cover
Contact Name
Hendrik Donal
Contact Email
jurbisman@gmail.com
Phone
+6281315545733
Journal Mail Official
jurnal.jurbisman@lapad.id
Editorial Address
Jl. Tj. Barangan, Jl. Tj.Majid, Bukit Baru, Kec. Ilir Barat. I, Palembang, Provinsi Sumatera Selatan
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Bisnis dan Manajemen (JURBISMAN)
ISSN : 29866766     EISSN : 29866235     DOI : https://doi.org/10.00000/jurbisman
Jurnal Bisnis dan Manajemen (JURBISMAN) adalah kumpulan jurnal, artikel, ide, konsep, teori dan hasil penelitian dari berbagai bidang yang berkaitan dengan lingkup Manajemen Pemasaran, Manajemen Keuangan, Manajemen Sumber Daya Manusia, Manajemen Bisnis, Manajemen Strategi dan Kewirausahaan. Jurnal Bisnis dan Manajemen (JURBISMAN) diterbitkan oleh Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv dengan periode penerbitan 4 (empat) kali dalam setahun yaitu Bulan Maret, Juni, September dan Desember. Jurbisman (Jurnal Bisnis Manajemen) berfokus pada berbagai tema, topik, dan aspek bisnis dan manajemen, termasuk (namun tidak terbatas) pada topik berikut: •Manajemen Pemasaran •Manajemen keuangan •Manajemen Sumber Daya Manusia •Manajemen operasi •Manajemen Strategis •Manajemen Agribisnis •Manajemen Pengetahuan dan Inovasi •Pariwisata dan Ekonomi Kreatif •Kewiraswastaan •Ekonomi
Articles 220 Documents
Pengaruh Budaya Keselamatan Kerja, Beban Kerja, Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Singa Mas Anugerah Berkah (Letizia) Yasinta Sekar Prasasti; I.A Nuh Kartini
Jurnal Bisnis dan Manajemen (JURBISMAN) Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Bisnis dan Manajemen (JURBISMAN)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jurbisman.v2i1.535

Abstract

Studi ini memiliki tujuan berupa untuk menunjukkan dan menguji dampak dari budaya keselamatan kerja, beban kerja, dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan PT Singa Mas Anugerah Berkah (Letizia). Studi tersebut berjenis penelitian Causal Explanatory dengan populasi yang ditetapkan dalam penelitian yaitu semua pekerja produksi PT Singa Mas Anugerah Berkah (Letizia) sebanyak 53 karyawan. Data dianalisis dengan menggunakan program statistik spss versi 25. Data yang akan dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda untuk menguji hipotesis. Uji asumsi klasik seperti multikolinearitas, uji autokorelasi, dan uji normalitas data digunakan. Hasil uji F dengan nilai 0,000, menunjukkan signifikansi pada Tingkat kurang dari 0,05. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa beban kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Di sisi lain, budaya keselamatan dan lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Lebih lanjut, semua variabel yag diteliti dalam penelitian ini menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan.
Analisis Strategi Pemasaran Pada Pembudidaya Ikan Patin Di Desa Penggalaman Kecamatan Martapura Barat Dalam Perspektif Ekonomi Syariah Aida Mulia; Akhmad Hulaify; Parman Komarudin
Jurnal Bisnis dan Manajemen (JURBISMAN) Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Bisnis dan Manajemen (JURBISMAN)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jurbisman.v2i1.538

