cover
Contact Name
Ahmad Kamal Sudrajat
Contact Email
kamalsudrajat@uny.ac.id
Phone
+6285855911229
Journal Mail Official
kingdom@uny.ac.id
Editorial Address
Jl. Colombo Yogyakarta No.1, Karang Malang, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Kingdom (The Journal of Biological Studies)
ISSN : 29865328     EISSN : 29864844     DOI : https://doi.org/10.21831
Kingdom Journal (The Journal of Biological Studies) is a journal published by the Biology Study Program, Department of Biology Education, FMIPA, Yogyakarta State University. This journal publishes scientific articles resulting from research and student studies in the fields of biology and applied biology. Published articles are peer-reviewed by no less than two bestari partners and apply scientific publishing ethics as stipulated by COPE (Committee on Publication Ethics). The scope of this journal covers the fields of biology, biotechnology and bioinformatics, applied biology in the fields of microbiology, environment, waters, agriculture, waters, industry, health, and other relevant fields.
Articles 158 Documents
UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK BUAH MENTIMUN (Cucumis sativus L.) TERHADAP MORTALITAS LARVA Anopheles aconitus Irfan Azis Nurhidayat; Sukiya Sukiya
Kingdom (The Journal of Biological Studies) Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Prodi Biologi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v7i2.12122

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) mengetahui pengaruh ekstrak buah mentimun (Cucumis sativus L.)terhadap mortalitas larva nyamuk Anopheles aconitus, (2) mengetahui konsentrasi efektif ekstrak buahmentimun terhadap mortalitas larva nyamuk Anopheles aconitus, dan (3) mengetahui nilai LC50 24 jamekstrak buah mentimun terhadap mortalitas larva nyamuk Anopheles aconitus. Penelitian ini merupakaneksperimental laboratorium dengan desain post test only controlled group design. Ekstrak buah mentimundibuat dengan metode maserasi. Objek penelitian ini adalah larva nyamuk Anopheles aconitus instar III danIV dari B2P2VRP Salatiga umur 6-9 hari yang hidup dan bergerak aktif. Analisis data menggunakan probitLC50 24, Kruskal-Wallis, dan uji lanjut Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukan perlakuan konsentrasi0,01% (p0,05) paling berpengaruh terhadap peningkatan mortalitas larva Anopheles aconitus instar III danIV. Hasil analisis probit LC50 24 jam uji definitif adalah 0,009%. Konsentrasi efektif terhadap mortalitas 90%larva adalah 0,01-0,011%. Konsentrasi efektif terhadap mortalitas 100% larva adalah 0,1%.Kata Kunci : ekstrak buah mentimun, larva nyamuk Anopheles aconitus instar III dan IV, mortalitas larva, LC50 24 jam.
EKSISTENSI DAN DISTRIBUSI BERINGIN (Ficus spp.) SEBAGAI MITIGASI PENCEMARAN UDARA DI KOTA YOGYAKARTA Lain Miftahu Suad; IGP Suryadarma; Suhartini suhartini
Kingdom (The Journal of Biological Studies) Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Prodi Biologi Vol 6 No 3 Tahun 2017
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v6i3.6814

