cover
Contact Name
Ahmad Kamal Sudrajat
Contact Email
kamalsudrajat@uny.ac.id
Phone
+6285855911229
Journal Mail Official
kingdom@uny.ac.id
Editorial Address
Jl. Colombo Yogyakarta No.1, Karang Malang, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Kingdom (The Journal of Biological Studies)
ISSN : 29865328     EISSN : 29864844     DOI : https://doi.org/10.21831
Kingdom Journal (The Journal of Biological Studies) is a journal published by the Biology Study Program, Department of Biology Education, FMIPA, Yogyakarta State University. This journal publishes scientific articles resulting from research and student studies in the fields of biology and applied biology. Published articles are peer-reviewed by no less than two bestari partners and apply scientific publishing ethics as stipulated by COPE (Committee on Publication Ethics). The scope of this journal covers the fields of biology, biotechnology and bioinformatics, applied biology in the fields of microbiology, environment, waters, agriculture, waters, industry, health, and other relevant fields.
Articles 167 Documents
STRUKTUR KOMUNITAS PLANKTON PADA MUSIM PENGHUJAN DI TELAGA BROMO KECAMATAN PALIYAN KABUPATEN GUNUNGKIDUL YOGYAKARTA Annisa Kusumaningrum; Sudarsono Sudarsono; Suhartini suhartini
Kingdom (The Journal of Biological Studies) Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Prodi Biologi Vol 6 No 2 Tahun 2017
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v6i2.6122

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur komunitas plankton serta kualitas fisik-kimia perairan di Telaga Bromo selama musim penghujan pada bulan Januari-Maret 2016. Penelitian ini merupakan penelitian observasi dengan 4 stasiun yaitu pada tempat mencuci, tengah telaga, tempat dengan naungan vegetasi dan tempat yang tidak memiliki naungan vegetasi. Pengambilan sampel dilakukan 5 kali dengan 5 kali ulangan pada masing-masing stasiun. Hasil identifikasi diperoleh 2 divisi fitoplankton dengan 8 marga dan 3 filum zooplankton dengan 8 marga. Rata-rata densitas fitoplankton berkisar antara 499,13-1.188.576,82 ind/l, sedangkan rata-rata densitas zooplankton berkisar antara 0-138.319,12 ind/l. Data curah hujan dan data kelimpahan plankton yang didapat menunjukkan bahwa semakin tinggi intensitas hujan semakin berkurang kelimpahan plankton. Nilai indeks keanekaragaman berdasarkan indeks Shanon-Wiener menunjukkan skala 0H’1 sehingga Telaga Bromo memiliki kualitas air tercemar dengan status ekosistem yang labil. Indeks kemerataan jenis menunjukkan bahwa komunitas di Telaga Bromo tidak beragam sehingga terdapat dominansi. Genus yang mendominasi fitoplankton adalah Microcystis sedangkan zooplankton adalah genus Brachionus. Kata Kunci :Plankton, Struktur Komunitas Plankton, Telaga Bromo
Struktur Komunitas Plankton di Perairan Mangrove Karangsong, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat Putri Agung Purnamasari; Sudarsono Sudarsono; triatmanto triatmanto
Kingdom (The Journal of Biological Studies) Vol 5, No 5 (2016): Jurnal Prodi Biologi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v5i5.5880

Abstract

Penelitian mengenai struktur komunitas plankton ini bertujuan untuk mengetahui kemelimpahan, indeks keanekaragaman, dan indeks dominasi plankton di perairan mangrove Karangsong Indramayu, Jawa Barat. Penelitian ini merupakan penelitian eksplorasi yang dilakukan pada bulan Desember 2015 - Januari 2016. Lokasi pengambilan sampel plankton dilakukan secara purposive sampling, dilakukan di 3 zona sebanyak 5 kali ulangan dengan rentang waktu selama dua minggu. Identifikasi plankton dilakukan di Laboratorium Biologi FMIPA UNY. Teknik analisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian di perairan mangrove Karangsong ditemukan 140 jenis plankton terdiri dari fitoplankton 10 kelas yaitu Bacillariophyceae, Coscinodiscophyceae, Chlorophyceae, Dynophyceae, Conjugatophyceae (Zygnematophyceae), Trebouxiophyceae, Cyanophyceae, Euglenoida, Globotalamea, Polyhymenophora dan zooplankton 6 kelas yaitu Ciliata, Crustacea, Eurotatoria, Monogonanta, Rhizopoda, Scyphozoa. Kemelimpahan plankton sebesar 12.724 individu/liter, indeks keanekaragaman 3,03516 dan indeks dominasi 0,183926. Kata kunci : plankton, mangrove, struktur komunitas
PENGARUH VARIASI pH DAN TEKNIK INKUBASI TERHADAP PERTUMBUHAN FUNGI MIKORIZA HASIL ISOLASI DARI AKAR ANGGREK Dendrobium mutabile Rini Kusuma Astuti; Sudarsono Sudarsono; triatmanto triatmanto
Kingdom (The Journal of Biological Studies) Vol 5, No 7 (2016): Jurnal Biologi Vol 5 No 7 tahun 2016
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v5i7.6026

