cover
Contact Name
Abid Ramadhan
Contact Email
abidramadhan8@gmail.com
Phone
+6285242497920
Journal Mail Official
abid@journal.tangrasula.com
Editorial Address
Jl. Jendral Sudirman RT02/RW01, Kel. Takkalala, Kec. Wara Selatan, , Palopo, Sulawesi Selatan 91959
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Ekonomi Kreatif Indonesia
ISSN : -     EISSN : 29866049     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal Ekonomi Kreatif Indonesia is an open access journal published by PT. Tangrasula Tekno Kreatif. this journal is published four times a year (January, April, August and November). Jurnal Ekonomi Kreatif Indonesia publishes articles in the field of creative economy, but not limited to other fields such as: 1. E-commerce and Fintech 2. Economic Development 3. Tourism Development 4. Economic Digitization 5. Financial Institutions 6. Global Economy 7. Digital Business 8. Management 9. Accountancy 10. Cooperative 11. UMKM
Articles 79 Documents
TINJAUAN PENGANGGARAN APBKal DALAM KERANGKA REGULASI DAN GOOD GOVERNANCE DI KALURAHAN MAGUWOHARJO, KABUPATEN SLEMAN, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Fitriaini, Shabilla; Sabila, Robith; Fitriani, Jwarita Intan; Mukhlis, Mukhlis
Jurnal Ekonomi Kreatif Indonesia Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : PT. Tangrasula Tekno Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61896/jeki.v4i2.178

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya risiko penyimpangan dalam penganggaran desa serta pentingnya penerapan regulasi dan prinsip good governance dalam pengelolaan keuangan desa. Penelitian bertujuan untuk menganalisis kesesuaian praktik penganggaran APBKal di Kalurahan Maguwoharjo dengan peraturan yang berlaku. Kajian ini mengacu pada teori pengelolaan keuangan desa dan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta partisipasi. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penganggaran telah sesuai dengan tahapan regulasi, ditunjukkan oleh keterlibatan antara RPJMKal, RKPKal, dan APBKal serta ketetapan waktu penetapan anggaran. Selain itu, prinsip good governance telah diterapkan melalui partisipasi masyarakat, keterbukaan informasi, dan pertanggungjawaban keuangan. Temuan ini mengindikasi bahwa kesesuaian regulasi dan praktik berkontribusi terhadap tata kelola keuangan yang lebih baik. Namun, masih diperlukan peningkatan kualitas penyajian informasi dan penguatan partisipasi masyarakat. ABSTRACT This study is motivated by the high risk of irregularities in village budgeting and the importance of implementing regulations and good governance principles in village financial management. The research aims to analyze the conformity of APBKal budgeting practices in Maguwoharjo Village with applicable regulations. This study refers to theories of village financial management and principles of transparency, accountability, and participation. A descriptive qualitative method with a case study approach was applied using interviews, observations, and documentation. The results indicate that the budgeting process has complied with regulatory stages, as reflected in the integration of RPJMKal, RKPKal, and APBKal, as well as timely budget approval. In addition, good governance principles have been implemented through community participation, information transparency, and financial accountability. These findings suggest that regulatory compliance contributes to better financial governance. However, improvements are still needed in information presentation and community participation.
Analisis Implementasi Pengelolaan Dana Desa Berdasarkan Prinsip Good Governance Ria Kartika Putri; Aritaningsih, Devika; Anggraeni, Aurea Jessica; Irawan, Maheswara Viserto Ciradya; Mukhlis, Mukhlis
Jurnal Ekonomi Kreatif Indonesia Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : PT. Tangrasula Tekno Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61896/jeki.v4i2.200