Abstract

Menilik sudah lamanya budidaya ikan patin berdiri ternyata Pembudidaya Ikan Patin Desa Penggalaman kurang memperhatikan promosi sebagai salah satu kegiatan pemasaran dalam meningkatkan pemasaran ikan patin. Rumusan masalah penelitian yaitu Bagaimana strategi pemasaran pada Pembudidaya Ikan Patin di Desa Penggalaman Kecamatan Martapura Barat dalam perspektif ekonomi syariah dan Bagaimana analisis SWOT dari strategi pemasaran Pembudidaya Ikan Patin di Desa Penggalaman Kecamatan Martapura Barat. Tujuan penelitian ini adalah untuk meneliti strategi pemasaran pada Pembudidaya Ikan Patin di Desa Penggalaman Kecamatan Martapura Barat dalam perspektif ekonomi syariah dan menganalisis faktor internal dan eksternal Pembudidaya Ikan Patin. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif serta analisis SWOT sebagai alat identifikasi lingkungan internal dan eksternal Pembudidaya Ikan Patin. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Populasi berjumlah 103 orang, sampel 10 responden. Penentuan besaran sampel menurut Gay dan Diehl (1992) yang menuliskan bahwa untuk penelitian deskriptif sampelnya 10% dari populasi. Peneliti melakukan observasi, kemudian mengumpulkan data melalui wawancara dengan Pembudidaya Ikan Patin Desa Penggalaman, serta dokumentasi sebagai pendukung penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pembudidaya Ikan Patin telah menunjukkan penerapan bauran pemasaran tersebut sudah dilakukan dengan baik dan sesuai dengan prinsip syariah, serta tidak ada unsur-unsur yang menyimpang dengan syariat islam dalam proses pemasarannya sesuai teladan Rasulullah. Dari hasil matriks analisis SWOT dapat dilihat bahwa Pembudidaya Ikan Patin, Strengths: modal, harga, kualitas ikan patin, serta pelayanan baik kepada pelanggan, Weaknesses: pemasaran, air, cuaca, penyakit, kurangnya dukungan pemerintah, pakan, harga, dan promosi, Opportunities: lokasi strategis dan usaha, Threats: hama dan pesaing.
Perlindungan Hukum Terhadap Konsumen Muslim Dalam Mendapatkan Jaminan Produk Halal Atas Transaksi secara Online Jourdani Bima Geofani; Sanusi; Bhaiq Roza Rakhmatullah
Jurnal Bisnis dan Manajemen (JURBISMAN) Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Bisnis dan Manajemen (JURBISMAN)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jurbisman.v2i1.554

Abstract

Transaksi online telah menjadi fenomena yang semakin populer dalam kehidupan sehari-hari, dan ini juga berlaku untuk konsumen Muslim dalam mencari dan membeli produk halal. Namun, tantangan dalam memastikan jaminan produk halal dalam transaksi online masih menjadi perhatian utama. Banyaknya produk yang dijual secara online tidak sepenuhnya menjamin kehalalan produk tersebut dan kurangnya perusahaan komersial yang tidak memberi label halal pada produknya, terutama saat berjualan online. Penelitian ini membahas bagaimana perlindungan hukum terhadap konsumen muslim dalam mendapatkan jaminan produk halal atas transaksi secara online dan bagaiaman implementasi peraturan Jaminan Produk Halal terhadap Penjualan Produk Makanan secara online. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis yuridis normatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Perlindungan hukum terhadap konsumen muslim dalam mendapatkan jaminan produk halal atas transaksi secara online dengan memberikan perlindungan yang sama kepada konsumen muslim dalam hal mendapatkan informasi yang jelas dan benar mengenai produk halal yang dijual secara online, serta memberikan hak kepada mereka untuk mendapatkan hak ganti rugi jika produk tersebut tidak memenuhi standar halal. Implementasi peraturan Jaminan Produk Halal terhadap penjualan pangan secara online mencakup memudahkan pelaku usaha UMKM dalam hal penerbitan sertifikasi halal, yaitu self declare atau pernyataan secara mandiri oleh pelaku usaha, program sosialisasi sertifiksi halal, memfasilitasi Sertifikasi Halal Gratis.
Perlindungan Hukum Terhadap Financing Agent Pada Perusahaan Asuransi Jiwa Indonesia Intanida; Soesi Idayanti; Kanti Rahayu
Jurnal Bisnis dan Manajemen (JURBISMAN) Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Bisnis dan Manajemen (JURBISMAN)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jurbisman.v2i1.555