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) pengaruh variasi pH dan teknik inkubasi terhadap pertumbuhan fungi mikoriza Trichoderma sp hasil isolasi dari akar anggrek Dendrobium mutabile (2) pH dan teknik inkubasi yang menghasilkan pertumbuhan fungi mikoriza Trichoderma sp hasil isolasi dari akar anggrek Dendrobium mutabile terbaik. Penelitian ini merupakan penelitian ekperimental, menggunakan variasi pH dan teknik inkubasi. Media pertumbuhan fungi yang digunakan adalah Potato Dextrose Broth (PDB) dengan variasi pH (5, 7, dan 9). Teknik inkubasi yang digunakan adalah tanpa penggoyangan (statik) dan dengan penggoyangan pada kecepatan 150 rpm. Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Pertumbuhan fungi mikoriza diukur berdasarkan berat kering miselium yang ditimbang setiap 24 jam selama 168 jam. Pertumbuhan fungi mikoriza pada variasi pH dan teknik inkubasi menunjukkan hasil berbeda. Media pertumbuhan dengan pH 5 dan teknik inkubasi penggoyangan menghasilkan pertumbuhan fungi terbaik yang ditandai dengan dihasilkannya berat tertinggi (0,46 gram) pada lama inkubasi 96 jam. Berat miselium paling rendah (0,09 gram) dihasilkan pada pH 7 dengan teknik inkubasi statik.Kata kunci: fungi mikoriza, variasi pH, teknik inkubasi, pertumbuhan
DAYA TETAS KOKON CACING TANAH(Lumbricus rubellus)DI BAWAH PENGARUH PEMBERIAN INSEKTISIDA ORGANOFOSFAT Misbachun Aji Santosa; Ciptono Ciptono; Suhandoyo Suhandoyo
Kingdom (The Journal of Biological Studies) Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Prodi Biologi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v5i2.4646

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya tetas kokon cacing tanah (Lumbricus rubellus) di bawah pengaruh pemberian insektisida organofosfat.Jenis penelitian adalah eksperimen satu faktor pola acak lengkap.Objek yang digunakan dalam penelitian adalah kokon cacing tanah Lumbricus rubellus.Penelitian dilakukan selama 30 hari.Penelitian terdiri dari 5 kelompok perlakuan, yaitu kontrol (tanpa pemberian insektisida), P1 (0,4gr/L), P2 (0,6gr/L), P3 (0,8gr/L), dan P4 (1gr/L).Pemberian perlakuan insektisida organofosfat pada kokon selama 2 menit.Variabel tergayut dalam penelitian ini adalah daya tetas kokon cacing tanah Lumbricusrubellus.Data hasil penelitian di analisis dengan One Way Anova untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh insektisida terhadap daya tetas kokon Lumbricusrubellus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian insektisida organofosfat sampai dengan dosis 1gr/L, pada kokon cacing tanah Lumbricus rubellus tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap daya tetas kokon (P0,05). Kata kunci: Kokon, Lumbricus rubellus, insektisida orgsnofosfat.
PENGARUH PEMBERIAN SAKARIN TERHADAP MORFOMETRI FETUS PUTIH (Rattus norvegicus, L.) Andyka Ferry Pratama; Ciptono Ciptono; Sudarsono Sudarsono
Kingdom (The Journal of Biological Studies) Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Biologi Vol 6 No 1 tahun 2017
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v6i1.6054

