cover
Contact Name
Nanang Nabhar Fakhri Auliya
Contact Email
nanangnabhar@iainkudus.ac.id
Phone
+6282225404442
Journal Mail Official
embadajeid@gmail.com
Editorial Address
Jalan Sugiharto No 90 RT/RW 05/03 Desa Tanggungharjo Kec/Kab Grobogan
Location
Kab. grobogan,
Jawa tengah
INDONESIA
JEID
ISSN : -     EISSN : 27984176     DOI : https://doi.org/10.55868/jeid.v3i1
Core Subject : Religion, Education,
JEID: Jurnal Integrasi dan Pengembangan Pendidikan mencakup pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Pendidikan Agama, Pendidikan Karakter, Pendidikan Bahasa dan Seni serta Media dan Teknologi Pendidikan.
Articles 105 Documents
Eksplorasi Etnomatematika Rumah Adat Joglo di Desa Sumurpule Pati Marfu'atul Mahiro
JEID: Journal of Educational Integration and Development Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Education Mind Based Development Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55868/jeid.v1i2.89

Abstract

Tujuan mengeksplor pendidikan matematika yang terdapat dalam kebudayaan masyarakat di desa Sumurpule Kapuopaten Pati berupa bangunan rumah adat joglo dan juga sebagai kajian khusus matematika yang dimiliki oleh masyarakat desa Sumurpule yang mengandung nilai leluhur dan merupakan warisan leluhur, yang dapat menjadi referensi dalam pembelajaran matematika. pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan etnografi yaitu pendekatan yang bertujuan menyelidiki dan mendapatkan deskripsi serta analisis mendalam tentang suatu kelompok kebudayaan berdasarkan penelitian lapangan (fieldwork) dalam periode waktu tertentu secara intensif. Hasil Penelitian ini adalah adanya etnomatematika Rumah Adat Joglo di Desa Sumurpule berupa konsep dasar Geometri yang bidang datar berupa persegi, segitiga, persegi panjang, trapesium dan  bangun ruang berupa balok dan tabung. Konsep Transformasi Geometri yang terdiri dari translasi (pergeseran), refleksi (pencerminan), rotasi (perputaran), dilatasi dan konsep kesebangunan.
Eksperimentasi Penerapan Model Pembelajaran NHT (Numbered Heads Together) dan TGT (Team Games Tournament) Terhadap Prestasi Belajar Matematika di SMP Negeri 5 Ngawi Indra Puji Astuti; Erny Untari
JEID: Journal of Educational Integration and Development Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Education Mind Based Development Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55868/jeid.v1i2.91

Abstract

The research aims was to find out the difference of learning model NHT (Numbered Heads Together) and TGT (Team Games Tournament) toward learning achievement. This research was a quasi-experimental with population was all students in Grade VIII SMP Negeri 5 Ngawi in academic year 2017/2018. A sample of 68 students was obtained using the simple random sampling technique. Data were collected using multiple choice tests. The data analysis techniques used t-test. With the 5% level of significance the result was students who were subjected to TGT (Team Games Tournament) learning model gave better mathematics learning achievement than students who were subjected to NHT (Numbered Heads Together) learning model. Before t-test, the normality test and homogeneity test were carried out first as a prerequisite test for analysis. Keyword: learning achievement, NHT (Numbered Heads Together), TGT (Team Games Tournament)
Hubungan antara Motivasi Hidup Sehat dengan Perilaku Bijak Mahasiswa Terhadap Lingkungan di Masa Pandemi Covid 19 Eka Apriyanti
JEID: Journal of Educational Integration and Development Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Education Mind Based Development Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55868/jeid.v1i3.92

