah 77,9% dan sikap remaja adalah 67,3%. pengetahuan dan sikap remaja ini dipengaruhi oleh usia dan jenis kelamin. Simpulan: Pengetahuan remaja yang tinggi menunjukkan sikap yang positif tentang infeksi menular seksual.
Perawatan luka modern meningkatkan penyembuhan luka pada pasien ulkus diabetikum Rohmani, Rohmani; Gentindatu, Sofietje Johanna
NURSCOPE: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Ilmiah Keperawatan Vol 10, No 2 (2024): DESEMBER
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Islam Sultan Agung, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/nurscope.10.2.77-82

Abstract

Pendahuluan: Ulkus diabetikum adalah komplikasi utama dari diabetes mellitus dan dikaitkan dengan risiko tinggi amputasi tungkai bawah dan kematian. Diperkirakan bahwa 61% ulkus diabetikum terinfeksi dan 15% dari mereka yang menderita ulkus kaki diabetikum memerlukan amputasi. Untuk mencegah komplikasi ulkus diabetikum pada pasien diabetes yang mengalami luka maka perlu dilakukan perawatan luka. Perawatan luka dapat dilakukan secara modern. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perawatan luka modern dalam menyembuhkan luka. Metode: Metode penelitian yaitu jenis penelitian kuantitatif dengan desain quasi eksperimen one group pre and post tes without qontrol. Sampel yang digunakan berjumlah 16 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah accidental sampling karenajumlah pasien ulkus diabetikum sedang berkurang.Kriteria responden yaitu mempunyai luka diabetikum minimal grade II, bersedia menjadi responden. Uji yang digunakan adalah Wilcoxon test. Lembar observasi luka pasien menggunakan Bates-Jensen Wound Assessment Tool (BJWAT) untuk menilai kondisi dan skor luka responden 26. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh perawatan luka modern (modern dressing) terhadap penyembuhan luka ulkus diabetikum pada pasien diruang penyakit dalam RSUD Jayapura dengan nilai p-value 0,000. Simpulan: Perawatan luka modern (modern dressing) meningkatkan penyembuhan luka ulkus diabetikum pada pasien diruang penyakit dalam RSUD Jayapura.
Efektivitas metode asesmen kompetensi perawat dalam peningkatan kinerja perawat: Tinjauan sistematis Wati, Shofiyah; Nursalam, Nursalam; Indarwati, Retno
NURSCOPE: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Ilmiah Keperawatan Vol 10, No 1 (2024): JUNI
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Islam Sultan Agung, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/nurscope.10.1.37-46

Abstract

Pendahuluan: Banyaknya beban kerja yang dimiliki perawat dapat mempengaruhi kinerja perawat tersebut karena beban kerja yang tinggi berisiko menurunkan kinerja perawat. Evaluasi kompetensi lebih dikenal dengan asesmen kompetensi memiliki beragam metode sebagai upaya peningkatan kinerja perawat Tujuan pembuatan artikel ini adalah mengetahui metode asesmen kompetensi perawat yang lebih efektif dalam meningkatkan kinerja perawat. Metode: Metode yang digunakan adalah sistematic review penelurusan artikel dan jurnal dilakukan dalam lingkup database Kata kunci yang digunakan adalah “nursing assessment”, “competency”, “clinical nursing”, and “nursing”. Hasil: Hasil dari tinjauan sistematis ini didapatkan 15 artikel yang sesuai dengan kriteria. Hasil analisis dari artikel tersebut terdapat metode yang dapat dijadikan sebagai metode asesmen kompetensi perawat. Simpulan: Intervensi mhealth berupa short Message Services, Barcode, dan Aplikasi android. Metode penilaian kinerja pada setiap rumah sakit adalah beragam hal ini berdasarkan dengan kebutuhan dan kompetensi perawat yang berada di rumah sakit tersebut. Masing-masing penilaian memiliki efek yang positif terhadap peningkatan kinerja perawat.
Peran kepemimpinan, sikap, dan kompetensi perawat dalam meningkatkan asuhan keperawatan berbasis syariah Ardian, Iwan; Rusnoto, Rusnoto; Himawan, Rizka; Faridah, Umi; Haiya, Nutrisia Nu'im; Azizah, Intan Rismatul
NURSCOPE: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Ilmiah Keperawatan Vol 10, No 2 (2024): DESEMBER
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Islam Sultan Agung, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/nurscope.10.2.47-58