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pemberian sakarin berpengaruh terhadap morfometri fetus tikus putih (Rattus norvegicus,L). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental satu faktor dengan menggunakan desain penelitian rancangan acak lengkap (RAL). Lokasi penelitian bertempat di Laboratorium Pengelolaan Hewan Biologi UNY. Penelitian dilaksanakan selama satu bulan dari Agustus-September 2015. Kelompok perlakuan terdiri dari lima kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari lima ulangan. Dosis sakarin yang digunakan adalah 0 mg/kg BB, 4 mg/kg BB, 8 mg/kg BB, 12 mg/kg BB, dan 16 mg/kg BB. Tikus putih betina yang digunakan adalah tikus putih yang kurang lebih berumur 2 bulan dengan berat ± 200 gram sebanyak 25 ekor. Perlakuan diberikan mulai hari ke 1 kebuntingan dan fetus dikeluarkan secara caesar pada hari ke-18. Data pengamatan morfometri meliputi parameter berat badan dan panjang badan fetus dianalisis menggunakan analisis uji One Way Anova dan dilanjutkan dengan menggunakan uji lanjut LSD (Least Square Difference ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian sakarin berpengaruh nyata (p0,05) terhadap penurunan berat badan fetus, sedangkan terhadap panjang badan tidak menunjukan hasil yang signifikani (p0,05)Kata kunci: Sakarin, Rattus norvegicus, fetus, dan Tikus Putih
TOKSISITAS LIMBAH CAIR PABRIK BATIK TERHADAP KELANGSUNGAN HIDUP, STRUKTUR HISTOLOGIK GINJAL, DAN DAGING IKAN NILA (Oreochromis niloticus) Azzah Mualifah; Sukiya Sukiya; Suhartini suhartini
Kingdom (The Journal of Biological Studies) Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Prodi Biologi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v5i4.5856

Abstract

Industri batik di kota Yogyakarta sangat banyak, namun pengolahan limbahnya masih sederhana, sehingga perlu dilakukan uji toksisitas. Peneitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh limbah cair pabrik batik terhadap kelangsungan hidup, struktur histologik ginjal, serta kandungan kromium pada daging ikan nila. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang dilakukan pada bulan November 2015- April 2016. Lokasi pengambilan sampel limbah cair pabrik batik di Imogiri Yogyakarta. Uji yang dilakukan yaitu uji pendahuluan, toksisitas, pengamatan struktur histologik ginjal ikan nila, pengukuran fisikokimia air, serta pengukuran kandungan kromium pada daging ikan nila. Limbah cair pabrik batik mempengaruhi kelangsungan hidup ikan nila dimana semakin tinggi kadar limbah cair pabrik batik semakin rendah tingkat kelangsungan hidup ikan nila serta mempengaruhi struktur histologik ginjal yang ditandai dengan adanya kerusakan berupa nekrosis, hipertropi pada sel tubulus, lumen menyempit, inti glomerulus mengalami piknosis, peradangan antar sel tubulus, sel terlepas dari glomerulus. Kandungan kromium pada daging ikan nila masih berada dalam ambang batas aman karena masih berada di bawah 2,5 mg/kg. Ambang  batas  yang  ditetapkan  oleh Dirjen POM No. 03725/ B/ SK/ 89. Kata kunci : ginjal, ikan nila, kelangsungan hidup, limbah batik, struktur histologik. 
STRUKTUR KOMUNITAS PLANKTON DI PERAIRAN WADUK WADASLINTANG KABUPATEN WONOSOBO Putu Wirabumi; Sudarsono Sudarsono; Suhartini suhartini
Kingdom (The Journal of Biological Studies) Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Prodi Biologi Vol 6 No 3 Tahun 2017
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v6i3.6815