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi pengelolaan Dana Desa berdasarkan prinsip good governance di Kalurahan Purwobinangun, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang dilatarbelakangi oleh ketidaksesuaian antara perencanaan dan realisasi beberapa program Dana Desa dalam pengelolaan keuangan desa. Pengelolaan Dana Desa menuntut penerapan transparansi, akuntabilitas, partisipasi, dan responsivitas dalam tata kelola keuangan desa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara dan dokumentasi dokumen perencanaan serta pelaporan keuangan desa. Analisis dilakukan dengan membandingkan kesesuaian antara regulasi (das sollen) dan praktik di lapangan (das sein). Hasil penelitian menunjukkan pengelolaan Dana Desa mencerminkan prinsip good governance. Namun, beberapa program seperti pembangunan infrastruktur desa, kegiatan pemberdayaan masyarakat, dan pembinaan kemasyarakatan masih menunjukkan ketidakseimbangan realisasi anggaran ABSTRACT This study aims to analyze the implementation of Village Fund management based on good governance principles in Kalurahan Purwobinangun, Sleman Regency, Special Region of Yogyakarta, which is motivated by the mismatch between the planning and realization of several Village Fund programs in village financial management. Village Fund management requires the implementation of transparency, accountability, participation, and responsiveness in village financial governance. This study uses a descriptive qualitative approach through interviews and documentation of village planning and financial reporting documents. The analysis is conducted by comparing the conformity between regulations (das sollen) and practices in the field (das sein). The results show that Village Fund management reflects the principles of good governance. However, several programs such as village infrastructure development, community empowerment activities, and community development programs still show an imbalance in budget realization
Pengaruh Current Ratio (CR), Quick Ratio (QR) dan Cash Ratio (CAR) terhadap Price to Book Value (PBV) pada Perusahaan yang Terdaftar Dalam Indeks LQ45 Periode 2020-2024 Nadia Angraeni; Madyasari, Rina
Jurnal Ekonomi Kreatif Indonesia Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : PT. Tangrasula Tekno Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61896/jeki.v4i2.203

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terjadinya fluktuasi nilai perusahaan yang dinilai melalui Price to Book Value (PBV) pada perusahaan indeks LQ45 periode 2020–2024 serta adanya kesenjangan antara teori likuiditas dan temuan empiris. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh Current Ratio (CR), Quick Ratio (QR), dan Cash Ratio (CAR) terhadap PBV dengan inflasi sebagai variabel moderasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA) berbantuan SPSS pada 14 perusahaan yang dipilih melalui purposive sampling. Hasil menunjukkan bahwa CR dan QR tidak berpengaruh signifikan terhadap PBV, sedangkan CAR berpengaruh negatif dan signifikan. Inflasi hanya mampu memoderasi hubungan antara CR dan PBV. Temuan ini mengindikasikan bahwa investor lebih memperhatikan efisiensi penggunaan kas dibandingkan tingkat likuiditas secara umum, serta peran inflasi dapat memperkuat pengaruh likuiditas tertentu dalam kondisi ekonomi tertentu. Dengan demikian, tidak semua rasio likuiditas berpengaruh langsung terhadap nilai perusahaan. Penelitian selanjutnya disarankan untuk memasukkan variabel-variabel tambahan yang lebih beragaram, seperti profitabilitias, ukuran perusahaan, maipun kebijakan dividen, agar model penelitian menjadi lebih komprehensif dan mampu menjelaskan fenomena secara lebih mendalam. ABSTRACT This research is motivated by fluctuations in company value as assessed by Price to Book Value (PBV) in LQ45 index companies for the 2020–2024 period, as well as the gap between liquidity theory and empirical findings. The objective of this research is to analyze the effect of Current Ratio (CR), Quick Ratio (QR), and Cash Ratio (CAR) on PBV, with inflation as a moderating variable. The research uses a quantitative approach with multiple linear regression analysis and Moderated Regression Analysis (MRA) assisted by SPSS on 14 companies selected through purposive sampling. The results show that CR and QR have no significant effect on PBV, while CAR has a negative and significant effect. Inflation only moderates the relationship between CR and PBV. These findings indicate that investors are more concerned with the efficiency of cash use than the general level of liquidity, and the role of inflation can strengthen the influence of certain liquidity in certain economic conditions. Thus, not all liquidity ratios have a direct effect on company value. Further research is recommended to include more diverse additional variables, such as profitability, company size, and dividend policy, so that the research model becomes more comprehensive and able to explain the phenomenon in more depth.
PENGARUH DIGITALISASI LAYANAN TRANSAKSI DAN GAYA HIDUP KONSUMTIF TERHADAP PERILAKU PENGELOLAAN KEUANGAN GENERASI Z DI DESA CIKUNIR KABUPATEN TASIKMALAYA Padilah, Ade Nurul; Madyasari, Rina
Jurnal Ekonomi Kreatif Indonesia Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : PT. Tangrasula Tekno Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61896/jeki.v4i2.204

