cover
Contact Name
Arie Eko Cahyono
Contact Email
arie.arion@gmail.com
Phone
+6285231199480
Journal Mail Official
arie.arion@gmail.com
Editorial Address
Kampus 1 Universitas PGRI Argopuro Jember Jalan Jawa No 10 Jember
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Education Journal: Journal Educational Research and Development
ISSN : 25489291     EISSN : 25489399     DOI : https://doi.org/10.31537/ej.v7i2.1285
Core Subject : Education,
Education Journal: Journal Educational Research and Development is a scientific journal managed by LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember intended to disseminate the results of scientific works that have been made by lecturers, teachers, alumni and experts. In addition, the scientific journal is intended as a means of communication between educators both as a lecturer, as a teacher and as an alumni in order to disseminate information and develop education in general through research results and other forms.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 285 Documents
Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Blended Learning Pada Pelajaran Prakarya Dan Kewirausahaan Pokok Bahasan Undang Undang Omnibuslaw Sari, Heni Kurnia; Subandowo, Marianus; Karyono, Hari
Education Journal : Journal Educational Research and Development Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/ej.v7i2.1233

Abstract

Tujuan dari pengembangan ini adalah untuk Penelitian ini Mengembangkan buku bahan ajar berbasis blended learning agar bahan ajar dapat diakses dari manapun dan tempat dimanapun secara online, dengan waktu yang tidak terbatas, sehingga akan meningkat ketertarikan dan minat belajar serta meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami materi secara keseluruhan. Pemilihan model ini didasari atas pertimbangan bahwa model ini mudah untuk dipahami, dikembangkan secara sistematis, dan berpijak pada landasan teoritis desain pembelajaran yang dikembangkan. Prosedur penelitian dan pengembangan (Research and Development) dalam penelitian ini mengacu pada model pengembangan ADDIE. Model ADDIE ini adalah singkatan untuk lima tahap proses pengembangan, yaitu Analysis (analisis), Design (Desain), Develop (Pengembangan), Implement (Implementasi), dan Evaluate (Evaluasi). Proses pengembangan melibatkan ahli isi mata pelajaran, ahli desain pembelajaran dan ahli media pembelajaran untuk memberikan tanggapan dan masukan perbaikan. Selain itu guru mata Pelajaran Prakarya dan kewirausahaan pokok bahasan Undang Undang Omnibuslaw. sebagai pengguna Bahan Ajar Berbasis Blended Learning ini juga memberikan tanggapan dan masukannya. Hasil penelitian pengembangan ini adalah Produk Bahan Ajar Berbasis Blended Learning ini memiliki tingkat kelayakan materi 90.3%, kelayakan desain pembelajaran 80,9%, dan kelayakan media pembelajaran 89,2%. Sedangkan tingkat uji coba kelompok kecil adalah 81.4% dan berdasarkan uji coba lapangan 83,7% dengan kualifikasi sangat layak dan tidak perlu direvisi.
Perkembangan Kurikulum Merdeka Belajar Dalam Tantangan Era Society 5.0 Wahyudiono, Andhika
Education Journal : Journal Educational Research and Development Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/ej.v7i2.1234

Abstract

Society 5.0 adalah masyarakat yang mengatasi tantangan dengan inovasi revolusi industri 4.0 seperti IoT, AI, Big Data, dan robot, untuk meningkatkan kualitas hidup. Era ini menghadirkan peluang dan tantangan bagi siswa untuk mengembangkan soft skill sebagai persiapan masa depan. Kurikulum dianggap penting dan harus dievaluasi secara dinamis mengikuti perkembangan IPTEK. Kurikulum Merdeka Belajar adalah kebijakan baru yang mendorong pembelajaran inovatif sesuai kebutuhan siswa. Era Society 5.0 adalah puncak kemajuan digital abad ke-21. Model pembelajaran abad ke-21 menekankan keterampilan 4C: berpikir kritis, berkomunikasi, berkolaborasi, dan berkreasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dan berdasarkan kajian literatur. Hasil penelitian ini menjelaskan tentang perkembangan kurikulum merdeka belajar dalam tantangan era society 5.0.
Pemanfaatan Chat GPT Dalam Dunia Pendidikan Suharmawan , Wahid
Education Journal : Journal Educational Research and Development Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/ej.v7i2.1248

