cover
Contact Name
Nina Sa'idah Fitriyah
Contact Email
actonjurnal@gmail.com
Phone
+6282330307255
Journal Mail Official
actonjurnal@gmail.com
Editorial Address
Universitas Abdurachman Saleh Situbondo Jl. PB. Sudirman No. 07 - Situbondo Jawa Timur
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Acton
ISSN : 02150832     EISSN : 29862655     DOI : https://doi.org/10.36841/
Core Subject : Social,
Fokus dan Ruang Lingkup Jurnal Ilmiah ACTON adalah tinjauan Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Indonesia untuk menerbitkan artikel penelitian dalam bidang kajian sebagai beikut : 1. Demokrasi dan Globalisasi 2. Partai Politik dan Pemilu 3. Politik dan Pemerintahan 4. Birokrasi dan Kebijakan Publik 5. Islam dan Politik 6. Politik dan Studi Pertahanan 7. Politik Lokal dan Pembangunan 8. Pemerintahan Lokal
Articles 91 Documents
IMPLEMENTASI PERBUB BUPATI NOMOR 13 TAHUN 2023 TENTANG PENATAAN DAN PEMBERDAYAAN PEDAGANG KAKI LIMA DI KECAMATAN SITUBONDO KABUPATEN SITUBONDO Giyanto, Giyanto -; Hanum, Farida; Senain, Senain; Aini, Dini Noor; latifa, Sofia
ACTON Vol 21 No 1 (2025): MEI
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/acton.v21i1.6387

Abstract

The existence of more and more street vendors often has a negative impact, especially on environmental issues. Where the environment becomes slum and also disturbs public facilities and motorists; besides that, it also disturbs the order, beauty, and neatness of the Situbondo Regency roads. Based on this, the Situbondo Regency Government formulated a policy in Regent Regulation Number 13 of 2023 concerning the Arrangement and Empowerment of Street Vendors. This study aimed to determine the implementation of Regent Regulation Number 13 of 2023 concerning the Arrangement and Empowerment of Street Vendors in Situbondo District at the Office of Cooperative, Industry, and Trade in Situbondo Regency. This research uses descriptive qualitative methods. This research is located on W.R. Supratman Street and Anggrek Street, Situbondo Regency, and at the Office of Cooperative, Industry, and Trade. The data collection methods in this study are interviews, observation, and documentation. Based on the results of the study, it can be concluded that the Implementation of Regent Regulation Number 13 of 2023 concerning the Arrangement and Empowerment of Street Vendors in Situbondo District at the Office of Cooperative, Industry, and Trade in Situbondo Regency is reviewed by the George C. Edward III theoretical model. Edward III's theoretical model needs to be maximally implemented. This is because the four dimensions of Edward's theory still need to be implemented, which consist of communication, resources, disposition, and bureaucratic structure.
PENGARUH PENGAWASAN DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI DINAS SOSIAL KABUPATEN SITUBONDO Susanto, Hari; Dewi, Sindi Atika
ACTON Vol 21 No 1 (2025): MEI
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/acton.v21i1.6476

