cover
Contact Name
Ahmad Kamal Sudrajat
Contact Email
kamalsudrajat@uny.ac.id
Phone
+6285855911229
Journal Mail Official
kingdom@uny.ac.id
Editorial Address
Jl. Colombo Yogyakarta No.1, Karang Malang, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Kingdom (The Journal of Biological Studies)
ISSN : 29865328     EISSN : 29864844     DOI : https://doi.org/10.21831
Kingdom Journal (The Journal of Biological Studies) is a journal published by the Biology Study Program, Department of Biology Education, FMIPA, Yogyakarta State University. This journal publishes scientific articles resulting from research and student studies in the fields of biology and applied biology. Published articles are peer-reviewed by no less than two bestari partners and apply scientific publishing ethics as stipulated by COPE (Committee on Publication Ethics). The scope of this journal covers the fields of biology, biotechnology and bioinformatics, applied biology in the fields of microbiology, environment, waters, agriculture, waters, industry, health, and other relevant fields.
Articles 158 Documents
PENGARUH PENGGUNAAN TEKNOLOGI AMONIASI DAN FERMENTASI (AMOFER) TERHADAP PERUBAHAN FISIK DAN NUTRIEN DAUN KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis) Hasdarini, Mifta; Nurcahyo, Heru
Kingdom: The Journal of Biological Studies Vol 9, No 1 (2023): Kingdom: The Journal of Biological Studies
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v9i1.18188

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh proses amoniasi dan fermentasi (amofer) terhadap kualitas organoleptik dan kualitas nutrien daun kelapa sawit sebagai pakan ternak ruminansia. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) pola faktorial dengan 2 faktor, yakni lama waktu pemeraman dan konsentrasi urea. Terdapat 2 taraf dosis urea yang digunakan yakni 4% dan 6% dengan mempertimbangkan kebutuhan urea pada pakan dan lama waktu yang digunakan masing-masing 3 minggu, 4 minggu, dan 5 minggu secara berurutan. Parameter yang diamati adalah kualitas organoleptik yaitu (tekstur, warna, aroma, dan keberadaan jamur) dan kualitas nutrien (protein kasar, serat kasar, lemak kasar, abu). Data dianalisis dengan analisis ragam untuk mengetahui pengaruh pemberian dosis urea dan lama waktu fermentasi. Penelitian menunjukkan bahwa teknologi amofer memberikan pengaruh nyata terhadap perubahan fisik yaitu warna menjadi kecokelatan, aroma asam beraroma khas amonia, tekstur menjadi lebih lunak dan keberadaan jamur yang tidak terlalu banyak serta meningkatkan kualitas nutrien berupa kenaikan kandungan protein tercerna, lemak tercerna dan abu serta penurunan kadar serat kasar. Dapat disimpulkan bahwa proses amoniasi fermentasi dapat meningkatkan kualitas organoleptik dan kualitas nutrien daun kelapa sawit sebagai pakan ternak ruminansia. Kata kunci:Amoniasi, Fermentasi, EM-4, Urea, Elaeis guineensis
PENGARUH KOMBINASI KONSENTRASI ZAT PENGATUR TUMBUH NAA DAN 2-IP TERHADAP PERTUMBUHAN ANGGREK Dendrobium sp. SECARA IN VITRO Suryani, Suryani; Ratnawati, Ratnawati
Kingdom: The Journal of Biological Studies Vol 10, No 1 (2024): Kingdom: The Journal of Biological Studies
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v10i1.18777

