Jurnal Media Penyiaran
Jurnal Media Penyiaran (JMP) pertama kali publikasi tahun 2021 dengan nomor ISSN (Elektonik): 2797-8095 yang diterbitkan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Jurnal Media Penyiaran (JMP) adalah jurnal yang dikelola oleh Program Studi Penyiaran Fakultas Komunikasi Dan Bahasa Universitas Bina Sarana Informatika. Jurnal Media Penyiaran (JMP) terbit berkala pada bulan Juni dan bulan Desember. Redaksi Jurnal Media Penyiaran menerima artikel ilmiah dan hasil peneliitian pada bidang media penyiaran seperti televisi, radio, dan new media (website, blog, dan media sosial).
Articles
68 Documents
Konstruksi Realitas Identitas Generasi Milenial (Analisis Semiotika Ferdinand De Saussure Pada Iklan By.U Versi “Sulit Game”)
Ichsan Widi Utomo;
Christopher Yudha Erlangga
Jurnal Media Penyiaran Vol. 2 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : LPPM UBSI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (498.661 KB)
|
DOI: 10.31294/jmp.v2i2.1683
Mass media which has now shifted a lot to new media, namely digital media has an in-line development with the identity of the millennial generation, which has characters such as high sensitivity to technology, connected or connected globally and online in terms of communication, so this has an impact on trends in brand or product usage. This research with a qualitative approach was carried out with the aim of knowing the identity of the millennial generation in the signifier and the signified using Ferdinand de Saussure's semiotic analysis. The substance of the Social Construction Theory from Peter L. Berger and Thomas Luckman used in this study shows that there is a social reality built by digital mass media simultaneously in building the character of the millennial generation so that this study shows the results that the millennial generation has differences and changes in patterns in buying and selling. consume the product. The advertisement for the telecommunications provider "By U" version of "Hard Game" featuring Angga Yunanda as a brand ambassador provides a complete illustration of the daily character of the millennial generation who has a high frequency in consuming digital telecommunications media in terms of gaming, vlogging, and communication, where By U provides benefits signal strength and quotas that can facilitate these activities
Representasi Budaya Bugis Makassar Dalam Film Tarung Sarung (Analisis Semiotika Roland Barthes)
chepi nurdiansyah;
Jamalulail Jamalulail;
Ridzki Rinanto Sigit;
Jaka Atmaja
Jurnal Media Penyiaran Vol. 2 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : LPPM UBSI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1511.957 KB)
|
DOI: 10.31294/jmp.v2i2.1707
Penelitian ini membahas tentang budaya adat bugis makasar yang di representasikan dalam film Tarung Sarung. Sigajang laleng Lipa merupakan sebuah tradisi dalam menyelesiakan suatu masalah. Dua perwakilan yang bertikai akan meyelesaikan masalah saling tikam dalam sebuah sarung. Cara ini adalah cara paling terakhir apabila musyawarah mufakat tidak menemui titik terang. Orang bugis meyakini apabila badik telah keluar dari sarungnya, pantang di selip dipinggang sebelum terhujam di tubuh lawan. Beraangkat dari permasalahn tersebut maka penelitian in bertujuan untuk mengidentifikasi simbol-simbol Sigajang Laleng Lipa dalam film Tarung Sarung. Untuk memahami fenomena tersebut peneliti menggunakan kajian semiotika dari perspektif Roland Barthes, yakni mengetahui Petanda (makna konotatif), Penanda (makna denotative), dan Mitos (cerita dibalik makna) yang mempresentasikan dalam film Tarung Sarung tersebut. Dari hasil penelitian di temukan bahwa dalam film Tarung Sarung representasi Sigajang Laleng Lipa adalah simbol adat Bugis Makassar dalam menyelesaikan. Keyword: Representasi, Tarung Sarung, Semiotika Roland Barthes.