Abstract

ABSTRAK Perkembangan teknologi digital yang pesat, disertai dengan gaya hidup konsumtif, menjadi tantangan tersendiri bagi Generasi Z dalam mengelola keuangan. Kemudahan dalam melakukan transaksi sering kali mendorong perilaku konsumtif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digitalisasi transaksi serta perilaku konsumtif terhadap pengelolaan keuangan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 99 responden dari Generasi Z di Desa Cikunir, Kabupaten Tasikmalaya. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS 25. Temuan ini menemukan bahwa pentingnya pengelolaan keuangan dan pengendalian perilaku konsumsi agar pemanfaatan teknologi digital dapat mendukung pengelolaan keuangan yang lebih efektif. ABSTRACT The progress of digital technology and consumer-oriented lifestyles presents difficulties for Generation Z in handling their finances, as the ease of online transactions often results in spur-of-the-moment decisions. This research intends to investigate how digital spending habits and consumer behaviors influence financial management practices. The methodological approach is quantitative, surveying 99 individuals from Generation Z in Cikunir Village, Tasikmalaya Regency, using a Likert scale questionnaire and conducting multiple linear regression analysis with SPSS 25. The study underscores the importance of financial education and spending management to ensure that digital technology contributes positively to effective financial management.
Analisis Pendapatan Daerah Pajak Reklame: Studi Kasus Pengaruh Reklame Tanpa Izin di Kota Yogyakarta Amatullah, Syifa Qurrota'aini; Alfiyah, Alfiyah; Kurniawati, Aisha; Falihah, Qonita Zada
Jurnal Ekonomi Kreatif Indonesia Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : PT. Tangrasula Tekno Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61896/jeki.v4i2.207

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini menganalisis fenomena tax leakage atau kebocoran pajak yang disebabkan oleh maraknya objek reklame tanpa izin di Kota Yogyakarta. Masalah utama dalam penelitian ini adalah adanya ketimpangan jumlah reklame resmi dan tanpa izin yang terus berfluktuasi akibat lemahnya pendataan dan pengawasan lapangan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi penerimaan paajak reklame dengan membandingkan data objek reklame yang terdaftar dan tidak terdaftar selama periode 2019-2024 sebagai dasar evaluasi kebijakan viskal daerah. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi pajak reklame terhadap PAD tergolong sangat rendah dengan rata-rata 1,03%. Local tax ratio dan tax elasticity menunjukkan kapasitas fiskal disektor reklame ini masih rendah dan menunjukkan bahwa potensi sektor ini belum dimanfaatkan secara optimal. Ditemukan bahwa kebocoran pajak akibat reklame tanpa izin rata-rata mencapai Rp5,8 miliar per tahun dan diproyeksikan akan meningkat menjadi Rp12,3 miliar per tahun pada tahun 2025-2030 jika tidak dilakukan penguatan sistem pengawasan dan penertiban secara tegas. ABSTRAct This research analyzes the phenomenon of tax leakage caused by the proliferation of unlicensed billboards in Yogyakarta City. The main problem in this study is the fluctuating disparity between official and unlicensed billboards due to weak data collection and field supervision. Therefore, this study aims to analyze the potential of billboard tax revenue by comparing data on registered and unregistered billboard objects during the 2019-2024 period as a basis for evaluating local fiscal policy. The method used is descriptive quantitative utilizing secondary data. The results indicate that the contribution of the billboard tax to Local Own-Source Revenue (PAD) is classified as very low, averaging 1.03%. Furthermore, the local tax ratio and tax elasticity show that the fiscal capacity in the advertising sector remains low, indicating that the sector's potential has not been optimally utilized. It was found that tax leakage caused by unlicensed billboards averages IDR 5.8 billion annually and is projected to increase to IDR 12.3 billion annually between 2025 and 2030 if strict supervision and enforcement systems are not strengthened.
Kepatuhan Terhadap Prinsip-Prinsip Syariah Pada Investasi Dalam Sektor Properti Syariah Lubis, Nur Hayani; Sarah, Siti; Hifda, Thalita Nur; Rahmat, Paisal
Jurnal Ekonomi Kreatif Indonesia Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : PT. Tangrasula Tekno Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61896/jeki.v4i2.208