Abstract

Abstrak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kombinasi konsentrasi NAA dan 2-iP dan interaksi kedua faktor terhadap pertumbuhan tunas aksiler anggrek Dendrobium sp., mengetahui kombinasi konsentrasi yang optimum dan posisi nodus terbaik, Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap Faktorial, terdiri dari dua faktor: kombinasi konsentrasi zpt (NAA (0; 0,05; 0,1; 0,15; 0,2), 2-iP (2; 1,5; 1; 0,5; 0) dan posisi nodus (atas, bawah, tengah) sebanyak 6 ulangan. Eksplan menggunakan anggrek silangan Dendrobium Apel Ireng (D.S.Santoso 2019) x Dendrobium Vian (D.S.Santoso 2018) dari Dede Orchid Malang dan memiliki 4 nodus. Medium dasar mengunakan New Phalaenopsis (NP)+Air Kelapa. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan ANOVA. Jika terjadi beda nyata, analisis dilanjutkan dengan uji DMRT dengan taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan 0,1 ppm NAA + 1 ppm 2-iP optimum pada pertumbuhan tunas aksiler anggrek Dendrobium Apel Ireng x Dendrobium Vian. Posisi nodus terbaik adalah posisi nodus bagian tengah. Tidak terdapat pengaruh penambahan variasi kombinasi konsentrasi zpt  (NAA+2-iP) dalam menginduksi tunas aksiler pada semua parameter serta tidak terdapat interaksi variasi kombinasi konsentrasi zpt (NAA+2-iP) dan posisi nodus terhadap induksi tunas aksiler pada semua parameter. Kata kunci : NAA, 2-iP, Posisi Nodus, Dendrobium sp., Kultur Jaringan, Tunas Aksiler
PENGARUH KOMBINASI EKSTRAK DAUN BAYAM MERAH (Amaranthus tricolor, L.) DAN BIJI KACANG POLONG (Pisum sativum, L.) TERHADAP STRUKTUR HISTOLOGI HATI, GINJAL DAN LAMBUNG TIKUS PUTIH BETINA (Rattus norvegicus) Maisaroh, Siti; harjana, tri
Kingdom: The Journal of Biological Studies Vol 9, No 2 (2023): Kingdom: The Journal of Biological Studies
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v9i2.18196

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi ekstrak daun bayam merah (Amaranthus tricolor, L.) dan biji kacang polong (Pisum sativum, L.) terhadap struktur histologi hati, ginjal dan lambung tikus putih betina (Rattus norvegicus). Penelitian menggunakan tikus putih betina berumur 2 bulan dengan berat ±200gr sebanyak 20 ekor terbagi dalam empat kelompok yang terdiri atas 1 kelompok kontrol (P0) dan 3 kelompok perlakuan ekstrak (P1 25mg/kgBB bayam merah: 75mg/kgBB kacang polong, P2 50mg/kgBB bayam merah: 50mg/kgBB kacang polong, dan P3 75mg/kgBB bayam merah: 25mg/kgBB kacang polong). Setiap kandang terdiri 5 ekor tikus. Perlakuan dilakukan selama 21 hari. Data yang diamati berupa struktur histologi organ hati, ginjal dan lambung. Data kerusakan sel organ hati dan ginjal dianalisis menggunakan One Way Anova. Apabila terdapat pengaruh, dilanjutkan uji DMRT (Duncan’s Multiple Range Test). Data organ lambung dianalisis secara deskriptif mengenai kerusakan struktur lapisan. Hasil penelitian menunjukkan pemberian ekstrak kombinasi daun bayam merah (Amaranthus tricolor, L.) dan biji kacang polong (Pisum sativum, L.) : (1) berpengaruh nyata (P0,05) terhadap jumlah sel hati tahap piknosis dan karioreksis, tetapi berpengaruh tidak nyata (P0,05) pada lisis, (2) berpengaruh nyata (P0,05) terhadap jumlah sel ginjal tahap piknosis, tetapi berpengaruh tidak nyata (P0,05) pada karioreksis dan lisis, (3) pada struktur lambung tidak menunjukkan perbedaan dari kondisi normal.Kata kunci: Ekstrak, Bayam, Kacang, Piknosis, Karioreksis
HYGINIE, SANITATION AND NUTRITION OF SNACKS IN THE CANTEEN Rahayu, Tutiek; Fauzan, Aji Nur Nur; Pertiwi, Kartika Ratna
Kingdom: The Journal of Biological Studies Vol 9, No 2 (2023): Kingdom: The Journal of Biological Studies
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v9i2.20106