Penggunaan KOLs Sebagai Strategi Komunikasi Pemasaran Kanzler Di TikTok
Venessa Agusta Gogali;
Dina Andriana;
Muhammad Tsabit
Jurnal Media Penyiaran Vol. 2 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : LPPM UBSI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1191.596 KB)
|
DOI: 10.31294/jmp.v2i2.1716
ABSTRAKSI Banyaknya pengguna media sosial yang ada di Indonesia menjadikan peluang perusahaan-perusahaan dalam memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan produk yang dipasarkan,pemilihan media sosial menjadi sarana yang mudah dalam menjangkau target konsumen perusahaan. Namun dalam penggunaan media sosial milik perusahan untuk menyampaikan informasi produk masih belum cukup efektif diperlukan seseorang yang memiliki daya tarik dan kekuatan tersendiri dalam mempromosikan produk misalnya dalam penggunaan KOLs (Key Opinion Leaders) yang mampu mempengaruhi konsumen. Seperti yang dilakukan Kanzler dalam memanfaatkan banyak KOLs untuk mempromosikan produknya. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisa strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh Kanzler. Analisis ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pengumpulan data-data dan dianalisa dengan metode SOSTAC untuk menganalisis strategi pemasaran Kanzler dan metode Viscap untuk menganalisis strategi komunikasi pemasaran yang digunakan Kanzler dalam penggunaan KOLs. Hasil dari penelitian ini merupakan penerapan strategi komunikasi pemasaran bagi Kanzler untuk dapat meningkatkan komunikasi pemasaran perusahaan dan meningkatkan penjualan pada produk Kanzler.
Peran Penulis Naskah Dalam Produksi Program News Magazine Tiktok Wow Di Net Tv
A Munanjar;
Achmad Haikal;
Eddy Kusnadi
Jurnal Media Penyiaran Vol. 2 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : LPPM UBSI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (180.034 KB)
|
DOI: 10.31294/jmp.v2i2.1721
Format program magazine di televisi masih mendapatakan tempat di hati penonton, selain karena isi programnya berisi hiburan dan informasi, format ini juga dapat diproduksi dengan menggunakan materi utama dari konten media social, yang salah satunya adalah program Tiktok Wow di NET TV. Dalam program ini berisi tayangan news magazine yang menampilkan konten hiburan dan informasi yang hanya bersumber dari media social Tiktok. Penelitian ini memuat tentang peran penulis naskah dalam produksi program Tiktok Wow yang dimulai dari tahapan pra produksi, produksi, dan pasca produksi. Adapun temuan yang didapatkan adalah peran penulis naskah dalam tahapan praproduksi memaksimalkan ide kreatifnya dalam mengolah video Tiktok ke dalam format naskah magazine mengikuti konsep program, kreatif dari produser, dan rambu-rambu yang sudah ditetapkan produser untuk diisi voice over dan materi editing bagi editor. Dalam tahapan produksi, peran penulis naskah dengan asisten produksi dan editor jika ditemukan permasalahan terkait video Tiktok yang digunakan sebagai materi atau kendala teknis lainnya yang berhubungan dengan naskah. Sedangkan dalam tahapan pasca produksi, peran penulis naskah memberikan sumbangsi berupa ide kreatif terhadap tema dan materi jika share dan rating penayangan satu episodenya rendah.
