cover
Contact Name
Syarifah Halifah
Contact Email
syarifahhalifah@iainpare.ac.id
Phone
+6281241171249
Journal Mail Official
edukimbiosis@iainpare.ac.id
Editorial Address
Jalan Amal Bakti Soreang Nomor 8 Kota Parepare
Location
Kota pare pare,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Edukimbiosis: Jurnal Pendidikan IPA
ISSN : xxx     EISSN : 29862213     DOI : -
Edukimbiosis: Jurnal Pendidikan IPA contains education and scientific articles form of research results that include science, etnoscience, technology, and teaching in the field of science (biology, physics, and chemistry). Edukimbiosis: Jurnal Pendidikan IPA is published two times a year in Oktober and May editions. Author across in the globe are welcome to submit the research papers in the prestigious journal fulfilling the requisite criterion.
Articles 43 Documents
Pendekatan Saintifik dalam Peningkatan Motivasi Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran Fisika Nabila Salsabila, Annisa; Fajriyani, F
Edukimbiosis: Jurnal Pendidikan IPA Vol 2 No 1 (2023): Edukimbiosis: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Program Studi Tadris IPA IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/edukimbiosis.v2i1.7538

Abstract

Salah satu faktor terpenting yang dapat mempengaruhi suatu keberhasilan belajar di sekolah adalah motivasi belajar. Motivasi belajar yang berada pada kategori rendah menjadi masalah bagi guru. Hal ini dikarenakan sebagai pendidik, guru diharapkan untuk dapat menciptakan inovasi yang baru sebagai salah satu upaya dalam meningkatkan motivasi belajar terutama pada materi pembelajaran fisika. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian adalah mengetahui motivasi belajar Siswa kelas X IPA dalam bidang Fisika. Penelitian yang menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen serta desain penelitian True Experimental ini dibentuk menjadi dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yang nantinya akan diperlakukan dengan cara yang berbeda. Pengujian dilaksanakan dengan menggunakan uji dua sisi dengan tingkat signifikan 5% atau 0,05 yang merupakan nilai standar yang biasa digunakan dalam penelitian. Pada hasil penelitian menunjukkan kelas kontrol dari 17 siswa 76,5% siswa berada pada kategori memiliki motivasi belajar tinggi dan 23,5% siswa berada pada kategori motivasi belajar sedang. Sedangkan hasil pada kelas ekperimen yaitu dari 16 siswa 100% siswa berkategori motivasi belajar yang tinggi. Berdasarkan uji analisis lebih lanjut, disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif pada pembelajaran berbasis pendekatan saintifik dengan peningkatan motivasi belajar peserta didik.
Penerapan Metode Eksperimen untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Peserta Didik Kelas V SDN 186 Karangan Kabupaten Enrekang Mahara; Imranah
Edukimbiosis: Jurnal Pendidikan IPA Vol 2 No 1 (2023): Edukimbiosis: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Program Studi Tadris IPA IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/edukimbiosis.v2i1.7545

Abstract

Penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas V SDN 186 Karangan yang berjumlah 21 orang. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus dengan mengadopsi model Kemmis dan Mc.Taggart melalui dari tahapan merencanakan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulkan data yaitu observasi, dokumentasi dan tes. Instrumen penelitian adalah lembar observasi dan tes hasil belajar. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode eksperimen dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan hasil pembelajaran IPA materi ekosistem di kelas V SDN 186 Karangan yang dilakukan selama dua siklus meningkat. Hal ini dilihat dari persentase rata-rata hasil belajar peserta didik setelah diterapkan metode eksperimen yaitu pada siklus I sebesar 57% dan pada siklus II sebesar 85%, hal ini memperlihatkan terdapat peningkatan sebesar 28%.
Peningkatan Hasil Belajar IPA Materi Cahaya dan Alat Optik Peserta Didik Kelas VIII MTs Negeri 1 Sidrap Melalui Metode Pembelajaran Index Card Match (ICM) Eka sriwahyuni, Eka; Suryana; Fajriyani, F; Sartika
Edukimbiosis: Jurnal Pendidikan IPA Vol 2 No 1 (2023): Edukimbiosis: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Program Studi Tadris IPA IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/edukimbiosis.v2i1.7550