Abstract

The purpose of this study was to determine the sanitation hygiene of the school canteen, the contribution of wet snack food to meeting the daily nutritional needs of students and to find out whether there were differences in sanitation and nutritional hygiene between wet snacks sold in the school canteen between Adiwiyata school canteens and non-Adiwiyata schools. This type of research is a descriptive observational research. The sample in this study is packaged and unpackaged snacks which are often sold in the school canteen. The variables in the study were the condition of the snacks in SD Adiwiyata and SD non-Adiwiyata in Bantul Regency. The standard instrument from the Indonesian Ministry of Health regarding hygiene, sanitation and nutritional content of food uses a computer application "nutry survey" and the E. coli test at the Microbiology Laboratory of the Faculty of Mathematics and Natural Sciences UNY. The result of the research is that the value of hygiene and sanitation of SD Adiwiyata canteen is 81.43% with good criteria, while non-Adiwiyata elementary school is 68.81% with moderate criteria. The average energy adequacy per day is 1461.6 kcal, while the recommended energy adequacy is 1594.5 kcal, thus only 92% fulfilled. There are differences in the hygiene and sanitation of wet snack food canteens between Adiwiyata and non-Adiwiyata elementary schools. Judging from the presence of E.coli and mold contamination, snacks in non-Adiwiyata school canteens showed that the number of E.coli and molds was higher than Adiwiyata Elementary School both in the morning and in the afternoon. Keywords : hygiene, sanitation, food nutrition, canteen
PENGARUH PENAMBAHAN BAP TERHADAP INDUKSI KALUS TANAMAN PORANG SECARA IN VITRO Lailani, Zhafira Istiqla; Kuswandi, Paramita Cahyaningrum
Kingdom: The Journal of Biological Studies Vol 9, No 1 (2023): Kingdom: The Journal of Biological Studies
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v9i1.18481

Abstract

Abstrak. Porang merupakan sumber karbohidrat yang bernilai ekonomi tinggi. Untuk memenuhi permintaan porang sebagai produk diversifikasi pangan maupun produk ekspor, perlu dukungan ketersediaan benih dan budidaya yang memadai. Perbanyakan secara in vitro menjadi alternatif dalam pemenuhan bibit porang yaitu melalui metode kultur kalus dengan menggunakan zat pengatur tumbuh BAP pada media MS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan BAP terhadap induksi kalus tanaman porang (Amorphophallus muelleri). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan beberapa konsentrasi BAP yang terdiri dari 6 level (0, 1, 2, 3, 4, 5) mg/liter sebanyak 6 ulangan. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji one way ANOVA dan uji lanjut menggunakan DMRT 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan BAP pada media MS berpengaruh pada pertumbuhan kalus kultur jaringan tanaman porang berdasarkan uji one way ANOVA. Konsentrasi 2 mg/L BAP merupakan konsentrasi yang paling cepat dalam menginduksi pertumbuhan kalus dengan rata-rata waktu pelengkungan kalus 1,450 mst dan rata-rata waktu munculnya kalus 2,633 mst.Kata Kunci: induksi kalus; BAP; Amorphophallus muelleri.
PENGARUH VARIASI KADAR KARBOHIDRAT TOTAL PAKAN BERBAHAN DASAR AMPAS TAHU (Glycine max), AMPAS KELAPA (Cocos nucifera) DAN BEKATUL (Oryza sativa) TERHADAP PERTUMBUHAN CACING TANAH (Lumbricus rubellus) Annisa, Firda Nur; Suhandoyo, Suhandoyo
Kingdom: The Journal of Biological Studies Vol 9, No 2 (2023): Kingdom: The Journal of Biological Studies
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v9i2.18237