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui kondisi lingkungan perairan berdasarkan parameter fisika kimia dan struktur komunitas plankton. Jenis penelitian adalah deskriptif dengan metode observasi. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan kondisi lingkungan perairan berdasarkan parameter fisika kimia berada pada golongan baik dengan kriteria air tidak tercemar. Komposisi jenis plankton terdiri dari 38 jenis yang terbagi menjadi 5 kelas kelompok fitoplankton dan 3 kelas kelompok zooplankton. Indeks keanekaragaman per zona dan keseluruhan berada pada tingkat keanekaragaman rendah sampai sedang dengan ekosistem terganggu, indeks dominansi per zona dan keseluruhan berada pada tingkat dominansi rendah, indeks kemerataan per zona dan keseluruhan berada pada tingkat kemerataan cukup sampai kurang merata dengan komunitas tertekan,  indeks kesamaan per zona berada pada tingkat kesamaan sangat rendah sampai tinggi, dan indeks kekayaan per zona berada pada tingkat kekayaan rendah, namun secara keseluruhan berada pada tingkat kekayaan tinggi.Kata kunci: Struktur komunitas, Plankton, Waduk Wadaslintang.
Pengaruh Pemberian Kromium Nitrat dan Kromium Klorida pada Tikus Wistar yang Diinduksi dengan Streptozotocin-Nicotinamide terhadap Gambaran Histologi Jantung Utami Amardi Putri; Tri Harjana; Tutiek Rahayu
Kingdom (The Journal of Biological Studies) Vol 5, No 6 (2016): Jurnal Biologi Vol 5 No 6 tahun 2016
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v5i6.5939

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian senyawa kromium nitrat dan kromium klorida terhadap histologi jantung tikus jantan galur Wistar yang diinduksi streptozotocin-nicotinamide. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL), menggunakan 2 kelompok kontrol dan 2 kelompok perlakuan, dilaksanakan selama 4 bulan. Tikus dibagi menjadi 4 kelompok perlakuan yaitu P1 (kromium nitrat), P2 (kromium klorida), K+ (kromium pikolinat) dan K- (Na-CMC). Variabel terikat berupa histologi jantung tikus berupa kerusakan pembuluh darah arteri dan nekrosis sel. Metode pengumpulan data dengan melakukan pengamatan histologi jantung menggunakan mikroskop cahaya. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif, independent t test,uji Kruskal-Wallis dan uji One Way Anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tikus yang diberi pelakuan kromium nitrat dan kromium klorida memberikan pengaruh yang tidak signifikan (p0,05) pada semua tahap nekrosis sel kecuali perbandingan kelompok P2 dan K- yang memberikan pengaruh secara signifikan (P0,05) pada tahap kariolisis dan memberikan pengaruh yang tidak signifikan (P0,05) dalam menurunkan kerusakan pembuluh darah arteri. Kata kunci: histologi jantung, kromium klorida, kromium nitrat, tikus
PENGARUH NANOPARTIKEL KULIT PISANG KEPOK (Musa ascuminata balbisiana colla) PADA LINDI TPA PIYUNGAN DI ATAS KADAR AMAN TERHADAP MORTALITAS DAN STRUKTUR HISTOLOGIK INSANG IKAN TAWES (Barbodes gonionotus) Anggun Andrtyani; Sukiya M.Si; Wispar Sunu Bram Dwandaru
Kingdom (The Journal of Biological Studies) Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Prodi Biologi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v5i2.3833

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh lindi TPA Piyungan  terhadap kehidupan dan struktur histologik insang ikan tawes, serta mengetahui pengaruh penambahan nanopartikel kulit pisang kepok sebagai biosorpsi logam berat pada lindi TPA Piyungan di atas kadar aman terhadap kehidupan dan struktur histologik insang ikan tawes. Sampel penelitian sebanyak 3 ekor, dan pengulangan 3 kali. Aklimatisasi dilakukan sebelum uji pendahuluan. Hasil uji pendahuluan menunjukkan bahwa kadar ambang batas bawah (LC0-48 jam) dan  kadar ambang batas atas (LC100-24jam). Kadar tersebut dijadikan dasar penentu untuk uji toksisitas ikan tawes.Lindi TPA Piyungan tergolong luar biasa toksik LC50- 96 jam = 0,0229 ml dengan kadar aman LC50- 48 jam = 0,0268 ml. Ikan yang hidup pada air dengan kadar lindi dan diberi nanopartikel memiliki cacah kematian yang lebih besar dalam jangka waktu 24 jam. Ikan tawes yang dipelihara pada air dengan kadar lindi dan diberi nanopartikel kulit pisang kepok memiliki kerusakan insang lebih kecil persentasenya
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK KULIT BUAH MANGGIS (Garcinia mangostana) TERHADAP JUMLAH ERITROSIT, LEUKOSIT, HEMOGLOBIN (Hb) DAN GAMBARAN HISTOLOGIK JANTUNG MENCIT (Mus musculus) YANG TERPAPAR ASAP ROKOK Ragil Nur Rahmawati; Tri Harjana; Sukiya Sukiya
Kingdom (The Journal of Biological Studies) Vol 5, No 8 (2016): Jurnal Biologi Vol 5 No 8 tahun 2016
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v5i8.6037