Abstract

Dinas Sosial adalah sebuah instansi dimana salah satu tugas pokoknya melaksanakan kebijakan di bidang sosial, seperti perlindungan sosial, pemberdayaan sosial, dan penanganan fakir miskin. Peran pengawasan dan disiplin kerja para pegawai dilakasanakan untuk capaian kinerjanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh disiplin kerja dan pengawasan kerja terhadap kinerja pegawai secara simultan maupun secara parsial pada Dinas Sosial Kabupaten Situbondo. Selain itu juga bertujuan untuk mengetahui faktor yang dominan dalam mempengaruhi kinerja pegawai. Metode pengumpulan menggunakan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai sebanyak 52 orang. Menggunakan total sampling untuk jumlah sampel yakni 52 orang yang didistribusikan kepada pegawai di dinas. Pengolahan data menggunakan program SPSS 22.0 dengan uji asumsi klasik, sebelumnya telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas.. Berdasarkan nilai thitung hasil variabel pengawasan ini sebesar 1,397 dan ttabel sebesar 2,008 sehingga thitung<ttabel, nlai signifikannya variabel pengawasan sebesar 0,169 > 0,05. Dinyatakan bahwa pengawasan secara parsial tidak berpengaruh terhadap kinerja pegawai di Dinas Sosial Kabupaten Situbondo. Sedangkan nilai thitung untuk variabel displin kerja sebesar 3,304 lebih besar dari ttabel atau 3,304> 2,008. Nilai signifikannya sebesar 0,002<0,05 sehingga dapat disimpulkan, bahwa disiplin kerja secara parsial berpengaruh terhadap kinerja pegawai. Pengujian bersama-sama pengawasan dan disipin kerja terhadap kinerja pegawai di Dinas Sosial Kabupaten Situbondo menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan. Variabel yang dominan dalam penelitian ini adalah disiplin kerja (3,304>1,397).
STRATEGI KEBERHASILAN SDGs DALAM PENGENTASAN KEMISKINNAN MELALUI PESANTREN NURUL QORNAIN BALETBARU SUKOWONO JEMBER nurul hikmah, Faiqoh; Supranoto, Supranoto; Wahyudi, Edy; Khristianto, Wheny; Oktawirani, Panca
ACTON Vol 21 No 1 (2025): MEI
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/acton.v21i1.6578

Abstract

Strategi Keberhasilan SDGs dalam pengentasan kemiskinan sebagai proses dan hasil dalam menjembatani perubahan makna dalam mendistribusikan norma global ke dalam norma lokal. Pelokalan ini menjadi jembatan strategi keberhasilan SDGs. Upaya yang dilakukan pemerintah dalam menjalankan SDGs dari PBB yang disebut norma global. Norma global membutuhkan jembatan untuk masuk ke dalam norma lokal agar bias diterima dengan baik oleh masyarakat. Keterlibatan partisipasi masyarakat diatur dalam Peraturan Menteri Desa Nomor 21 tahun 2020 tentang Pedoman Pembangunan Desa dan Pemberdayaan Masyarakat Desa. Penelitian ini bertujuan untuk menginternalisasikan norma global ke dalam norma lokal dalam pembangunan berkelanjutan di desa, mendeskripsikan Strategi Keberhasilan ke dalam faktor pendukung dan penghambat dalam pengentasan kemiskinan. Lokus penelitian di Pesantren Nurul Qornain Baletbaru dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi keberhasilan SDGs di Pesantren Nurul Qornain Baletbaru Sukowono Jember telah berhasil karena keterlibatan Religius value (nilai agama) yang dimiliki Kiyai yang ditaati di dalam pesantren. Hal ini sesuai dengan kearifan lokal dan budaya setempat yang menjujung tinggi nilai relijius. Pesantren sebagai leading sector dalam pengentasan kemiskinan mampu berperan dalam memodifikasi norma global ke dalam norma lokal yang mudah diterima dan dipahami oleh santri dan masyarakat sekitar. Namun perlunya kolaborasi dengan berbagai pihak seperti pemerintah desa dan stakeholder lain perlu dilibatkan agar pencapaian SDGs di desa ini berjalan maksimal.
OPTIMALISASI ZAKAT PROFESI DAN INFAQ UNTUK PENGENTASAN KEMISKINAN: STUDI KASUS DI KABUPATEN SITUBONDO Fauzan, Fauzan; Zahriyah, Aminatus; Mauliyah, Nur Ika; Pratiwi, Ana
ACTON Vol 21 No 1 (2025): MEI
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/acton.v21i1.6621