Representasi Makna Persahabatan Kata Jancuk Dalam Film Yowisben 2 (Analisis Semiotika Ferdinand De Saussure)
Fauzi Syarief;
Jamalullail Jamalullail;
Frengkie Napitupulu
Jurnal Media Penyiaran Vol. 3 No. 1 (2023): Juni (2023)
Publisher : LPPM UBSI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (2365.582 KB)
|
DOI: 10.31294/jmp.v3i01.1773
Film merupakan salah satu bentuk karya seni yang menjadi fenomena dalam kehidupan modern, setelah ditemukan media untuk mengapresiasikannya tentunya. Sebagai objek seni abad ini, film dalam prosesnya berkembang menjadi salah satu bagian dari kehidupan sosial, yang tentunya memiliki pengaruh yang cukup signifikan pada manusia sebagai penonton. Metode yang digunakan penelitian ini adalah kualitatif Deskriptif dengan landasan Representasi Stuart hall dan Pisau analisis Semiotika Ferdinand de Saussure. Data primer adalah data utama yang diperoleh langsung dari sumber data asli, dalam penelitian ini yang diteliti berupa perkataan, gesture, mimik wajah dan narasi baik berupa audio maupun visual yang menunjukkan representasi makna persahabatan. representasi makna persahabatan kata jancuk pada film ini disampaikan oleh penokohan yang berperan melalui sajian dialog antar tokoh, perilaku, karakter dan kejadian pada film yowisben 2. Dalam penelitian ini didapatkan hasil berdasarkan analisi semiotika Ferdinand De Saussure terdapat representasi makna persahabatan kata jancuk pada film yowisben 2 dalam lima nilai-nilai persahabatan
Makna Karikatur Cover Majalah Tempo Edisi September 2019 Studi Semiotika Roland Barthes
Dito Anjasmoro Ningtyas;
Haikal Haikal;
Yogi Ariska;
Eddy Kusnadi
Jurnal Media Penyiaran Vol. 3 No. 1 (2023): Juni (2023)
Publisher : LPPM UBSI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (765.238 KB)
|
DOI: 10.31294/jmp.v3i01.1934
The tempo magazine is one example of mass media that is much in demand by the public. The contents are interesting, making the magazine still exist today. The widespread use of caricature drawings on uncover ethical magazine covers raises polemic for the public, but also to find caricature meaning on the cover of the September 16, 2019 edition of Tempo, to uncover what the purpose of using pictures or messages to look for is to create a magazine cover, research methods used is qualitative with Roland Barthes theory where Roland Barthes theory discusses semiotics and myths. One of the results of this research is the balanced tempo magazine in conveying the conclusions of a story. It is hoped that the magazine will continue to be consistent in presenting balanced and factual data.
Pola Komunikasi Guru Dan Siswa Kelas Xi Dalam Pembelajaran Daring Pada Smk Taman Harapan
Nur Iman El Hidayah;
Novita Saribudi
Jurnal Media Penyiaran Vol. 3 No. 1 (2023): Juni (2023)
Publisher : LPPM UBSI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (200.632 KB)
|
DOI: 10.31294/jmp.v3i01.2075
Proses kegiatan belajar mengajar yang dilakukan selama pandemi Covid-19, menyebabkan perubahan pola komunikasi antara guru dan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pola komunikasi guru dan siswa kelas XI dalam proses pembelajaran daring di masa pandemi Covid-19 pada SMK Taman Harapan Bekasi Utara. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif pendekatan kualitiatif. Teori yang digunakam yaitu pola komunikasi antar pribadi transaksional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi komunikasi transaksional antar pribadi, yaitu antara guru dengan siswa, siswa dengan siswa, maupun guru pendidik dengan wali siswa. Komunikasi antarpribadi antara guru pendidik dan wali siswa ditandai dengan: (1) Keterbukaan; (2) Empati; (3) Dukungan; (4) Perasaan Positif. Pesan dalam pola komunikasi transaksional pada penelitian ini yaitu, guru pendidik mengirimkan dan menerima pesan kepada siswa selama pembelajaran jarak jauh yang dilakukan siswa dari rumah. Guru maupun siswa menegosiasikan makna yang diperoleh dari komunikasi antarpribadi melalui pengiriman dan penerimaan pesan verbal dan pesan nonverbal.
Media Sosial Dalam Eksistensi Program TV Ajang Pencarian Bakat
A Munanjar
Jurnal Media Penyiaran Vol. 3 No. 1 (2023): Juni (2023)
Publisher : LPPM UBSI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (436.568 KB)
|
DOI: 10.31294/jmp.v3i01.2123
Program televisi ajang pencarian bakat Indonesia Idol, yang disiarkan stasiun televisi RCTI telah memasuki musim ke-12. Program ini masih menjadi salah satu program unggulan yang dimiliki RCTI. Eksistensi program Indonesian Idol menarik untuk dianalisa lebih lanjut, karena melihat adanya peran media sosial yang menjadi salah satu factor program tersebut masih diminati masyarakat Indonesia. Dalam mendeskripsikan temuan dan hasil, penelitian ini menggunakan metode deksriptif kualitatif. Hasil yang didapatkan adalah media sosial YouTube menjadi sarana stasiun televisi untuk menayangkan kembali siaran mereka dalam menjangkau penonton, terlebih segmentasi penonton usia 15-30 tahun, yang lebih banyak mengakses media sosial untuk mendapatkan informasi dan hiburan. Sedangkan media sosial Twitter, Instagram, atau Tiktok dimanfaatkan sebagai media promosi tayangan program televisi, serta sebagai media engagement penonton televisi. Sementara itu pengguna media sosial menjadikan tayangan program televisi, seperti Indonesian Idol sebagai konten diberbagai platform media sosial, baik sebagai topik obrolan atau dalam bentuk penayangan ulang potongan video penampilan peserta Indonesia Idol sebagai bentuk kecintaan mereka terhadap program tersebut.