Abstract

Agen asuransi memainkan peran penting dalam kemajuan industri asuransi. Jika tidak ada perantara, perusahaan asuransi tidak akan dapat bertahan sendiri. Salah satu dasar kerja sama antara perusahaan asuransi dan agen adalah perjanjian keagenan yang disepakati kedua belah pihak. Perjanjian ini mencakup elemen seperti pekerjaan, pengupahan, dan tugas. Berikut ini adalah tujuan penelitian penulis: 1) untuk memeriksa peraturan undang-undang asuransi mengenai agen pembiayaan, 2) untuk mempelajari perlindungan hukum yyang diberikan kepada financing agent di perusahaan asuransi jiwa Indonesia. Peneliti melakukan penelitian kepustakaan menggunakan yuridis normatif perundang-undangan. Sumber data utama penelliti adalah data sekunder, yang dikumpulkan dari dokumen dan kepustakaan. Penulis menggunakan metode kualitatif untuk menganalisis data secara konvensional. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) UU No. 40/2014 tentang peransuransian tidak dapat secara eksplisit mengatur pengaturan financing agent. Menurut UU Ketenagakerjaan No. 13 tahun 2003, kedudukan seorang agen asuransi tidak dapat diatur secara eksplisit. Agen asuransi adalah seseorang yang bekerja sebagai wakil perusahaan asuransi, yang ketentuannya tunduk pada pasal 1320 dan 1338 KUHPer. 2) Perlindungan hukum terhadap agen pembiayaan dapat mengajukan pembatalan perjanjian karena pelanggaran syarat sah perjanjian keagenan. Namun, bahkan jika pihak yang dirugikan tidak mengajukan pembatalan, perjanjian tetap berlaku dan mengikat kedua belah pihak. Seorang agen asuransi memiliki kekuatan hukum untuk melindungi dirinya sendiri, termasuk melakukan perundingan dengan perusahaan dan menggugat melalui pengadilan negeri dalam kasus perlindungan perdata maupun pidana.
Perlindungan Hukum Terhadap Konsumen Pengguna Uang Elektronik Brizzi Unregister Ach. Maulana Mahribi; Mukhidin; Evy Indriasari
Jurnal Bisnis dan Manajemen (JURBISMAN) Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Bisnis dan Manajemen (JURBISMAN)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jurbisman.v2i1.556

Abstract

Perkembangan arus teknologi saat ini tidak dapat diprediksi lagi, terutama terhadap pekembangan gabungan antara teknologi dan juga eknomi yang melahirkan transaksi elektronik dengan jakauan yang sangat luas, salah satu media transaksi elektronik ini yaitu BRIZZI yang dikeluarkan oleh pihak BRI dari transaksi elektronik ini dibedakan menjadi dua yaitu Register dan Unregister keduanya sama-sama dapat digunakan sebagai alat transaksi, namun disisi lain terdapat adanya kendala-kendala dan juga permasalahan lain didalamnya terlebih lagi mengenai perlindungan konsumen yang menggunakan BRIZZI unregistered ini. Penulis menggunakan pendekatan penelitian perpustakaan, yang melibatkan pemeriksaan buku-buku sastra, hukum, dan sumber daya tertulis lainnya. Hasil penelitian ini menunjukan tentang bagaimana perlindungan uang elektronik BRIZZI unregistered yang diberikan dan juga kendala-kendala yang ada pada uang elektronik yang bukan pemiliknya. Temuan penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi dan masukan yang berharga bagi mahasiswa, dosen, dan pemangku kepentingan terkait lainnya, khususnya di lingkungan Fakultas Hukum Universitas Pancasakti Tegal.
Predatory Pricing Sebagai Praktik Persaingan Usaha Tidak Sehat Dalam Penjualan Shopee Live Ajeng Tri Normalita Putri; Eddhie Praptono; Soesi Idayanti
Jurnal Bisnis dan Manajemen (JURBISMAN) Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Bisnis dan Manajemen (JURBISMAN)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jurbisman.v2i1.557