Abstract

ABSTRACT Citizenship behavior toward environment (CBE) is a voluntary act of actively participating in the community to do a job that can solve environmental problems and achieve sustainable development goals (SDG's) with pro-energy, pro-cleanliness, environmental activities, and environmental participation dimensions. This study is a correlational study that aims to determine the relationship between motivation of healthy life and students' citizenship behavior toward environment. A survey method was applied by involving 30 students of STKIP Pembangunan Indonesia Makassar with simple random sampling technique. Data were collected by applying instrument of opinioner and were analyzed by applying Pearson product-moment. The research results, the correlation coefficient r is 0.515 with p = 0.020 (p <0.05), indicating that there is a very significant positive relationship between the motivation of healthy life and students’ citizenship behavior toward environment, meaning that the higher the motivation of healthy life, students’ citizenship behavior towards the environment is also good. Keywords: Motivation of healthy life, citizenship behavior toward environment, pro energy, pro cleanliness, go green ABSTRAK Perilaku bijak terhadap lingkungan merupakan suatu tindakan sukarela dalam berpartisipasi aktif di masyarakat untuk melakukan suatu pekerjaan yang dapat memecahkan masalah lingkungan dan mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan (SDG’s) dengan dimensi pro energi, pro kebersihan, aktivitas lingkungan, dan partisipasi lingkungan. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional yang bertujuan mengetahui hubungan antara motivasi hidup sehat dengan perilaku bijak mahasiswa terhadap lingkungan. Metode survei dilakukan dengan melibatkan 30 mahasiswa STKIP Pembangunan Indonesia Makassar dengan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen opinioner dan dianalisis dengan teknik korelasi product-moment. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh nilai koefisien korelasi r sebesar 0,515 dengan p = 0,020 (p < 0,05), menunjukkan bahwa ada hubungan positif yang sangat signifikan antara motivasi hidup sehat dengan perilaku bijak mahasiswa terhadap lingkungan, artinya semakin tinggi motivasi hidup sehat maka akan semakin baik pula perilaku bijak mahasiswa terhadap lingkungan.
Peningkatan Karakter Nasionalis Cinta Tanah Air Peduli Sampah Melalui Gerakan Ambil Sampah 15 Menit (GAS 15 M) Hanik Latifah
JEID: Journal of Educational Integration and Development Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Education Mind Based Development Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55868/jeid.v1i3.93

Abstract

A great nation is a nation that has a strong character, high competence, and grows and develops well. The students of SDN Kasin Kota Malang are less concerned about the environment. One way to solve this problem is with 15 Minutes of Gerakan Ambil Sampah 15 Menit (GAS15 M) in a week. This type of research is school action research. This research was conducted in 2 cycles. In cycles I and II carried out in several stages, namely planning, action and observation, and reflection. Based on the results of the study showed that from the results of cycle I to cycle II there was an increase in the mean of class 1 (11%), 2 (10%), 3 (12%), 4 (12%), 5 (7%) and class 6 (7). %). While the overall mean based on KKM is 80%. It did prove that through Gerakan Ambil Sampah 15 Menit (GAS 15 M) can increase the nationalist character of love for the country who cares about waste at SDN Kasin Kota Malang. This increase was evidenced by the overall average result in cycle I of 78%, cycle II to 88%, so that there was an increase of 10%.
Pembelajaran Matematika Budaya (Etnomatematika) Berbantuan Aplikasi Math City Map untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Iqbal Ma'ruf Al Ashari; Desi Andryani Lubis; Ludi Arianto; Amidi
JEID: Journal of Educational Integration and Development Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Education Mind Based Development Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55868/jeid.v1i3.94

Abstract

Mathematics is a compulsory subject that is taught from elementary school (SD) to university level. Although it is a compulsory subject, students complain about mathematics as an unpleasant subject. This study aims to provide an easier understanding of mathematics to students, especially the relationship between mathematics and culture (ethnomathematics) by using the Math City Map application. The research method used in this study is a literature study by comparing previous research journals that underlie the research. The output of the research is in the form of learning cultural mathematics (ethnomathematics) which is more fun by utilizing the Math City Map application that is used by students via cell phone media. Where students will be invited to use the application to explore and study local culture associated with the mathematical aspect so that the mathematical critical thinking skills possessed by students will increase.
Implementasi Total Quality Management (TQM) Pendidikan dalam Tantangan Globalisasi di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) Vinka Vebriyani; Elya Umi Hanik; Ibra Stevani Husni Mubarok; Latifatur Rosyidah Sudarto; , Imarotul Nikmah
JEID: Journal of Educational Integration and Development Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Education Mind Based Development Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55868/jeid.v1i3.95

