cover
Contact Name
Indra Setiawan
Contact Email
mbcie.official@gmail.com
Phone
+628111619944
Journal Mail Official
mbcie.official@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Meruya Selatan No. 1 Kembangan Jakarta Barat
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Proceeding Mercu Buana Conference on Industrial Engineering
ISSN : -     EISSN : 29884284     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Proceeding Mercu Buana Conference on Industrial Engineering merupakan salah satu kajian yang membahas segala aspek ilmu bidang Teknik Industri. Seminar ini diselenggarakan oleh Program Studi Magister Teknik Industri Universitas Mercu Buana Jakarta. Seminar Nasional yang unik ini menyediakan forum bagi akademisi, peneliti dan praktisi dari berbagai industri untuk bertukar pikiran dan pengalaman serta berbagi perkembangan terkini di bidang teknik industri. Seminar ini telah membahas banyak hal terkait bidang Teknik Industri seperti Management Operation, Quality Engineering, Manufacturing System, Value Engineering, Optimization, Automation Industry, Strategic Management, Production Planning, Risk Management, Service Engineering, Simulation of Industrial System dan topik lainnya.
Articles 169 Documents
Penerapan Kaizen PDCA dalam Meningkatkan Efisiensi Proses dan Keselamatan Kerja di Instalasi Bengkel Perbaikan Kabel Studi Kasus: Perusahaan Aksesoris Mobil XYZ Cibitung Darmawan, Putra; Sarjono, Sarjono; Suhaeri, Suhaeri; Ramadhan, Indra Rizky
Proceeding Mercu Buana Conference on Industrial Engineering Vol 6 (2024): DOWNSTREAMING RESEARCH AND ENTREPRENEURSHIP IN THE DIGITAL ERA: CHALLENGING AND OPPORT
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/MBCIE.2024.027

Abstract

Penelitian ini dimulai dengan mengidentifikasi masalah di instalasi bengkel perbaikan kabel terpotong pada line 5 unit Innova di perusahaan pemasangan aksesoris mobil di Indonesia. Kendala utama meliputi kesulitan dalam pemotongan tali kabel di area under steer, serta pencahayaan yang kurang dari standar (sekitar 70 lux dalam kondisi gelap), yang berpotensi menyebabkan pemotongan kabel yang tidak diinginkan dan memicu perbaikan ulang. Penelitian ini dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut dengan fokus utama pada peningkatan efisiensi, keselamatan, dan kesejahteraan lingkungan kerja di bengkel perusahaan. Metode yang digunakan melibatkan analisis kasus, penerapan solusi praktis, dan evaluasi dampak dari solusi yang diusulkan terhadap berbagai aspek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum penerapan solusi, terdapat rata-rata 6 kasus per bulan dengan biaya total perbaikan mencapai Rp. 18.000.000,-. Namun, setelah solusi diterapkan yang berhasil mengurangi lead time proses perbaikan lebih dari 2 jam, biaya perbaikan berhasil ditekan menjadi Rp. 9.360.000,- per bulan. Selain itu, teramati peningkatan kesadaran dan kreativitas dalam menyelesaikan masalah di kalangan personel, yang berdampak positif pada produktivitas. Evaluasi terhadap aspek keselamatan menunjukkan bahwa solusi yang diusulkan efektif menghilangkan potensi bahaya kebakaran selama proses instalasi, yang signifikan meningkatkan keamanan. Peningkatan pencahayaan di area instalasi juga memberikan dampak positif dengan kondisi kerja yang lebih nyaman bagi personel. Secara kesimpulan, solusi yang diusulkan dari penelitian ini berhasil meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi biaya perbaikan, dan meningkatkan keselamatan serta kesejahteraan lingkungan kerja. Penelitian ini memberikan panduan berharga bagi perusahaan pemasangan aksesoris mobil dalam mengatasi tantangan dalam proses instalasi bengkel perbaikan kabel terpotong.
Analisis Variabel Yang Menentukan Turn Over Karyawan: Bibliometrik Analisis Ismail, Hikmatun Tri Saefi; Primasanti, Yunita; Devi, Anita Oktaviana Trisna
Proceeding Mercu Buana Conference on Industrial Engineering Vol 6 (2024): DOWNSTREAMING RESEARCH AND ENTREPRENEURSHIP IN THE DIGITAL ERA: CHALLENGING AND OPPORT
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/MBCIE.2024.004

