cover
Contact Name
Ali Akbar Hidayat
Contact Email
aliakbar.hd@unram.ac.id
Phone
+6285339200520
Journal Mail Official
oportunitas.ep@unram.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Jl. Majapahit No. 62 Universitas Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Oportunitas : Ekonomi Pembangunan
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 28292847     DOI : -
Core Subject : Economy,
OPORTUNITAS is a scientific journal managed by the Bachelor of Economics and Studies Study Program Development of the Faculty of Economics and Business, University of Mataram, published 2 (two) times in 1 (one) year in March and September. Journal of Opportunity publishes quantitative research results and qualitative in the field of quality development economics by using methods that appropriate and beneficial for the development of science and society. include: Monetary Economics and Banking Resource Economics Regional Development Planning Economics Agribusiness Tourism Regional Finance Islamic Economics Entrepreneurship
Articles 97 Documents
PERAN ISLAMIC CORPORATE GOVERNANCE DALAM MENDORONG CSR BERKELANJUTAN: STUDI PADA BSI KC SAMARINDA ANTASARI Nayla Nurfadhila; Rinna Ramadhan Ain Fitriah
Oportunitas Ekonomi Pembangunan Vol 5 No 1 (2026): Oportunitas, March 2026
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/oportunitas.v5i1.2887

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Islamic Corporate Governance (ICG) dalam mendorong pelaksanaan Corporate Social Responsibility (CSR) berkelanjutan pada Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang Samarinda Antasari. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya tuntutan penerapan tata kelola perusahaan berbasis syariah yang tidak hanya berorientasi pada kepatuhan regulasi, tetapi juga pada pencapaian nilai maqashid syariah serta keberlanjutan sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian dipilih secara purposive yang terdiri dari pihak internal bank dan penerima manfaat program CSR. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan fairness yang terintegrasi dengan nilai-nilai Islam seperti shiddiq, amanah, tabligh, dan fathanah mampu mendorong pelaksanaan CSR yang lebih terstruktur dan berkelanjutan. Program CSR tidak hanya bersifat administratif, tetapi memberikan dampak nyata pada aspek sosial, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Pengawasan Dewan Pengawas Syariah turut memastikan kesesuaian program CSR dengan prinsip syariah serta memperkuat akuntabilitas pelaksanaannya. Secara teoretis, penelitian ini memperkaya kajian mengenai integrasi Islamic Corporate Governance dan CSR berbasis maqashid syariah. Secara praktis, penelitian ini memberikan rekomendasi bagi perbankan syariah dalam mengoptimalkan tata kelola syariah untuk mendorong keberlanjutan program CSR.
Utang Pemerintah: Amankah Utang Indonesia Saat Ini? risanda; Ahmad Syahrul Fauzi; M. Aulia Rachman; Mario Rosario Wisnu Aji
Oportunitas Ekonomi Pembangunan Vol 5 No 1 (2026): Oportunitas, March 2026
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/oportunitas.v5i1.2892

Abstract

Tingkat utang Pemerintah Indonesia selama periode 1993-2021 mengalami trend pertumbuhan yang tinggi dan relatif berkesinambungan. Sehingga berpotensi untuk mengancam kesinambungan fiskal dan bepotensi masuk kepada perangkap utang (debt trap) bahkan mengalami debt crises. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam permasalahan utang yang dihadapi oleh Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penentuan batas aman utang pemerintah yang dikembangkan oleh Mendoza & Oveido (2004) yang dipengaruhi oleh perilaku dari kebijakan fiskal, pertumbuhan ekonomi dan tingkat suku bunga. Hasil perhitungannya menunjukkan bahwa ambang batas utang pemerintah Indonesia mencapai 46,1 persen. Jika kondisi rasio utang terhadap PDB selama rentang periode penelitian dibandingkan dengan hasil perhitungan penentuan batas aman utang pemerintah masih relatif aman, karena memiliki trend yang negatif. Hal ini menunjukkan bahwa pengelolaan utang pemerintah Indonesia terus mengalami perbaikan yang relatif signifikan. Kondisi kepercayaan pasar terhadap fundamental perekonomian Indonesia yang juga masih relatif tinggi dengan peringkat Indonesia yang masih layak investasi. Harapannya dalam pengelolaan utang, pemerintah perlu untuk berhati-hati khususnya pengelolaan pinjaman luar negeri dengan memanfaatkannya untuk mendukung pencapaian prioritas nasional yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
ANALISIS TINGKAT KETERCAPAIAN SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGS) PADA DESA WISATA DI KABUPATEN LOMBOK UTARA Adhitya Bagus Singandaru; Rizal Kurniansah; Mahmudah Budiatiningsih; Siti Hamdiah Rojabi
Oportunitas Ekonomi Pembangunan Vol 5 No 1 (2026): Oportunitas, March 2026
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/oportunitas.v5i1.2893

