cover
Contact Name
Agus Junaidi
Contact Email
agus.asj@bsi.ac.id
Phone
+6285780122190
Journal Mail Official
jurnal.jmp@bsi.ac.id
Editorial Address
Jl. Kramat Raya No. 98, Senen, Jakarta Pusat
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Media Penyiaran
ISSN : -     EISSN : 27978095     DOI : https://doi.org/10.31294/jmp
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Media Penyiaran (JMP) pertama kali publikasi tahun 2021 dengan nomor ISSN (Elektonik): 2797-8095 yang diterbitkan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Jurnal Media Penyiaran (JMP) adalah jurnal yang dikelola oleh Program Studi Penyiaran Fakultas Komunikasi Dan Bahasa Universitas Bina Sarana Informatika. Jurnal Media Penyiaran (JMP) terbit berkala pada bulan Juni dan bulan Desember. Redaksi Jurnal Media Penyiaran menerima artikel ilmiah dan hasil peneliitian pada bidang media penyiaran seperti televisi, radio, dan new media (website, blog, dan media sosial).
Articles 68 Documents
Representasi Pesan Moral Dalam Film Siksa Kubur Imanudien, Arrizal; Gogali, Venessa Agusta; Utomo, Ichsan Widi
Jurnal Media Penyiaran Vol. 5 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : LPPM UBSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jmp.v5i1.8757

Abstract

Film merupakan media massa yang efektif dalam menyampaikan sebuah pesan tertentu, maka dari itu peneliti dalam penelitiaan ini menganalisis film yang merepresentasikan mengenai pesan moral dari karya Joko anwar yang berjudul “Siksa Kubur” yang menceritakan tentang kehidupan dua orang kakak beradik yang trauma akan sebuah tragedi bom bunuh diri yang menewaskan kedua orang tuanya, pengalaman menyakitkan ini menciptakan keraguan yang mendalam kepada mereka berdua, dan mengakibatkan skeptisisme terhadap keyakinan yang selama ini dipegangnya dan berambisi untuk mengungkap kebenaran dari adanya Siksaan di alam kubur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tanda – tanda pesan moral dalam film “Siksa Kubur”. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dilakukan dengan pengamatan, mengidentifikasi setiap dialog dan adegan yang terdapat dalam film. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini mengunakan teori semiotika dari Roland Barthes yaitu pemaknaan denotasi, konotasi dan mitos. Hasil dari penelitian ini ditemukan tanda – tanda pesan moral, terdapat tujuh adegan yang mengandung pesan moral didalamnya dan peneliti harapkan hasil dari analisis ini akan memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana pesan – pesan dalam film “Siksa Kubur” yang direpresentasikan kepada penonton film.
“Megawati Effect”: Analisis Kualitatif Penayangan dan Persepsi Olahraga Bola Voli di Media Munanjar, A; Widi Utomo, Ichsan; Tsabieth, Muhammad
Jurnal Media Penyiaran Vol. 5 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : LPPM UBSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jmp.v5i1.9003

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena "Megawati Effect", yakni dampak kehadiran atlet voli Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, dalam liga profesional Korea Selatan terhadap peningkatan penayangan siaran dan persepsi publik terhadap olahraga bola voli. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi dan netnografi, penelitian ini mengungkap bagaimana media massa dan media sosial membentuk citra positif Megawati dan mengangkat popularitas bola voli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehadiran Megawati tidak hanya meningkatkan minat menonton, tetapi juga mendorong pembentukan komunitas penggemar, peningkatan citra atlet perempuan, serta berkembangnya industri voli nasional. Temuan ini menunjukkan pentingnya peran media dalam mediatization olahraga dan dalam membentuk agenda publik melalui figur atlet inspiratif.
Interpretasi Lirik Lagu 'Bukan Orangnya' oleh Juicy Luicy Dalam Semiotika Ferdinand de Saussure Teguh, Teguh Tri Susanto; Adhitya Fadilla, Muhammad; Niswa Aceh, Khairatun; hhe, Herry; Enrieco, Edward
Jurnal Media Penyiaran Vol. 5 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : LPPM UBSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jmp.v5i1.9264