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perspektif eksistensi Beringin bagi masyarakat tradisional Kota Yogyakarta, distribusi dan kemelimpahan jumlah individu Beringin di Kota Yogyakarta, ukuran Beringin, kemampuan Beringin dalam mereduksi polutan di udara, dan pengetahuan masyarakat tradisional Kota Yogyakarta tentang Beringin.Objek penelitian ini adalah pohon Beringin yang ada di Kota Yogyakarta khususnya yang berada di Ruang Terbuka Hijau (RTH. Subjek penelitian ini adalah masyarakat Kota Yogyakarta, khususnya abdi dalem Keraton Yogyakarta. Lokasi penelitian ini di tepi jalan raya, halaman perkantoran, lapangan terbuka, dan Kebun Binatang Gembira Loka (KBGL). Metode yang digunakan dalam pengumpulan data ialah observasi dan survei (wawancara). Analisis data dilakukan secara deskriptif dan statistik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 4 poin penting yang menjadi landasan perspektif bagi masyaratakat tradisional Kota Yogyakarta dalam memaknai eksistensi Beringin, distribusi Beringin di Kota Yogyakarta menyesuaikan dengan garis tepi jalan atau tepi alun-alun, terdapat kemelimpahan jumlah sebanyak 899 individu Beringin yang terdiri dari Beringin (Ficus benjamina L.) dan  Preh (Ficus ribes B). Beringin yang ditemukan meliputi habitus semai, pancang, tiang, pohon, bonsai, dan epifit. Kemelimpahan jumlah Beringin di Kota Yogyakarta tersebar pada 83 lokasi. Rata-rata umur pohon Beringin sebesar 15,9 tahun  dan tinggi 5,79 m. Rata-rata Pb yang terserap dan terjerap pada daun dan kulit batang  Beringin masing-masing 0,3 mg/kg dan 0,5 mg/kg sedangkan Preh 0,6 mg/kg dan 0,2  mg/kg. Rata-rata debu yang terjerap pada Beringin 0,0381 g dan Preh 0,0030 g. Sebesar  75% masyarakat tradisional Kota Yogyakarta mengetahui pengetahuan tentang Beringin. Kata Kunci: Eksistensi, Distribusi, Beringin, Mitigasi, Pencemaran udara, Masyarakat tradisional Kota Yogyakarta
PENGARUH VARIASI JENIS PUPUK TERHADAP DINAMIKA POPULASI JENIS-JENIS GULMA PADA TANAMAN TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill.) Amanina khusna Maulida; Tien Aminatun; Victoria Henuhili
Kingdom (The Journal of Biological Studies) Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Prodi Biologi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v5i2.3820

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi jenis, pola dinamika populasi jenis-jenis gulma dan indeks diversitas gulma yang tumbuh di lahan tanaman tomat. Penelitian dilakukan dengan menggunakan 4 variasi jenis pupuk yaitu NPK, kascing, kandang dan kompos. masing-masing perlakuan terdiri atas 5 plot pengulangan berukuran 2x2 m2 yang disusun secara acak. Penyiangan dilakukan 2 minggu sekali setelah selesai penghitungan dan pencatatan jenis serta kemelimpahan gulma. Data digunakan untuk mengetahui komposisi jenis, pola dinamika populasi jenis-jenis gulma dengan menggunakan analisis densitas, serta untuk mengetahui pola diversitas dengan menggunakan formula Shannon-Weiner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 35 jenis gulma dari 18 famili pada perlakuan pupuk NPK, 41 jenis dari 18 famili pada perlakuan pupuk kascing, 37 jenis dari 16 famili pada perlakuan pupuk kandang dan 39 jenis dari 17 famili pada perlakuan pupuk kompos. Gulma Cyperus rotundus, Cleome aspera dan Richardia scabra merupakan gulma yang mendominasi di setiap perlakuan. Selain itu, pola dinamika populasi jenis-jenis gulma pada saat minggu pertama umur tanaman tomat hingga minggu ke 5 mengalami penurunan, pada pengamatan gulma pada minggu ke 7 polanya juga mengalami penurunan namun tidak terlalu signifikan seperti pada pengamatan sebelumnya, pada pengamatan minggu ke 9 pola dinamika populasi jenis-jenis gulma mengalami kenaikan dan dari analisis indeks diversitas diketahui bahwa keanekaragaman gulma pada perlakuan pupuk kompos adalah yang tertinggi, sedangkan yang terendah adalah pada perlakuan pupuk NPK.  
PENGARUH VARIASI KONSENTRASI PUPUK ORGANIK TERHADAP PRODUKTIVITAS TANAMAN KACANG PANJANG DENGAN PEMAPARAN SUARA GARENGPUNG Hilda Afrianti Bahri; Ratnawati Ratnawati; Djukri Djukri
Kingdom (The Journal of Biological Studies) Vol 5, No 8 (2016): Jurnal Biologi Vol 5 No 8 tahun 2016
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v5i8.6036