Abstract

Pendidikan yang berkualitas menjadi dasar pengembangan dan kemajuan pada era globalisasi. Oleh karenanya perlu diterapkannya paradigma baru berupa peningkatan kualitas pendidikan yang harus dikelola dan diselenggarakan oleh pihak pendidikan sebagai respon kebijakan pemerintah dan keinginan masyarakat. Dalam menjalankan fungsi manajemen dalam setiap lembaga pendidikan tidak terkecuali di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) perlu adanya Implementasi Total Quality Management (TQM) sebagai usaha dalam peningkatan kualitas pendidikan dimasa mendatang. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui implementasi Total Quality Management (TQM) di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) Malaysia di era globalisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat eksplanatori yaitu penjelasan terhadap topik implementasu Total Qualiti Management (TQM), Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi tidak langsung, wawancara, dan studi literatur. Hasil dan pembahasan penelitian ini yaitu menggunakan analisa data kualitatif yang dianalisa dengan metode Deskriptif. Hasil penelitian terhadap implementasi menunjukan bahwa terdapat ada 5 langkah yang dilakukan SIKL Malaysia dalam mengimplementasikan TQM diantaranya : 1) perbaikan secara terus menerus (continous improvement); 2) menentukan Standar Mutu, (Quality assurance); 3) perubahan kultur (change of culture); 4) perubahan organisasi (upsidedown-organization); dan 5) mempertahankan hubungan dengan pelanggan (keeping close to the customer). Kata kunci: Total Quality Management (TQM), Pendidikan, Globalisasi, SIKL
Peran Lembaga Pendidikan dalam Membentuk Karakter Peserta Didik Era 4.0 di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur Dwi Indah Cahyani; M Fiqri Fadhilah; Muhammad Fiqri Fadhilah; Sayyidatul Wachidah; Elya Umi Hanik
JEID: Journal of Educational Integration and Development Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Education Mind Based Development Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55868/jeid.v1i3.96

Abstract

Character is a very important personality and morals and is needed by students to become better human beings and have good character. Character is one of the things that is closely related to educational goals. Education has its own challenges in paying attention to the character of students in an increasingly developing era until the 4.0 era. along with the development of the times sometimes makes a person forget his identity as a human being and forget about the values ? of his character. This study aims to determine how the role of educational institutions in shaping the character of students in the era 4.0 at Kuala Lumpur Indonesian School. This type of research uses qualitative research. Data collection techniques used in this study were interview data analysis via email. The results of this study are to explain that the development of that era is increasingly developing until the era of 4.0. In the 4.0 era, it is very important to instill character in students. The role of SIKL educational institutions in shaping the character of students is by embedding characters that have been promoted since kindergarten and framed in various forms of activities such as an honesty canteen. It is hoped that students are able to practice and practice honesty values ??in everyday life. Keywords: role of educational institutions, character, era 4.0
Integrasi Pendekatan TPACK (Technological, Pedagogical, Content Knowledge) Guru Sekolah Dasar SIKL dalam Melaksanakan Pembelajaran Era Digital Elya Umi Hanik; Dwiyanti Puspitasari; Emilia Safitri; Hema Rizkyana Firdaus; Maurin Pratiwi; Reza Nidaul Inayah
JEID: Journal of Educational Integration and Development Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Education Mind Based Development Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55868/jeid.v2i1.97