Abstract

Turn over merupakan faktor penting yang harus diperhatikan oleh perusahaan dalam manajemen sumber daya manusia. Stres kerja dapat mempengaruhi pencapaian kinerja karyawan setiap harinya yang akan berpengaruh juga terhadap meningkatnya absensi karyawan. Faktor – faktor yang mempengaruhi turn over karyawan selain stres kerja adalah pengaruh beban kerja. Untuk mengetahui banyaknya turn over dan penyebabnya kami menggunakan metode bibliometrik analisis, ini adalah metode dimana penulis dan para peneliti lain lebih memahami struktur, perkembangan, dan dampak publikasi ilmiah, termasuk artikel, jurnal, buku, dan paten. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana tingkat turn over karyawan dan menganalisis penyebabnya. Hasilnya bahwa turn over karyawan banyaknya disebabkan oleh pengaruh kompensasi, pengaruh stres kerja, pengembangan karir, beban kerja, pengaruh kepuasan kerja, dan stres kerja.
Analisis Efektivitas Perangkat Telekomunikasi Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) di Perusahaan Jasa Telekomunikasi Prasetya, Bayoe Aditya Dwi
Proceeding Mercu Buana Conference on Industrial Engineering Vol 4 (2022): RENEWABLE ENERGY TOWARD SUSTAINABILITY OF SUPPLY CHAINS IN THE I4.0 ERA
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/MBCIE.2022.020

Abstract

Untuk meningkatkan produktivitas dan mempertahankan efektivitas menjadi fokus sebuah industri telekomunikasi. Perangkat telekomunikasi sangat penting perannya dalam pelaksanaan proses layanan telekomunikasi, jika terjadi kendala pada perangkat telekomunikasi, maka proses layanan telekomunikasi akan terganggu. Karena itu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana kondisi maintenance dan bagaimana tingkat efektivitas dari perangkat telekomunikasi, serta dapat memberikan rekomendasi yang tepat untuk meningkatkan efektivitas perangkat telekomunikasi. Dengan menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan Six Big losses. Setelah dilakukan penelitian, diperoleh nilai rata-rata Overall Equipment Efectiveness sebesar 81%. Hasil ini masih belum memenuhi standar world class yaitu 85%. Losses terbesar yang menyebabkan rendahnya nilai OEE tersebut adalah Equipment Failure Losses dengan nilai 2,79%. Penyebab besarnya Losses terdiri dari faktor mesin, manusia, lingkungan, metode dan material. Faktor mesin dan manusia merupakan faktor yang paling dominan. Untuk mengurangi kerugian tersebut perusahaan harus melakukan pemeliharaan sesuai dengan jadwal maintenance yang sudah ada. Divisi maintenance harus melakukan diskusi untuk membuat jadwal kegiatan maintenance.
Pengaruh Tipe Gaya Kepemimpinan Terhadap Motivasi Kerja Karyawan di Departemen Shipping Perusahaan Garmen di Boyolali Sulaeman, Arief; Trisna, Anita Oktaviana; Primasanti, Yunita
Proceeding Mercu Buana Conference on Industrial Engineering Vol 6 (2024): DOWNSTREAMING RESEARCH AND ENTREPRENEURSHIP IN THE DIGITAL ERA: CHALLENGING AND OPPORT
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/MBCIE.2024.028