Abstract

Juicy Luicy merupakan salah satu band pop Indonesia yang musiknya banyak disukai oleh para anak muda. Dengan lirik yang sederhana dan musik yang menggugah, Juicy Luicy menciptakan karya yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan makna mendalam bagi pendengarnya. Salah satu lagunya adalah Bukan Orangnya. Melalui penelitian ini akan menganalisis lirik lagu tersebut menggunakan semiotika Ferdinand De Saussure. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui makna yang terkandung dalam lirik lagu Bukan Orangnya oleh Juicy Luicy. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah lagu Bukan Orangnya oleh Juicy Luicy memiliki makna tidak perlu sedih berlarut-larut ketika menghadapi sebuah perpisahan. Walaupun perpisahan itu menyakitkan, namun kesedihan tersebut hanyalah sementara. Selain itu, tidak perlu mencari alasan atas perpisahan tersebut karena mungkin perpisahan tersebut terjadi karena orang tersebut bukanlah jodoh ataupun pasangan yang tepat.
Strategi Tim Kreatif Program “Kok Bisa Viral” Di Nusantara Tv Dalam Menarik Minat Khalayak Syauqi, Muchamad Rafli; Lukman, Lukman; Novalia, Novalia
Jurnal Media Penyiaran Vol. 3 No. 02 (2023): Desember (2023)
Publisher : LPPM UBSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jmp.v3i02.2436

Abstract

Komunikasi massa memiliki khalayak yang luas, rancangan yang kuat, dan daya tarik yang luas. Pengelola stasiun penyiaran harus sekreatif mungkin agar bisa menghasilkan berbagai program acara yang menarik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tim kreatif program acara “Kok Bisa Viral” di NTV membuat penonton tertarik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, metode penelitian deskriptif kualitatif dan teori AIDDA. Sampling digunakan untuk memilih 4 individu untuk penelitian. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kriyantono mengatakan bahwa model kualitatif yang digunakan dalam analisis data penelitian. Terdiri sudut penyusunan program, penentuan target, eksekusi penyusunan program, dan memimpin penilaian dan evaluasi. Kembangkan perencanaan program, yang mencakup pemilihan format konten program yang menarik dan memenuhi kebutuhan audiens. Selain itu, pengelola program bertugas menjalankan rencana program yang dikembangkan selama produksi program. Termasuk rencana program yang sesuai rencana yang disepakati. Tentukan tujuan program atau target audiens. Tim kreatif menentukan apakah audiens target akan menonton atau mendengarkan program tersebut. Merencanakan program untuk pelaksanaan ntuk menetapkan jadwal siaran, pengelola program mencapai kesepakatan semua pihak yang terlibat dalam proses pembuatan program. Melakukan pengawasan dan evaluasi program. Sebuah acara yang sudah tayang dan dinikmati oleh penonton dievaluasi kembali untuk melihat apakah bisa membuat orang minat untuk menyaksikan.
Strategi Komunikasi Beat Radio Dalam Menarik Minat Pendengar Di Era Digital Widyaningsih, Dhika; Soraya, Iin; Muntazah, Arina
Jurnal Media Penyiaran Vol. 3 No. 02 (2023): Desember (2023)
Publisher : LPPM UBSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jmp.v3i02.2777

Abstract

Era digital merupakan suatu masa dimana sebagian besar masyarakat pada era tersebut menggunakan sistem digital dalam kehidupan sehari-harinya. Saat ini banyak masyarakat yang menggunakan internet dikehidupan sehari-hari seperti membaca buku, membaca berita, hingga berbelanja.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui deskripsi strategi komunikasi yang digunakan beat radio dan mengetahui apa saja strategi komunikasi yang dilakukan beat radio untuk menarik minat pendengar. Penelitian ini menggunakan teori S-O-R menunjukan bahwa komunikasi merupakan sebuah proses reaksi-aksi.Pendekatan ini dijadikan sebagai peninjau dalam menganalisis terkait strategi komunikasi radio. Metode yang dilakukan pada penelitian ini adalah Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, ada dua hasil yang diperoleh dari tulisan yang dijelaskan pada jurnal ini. Yang pertama, beat radio melakukan strategi komunikasi dengan beberapa tahap yaitu perencanaan, tujuan, pesan dan media yang digunakan. Kedua, beat radio melakukan strategi komunikasi dengan mengikuti komunitas atau menjalin kerjasama untuk mendapatkan pendengar, selain itu beat radio melakukan strategi dengan memanfaatkan media sosial yang sering di gunakan oleh masyarakat, seperti Instagram, Youtube, Twitter, TikTok, dan juga aplikasi streaming beatradio.id.
Peran Tim Kreatif Program Family 100 Dalam Menyusun Soal Untuk Menarik Minat Penonton Televisi Munanjar, A; Azzahra, Fathia
Jurnal Media Penyiaran Vol. 3 No. 02 (2023): Desember (2023)
Publisher : LPPM UBSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jmp.v3i02.2893