Abstract

Abstrak Artikel ini mengkaji transformasi kepemimpinan ekonomi pesantren di Kabupaten Jember dalam menghadapi era digital, dengan fokus pada peluang dan tantangan yang muncul dalam proses digitalisasi. Pesantren, sebagai institusi keagamaan sekaligus agen perubahan sosial-ekonomi, kini dituntut untuk mengintegrasikan teknologi digital dalam pengelolaan ekonomi berbasis syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di beberapa pesantren yang telah mengadopsi inovasi digital seperti fintech syariah, e-commerce halal, dan aplikasi zakat online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan pesantren mengalami perubahan menuju model yang lebih inklusif dan partisipatif, dengan melibatkan generasi muda dalam implementasi teknologi. Peluang digitalisasi mencakup perluasan pasar, peningkatan efisiensi, dan transparansi pengelolaan keuangan. Namun, tantangan signifikan juga ditemukan, seperti rendahnya literasi digital, keterbatasan infrastruktur, dan resistensi budaya terhadap perubahan. Untuk mengatasi tantangan tersebut, diperlukan strategi kepemimpinan transformatif berbasis nilai-nilai Islam yang adaptif terhadap inovasi teknologi. Studi ini memberikan kontribusi konseptual dan praktis dalam memperkuat peran pesantren sebagai penggerak ekonomi umat di era digital. Kata kunci: pesantren, kepemimpinan ekonomi, digitalisasi, ekonomi syariah, transformasi digital, Jember.
PERAN BUMDES DALAM PENGEMBANGAN WISATA KULINER NAROKAN (WIKEN) DI DESA KILENSARI KECAMATAN PANARUKAN KABUPATEN SITUBONDO Fitriyah, Nina Sa'idah; Zain, Muh Hamdi; Islamiah, Arifa; Safara, Usfi Dwi; Dwi, Muhammad Risqy; Huda, Muhammad Nurul
ACTON Vol 21 No 1 (2025): MEI
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/acton.v21i1.6923

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Karya Bersama dalam mengembangkan Wisata Kuliner Narokan (WIKEN) di Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, serta dampak dari pelaksanaan kegiatan tersebut terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BUMDes Karya Bersama berperan aktif dalam penyediaan infrastruktur pendukung seperti fasilitas lapak, penerangan, air bersih, dan kebersihan lingkungan untuk menunjang kenyamanan pengunjung dan pelaku UMKM. Selain itu, BUMDes juga terlibat dalam perekrutan pelaku UMKM secara terbuka dan adil, serta memberikan pendampingan guna meningkatkan kualitas produk kuliner lokal. Adanya kegiatan WIKEN berdampak positif terhadap perekonomian desa, meningkatkan pendapatan pelaku UMKM, mempererat ikatan sosial masyarakat melalui pembentukan paguyuban pedagang, dan memperkuat identitas budaya lokal. Namun demikian, kegiatan ini masih menghadapi beberapa tantangan, seperti keterbatasan fasilitas perlindungan cuaca dan persaingan dengan desa wisata sekitarnya. Secara keseluruhan, WIKEN menjadi wadah strategis pengembangan ekonomi desa berbasis partisipasi komunitas yang inklusif dan berkelanjutan.
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN UNIT USAHA KEMASAN SEMBAKO PADA BUMDESMA ABADI DJAYA KECAMATAN KAPONGAN KABUPATEN SITUBONDO Fitriyah, Nina Sa'idah; Hidayati, Bela Suci; Zahro, Siti Kholimatuz; Rulyanto, Rio; Bahrul, Muhammad
ACTON Vol 21 No 02 (2025): NOPEMBER
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/acton.v21i02.7965

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran Unit Usaha Kemasan Sembako pada BUMDesma Abadi Djaya di Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo. Fokus utama penelitian adalah penerapan bauran pemasaran 7P yang mencakup produk, harga, tempat, promosi, orang, proses, dan bukti fisik. Metode penelitian yang digunakan bersifat kualitatif dengan pendekatan deskriptif, didukung oleh wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BUMDesma menerapkan strategi produk dengan menawarkan kebutuhan pokok masyarakat seperti beras, gula, dan minyak goreng, termasuk memproduksi merek sendiri. Strategi harga dilakukan secara transparan dengan margin tetap dan penawaran harga grosir. Distribusi produk dijalankan secara mandiri dan diperluas melalui toko fisik di lokasi strategis. Promosi berkembang dari metode konvensional ke digital, memanfaatkan media sosial serta tenaga pemasaran lapangan. Unsur SDM menunjukkan fleksibilitas tinggi meski tanpa pelatihan formal. Proses operasional dijalankan secara sistematis sesuai regulasi, dan bukti fisik usaha menunjukkan peningkatan dari gudang sederhana ke toko yang lebih representatif. Faktor pendukung pemasaran mencakup harga kompetitif, desain kemasan menarik, dan kemampuan SDM, sedangkan hambatan utama meliputi tingginya biaya operasional, fluktuasi harga bahan baku, serta keterbatasan pemahaman strategi pemasaran modern. Temuan ini menunjukkan pentingnya inovasi dan adaptasi dalam strategi pemasaran skala desa guna meningkatkan daya saing usaha lokal.
PERAN LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAT (LSM) DALAM PENCAPAIAN SDGS (SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS): PEMERATAAN EKONOMI DESA SECANG KALIPURO BANYUWANGI Nurul Hikmah, Faiqoh; Prawoto, Redi; C, Muhammad Iklil
ACTON Vol 21 No 02 (2025): NOPEMBER
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/acton.v21i02.7391