Abstract

Sumber daya manusia merupakan hal yang sangat penting dan diperlukan untuk dikelola serta dimanfaatkan untuk mencapai tujuan organisasi dalam menghadapi rintangan serta persaingan kerja yang semakin ketat. Tujuan dari penerapan manajemen sumber daya manusia adalah agar setiap orang yang berada dalam sebuah perusahaan dalam bisnis dapat menjalankan visi, misi, tanggung jawab dan fungsi utama bisnis serta nilai-nilai yang telah diterimanya untuk tumbuh serta berkembang. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk melihat dampak gaya kepemimpinan (otokratis, demokratis, dan laissez-faire) terhadap suatu motivasi kerja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini ialah karyawan di Departemen Shipping di Perusahaan Garmen di Boyolali. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dengan kriteria karakteristik karyawan tetap serta bukan merupakan kepala bidang/ kepala divisi serta bekerja pada departemen shipping. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi: uji kualitas data, uji asumsi klasik, uji hipotesis, dan analisis regresi berganda. Berdasarkan hasil uji hipotesis secara parsial, bahwa Ha diterima dan Ho di tolak. Artinya terdapat pengaruh secara signifikan antara gaya kepemimpinan demokratis (X2) terhadap motivasi kerja (Y) karyawan Departemen Shipping di Perusahaan Garmen di Boyolali.  Dan berdasarkan uji F secara simultan, bahwa H0 ditolak dan Ha diterima, artinya Gaya Kepemimpinan (X) berpengaruh secara simultan dari signifikan terhadap Motivasi Kerja (Y) pegawai Departemen Shipping di Perusahaan Garmen di Boyolali. Sedangkan nilai yang didapat dari R square = 0,533 atau sebesar 53,3% yang berarti bahwa gaya kepemimpinan (X) memberikan kontribusi terhadap motivasi kerja pegawai pada Departemen Shipping sebesar 53,3%, sedangkan 46,7% lainnya merupakan kontribusi dari variabel lain yang tidak diteliti. Berdasarkan temuan penelitian diketahui bahwa gaya kepemimpinan oktokratis dan demokratis mempunyai pengaruh positif yang signifikan terhadap motivasi kerja. Sementara pada gaya kepemimpinan laissez-faire mempunyai pengaruh negatif, akan tetapi tidak signifikan pada motivasi kerja. Sehingga dapat dikatakan bahwa penentu kebijaksanaan, penentu langkah kegiatan, pemberian penugasan, serta pemberian penghargaan dan kritik memilki pengaruh signifikan terhadap motivasi kerja pegawai. Serta mengikutserakan dalam musyawarah, mendiskusikan kegiatan-kegiatan kerja, kebebasan dalam bekerja sama dalam kelompok, dan bersikap objektif memilki pengaruh signifikan terhadap motivasi kerja pegawai. Sementara itu, mengenai partisipasi minimal, memberikan penjelasan jika diminta, tidak berpartisipsi penuh, serta dalam diskusi jarang muncul tanggapan yang spontan tidak memilki pengaruh signifikan terhadap motivasi kerja pegawai.
Pengendalian Kualitas Untuk Meminimalisasi Produk Cacat Pada Proses Produksi Al-Quran Dengan Metode PDCA Dan FMEA (Studi Kasus: PT.Percetakan Al-Quran) Kamilia, S. Naura; Hendri, Hendri
Proceeding Mercu Buana Conference on Industrial Engineering Vol 3 (2021): RESEARCH DEVELOPMENT BASED ON LITERATURE REVIEW
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Percetakan Al-Quran bergerak di bidang layanan jasa cetak koran tabloid, buku, majalah, material promosi dan Al-Quran. Terdapat sejumlah produk cacat yang terjadi pada lini produksi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui jenis cacat yang terjadi,mengetahui penyebab terjadinya dan mengurangi cacat pada produk Al-Quran. Plan-Do-Check-Action (PDCA) adalah metode yang digunakan pada penelitian ini. Cetak Al-Quran menjadi objek penelitian kali ini karena hasil produksi masih ada yang tidak mencapai target yang ditetapkan dengan besar target 18.400. Dengan membuat diagram Pareto dan mencari penyebab terjadinya cacat pada produk Al-Quran terdapat tiga jenis cacat yang terjadi yaitu, scumming 14%, doubling 29%, dan keriput 57%. Penelitian fokus memperbaiki 1 jenis cacat yaitu jenis cacat Keriput, lalu dicarilah faktor penyebab cacat tersebut menggunakan Fishbone diagram. Serta identifikasi produk cacat dengan tools 5W+1H. Dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dengan menggunakan Failure Mode Effect and Analysis (FMEA), didapatlah nilai Risk Priority Number (RPN) sebesar 320 pada peletakan penjepit griper tidak persisi. Untuk mengurangi cacat tersebut sebaiknya perusahaan monitoring dan mengukur kinerja karyawan, melakukan pemeliharaan pada mesin serta melihat tingkat kualitas suatu produk dengan menggunakan pengecekan (checksheet) dengan meninjau pada proses pemeriksaan.
Pengembangan Produk dengan Mempertimbangkan Preferensi Konsumen Litazary, Faradila; Devi, Anita Oktaviana Trisna; Indriastiningsih, Erna
Proceeding Mercu Buana Conference on Industrial Engineering Vol 6 (2024): DOWNSTREAMING RESEARCH AND ENTREPRENEURSHIP IN THE DIGITAL ERA: CHALLENGING AND OPPORT
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/MBCIE.2024.018