Abstract

Chat GPT (Generative Pre-training Transformer) adalah sistem kecerdasan buatan yang didukung oleh kecerdasan buatan AI yang memungkinkan interaksi percakapan berbasis teks. Chat GPT memiliki berbagai fungsi, termasuk terjemahan bahasa, memberikan rekomendasi, meningkatkan produktivitas, dan membantu dalam bidang pendidikan. Penggunaan Chat GPT dalam pendidikan menawarkan manfaat seperti pembelajaran personal, aksesibilitas dan terjangkau, sumber daya pembelajaran interaktif, serta bantuan tugas dan pemecahan masalah. Namun, ada juga keterbatasan dalam penggunaan Chat GPT, seperti pemahaman yang terbatas, ketidakmampuan menggantikan karya kreatif, jawaban yang tidak selalu akurat, ketidakmampuan untuk membedakan antara fakta dan opini, serta kebutuhan akan koneksi internet yang stabil. Meskipun Chat GPT dapat digunakan dalam kegiatan penelitian untuk pengambilan data instan, ringkasan, dan beberapa tugas penelitian lainnya, penggunaannya juga dapat mengurangi esensi proses penelitian manual. Penting untuk terus melakukan penelitian dan pengembangan berkelanjutan guna memaksimalkan manfaat dari penggunaan Chat GPT sambil mengatasi tantangan yang ada.
Penerapan Metode Role Playing Berbasis Masalah Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Biologi Hadiawati, Nurhalima Meirina; Munandar, Kukuh; Prasetyo, Wahyu Giri
Education Journal : Journal Educational Research and Development Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/ej.v7i2.1249

Abstract

Penelitian tindakan kelas dilaksanakan kepada siswa kelas XB SMA Unggulan BPPT Darus Sholah. Tujuan dari penelitian adalah meningkatkan hasil belajar siswa dengan pokok bahasan perubahan lingkungan. Penelitian tindakan kelas terdiri atas 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, obervasi, dan refleksi. Usaha untuk meningkatkan hasil belajar, peneliti menggunakan metode bermain peran (role playing). Setelah dilaksanakan metode tersebut proses pembelajaran telah tampak semangat dari siswa karena metode bermain peran (role playing) siswa secara langsung melakukan pembelajaran. Peningkatan hasil belajar mulai berubah; Prasiklus yang tidak tuntas sebanyak 18 siswa, tuntas sebanyak 4 siswa. Pada siklus I hasil belajar meningkat yang tidak tuntas sebanyak 8 siswa dan tuntas sebanyak 14 siswa. Pada siklus II, hasil belajar meningkat yang tidak tuntas sebanyak 4 siswa dan tuntas sebanyak 18 siswa. Sedangkan rata-rata nilai tes siklus I yaitu 81 dengan persentase ketuntasan hasil belajar siswa sebesar 64% dan meningkat pada tes siklus II dengan rata-rata nilai 85 dengan persentase ketuntasan hasil belajar siswa sebesar 82%. Sehingga dapat disimpulkan terjadi peningkatan pada siklus II yaitu sebesar 18% dari siklus I. Berdasarkan data diatas diperoleh kesimpulan bahwa pembelajaran dengan metode role playing berbasis masalah dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Perubahan Lingkungan.
Analisis Motivasi Belajar Siswa Dalam Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi Alfath, Annisa; Usman, Ali; Utomo , Agus Prasetyo
Education Journal : Journal Educational Research and Development Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/ej.v7i2.1250

Abstract

Faktor fundamental penentu hasil belajar siswa dalam mendorong adanya perubahan perilaku positif yaitu motivasi belajar. Peran guru dalam penerapan strategi pembelajaran berdiferensiasi merupakan respon dalam meningkatkan motivasi belajar melalui akomodasi kebutuhan belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsi pengaruh pembelajaran berdiferensiasi terhadap motivasi belajar siswa. Populasi dalam penelitin ini siswa kelas XI MIPA 4 SMAN 1 Muncar. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif melalui angket dan observasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles & Huberman yang terdiri atas reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi mampu mendorong motivasi belajar dengan kategori 36% sangat baik, 55% baik, 6% cukup, dan kurang di angka 3% serta tuntas di seluruh langkah pembelajaran. Siswa berpartisipasi aktif dan mengembangkan percaya diri serta kemampuan berpikir kritis melalui motivasi belajar yang tinggi dengan fasilitas penerapan pembelajaran berdiferensiasi.
Membangun Kemandirian Belajar Untuk Mengatasi Learning Loss Dalam Pembelajaran Berdiferensiasi Cahyono, Arie Eko
Education Journal : Journal Educational Research and Development Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/ej.v7i2.1257