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi kadar karbohidrat total pakan berbahan dasar ampas tahu (Glycine max), ampas kelapa (Cocos nucifera) dan bekatul (Oryza sativa) terhadap pertumbuhan cacing tanah (Lumbricus rubellus). Objek penelitian ini adalah cacing tanah (Lumbricus rubellus) yang telah memiliki klitelium. Terdapat 4 perlakuan yaitu perlakuan kontrol dengan menggunakan ampas tahu dan kadar karbohidrat 76,32% serta perlakuan kombinasi ampas tahu, ampas kelapa, dan bekatul masing-masing dengan kadar karbohidrat 67,20%, 70,24%, dan 73,28%. Setiap perlakuan dilakukan 5 ulangan. Setiap bak perlakuan menggunakan 16 gram cacing. Data yang diamati adalah pertambahan biomassa dan pertambahan jumlah cacing. Penelitian dilakukan selama 2 bulan dengan 5 kali pengambilan data. Data dianalisis dengan One Way Anova apabila terdapat pengaruh maka diuji lanjut dengan DMRT. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh nyata dari variasi kadar karbohidrat pakan berbahan dasar ampas tahu (Glycine max), ampas kelapa (Cocos nucifera) dan bekatul (Oryza sativa) terhadap pertumbuhan cacing tanah (Lumbricus rubellus).Kata kunci: cacing tanah, karbohidrat, pertumbuhan, Lumbricus rubellus, ampas tahu
PENGARUH KONSENTRASI KOMBINASI 2,4-D DAN TDZ TERHADAP PERTUMBUHAN TUNAS AKSILER ANGGREK (Dendrobium Red Emperor Prince) Setiawan, Andri Dias; Mercuriani, Ixora Sartika; Sugiarto, Lili; Ratnawati, Ratnawati; Aloysius, Suyitno
Kingdom: The Journal of Biological Studies Vol 10, No 1 (2024): Kingdom: The Journal of Biological Studies
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v10i1.18917

Abstract

Abstrak.Anggrek merupakan tanaman hias yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan konsentrasi optimal zat pengatur tumbuh (ZPT) 2,4-dichlorophenoxy acid (2,4-D) dan  Thidiazuron (TDZ) terhadap pertumbuhan tunas aksiler anggrek Dendrobium Red Emperor Prince. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 faktor perlakuan yaitu konsentrasi 2,4-D dan TDZ ((0,0), (0,4), (0,5,3), (1,2), (1,5,1) dan (2,0)) dan posisi nodus (atas, tengah dan bawah) sebanyak 6 ulangan. Data dianailisis dengan menggunakan two-way ANOVA dan uji lanjut menggunakan DMRT 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa konsentrasi (0 ppm,4 ppm) mampu menginduksi tunas aksiler dan (1,5 ppm dan 1 ppm) mampu menginduksi akar anggrek Dendrobium Red Emperor Prince lebih baik. Kata kunci: 2,4-D, TDZ, induksi tunas aksiler, Dendrobium Red Emperor PrinceAbstract. Orchids are ornamental plants that have high economic value. This study aims to determine the effect and optimal concentration of plant growth regulators (ZPT) 2,4-dichlorophenoxy acid (2,4-D) and Thidiazuron (TDZ) on the growth of axillary shoots of the Dendrobium Red Emperor Prince orchid. This study used a completely randomized design (CRD) with 2 treatment factors, namely concentrations of 2,4-D and TDZ ((0,0), (0,4), (0,5,3), (1,2), ( 1,5,1) and (2,0)) and node positions (top, middle and bottom) for 6 repetitions. Data were analyzed using two-way ANOVA and follow-up testing using 5% DMRT. The results showed that concentrations (0 ppm.4 ppm) were able to induce axillary shoots and (1.5 ppm and 1 ppm) were able to induce the roots of Dendrobium Red Emperor Prince orchids better.Keywords: 2,4-D, TDZ, axillary shoot induction, Dendrobium Red Emperor PrinceOrchids are ornamental plants that have high economic value. This study aims to determine the effect and optimal concentration of plant growth regulators (ZPT) 2,4-dichlorophenoxy acid (2,4-D) and Thidiazuron (TDZ) on the growth of axillary shoots of the Dendrobium Red Emperor Prince orchid. This study used a completely randomized design (CRD) with 2 treatment factors, namely concentrations of 2,4-D and TDZ ((0,0), (0,4), (0,5,3), (1,2), ( 1,5,1) and (2,0)) and node positions (top, middle and bottom) for 6 repetitions. Data were analyzed using two-way ANOVA and follow-up testing using 5% DMRT. The results showed that concentrations (0 ppm.4 ppm) were able to induce axillary shoots and (1.5 ppm and 1 ppm) were able to induce the roots of Dendrobium Red Emperor Prince orchids better.
ISOLASI, KARAKTERISASI, DAN IDENTIFIKASI BAKTERI HALOFILIK PENGHASIL PROTEASE DARI IKAN ASIN LAYUR (Trichiurus lepturus) DI PASAR BERINGHARJO YOGYAKARTA Pramesty, Alfinda; Rakhmawati, Anna
Kingdom: The Journal of Biological Studies Vol 9, No 2 (2023): Kingdom: The Journal of Biological Studies
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v9i2.18363