Abstract

Pengembangan produk adalah hal yang dilakukan oleh perusahaan untuk melengkapi produk yang dimiliki dengan tujuan memenuhi kebutuhan konsumen yang berbeda beda. Melakukan inovasi produk adalah salah satu cara yang jitu untuk menghadapi berbagai persaingan yang ada. Desssert box adalah salah satu inovasi produk yang dimiliki oleh Atifa Kitchen. Produk ini hanya memiliki satu ukuran dan satu varian rasa. Awal diciptakan dessert box ini sangat disambut hangat oleh konsumen. Tetapi seiring berjalan nya waktu penjualan dessert box ini mengalami penurunan yang cukup signigfikan. Oleh karena itu perlu dilakukan pengembangan produk. Pegembangan dessert box ini dilakukan dengan mengetahui hal yang disukai konsumen. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui usulan pengembangan produk dessert box dengan mempertimbangkan preferensi konsumen. Pengembangan produk dalam penelitian ini menggunakan metode Conjoint Analysis bertujuan memperoleh stimulus yang disukai oleh konsumen, memperoleh nilai kepentingan masing-masing atribut, dan memperoleh usulan pengembangan produk. Didapatkan empat atribut dengan nilai tertinggi pada dessert box sesuai dengan keinginan konsumen, yaitu rasa, visual, harga, serta packaging. Empat level dari atribut rasa yaitu dark choco, vanilla cheese, lotus, dan tiramisu. Atribut visual memiliki tiga level yaitu minimalis, elegan, colorfull. Atribut harga memiliki tiga level yaitu 20.000-30.000 (150ml), 30.000-40.000 (350ml), dan 40.000-50.000 (450ml). Atribut packaging memiliki tiga level yaitu praktis, aman, dan estetika (menarik). Berdasarkan preferensi konsumen, terdapat 16 kombinasi atribut dessert box. Kombinasi produk terbaik yaitu dessert box rasa dark choco dengan visual elegan dan harga 20.000-30.000 (150 ml) serta packaging estetika.
Analisis Pengukuran Produktivitas Pada Proses Produksi Injection Run Channel Dengan Metode Objective Matrix (OMAX) Pratama, Aditya Satria; Lutfi, Muhammad Isa
Proceeding Mercu Buana Conference on Industrial Engineering Vol 4 (2022): RENEWABLE ENERGY TOWARD SUSTAINABILITY OF SUPPLY CHAINS IN THE I4.0 ERA
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/MBCIE.2022.026

Abstract

Perusahaan ini merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak dalam bidang pembuatan sparepart khususnya otomotif roda empat. Berdasarkan data yang diperoleh, efisiensi produksi perusahaan mengalami fluktuasi pada tahun 2019 dan menyebabkan tingginya persentase jam lembur pada lantai produksi line injection run channel. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur produktivitas di perusahaan dengan melibatkan berbagai faktor yang berpengaruh terhadap kelancaran proses produksi yang dianggap penting oleh perusahaan. Metode yang digunakan penelitian ini adalah metode Objective Matrix (OMAX). Hasil perhitungan tersebut kemudian dianalisis tiap rasio untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap produksivitas perusahaan. Berdasarkan perhitungan akhir dari 5 rasio didapatkan skor pencapaian yaitu: tertinggi rasio 1 sebesar 46, lalu diikuti rasio 3 sebesar 36, rasio 2 sebesar 32, rasio 5 sebesar 31 dan terendah rasio 4 sebesar 27. Sehingga analisis Fishbone Diagram digunakan untuk mendapatkan akar permasalahan banyaknya produk cacat dari faktor manusia, mesin, material, metode, dan lingkungan. Setelah mendapatkan akar masalah, analisis akhir dilanjutkan dengan menggunakan metode 5W+1H untuk memperoleh usulan beberapa usulan, yaitu: pelatihan secara komprehensif operator baru, pembuatan jadwal preventive, penambahan kegiatan 5S, pembuatan tempat material, dan penambahan hanger pada lantai produksi line injection run channel.
Analisis Risiko Kecelakaan Kerja Dengan Metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) Pada Operasional Gudang di Perusahaan Logistik Cibitung Farras, Muhammad Dhiya
Proceeding Mercu Buana Conference on Industrial Engineering Vol 2 (2020): ARAH PENGEMBANGAN RISET ENGINEERING DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT XYZ is a company engaged in logistics and warehousing services. The number of work accidents at PT XYZ incrased from 2019 to 2021. The study aims to identify the risk of work accidents and determine control. The FMEA method is used to identify hazards and risk priority in RPN form. The highest RPN value is the process of picking goods from the storage location/rack to the staging area (picking process) with a value of 291.33. Risk control needs to be carried out based on control hierarchy such as elimination, substitution, engineering, administration, and PPE.
Penerapan Metode Hungarian dalam Optimasi Penugasan Karyawan Tubeless Pre Assy PT. GT Saerang, Christwandy Roland
Proceeding Mercu Buana Conference on Industrial Engineering Vol 6 (2024): DOWNSTREAMING RESEARCH AND ENTREPRENEURSHIP IN THE DIGITAL ERA: CHALLENGING AND OPPORT
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/MBCIE.2024.041