Abstract

ABSTRAK Investasi dalam sektor properti syariah semakin diminati sebagai alternatif yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah Islam, khususnya dalam menghindari riba, gharar, dan transaksi spekulatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat kepatuhan pelaku usaha dan investor terhadap prinsip syariah dalam investasi properti di Indonesia, yang mencakup aspek struktur akad, mekanisme pendanaan, pengelolaan risiko, serta penggunaan aset real estat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi pustaka (library research), melalui penelaahan berbagai literatur, regulasi, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberhasilan investasi properti syariah tidak hanya ditentukan oleh aspek finansial, tetapi juga oleh tingkat integritas dalam penerapan prinsip syariah, khususnya melalui penggunaan akad seperti murabahah, ijarah, dan musyarakah, serta pengawasan oleh lembaga atau dewan syariah yang kompeten. Dengan demikian, kepatuhan terhadap prinsip syariah menjadi faktor penting dalam mewujudkan investasi properti yang halal, berkelanjutan, dan beretika bagi investor Muslim. ABSTRACT Investment in the Islamic property sector has increasingly gained attention as an alternative that aligns with Islamic principles, particularly in avoiding riba (usury), gharar (uncertainty), and speculative transactions. This study aims to analyze the level of compliance of business actors and investors with Sharia principles in property investment in Indonesia, encompassing aspects such as contract structures, financing mechanisms, risk management, and the utilization of real estate assets. This research employs a descriptive qualitative approach using a library research method, through a systematic review of relevant literature, regulations, and previous studies. The findings indicate that the success of Islamic property investment is not solely determined by financial factors, but also by the level of integrity in the implementation of Sharia principles, particularly through the application of contracts such as murabahah, ijarah, and musyarakah, as well as supervision by competent Sharia boards or institutions. Therefore, compliance with Sharia principles plays a crucial role in establishing property investment that is halal, sustainable, and ethically grounded for Muslim investors.
PENGARUH KEPERCAYAN DAN PERCEIVED VALUE TERHADAP MINAT PEMBELIAN PRODUK PINKFLASH PADA GENERASI Z DI KOTA JAMBI Melda, Melda; Ekasari, Novita; Saputra, Muhammad Haris
Jurnal Ekonomi Kreatif Indonesia Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : PT. Tangrasula Tekno Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61896/jeki.v4i2.209

Abstract

ABSTRAK Minat pembelian konsumen pada produk kosmetik tidak hanya dipengaruhi oleh pertimbangan nilai yang dirasakan, tetapi juga oleh tingkat kepercayaan terhadap produk, terutama dalam konteks meningkatnya perhatian konsumen terhadap kualitas dan keamanan. Meskipun kedua faktor tersebut telah banyak dikaji, pengujian pada objek spesifik dengan karakteristik konsumen tertentu masih relevan untuk dilakukan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kepercayaan dan perceived value terhadap minat pembelian produk PinkFlash pada Generasi Z di Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan dan perceived value secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat pembelian. Selain itu, kedua variabel tersebut juga terbukti berpengaruh secara simultan terhadap minat pembelian. Temuan ini menunjukkan bahwa kepercayaan dan perceived value merupakan faktor yang relevan dalam menjelaskan minat pembelian konsumen pada objek penelitian yang diteliti. ABSTRACT Purchase intention in cosmetic products is influenced by consumers’ evaluative considerations, particularly trust and perceived value. In the context of increasing consumer attention to product quality and safety, these factors become important in shaping purchasing decisions. Although both variables have been widely examined, empirical testing within a specific product context and consumer segment remains relevant. This study aims to examine the effect of trust and perceived value on the purchase intention of PinkFlash cosmetic products among Generation Z consumers in Jambi City. A quantitative approach was employed using a survey method, with data collected from 100 respondents through purposive sampling. The data were analyzed using multiple linear regression. The results indicate that trust and perceived value each have a positive and significant effect on purchase intention. Furthermore, both variables simultaneously have a significant effect on purchase intention. These findings suggest that trust and perceived value are relevant factors in explaining consumer purchase intention within the context of the studied object
PERAN STRATEGIS KOPERASI KRIYA GIRI SEJAHTERA TERHADAP PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF USAHA ROTAN DI DESA DOMAS Fatimatuz Zahra; Abdullah Kafabih
Jurnal Ekonomi Kreatif Indonesia Vol. 4 No. 1 (2026): January
Publisher : PT. Tangrasula Tekno Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61896/jeki.v4i1.152

