cover
Contact Name
Agung Purnomo
Contact Email
lppm@unusida.ac.id
Phone
+6231-7970999
Journal Mail Official
ncer@unusida.ac.id
Editorial Address
LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo. Rangkah Kidul, Kec. Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur 61234. Telepon (031) 7970999
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
Nusantara Community Empowerment Review
ISSN : -     EISSN : 29866286     DOI : -
Nusantara Community Empowerment Review (NCER) merupakan jurnal ilmiah peer-review yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo. Jurnal ini diterbitkan dalam versi online dengan akses terbuka dan unduhan gratis. NCER menerbitkan artikel kegiatan pengabdian dan pemberdayaan pada masyarakat bidang pendidikan, sosial, budaya, ekonomi, lingkungan, teknologi informasi dan komunikasi, agama, kesehatan, dan teknologi tepat guna. Nusantara Community Empowerment Review terbit dua kali setahun pada bulan Januari dan Juli. e-ISSN 2986-6286
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 163 Documents
Ecoenzym dan Ecobrik sebagai Solusi Kreatif Pengurangan Sampah Plastik dan Organik di Lingkungan Masyarakat Desa Hidayati, Khoirul; Khoirul; Nirwana, Rofiqoh; Kurnilasari, Aisyah Rahmah Ummi; Hanif, Muhammad Syafiq Tajuddin; Nadia, Syarifah; Firmansyah, Achmad Zaki; Fuad, Mukhammad Nadhif; Khonitatillah, Nazma Awwaliyah; Putra, Dani Restu; Fauziyah, Zakiyatul
Nusantara Community Empowerment Review Vol. 4 No. 1 (2026): Nusantara Community Empowerment Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/t3d7yg41

Abstract

Permasalahan sampah plastik dan organik merupakan isu besar yang memerlukan solusi inovatif dan berkelanjutan. Program pengabdian masyarakat di RT 03 RW 05 Desa Ngampelsari menerapkan dua inovasi utama, yaitu Ecobrik dan Eco-enzyme, sebagai langkah kreatif dalam pengelolaan limbah. Ecobrik memanfaatkan botol plastik bekas yang diisi dengan limbah plastik kering menjadi “bata ramah lingkungan” untuk konstruksi, sekaligus meningkatkan kesadaran dan kebersamaan masyarakat. Eco-enzyme adalah cairan hasil fermentasi limbah organik rumah tangga yang berfungsi sebagai pupuk organik, pestisida nabati, dan pembersih alami, mendukung pertanian berkelanjutan serta pemberdayaan masyarakat. Metode partisipatif melalui observasi, wawancara, pelatihan, dan implementasi berhasil menekan volume sampah sekaligus memperkuat kesadaran lingkungan di masyarakat. Kombinasi kedua inovasi ini mendorong penerapan prinsip circular economy dan memberikan dampak ekologis, sosial, serta ekonomi yang positif di tingkat komunitas. The problem of plastic and organic waste is a major issue that requires innovative and sustainable solutions. The community service program in RT 03 RW 05 Ngampelsari Village implemented two main innovations, namely Ecobrik and Eco-enzyme, as a creative step in waste management. Ecobrik utilizes used plastic bottles filled with dry plastic waste to become "eco-friendly bricks" for construction, while simultaneously increasing community awareness and togetherness. Eco-enzyme is a liquid resulting from the fermentation of household organic waste that functions as an organic fertilizer, botanical pesticide, and natural cleaner, supporting sustainable agriculture and community empowerment. Participatory methods through observation, interviews, training, and implementation have successfully reduced waste volume while strengthening environmental awareness in the community. The combination of these two innovations encourages the implementation of circular economy principles and provides positive ecological, social, and economic impacts at the community level.
Legalisasi Usaha Mikro: Pelatihan dan Pendampingan NIB, P-IRT, dan Sertifikasi Halal Bagi UMKM Berbasis Digital Online Single Submission Khatori, Anas; Anas; Usada, Untung; Rahma, Isna Maulita; Nugraha, Erlangga Abiartha; Kristanto, Riyan; Firmansyah, Ahcmad Ramadhani; Nabila, Syahrun; Rahmatullah, Alim; ’Ulya, Muhimmatul; Firmansyah, Rizky Dwi
Nusantara Community Empowerment Review Vol. 4 No. 1 (2026): Nusantara Community Empowerment Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/qc6knj46