Abstract

PT. GT adalah sebuah perusahaan yang bergerak pada bidang manufaktur pembuatan ban tanpa lapisan ban dalam (tubeless). Terdapat banyak komponen pembentuk ban, salah satunya adalah lapisan pengganti ban dalam tersebut yang diproduksi pada mesin Tubeless pre assy. Mesin Tubeless pre assy adalah mesin yang memproduksi inner liner, yaitu lapisan pada ban yang berfungsi sebagai pengganti ban dalam. Dalam melakukan proses produksi terdapat kendala pada kinerja karyawan, kendala tersebut adalah ketidaksesuaian penempatan karyawan dalam melakukan pekerjaan pada stasiun kerja yang ada sehingga mengakibatkan tingginya loss time karena setup atau ganti size. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menempatkan pekerja dengan pekerjaan yang sesuai berdasarkan keahlian atau kemampuan operator dalam melakukan kegiatan proses produksi, dengan menggunakan data dari penelitian proses produksi dan kinerja yang diperoleh di mesin Tubeless pre assy. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Hungarian yang merupakan teknik pemecahan permasalahan penugasan (Assignment) karyawan kerja. Berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan, dengan POM QM diperoleh kesimpulan bahwa metode ini dapat mengoptimalkan kinerja karyawan.
Perbaikan Waktu Set Up Pada Proses Building One Stage di Industri Ban Menggunakan Single Minutes Exchange of Dies Pratama, Bagus Wahyu Nur; Pratama, Ardistya Ramadhanu; Suhaeri, Suhaeri
Proceeding Mercu Buana Conference on Industrial Engineering Vol 6 (2024): DOWNSTREAMING RESEARCH AND ENTREPRENEURSHIP IN THE DIGITAL ERA: CHALLENGING AND OPPORT
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/MBCIE.2024.009

Abstract

Kemajuan perindustrian tidak lepas dari peran penting industri manufaktur yang telah berkembang pesat di Indonesia. PT BAN memproduksi dengan proses karet dan bahan kimia menjadi produk ban yang terintegrasi dan terbesar di Indonesia. Sebagai perusahaan manufaktur, perusahaan ini tidak lepas dari permasalahan mengenai efektivitas mesin/peralatan. Dalam proses pembuatan ban dibutuhkan beberapa mesin, mulai dari mixing yang akan mengolah bahan karet dan kimia hingga building yang berfungsi untuk mengolah bahan tersebut menjadi bahan baku ban. Mesin building one stage mempunyai beberapa proses penting, dalam proses produksi salah satunya adalah setup. Masalah yang dihadapi adalah banyaknya waktu yang hilang saat proses produksi. Kehilangan waktu tertinggi yaitu set up changeover size mesin building one stage. Bagaimana solusi mengidentifikasi dalam memperbaiki waktu setup changeover size. Pengaturan yang biasa dilakukan adalah memasang dan melepas berbagai tooling untuk melakukan set up terlalu lama yakni bisa mencapai 36 menit. Dengan demikian diharapkan pada penelitian ini dapat mengurangi waktu set up. Dari analisa dan penyebab masalah berdasarkan diagram tulang ikan terdapat beberapa faktor yang perlu perbaikan. Salah satu evaluasi untuk mengurangi waktu set up adalah dengan penerapan sistem SMED pada mesin building one stage. Penerapan SMED menghasilkan pengurangan aktivitas setup internal changeover size pada mesin building one stage yang semula 15 aktivitas dengan waktu setup 36.22 menit menjadi 7 aktivitas dengan waktu setup 26.66 menit mengalami penurunan waktu sebesar 26.4%.