cover
Contact Name
Muhammad Fathurrachman Mantali
Contact Email
alfaro.mantali@gmail.com
Phone
+6282114898369
Journal Mail Official
fajr.unimman@gmail.com
Editorial Address
Program Studi FARMASI Universitas Muhammadiyah Manado Jln. Pandu Pangiang Lingk.3
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
FAJR: Jurnal Riset Kefarmasian
ISSN : -     EISSN : 29870526     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal ini memuat berbagai bidang ilmu farmasi seperti: 1. Obat Herbal 2. Farmakognosi dan Fitokimia 3. Farmasetika 4. Teknologi Farmasi 5. Kimia Farmasi 6. Farmakologi dan Toksikologi 7. Biologi Farmasi 8. Mikrobiologi Farmasi dan Bioteknologi 9. Farmasi Klinik dan Komunitas 10. Manajemen Farmasi
Articles 20 Documents
Evaluasi Tingkat Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas Passi Barat Kabupaten Bolaang Mongondow Wahyuni Hapit; Muh Hidayat
FAJR: Jurnal Riset Kefarmasian Vol 1 No 2 (2023): Juni 2023
Publisher : UNIMMAN Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan kefarmasian merupakan suatu pelayanan langsung dan bertanggung jawab kepada pasien yang berkaitan dengan sediaan farmasi dengan maksud mencapai hasil yang pasti untuk meningkatkan kualitas kesehatan pasien. Pasien merupakan faktor utama yang dapat menilai bagus tidaknya pelayanan kefarmasian puskesmas. Pelayanan kefarmasian yang baik maka pasien tidak akan bosan dan akan kembali lagi berkunjung ke Puskesmas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui evaluasi tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Puskesmas Passi Barat Kabupaten Bolaang Mongondow. Penelitian dilakukan pada bulan Juni – Juli 2021 dilihat dari pelayanan kefarmasian yang meliputi ketanggapan Apoteker terhadap pasien, keramahan Apoteker terhadap pasien, kejelasan tenaga farmasi dalam memberikan informasi obat, kecepatan pelayanan obat, kelengkapan obat dan alat kesehatan, kenyamanan ruang tunggu, kebersihan ruang tunggu, ketersediaan brosur, leaflet, poster dan lain-lain sebagai informasi obat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, populasi dalam penelitian ini sebanyak 350, pada penelitian ini jumlah sampel sebanyak 77 responden, sampel dalam penelitian ini adalah pasien yang berkunjung ke Puskesmas Passi Barat Kabupaten Bolaang Mongondow. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa evaluasi tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Puskesmas Passi Barat Kabupaten Bolaang Mongondow sebagian besar penilaian yang menjawab sangat puas dengan persentase 88,31% dan 11,68% menjawab puas, kesimpulannya pasien merasa sangat puas terhadap pelayanan kefarmasian di Puskesmas Passi Barat. Kata Kunci : Evaluasi Pelayanan Kefarmasian, Kepuasan Pasien, Puskesmas Passi
Formulasi Dan Evaluasi Karakteristik Fisik Sediaan Masker Gel Peel Off Menggunakan Ekstrak Etanol Daun Jambu Mente (Annacardium ocidenta Linn) Sandra Lewa; Muh Hidayat
FAJR: Jurnal Riset Kefarmasian Vol 1 No 2 (2023): Juni 2023
Publisher : UNIMMAN Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daun jambu mente merupakan tanaman yang memiliki banyak manfaat salah satunya sebagai antioksidan.Senyawa flavonoid dan fenolik yang terdapat dalam ekstrak daun jambu mente (Annacardium ocidenta Linn) memiliki aktivitas sebagai antioksidan yang baik untuk kulit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memformulasi sediaan masker gel peel off dengan variasi konsentrasi ekstrak daun jambu mente 5% (F1), 10% (F2), dan 20% (F3) dengan menggunakan metode maserasi yang kemudian diuji karakteristik fisik sediaan meliputi uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, uji waktu mengering, uji daya sebar, dan uji daya lekat. Hasil uji menunjukkan adanya variasi konsentrasi ekstrak daun jambu mente memiliki pengaruh terhadap karakteristik fisik sediaan masker gel