Abstract

Rendahnya hasil belajar IPA peserta didik kelas VIII G MTsN 1 Sidrap menjadi permasalahan utama penelitian ini. Akar permasalahan ini berasal dari beberapa faktor, salah satunya adalah metode pembelajaran yang tidak bervariasi. Oleh karena itu, diperlukan suatu teknik atau metode pembelajaran untuk meningkatkan prestasi akademik dan aktivitas belajar peserta didik. Salah satu metode pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik adalah penggunaan metode pembelajaran yang melibatkan peserta didik. Metode Pembelajaran Index Card Match merupakan salah satu metode yang dapat digunakan. Peneliti menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas. Adapun yang menjadi subjek penelitian adalah peserta didik kelas VIII G MTsN 1 Sidrap yang berjumlah 24 orang. Dua siklus digunakan oleh peneliti siklus I dan II masing-masing memiliki tiga kali pertemuan. Pada pertemuan pertama dan kedua digunakan metode ICM, serta tes evaluasi pembelajaran pertemuan ketiga. Teknik pengumpulan data meliputi teknik observasi, dokumentasi, dan hasil tes. Hasil yang didapatkan oleh peneliti membuktikan bahwasannya penggunaan metode pembelajaran ICM materi IPA (Cahaya dan Alat Optik) dapat meningkatkan hasil dan aktivitas belajar peserta didik. Dapat dibuktikan dari hasil yang didapatkan peneliti pada siklus I total persentase hasil observasi 60,84% sedangkan pada siklus II terdapat peningkatan total persentase hasil observasi 82,21%. Sedangkan hasil belajar peserta didik pada siklus I dicapai 45,45% yang dinyatakan lulus dan 54,54% tidak lulus. Pada siklus II mencapai 86,36% peserta didik yang dinyatakan mencapai nilai KKM dan 13,63% yang dinyatakan belum mencapai nilai KKM. Berdasarkan data tersebut dinyatakan adanya peningkatan hasil belajar dan aktivitas belajar atau lembar observasi peserta didik.
Pengaruh Metode Pembelajaran Jelajah Alam Sekitar (JAS) dengan Model Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar IPA di SMPN 6 Parepare Enengsi, Desi
Edukimbiosis: Jurnal Pendidikan IPA Vol 2 No 2 (2024): Edukimbiosis: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Program Studi Tadris IPA IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/edukimbiosis.v3i1.11461

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran Jelajah Alam Sekitar (JAS) terhadap hasil belajar IPA di SMPN 6 Parepare pada materi identifikasi ciri-ciri makhluk hidup. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen semu (quasi experimental). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar peserta didik menggunakan metode pembelajaran JAS dengan model PBL, ditunjukkan pada hasil N-gain pretest-posttest dengan nilai rata-rata kelas eksperimen yaitu 0.6099 dan kelas kontrol dengan nilai 0.5446. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh hasil belajar, baik pada kelas eksperimen maupun pada kelas kontrol.
Pengaruh Penggunaan Laboratorium Terhadap Hasil Belajar IPA Peserta Didik Kelas VIII SMP Negeri 10 Parepare Nurfadillah, Nurfadillah
Edukimbiosis: Jurnal Pendidikan IPA Vol 2 No 2 (2024): Edukimbiosis: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Program Studi Tadris IPA IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/edukimbiosis.v3i1.11462

Abstract

Laboratorium adalah tempat belajar yang penting untuk memberikan pengalaman langsung ​​kepada peserta didik melalui kegiatan praktikum dan merupakan salah satu aspek terpenting dari proses pembelajaran IPA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan laboratorium tehadap hasil belajar IPA peserta didik di SMP Negeri 10 parepare. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian Quasi eksperimen menggunakan desain nonquivalent control group design. Populasi penelitian yaitu seluruh kelas VIII berjumlah 5 kelas dan sampel berjumlah 64 orang yang terdiri dari 2 kelas. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling yaitu memilih kelas yang akan menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan pertimbangan rata-rata nilai tidak jauh berbeda. Analisis data yang dilakaukan dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh bahwa terdapat perbedaan hasil belajar antara kelas kontrol dan kelas eksperimen. Peningkatan hasil belajar peserta didik pada kelas eksperimen sebesar 32,61 sedangkan kelas kontrol mengalami peningkatan sebesar 19,27 dan berdasarkan uji hipotesis dengan mennggunakan uji t terhadap nilai pretest dan posttest kelas eksperimen. Hasilnya nilai = -20,7157 sedangkan nilai =-2,0422 pada taraf signifikansi 5%, hal tersebut menunjukkan bahwa - < - . Dengan demikian, terdapat pengaruh penggunaan laboratorium terhadap hasil belajar IPA peserta didik di SMP Negeri 10 Parepare.
Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning dalam Meningkatkan Hasil Belajar IPA Pada MTs As’adiyah No. 49 Bolaaserae Bariyyah, Sitti
Edukimbiosis: Jurnal Pendidikan IPA Vol 3 No 1 (2024): Edukimbiosis: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Program Studi Tadris IPA IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/edukimbiosis.v3i2.11463