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat ketercapaian Sustainable Development Goals (SDGs) pada desa wisata yang terklasifikasi mandiri (Senaru) dan maju (Bayan) di Kabupaten Lombok Utara. Pariwisata diakui sebagai salah satu pendorong utama dalam pencapaian SDGs, terutama melalui peranannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif, pelestarian lingkungan, dan pengembangan masyarakat yang berkelanjutan. Dengan jumlah desa wisata yang terus meningkat di NTB, penting untuk mengevaluasi kontribusinya terhadap pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Penelitian dilakukan di 2 (dua) desa wisata yang terklasifikasi mandiri dan maju di Kabupaten Lombok Utara, dengan melibatkan 84 responden yang terdiri dari pemerintah desa, pengelola wisata, masyarakat lokal (terlibat dan tidak terlibat), dan wisatawan. Indikator yang digunakan disesuaikan dengan dokumen evaluasi Best Tourism Village tahun 2024 oleh UNWTO, yang relevan dengan tujuan SDGs. Data dianalisis menggunakan teknik cut-off point untuk menentukan tingkat ketercapaian SDGs dalam tiga kategori yaitu: Rendah = 1,00 – 2,33, Sedang = 2,34 – 3,66, Tinggi = 3,67 – 4,00 untuk setiap indikator yang digunakan. Secara keseluruhan, kedua desa wisata ini berkontribusi positif terhadap pencapaian SDG 8 (Decent Work and Economic Growth), SDG 11 (Sustainable Cities and Communities), SDG 12 (Responsible Consumption and Production), dan SDG 15 (Life on Land), serta mendukung SDG 3 (Good Health and Well-being) dan SDG 16 (Peace, Justice and Strong Institutions) melalui tata kelola partisipatif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa desa wisata di Kabupaten Lombok Utara telah berada di jalur yang tepat (on track) dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan 2030, meskipun masih diperlukan upaya penguatan di beberapa aspek.
Dampak Ekonomi Pembangunan Smelter Terhadap Masyarakat Lokal: Analisis Difference-in-Differences Di Kecamatan Maluk Ahmad Zaenal Wafik; M. Jumaedi; Nadia Nuril Ferdaus
Oportunitas Ekonomi Pembangunan Vol 5 No 1 (2026): Oportunitas, March 2026
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/oportunitas.v5i1.2908

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pembangunan smelter terhadap pendapatan rumah tangga di Kecamatan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat, dengan menggunakan metode Difference-in-Differences (DiD) dan menjadikan Kecamatan Jereweh sebagai kelompok kontrol. Data penelitian diperoleh melalui survei rumah tangga yang mencakup variabel pendapatan, jenis pekerjaan, pendidikan, dan pengeluaran. Hasil analisis menunjukkan bahwa pembangunan smelter memberikan dampak positif dan signifikan terhadap peningkatan pendapatan rumah tangga di Kecamatan Maluk dibandingkan dengan Jereweh, yang mengindikasikan adanya efek kausal dari proyek hilirisasi mineral ini. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa pembangunan smelter mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal, meskipun masih terdapat tantangan berupa ketidakmerataan distribusi manfaat antar rumah tangga.
STRATEGI PENGEMBANGAN PRODUK UNGGULAN DAERAH BERBASIS UMKM DI KABUPATEN SUMBAWA BARAT Himawan Sutanto; Didy Ika Supryadi; Taufan Handika Putra; Abdurrahman Abdurrahman
Oportunitas Ekonomi Pembangunan Vol 5 No 1 (2026): Oportunitas, March 2026
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/oportunitas.v5i1.2910