peel off yaitu dapat menurunkan pH serta menurunkan daya sebar dan menurunkan daya lekat.Hasil uji waktu mengering pada F1, F2, dan F3 memiliki waktu mengering yang relatif lebih lama dan tidak memenuhi persyaratan. Dapat disimpulkan bahwa sediaan masker gel peel off memenuhi persyaratan yang ditetapkan baik uji organoleptis, homogenitas, pH, uji daya sebar, uji daya lekat namun pada uji waktu mengering F1, F2, dan F3 tidak memenuhi persyaratan. Diajukan: Diterbitkan oleh: Revisi: Program Studi Farmasi Diterima: Universitas Muhammadiyah Manado Kata kunci:Annacardium ocidenta Linn, Masker Gel Peel Off, Karakteristik Fisik
Uji Aktivitas Antidiabetes Fraksi Etil Asetat Buah Takokak (Solanum torvum Swartz) Dengan Metode Tes Toleransi Glukosa Per Oral Ahlan Sangkal; Rahmat Ismail; Sandra Lewa
FAJR: Jurnal Riset Kefarmasian Vol 1 No 2 (2023): Juni 2023
Publisher : UNIMMAN Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buah takokak merupakan tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai penurun kadar gula darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi senyawa bioaktif ekstrak etanol buah takokak serta uji antidiabetes fraksi etil asetat. Pengujian antidiabetes dilakukan dengan uji in vivo dengan menggunakan metode Tes Toleransi Glukosa per Oral (TTGO) untuk melihat penurunan kadar glukosa darah dengan menggunakan hewan uji tikus putih. Hasil pengujian menunjukkan buah takokak mengandung senyawa flavonoid, steroid, tanin. Fraksinasi merupakan proses penarikan senyawa pada ekstrak menggunakan dua pelarut yang tidak saling bercampur. Hasil uji antidiabetes menunjukkan bahwa fraksi etil asetat dengan pembanding glibenklamid memiliki kemampuan sebagai antidiabetes diukur dari jumlah selisih penurunan kadar glukosa darah pada kelompok hewan uji T₃₀ sampai T₁₂₀. Dari hasil yang didapat penurunan rata-rata kadar glukosa darah kelompok kontrol negatif (Na-CMC) sebesar 5,8 mg/dL, kelompok kontrol positif (Glibenklamid) 21,03 mg/dL, kelompok fraksi 9,86 mg/dL. Buah takokak memiliki aktivitas antidiabetes. Senyawa yang memiliki aktivitas antidiabetes diperkirakan adalah flavonoid, tanin, dan steroid.
Analisis Biaya Penggunaan Nifedipin Dan Metildopa Pada Pasien Preeklampsia Ika Sutra Perwirahayu Aji Saputri; Susilowati
FAJR: Jurnal Riset Kefarmasian Vol 1 No 2 (2023): Juni 2023
Publisher : UNIMMAN Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biaya selalu menjadi pertimbangan krusial sebab adanya keterbatasan sumber daya, terutama dana. Dalam kajian yang terkait dengan ilmu ekonomi, biaya (atau biaya peluang, opportunity cost) didefinisikan menjadi nilai dari peluang yang hilang akibat dari penggunaan sumberdaya dalam sebuah kegiatan. Preeklampsia atau kelainan multi sistem yang terjadi pada kehamilan ditandai dengan tekanan darah sistolik lebih dari 160 mmHg setelah usia kehamilan 20 minggu. Dalam menurunkan tekanan darah pada ibu hamil, sejumlah obat telah menunjukkan keamanan dan kemanjurannya, diantaranya adalah nifedipine dan metildopa. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui biaya terapi dengan metildopa dibandingkan nifedipine pada pasien preeklampsia. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif non eksperimental (observasional) yang bersifat deskriptif dengan teknik pengambilan data secara retrospektif. Berdasarkan hasil penelitian, pasien wanita hamil yang mengalami preeklampsia di RSUD dr. Moewardi Surakarta berada pada rentang usia 20-35 tahun dengan usia kehamilan diatas 35 minggu. Pengobatan yang digunakan pasien preekalmpsia yaitu antihipertensi tunggal dengan memberikan nifedipin 10 mg atau metildopa 500 mg. Biaya yang dikeluarkan pasien untuk pengobatan preeklampsia selama menjalani rawat inap rata-rata Rp 4.166.275 untuk pengobatan nifedipine dan Rp 4.825.675 untuk pengobatan metildopa.