Abstract

Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Perumahan Bumi Intan Permai RT 20 dengan fokus pada pendampingan digitalisasi perizinan usaha mikro dan kecil (UMK) melalui sistem Online Single Submission (OSS) berbasis risiko. Permasalahan utama yang dihadapi pelaku UMK adalah minimnya pemahaman mengenai prosedur perizinan serta kendala teknis dalam pendaftaran daring, khususnya terkait Nomor Induk Berusaha (NIB), Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), dan sertifikasi halal. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui studi awal, sosialisasi, workshop, pendampingan praktis pembuatan akun OSS, serta pemberian materi sertifikasi halal sesuai regulasi terbaru BPJPH. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan kesadaran pelaku UMK tentang pentingnya legalitas usaha. Sebanyak 75% peserta berhasil membuat akun OSS dan memproses NIB, sementara seluruh peserta memperoleh pemahaman mengenai prosedur sertifikasi halal. Program ini tidak hanya menghasilkan manfaat praktis berupa dokumen legal, tetapi juga memberikan implikasi strategis dalam meningkatkan daya saing, kredibilitas, dan akses pasar UMK. This community service program was conducted at Bumi Intan Permai Housing Complex, RT 20, with a focus on assisting with the digitalization of micro and small business (MSE) licensing through a risk-based Online Single Submission (OSS) system. The main problems faced by MSEs were a lack of understanding of licensing procedures and technical obstacles in online registration, particularly related to Business Identification Numbers (NIB), Home Industry Food (PIRT), and halal certification. The implementation method used a participatory approach through initial studies, outreach, workshops, practical assistance in creating OSS accounts, and providing halal certification materials in accordance with the latest BPJPH regulations. The results of the activity showed an increase in understanding and awareness among MSEs regarding the importance of business legality. As many as 75% of participants successfully created OSS accounts and processed NIBs, while all participants gained an understanding of halal certification procedures. This program not only produced practical benefits in the form of legal documents but also had strategic implications in increasing MSEs' competitiveness, credibility, and market access.
Manajemen Sumber Daya dan Proses dalam Penataan Nomor Rumah untuk Penguatan Administrasi dan Pelayanan Publik Musfiro, Mir’a Tia; Zaki, Achmad; Rizqi, Abdulloh
Nusantara Community Empowerment Review Vol. 4 No. 1 (2026): Nusantara Community Empowerment Review
Publisher : LPPM UNUSIDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/dhkkzh29

Abstract

Program pengabdian masyarakat tahun 2025 di Desa Wadungasih RT 06 RW 02, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo difokuskan pada penataan nomor rumah sebagai upaya menciptakan keteraturan administrasi, mempermudah identifikasi alamat, serta mendukung kelancaran pelayanan publik. Metode pelaksanaan meliputi observasi lapangan, wawancara dengan perangkat desa, perencanaan desain plakat, pengadaan material, pembuatan, hingga pemasangan plakat nomor rumah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan keteraturan alamat serta kemudahan bagi masyarakat dan pihak eksternal, seperti kurir, aparat desa, dan petugas kesehatan, dalam menemukan lokasi tujuan. Selain itu, keterlibatan aktif masyarakat dalam seluruh tahapan kegiatan menegaskan pentingnya kolaborasi antara warga dan perangkat desa dalam menyelesaikan permasalahan lokal, sehingga program ini tidak hanya memberikan manfaat praktis, tetapi juga menjadi model inspiratif yang dapat direplikasi di wilayah lain. The 2025 community service program in Wadungasih Village, RT 06 RW 02, Buduran District, Sidoarjo Regency, focused on the arrangement of house numbers as an effort to create administrative order, facilitate address identification, and support the smooth running of public services. The implementation method included field observations, interviews with village officials, plaque design planning, material procurement, production, and installation of house number plaques. The results of the activity showed an increase in address order and ease for the community and external parties, such as couriers, village officials, and health workers, in finding their destinations. In addition, the active involvement of the community in all stages of the activity emphasized the importance of collaboration between residents and village officials in solving local problems, so that this program not only provides practical benefits but also becomes an inspiring model that can be replicated in other areas.