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya peningkatan hasil belajar IPA pada kelas eksperimen dan kelas kontrol dan juga untuk mengetahui adanya perbedaan yang signifikan antar hasil belajar kelas eksperimen dan kelas kontrol. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan desain penelitian non equivalent control group design. Adapun sabjek dari penelitian ini adalah peserta didik kelas IX.B sebagai kelas kontrol dan IX.C sebagai kelas eksperimen. Teknik analisis data menggunakan uji-t pada hasil belajar dari kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan taraf signifikansi 0,05.Berdasarkan uji-t yang dilakukan terdapat peningkatan hasil belajar IPA kelas eksperimen dilihat dari nilai rata-rata sebelum diberikan perlakuan 55,29 setelah diberikan perlakuan nilai rata-rata 87,06. Pada kelas kontrol nilai rata-rata yang didapatkan sebelum diberikan perlakuan 56,79 setelah di berikan perlakuan 75,71. Dan terdapat perbedaan yang signifikansi terhadap hasil belajar kelas eksperimen dan kelas kontrol hal tersebut ditinjau dari hasil uji-t independent sample t-test dengan kriteria yaitu nilai sig < 0,05. Dengan nilai sig yang didapatkan 0,00 < 0,05. Sehingga H1 diterima dan H0 ditolak artinya terdapat perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar kelas ekpserimen menggunakan model pembelajaran project based learning dan kelas kontrol menggunakan model pembelajaran konvensional.
Pengembangan Media Spinning Wheel untuk Meningkatkan Pemahaman Peserta Didik pada Materi Sistem Ekskresi Manusia Kelas VIII SMP Negeri 1 Suppa Kab. Pinrang Fitriana, Suciasa
Edukimbiosis: Jurnal Pendidikan IPA Vol 3 No 1 (2024): Edukimbiosis: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Program Studi Tadris IPA IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/edukimbiosis.v3i2.11464

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuai proses pengembangan, kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan media Spinning Wheel pada materi sistem ekskresi manusia Kelas VIII SMP Negeri 1 Suppa Kab. Pinrang. Adapun jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian Research and Development (R&D) dan menggunakan model pengembangan ADDIE dengan lima langkah/fase pengembangan meliputi: Analisys, Design, Development or Production, Implementation or Delivery dan Evaluations. Berdasarkan hasil penelitian pada proses pengembangan media Spinning Wheel diperoleh hasil kevalidan dari 2 dosen ahli media memperoleh masing- masing rata-rata 5 dengan kriteria “valid” dan 2 ahli materi dari 1 dosen IPA dan 1 guru mata pelajaran IPA memperoleh masing-masing rata-rata 4 dengan kriteria “valid”. Kepraktisan media Spinning Wheel dari uji coba peserta didik kelas VIII SMP Negeri 1 Suppa memperoleh rata-rata presentase 90,23% dengan kategori “sangat kuat” dan uji coba guru mata pelajaran IPA memperoleh rata-rata presentase 87,27% dengan kategori “sangat kuat”. Sehingga respon dari peserta didik dan guru dikatakan “positif”, dengan demikian media Spinning Wheel yang dikembangkan telah memnuhi kriteria kepraktisan. Juga dari hasil yang diperoleh Keefektifan hasil post-test presentase ketuntasan belajar peserta didik sebesar 91%. Dan juga dilakukan uji N-Gain untuk melihat peningkatan hasil belajar peserta didik dengan diperoleh hasil 0,52 dengan kriteria “sedang”. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan media Spinning Wheel dikatakan efektif dan dapat dinyatakan media Spinning Wheel yang dikembangkan baik dari aspek keefektifannya. Dan dari hasil keseluruhan data yang diperoleh tersebut, dapat meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap materi sistem ekskresi manusia.
Pengaruh Penggunaan Media Audio Visual Terhadap Peningkatan Hasil Belajar IPA pada Peserta Didik Kelas VIII MTs Negeri 1 Sidrap Ramdhana, Ulfa
Edukimbiosis: Jurnal Pendidikan IPA Vol 3 No 1 (2024): Edukimbiosis: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Program Studi Tadris IPA IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/edukimbiosis.v3i2.11465