Uji Kandungan Senyawa Metabolit Sekunder Ekstrak Daging Buah Sagu (Metroxylon sagu) dengan Berbagai Pelarut Muhammad Fathurrachman Mantali; Hamidah Sri Supriati; Agust Arthur Laya
FAJR: Jurnal Riset Kefarmasian Vol 1 No 2 (2023): Juni 2023
Publisher : UNIMMAN Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Senyawa metabolit sekunder yang terdapat dalam tumbuhan merupakan zat bioaktif yang berperan sebagai bahan obat untuk berbagai macam penyakit. Dalam prakteknya, bahan obat sering diekstraksi untuk menarik senyawa metabolit sekunder didalamnya. Kandungan metabolit sekunder dapat dipengaruhi oleh jenis pelarut dan teknik ekstraksi. Penilitian ini bertujuan untuk mencari pelarut terbaik dalam mengekstraksi senyawa metabolit sekunder daging buah sagu (Metroxylon sagu). Ekstraksi dilakukan secara maserasi menggunakan pelarut Etanol 96%, Aseton dan n-Heksan hingga didapatkan ekstrak kental. Masing masing ekstrak kemudian dilakukan identifikasi secara kualitatif metabolit sekunder meliputi alkaloid, flavonoid, saponin, steroid, terpenoid, dan tannin. Hasil pengujian menunjukkan pelarut terbaik dalam megekstraksi daging buah sagu adalah menggunakan aseton dengan ditemukan metabolit sekunder terbanyak yaitu tanin, saponin, terpenoid dan flavonoid. Sedangkan pada ekstrak etanol hanya terkandung metabolit sekunder flavonoid, tanin dan saponin, serta pada ekstrak n-heksan tidak terdeteksi senyawa metabolit sekunder selama pengujian.
Identifikasi Metabolit Sekunder Ekstrak Kulit Buah Coklat Kering (Theobroma cacao L.) dengan Variasi Pelarut Febrianika Ayu Kusumaningtyas
FAJR: Jurnal Riset Kefarmasian Vol 1 No 2 (2023): Juni 2023
Publisher : UNIMMAN Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metabolit sekunder merupakan hasil dari proses metabolisme yang menghasilkan suatu senyawa pada tanaman. coklat adalah salah satu tanaman yang mempunyai kandungan metabolit sekunder dari 22 spesies Theobroma yang dibudidayakan serta memiliki manfaat yang menguntungkan. Identifikasi senyawa metabolit sekunder pada tanaman dapat diperoleh dengan melakukan ekstraksi menggunakan pelarut yang bervariasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan metabolit sekunder pada ekstrak kulit buah coklat (Theobroma cacao L.) menggunakan variasi pelarut. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak etanol 96% dari kulit buah coklat mengandung flavonoid, tannin, alkaloid dan saponin. Kulit buah coklat yang diekstraksi menggunakan aseton mengandung alkaloid, flavonoid, tannin, dan saponin. Kulit buah coklat yang diekstraksi menggunakan n-Heksan mengandung alkaloid dan terpenoid.
Identifikasi Senyawa Metabolit Sekunder Ekstrak Etanol Rimpang Golobe (Hornstedtia alliacea) Rifani Hutami Supardi; Ahlan Sangkal
FAJR: Jurnal Riset Kefarmasian Vol 1 No 2 (2023): Juni 2023
Publisher : UNIMMAN Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki hutan tropis terbesar didunia dengan memiliki lebih dari 30.000 jenis tumbuhan dan memiliki 1.200 spesies yang sudah dimanfaatkan untuk bahan baku obat herbal. Golobe (Hornstedtia alliacea) adalah salah satu jenis tumbuhan dari anggota suku jahe-jahean (Zingiberaceae) yang berasal dari tanaman herbal yang tumbuh di daerah tropis. Buah khas daerah Maluku Utara ini memiliki nama di tempat asalnya yaitu Galoba Jantung atau Golobe dan juga memiliki nama Indonesia Pining Bawang (Hornstedtia alliacea). Buah ini sering di gunakan untuk obat tradisional di daerah Maluku Utara sebagai penambah energi ketika mereka berburu di hutan. Tanaman ini masih sedikit dimanfaatkan dalam bidang kesehatan dikarenakan masih minimnya informasi mengenai fitokimia dari tanaman tersebut sehingga perlu untuk melakukan identifikasi senyawa metabolit sekunder dari ekstrak etanol rimpang golobe. Skrining fitokimia dilakukan untuk mengetahui kandungan senyawa alkaloid, triterpenoid/steroid, flavonoid, tanin, dan saponin. Ekstrak rimpang golobe didapatkan melalui proses ekstraksi menggunakan metode maserasi selama 72 jam. Ekstrak yang dihasilkan yaitu ekstrak cair selanjutnya karakteristik ekstrak tersebut diuji dan didapatkan hasil berwarna hitam dan memiliki bau khas rimpang golobe dan bebas kandungan etanol. Hasil skrining fitokimia yang diperoleh menunjukkan hasil positif mengandung senyawa alkaloid (pereaksi wagner), flavonoid, tanin, terpenoid/steroid, dan saponin.
Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Granul Instan Dari Daging Buah Pala (Myristica fragrans L.): Jurnal Julia Megawati Djamal; Hamidah Sri Supriati; Mutmainnah
FAJR: Jurnal Riset Kefarmasian Vol 1 No 2 (2023): Juni 2023
Publisher : UNIMMAN Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tumbuhan pala (Myristica fragrans L) dipercayai memiliki khasiat untuk pengobatan pala (Myristica fragrans L,) daging buah pala dapat dikatakan sebagai buah yang mengandung vitamin C sebanyak 22 mg dalam tiap 100 g. Vitamin C sangat diperlukan untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan daging buah pala dalam bentuk sediaan granul instan dan untuk mengetahui formula yang memenuhi persyaratan karakteristik, granul instan dibuat dalam tiga formulasi dengan variasi konsentrasi bahan pengikat dan konsentrasi bahan penghancur F1 konsentrasi pengikat 6% penghancur 2%, F2 konsentrasi pengikat 7% penghancur 3% dan F3 konsentrasi pengikat 8% penghancur 4%. Hasil penelitian menunjukkan sediaan yang dibuat sudah memenuhi kriteria fisik sediaan granul instan menghasilkan tekstur padat, bearoma khas pala dengan warna coklat, pada F1 didapatkan hasil pengujian waktu alir 5,6 detik, sudut diam 33,0o, uji kadar lembab 2,4% bulk density 0,6 g/mL, uji waktu larut suhu 100oC 4,6 menit, suhu 25oC 4,9 menit. pada F2 uji waktu alir 6,6 detik, sudut diam 33,4o, uji kadar lembab 2,45 % bulk density 0,6 g/mL, uji waktu larut suhu 100oC 5,5 menit, suhu 25oC 6,3 menit. Pada F3 uji waktu alir 7,6 detik, sudut diam 32,0o, uji kadar lembab 4,1% bulk density 0,6 g/mL, uji waktu larut suhu 100oC 6,4 menit, suhu 25oC 8,4 menit. Daging buah pala dapat diformulasikan dalam bentuk sediaan granul instan dan memenuhi syarat uji organoleptik, uji waktu alir, uji sudut diam, uji kadar lembab namun untuk uji larut F2 dan F3 tidak memenuhi syarat uji larut.
Evaluasi Tingkat Penggunaan Pengobatan Tradisional (BATTRA) Pada Masyarakat Di Kelurahan Bengkol Hamidah Sri Supriati; Julia Megawati Djamal
FAJR: Jurnal Riset Kefarmasian Vol 1 No 2 (2023): Juni 2023
Publisher : UNIMMAN Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengobatan tradisional (battra) merupakan sebuah usaha berobat atau perawatan tanpa campur tangan dokter atau tenaga medis dan hanya mengandalkan pengetahuan, keterampilan secara turun temurun dan beberapa pengalaman yang diterapkan masyarakat sesuai dengan adat istiadat atau norma yang berlaku. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat penggunaan pengobatan tradisional pada masyarakat di kelurahan Bengkol. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan kuisioner sebagai instrumen. Hasil penelitian yang didapatkan berupa tingkat penggunaan pengobatan tradisional pada masyarakat di kelurahan Bengkol dari 96 responden memiliki tingkat penggunaan baik sebanyak 89 responden dengan persentase 93%. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa tingkat penggunaan pengobatan tradisional pada masyarakat di kelurahan Bengkol termasuk baik.
Analisis Senyawa Bioaktif Ekstrak Teripang Pasir (Holothuria scabra) Dari Pulau Hogou Desa Basaan Rahmat Ismail; Ahlan Sangkal; Sandra Lewa
FAJR: Jurnal Riset Kefarmasian Vol 1 No 2 (2023): Juni 2023
Publisher : UNIMMAN Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teripang pasir termasuk pada golongan filum Echinodermata. Teripang laut dimanfaatkan sebagai bahan pangan yang mempunyai khasiat pengobatan untuk penyakit tetentu.di Desa Basaan Kecamatan Ratatotok Kabupaten Minahasa Tenggara, menurut studi empiris pada masyarakat teripang laut digunakan sebagai bahan baku untuk pengobatan luka dan juga dikonsumsi masyarakat penderita diabetes. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan senyawa bioaktif ekstrak teripang pasir (Holothuria scabra) yang di ambil dari pulau Hogou desa Basaan, Kecamatan Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara. Penelitian ini menggunakan ekstrak teripang pasir (Holothuria scabra) yang dimaserasi selama 96 jam dan diperoleh ekstrak kental sebanyak 18,00 gram dengan hasil rendemen 4,50% kemudian dilakukan uji identifikasi senyawa alkaloid, terpenoid/steroid, saponin, flavonoid dan tanin. Dapat disimpulkan bahwa ekstrak teripang pasir yang diambil dari pulau Hogou positif mengandung senyawa alkaloid (pereaksi wagner), flavonoid, tanin, terpenoid, dan saponin.

Page 2 of 2 | Total Record : 20