Abstract

Family 100 adalah program televisi format kuis milik rumah produksi Fremantle yang sudah tayang dari tahun 1996, dan sekarang hadir kembali di MNCTV dengan host Irfan Hakim yang tayang setiap hari pada jam 19.30 untuk menghibur masyarakat. Karena kuis ini banyak menarik minat penonton televisi untuk ikut menjawab soal yang dimainkan, maka peneliti tertarik untuk membahas tentang Peran Tim Kreatif Dalam Menyusun Soal Untuk Menarik Minat Penonton televisi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Juga menggunakan teori fungsi komunikasi massa menurut Effendy dan ciri-ciri orang kreatif menurut Ahmad yang dilihat dari aspek kognitif dan afektif. Dan dari proses tersebut diketahui bahwa peran Tim Kreatif dalam menyusun soal bersangkutan dengan aspek-aspek kognitif dan afektif bahwa seorang Kreatif mempunyai kemampuan lancar dalam berpikir, menilai, dan bertindak dengan sikap juga perasaan. Sedangkan minat penonton televisi untuk menonton Family 100 didasari oleh teori Effendy bahwa komunikasi massa memiliki fungsi sebagai informasi, pendidikan, mempengaruhi, dan menghibur. Tim Kreatif selalu mencocokan antara soal dengan peserta agar soal yang dimainkan bisa relate dan hal tersebut yang bisa membuat tayangan menarik sehingga penonton betah untuk menonton Family 100 di televisi.
Strategi Marketing Public Relation Traveloka Dalam Promosi Pemesanan Hotel Menggunakan Awkarin sebagai Key Opinion Leader: The Marketing Public Relation Strategy of Traveloka in Promoting Hotel Booking by Utilizing Awkarin as a Key Opinion Leader Yunisa Rizki, Sendy; Amalina, Avinasiwi
Jurnal Media Penyiaran Vol. 3 No. 02 (2023): Desember (2023)
Publisher : LPPM UBSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jmp.v3i02.3354

Abstract

In contemporary times, the accessibility of news through social media and the proliferation of influential figures known as Key Opinion Leaders (KOLs) have rendered KOL services indispensable in realizing marketing public relations strategies. This article delves into the utilization of KOLs and social media platforms by Traveloka, a leading technology company in Southeast Asia, to enhance its marketing public relations endeavors. Through an examination of Traveloka's strategies, particularly its collaboration with the KOL Awkarin, this study sheds light on the framing and agenda-setting techniques employed to shape public perception and awareness. Furthermore, it explores the effectiveness of these strategies in influencing public opinion and driving engagement, particularly among the 18-30 age demographic. The findings underscore the significance of social media as a potent tool for reaching target markets and enhancing brand visibility. Through qualitative analysis and a constructivist paradigm, this study offers insights into the evolving landscape of marketing public relations in the digital age, highlighting the symbiotic relationship between companies, KOLs, and social media platforms in shaping consumer behavior and perceptions
Representasi Kecurangan Pemilu 2024 Dalam Film Dokumenter “Dirty Vote” : (Studi Semiotika Charles Sanders Pierce) Ariska, Yogi; Irhamdhika, Gema
Jurnal Media Penyiaran Vol. 4 No. 1 (2024): Juni (2024)
Publisher : LPPM UBSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jmp.v4i1.3391