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi learning loss melalui pembelajaran berdiferensiasi dengan fokus pada pembangunan kemandirian belajar siswa di SMA Negeri 1 Kencong. Learning loss telah menjadi isu kritis dalam pendidikan akibat pandemi COVID-19, dan pembelajaran berdiferensiasi menjadi pendekatan yang diadopsi untuk mengakomodasi kebutuhan belajar siswa yang beragam. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan melibatkan wawancara, observasi, dan analisis dokumen sebagai metode pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran berdiferensiasi dengan fokus pada kemandirian belajar siswa telah berhasil mengurangi learning loss. Siswa merasa lebih termotivasi untuk belajar dan memiliki rasa tanggung jawab atas proses pembelajaran mereka. Pembelajaran berdiferensiasi memberikan ruang bagi siswa untuk memilih metode belajar yang sesuai dengan gaya belajar dan minat mereka, yang meningkatkan partisipasi aktif dan keterlibatan mereka dalam pembelajaran. Kesimpulannya, pembangunan kemandirian belajar melalui pembelajaran berdiferensiasi dapat menjadi solusi yang efektif untuk mengatasi learning loss. Dengan memberdayakan siswa dalam proses belajar mereka, pembelajaran berdiferensiasi membantu meningkatkan hasil belajar dan mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan pendidikan di masa depan.
Pelibatan Peran Serta Orang Tua Dalam Meningkatkan Krativitas Belajar Anak Usia Dini Di Pos PAUD Teratai 23 Dahlan , Mukhtar Zaini
Education Journal : Journal Educational Research and Development Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/ej.v7i2.1266

Abstract

Orang tua memiliki tanggung jawab dan tanpa ada yang mengarahkan mereka untuk mengambil peran sebagai orang tua, sebagai pengasuh, pembimbing, sebagai guru dan pembimbing anak-anaknya. Orang tua dan guru juga harus memahami apa arti kreativitas dan bagaimana hubungannya dengan tingkat perkembangan anak, dan mereka harus memiliki keterampilan untuk membantu dan mendorong anak untuk mengekspresikan kreativitasnya. Oleh karena itu, menjadi tanggung jawab orang tua, guru, dan masyarakat untuk memelihara,, menghormati, dan memastikan lingkungan fisik dan sosial yang mendukung perkembangan anak. Komunikasi dengan orang tua merupakan salah satu tugas seorang pendidik. Orang tua juga harus menghubungi guru. Komunikasi dua arah ini sangat efektif dalam memberikan layanan PAUD yang berkualitas. Orang tua dan pendidik berbagi informasi tentang program kelembagaan dan masing-masing anak.
Upaya Peningkatan Literasi Sains Siswa Kelas XI MIPA 6 dengan PBL Berbasis Culturally Responsive Teaching Di SMAN Balung Salma, Intan Maulidah; Eurika, Novy; Wulandari, Fifit
Education Journal : Journal Educational Research and Development Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/ej.v7i2.1267

Abstract

Literasi sains di Indonesia masih tergolong rendah, meskipun peringkatnya meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Model pembelajaran memiliki pengaruh dimana cara penerapan dari suatu pembelajaran memiliki pengaruh besar pada kemampuan siswa dalam mendidik dirinya sendiri. Ada salah satu model pembelajaran yang dianggap tepat bila digunakan yaitu model pembelajaran berbasis masalah. Culturally Responsive Teaching (CRT) adalah pendekatan pembelajaran yang responsif-eksistensial keragaman budaya yang dialami siswa. Penelitian yang dilakukan dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini memiliki tujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi sains siswa kelas XI MIPA 6. Desain penelitian ini menggunakan model siklus yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Ada 2 siklus yang dilakukan untuk penerapan yang mana sebelum pelaksanaan terdapat pra siklus. Lokasi penelitian berada di SMAN Balung dengan subjek siswa kelas XI MIPA 6 tahun ajaran 2022/2023 sebanyak 36 orang. Teknik dalam proses pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, dokumentasi dan tes. Analisis data yang dilakukan pada penelitian ini mengggunakan analisis evaluasi ketuntasan literasi sains. Dari data menunjukkan bahwa dari siklus 1 dan siklus 2 telah mengalami peningkatan. Namun demikian masih terdapat siswa yang belum tuntas diantara siklus 1 atau siklus 2. Tetapi masih terjadi peningkatan yang signifikan sehingga dapat dikatakan upaya peningkatan literasi sains dengan model pembelajaran problem based learning berbasis CRT berhasil.
Improving The Physical Fitness Of Class Viii Students Through Volleyball At Students Of SMP Negeri 36 Surabaya Suharti , Suharti; Harwanto, Harwanto
Education Journal : Journal Educational Research and Development Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/ej.v7i2.1284