Abstract

Pendahuluan: Kepemimpinan dapat menentukan kompetensi dan sikap perawat dalam memberikan asuhan keperawatan holistik termasuk spiritualitas, yang dapat terpenuhi melalui asuhan keperawatan berbasis syariah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepemimpinan, sikap, dan kompetensi perawat dengan asuhan keperawatan berbasis syariah. Metode: Penelitian kuantitatif, jenis penelitian analitik observasional dengan metode cross sectional. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Jumlah responden sebanyak 130 dengan menggunakan teknik purposive sampling. Analisa data yang digunakan adalah uji sommers’d dan uji multivarian regresi logistik ordinal. Hasil: Mayoritas usia perawat 20 – 35 tahun sebanyak 70% dengan jenis kelamin perempuan 79,2% dan memiliki pendidikan Diploma 3 sebesar 67,7%. Mayoritas tingkat kepemimpinan baik 70%, sikap baik 73,1%, kompetensi baik 73,1%. Hasil uji sommers’d menunjukan terdahapat semua variabel kepemimpinan, sikap, dan kompetensi terdapat hubungan yang kuat dengan asuhan keperawatan berbasis syariah dengan semua p value 0,000 dan nilai r (kepemimpinan=0,709, sikap=0,702, dan kompetensi=0,737). Hasil uji multivariate menunjukan bahwa secara simultan kepemimpinan, sikap, dan kompetensi berhubungan dengan asuhan keperawatan berbasis syariah dengan nilai R square 73,2%. Simpulan: Kepemimpinan, sikap, dan kompetensi berperan kuat dalam menentukan asuhan keperawatan berbasis Syariah.
Tingkat pengetahuan dan sikap ibu dalam upaya penanganan kejang demam pada balita Wijayanti, Kurnia; Umayah, Nafisatul; Khasanah, Nopi Nur; Issroviatiningrum, Retno
NURSCOPE: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Ilmiah Keperawatan Vol 10, No 1 (2024): JUNI
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Islam Sultan Agung, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/nurscope.10.1.1-9

Abstract

Pendahuluan: Kejang demam banyak dijumpai pada anak balita berusia 6-54 bulan, dimana suhu tubuh meningkat secara tiba-tiba melebihi 38℃ dan menjadi faktor pemicu kejang. Tindakan awal penatalaksanaan kejang demam sangat tergantung pada peran orang tua terutama ibu. Pengetahuan dan kesadaran ibu mengenai kejang demam sangat penting untuk mencegah terjadinya kejang demam pada anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan dan sikap ibu dalam upaya penanganan kejang demam pada anak usia balita di Kelurahan Bangetayu Kulon Semarang. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan survei. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Jumlah responden sebanyak 62 orang dengan teknik total sampling. Hasil: Hasil analisis menunjukkan bahwa dari 62 responden penelitian, rata-rata usia responden adalah 30,92 tahun. Karakteristik tingkat pendidikan sebagian besar berpendidikan menengah atas, yaitu 56,5%. Hasil penelitian juga menunjukkan 46,8% responden berpengetahuan baik dan 59,7% memiliki sikap cukup. Simpulan: Adanya kemampuan ibu dalam upaya penanganan kejang demam pada balita dengan baik yaitu 59,7%.
Pengalaman perawat baru dalam proses preceptorship: A systematic review Astuti, Ari Setyaning; Mar'ah Has, Eka Mishbahatul; Kristiawati, Kristiawati
NURSCOPE: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Ilmiah Keperawatan Vol 10, No 2 (2024): DESEMBER
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Islam Sultan Agung, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/nurscope.10.2.93-103