Abstract

Penelitian ini menggunakan studi deskriptif dengan pendekatan kualitatif, yaitu analis semiotik Charles Sanders Pierce. Metode semiotik, yaitu metode analitis untuk menilai signifikasi. Peneliti menggunakan paradigma konstruktivisme. Data diperoleh melalui pemilihan adegan di film "Dirty Vote" dimana ada unsur-unsur yang berkaitan dengan kecurangan pra pemilu dan bukti intervensi kekuasaan terhadap pemilu 2024 terkhusus pemilu presiden. Peneliti menyimpulkan bahwa film ini secara gamblang menekankan bahwa intervensi pemerintah pada pemilu kali ini sangat diperlihatkan secara vulgar ke masyarakat, dimulai dari kejanggalan putusan mahkamah konstitusi, pejabat daerah yang tidak netral, aparatur negara yang ikut-ikutan bersikap tidak netral, serta pada level menteri sekalipun diduga menggunakan fasilitas negara untuk ikut kampanye mendukung salah satu pasangan calon, dan pada level badan penyelenggaraan pemilu pun juga tidak luput dari berbagai pelanggaran yang terjadi pada proses pra pemilu.
Etika Berbusana dalam Penyiaran Televisi: Studi Kasus Penampilan Ivan Gunawan dalam Acara Brownis Prameswari, Cucu Awaliyah; Dwi Marzein, Mentari; Sayidina, Grafika; Junaedi, Fajar
Jurnal Media Penyiaran Vol. 4 No. 1 (2024): Juni (2024)
Publisher : LPPM UBSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jmp.v4i1.3537

Abstract

Mass media, particularly television, plays a significant role in shaping public opinion and providing information to society. However, I the competitive race to capture viewer’s attention, ethical breaches in content presentation often occur. This study investigates such ethical violations, focusing on Ivan Gunawan’s controversial attire on the “Brownis” show aired by Trans TV. Using a qualitative descriptive method through observation and literature review, the research identifies significant breaches of decency and propriety norms as stipulated by the Indonesian Broadcasting Comission Broadcasting Behaviour Guidelines abd Broadcast Program Standards. The Indonesian Broadcasting Comission issued a formal written reprimand to the program for these violations. The findings emphasize the necessity for strict adherence to broadcasting regulations to uphold moral strandards and national identify. This study provides essential insight and guidelines for the broadcasting industry to enforce ethical dress codes, ensuring that content aligns with societal values and legal standards in Indonesia.
Peran Produser Televisi dalam Menghadapi Krisis Produksi Berita pada Program Election di Nusantara TV : The Role of Television Producers in Facing the News Production Crisis in Election Programs on Nusantara TV Yunisa Rizki, Sendy; Ramadhani, Beby; Belgia, Ratu Jasmine; Harisnanda, Rizky
Jurnal Media Penyiaran Vol. 4 No. 1 (2024): Juni (2024)
Publisher : LPPM UBSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jmp.v4i1.3906

Abstract

ABSTRAKSI Produser memegang peran penting dalam memastikan kelancaran dan kualitas program. Ruang lingkupnya seorangproduser bertanggung jawab terhadap penciptaan dan pengembangan ide untuk produksi acara televisi, Mereka bisadikatakan sebagai ketua tim, mengkoordinasikan berbagai elemen produksi dan memastikan konten berita yang disampaikan akurat, informatif dan menarik. Tujuan dalam penelitian ini adalah mengidentifikasi agenda setting dalamproduksi berita program Election di Nusantara TV. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode penelitiandesktriptif kualitatif dengan melakukan pengumpulan data berupa wawancara dan observasi yang dilakukan langsung di kantor statisun televisi Nusantara TV dengan produser program Elction. Peneltian ini menggunakan teori agenda setting sebagai landasannya. Hasil penelitian ini Pada penelitian ini dapat ditemukan bahwa breaking news adalah sebuah krisispada suatu program. Pada breaking news yang harus ditayangkan, peran produser di haruskan untuk menyelaraskanberita yang tayang sesuai dengan kebijakan redaksional media. hal ini dilihat dari pemilihan narasumber, sudut pandangpembawaan berita, sehingga sesuai dengan agenda media. Kata Kunci : Agenda Setting, Produser Televisi, Produksi Berita, Nusantara TV ABSTRACT Producers play a crucial role in ensuring the smoothness and quality of programs. Their scope of responsibility includes creating and developing ideas for television show production. They can be seen as team leaders, coordinating various production elements and ensuring that the news content delivered is accurate, informative, and engaging. The aim of this research is to identify agenda setting in the news production of the Election program at Nusantara TV. The research method used is qualitative descriptive research, involving data collection through interviews and direct observations at Nusantara TV's office with the producers of the Election program. This research is grounded in agenda setting theory. The findings of this study reveal that breaking news represents a crisis in a program. In dealing with breaking news that needs to be aired, producers are required to align the news broadcast with the media's editorial policies. This can be seen in the selection of sources, the news presenter's perspective, ensuring alignment with the media agenda. Keywords: Agenda Setting, Television Producers, News Production, Nusantara TV