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi pupuk organik cair terhadap luas bukaan mulut stomata dan produktivitas tanaman kacang panjang (Vigna sinensis L.) dengan pemaparan suara garengpung termanipulasi pada frekuensi 4.500 Hz. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang dilakukan pada bulan Februari 2016 hingga Juni 2016 di green house lantai 4 Laboratorium Biologi, FMIPA UNY. Populasi dalam penelitian ini adalah 120 benih tanaman kacang panjangvarietas Sabuk Ijo dan sampel dalam penelitian ini adalah 30 tanaman yang diambil secara acak. Penelitian ini dilakukan dengan memberikan variasi konsentrasi pupuk organik cair yaitu 0 cc/l, 2 cc/l, 2,5 cc/l, 3 cc/l, 3,5 cc/l dan 4 cc/l pada tanaman yang terpapar gelombang  suara garengpung termanipulasi pada frekuensi 4.500 Hz. Parameter yang diamati dalam penelitian ini antara lain luas bukaan mulut stomata, aktivitas nitrat reduktase dan produktivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi konsentrasi pupuk organik cair tidak berpengaruh terhadap produkivitas tanaman kacang panjang dan pemberian gelombang suara berpengaruh terhadap luas bukaan mulut stomata daun. Konsentrasi pupuk organik cair yang terbaik untuk produktivitas tanaman kacang panjang adalah 3,5 cc/l. Kata kunci: kacang panjang (Vigna sinensis L.), pupuk organik cair, suara garengpung termanipulasi, produktivitas 
Pengaruh Penyiraman Hasil Biodegradasi Daun Oleh Keong Mas (Pomacea canaliculata L.) Terhadap Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens) Fitri Purnamasari; Djukri Djukri; IGP Suryadarma
Kingdom (The Journal of Biological Studies) Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Prodi Biologi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v5i4.4688

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyiraman air kolam hasil biodegradasi daun oleh keong mas (Pomacea canaliculata L.) terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens) dan mengetahui konsentrasi optimum N, P, K yang terkandung pada hasil biodegradasi daun oleh keong mas yang berukuran 5 cm, 4 cm, 3 cm dan 2 cm terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman cabai rawit. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen menggunakan pola Rancangan Acak Lengkap yang dilakukan pada bulan Januari-Mei 2016 di Kebun Biologi FMIPA UNY. Penyiraman berasal dari air hasil pemeliharaan keong dengan ukuran tiap bak yaitu A=5cm, B=4cm, C=3cm dan D=2cm. Air tersebut diuji kandungan N, P, dan K di BPTP. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penyiraman hasil biodegradasi daun oleh keong mas memberikan pengaruh signifikan pada tinggi tanaman, jumlah daun 7 hst, 14 hst, 21 hst, panjang akar, bobot basah dan bobot kering. Namun penyiraman hasil biodegradasi tidak memberikan pengaruh signifikan pada jumlah daun 28 hst dan 35 hst serta kadar klorofil total. Penyiraman hasil biodegradasi daun oleh keong mas yang berukuran 5 cm, berat 210gr/10 keong dengan konsentrasi N 0,010%, P 0,005% K 0,045% memberikan hasil terbaik pada tinggi tanaman, jumlah daun, panjang akar, bobot basah, dan bobot kering tanaman cabai rawit.Kata kunci: Biodegradasi, keong mas, ukuran keong, cabai rawit.
PENGARUH LUMUT (BRYOPHYTA) SEBAGAI KOMPOSISI MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN SAWI HIJAU (Brassica juncea L.) Annisa Milda; Djukri Djukri; IGP Suryadarma
Kingdom (The Journal of Biological Studies) Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Prodi Biologi Vol 6 No 2 Tahun 2017
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v6i2.6131