Abstract

ABSTRAK Usaha kecil dan menengah menghadapi tantangan besar di era industri kreatif, termasuk persaingan harga, perubahan tren pasar, dan ketidakpastian ekonomi global. Kondisi ini menuntut pelaku usaha untuk beradaptasi secara cepat dan inovatif agar mampu bertahan di tengah dinamika pasar yang kompetitif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Koperasi Kriya Giri Sejahtera dalam mendorong pengembangan ekonomi kreatif melalui usaha rotan serta mengevaluasi efektivitasnya dalam meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan memanfaatkan data primer yang diperoleh melalui wawancara dan observasi, serta data sekunder dari berbagai sumber literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Koperasi Kriya Giri Sejahtera menerapkan strategi pemasaran efektif melalui partisipasi dalam pameran dagang domestik maupun internasional, serta memanfaatkan tren permintaan terhadap produk ramah lingkungan. Selain itu, Koperasi Kriya Giri Sejahtera juga melakukan diversifikasi desain dan inovasi produk rotan untuk memperluas segmen pasar, meningkatkan daya saing, serta menjaga eksistensi usaha secara berkelanjutan. ABSTRACT Small and medium enterprise face significant challenges in the creative industry era, including price competition, changing market trends, and global economic uncertainty. These conditions require businesses to adapt quickly and innovatively to survive amidst competitive market dynamics. This study aims to analyze the role of the Kriya Giri Sejahtera Cooperative in encouraging the development of the creative economy through rattan businesses and evaluate its effectiveness in increasing competitiveness and business sustainability. The research method used is a descriptive qualitative approach utilizing primary data obtained through interviews and observations, as well as secondary data from various literature sources. The results show that the Kriya Giri Sejahtera Cooperative implements effective marketing strategies through participation in domestic and international trade exhibitions and capitalizing on demand trends for environmentally friendly products. In addition, the Kriya Giri Sejahtera Cooperative also diversifies rattan product designs and innovations to expand market segments, increase competitiveness, and maintain sustainable business existence.
ANALISIS PROSES PENGANGGARAN KALURAHAN PADA KALURAHAN CONDONGCATUR, DEPOK, SLEMAN, YOGYAKARTA Alisha Luthfannisa Hanania; Isnaini Nur Maftukhah; Afifah Putri Nabila; Dhedi Hasyim Darmawan; Mukhlis Mukhlis
Jurnal Ekonomi Kreatif Indonesia Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : PT. Tangrasula Tekno Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61896/jeki.v4i2.206

Abstract

ABSTRAK Meskipun dikenal sebagai desa mandiri dengan kapasitas ekonomi tinggi, belum ada kajian yang meneliti terkait Kalurahan Condongcatur yang masih terjebak dalam defisit anggaran kritis dan formalitas tata kelola. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akuntabilitas, transparansi, dan partisipasi dalam proses penyusunan APBKal 2025 di Kalurahan Condongcatur, Kabupaten Sleman. Menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling, melalui wawancara mendalam, observasi dan peninjauan dokumen. Hasil penelitian akan menunjukkan bahwa akuntabilitas, transparansi dan partisipasi dalam penganggaran di Kalurahan Condongcatur sudah berjalan dengan tingkat kepatuhan regulasi yang tinggi, namun secara kualitas substantif masih menghadapi beberapa tantangan. Berdasarkan teori Good Governance terdapat tiga temuan tajam. Pertama, akuntabilitas berbasis Siskeudes lumpuh secara efisiensi akibat pembaruan sistem di akhir tahun yang memaksa aparatur bekerja ganda via Excel. Kedua, transparansi bersifat formalitas karena publikasi makro tidak menyentuh pemahaman masyarakat. Ketiga, partisipasi warga kurang menyeluruh karena hanya didominasi oleh tokoh masyarakat, ditambah anggaran desa mengalami defisit 20,01%. Kesimpulannya, kepatuhan prosedural di Condongcatur belum mampu menciptakan kemandirian fiskal substantif yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat ABSTRACT Although known as a self-sufficient village with strong economic capacity, no study has yet examined how Condongcatur Village remains trapped in a critical budget deficit and bureaucratic governance. This study aims to analyze accountability, transparency, and participation in the process of drafting the 2025 Village Budget (APBKal) in Condongcatur Village, Sleman Regency. Using a descriptive qualitative research method with purposive sampling, the study employs in-depth interviews, observations, and document reviews. The findings will demonstrate that accountability, transparency, and participation in budgeting in Condongcatur Village are already being implemented with a high level of regulatory compliance; however, in terms of substantive quality, they still face several challenges. Based on Good Governance theory, there are three key findings. First, institutional accountability based on Siskeudes is inefficient due to system updates at the end of the year that force officials to work twice as hard using Excel. Second, transparency is merely a formality because macro-level publications do not address the public’s technical understanding. Third, citizen participation is not comprehensive because it is dominated only by community leaders, compounded by a critical village budget deficit of 20.01%. In conclusion, procedural compliance in Condongcatur has not yet been able to create substantive fiscal autonomy oriented toward community empowerment.