Abstract

Pembuatan ikan asin layur (Trichiurus lepturus) menggunakan ikan air laut dari genus Trichiurus yang berpotensi mengandung bakteri halolifik. Ikan asin memiliki potensi besar sebagai sumber biomassa penghasil enzim protease yang tahan terhadap kadar garam tinggi (halostabil). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui untuk mengetahui karakteristik dan genus, serta hubungan kekerabatan antar isolat bakteri halofilik penghasil protease dari ikan asin layur (T. Lepturus) di Pasar Beringharjo Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif dengan metode observasi. Pengambilan sampel ikan asin layur (T. lepturus) dilakukan pada 3 kios pedagang berbeda berdasarkan daerah hasil produksi pengolahan ikan asin tersebut. Sampel selanjutnya diisolasi pada media selektif Skim Milk Agar + 3% NaCl untuk menumbuhkan bakteri halofilik penghasil protease. Isolat bakteri yang didapatkan kemudian dimurnikan dan dilukan karakterisasi fenetik meliputi morfologi koloni dan sel, fisiologis (biokimia), serta kemampuan tumbuh pada kadar NaCl 0%, 10%, dan 20%. Data yang diperoleh digunakan untuk identifikasi dengan metode matching profile berdasarkan Bergey’s Manual of Determinative Bacteriology. Hubungan kekerabatan antar isolat bakteri diklasifikasikan menggunakan software MVSP 3.1 dengan algoritma pengklasteran UPGMA dan dikonstruksikan dalam bentuk dendogram. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 7 isolat bakteri halofilik penghasil protease dari ikan asin layur (T. lepturus) yang berhasil diisolasi dari kios pedagang berbeda yaitu 3 isolat berasal dari kios A, 3 isolat berasal dari kios B, dan 1 isolat berasal dari kios C. konstruksi dendogram menunjukan 9 klaster bakteri. Terdapat 2 isolat bakteri yang memiliki indeks similaritas ≥ 83% terhadap acuan Staphylococcus sp. yaitu isolat A5 dan C6. Sebanyak 4 isolat bakteri yang memiliki indeks similaritas ≥ 67% terhadap Salinococcus sp. yaitu A6, A8, B5, dan B6. Serta 1 isolat bakteri yang memiliki indeks similaritas 83% terhadap strain acuan Halomonas sp. yaitu isolat B6.Kata kunci : Isolasi;Bakteri Halofilik;Proteolitik;Karakter FenetikIsolasi, Bakteri Halofilik, Proteolitik, Karakter Fenetik.
PENGARUH LAMA FERMENTASI TERHADAP KEBERADAAN MIKROORGANISME LOKAL (MOL) PADA EKOENZIM BERBASIS LIMBAH BUAH DAN SAYUR Fitria, Arrum; Suhartini, Suhartini
Kingdom: The Journal of Biological Studies Vol 10, No 1 (2024): Kingdom: The Journal of Biological Studies
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v10i1.18158

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama fermentasi terhadap keberadaan mikroorganisme lokal (MOL) pada ekoenzim dan mengidentifikasi MOL yang berperan dalam proses fermentasi ekoenzim berbasis limbah buah dan sayur ditinjau dari lama fermentasinya. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif-eksploratif. Isolasi MOL dilakukan dengan perlakuan lama fementasi (45 hari dan 90 hari). Identifikasi berdasarkan morfologi koloni, morfologi sel, dan sifat fisiologis. Isolat mikroorganisme yang diperoleh diidentifikasi dengan profile matching. Pengaruh lama fermentasi terhadap keberadaan MOL dianalisis menggunakan aplikasi statistik dengan menerapkan uji One-Way Anova dan uji lanjut Tukey HSD dengan taraf signifikansi 5%. Karater fenotipik pada bakteri dianalisis menggunakan program MVSP (Multivariate Statistical Package. Hasil penelitian ini adalah lama fermentasi berpengaruh terhadap keberadaan MOL. Semakin lama waktu fermentasi pada fase awal stasioner menuju fase kematian jumlah mikroorganisme lokal berkurang. Hasil dari identifikasi mikroorganisme lokal adalah ditemukannya 3 genus bakteri yaitu Megasphaera, Lactobacillus, dan Cellulomonas. 3 genus kapang yang ditemukan adalah Aspergillus, Penicillium, dan Mycelia sterilia, serta 1 genus yeast berupa Saccharomyces. Kata kunci: mikroorganisme lokal; ekoenzim; lama fermentasi; identifikasi.
FITOREMEDIATION EFFECTIVENESS OF LIQUID WASTE BATIK INDUSTRY WITH GENGER PLANT (Limnocharis flava) Utami, Yanika Cahya; Aminatun, Tien
Kingdom: The Journal of Biological Studies Vol 10, No 2 (2024): Kingdom: The Journal of Biological Studies
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/kingdom.v10i2.18254