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) pengaruh pemberian ekstrak kulit buah manggis terhadap jumlah eritrosit, leukosit dan hemoglobin mencit yang terpapar asap rokok, (2) pengaruh pemberian ekstrak kulit buah manggis terhadap gambaran histologik jantung mencit yang terpapar asap rokok. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental, menggunakan variasi dosis ekstrak kulit buah manggis 280, 560 dan 560 (mg/KgBB) selama 30 hari yang diberikan kepada mencit yang terpapar asap rokok selama 15 menit. Variabel yang diamati adalah jumlah eritrosit, leukosit, hemoglobin dianalisis dengan One Way Anova dan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) dan gambaran histologik jantung (piknosis, karioreksis dan kariolisis) dianalisis dengan Kruskal Wallis (p≤0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kulit buah manggis tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah eritrosit,tetapi pada perlakuan dosis 560 mg/KgBB menaikkan jumlah eritrosit. Ekstrak kulit buah manggis berpengaruh nyata terhadap penurunan jumlah leukosit pada dosis 280 mg/KgBB dan berpengaruh nyata terhadap peningkatan hemoglobin pada dosis 840 mg/KgBB pada mencit yang terpapar asap rokok. Ekstrak kulit buah manggis juga berpengaruh terhadap penurunan jumlah kerusakan sel jantung pada dosis 840 mg/KgBB memiliki jumlah kerusakan sel jantung yang paling rendah. Kata Kunci : ekstrak kulit buah manggis, eritrosit, leukosit, hemoglobin, histologi jantung, mencit, asap rokok

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 1 (2026): Kingdom: The Journal of Biological Studies - In Progress Vol 11, No 2 (2025): Kingdom: The Journal of Biological Studies Vol 11, No 1 (2025): Kingdom: The Journal of Biological Studies Vol 10, No 2 (2024): Kingdom: The Journal of Biological Studies Vol 10, No 1 (2024): Kingdom: The Journal of Biological Studies Vol 9, No 2 (2023): Kingdom: The Journal of Biological Studies Vol 9, No 1 (2023): Kingdom: The Journal of Biological Studies Vol 8, No 2 (2022): Kingdom: The Journal of Biological Studies Vol 8, No 1 (2022): Kingdom: The Journal of Biological Studies Vol 7, No 8 (2018): Jurnal Prodi Biologi Vol 7 No 8 Tahun 2018 Vol 7, No 7 (2018): Jurnal Prodi Biologi Vol 7 No 7 Tahun 2018 Vol 7, No 6 (2018): Jurnal Prodi Biologi Vol 7 No 6 Tahun 2018 Vol 7, No 5 (2018): Jurnal Prodi Biologi Vol 7 No 5 Tahun 2018 Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Prodi Biologi Vol 7 No 4 Tahun 2018 Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Prodi Biologi Vol 7 No 3 Tahun 2018 Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Prodi Biologi Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Prodi Biologi Vol 6, No 8 (2017): Jurnal Prodi Biologi Vol 6 No 8 Tahun 2017 Vol 6, No 7 (2017): Jurnal Prodi Biologi Vol 6 No 7 Tahun 2017 Vol 6, No 6 (2017): Jurnal Prodi Biologi Vol 6 No 6 Tahun 2017 Vol 6, No 5 (2017): Jurnal Prodi Biologi Vol 6 No 5 Tahun 2017 Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Prodi Biologi Vol 6 No 4 Tahun 2017 Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Prodi Biologi Vol 6 No 3 Tahun 2017 Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Prodi Biologi Vol 6 No 2 Tahun 2017 Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Biologi Vol 6 No 1 tahun 2017 Vol 5, No 8 (2016): Jurnal Biologi Vol 5 No 8 tahun 2016 Vol 5, No 7 (2016): Jurnal Biologi Vol 5 No 7 tahun 2016 Vol 5, No 6 (2016): Jurnal Biologi Vol 5 No 6 tahun 2016 Vol 5, No 5 (2016): Jurnal Prodi Biologi Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Prodi Biologi Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Prodi Biologi Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Prodi Biologi Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Prodi biologi More Issue