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui pengaruh media tanam lumut yang mengandung unsur hara terhadap parameter pertumbuhan tanaman sawi hijau. (2) Mengetahui pengaruh media tanam lumut yang mengandung unsur hara terhadap parameter produksi tanaman sawi hijau. (3) Mengetahui komposisi jenis media mana yang memberikan hasil paling baik terhadap pertumbuhan dan produksi sawi hijau. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen menggunakan pola Rancangan Acak Lengkap yang dilakukan pada April-Juni 2016 di Green House Kebun Biologi FMIPA UNY. Media tanam sawi hijau berasal dari kombinasi lumut, sekam, dan cocopeat. Berbagai media tanam tersebut diuji kandungan N, P, K, C-Organik, Kadar air, dan pH-nya di BPTP DIY. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media tanam lumut dan kombinasinya memberikan pengaruh signifikan ditunjukkan dengan nilai α 0.05 pada tinggi tanaman, jumlah daun, bobot basah, dan bobot kering. Akan tetapi media tanam lumut dan kombinasinya memberikan pengaruh yang tidak signinifkan (α 0.05) pada tanaman sawi hijau untuk parameter kadar klorofil total. Media tanam B dengan campuran lumut+arang sekam dengan kandungan N 0,42%; P 226 mg; K 190 mg; C-Organik 5.27%; Kadar air 24.66%; dan pH 6.67 memberikan hasil terbaik pada parameter tinggi tanaman dan kadar klorofil total. Media tanam D dengan campuran lumut + cocopeat  dengan kandungan N 0.49 %; P 205 mg; K 181 mg; C-Organik 7.94%; Kadar air 38.36%; dan pH 6.32 memberikan hasil terbaik pada parameter bobot basah dan bobot kering. Media tanam A dengan komposisi lumut memiliki kandungan N 0,6%; P 210 mg; K 56 mg; C-Organik 4,48%; Kadar air 22.52%; dan pH 6.62 memberikan hasil terbaik pada parameter jumlah daun.Kata kunci: Lumut, media tanam, pertumbuhan, sawi hijau
ISOLASI DAN IDENTIFIKASI KAPANG ENDOFIT DARI POHON SENGON PROVENAN KEPULAUAN SOLOMON BERDASARKAN MORFOLOGI DAN MOLEKULER (ANALISIS rDNA ITS (INTERNAL TRANSCRIBED SPACER) Wahyu Nuryadi H; Anna Rakhmawati; Istiana Prihatini
Kingdom (The Journal of Biological Studies) Vol 5, No 6 (2016): Jurnal Biologi Vol 5 No 6 tahun 2016
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v5i6.5938

Abstract

Kapang endofit merupakan organisme yang memiliki potensi sebagai agen hayati pengendali hama patogen pada tanaman. Perlu adanya penelitian untuk mengisolasi dan mengidentifikasi kapang endofit dari jaringan tanaman yang diketahui memiliki tingkat resistensi terhadap suatu penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi kapang endofit dari pohon sengon provenan Kepulauan Solomon menggunakan analisis rDNA ITS, serta mempelajari karakter morfologi isolat yang berhasil diisolasi. Isolasi kapang endofit dilakukan dengan cara menanam bagian bagian daun, tangkai daun, ranting dan kulit batang pohon sengon pada media MEA, kultur tunggal isolat kapang endofit diidentifikasi berdasarkan morfologi dan molekuler pada sekuen rDNA ITS (ITS1-5.8S-ITS2). Hasil penelitian ini mendapatkan 28 isolat kapang endofit, namun hanya 26 isolat yang menunjukkan hasil sequencing yang baik dan digunakan untuk proses analisis filogenetik. Hasil identifikasi diperoleh sebanyak 4 isolat teridentifikasi sebagai genus Lasiodiplodia, 4 isolat sebagai famili Didymellaceae, 11 isolat teridentifikasi sebagai genus Phompopsis, 5 isolat sebagai genus Colletotrichum, 1 isolat sebagai genus Nemania, dan 1 isolat sebagai genus Xylaria. Kata kunci: Kapang Endofit, Morfologi Kapang, Analisis rDNA ITS, Sengon Provenan Kepulauan Solomon. 
FENOLOGI PERKEMBANGAN BUNGA DAN POLINIA SPATHOGLOTTIS PLICATA BLUME Mir’atun Suroya Mir’atun Suroya; Budiwati Budiwati; Rtanawati Ratnawati
Kingdom (The Journal of Biological Studies) Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Prodi biologi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v5i1.992