Abstract

Predatory pricing adalah kegiatan pelaku usaha dalam memberikan harga jual rendah dengan maksud menyingkirkan pesaing keluar pasar. Praktik ini banyak dilakukan pelaku usaha dalam platform E-Commerce seperti shopee. Harga produk yang diberikan shopee sangat rendah dan berada di bawah harga pasaran, sehingga berakibat mematikan pelaku usaha konvensional. Shopee melakukan kegiatan predatory pricing melalui fitur inovasi yang dianggap mendukung pelaku usaha berbuat licik. Penelitian ini bertujuan : 1) mengkaji pengaturan terhadap predatory pricing sebagai praktik persaingan usaha tidak sehat dalam penjualan shopee live; 2) mengkaji akibat hukum terhadap predatory pricing sebagai praktik persaingan usaha tidak sehat dalam penjualan shopee live. Jenis penelitian adalah kepustakaan, pendekatan yang digunakan hukum normatif, teknik pengumpulan datanya melalui literatur kepustakaan dan dianalisis dengan data kuantitatif. Hasil penelitian ini terkait dengan UU No. 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat yang mengatur ketentuan predatory pricing dan larangan melakukan perjanjian penetapan harga di bawah pasar. Dan dibuat mengacu pada Pasal 33 UUD 1945 mengenai perekonomian nasional. Sanksi bagi pelaku predatory pricing terdapat dalam pasal 47, pasal 48, dan Pasal 49. Akibat hukum dari predatory pricing sebagai praktik persaingan usaha tidak sehat dalam penjualan shopee live yakni terjadi perubahan iklim pasar, batasan akses pasar, terganggunya UMKM, dan matinya pesaing serta pasar. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan akan menjadi bahan informasi dan masukan bagi mahasiswa, akademisi, dan semua pihak yang membutuhkan di lingkungan Fakultas Hukum Universitas Pancasakti Tegal.
Tanggung Jawab Hukum Pihak Yang Wanprestasi Dalam Perjanjian Waralaba Imrokhatun Salsa Hanifah; Sanusi; Muhammad Wildan
Jurnal Bisnis dan Manajemen (JURBISMAN) Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Bisnis dan Manajemen (JURBISMAN)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jurbisman.v2i1.558

Abstract

Penelitian ini akan membahas terkait tanggung jawab pihak yang melakukan wanprestasi dalam perjanjian waralaba dan upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya wanprestasi. Dapat diketahui waralaba merupakan tren bisnis masa kini yang menjadi incaran masyarakat, karena minim resiko, biaya modal yang relatif lebih sedikit dan dapat membuka lapangan pekerjaan bagi yang membutuhkan. Bisnis dengan sistem waralaba tidak hanya terdapat di Indonesia, justru banyak negara maju yang sudah lebih dulu menerapkan sistem bisnis ini. Dalam bisnis waralaba terdapat istilah yang digunakan untuk penyebutan pihak yang terlibat yaitu Pemberi Waralaba (franchisor) dan Penerima Waralaba (franchise). Bisnis waralaba hanya dapat dijalankan apabila masing-masing pihak telah membuat kesepakatan dalam bentuk perjanjian waralaba. Perjanjian waralaba merupakan “perjanjian yang dibuat oleh pemberi waralaba dan penerima waralaba yang mana dalam perjajian tersebut memuat hak dan kewajiban para pihak”. Wanprestasi merupakan “suatu keadaan dimana terdapat pihak yang tidak memenuhi kewajiban atau lalai terhadap kewajibannya dan terdapat pihak lain yag dirugikan atas perbuatan tersebut”. Wanprestasi sudah tidak asing lagi dalam dunia bisnis karena terdapat banyak faktor yang menyebabkan seseorang lalai atau tidak dapat memenuhi kewajibannya. Apabila terjadi wanprestasi maka terdapat pihak yang dirugikan yang mana pihak tersebut dapat meminta pertanggung jawaban kepada pihak yang wanprestasi, adanya tanggung jawab hukum sebagai bentuk perlindungan hukum bagi para pihak Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif kualitatif dan pengumpulan data berdasarkan studi kepustakaan (library research).
Dampak Perubahan Status E-Commerce Menjadi Importir Berdasarkan Permenkeu Nomor 96 Tahun Atas Pembelian Barang Elektronik M. Riski Maarif; Moh. Taufik; Kanti Rahayu
Jurnal Bisnis dan Manajemen (JURBISMAN) Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Bisnis dan Manajemen (JURBISMAN)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jurbisman.v2i1.559