Abstract

Penelitian ini berdasarkan hasil observasi di SMP Negeri 36 Surabaya ternyata masih terdapat kendala dalam hal kebugaran jasmani siswa. Kendala yang ditemukan adalah sebagian siswa kurang aktif dibuktikan dengan sedikitnya jumlah siswa yang mengikuti kegiatan pembelajaran bola voli. Dan ada juga beberapa siswa yang mudah mengalami kelelahan selama proses pembelajaran olahraga di sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kebugaran jasmani siswa kelas VIII melalui permainan bola voli. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Metode penelitian kuantitatif digunakan untuk meneliti populasi atau sampel tertentu, teknik pengambilan sampel pada umumnya dilakukan secara acak, pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, analisis data bersifat kuantitatif/statistik dengan tujuan menguji hipotesis yang telah ditentukan keadaan siswa pada SMP Negeri 36 Surabaya sebelum pandemi sangat giat belajar olahraga, sangat antusias. Berdasarkan hasil analisis pengolahan data pada bab IV, sig. (2-tailed) pada kelompok eksperimen yaitu sebesar 0,000, sehingga sig. (2-tailed) pada kelompok eksperimen 0,05 dapat dinyatakan bahwa bermain bola voli berpengaruh terhadap peningkatan kebugaran jasmani pada siswa kelas VIII SMP Negeri 36 Surabaya.
Pendekatan Teaching at The Right Level (TaRL) dengan Model PBL Berbantuan Gallery Walk Untuk Meningkatkan Minat Belajar Biologi Siswa Kelas XI MIPA 2 di SMAN 1 Muncar Yuli, Risvi Revita; Utomo, Agus Prasetyo; Sukoco, Sukoco
Education Journal : Journal Educational Research and Development Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/ej.v7i2.1285

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya minat belajar biologi peserta didik di kelas XI MIPA 2 SMA Negeri 1 Muncar. Kondisi ini disebabkan oleh rasa bosan dan dikhawatirkan dapat mempengaruhi kemampuan kognitif peserta didik. Penerapan Teaching at the Right Level (TaRL) dengan model PBL berbantuan Gallery Walk dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif solusi dalam mengatasi rasa bosan yang dialami oleh peserta didik akibat kurangnya kesesuaian antara permasalahan yang disajikan dengan kebutuhan belajar mereka serta keinginan dari peserta didik untuk belajar dengan cara yang berbeda. Penelitian ini dilakukan selama dua siklus dengan prosedur Penelitian Tindakan Kelas (PTK) mengikuti skema Kemmis dan McTagart yakni perencanaan, (planning), tindakan (action), pengamatan/observasi (evaluation), dan refleksi (reflection). Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA 2 di SMA Negeri 1 Muncar tahun ajaran 2022/2023 sebanyak 34 orang. Teknik pengumpulan data diambil melalui wawancara, observasi, dan angket. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui hasil wawancara dan observasi, serta data kuantitatif berdasarkan angket minat belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase minat belajar biologi peserta didik meningkat dari tindakan prasiklus hingga siklus II. Selama 2 siklus, persentase minat belajar peserta didik pada kriteria Sangat Tinggi meningkat sebesar 2,9%. Persentase kriteria Cukup (C) juga meningkat dari prasiklus ke siklus I sebesar 23,5%, sedangkan dari siklus I ke siklus II meningkat sebesar 3%. Persentase kriteria Kurang (K) menurun dari prasiklus ke siklus I yaitu sebesar 23,5%. Hasil penelitian ini dinilai berhasil karena persentase minat belajar peserta didik seluruhnya berada pada kategori Cukup dan Sangat Tinggi.