Strategi Tim Kreatif Program “Kok Bisa Viral” Di Nusantara Tv Dalam Menarik Minat Khalayak
Syauqi, Muchamad Rafli;
Lukman, Lukman;
Novalia, Novalia
Jurnal Media Penyiaran Vol. 3 No. 02 (2023): Desember (2023)
Publisher : LPPM UBSI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31294/jmp.v3i02.2436
Komunikasi massa memiliki khalayak yang luas, rancangan yang kuat, dan daya tarik yang luas. Pengelola stasiun penyiaran harus sekreatif mungkin agar bisa menghasilkan berbagai program acara yang menarik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tim kreatif program acara “Kok Bisa Viral” di NTV membuat penonton tertarik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, metode penelitian deskriptif kualitatif dan teori AIDDA. Sampling digunakan untuk memilih 4 individu untuk penelitian. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kriyantono mengatakan bahwa model kualitatif yang digunakan dalam analisis data penelitian. Terdiri sudut penyusunan program, penentuan target, eksekusi penyusunan program, dan memimpin penilaian dan evaluasi. Kembangkan perencanaan program, yang mencakup pemilihan format konten program yang menarik dan memenuhi kebutuhan audiens. Selain itu, pengelola program bertugas menjalankan rencana program yang dikembangkan selama produksi program. Termasuk rencana program yang sesuai rencana yang disepakati. Tentukan tujuan program atau target audiens. Tim kreatif menentukan apakah audiens target akan menonton atau mendengarkan program tersebut. Merencanakan program untuk pelaksanaan ntuk menetapkan jadwal siaran, pengelola program mencapai kesepakatan semua pihak yang terlibat dalam proses pembuatan program. Melakukan pengawasan dan evaluasi program. Sebuah acara yang sudah tayang dan dinikmati oleh penonton dievaluasi kembali untuk melihat apakah bisa membuat orang minat untuk menyaksikan.
Strategi Komunikasi Beat Radio Dalam Menarik Minat Pendengar Di Era Digital
Widyaningsih, Dhika;
Soraya, Iin;
Muntazah, Arina
Jurnal Media Penyiaran Vol. 3 No. 02 (2023): Desember (2023)
Publisher : LPPM UBSI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31294/jmp.v3i02.2777
Era digital merupakan suatu masa dimana sebagian besar masyarakat pada era tersebut menggunakan sistem digital dalam kehidupan sehari-harinya. Saat ini banyak masyarakat yang menggunakan internet dikehidupan sehari-hari seperti membaca buku, membaca berita, hingga berbelanja.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui deskripsi strategi komunikasi yang digunakan beat radio dan mengetahui apa saja strategi komunikasi yang dilakukan beat radio untuk menarik minat pendengar. Penelitian ini menggunakan teori S-O-R menunjukan bahwa komunikasi merupakan sebuah proses reaksi-aksi.Pendekatan ini dijadikan sebagai peninjau dalam menganalisis terkait strategi komunikasi radio. Metode yang dilakukan pada penelitian ini adalah Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, ada dua hasil yang diperoleh dari tulisan yang dijelaskan pada jurnal ini. Yang pertama, beat radio melakukan strategi komunikasi dengan beberapa tahap yaitu perencanaan, tujuan, pesan dan media yang digunakan. Kedua, beat radio melakukan strategi komunikasi dengan mengikuti komunitas atau menjalin kerjasama untuk mendapatkan pendengar, selain itu beat radio melakukan strategi dengan memanfaatkan media sosial yang sering di gunakan oleh masyarakat, seperti Instagram, Youtube, Twitter, TikTok, dan juga aplikasi streaming beatradio.id.