Abstract

Peran Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dalam mencapai SDGs (Sustainable Development Goals) dalam pemerataan ekonomi Desa Secang Kalipuro Banyuwangi. Peran LSM yang bernama Pusat Pengembangan Kampung SDGs Indonesia sangat membantu dalam mewadahi masyarakat agar bisa berkembang dan meningkatkan kualitas hidup di wilayah ini. Saling bermitra menjadi satu kelompok tani yang dapat menciptakan pekerjaan sehingga memperoleh pendapatan yang dapat meningkatkan taraf hidup di desa. Dalam menjadalan SDGs keterlibatan partisipasi masyarakat menjadi penting tertuang dalam Peraturan Menteri Desa Nomor 21 tahun 2020 tentang Pedoman Pembangunan Desa dan Pemberdayaan Masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mewujudkan pembangunan masyarakat yang berkelanjutan di Secang Kalipuro Banyuwangi, manajemen sumber daya manusia yang efektif sangat penting. Dalam jangka panjang, pemberdayaan ekonomi ini akan membantu membangun masyarakat yang bertahan lama. LSM meningkatkan kemampuan masyarakat seperti kemampuan, keterampilan, dan pengetahuan untuk memobilisasi sumber daya, merencanakan dan mengevaluasi inisiatif masyarakat, dan memecahkan masalah untuk memperoleh penguasaan atas kehidupan mereka. LSM juga memotivasi masyarakat untuk berpartisipasi dalam proyek dan membantu mereka meningkatkan kualitas hidup mereka. Menurut makalah ini, setiap program dan fungsi LSM dapat membantu mewujudkan SDGs.
STRATEGI PENURUNAN STUNTING DI KECAMATAN PANJI KABUPATEN SITUBONDO Abadi, Muh Tajul Islam; Hanum, Farida; Fitriyah, Nina Sa'idah; Senain, Senain
ACTON Vol 21 No 02 (2025): NOPEMBER
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/acton.v21i02.7966

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penurunan Stunting di Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Informan utama dalam penelitian ini adalah Camat Panji, didukung oleh enam informan lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi penurunan Stunting dilakukan melalui pendekatan terintegrasi yang mencakup intervensi spesifik dan sensitif, serta pemanfaatan aplikasi Si Besti untuk pemantauan dan penyebaran informasi. Intervensi spesifik difokuskan pada penyebab langsung seperti kurang gizi, sementara intervensi sensitif menyasar faktor tidak langsung seperti sanitasi, air bersih, dan kondisi ekonomi. Strategi kebijakan yang diterapkan meliputi penetapan sasaran program (ibu hamil, balita, remaja, calon pengantin, dan ibu menyusui), pemanfaatan sumber daya (manusia, finansial, dan waktu), karakteristik organisasi yang sesuai dengan masyarakat sasaran, komunikasi efektif antara pelaksana dan penerima manfaat, sikap pelaksana yang responsif terhadap masyarakat, serta dukungan lingkungan sosial, ekonomi, dan politik. Keseluruhan pendekatan ini terbukti mendukung keberhasilan implementasi program penurunan Stunting di wilayah tersebut.
MOTIVASI, KOMUNIKASI DAN KINERJA ASN DI DINAS SOSIAL, PEMBERDAYAAN PEREMPUAN, PERLINDUNGAN ANAK DAN KELUARGA BERENCANA (DINAS SOSIAL P3AKB) KABUPATEN BONDOWOSO Susanto, Hari; Rosidi, Moch Imron
ACTON Vol 21 No 02 (2025): NOPEMBER
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/acton.v21i02.7659