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan media audio visual terhadap hasil belajar IPA pada peserta didik kelas VIII MTs Negeri 1 Sidrap. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan desain Quasi eksperiment dengan menggunakan teknik penelitian Pretest-Posttest Nonequivalen Control Group Desgin. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII MTs Negeri 1 Sidrap dengan sampel peserta didik kelas VIII E sebagai kelas kontrol dan kelas VIII F sebagai kelas ksperimen. Teknis analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan analisis inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Berdasarkan hasil analisis deskriptif yang diperoleh nilai rata-rata pre-test 44,44 dan post-test 88,20 yang berarti terdapat peningkatan hasil belajar IPA terhadap penggunaan media audio visual setelah diberikan perlakuan. 2) Berdasarkan hasil analisis deskriptif yang diperoleh nilai rata-rata pre-test 43,08 dan post-test 79,48 yang berarti terdapat peningkatan hasil belajar IPA terhadap penggunaan media gambar setelah diberikan perlakuan. 3) Berdasarkan hasil independent samples test dalam bagian Equal variances assumed pada kolom bagian t-test for Equality of Means diperoleh nilai statistik t = 3,769 pada df 48 dengan Sig (2-tailed) 0,000 < 0,05 atau Ho ditolak dan Ha diterima. Dimana pada kelas eksperimen peserta didik 100% sudah tuntas dengan nilai minimum 77 dan maximum 100 sedangkan pada kelas kontrol peserta didik 80% sudah tuntas dengan nilai inimum 65 dan maximum 100. Karena Ho ditolak dan Hayang diterima dengan begitu dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat pengaruh penggunaan media audio visual terhadap peningkatan hasil belajar IPA pada peserta didik kelas VIII MTs Negeri 1 Sidrap.
Penerapan Card Sort untuk Meningkatkan Pemahaman Peserta Didik pada Materi Sistem Pencernaan Kelas VIII SMPN 2 Tellu Limpoe Ekawati, Wanda
Edukimbiosis: Jurnal Pendidikan IPA Vol 3 No 1 (2024): Edukimbiosis: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Program Studi Tadris IPA IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/edukimbiosis.v3i2.11466

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman peserta didik pada materi sistem pencernaan dengan menerapkan Card sort di kelas VIII.1 SMPN 2 Tellu Limpoe. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Untuk menguraikan data skor hasil tes materi sistem pencernaan pada manusia digunakan teknik analisis kuantitatif yaitu persentase rata-rata, sekunder daviasi dan grafik. Sedangkan data berupa hasil pengamatan digunakan teknik analisis kualitatif yaitu dengan meringkas dan menguraikan hasil penelitian melalui observasi pengamat.Hasil yang diperoleh dari observasi peserta didik oleh peneliti menunjukkan penerapan Card sort membuat peserta didik bersemangat, menikmati dan cakap. Indikator keberhasilan ditinjau berdasarkan ketuntasan nilai peserta didik dimana rata-rata minimum KKB ≥70 dengan persentase minimal 85 %. Hasil menunjukkan persentase ketuntasan telah memenuhi KKB pada siklus I mencapai 50%, sehingga belum memenuhi kriteria keberhasilan penelitian. Prosedur penerapan Card sort pada tindakan Siklus II dilakukan dengan pembentukan kelompok, dan memberikan penugasan dalam bentuk kartu yang perlu disusun bersama teman kelompok. Persentase nilai peserta didik yang melebihi KKB pada Siklus II mengalami peningkatan sebesar 88,88%. Sesuai hasil analisis, dapat disimpulkan dengan penerapan Card sort mampu menarik perhatian peserta didik dalam proses pembelajaran sehingga dapat meningkatkan pemahaman peserta didik pada materi sistem pencernaan pada manusia kelas VIII.1 SMPN 2 Tellu Limpoe.
Penerapan Model Pembelajaran Two Stay Two Stray (Tsts) dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep Belajar Ipa Kelas VIII SMP DDI Mangkoso Ridha, Muh Yazied
Edukimbiosis: Jurnal Pendidikan IPA Vol 3 No 1 (2024): Edukimbiosis: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Program Studi Tadris IPA IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/edukimbiosis.v3i2.11467

Abstract

Penerapan Model Pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep Belajar IPA Kelas VIII SMP DDI Mangkoso, Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui penerapan model pembelajaran dan dan melihat apakah model pembeljaran Two Stay Two Stray (TSTS) pemahaman belajar IPA peserta didik di SMP DDI Mangkoso.. Metode Penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Classroom Action Research (CAR). Dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dengan penerapan model pembelajaran Two Stay Two Stray pada mata pelajaran IPA pokok bahasan struktur dan fungsi tubuhan di SMP DDI Mangkoso dapat meningkatkan pemahaman konsep belajar peserta didik. pada siklus I dengan materi struktur dan fungsi tumbuhan hasil yang diperoleh peserta didik belum mencapai ketuntasan belajar. Hal ini karena peserta didik belum memahami model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS). oleh karena itu dilaksanakan tindakan selanjutnya yaitu siklus II. Pada siklus II dengan sub judul fakta mengenai teknologi yang terinspirasi oleh struktur pada akar tumbuhan, hasil yang diperoleh peserta didik sudah mencapai ketuntasan belajar. Hal ini karena peserta didik telah memahami model Two Stay Two Stray.