Abstract

Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi pengembangan produk unggulan daerah berbasis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sumbawa Barat sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan. Daerah ini memiliki potensi sumber daya alam dan budaya yang signifikan, namun belum terkelola secara optimal dalam kerangka penguatan daya saing produk lokal. Penelitian dilaksanakan melalui empat tahapan utama, yaitu identifikasi produk unggulan, perumusan strategi pengembangan, pembentukan ekosistem pendukung, dan evaluasi dampak pengembangan terhadap aspek ekonomi, sosial, dan budaya. Tahap identifikasi menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dengan kriteria kontribusi ekonomi, keberlanjutan bahan baku, dan daya saing pasar. Tahap perumusan strategi menerapkan analisis SWOT dan pendekatan Local Economic Development (LED). Hasil penelitian menetapkan produk unggulan dengan nilai >0,4, yaitu kain tenun khas, madu asli, olahan rumput laut (dodol, pilus, steak), biji mete, kopi, dan tas rumput laut. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kerja sama hulu–hilir dalam sistem industri untuk meningkatkan kapasitas UMKM dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
DETERMINAN SOSIAL EKONOMI DAN PENGARUH TERHADAP KETIMPANGAN GENDER DI PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT Darianto Manik; Heriberta Heriberta; Dwi Hastuti
Oportunitas Ekonomi Pembangunan Vol 5 No 1 (2026): Oportunitas, March 2026
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/oportunitas.v5i1.2960

Abstract

Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui dan menganalisis perkembangan indeks ketimpangan gender. Selain itu, untuk mengetahui pengaruh angka harapan hidup, rata-rata lama sekolah, pengeluaran per kapita disesuaikan, dan tingkat pertisipasi angkatan kerja terhadap indeks ketimpangan gender. Penelitian ini menerapkan analisis kuantitatif yakni memanfaatkan data sekunder, analisis berbentuk regresi data panel dari ke 10 kabupaten/kota yang ada di Provinsi Nusa Tenggara Barat periode 2020-2024, dikumpulkan melalui metode dari publikasi resmi serta laporan tahunan yang relevan, bersumber badan pusat statistik (BPS). Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa dinamika indeks ketimpangan gender disetiap tahunnya mengalami fluktuasi. Nilai Indeks Ketimpangan Gender dengan kenaikan tertinggi pada tahun 2020-2024, Kabupaten Bima sebesar 0,081 Poin, sedangkan kabupaten yang mengalami penurunan terdalam, berada di Kabupaten Sumbawa Barat sebesar -0,044 poin. Secara parsial, variabel rata-rata lama sekolah, berkolerasi negatif dan signifikan terhadap ketimpangan gender, sedangkan variabel angka harapan hidup, variabel pengeluaran per kapita disesuaikan, dan variabel tingkat partisipasi angkatan kerja tidak berpengaruh terhadap ketimpangan gender. Penelitian selanjutnya diharapkan untuk dapat menambah variabel lainnya yang diduga memiliki korelasi dengan indeks ketimpangan gender, memperbesar sampel, dan memperluas wilayah kerja, serta penambahan periode penelitian, sehingga output hasi penelitian lebih baik, dan menjadi perbandingan penelitian ini. Serta dapat juga dengan meneliti di suatu kabupaten atau desa dalam ketimpangan gender akan sosial budayanya.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEPUTUSAN PENGGUNAAN SHOPEEPAY LATER DALAM PERSPEKTIF MAQASID SYARIAH Andi Martina Kamaruddin; Rabiatul Adawiyah; Syadariani
Oportunitas Ekonomi Pembangunan Vol 5 No 1 (2026): Oportunitas, March 2026
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/oportunitas.v5i1.2962

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemahaman riba, pengetahuan produk, dan kemudahan berbelanja terhadap keputusan penggunaan ShopeePay Later pada mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman dalam perspektif Maqasid Syariah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei asosiatif. Sampel penelitian berjumlah 36 responden yang dipilih melalui purposive sampling dengan kriteria mahasiswa aktif, pernah atau sedang menggunakan ShopeePay Later, serta telah menempuh mata kuliah fikih muamalah. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala Likert dan dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi dengan bantuan IBM SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman riba dan pengetahuan produk tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan penggunaan ShopeePay Later, sedangkan kemudahan berbelanja berpengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap keputusan penggunaan dengan nilai Adjusted R Square sebesar 0,532. Dalam perspektif Maqasid Syariah, temuan ini menunjukkan bahwa faktor kemudahan (taysir) lebih dominan dibandingkan pertimbangan normatif dan kognitif, sehingga berpotensi mendorong perilaku konsumsi yang kurang selaras dengan perlindungan agama (hifz al-din), akal (hifz al-aql), dan harta (hifz al-mal). Oleh karena itu, penguatan literasi keuangan syariah diperlukan agar penggunaan layanan keuangan digital lebih berorientasi pada kemaslahatan

Page 10 of 10 | Total Record : 97