Abstract

Organisasi publik seperti instansi di pemerintahan mempunyai peran sebagai public services. Salah satu caranya adalah memberdayakan internal pegawainya untuk meningkatkan kinerjanya, di antaranya menanamkan motivasi dan meningkatkan komunikasi sesama pegawainya yang ada dalam organisasi tersebut. Penelitian yang berjudul Motivasi, Komunikasi Dan Kinerja ASN di Dinsos P3AKB Kabupaten Bondowoso dilatarbelakangi lemahnya motivasi dalam diri pegawai, terlihat kurangnya hasrat pegawai untuk melakukan pekerjaan di kantor, kondisi ini akan terkait pada komunikasi dengan pegawai lainnya. Fenomena ini berdampak pada kinerja ASN lainnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi dan komunikasi terhadap kinerja ASN di Dinsos P3AKB. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, koesioner, dan studi kepustakaan. Jumlah sampel sebanyak 41 orang atau menggunakan sampel jenuh. Hasil penelitian menunjukkan, secara parsial variabel motivasi dan komunikasi berpengaruh terhadap kinerja pegawai Dinsos P3AKB Kabupaten Bondowoso. Hasil uji nilai thitung untuk variabel X1= 2,474 dan X2= -2,189, kedua variabel lebih besar dari ttabel sebesar (+/-2,023). Sedangkan Nilai Fhitung>Ftabel, (5,641>2,850), artinya motivasi dan komunikasi berpengaruh secara simultan terhadap kinerja ASN Dinsos P3AKB Kabupaten Bondowoso. Berdasarkan nilai koefisien determinasi kedua variabel memberikan sumbangan sebesar 22,9% terhadap kinerja ASN di Dinsos P3AKB di Kabupaten Bondowoso, sisanya sebesar 77,1% disebabkan variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini.
AKUNTABILITAS PENGELOLAAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DESA (APBDES) DALAM PELAKSANAAN PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR DI DESA CERMEE KABUPATEN BONDOWOSO Yudistira, Excy; Hasanah, Usrotul
ACTON Vol 21 No 02 (2025): NOPEMBER
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/acton.v21i02.7570

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur di Desa Cermee, dengan fokus pada kesesuaiannya dengan hasil Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes). APBDes merupakan rencana keuangan tahunan desa yang disusun berdasarkan musyawarah perwakilan masyarakat dan disetujui Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Studi ini menyoroti kendala yang dihadapi Pemerintah Desa Cermee akibat pandemi Covid-19, yang mewajibkan realokasi dana desa untuk penanggulangan bencana, seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT), sehingga berdampak pada penundaan prioritas pembangunan infrastruktur yang telah direncanakan sebelumnya, seperti pavingisasi, pembangunan gorong-gorong, drainase, dan jamban. Pengelolaan keuangan desa di Desa Cermee dikaji berdasarkan empat asas pengelolaan yang baik sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 113 Tahun 2014, yaitu transparan, akuntabel, partisipatif, serta tertib dan disiplin. Pengumpulan data dilakukan melalui kajian pustaka, observasi lapangan, dan wawancara dengan aparatur desa serta informan terkait. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pengelolaan anggaran APBDes di Desa Cermee secara umum dapat dikatakan baik. Meskipun menghadapi tantangan realokasi anggaran akibat pandemi, pemerintah desa dinilai telah menerapkan prinsip-prinsip pengelolaan keuangan desa dengan mematuhi asas transparansi, akuntabilitas, partisipasi masyarakat, serta ketertiban dan disiplin sesuai dengan kerangka regulasi yang berlaku. Kepatuhan ini menunjukkan komitmen pemerintah desa dalam mengelola keuangan secara bertanggung jawab, meskipun terdapat hambatan eksternal dalam merealisasikan seluruh rencana pembangunan infrastruktur awal.

Page 9 of 10 | Total Record : 91