Abstract

Pendahuluan: Perawat baru menghadapi banyak tantangan selama tahun pertama bekerja diantaranya merasa gugup, cemas, lelah, tidak percaya diri dan tertekan. Kajian review ini bertujuan membahas pengalaman perawat baru dalam menjalani preceptorship sehingga dapat memperbaiki sistem preceptorship. Metode: Studi diidentifikasi secara sistematis menggunakan database Scopus, Science Direct, Web of Science dan PubMed selama lima tahun terakhir. Menggunakan metode PICOS, dari 646 artikel didapatkan 15 artikel dengan pendekatan cross sectional. Hasil: Kajian review ini diperoleh bahwa preceptorship memberikan dampak positif bagi perawat baru (preceptee) dan preceptor, pada perkembangan ilmiah serta peningkatan kompetensi perawat. Simpulan: Dampak positif proses preceptorship memperbaiki pengalaman perawat baru, peningkatan kualitas preceptor dan preceptee. Sistem preceptorship perlu untuk dikembangkan sehingga mengurangangi dampak negatif pengalaman perawat baru pada awal bekerja. Kata kunci: Orientasi Perawat; Pengalaman Perawat Baru; Perawat Pemula; Preceptorship
Identifikasi perilaku manajemen diri lansia dengan Diabetes Mellitus tipe 2 Nazliansyah, Nazliansyah; Aini, Septy Nur
NURSCOPE: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Ilmiah Keperawatan Vol 10, No 2 (2024): DESEMBER
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Islam Sultan Agung, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/nurscope.10.2.66-76

Abstract

Pendahuluan: Faktor pribadi, manfaat yang dirasakan dari tindakan, hambatan tindakan yang dirasakan, efikasi diri yang dirasakan, pengaruh interpersonal dan dukungan sosial merupakan elemen penting dalam perubahan perilaku manajemen diri. Tujuan penelitian dari penelitian ini adalah adalah untuk mengetahui faktor yang berpengaruh terhadap manajemen diri diabetes pada lansia dengan diabetes melitus tipe 2 di Kabupaten Belitung. Metode: Desain penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode cross sectional. Berdasarkan perhitungan, ukuran sampel untuk penelitian ini sejumlah 127 peserta usia antara 60 sampai 69 tahun yang didiagnosis diabetes tipe 2. Hasil: Perilaku manajemen diri lansia dengan DM tipe 2 dipengaruhi beberapa variabel, yaitu efikasi diri (p value 0,001); dukungan sosial (p value 0,001); pengetahuan (p value 0,003; persepsi manfaat (p value 0,039); perawatan dan pengobatan (p value 0,001). Simpulan: Ada hubungan antara efikasi diri, dukungan sosial, pengetahuan, persepsi manfaat, perawatan dan pengobatan terhadap perilaku manajemen diri lansia dengan DM tipe 2 Hasil studi ini bermanfaat untuk mengembangkan program kesehatan pencegahan Diabetes Mellitus dan mendukung program Integrasi Layanan Primer.
Edukasi siaga risiko stunting (Skoring) meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu dalam mencegah stunting Wuriningsih, Apriliani Yulianti; Husna, Lukluk Nihayatul; Wahyuni, Sri; Distinarista, Hernandia; Rahayu, Tutik
NURSCOPE: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Ilmiah Keperawatan Vol 10, No 1 (2024): JUNI
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Islam Sultan Agung, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/nurscope.10.1.10-20

Abstract

Pendahuluan: Stunting merupakan kondisi terkait malnutrisi jangka panjang yang menyebabkan pertumbuhan dan perkembangan anak terhambat. Salah satu dari banyak penyebab stunting adalah kurangnya asupan nutrisi dalam jangka waktu lama, yang mengakibatkan pertumbuhan tidak maksimal. Salah satu hal yang dapat menyebabkan stunting adalah tidak tercukupinya nutrisi. Kondisi tersebutdisebabkan oleh kekurangan gizi yang berkepanjangan, khususnya pada 1000 hari pertama kehidupan. Metode: Metode penelitian yang digunakan, yaitu quasi eksperimen dengan menggunakan kelompok kontrol. Sampel yang digunakan, yaitu ibu yang memiliki anak usia di bawah dua tahun sebanyak 66 responden dan diperoleh melalui simple random sampling. Hasil: Terdapat perbedaan sikap ibu terhadap stunting dan tingkat pengetahuan ibu mengenai stunting antara sebelum dan sesudah intervensi (p value 0,000 < 0,05). Simpulan: Terdapat pengaruh paket pendidikan kesehatan siaga risiko stunting (Skoring) terhadap pengetahuan dan sikap ibu dalam mencegah stunting.