Abstract

This study aims to 1) determine the effectiveness of genjer plant (Limnocharis flava) as a phytoremediator of batik industrial wastewater seen from the parameters of BOD, COD, TSS and pH, and 2) determine the performance of genjer plant (Limnocharis flava) as a phytoremediator of batik industrial wastewater. seen from the morphology. This research is an experimental study with a composite sample technique. The results showed that, 1) phytoremediation of batik liquid waste was found to be effective in reducing the value of BOD, COD in the 75% dilution treatment with a reduction efficiency of 98.71% and 96.45%, respectively. The most effective decrease in TSS value was at 25% dilution with a reduction efficiency of 92.27%. The pH value after treatment changed to neutral, 2) the performance of genjer (Limnocharis flava) showed a change in both color and growth. Symptoms that arise are leaves and stems turn yellow, chlorosis appears, to indicate a state of necrosis. Although some plants die, genera plants can still live by forming new plant shoots.Keywords: effectiveness; phytoremediation; chlorosis; batik industry liquid waste; Lymnocharis flava

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 11, No 2 (2025): Kingdom: The Journal of Biological Studies Vol 11, No 1 (2025): Kingdom: The Journal of Biological Studies Vol 10, No 2 (2024): Kingdom: The Journal of Biological Studies Vol 10, No 1 (2024): Kingdom: The Journal of Biological Studies Vol 9, No 2 (2023): Kingdom: The Journal of Biological Studies Vol 9, No 1 (2023): Kingdom: The Journal of Biological Studies Vol 8, No 2 (2022): Kingdom: The Journal of Biological Studies Vol 8, No 1 (2022): Kingdom: The Journal of Biological Studies Vol 7, No 8 (2018): Jurnal Prodi Biologi Vol 7 No 8 Tahun 2018 Vol 7, No 7 (2018): Jurnal Prodi Biologi Vol 7 No 7 Tahun 2018 Vol 7, No 6 (2018): Jurnal Prodi Biologi Vol 7 No 6 Tahun 2018 Vol 7, No 5 (2018): Jurnal Prodi Biologi Vol 7 No 5 Tahun 2018 Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Prodi Biologi Vol 7 No 4 Tahun 2018 Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Prodi Biologi Vol 7 No 3 Tahun 2018 Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Prodi Biologi Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Prodi Biologi Vol 6, No 8 (2017): Jurnal Prodi Biologi Vol 6 No 8 Tahun 2017 Vol 6, No 7 (2017): Jurnal Prodi Biologi Vol 6 No 7 Tahun 2017 Vol 6, No 6 (2017): Jurnal Prodi Biologi Vol 6 No 6 Tahun 2017 Vol 6, No 5 (2017): Jurnal Prodi Biologi Vol 6 No 5 Tahun 2017 Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Prodi Biologi Vol 6 No 4 Tahun 2017 Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Prodi Biologi Vol 6 No 3 Tahun 2017 Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Prodi Biologi Vol 6 No 2 Tahun 2017 Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Biologi Vol 6 No 1 tahun 2017 Vol 5, No 8 (2016): Jurnal Biologi Vol 5 No 8 tahun 2016 Vol 5, No 7 (2016): Jurnal Biologi Vol 5 No 7 tahun 2016 Vol 5, No 6 (2016): Jurnal Biologi Vol 5 No 6 tahun 2016 Vol 5, No 5 (2016): Jurnal Prodi Biologi Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Prodi Biologi Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Prodi Biologi Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Prodi Biologi Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Prodi biologi More Issue