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fenologi perkembangan bunga dan polinia S. plicata Blume. Penelitian ini bersifat deskriptif eksploratif. Untuk mengetahui tiap tahap perkembangan bunga S. plicata Blume dilakukan pengamatan fase-fase perkembangan bunga dari fase inisiasi sampai antesis.Fenologi perkembangan bunga S.plicata Blume adalah sebagai berikut: (1) inisiasi awal, (2) inisiasi tengah tahap I (-39 s/d -36 HSA), (3) inisiasi tengah tahap II (-35 s/d -18 HSA), (4) inisiasi akhir (-17 s/d -10 HSA), (5) preantesis awal (-9 s/d -5 HSA), (6) preantesis akhir (-4 s/d -1 HSA), dan (6) antesis (HSA s/d +3 HSA). Sedangkan untuk mengetahui tahap perkembangan polinia, dilakukan pengamatan preparat berseri kuncup bunga dan ginostemium S.plicata Blume pada setiap fase.Perkembangan poliniaS.plicata Blume adalah sebagai berikut: (1) antera tersusun oleh sel meristematik homogen, (2) antera menunjukkan 2 teka, (3) mikrosporangium menunjukkan kumpulan sel induk mikrospora, (4) tahap metaphase I, (5) tahap sel diad, (6) tahap tetrad mikrospora, memperlihatkan tetrad isobilateral, tetrad decusate, dan tetrad tetrahedral. Kata kunci: fenologi, polinia, Spathoglottis plicata Blume
AKTIVITAS ANTIBAKTERI BERBAGAI POLIMER ANTIMIKROBA TERHADAP BAKTERI YANG DIISOLASI DARI PERMUKAAN LENSA KONTAK SECARA IN VITRO Nur Fathurahman Ridwan; Anna Rakhmawati; Bidhari Pidhatika
Kingdom (The Journal of Biological Studies) Vol 5, No 7 (2016): Jurnal Biologi Vol 5 No 7 tahun 2016
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v5i7.6031

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai daya hambat, potensi relatif dan nilai kadar hambat minimum dari polimer Poli L-Lisin (PLL), Peptida Antimikroba (PAM), Poli L-Lisin-graft- Poli Etilen Glikol (PLL-g-PEG), dan Poli L-Lisin-graft-Poli 2-Metil-2-Oxazolin (PLL-g-PMOXA) terhadap bakteri yang telah diisolasi dari lensa kontak. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen rancangan acak lengkap (RAL) 2 faktor dengan 5 ulangan. bakteri yang diujikan adalah Staphylococcus sp., Neisseria sp., Aeromonas sp, dan Enterobacter sp. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan PLL dan AMP kadar lebih rendah (50 ppm-250 ppm) dibandingkan dengan PLL-g-PEG dan PLL-g-PMOXA (250 ppm-500 ppm) pada berbagai bakteri yang diujikan. PLL dan AMP memiliki potensi relatif yang lebih tinggi dibandingkan dengan PLL-g-PEG dan PLL-g-PMOXA jika dibandingkan dengan kloramfenikol. Terdapat kebocoran sel pada membran plasma dari sel bakteri yang diujikan dari perlakuan polimer PLL, AMP dan PLL-g-PEG, PLL-g-PMOXA sedangkan kerusakan dinding sel dari nilai N-Ag memiliki perbedaan hasil perlakuan PLL dan AMP cenderung menyebabkan kerusakan dinding sel namun polimer PLL-g-PEG dan PLL-g-PMOXA cenderung tidak menyebabkan kerusakan peptidoglikan.Kata kunci: Antibakteri, AMP, daya hambat, Lensa Kontak.
PENGARUH EKSTRAK KACANG PANJANG (Vigna sinensis, L.) TERHADAP JUMLAH KELENJAR DAN KETEBALAN LAPISAN ENDOMETRIUM TIKUS PUTIH BETINA (Rattus norvegicus, L.) Rahma Berlianti Suardi; Suhandoyo Suhandoyo; Triharjana Triharjana
Kingdom (The Journal of Biological Studies) Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Prodi Biologi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v5i3.4683