Abstract

Handphone kini menjadi kebutuhan pokok bagi masyarakat, Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), 67,88% penduduk Indonesia yang berusia 5 tahun ke atas sudah memiliki ponsel atau handphone pada 2022. Persentase tersebut meningkat dibanding 2021 yang masih 65,87%, sekaligus menjadi rekor tertinggi dalam sedekade terakhir. iPhone merupakan salah satu merk handphone yang memiliki daya tarik tinggi, iPhone berhasil membangun market branding atas produknya. Munculnya stigma masyarakat terhadap para pengguna iPhone menjadikan produsen atau distributor iPhone melakukan kecurangan, dengan menjual iPhone rekondisi. Pasal 8 ayat (2) Undang-Undang Perlindungan Konsumen yang mengatur bahwa pelaku usaha dilarang memperdagangkan barang yang rusak, cacat dan/atau bekas tanpa memberikan informasi secaralengkap atas barang tersebut. Hal ini juga diatur dalam Pasal 7 Undang-Undang Perlindungan Konsumen dimana para pelaku usaha berkewajiban untuk memberi informasi yang benar, jelas, dan jujur mengenai kondisi barang yang dipasarkan. Jenis metode yang digunakan penulis yaitu menggunakan metode penelitian kepustakaan (Library Research) yakni suatu metode yang digunakan dengan jalan mempelajari buku literatur, perundang-undangan, dan bahan-bahan tertulis lainnya. Hasil penelitian ini menunjukan tentang bagaimana pertanggung jawaban pelaku usaha terhadap konsumen pembelian barang elektronik rekondisi. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan akan menjadi bahan informasi dan masukan masiswa, akademisi, dan semua pihak yang membutuhkan terutama dilingkungan Fakultas Hukum Universitas Pancasakti Tegal.
Problematika Pemberian Izin Usaha Ditengah Pemukiman Berdasarkan Perwali Kota Tegal Nomor 46 Tahun 2017 Tentang Izin Lingkungan Farah Alfariani Saputri
Jurnal Bisnis dan Manajemen (JURBISMAN) Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Bisnis dan Manajemen (JURBISMAN)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jurbisman.v2i1.593

Abstract

Izin dan Perizinan tertuang dalam Pasal 1 angka 8 dan 9 Peraturan Mentri Dalam Negri Nomor 24 Tahun 2006 tentang Pedoman Penetapan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Dalam Pasal 1 angka 8 berbunyi “ perizinan adalah dokumen yang membuktikan legalitas yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah sesui dengan peraturan daerah atau peraturan lain yang berbunyi sah atau boleh bagi orang atau badan untuk melakukan usaha atau kegiatan tertentu.” Kemudian angka 9 berbunyi “Perizinan adalah pemberian legitimasi kepada seseorang atau pelaku usaha/kegiatan berupa izin atau tanda daftar usaha.” Jenis penelitian ini bertujuan: (1) Untuk mengkaji problematika pemberian Izin usaha ditengah pemukiman berdasarkan Perwali Kota Tegal Nomor 46 Tahun 2017 Tentang Izin Lingkungan. (2) Untuk mengkaji dampak dari Perizinan bedasarkan Perwali Kota Tegal Nomor 46 Tahun 2017 tentang Izin Lingkungan. Jenis penelitian ini adalah Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kepustakaan ( library research ) yaitu penelitian yang menggunakan data sekunder. Sumber datanya dapat diperoleh dari penelusuran dokumen. Hasil penelitian ini menunjukan adanya bentuk Problematika dan Dampak pemberian Izin usaha ditengah pemukiman berdasarkan Pewali Kota Tegal. Berdasarkan hasil penelitian ini di harapkan akan menjadi bahan informasi dan masukan bagi mahasiswa, akademik, praktisi, dan semua pihak yang membutuhkan di lingkungan Fakultas Hukum Universitas Pancasakti Tegal.
Penetapan Harga Padi Dalam Persaingan Harga di Desa Sukareja Kabupaten Tegal Amelisya Putri Ayuni; Suci Hartati; Muhammad Wildan
Jurnal Bisnis dan Manajemen (JURBISMAN) Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Bisnis dan Manajemen (JURBISMAN)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jurbisman.v2i1.594

Abstract

Dalam praktik jual beli gabah di Desa Warureja, juragan padi sering membeli gabah dari petani dengan harga lebih tinggi daripada harga acuan pemerintah, menyebabkan kecurangan dan persaingan tidak sehat. Hal ini berdampak pada kenaikan harga gabah/beras yang dikonsumsi oleh masyarakat. Penelitian ini fokus pada penetapan harga gabah oleh juragan di Desa Sukareja dengan tujuan memberikan pemahaman tentang dinamika pasar dan membantu perusahaan membuat keputusan harga yang lebih baik. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan studi lapangan atau field research menggunakan data primer. Teknik pengumpulan data melibatkan penelitian yuridis sosiologis dengan observasi, wawancara, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 93% orang di Desa Sukareja menjual gabah dengan harga tinggi dari Harga Pembelian Pemerintah (HPP), sedangkan 7% tidak terlibat dalam jual beli gabah. Persaingan harga ini dapat dikategorikan sebagai persaingan pasar sempurna yang tidak sehat.

Page 10 of 22 | Total Record : 220