Abstract

Era digital saat ini juga berpengaruh dalam dunia pendidikan. Karakteristik siswa sudah banyak yang dekat dengan teknologi serta dilihat dari kemampuan pihak sekolah dalam menfasilitasi teknologi agar pendidik dan sekolah mengintegrasikan pendekatan TPACK (Technological, Pedagogical, Content Knowleedge) untuk melaksanakan pendidikan di era digital. Penelitian ini mempunyai maksud tujuan untuk mendeskripsikan Integrasi Pendekatan TPACK (Technological, Pedagogical, Content Knowleedge) Sekolah Dasar SIKL untuk melaksanakan pendiidkan era digital. Adapun metode atau cara yang diterapkan peneliti terhadap laporan ini adalah dengan metode atau cara kualitatif, yakni pengumpulan sumber data yang berasal dari wawancara secara virtual serta jurnal penelitian yang mana lebih mengutamakan pada tema Integrasi Pendekatan TPACK (Technological, Pedagogical, Content Knowleedge) untuk melaksanakan pendidikan di era digital. Penelitian ini menunjukkan bahwa, Integrasi Pendekatan TPACK (Technological, Pedagogical, Content Knowleedge) merupakan kerangka pembelajaran untuk mengolah berbagai bentuk pembelajaran baru yang menggunakan penggabungan tiga komponen penting antara lain teknologi, pedagogic, dan konten/materi pengetahuan, serta didalamnya terdiri dari tujuh komponen TPACK yaitu CK (Content Knowledge), PK (Pedagogy Knowledge), TK (Technology Knowledge), TPK (Technological Pedagogical Knowledge), TCK (Technological Content Knowledge), PCK (Pendagogical Content Knowledge) dan TPACK (Technological Pedagogical Content Knowledge). Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) dalam mengatasi permasalahan yang berhubungan dengan integrasi pendekatan TPACK di era digital pada masa pandemic covid-19 tetap menerapkan blended learning dengan menggunakan domain google classroom sebagai platform pembelajaran di kelas. Kata Kunci : integrasi, TPACK, pedagogic, era digital
Pengembangan Digital School System Dalam Menghadapi Era Society 5.0 Di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL): indonesia Khusunul Inayah; Eva Yuli Nor Farika; Mustaghfiroh; Ahmida Nurronia; Elya Umi Hanik
JEID: Journal of Educational Integration and Development Vol. 1 No. 3 (2021)
Publisher : Education Mind Based Development Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55868/jeid.v1i3.101

Abstract

The development of technology has now spread to all aspects of life. One of them is in the field of education, namely the discovery of a digital school system. Digital School is an educational reform mechanism through the transformation of teacher practices and to actualize digital learning, transforming school capacity into an internet-based form so that real-life learning can be improved beyond the existing space and time. The purpose of this study was to determine the development of digital schools in the 5.0 era at the Kuala Lumpur Indonesian School (SIKL). This writing uses a qualitative descriptive method, namely presenting data in written form by analyzing according to the facts studied so as to be able to explain how the learning process of students at school. The results in this study can also find out the progress of information and communication technology (ICT). With the development of technology as a mechanism for educational reform through the transformation of teacher practices and to actualize digital learning, changing the capacity of schools towards a technology-based form, are Digital lesson plan program, SIKL Channel TV, and Digital Media Teacher, with this paper, it is hoped that readers can take lessons and be able to develop digital schools in the 5.0 era.  
Pembelajaran Think-Pair-Share (TPS) dalam Meningkatkan Berpikir Kritis dan Akademik Siswa Mufidatul Husna Siregar Siregat
JEID: Journal of Educational Integration and Development Vol. 1 No. 4 (2021)
Publisher : Education Mind Based Development Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55868/jeid.v1i4.102

Abstract

Model pembelajaran Think-Pair-Share (TPS), merupakan model pembelajaran aktif yang memberikan siswa untuk berpikir, saling membantu dan menyampaikan hasil pikirannya. Dimana model pembelajaran ini akan memberikan pengaruh terhadap siswa dalam berpikir kritis, meningkatkan motivasi belajar dan mempengaruhi hasil belajar. Tujuan penelitian dengan analisis pustaka ini adalah untuk mengetahui dan membuktikan pengaruh penerapan model pembelajaran TPS terhadap potensi akademik siswa melalui literatur-literatur terdahulu dan terkini. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, metode deskriptif dengan pendekatan kepustakaan (library research) yaitu dengan menelusuri literatur yang relevan dengan topik bahasan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya pengaruh model pembelajaran TPS terhadap potensi akademik siswa, baik secara berpikir krtitis, motivasi belajar dan khususnya meningkatkan hasil belajar siswa. Model pembelajaran TPS sangat efektif digunakan untuk semua mata pelajaran di berbagai tingkatakan baik usia peserta didik, mapun jenjang sekolah, baik jenjang SD, SMP dan SMA.

Page 2 of 11 | Total Record : 105