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak kacang panjang (Vigna sinensis, L.) terhadap jumlah kelenjar dan ketebalan lapisan endometrium tikus putih betina (Rattus norvegicus, L.). Desain penelitian ini adalah eksperimen satu faktor yang menggunakan pola acak lengkap. Objek yang digunakan dalam penelitian ini adalah tikus putih betina yang berumur 2 bulan, berat badan± 200 gram. Tikus dibagi ke dalam 4 kelompok dengan masing- masing kelompok menggunakan 5 ekor tikus sebagai ulangan, yaitu kontrol (tanpa pemberian ekstrak kacang panjang), P1 (280 mg/ekor tikus/hari), P2 (560 mg/ekor tikus/hari), P3 (1120 mg/ekor tikus/hari). Variabel tergayut dalam penelitian ini adalah jumlah kelenjar dan ketebalan lapisan endometrium uterus tikus putih betina. Perlakuan dilakukan selama 21 hari secara oral. Ekstrak kacang panjang dibuat dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Ketebalan endometrium di analisis dengan analisis One Way Anova untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan pengaruh perlakuan. Apabila terdapat pengaruh nyata, maka dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) untuk membedakan antara kelompok perlakuan. Sedangkan, untuk menganalisis pengaruh perlakuan terhadap jumlah kelenjar endometrium dilakukan Uji Kruskal-Wallis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak kacang panjang memberikan pengaruh nyata (p0,05) terhadap jumlah kelenjar endometrium dan ketebalan lapisan endometrium tikus putih. Kata kunci: Ekstrak kacang panjang¸ jumlah kelenjar endometrium, tebal lapisan endometrium,  tikus putih betina

Page 11 of 16 | Total Record : 158


Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 11, No 2 (2025): Kingdom: The Journal of Biological Studies Vol 11, No 1 (2025): Kingdom: The Journal of Biological Studies Vol 10, No 2 (2024): Kingdom: The Journal of Biological Studies Vol 10, No 1 (2024): Kingdom: The Journal of Biological Studies Vol 9, No 2 (2023): Kingdom: The Journal of Biological Studies Vol 9, No 1 (2023): Kingdom: The Journal of Biological Studies Vol 8, No 2 (2022): Kingdom: The Journal of Biological Studies Vol 8, No 1 (2022): Kingdom: The Journal of Biological Studies Vol 7, No 8 (2018): Jurnal Prodi Biologi Vol 7 No 8 Tahun 2018 Vol 7, No 7 (2018): Jurnal Prodi Biologi Vol 7 No 7 Tahun 2018 Vol 7, No 6 (2018): Jurnal Prodi Biologi Vol 7 No 6 Tahun 2018 Vol 7, No 5 (2018): Jurnal Prodi Biologi Vol 7 No 5 Tahun 2018 Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Prodi Biologi Vol 7 No 4 Tahun 2018 Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Prodi Biologi Vol 7 No 3 Tahun 2018 Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Prodi Biologi Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Prodi Biologi Vol 6, No 8 (2017): Jurnal Prodi Biologi Vol 6 No 8 Tahun 2017 Vol 6, No 7 (2017): Jurnal Prodi Biologi Vol 6 No 7 Tahun 2017 Vol 6, No 6 (2017): Jurnal Prodi Biologi Vol 6 No 6 Tahun 2017 Vol 6, No 5 (2017): Jurnal Prodi Biologi Vol 6 No 5 Tahun 2017 Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Prodi Biologi Vol 6 No 4 Tahun 2017 Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Prodi Biologi Vol 6 No 3 Tahun 2017 Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Prodi Biologi Vol 6 No 2 Tahun 2017 Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Biologi Vol 6 No 1 tahun 2017 Vol 5, No 8 (2016): Jurnal Biologi Vol 5 No 8 tahun 2016 Vol 5, No 7 (2016): Jurnal Biologi Vol 5 No 7 tahun 2016 Vol 5, No 6 (2016): Jurnal Biologi Vol 5 No 6 tahun 2016 Vol 5, No 5 (2016): Jurnal Prodi Biologi Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Prodi Biologi Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Prodi Biologi Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Prodi Biologi Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Prodi biologi More Issue